TRAINING ASPEK HUKUM PERTANAHAN, KOMPENSASI DAN KONFLIK PERTANAHAN DAERAH PERTAMBANGAN

TRAINING ASPEK HUKUM PERTANAHAN, KOMPENSASI DAN KONFLIK PERTANAHAN DAERAH PERTAMBANGAN

TRAINING ASPEK HUKUM PERTANAHAN, KOMPENSASI DAN KONFLIK PERTANAHAN DAERAH PERTAMBANGAN   DESKRIPSI TRAINING ASPEK HUKUM PERTANAHAN, KOMPENSASI DAN KONFLIK PERTANAHAN DAERAH PERTAMBANGAN Pelatihan mengenai aspek hukum pertanahan, kompensasi, dan konflik pertanahan di daerah pertambangan sangat penting untuk memastikan kelancaran dan keberlanjutan aktivitas pertambangan. Pemahaman yang mendalam tentang peraturan perundang-undangan yang mengatur kepemilikan dan penggunaan lahan, serta prosedur pemberian kompensasi yang adil kepada masyarakat yang terkena dampak, sangat krusial. Tanpa pelatihan yang memadai, potensi terjadinya sengketa atau konflik pertanahan antara perusahaan pertambangan dengan masyarakat lokal bisa meningkat, yang berpotensi mengganggu operasional dan merugikan kedua belah pihak. Dengan adanya pelatihan, pihak terkait dapat mengelola masalah pertanahan dengan lebih efektif, meminimalkan risiko hukum, serta menciptakan hubungan yang harmonis antara perusahaan dan masyarakat sekitar, yang pada gilirannya mendukung keberlanjutan dan tanggung jawab sosial perusahaan. TUJUAN PELATIHAN ASPEK HUKUM PERTANAHAN, KOMPENSASI DAN KONFLIK PERTANAHAN DAERAH PERTAMBANGAN Meningkatkan Pemahaman Hukum: Memberikan pemahaman yang mendalam kepada peserta tentang peraturan dan regulasi yang mengatur hak kepemilikan, pemanfaatan, serta pengelolaan pertanahan, khususnya yang terkait dengan sektor pertambangan. Pengelolaan Kompensasi yang Adil: Meningkatkan kemampuan peserta dalam merancang dan melaksanakan program kompensasi yang adil dan transparan bagi masyarakat yang terkena dampak kegiatan pertambangan, agar proses ganti rugi berjalan sesuai dengan prinsip keadilan. Pencegahan Konflik Pertanahan: Membekali peserta dengan pengetahuan dan keterampilan untuk mengidentifikasi potensi konflik pertanahan sejak dini serta strategi penyelesaian sengketa secara damai dan sesuai dengan peraturan yang berlaku. Meningkatkan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan: Memberikan wawasan kepada peserta tentang pentingnya membangun hubungan yang harmonis antara perusahaan dan masyarakat di sekitar daerah pertambangan, guna mencapai tujuan pembangunan yang berkelanjutan. Meningkatkan Kepatuhan Perusahaan: Memastikan perusahaan pertambangan memahami kewajiban hukum mereka dan menjalankan operasional yang sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku, sehingga dapat mengurangi risiko hukum dan sosial. LIST OUTLINE MATERI PELATIHAN ASPEK HUKUM PERTANAHAN, KOMPENSASI DAN KONFLIK PERTANAHAN DAERAH PERTAMBANGAN Pendahuluan Pengantar tentang pentingnya aspek hukum pertanahan dalam industri pertambangan. Tujuan dan manfaat pelatihan. Aspek Hukum Pertanahan Prinsip dasar hukum pertanahan di Indonesia. Jenis-jenis hak atas tanah (hak milik, hak sewa, hak pakai, dll). Prosedur dan mekanisme alih hak atas tanah. Peraturan perundang-undangan yang mengatur pertanahan dalam sektor pertambangan (UU No. 4/2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara, UU No. 5/1960 tentang Peraturan Dasar Pokok-Pokok Agraria, dll). Tantangan dan hambatan dalam pengelolaan pertanahan di daerah pertambangan. Kompensasi dalam Aktivitas Pertambangan Pengertian dan tujuan kompensasi. Prinsip-prinsip kompensasi yang adil dan sesuai dengan hukum. Prosedur pemberian kompensasi kepada masyarakat terdampak kegiatan pertambangan. Penilaian nilai tanah dan properti yang terkena dampak. Studi kasus mengenai kompensasi yang berhasil dan gagal. Konflik Pertanahan di Daerah Pertambangan Jenis-jenis konflik pertanahan yang sering terjadi dalam kegiatan pertambangan. Faktor penyebab konflik pertanahan (perbedaan hak atas tanah, kepemilikan ganda, ketidakjelasan batas wilayah, dll). Dampak konflik pertanahan terhadap operasi pertambangan dan masyarakat. Teknik dan strategi penyelesaian konflik (mediasi, negosiasi, litigasi, dll). Peran pemerintah dan perusahaan dalam penyelesaian konflik pertanahan. Studi Kasus dan Best Practices Analisis kasus nyata konflik pertanahan dalam daerah pertambangan. Solusi yang diterapkan dan pembelajaran yang diambil. Praktik terbaik dalam pengelolaan pertanahan dan kompensasi yang dapat diimplementasikan di lapangan. Kewajiban Perusahaan dalam Pengelolaan Pertanahan Tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) dalam menangani masalah pertanahan. Peran serta perusahaan dalam penyelesaian sengketa pertanahan. Kepatuhan terhadap hukum pertanahan dan regulasi lingkungan. Pengelolaan hubungan dengan masyarakat sekitar dan pemangku kepentingan. Penutupan Rangkuman materi pelatihan. Diskusi dan tanya jawab. Evaluasi pelatihan dan tindak lanjut. PESERTA YANG MEMBUTUHKAN PELATIHAN ASPEK HUKUM PERTANAHAN, KOMPENSASI DAN KONFLIK PERTANAHAN DAERAH PERTAMBANGAN Manajer dan Staf Hukum Perusahaan Pertambangan Agar mereka dapat memahami dan mengelola isu-isu hukum yang berkaitan dengan penggunaan tanah dalam operasi pertambangan, serta menangani konflik yang mungkin timbul dengan masyarakat sekitar. Pihak Pemerintah Daerah Untuk memahami regulasi pertanahan yang berlaku dan membantu mengelola penggunaan lahan yang tepat, serta mendukung penyelesaian sengketa pertanahan yang mungkin terjadi di daerah pertambangan. Tim CSR (Corporate Social Responsibility) Perusahaan Agar mereka dapat mengelola hubungan perusahaan dengan masyarakat lokal, serta memastikan kompensasi dan program pemberdayaan yang adil dan efektif bagi masyarakat yang terdampak oleh kegiatan pertambangan. Konsultan Pertanahan dan Lingkungan Agar dapat memberikan nasihat yang tepat kepada perusahaan pertambangan mengenai peraturan pertanahan, penyelesaian konflik, dan pengelolaan dampak lingkungan yang terkait dengan penggunaan lahan. Pengacara dan Konsultan Hukum Untuk meningkatkan pemahaman tentang hukum pertanahan khususnya dalam sektor pertambangan, serta memberikan layanan hukum yang lebih efektif dalam menangani sengketa pertanahan. Pejabat Badan Pertanahan Nasional (BPN) Agar mereka dapat meningkatkan pengetahuan terkait dengan pengelolaan pertanahan, verifikasi hak tanah, dan penanganan konflik pertanahan yang terjadi dalam kegiatan pertambangan. Perwakilan Masyarakat atau Tokoh Masyarakat Lokal Untuk memahami hak-hak mereka terkait pertanahan dan kompensasi, serta cara berpartisipasi dalam proses penyelesaian sengketa dengan perusahaan pertambangan. Petugas Pengawasan Pertambangan Agar dapat memantau dan memastikan bahwa aktivitas pertambangan berjalan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku, termasuk dalam hal penggunaan lahan dan penyelesaian konflik dengan masyarakat. Akademisi atau Peneliti di Bidang Pertanahan dan Pertambangan Untuk memperdalam pemahaman dan penelitian mereka mengenai isu-isu hukum pertanahan dan konflik yang terjadi di sektor pertambangan, serta dampaknya terhadap masyarakat dan lingkungan. Pemateri/ Trainer Pelatihan Aspek Hukum Pertanahan, Kompensasi Dan Konflik Pertanahan Daerah Pertambangan Pelatihan ini akan diberikan oleh Trainer dari kalangan Praktisi, Akademisi dan Konsultan berpengalaman di bidangnya masing-masing. Sebelum pelatihan berlangsung Anda juga dapat berkomunikasi dengan tim training kami untuk menentukan outcome/ kompetensi yang ingin Anda capai setelah mengikuti pelatihan ini. Metode Pelatihan Kompensasi Materi yang akan disampaikan dalam training menggunakan metode yang terdiri dari presentasi 20% , Diskusi 20%, dan Praktek kurang lebih 60 % dari keseluruhan materi pelatihan yang akan disampaikan oleh pemateri kami.  Namun jika dirasa metode ini kurang tepat untuk Tim dan Perusahaan Anda, tidak perlu sungkan untuk mendiskusikan hal ini kepada tim training kami sehingga kompetensi yang diharapkan sesuai dengan kebutuhan Perusahaan tempat Anda bekerja. Lokasi Pelatihan Pertambangan Training ini dilaksanakan di beberapa kota-kota besar di Indonesia seperti Ibukota DKI Jakarta, Bandung, Bali, Yogyakarta, Malang, Surabaya, Lombok dan juga kota Batam. Jika Anda membutuhkan pelatihan di kota lain silahkan menghubungi tim marketing kami. Jadwal Training Terbaru di Tahun 2026 Januari : 16-17 Januari 2026 Februari : 13-14 Februari 2026 Maret : 5-6 Maret 2026 April : 24-25 April 2026 Mei : 21-22 Mei…
Read more


June 19, 2025 0
TRAINING AKUNTANSI DAN PAJAK UNTUK PERTAMBANGAN NON MIGAS

TRAINING AKUNTANSI DAN PAJAK UNTUK PERTAMBANGAN NON MIGAS

TRAINING AKUNTANSI DAN PAJAK UNTUK PERTAMBANGAN NON MIGAS   DESKRIPSI TRAINING AKUNTANSI DAN PAJAK UNTUK PERTAMBANGAN NON MIGAS Pelatihan akuntansi dan pajak sangat penting bagi perusahaan pertambangan non-migas karena sektor ini memiliki kompleksitas dalam pengelolaan keuangan dan kewajiban perpajakan yang khas. Akuntansi yang tepat akan memastikan pencatatan transaksi yang akurat, sehingga laporan keuangan dapat mencerminkan kondisi bisnis dengan jelas dan transparan. Sementara itu, pemahaman tentang pajak sangat krusial karena sektor pertambangan sering terlibat dalam berbagai jenis pajak, mulai dari pajak penghasilan, pajak daerah, hingga pajak terkait ekspor dan lingkungan. Pelatihan ini membantu karyawan untuk mengelola kewajiban perpajakan secara tepat waktu dan sesuai aturan, menghindari potensi sanksi atau denda yang dapat merugikan perusahaan. Dengan keterampilan yang mumpuni dalam akuntansi dan pajak, perusahaan dapat meningkatkan efisiensi operasional, meminimalkan risiko hukum, dan mendukung keberlanjutan bisnis jangka panjang. TUJUAN PELATIHAN AKUNTANSI DAN PAJAK UNTUK PERTAMBANGAN NON MIGAS Tujuan pelatihan akuntansi dan pajak untuk pertambangan non-migas adalah untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan para peserta dalam mengelola aspek keuangan dan perpajakan yang spesifik di sektor pertambangan. Pelatihan ini bertujuan untuk memastikan bahwa perusahaan mampu membuat laporan keuangan yang akurat dan sesuai dengan standar akuntansi yang berlaku, sehingga dapat menggambarkan kinerja keuangan yang transparan. Selain itu, tujuan lainnya adalah untuk memberikan pengetahuan mendalam mengenai kewajiban perpajakan yang relevan, sehingga perusahaan dapat mematuhi peraturan perpajakan dengan baik, menghindari potensi kesalahan atau pelanggaran yang dapat berujung pada sanksi atau denda. Pelatihan ini juga bertujuan untuk meningkatkan efisiensi pengelolaan biaya, memperbaiki pengambilan keputusan finansial, serta mendukung keberlanjutan perusahaan melalui praktik perpajakan yang optimal dan akuntansi yang tepat. LIST OUTLINE MATERI PELATIHAN AKUNTANSI DAN PAJAK UNTUK PERTAMBANGAN NON MIGAS 1. Pengenalan Akuntansi dan Pajak dalam Sektor Pertambangan Non-Migas Definisi dan ruang lingkup akuntansi dalam sektor pertambangan non-migas Pentingnya akuntansi dan pajak untuk keberlanjutan bisnis pertambangan Perbedaan akuntansi dan pajak dalam sektor pertambangan non-migas dibandingkan sektor lainnya 2. Prinsip-Prinsip Akuntansi yang Berlaku di Pertambangan Standar akuntansi yang berlaku di Indonesia (PSAK) Pencatatan transaksi terkait kegiatan pertambangan Penyusunan laporan keuangan untuk perusahaan pertambangan Neraca Laporan laba rugi Laporan arus kas Pengakuan pendapatan dan biaya dalam kegiatan pertambangan 3. Pengelolaan Aset dan Liabilitas dalam Pertambangan Pengelolaan aset tetap dan inventarisasi Depresiasi dan amortisasi aset dalam sektor pertambangan Pembiayaan kegiatan operasional dan investasi Pengelolaan liabilitas jangka pendek dan panjang 4. Peraturan Perpajakan yang Berlaku untuk Sektor Pertambangan Non-Migas Jenis-jenis pajak yang relevan (PPh, PPN, Pajak Daerah, dll) Pajak yang berlaku pada tahap eksplorasi, eksploitasi, dan produksi Pajak ekspor dan bea keluar untuk hasil tambang Pajak lingkungan dan kewajiban terkait lingkungan hidup 5. Penyusunan dan Pelaporan Pajak Perhitungan dan pelaporan Pajak Penghasilan (PPh) PPh Pasal 21, 22, 23, 25, 29 Perhitungan dan pelaporan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) Pelaporan SPT Tahunan dan SPT Masa Penghitungan dan pelaporan pajak untuk perusahaan tambang asing 6. Manajemen Risiko Pajak dalam Sektor Pertambangan Identifikasi potensi risiko pajak di sektor pertambangan Strategi pengelolaan risiko pajak Kewajiban perpajakan dalam kegiatan ekspor dan impor bahan tambang Penyelesaian sengketa pajak 7. Perencanaan Pajak dan Pengoptimalan Beban Pajak Strategi perencanaan pajak untuk efisiensi biaya Penggunaan insentif pajak yang tersedia di sektor pertambangan Pengelolaan transfer pricing dalam transaksi antar perusahaan tambang Kebijakan terkait pemanfaatan tax holiday dan tax allowance 8. Audit dan Kepatuhan Pajak dalam Pertambangan Persiapan menghadapi audit pajak Prosedur audit pajak dan persiapan dokumen Kewajiban pelaporan dan pembayaran pajak yang tepat waktu Evaluasi dan monitoring kewajiban perpajakan secara berkala 9. Studi Kasus dan Aplikasi Praktis Analisis laporan keuangan perusahaan pertambangan Perhitungan pajak dan penyusunan SPT dengan contoh kasus Diskusi dan solusi terhadap tantangan perpajakan dan akuntansi dalam pertambangan 10. Penutupan dan Evaluasi Ringkasan materi yang telah dipelajari Evaluasi pelatihan dan feedback peserta Diskusi mengenai implementasi materi di lapangan PESERTA YANG MEMBUTUHKAN PELATIHAN AKUNTANSI DAN PAJAK UNTUK PERTAMBANGAN NON MIGAS Akuntan dan Staf Keuangan Mereka yang bertanggung jawab atas pencatatan transaksi keuangan, penyusunan laporan keuangan, dan pemantauan kondisi finansial perusahaan pertambangan. Pelatihan ini membantu mereka memahami peraturan akuntansi yang berlaku khusus untuk sektor pertambangan non-migas. Manajer Keuangan dan Direktur Keuangan Para manajer yang mengawasi strategi pengelolaan keuangan perusahaan. Mereka membutuhkan pengetahuan tentang akuntansi dan pajak agar dapat mengambil keputusan yang lebih baik terkait pengelolaan biaya, pajak, dan perencanaan keuangan. Pihak yang Mengelola Pajak Perusahaan (Tax Manager/Tax Officer) Individu yang bertanggung jawab atas perhitungan, pelaporan, dan pembayaran pajak perusahaan. Pelatihan ini sangat penting untuk memastikan kepatuhan terhadap peraturan perpajakan yang kompleks dalam sektor pertambangan non-migas. Pengusaha dan Pemilik Perusahaan Pertambangan Non-Migas Pemilik atau pengusaha perusahaan pertambangan yang ingin memahami secara lebih mendalam tentang pengelolaan pajak dan akuntansi untuk menjaga keberlanjutan dan efisiensi operasional perusahaan mereka. Staf Legal dan Konsultan Pajak Pengacara atau konsultan yang menangani masalah perpajakan dan hukum terkait di sektor pertambangan. Pelatihan ini dapat memperluas pengetahuan mereka terkait dengan peraturan pajak dan akuntansi yang berlaku di industri pertambangan. Auditor Internal dan Eksternal Auditor yang melakukan audit terhadap laporan keuangan perusahaan pertambangan dan memastikan kepatuhan perusahaan terhadap standar akuntansi dan kewajiban perpajakan yang berlaku. Staf Pemerintah yang Mengawasi Industri Pertambangan Pegawai pemerintah yang terlibat dalam pengawasan industri pertambangan, termasuk yang bekerja di Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Direktorat Jenderal Pajak, dan lembaga terkait lainnya. Investor dan Analis Keuangan Investor yang ingin menilai kinerja keuangan perusahaan pertambangan atau analis yang mengkaji laporan keuangan dan kewajiban perpajakan perusahaan sebagai bagian dari evaluasi investasi. Pemateri/ Trainer Pelatihan Akuntansi Dan Pajak Untuk Pertambangan Non Migas Pelatihan ini akan diberikan oleh Trainer dari kalangan Praktisi, Akademisi dan Konsultan berpengalaman di bidangnya masing-masing. Sebelum pelatihan berlangsung Anda juga dapat berkomunikasi dengan tim training kami untuk menentukan outcome/ kompetensi yang ingin Anda capai setelah mengikuti pelatihan ini. Metode Pelatihan Pajak Materi yang akan disampaikan dalam training menggunakan metode yang terdiri dari presentasi 20% , Diskusi 20%, dan Praktek kurang lebih 60 % dari keseluruhan materi pelatihan yang akan disampaikan oleh pemateri kami.  Namun jika dirasa metode ini kurang tepat untuk Tim dan Perusahaan Anda, tidak perlu sungkan untuk mendiskusikan hal ini kepada tim training kami sehingga kompetensi yang diharapkan sesuai dengan kebutuhan Perusahaan tempat Anda bekerja. Lokasi Pelatihan Pertambangan Training ini dilaksanakan di beberapa kota-kota besar di Indonesia seperti Ibukota…
Read more


May 6, 2025 0
TRAINING COAL HANDLING SYSTEM PLTU BATUBARA

TRAINING COAL HANDLING SYSTEM PLTU BATUBARA

TRAINING COAL HANDLING SYSTEM PLTU BATUBARA   DESKRIPSI TRAINING COAL HANDLING SYSTEM PLTU BATUBARA Pelatihan Coal Handling System (CHS) pada PLTU Batubara sangat penting untuk memastikan operasi yang efisien, aman, dan berkelanjutan. Sistem ini berperan vital dalam proses pengolahan batubara, mulai dari penerimaan, penyimpanan, hingga distribusi batubara ke boiler untuk pembakaran. Dengan pelatihan yang tepat, operator dan teknisi dapat mengidentifikasi potensi masalah secara dini, mencegah terjadinya kerusakan pada peralatan, serta meningkatkan kinerja sistem secara keseluruhan. Selain itu, pelatihan juga memperkenalkan prosedur keselamatan yang harus diterapkan guna mengurangi risiko kecelakaan kerja. Peningkatan kompetensi melalui pelatihan ini akan mendukung efisiensi pembangkit listrik, mengurangi downtime, dan menjamin kestabilan pasokan energi bagi masyarakat. TUJUAN PELATIHAN COAL HANDLING SYSTEM PLTU BATUBARA Meningkatkan Keahlian Operasional: Memberikan pemahaman mendalam tentang cara mengoperasikan peralatan dalam sistem penanganan batubara, seperti conveyor, crusher, dan stacker, agar dapat berjalan optimal. Meningkatkan Keselamatan Kerja: Menyediakan pengetahuan tentang prosedur keselamatan yang tepat untuk mencegah kecelakaan atau insiden yang dapat terjadi selama proses pengolahan dan penanganan batubara. Meningkatkan Pemeliharaan Preventif: Melatih peserta untuk melakukan pemeliharaan rutin dan pencegahan kerusakan pada peralatan, sehingga memperpanjang umur sistem dan mengurangi downtime. Efisiensi Operasional: Mengoptimalkan alur proses dalam Coal Handling System untuk memastikan pasokan batubara yang lancar dan tepat waktu ke boiler, yang berdampak pada efisiensi pembangkit listrik. Pengurangan Biaya: Dengan pengoperasian yang lebih efisien dan pemeliharaan yang baik, pelatihan ini bertujuan untuk mengurangi biaya operasional dan meningkatkan kinerja PLTU secara keseluruhan. LIST OUTLINE MATERI PELATIHAN COAL HANDLING SYSTEM PLTU BATUBARA Pendahuluan Pengertian dan pentingnya Coal Handling System pada PLTU Batubara Tujuan dan manfaat pelatihan Struktur dan komponen utama dalam Coal Handling System Prinsip Dasar Coal Handling System Fungsi dan peran sistem penanganan batubara Alur proses Coal Handling System (penerimaan, penyimpanan, dan distribusi batubara) Jenis-jenis batubara dan karakteristiknya dalam sistem Komponen Utama Coal Handling System Conveyor System: Jenis, komponen, dan cara kerjanya Crusher: Fungsi, jenis, dan pemeliharaan crusher batubara Stacker/Reclaimer: Fungsi dan cara pengoperasiannya Bunker: Fungsi dan perawatan bunker batubara Transfer Tower: Fungsi dan cara kerjanya Dust Suppression System: Mengendalikan debu dalam proses penanganan batubara Proses Operasional Coal Handling System Prosedur operasional penerimaan batubara Proses penyimpanan batubara di stockpile Pengangkutan batubara menggunakan conveyor Distribusi batubara ke bunker dan boiler Pemeliharaan dan Perawatan Coal Handling System Jenis pemeliharaan (preventif, korektif, prediktif) Prosedur pemeriksaan dan perawatan rutin peralatan Penanganan kerusakan dan troubleshooting Penggantian komponen yang aus atau rusak Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dalam Coal Handling System Identifikasi potensi bahaya dan risiko di area Coal Handling Prosedur keselamatan kerja yang harus diikuti Penggunaan alat pelindung diri (APD) yang tepat Tindakan darurat dan evakuasi dalam kasus kecelakaan Optimasi dan Efisiensi Coal Handling System Teknik meningkatkan efisiensi operasional sistem Pengendalian aliran batubara untuk menghindari hambatan Penggunaan teknologi untuk monitoring dan pengendalian otomatis Analisis kinerja sistem dan perbaikan berkelanjutan Studi Kasus dan Simulasi Analisis kasus nyata tentang masalah yang sering terjadi di sistem Coal Handling Simulasi pemecahan masalah dalam pengoperasian dan perawatan sistem Evaluasi dan Ujian Pengetahuan Ujian teori dan praktek untuk mengukur pemahaman peserta Diskusi dan umpan balik untuk perbaikan lebih lanjut Penutupan Ringkasan materi pelatihan Penutupan dan pembagian sertifikat pelatihan PESERTA YANG MEMBUTUHKAN PELATIHAN COAL HANDLING SYSTEM PLTU BATUBARA Operator Coal Handling System Operator yang bertanggung jawab langsung dalam pengoperasian peralatan Coal Handling System seperti conveyor, crusher, stacker, dan bunker. Mereka perlu memahami cara mengoperasikan sistem dengan efisien dan aman. Teknisi Pemeliharaan dan Perawatan Teknisi yang melakukan pemeliharaan rutin dan perbaikan pada peralatan Coal Handling System. Pelatihan ini membantu mereka untuk melakukan perawatan preventif dan mengidentifikasi masalah teknis. Manajer dan Supervisor Operasional Manajer dan supervisor yang mengawasi seluruh proses operasional Coal Handling System, memastikan bahwa sistem berjalan dengan baik, efisien, dan sesuai dengan standar keselamatan. Staf Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Petugas K3 yang bertanggung jawab untuk memastikan lingkungan kerja aman, mengidentifikasi risiko, dan menegakkan prosedur keselamatan selama pengoperasian sistem Coal Handling. Tim Quality Control (QC) Staf yang bertanggung jawab untuk memastikan kualitas batubara yang diterima dan didistribusikan sesuai dengan standar yang ditentukan untuk pembangkit listrik. Tim Pengelola Energi dan Efisiensi Staf yang fokus pada pengelolaan efisiensi energi dan pengurangan biaya operasional dalam sistem Coal Handling untuk meningkatkan kinerja pembangkit listrik. Manajer Proyek dan Pengembang PLTU Manajer proyek yang terlibat dalam pembangunan atau perbaikan Coal Handling System pada PLTU perlu memiliki pengetahuan tentang sistem ini untuk memastikan bahwa proyek berjalan dengan lancar dan sesuai spesifikasi. Pihak Penyedia dan Pemasok Peralatan Penyedia atau pemasok peralatan Coal Handling yang ingin memahami lebih dalam mengenai penggunaan dan pemeliharaan peralatan yang mereka tawarkan agar dapat memberikan dukungan yang lebih baik kepada klien mereka. Staf Training dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) Staf yang bertanggung jawab untuk menyusun dan memberikan pelatihan lebih lanjut kepada anggota tim operasional PLTU mengenai sistem Coal Handling. Pemateri/ Trainer Pelatihan Coal Handling System Pltu Batubara Pelatihan ini akan diberikan oleh Trainer dari kalangan Praktisi, Akademisi dan Konsultan berpengalaman di bidangnya masing-masing. Sebelum pelatihan berlangsung Anda juga dapat berkomunikasi dengan tim training kami untuk menentukan outcome/ kompetensi yang ingin Anda capai setelah mengikuti pelatihan ini. Metode Pelatihan K3 Materi yang akan disampaikan dalam training menggunakan metode yang terdiri dari presentasi 20% , Diskusi 20%, dan Praktek kurang lebih 60 % dari keseluruhan materi pelatihan yang akan disampaikan oleh pemateri kami.  Namun jika dirasa metode ini kurang tepat untuk Tim dan Perusahaan Anda, tidak perlu sungkan untuk mendiskusikan hal ini kepada tim training kami sehingga kompetensi yang diharapkan sesuai dengan kebutuhan Perusahaan tempat Anda bekerja. Lokasi Pelatihan Pertambangan Training ini dilaksanakan di beberapa kota-kota besar di Indonesia seperti Ibukota DKI Jakarta, Bandung, Bali, Yogyakarta, Malang, Surabaya, Lombok dan juga kota Batam. Jika Anda membutuhkan pelatihan di kota lain silahkan menghubungi tim marketing kami. Jadwal Training Terbaru di Tahun 2026 Januari : 16-17 Januari 2026 Februari : 13-14 Februari 2026 Maret : 5-6 Maret 2026 April : 24-25 April 2026 Mei : 21-22 Mei 2026 Juni : 11-12 Juni 2026 Juli : 16-17 Juli 2026 Agustus : 20-21 Agustus 2026 September : 17-18 September 2026 Oktober : 8-9 Oktober 2026 November : 12-13 November 2026 Desember : 17-18 Desember 2026 Selain Jadwal yang…
Read more


April 25, 2025 0
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.

Company

About Us

Contact Us

Products

Services

Blog

Features

Analytics

Engagement

Builder

Publisher

Help

Privacy Policy

Terms

Conditions

Privacy

Terms

Privacy Policy

Conditions

© 2023 Created with Royal Elementor Addons