TRAINING ANALISA BAHAN MAKANAN DAN MINUMAN

TRAINING ANALISA BAHAN MAKANAN DAN MINUMAN

TRAINING ANALISA BAHAN MAKANAN DAN MINUMAN   DESKRIPSI TRAINING ANALISA BAHAN MAKANAN DAN MINUMAN Pelatihan analisa bahan makanan dan minuman sangat penting untuk memastikan kualitas dan keamanan produk yang dihasilkan. Dengan pelatihan ini, para profesional di industri kuliner dapat memahami cara memeriksa komposisi, kandungan gizi, serta potensi risiko yang terkandung dalam bahan baku. Hal ini tidak hanya membantu meningkatkan standar kualitas produk, tetapi juga melindungi konsumen dari bahan yang berbahaya atau tidak sesuai dengan regulasi kesehatan. Selain itu, pelatihan ini juga mengajarkan cara mengelola bahan makanan dan minuman secara efisien, sehingga dapat mengurangi pemborosan dan meningkatkan profitabilitas usaha. Dengan keterampilan analisa yang tepat, industri makanan dan minuman dapat menghasilkan produk yang lebih aman, sehat, dan berkualitas tinggi. TUJUAN PELATIHAN ANALISA BAHAN MAKANAN DAN MINUMAN Tujuan pelatihan analisa bahan makanan dan minuman adalah untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan peserta dalam mengidentifikasi kualitas, kandungan gizi, dan potensi risiko yang terkandung dalam bahan baku. Pelatihan ini bertujuan agar peserta dapat melakukan analisis secara tepat terhadap bahan makanan dan minuman untuk memastikan produk yang dihasilkan aman, berkualitas, dan sesuai dengan standar kesehatan. Selain itu, pelatihan ini juga bertujuan untuk meningkatkan efisiensi penggunaan bahan baku, mengurangi pemborosan, dan mendukung keberlanjutan operasional usaha. Dengan tujuan tersebut, pelatihan ini membantu para profesional di industri kuliner dan pangan dalam menciptakan produk yang memenuhi kebutuhan konsumen serta regulasi yang berlaku. LIST OUTLINE MATERI PELATIHAN ANALISA BAHAN MAKANAN DAN MINUMAN Pengenalan tentang Analisa Bahan Makanan dan Minuman Pengertian dan pentingnya analisa bahan makanan dan minuman Tujuan dan manfaat analisa dalam industri makanan dan minuman Prinsip dasar dalam analisa bahan makanan Karakteristik Bahan Makanan dan Minuman Jenis bahan makanan dan minuman (buah, sayur, daging, olahan, minuman, dll.) Karakteristik fisik, kimia, dan mikrobiologi bahan baku Metode Analisis Bahan Makanan dan Minuman Teknik analisa laboratorium (misalnya, uji proksimat, uji kandungan gizi, dll.) Penggunaan alat analisis dan instrumen (misalnya, spektrofotometer, timbangan analitik, dll.) Metode analisis kimia dan mikrobiologi Pengujian Kualitas dan Keamanan Bahan Baku Identifikasi kualitas bahan makanan (warna, tekstur, rasa) Pengujian kandungan gizi (karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dll.) Deteksi bahan berbahaya (pestisida, logam berat, mikroorganisme patogen) Regulasi dan Standar Kualitas Makanan dan Minuman Peraturan pemerintah terkait bahan makanan dan minuman Standar keamanan pangan (BPOM, ISO, HACCP, dll.) Proses sertifikasi dan audit kualitas produk Penerapan Hasil Analisa dalam Proses Produksi Bagaimana hasil analisa memengaruhi produksi bahan makanan dan minuman Pengaruh analisa terhadap pengendalian kualitas dan kontrol produksi Implementasi analisa dalam manajemen rantai pasokan Studi Kasus dan Praktek Lapangan Simulasi analisa bahan makanan dan minuman Diskusi kasus nyata dalam industri pangan dan minuman Praktik analisa kualitas bahan baku Evaluasi dan Pemecahan Masalah dalam Proses Analisa Tantangan yang sering dihadapi dalam analisa bahan makanan Strategi untuk mengatasi masalah dalam analisis kualitas bahan baku Penutupan dan Rangkuman Kesimpulan dari materi pelatihan Pembahasan mengenai pentingnya keterampilan analisa bagi industri pangan dan minuman Sesi tanya jawab dan diskusi PESERTA YANG MEMBUTUHKAN PELATIHAN ANALISA BAHAN MAKANAN DAN MINUMAN Profesional di Industri Makanan dan Minuman Chef dan Koki: Untuk memahami kualitas bahan baku yang digunakan dalam pembuatan menu, serta memastikan bahan yang dipilih aman dan berkualitas tinggi. Quality Control (QC) dan Quality Assurance (QA) Staff: Untuk memastikan produk yang dihasilkan memenuhi standar kualitas dan keamanan yang ditetapkan. Manajer Produksi: Agar dapat mengelola kualitas bahan baku dan proses produksi dengan lebih efisien dan efektif. Pengusaha dan Pemilik Usaha Kuliner Restoran, Katering, dan Usaha Makanan: Pengusaha yang ingin memastikan kualitas bahan baku yang digunakan serta meningkatkan efisiensi dalam operasional usaha mereka. Produsen Makanan dan Minuman Olahan: Perusahaan yang memproduksi makanan atau minuman dalam skala besar, yang membutuhkan analisa bahan baku untuk menjaga standar kualitas. Staf Laboratorium Pengujian Pangan Para teknisi atau staf yang bekerja di laboratorium untuk melakukan uji laboratorium terhadap bahan makanan dan minuman. Regulator dan Pengawas Pangan Petugas BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan): Untuk memahami cara mengevaluasi bahan makanan dan minuman yang beredar di pasar serta memastikan kepatuhan terhadap peraturan yang berlaku. Petugas Dinas Kesehatan atau Pangan: Untuk memastikan bahan makanan dan minuman yang dikonsumsi masyarakat aman dan sesuai dengan standar yang ditetapkan oleh pemerintah. Pendidikan dan Peneliti di Bidang Pangan Dosen dan Mahasiswa di Jurusan Teknologi Pangan atau Gizi: Agar dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam melakukan analisis bahan makanan dan minuman di laboratorium maupun dalam praktik industri. Peneliti di Bidang Pangan: Untuk mendalami lebih lanjut mengenai komposisi dan kandungan bahan baku dalam penelitian mereka. Distributor dan Pemasok Bahan Makanan Pihak yang terlibat dalam distribusi dan penyediaan bahan baku, agar dapat memilih bahan baku yang berkualitas dan memenuhi standar yang diperlukan oleh industri. Pemateri/ Trainer Pelatihan Analisa Bahan Makanan Dan Minuman Pelatihan ini akan diberikan oleh Trainer dari kalangan Praktisi, Akademisi dan Konsultan berpengalaman di bidangnya masing-masing. Sebelum pelatihan berlangsung Anda juga dapat berkomunikasi dengan tim training kami untuk menentukan outcome/ kompetensi yang ingin Anda capai setelah mengikuti pelatihan ini. Metode Pelatihan Karakteristik Bahan Makanan Materi yang akan disampaikan dalam training menggunakan metode yang terdiri dari presentasi 20% , Diskusi 20%, dan Praktek kurang lebih 60 % dari keseluruhan materi pelatihan yang akan disampaikan oleh pemateri kami.  Namun jika dirasa metode ini kurang tepat untuk Tim dan Perusahaan Anda, tidak perlu sungkan untuk mendiskusikan hal ini kepada tim training kami sehingga kompetensi yang diharapkan sesuai dengan kebutuhan Perusahaan tempat Anda bekerja. Lokasi Pelatihan Metode Analisis Bahan Training ini dilaksanakan di beberapa kota-kota besar di Indonesia seperti Ibukota DKI Jakarta, Bandung, Bali, Yogyakarta, Malang, Surabaya, Lombok dan juga kota Batam. Jika Anda membutuhkan pelatihan di kota lain silahkan menghubungi tim marketing kami. Jadwal Training Terbaru di Tahun 2026 Januari : 16-17 Januari 2026 Februari : 13-14 Februari 2026 Maret : 5-6 Maret 2026 April : 24-25 April 2026 Mei : 21-22 Mei 2026 Juni : 11-12 Juni 2026 Juli : 16-17 Juli 2026 Agustus : 20-21 Agustus 2026 September : 17-18 September 2026 Oktober : 8-9 Oktober 2026 November : 12-13 November 2026 Desember : 17-18 Desember 2026 Selain Jadwal yang sudah kami tentukan tahun ini. Tanggal pelaksanaan pelatihan tersebut juga dapat disesuaikan dengan kebutuhan calon peserta. Sebelum menentukan tanggal pelaksanaan pelatihan sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu kepada tim marketing…
Read more


June 19, 2025 0
TRAINING TINGKAT KOMPONEN DALAM NEGERI (TKDN)

TRAINING TINGKAT KOMPONEN DALAM NEGERI (TKDN)

TRAINING TINGKAT KOMPONEN DALAM NEGERI (TKDN)   DESKRIPSI TRAINING TINGKAT KOMPONEN DALAM NEGERI (TKDN) Pelatihan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) memiliki peran yang sangat penting dalam mendukung pengembangan industri dalam negeri, khususnya di sektor manufaktur dan teknologi. Dengan adanya pelatihan ini, tenaga kerja lokal dapat memahami dan menguasai berbagai teknologi dan keterampilan yang dibutuhkan untuk memproduksi barang dan jasa dengan komponen dalam negeri yang lebih tinggi. Ini berkontribusi pada pengurangan ketergantungan terhadap impor serta meningkatkan daya saing produk domestik di pasar global. Selain itu, pelatihan TKDN juga mendukung penciptaan lapangan pekerjaan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, dan pemberdayaan ekonomi nasional, yang pada gilirannya mempercepat pembangunan ekonomi Indonesia secara keseluruhan. TUJUAN TRAINING TINGKAT KOMPONEN DALAM NEGERI (TKDN) Meningkatkan Keterampilan Tenaga Kerja Lokal: Pelatihan ini bertujuan untuk mengembangkan keterampilan teknis dan manajerial tenaga kerja lokal dalam proses produksi yang menggunakan komponen dalam negeri. Mengurangi Ketergantungan pada Impor: Memberikan pengetahuan tentang pentingnya penggunaan komponen lokal dan bagaimana hal tersebut dapat mengurangi ketergantungan pada produk impor. Meningkatkan Daya Saing Industri Nasional: Dengan meningkatkan penggunaan komponen dalam negeri, produk yang dihasilkan dapat lebih bersaing di pasar global, baik dari segi harga maupun kualitas. Meningkatkan Kapasitas Industri Dalam Negeri: Pelatihan ini bertujuan untuk memperkuat kemampuan industri dalam negeri dalam memproduksi barang dengan komponen lokal yang lebih tinggi. Mendukung Pembangunan Ekonomi Nasional: Peningkatan penggunaan komponen lokal berkontribusi pada penguatan perekonomian nasional dan penciptaan lapangan pekerjaan baru. OUTLINE MATERI TRAINING TINGKAT KOMPONEN DALAM NEGERI (TKDN) Pengenalan TKDN Definisi dan konsep TKDN Tujuan dan manfaat TKDN bagi industri nasional Peraturan dan kebijakan terkait TKDN di Indonesia Kebijakan Pemerintah Terkait TKDN Peraturan Menteri Perindustrian tentang TKDN Insentif bagi industri yang menggunakan komponen dalam negeri Prosedur dan standar TKDN dalam tender pemerintah Identifikasi Komponen Dalam Negeri Kriteria komponen dalam negeri Teknik identifikasi komponen lokal Analisis komponen lokal vs impor Peningkatan Kapasitas Produksi Dalam Negeri Strategi untuk meningkatkan kapasitas produksi lokal Pengembangan rantai pasok dalam negeri Kolaborasi antara industri besar dan kecil dalam pengembangan TKDN Manfaat Penggunaan Komponen Dalam Negeri Dampak ekonomi dari penggunaan komponen lokal Pengurangan biaya dan ketergantungan terhadap impor Peningkatan kualitas dan keberlanjutan produk Teknik dan Metode Peningkatan TKDN di Perusahaan Pelatihan teknis dalam produksi barang dengan komponen dalam negeri Penggunaan teknologi dan inovasi untuk mendukung TKDN Pembentukan sistem manajemen yang mendukung implementasi TKDN Studi Kasus Implementasi TKDN di Industri Analisis sukses dan tantangan dalam penerapan TKDN di berbagai sektor industri Best practices dan contoh keberhasilan dari industri dalam negeri Evaluasi dan Monitoring TKDN Teknik evaluasi tingkat komponen dalam negeri dalam produk Pengukuran dan pelaporan hasil TKDN Monitoring dan perbaikan berkelanjutan dalam implementasi TKDN Perspektif Masa Depan TKDN Tren global dalam penggunaan komponen lokal Peluang dan tantangan untuk TKDN dalam era digital dan teknologi canggih Peran serta kolaborasi sektor publik dan swasta dalam mendukung TKDN PESERTA YANG MEMBUTUHKAN PELATIHAN TINGKAT KOMPONEN DALAM NEGERI (TKDN) Pelaku Industri Manufaktur Perusahaan yang bergerak di sektor manufaktur, baik besar maupun kecil, yang ingin meningkatkan penggunaan komponen dalam negeri dalam proses produksi mereka. Tenaga Kerja dan Karyawan Industri Pekerja yang terlibat langsung dalam proses produksi dan perakitan produk, yang membutuhkan keterampilan teknis dalam penggunaan komponen lokal serta pemahaman mengenai standar TKDN. Pengusaha dan Pemilik Usaha Industri Pengusaha atau pemilik perusahaan yang perlu memahami peraturan dan kebijakan terkait TKDN untuk meningkatkan penggunaan komponen dalam negeri dan mengurangi ketergantungan pada impor. Instansi Pemerintah dan Pengawas Industri Aparat pemerintah, seperti pejabat dari Kementerian Perindustrian, Kementerian Keuangan, dan lembaga terkait lainnya, yang terlibat dalam pengawasan dan pemberian insentif kepada industri yang memenuhi ketentuan TKDN. Penyedia dan Pemasok Komponen Lokal Supplier atau produsen komponen dalam negeri yang ingin meningkatkan kualitas dan kapasitas produksi komponen lokal untuk memenuhi standar TKDN yang berlaku. Industri Konstruksi dan Infrastruktur Perusahaan yang bergerak di sektor konstruksi dan infrastruktur yang membutuhkan pemahaman tentang penggunaan bahan baku dan komponen lokal dalam proyek-proyek pembangunan. Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Kejuruan Institusi pendidikan atau lembaga pelatihan yang bertanggung jawab untuk menyelenggarakan pelatihan teknis, yang dapat mengintegrasikan materi tentang TKDN ke dalam kurikulum pelatihan mereka. Peneliti dan Pengembang Teknologi R&D (Research and Development) yang bekerja untuk mengembangkan teknologi dan inovasi baru dalam rangka meningkatkan penggunaan komponen dalam negeri serta menciptakan solusi baru untuk memajukan industri lokal. Pemateri/ Trainer Pelatihan Tingkat Komponen Dalam Negeri (Tkdn) Pelatihan ini akan diberikan oleh Trainer dari kalangan Praktisi, Akademisi dan Konsultan berpengalaman di bidangnya masing-masing. Sebelum pelatihan berlangsung Anda juga dapat berkomunikasi dengan tim training kami untuk menentukan outcome/ kompetensi yang ingin Anda capai setelah mengikuti pelatihan ini. Metode Pelatihan Tkdn Materi yang akan disampaikan dalam training menggunakan metode yang terdiri dari presentasi 20% , Diskusi 20%, dan Praktek kurang lebih 60 % dari keseluruhan materi pelatihan yang akan disampaikan oleh pemateri kami.  Namun jika dirasa metode ini kurang tepat untuk Tim dan Perusahaan Anda, tidak perlu sungkan untuk mendiskusikan hal ini kepada tim training kami sehingga kompetensi yang diharapkan sesuai dengan kebutuhan Perusahaan tempat Anda bekerja. Lokasi Pelatihan Strategi Training ini dilaksanakan di beberapa kota-kota besar di Indonesia seperti Ibukota DKI Jakarta, Bandung, Bali, Yogyakarta, Malang, Surabaya, Lombok dan juga kota Batam. Jika Anda membutuhkan pelatihan di kota lain silahkan menghubungi tim marketing kami. Jadwal Training Terbaru di Tahun 2026 Januari : 16-17 Januari 2026 Februari : 13-14 Februari 2026 Maret : 5-6 Maret 2026 April : 24-25 April 2026 Mei : 21-22 Mei 2026 Juni : 11-12 Juni 2026 Juli : 16-17 Juli 2026 Agustus : 20-21 Agustus 2026 September : 17-18 September 2026 Oktober : 8-9 Oktober 2026 November : 12-13 November 2026 Desember : 17-18 Desember 2026 Selain Jadwal yang sudah kami tentukan tahun ini. Tanggal pelaksanaan pelatihan tersebut juga dapat disesuaikan dengan kebutuhan calon peserta. Sebelum menentukan tanggal pelaksanaan pelatihan sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu kepada tim marketing kami. Investasi Training Strategi Offline tahun 2026 ini : Berikut ini adalah biaya investasi pelatihan tahun 2025 : Jakarta : Rp7.500.000,- Bandung : Rp7.500.000,- Jogja : Rp7.000.000,- Surabaya : Rp7.500.000, Bali : Rp8.500.000,- Lombok: Rp9.500.000,- Batam : Rp9.500.000,- Malang : Rp7.500.000,- Biaya investasi dapat berubaha sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan di website ini. Untuk mendapatkan Promo atau Diskon potongan biaya Investasi kami sarankan untuk menghubungi…
Read more


June 18, 2025 0
TRAINING HUKUM PERLINDUNGAN KONSUMEN

TRAINING HUKUM PERLINDUNGAN KONSUMEN

TRAINING HUKUM PERLINDUNGAN KONSUMEN   DESKRIPSI TRAINING HUKUM PERLINDUNGAN KONSUMEN Pelatihan hukum perlindungan konsumen memiliki peran krusial dalam meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai hak dan kewajibannya sebagai konsumen maupun pelaku usaha. Dalam era perdagangan yang semakin kompleks, konsumen sering kali menghadapi berbagai permasalahan seperti penipuan, iklan menyesatkan, hingga produk yang tidak sesuai standar. Melalui pelatihan ini, peserta dapat memahami regulasi yang melindungi hak-hak konsumen, seperti Undang-Undang Perlindungan Konsumen, serta mekanisme penyelesaian sengketa secara hukum. Selain itu, pelatihan ini juga memberikan wawasan bagi pelaku usaha agar lebih bertanggung jawab dalam menyediakan barang dan jasa yang aman dan berkualitas. Dengan meningkatnya pemahaman hukum, masyarakat dapat lebih proaktif dalam menuntut haknya, sementara pelaku usaha dapat menghindari potensi pelanggaran hukum yang merugikan. Hal ini tidak hanya menciptakan lingkungan bisnis yang lebih sehat, tetapi juga meningkatkan kepercayaan antara konsumen dan produsen, sehingga perekonomian dapat berkembang dengan lebih baik. TUJUAN PELATIHAN HUKUM PERLINDUNGAN KONSUMEN Meningkatkan Kesadaran Konsumen – Memberikan pemahaman tentang hak-hak dasar konsumen, termasuk hak atas keamanan, informasi yang benar, serta perlindungan dari praktik bisnis yang merugikan. Mencegah Pelanggaran Hukum – Membantu pelaku usaha memahami regulasi yang berlaku agar mereka dapat menjalankan bisnis secara legal dan bertanggung jawab. Meningkatkan Kemampuan Advokasi – Melatih konsumen agar dapat membela haknya ketika mengalami pelanggaran, baik melalui jalur mediasi, arbitrase, maupun peradilan. Mendorong Etika Bisnis yang Sehat – Mengedukasi pelaku usaha agar menerapkan praktik perdagangan yang jujur dan adil, sehingga menciptakan kepercayaan antara produsen dan konsumen. Meningkatkan Penegakan Hukum – Membantu aparat penegak hukum, lembaga perlindungan konsumen, dan masyarakat dalam memahami mekanisme penyelesaian sengketa konsumen secara efektif. LIST OUTLINE MATERI PELATIHAN HUKUM PERLINDUNGAN KONSUMEN Pengenalan Hukum Perlindungan Konsumen Definisi dan konsep perlindungan konsumen Sejarah dan perkembangan perlindungan konsumen di Indonesia Tujuan dan pentingnya perlindungan konsumen Regulasi Hukum Perlindungan Konsumen di Indonesia Undang-Undang Perlindungan Konsumen No. 8 Tahun 1999 Peraturan Pemerintah dan peraturan lainnya yang terkait Lembaga yang berperan dalam perlindungan konsumen (BPOM, BPKN, dll.) Hak dan Kewajiban Konsumen Hak-hak konsumen: hak atas keamanan, informasi, dan pilihan Kewajiban konsumen dalam transaksi perdagangan Perlindungan terhadap konsumen yang dirugikan Hak dan Kewajiban Pelaku Usaha Kewajiban pelaku usaha dalam memberikan informasi yang jelas dan benar Kewajiban untuk menyediakan produk yang aman dan berkualitas Sanksi hukum bagi pelaku usaha yang melanggar Praktik Bisnis yang Tidak Adil dan Penipuan Konsumen Bentuk-bentuk penipuan dalam perdagangan Praktik bisnis yang merugikan konsumen (iklan menyesatkan, produk cacat, dll.) Cara mengenali dan menghindari praktik bisnis yang tidak adil Sengketa Konsumen dan Penyelesaian Sengketa Jenis-jenis sengketa yang sering terjadi antara konsumen dan pelaku usaha Mekanisme penyelesaian sengketa: mediasi, arbitrase, dan peradilan Peran lembaga penyelesaian sengketa konsumen (BPKN, Lembaga Mediasi, dll.) Perlindungan Konsumen dalam Era Digital Tantangan dan permasalahan hukum perlindungan konsumen di e-commerce Perlindungan data pribadi dan privasi konsumen dalam transaksi online Regulasi terkait e-commerce dan transaksi digital Studi Kasus dan Simulasi Penyelesaian Sengketa Analisis kasus-kasus perlindungan konsumen yang terjadi di masyarakat Simulasi penyelesaian sengketa melalui jalur hukum atau mediasi Etika Bisnis dan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan Pentingnya etika bisnis dalam membangun hubungan yang sehat dengan konsumen Corporate Social Responsibility (CSR) dalam perlindungan konsumen Evaluasi dan Penutupan Diskusi tentang materi yang telah dipelajari Evaluasi dan umpan balik dari peserta pelatihan Penutupan dan kesimpulan dari pelatihan PESERTA YANG MEMBUTUHKAN PELATIHAN HUKUM PERLINDUNGAN KONSUMEN Konsumen Masyarakat umum: Sebagai pihak yang berhak mendapatkan perlindungan hukum dalam bertransaksi, pelatihan ini memberikan pemahaman tentang hak-hak konsumen serta cara menyelesaikan sengketa konsumen. Pelaku Usaha Pengusaha dan pemilik bisnis: Baik perusahaan besar maupun usaha kecil dan menengah (UKM), pelatihan ini penting untuk memastikan bahwa mereka menjalankan bisnis sesuai dengan regulasi yang berlaku dan bertanggung jawab terhadap konsumen. Pemasar dan penjual: Pihak yang bertanggung jawab langsung dalam penawaran dan transaksi dengan konsumen, membutuhkan pemahaman tentang kewajiban memberikan informasi yang jujur dan produk yang aman. Praktisi Hukum Pengacara dan konsultan hukum: Mereka yang memberikan nasihat hukum kepada konsumen atau pelaku usaha terkait masalah perlindungan konsumen perlu memahami regulasi dan hak-hak yang berlaku untuk memberikan layanan yang tepat. Aparat Penegak Hukum Polisi, jaksa, dan hakim: Para penegak hukum yang terlibat dalam penyelesaian sengketa konsumen perlu memahami UU Perlindungan Konsumen serta mekanisme penyelesaian sengketa untuk menjalankan tugas mereka dengan tepat. Lembaga Perlindungan Konsumen Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) dan lembaga sejenis: Mereka perlu memperbarui pengetahuan tentang peraturan terbaru dan metode penyelesaian sengketa yang efektif untuk melindungi konsumen. Pendidik dan Akademisi Dosen atau pengajar: Pelatihan ini dapat meningkatkan pengetahuan mereka tentang hukum perlindungan konsumen, yang nantinya dapat mereka ajarkan kepada mahasiswa atau peserta pelatihan lainnya. Organisasi Non-Pemerintah (LSM) yang Fokus pada Perlindungan Konsumen LSM yang berfokus pada advokasi hak-hak konsumen membutuhkan pelatihan ini untuk memperkuat kapasitas mereka dalam melakukan advokasi dan memberikan bantuan hukum kepada konsumen yang dirugikan. Penyelenggara E-commerce dan Platform Digital Pengelola platform online: Mereka yang bekerja di sektor e-commerce perlu memahami hukum perlindungan konsumen, terutama terkait dengan transaksi online, perlindungan data pribadi, dan keamanan transaksi digital. Pemateri/ Trainer Pelatihan Hukum Perlindungan Konsumen Pelatihan ini akan diberikan oleh Trainer dari kalangan Praktisi, Akademisi dan Konsultan berpengalaman di bidangnya masing-masing. Sebelum pelatihan berlangsung Anda juga dapat berkomunikasi dengan tim training kami untuk menentukan outcome/ kompetensi yang ingin Anda capai setelah mengikuti pelatihan ini. Metode Pelatihan Kewajiban Konsumen Materi yang akan disampaikan dalam training menggunakan metode yang terdiri dari presentasi 20% , Diskusi 20%, dan Praktek kurang lebih 60 % dari keseluruhan materi pelatihan yang akan disampaikan oleh pemateri kami.  Namun jika dirasa metode ini kurang tepat untuk Tim dan Perusahaan Anda, tidak perlu sungkan untuk mendiskusikan hal ini kepada tim training kami sehingga kompetensi yang diharapkan sesuai dengan kebutuhan Perusahaan tempat Anda bekerja. Lokasi Pelatihan Penyelesaian Sengketa Training ini dilaksanakan di beberapa kota-kota besar di Indonesia seperti Ibukota DKI Jakarta, Bandung, Bali, Yogyakarta, Malang, Surabaya, Lombok dan juga kota Batam. Jika Anda membutuhkan pelatihan di kota lain silahkan menghubungi tim marketing kami. Jadwal Training Terbaru di Tahun 2026 Januari : 16-17 Januari 2026 Februari : 13-14 Februari 2026 Maret : 5-6 Maret 2026 April : 24-25 April 2026 Mei : 21-22 Mei 2026 Juni : 11-12 Juni 2026 Juli : 16-17 Juli 2026 Agustus : 20-21 Agustus 2026 September : 17-18 September…
Read more


June 14, 2025 0
TRAINING PEMAHAMAN SHIPPING DOCUMENT & PROSEDUR KEPABEANAN

TRAINING PEMAHAMAN SHIPPING DOCUMENT & PROSEDUR KEPABEANAN

TRAINING PEMAHAMAN SHIPPING DOCUMENT & PROSEDUR KEPABEANAN   DESKRIPSI TRAINING PEMAHAMAN SHIPPING DOCUMENT & PROSEDUR KEPABEANAN Pelatihan pemahaman shipping document dan prosedur kepabeanan sangat penting untuk memastikan kelancaran proses ekspor-impor di suatu perusahaan. Dengan memiliki pemahaman yang baik tentang dokumen pengiriman, seperti bill of lading, faktur komersial, dan packing list, serta prosedur kepabeanan, perusahaan dapat meminimalisir risiko kesalahan administratif yang dapat berujung pada keterlambatan pengiriman atau biaya tambahan. Selain itu, pelatihan ini juga membantu karyawan untuk memahami peraturan dan ketentuan yang berlaku, sehingga dapat menghindari masalah hukum dan pajak yang timbul akibat ketidakpatuhan terhadap regulasi. Pengetahuan yang mendalam mengenai shipping document dan kepabeanan akan meningkatkan efisiensi operasional serta memperkuat hubungan dengan pihak-pihak terkait, seperti agen pengiriman, bea cukai, dan pelanggan. TUJUAN PELATIHAN PEMAHAMAN SHIPPING DOCUMENT & PROSEDUR KEPABEANAN Tujuan pelatihan pemahaman shipping document dan prosedur kepabeanan adalah untuk meningkatkan pemahaman peserta mengenai pentingnya dokumen pengiriman dan prosedur yang terkait dengan ekspor-impor. Pelatihan ini bertujuan agar peserta dapat mengelola dan mempersiapkan dokumen dengan benar, seperti bill of lading, faktur komersial, dan surat jalan, serta memahami peraturan dan tata cara yang berlaku di proses kepabeanan. Dengan pemahaman yang lebih baik, diharapkan peserta dapat meminimalisir risiko kesalahan administratif, menghindari potensi denda atau sanksi, serta mempercepat proses pengiriman barang. Selain itu, pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi operasional dan mempermudah koordinasi antara perusahaan, bea cukai, dan pihak terkait lainnya dalam rantai pasok internasional. LIST OUTLINE MATERI PELATIHAN PEMAHAMAN SHIPPING DOCUMENT & PROSEDUR KEPABEANAN 1. Pendahuluan Tujuan dan pentingnya pelatihan Gambaran umum tentang ekspor-impor dan peran dokumen pengiriman Pengertian dan ruang lingkup prosedur kepabeanan 2. Jenis-jenis Shipping Document Bill of Lading (B/L) Fungsi dan jenis-jenis B/L Proses pembuatan dan penggunaannya Faktur Komersial (Commercial Invoice) Informasi yang harus tercantum dalam faktur Peran faktur dalam proses bea cukai Packing List Isi dan fungsinya Perbedaannya dengan faktur komersial Air Waybill (AWB) Peran dan penggunaan dalam pengiriman udara Certificate of Origin Kegunaan dan jenis-jenis sertifikat asal barang Invoice dan dokumen tambahan lainnya Surat jalan, lisensi ekspor/impor, dll. 3. Prosedur Kepabeanan Prosedur Ekspor Tahapan dalam pengurusan dokumen ekspor Persyaratan barang yang akan diekspor Prosedur Impor Proses pengajuan impor dan dokumen yang dibutuhkan Persyaratan barang yang akan diimpor Penyampaian dan Verifikasi Dokumen di Bea Cukai Prosedur pendaftaran dokumen di bea cukai Pemeriksaan dan penilaian dokumen Pembayaran Bea Masuk dan Pajak Tarif bea masuk dan pajak yang terkait dengan impor Prosedur pembayaran dan pengawasan 4. Regulasi dan Peraturan Kepabeanan Peraturan nasional dan internasional terkait ekspor-impor Peraturan WTO dan standar internasional (Incoterms, Harmonized System) Kebijakan terbaru dalam regulasi kepabeanan 5. Risiko dan Masalah Umum dalam Pengelolaan Shipping Document Kesalahan administrasi dan dampaknya Penanganan masalah kepabeanan, seperti keterlambatan, denda, atau penolakan dokumen Kasus-kasus yang sering terjadi dalam pengurusan shipping document 6. Sistem dan Teknologi dalam Pengelolaan Shipping Document Penggunaan sistem informasi dan aplikasi terkait pengiriman dan kepabeanan Otomatisasi dalam pengurusan dokumen ekspor-impor 7. Studi Kasus dan Praktik Terbaik Analisis studi kasus nyata tentang masalah dalam shipping document Best practices dalam pengelolaan dokumen pengiriman dan kepabeanan 8. Evaluasi dan Penutupan Kuis atau evaluasi pengetahuan peserta Diskusi dan tanya jawab Rangkuman materi pelatihan dan kesimpulan PESERTA YANG MEMBUTUHKAN PELATIHAN PEMAHAMAN SHIPPING DOCUMENT & PROSEDUR KEPABEANAN Staf Administrasi Ekspor-Impor Mereka yang bertanggung jawab untuk menyiapkan dan mengelola dokumen pengiriman serta memastikan kelengkapan dokumen sebelum dikirimkan ke pihak bea cukai. Staf Kepabeanan dan Bea Cukai Petugas yang berhubungan langsung dengan proses verifikasi dan persetujuan dokumen ekspor-impor serta pemrosesan pembayaran bea masuk dan pajak. Manajer Logistik dan Rantai Pasokan Manajer yang mengawasi seluruh proses pengiriman barang dan memastikan kelancaran jalur distribusi internasional, serta mengelola pemilihan jasa pengiriman yang sesuai. Staf Keuangan dan Akuntansi Petugas yang terlibat dalam proses penghitungan biaya-biaya terkait pengiriman internasional, seperti biaya bea cukai, pajak, dan biaya pengiriman. Pihak Ekspor-Impor (Perusahaan Ekspor-Impor) Para profesional yang terlibat dalam transaksi bisnis internasional, baik yang mengimpor maupun mengekspor barang, serta yang perlu mematuhi regulasi kepabeanan. Agen Pengiriman dan Freight Forwarders Agen yang bertugas mengatur pengiriman barang dari satu negara ke negara lain, serta mengurus dokumen terkait dengan pengiriman barang. Pengusaha dan Pemilik Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Pengusaha yang terlibat dalam kegiatan ekspor-impor skala kecil dan menengah yang perlu memahami pentingnya dokumentasi yang tepat untuk menghindari masalah hukum dan operasional. Pihak yang Terkait dengan Peraturan dan Kepatuhan (Compliance Officer) Mereka yang bertanggung jawab untuk memastikan bahwa seluruh proses ekspor-impor berjalan sesuai dengan peraturan dan regulasi yang berlaku. Pemateri/ Trainer Pelatihan Pemahaman Shipping Document & Prosedur Kepabeanan Pelatihan ini akan diberikan oleh Trainer dari kalangan Praktisi, Akademisi dan Konsultan berpengalaman di bidangnya masing-masing. Sebelum pelatihan berlangsung Anda juga dapat berkomunikasi dengan tim training kami untuk menentukan outcome/ kompetensi yang ingin Anda capai setelah mengikuti pelatihan ini. Metode Pelatihan Prosedur Kepabeanan Materi yang akan disampaikan dalam training menggunakan metode yang terdiri dari presentasi 20% , Diskusi 20%, dan Praktek kurang lebih 60 % dari keseluruhan materi pelatihan yang akan disampaikan oleh pemateri kami.  Namun jika dirasa metode ini kurang tepat untuk Tim dan Perusahaan Anda, tidak perlu sungkan untuk mendiskusikan hal ini kepada tim training kami sehingga kompetensi yang diharapkan sesuai dengan kebutuhan Perusahaan tempat Anda bekerja. Lokasi Pelatihan Peraturan Kepabeanan Training ini dilaksanakan di beberapa kota-kota besar di Indonesia seperti Ibukota DKI Jakarta, Bandung, Bali, Yogyakarta, Malang, Surabaya, Lombok dan juga kota Batam. Jika Anda membutuhkan pelatihan di kota lain silahkan menghubungi tim marketing kami. Jadwal Training Terbaru di Tahun 2026 Januari : 16-17 Januari 2026 Februari : 13-14 Februari 2026 Maret : 5-6 Maret 2026 April : 24-25 April 2026 Mei : 21-22 Mei 2026 Juni : 11-12 Juni 2026 Juli : 16-17 Juli 2026 Agustus : 20-21 Agustus 2026 September : 17-18 September 2026 Oktober : 8-9 Oktober 2026 November : 12-13 November 2026 Desember : 17-18 Desember 2026 Selain Jadwal yang sudah kami tentukan tahun ini. Tanggal pelaksanaan pelatihan tersebut juga dapat disesuaikan dengan kebutuhan calon peserta. Sebelum menentukan tanggal pelaksanaan pelatihan sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu kepada tim marketing kami. Investasi Training Peraturan Kepabeanan Offline tahun 2026 ini : Berikut ini adalah biaya investasi pelatihan tahun 2025 : Jakarta : Rp7.500.000,- Bandung : Rp7.500.000,- Jogja : Rp7.000.000,-…
Read more


June 10, 2025 0
TRAINING FREIGHT FORWARDING

TRAINING FREIGHT FORWARDING

TRAINING FREIGHT FORWARDING   DESKRIPSI TRAINING FREIGHT FORWARDING Pelatihan Freight Forwarding sangat penting dalam dunia logistik dan distribusi barang internasional. Pelatihan ini memberikan pemahaman mendalam tentang proses pengiriman barang, mulai dari pengaturan dokumen, prosedur bea cukai, hingga manajemen transportasi. Dengan mengikuti pelatihan, peserta dapat memahami peraturan yang berlaku di berbagai negara, cara mengelola risiko, serta memilih metode pengiriman yang efisien dan hemat biaya. Selain itu, pelatihan ini membantu membekali tenaga kerja dengan keterampilan teknis yang diperlukan untuk meningkatkan layanan pelanggan dan mengoptimalkan rantai pasokan. Di era globalisasi ini, kemampuan untuk mengelola pengiriman barang dengan tepat waktu dan aman menjadi kunci kesuksesan bisnis, sehingga pelatihan Freight Forwarding menjadi sangat relevan untuk meningkatkan daya saing perusahaan. TUJUAN PELATIHAN FREIGHT FORWARDING Tujuan pelatihan Freight Forwarding adalah untuk memberikan pemahaman yang komprehensif mengenai proses dan prosedur pengiriman barang internasional. Pelatihan ini bertujuan agar peserta dapat menguasai keterampilan dalam merencanakan, mengatur, dan mengelola pengiriman barang dengan efisien, termasuk pemahaman tentang dokumentasi yang diperlukan, peraturan bea cukai, serta memilih moda transportasi yang tepat. Selain itu, pelatihan ini juga bertujuan untuk mengembangkan kemampuan dalam menangani masalah logistik yang mungkin terjadi, seperti keterlambatan atau kerusakan barang, dan memastikan pengiriman berlangsung dengan aman dan tepat waktu. Dengan pelatihan ini, peserta diharapkan dapat meningkatkan kualitas layanan, mengurangi biaya operasional, serta memperkuat daya saing di industri logistik global. LIST OUTLINE MATERI PELATIHAN FREIGHT FORWARDING Pengenalan Freight Forwarding Definisi dan peran Freight Forwarding dalam industri logistik Sejarah dan perkembangan Freight Forwarding Fungsi dan tanggung jawab Freight Forwarder Proses Pengiriman Internasional Tahapan pengiriman barang Pemilihan moda transportasi (laut, udara, darat) Pembahasan rute dan jaringan transportasi global Dokumentasi dalam Freight Forwarding Bill of Lading (B/L) Surat Jalan dan Invoice Packing List dan Certificate of Origin Letter of Credit (L/C) Dokumentasi bea cukai dan kepabeanan Regulasi dan Kepabeanan Internasional Prosedur bea cukai dan peraturan impor/ekspor Harmonized System (HS) Code dan klasifikasi barang Prosedur Clearance dan pengurusan izin Peraturan lingkungan dan keselamatan Manajemen Risiko dalam Freight Forwarding Jenis-jenis risiko dalam pengiriman internasional Asuransi kargo dan cara klaim Penanganan barang rusak atau hilang Prosedur mitigasi risiko Negosiasi dan Hubungan dengan Pihak Ketiga Menjalin hubungan dengan perusahaan transportasi Negosiasi tarif dan syarat pengiriman Pengelolaan hubungan dengan agen atau mitra global Teknologi dalam Freight Forwarding Sistem manajemen transportasi (TMS) Pelacakan dan pemantauan pengiriman secara real-time Teknologi otomatisasi dalam Freight Forwarding Penggunaan perangkat lunak untuk pengelolaan dokumen Pengelolaan Rantai Pasokan Global Manajemen inventaris dan pengendalian barang Optimasi waktu pengiriman dan biaya logistik Pengelolaan warehouse dan distribusi Studi Kasus dan Simulasi Pengiriman Analisis kasus nyata dalam Freight Forwarding Simulasi pengiriman barang internasional Pembahasan tantangan yang sering terjadi dan solusi Evaluasi dan Penyelesaian Masalah Analisis kesalahan umum dalam pengiriman Pemecahan masalah logistik yang kompleks Uji keterampilan dan pengetahuan peserta PESERTA YANG MEMBUTUHKAN PELATIHAN FREIGHT FORWARDING Profesional Logistik dan Pengiriman Mereka yang bekerja di perusahaan logistik, pengiriman, atau perusahaan yang memiliki departemen pengelolaan distribusi barang internasional, seperti staf pengiriman atau koordinator logistik. Manajer Rantai Pasokan (Supply Chain Manager) Manajer yang bertanggung jawab untuk merencanakan, mengelola, dan mengoptimalkan seluruh rantai pasokan, termasuk pengiriman barang internasional. Karyawan Departemen Impor dan Ekspor Mereka yang terlibat langsung dalam kegiatan impor dan ekspor barang, baik di perusahaan maupun di agen bea cukai, yang perlu memahami prosedur dan regulasi terkait pengiriman internasional. Pemilik dan Pengelola Perusahaan Ekspor-Impor Pengusaha yang memiliki bisnis di bidang ekspor-impor yang ingin meningkatkan efisiensi dan pengelolaan pengiriman barang internasional. Agen Freight Forwarding Individu atau perusahaan yang bertindak sebagai perantara antara pengirim dan pihak transportasi, yang perlu memahami peran mereka dalam proses pengiriman internasional. Staf Bea Cukai dan Kepabeanan Mereka yang bekerja di bidang kepabeanan dan bea cukai, di mana pemahaman tentang dokumen pengiriman, tarif, dan regulasi impor/ekspor sangat penting. Praktisi dan Konsultan Logistik Konsultan atau praktisi di bidang logistik yang memberikan saran atau layanan kepada perusahaan terkait dengan strategi pengiriman dan distribusi barang internasional. Staf IT yang Terlibat dalam Sistem Pengiriman Tenaga IT yang mendukung sistem manajemen pengiriman dan pelacakan barang dalam suatu perusahaan atau platform pengiriman global. Mahasiswa dan Akademisi di Bidang Logistik dan Manajemen Rantai Pasokan Mahasiswa yang sedang menempuh studi di bidang logistik, manajemen rantai pasokan, atau manajemen bisnis internasional yang ingin memperdalam pemahaman mereka tentang proses pengiriman barang. Pemateri/ Trainer Pelatihan Freight Forwarding Pelatihan ini akan diberikan oleh Trainer dari kalangan Praktisi, Akademisi dan Konsultan berpengalaman di bidangnya masing-masing. Sebelum pelatihan berlangsung Anda juga dapat berkomunikasi dengan tim training kami untuk menentukan outcome/ kompetensi yang ingin Anda capai setelah mengikuti pelatihan ini. Metode Pelatihan Kepabeanan Internasional Materi yang akan disampaikan dalam training menggunakan metode yang terdiri dari presentasi 20% , Diskusi 20%, dan Praktek kurang lebih 60 % dari keseluruhan materi pelatihan yang akan disampaikan oleh pemateri kami.  Namun jika dirasa metode ini kurang tepat untuk Tim dan Perusahaan Anda, tidak perlu sungkan untuk mendiskusikan hal ini kepada tim training kami sehingga kompetensi yang diharapkan sesuai dengan kebutuhan Perusahaan tempat Anda bekerja. Lokasi Pelatihan Rantai Pasok Training ini dilaksanakan di beberapa kota-kota besar di Indonesia seperti Ibukota DKI Jakarta, Bandung, Bali, Yogyakarta, Malang, Surabaya, Lombok dan juga kota Batam. Jika Anda membutuhkan pelatihan di kota lain silahkan menghubungi tim marketing kami. Jadwal Training Terbaru di Tahun 2026 Januari : 16-17 Januari 2026 Februari : 13-14 Februari 2026 Maret : 5-6 Maret 2026 April : 24-25 April 2026 Mei : 21-22 Mei 2026 Juni : 11-12 Juni 2026 Juli : 16-17 Juli 2026 Agustus : 20-21 Agustus 2026 September : 17-18 September 2026 Oktober : 8-9 Oktober 2026 November : 12-13 November 2026 Desember : 17-18 Desember 2026 Selain Jadwal yang sudah kami tentukan tahun ini. Tanggal pelaksanaan pelatihan tersebut juga dapat disesuaikan dengan kebutuhan calon peserta. Sebelum menentukan tanggal pelaksanaan pelatihan sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu kepada tim marketing kami. Investasi Training Rantai Pasok Offline tahun 2026 ini : Berikut ini adalah biaya investasi pelatihan tahun 2025 : Jakarta : Rp7.500.000,- Bandung : Rp7.500.000,- Jogja : Rp7.000.000,- Surabaya : Rp7.500.000, Bali : Rp8.500.000,- Lombok: Rp9.500.000,- Batam : Rp9.500.000,- Malang : Rp7.500.000,- Biaya investasi dapat berubaha sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan di website ini. Untuk mendapatkan Promo atau Diskon potongan biaya Investasi kami sarankan untuk…
Read more


June 10, 2025 0
TRAINING EXPORT IMPORT

TRAINING EXPORT IMPORT

TRAINING EXPORT IMPORT   DESKRIPSI TRAINING EXPORT IMPORT Pelatihan ekspor impor sangat penting untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan dalam proses perdagangan internasional. Dalam pelatihan ini, peserta akan mempelajari berbagai aspek teknis, regulasi, dan prosedur yang diperlukan untuk menjalankan kegiatan ekspor dan impor dengan lancar dan sesuai dengan peraturan yang berlaku. Pengetahuan mengenai tarif bea cukai, dokumentasi ekspor-impor, dan cara negosiasi dengan mitra internasional sangat krusial untuk menghindari masalah yang dapat merugikan perusahaan. Selain itu, pelatihan ini membantu mengembangkan strategi pemasaran global, meningkatkan daya saing, dan memperluas jaringan bisnis. Dengan pelatihan yang baik, pelaku usaha dapat memanfaatkan peluang pasar internasional dan mengoptimalkan keuntungan perusahaan. TUJUAN PELATIHAN EXPORT IMPORT Meningkatkan Pemahaman Prosedur dan Regulasi: Membekali peserta dengan pengetahuan tentang prosedur ekspor-impor, aturan-aturan yang berlaku, serta peraturan bea cukai yang harus dipatuhi. Mengembangkan Keterampilan Negosiasi dan Komunikasi Internasional: Memberikan kemampuan untuk berkomunikasi dan bernegosiasi dengan mitra bisnis dari berbagai negara. Meningkatkan Daya Saing Global: Membantu peserta memahami strategi untuk bersaing di pasar internasional, sehingga bisa memanfaatkan peluang global secara optimal. Mengurangi Risiko Kesalahan dan Kerugian: Mengajarkan cara untuk menghindari kesalahan yang bisa berakibat pada kerugian finansial, seperti kesalahan dalam pengisian dokumen atau pengelolaan logistik. Membangun Jaringan Bisnis Internasional: Mendorong peserta untuk memperluas jaringan bisnis dan membangun hubungan dengan mitra dagang internasional yang dapat mendukung perkembangan usaha. LIST OUTLINE MATERI PELATIHAN EXPORT IMPORT Pendahuluan Pengertian dan pentingnya ekspor impor Peran ekspor impor dalam perekonomian global Tujuan dan manfaat pelatihan ekspor impor Proses dan Alur Ekspor Impor Tahapan ekspor dan impor Prosedur pengiriman barang internasional Proses administrasi ekspor-impor Regulasi dan Kebijakan Perdagangan Internasional Peraturan bea cukai dan tarif Regulasi negara pengimpor dan pengeskpor Pengaturan perjanjian perdagangan internasional Ketentuan WTO (World Trade Organization) Dokumentasi Ekspor Impor Jenis-jenis dokumen yang dibutuhkan (Invoice, Bill of Lading, Packing List, Certificate of Origin, dll.) Cara pengisian dokumen yang benar Pentingnya dokumentasi yang lengkap dan akurat Logistik dan Pengiriman Barang Pilihan moda transportasi internasional (laut, udara, darat) Pengelolaan pengiriman dan biaya logistik Asuransi barang dalam pengiriman internasional Manajemen gudang dan penyimpanan barang ekspor impor Pembayaran dan Pengelolaan Keuangan Metode pembayaran internasional (L/C, T/T, Cash in Advance, dll.) Manajemen valuta asing dan kurs mata uang Peran bank dan lembaga keuangan dalam transaksi ekspor impor Negosiasi dan Strategi Pemasaran Internasional Teknik negosiasi dengan mitra luar negeri Penyusunan kontrak internasional Strategi pemasaran untuk ekspor Analisis Pasar Global Riset pasar ekspor dan peluang internasional Identifikasi negara tujuan ekspor Memahami tren perdagangan internasional Manajemen Risiko dalam Ekspor Impor Risiko yang terkait dengan perdagangan internasional Cara mengelola risiko (asuransi, kontrak, dll.) Pencegahan fraud dan penipuan internasional Studi Kasus dan Diskusi Analisis studi kasus ekspor impor yang berhasil dan gagal Diskusi masalah umum yang dihadapi dalam ekspor impor Pengalaman praktis dari pelaku usaha ekspor impor Penutup dan Evaluasi Ringkasan materi pelatihan Evaluasi dan feedback dari peserta Sertifikat pelatihan PESERTA YANG MEMBUTUHKAN PELATIHAN EXPORT IMPORT Pemilik dan Manajer Usaha Kecil dan Menengah (UKM) UKM yang ingin memperluas pasar mereka ke luar negeri perlu memahami prosedur ekspor dan impor agar dapat bersaing di pasar internasional. Profesional dan Staf Perusahaan Ekspor Impor Karyawan yang bekerja di bagian ekspor impor, logistik, atau administrasi perdagangan internasional, yang perlu memahami dokumen, regulasi, dan proses yang terkait. Perusahaan Multinasional Perusahaan besar yang memiliki cabang atau mitra di luar negeri perlu memastikan bahwa staf mereka memahami tata cara ekspor dan impor untuk kelancaran operasional global. Pengusaha dan Calon Pengusaha Pengusaha yang ingin mulai mengimpor barang dari luar negeri atau mengekspor produk mereka ke pasar global. Pelatihan ini membantu mereka memulai bisnis ekspor impor dengan baik. Staf Bea Cukai dan Pemerintah Pegawai yang bekerja di lembaga pemerintah terkait bea cukai dan perdagangan internasional, yang memerlukan pemahaman tentang regulasi dan prosedur yang berlaku. Konsultan Bisnis dan Pengacara Perdagangan Internasional Konsultan yang membantu perusahaan dalam melakukan ekspor atau impor perlu memiliki pengetahuan mendalam untuk memberikan saran yang tepat mengenai hukum dan regulasi. Pelaku Usaha Logistik dan Freight Forwarder Perusahaan atau individu yang bergerak di bidang logistik dan pengiriman barang internasional membutuhkan pemahaman tentang pengelolaan pengiriman dan prosedur bea cukai. Bankir dan Lembaga Keuangan Bank yang menangani transaksi internasional, serta lembaga keuangan yang menawarkan layanan pembayaran dan pembiayaan ekspor impor, perlu memahami metode pembayaran dan pengelolaan risiko valuta asing. Siswa dan Mahasiswa Mahasiswa yang tertarik dengan dunia perdagangan internasional atau yang ingin berkarir di bidang logistik, bisnis internasional, atau ekonomi global, serta individu yang ingin mengembangkan keterampilan untuk bekerja di sektor ini. Organisasi dan Asosiasi Perdagangan Anggota asosiasi yang bergerak di bidang perdagangan, baik di tingkat lokal maupun internasional, yang ingin meningkatkan pemahaman mereka tentang proses ekspor impor. Pemateri/ Trainer Pelatihan Export Import Pelatihan ini akan diberikan oleh Trainer dari kalangan Praktisi, Akademisi dan Konsultan berpengalaman di bidangnya masing-masing. Sebelum pelatihan berlangsung Anda juga dapat berkomunikasi dengan tim training kami untuk menentukan outcome/ kompetensi yang ingin Anda capai setelah mengikuti pelatihan ini. Metode Pelatihan Pengiriman Barang Materi yang akan disampaikan dalam training menggunakan metode yang terdiri dari presentasi 20% , Diskusi 20%, dan Praktek kurang lebih 60 % dari keseluruhan materi pelatihan yang akan disampaikan oleh pemateri kami.  Namun jika dirasa metode ini kurang tepat untuk Tim dan Perusahaan Anda, tidak perlu sungkan untuk mendiskusikan hal ini kepada tim training kami sehingga kompetensi yang diharapkan sesuai dengan kebutuhan Perusahaan tempat Anda bekerja. Lokasi Pelatihan Ekspor Impor Training ini dilaksanakan di beberapa kota-kota besar di Indonesia seperti Ibukota DKI Jakarta, Bandung, Bali, Yogyakarta, Malang, Surabaya, Lombok dan juga kota Batam. Jika Anda membutuhkan pelatihan di kota lain silahkan menghubungi tim marketing kami. Jadwal Training Terbaru di Tahun 2026 Januari : 16-17 Januari 2026 Februari : 13-14 Februari 2026 Maret : 5-6 Maret 2026 April : 24-25 April 2026 Mei : 21-22 Mei 2026 Juni : 11-12 Juni 2026 Juli : 16-17 Juli 2026 Agustus : 20-21 Agustus 2026 September : 17-18 September 2026 Oktober : 8-9 Oktober 2026 November : 12-13 November 2026 Desember : 17-18 Desember 2026 Selain Jadwal yang sudah kami tentukan tahun ini. Tanggal pelaksanaan pelatihan tersebut juga dapat disesuaikan dengan kebutuhan calon peserta. Sebelum menentukan tanggal pelaksanaan pelatihan sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu kepada tim marketing kami.…
Read more


June 10, 2025 0
TRAINING SUPPLIERS EVALUATION

TRAINING SUPPLIERS EVALUATION

  TRAINING SUPPLIERS EVALUATION   DESKRIPSI TRAINING SUPPLIERS EVALUATION Pelatihan evaluasi pemasok (supplier evaluation) sangat penting untuk memastikan kualitas produk atau layanan yang diterima oleh perusahaan. Dengan melibatkan proses evaluasi yang sistematis, perusahaan dapat menilai kinerja pemasok dalam hal kualitas, harga, waktu pengiriman, dan kepatuhan terhadap peraturan. Hal ini tidak hanya membantu dalam memilih pemasok yang tepat, tetapi juga memperkuat hubungan jangka panjang yang saling menguntungkan antara perusahaan dan pemasok. Pelatihan ini memungkinkan tim pengadaan untuk lebih memahami kriteria evaluasi yang objektif dan efektif, sehingga keputusan yang diambil dapat lebih tepat, mengurangi risiko kerugian, dan meningkatkan efisiensi operasional. Dengan pemahaman yang baik, perusahaan juga dapat melakukan perbaikan berkelanjutan terhadap proses pengadaan, yang berkontribusi pada peningkatan kualitas dan daya saing. TUJUAN PELATIHAN SUPPLIERS EVALUATION Tujuan pelatihan evaluasi pemasok (supplier evaluation) adalah untuk memberikan pemahaman yang mendalam kepada peserta mengenai pentingnya proses evaluasi dalam memilih pemasok yang tepat. Pelatihan ini bertujuan agar peserta mampu menilai kinerja pemasok secara objektif berdasarkan kriteria yang relevan seperti kualitas, harga, ketepatan waktu pengiriman, dan kepatuhan terhadap standar dan peraturan. Selain itu, pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan peserta dalam membuat keputusan yang lebih baik dalam pemilihan dan pengelolaan pemasok, serta memperkuat hubungan jangka panjang yang saling menguntungkan antara perusahaan dan pemasok. Dengan demikian, tujuan utama dari pelatihan ini adalah untuk meningkatkan efisiensi operasional, mengurangi risiko, dan mendukung kualitas produk atau layanan yang dihasilkan perusahaan. MATERI PELATIHAN SUPPLIERS EVALUATION Pendahuluan Definisi dan pentingnya evaluasi pemasok Tujuan pelatihan dan manfaatnya bagi perusahaan Pengenalan terhadap proses pengadaan dan hubungan dengan pemasok Kriteria Evaluasi Pemasok Kualitas produk atau layanan Harga dan nilai ekonomis Waktu pengiriman dan keandalan Kepatuhan terhadap standar dan peraturan Responsivitas dan komunikasi Keberlanjutan dan dampak lingkungan Proses Evaluasi Pemasok Langkah-langkah dalam proses evaluasi Teknik dan alat yang digunakan untuk evaluasi (misalnya, survei, wawancara, dan audit) Penentuan bobot dan skor untuk setiap kriteria Metode Penilaian Kinerja Pemasok Evaluasi berbasis kuantitatif vs. kualitatif Analisis data dan pembuatan laporan evaluasi Penilaian berkelanjutan dan audit pemasok Membangun Hubungan dengan Pemasok Strategi untuk membangun kemitraan jangka panjang Komunikasi yang efektif dengan pemasok Penanganan masalah dan penyelesaian sengketa Manajemen Risiko dalam Evaluasi Pemasok Identifikasi risiko yang terkait dengan pemasok Strategi mitigasi risiko dalam memilih dan mengevaluasi pemasok Mengelola pemasok yang berkinerja rendah Peran Teknologi dalam Evaluasi Pemasok Penggunaan perangkat lunak untuk evaluasi dan pemantauan pemasok Integrasi sistem ERP dan alat analitik dalam pengadaan Studi Kasus dan Diskusi Analisis studi kasus dari perusahaan yang telah berhasil dalam evaluasi pemasok Diskusi kelompok mengenai tantangan dan solusi dalam proses evaluasi pemasok Penyusunan Rencana Tindak Lanjut Menyusun strategi evaluasi pemasok yang efektif Langkah-langkah untuk melakukan evaluasi secara berkala Evaluasi hasil pelatihan dan perencanaan implementasi di perusahaan Penutupan Ringkasan materi Tanya jawab dan klarifikasi Sertifikat dan evaluasi pelatihan PESERTA YANG MEMBUTUHKAN PELATIHAN SUPPLIERS EVALUATION Tim Pengadaan (Procurement) Mereka yang terlibat langsung dalam pemilihan, negosiasi, dan hubungan dengan pemasok. Pelatihan ini penting untuk memastikan mereka dapat melakukan evaluasi pemasok dengan tepat untuk memperoleh pemasok yang berkualitas. Manajer Pengadaan (Procurement Manager) Sebagai pemimpin tim pengadaan, mereka membutuhkan pemahaman yang mendalam tentang cara mengevaluasi kinerja pemasok untuk membuat keputusan yang strategis dan mengelola risiko. Tim Kualitas (Quality Control/Quality Assurance) Mereka bertanggung jawab memastikan bahwa produk atau layanan dari pemasok memenuhi standar kualitas. Pelatihan ini membantu mereka memahami kriteria kualitas dalam evaluasi pemasok dan bagaimana menilai kinerja pemasok dalam hal ini. Manajer Rantai Pasokan (Supply Chain Manager) Pelatihan ini juga penting bagi mereka yang mengelola aliran barang dan bahan baku, karena evaluasi pemasok yang baik dapat meningkatkan efisiensi rantai pasokan dan mengurangi potensi gangguan. Tim Keuangan dan Akuntansi (Finance & Accounting Team) Mereka yang terlibat dalam evaluasi biaya dan harga dari pemasok. Pelatihan ini membantu mereka memahami aspek ekonomis dari evaluasi pemasok, seperti perbandingan harga dan nilai yang ditawarkan oleh pemasok. Manajer Produksi (Production Manager) Mereka yang bergantung pada pemasok untuk bahan baku atau komponen dalam proses produksi. Evaluasi pemasok yang efektif dapat membantu memastikan ketersediaan bahan yang tepat waktu dan dengan kualitas yang diinginkan. Tim Sumber Daya Manusia (HR) Dalam beberapa kasus, tim HR juga perlu memahami evaluasi pemasok, terutama jika mereka berurusan dengan pemasok layanan eksternal seperti outsourcing atau penyedia layanan pelatihan. Tim Legal dan Kepatuhan (Legal and Compliance Team) Mereka yang memastikan pemasok mematuhi peraturan dan standar hukum. Pelatihan ini membantu mereka dalam memahami kriteria kepatuhan yang harus dievaluasi selama proses pemilihan pemasok. Manajer Pengembangan Bisnis (Business Development Manager) Mereka yang bertugas mencari peluang kemitraan jangka panjang dengan pemasok dan ingin memahami bagaimana mengevaluasi pemasok yang dapat memberikan nilai strategis bagi perusahaan. Tim Manajemen Risiko (Risk Management Team) Mereka yang bertanggung jawab untuk mengidentifikasi dan memitigasi risiko dalam hubungan dengan pemasok. Pelatihan ini membantu mereka memahami risiko yang mungkin timbul dari pemasok yang tidak berkinerja baik. Pemateri/ Trainer Pelatihan Suppliers Evaluation Pelatihan ini akan diberikan oleh Trainer dari kalangan Praktisi, Akademisi dan Konsultan berpengalaman di bidangnya masing-masing. Sebelum pelatihan berlangsung Anda juga dapat berkomunikasi dengan tim training kami untuk menentukan outcome/ kompetensi yang ingin Anda capai setelah mengikuti pelatihan ini. Metode Pelatihan Manajemen Risiko Materi yang akan disampaikan dalam training menggunakan metode yang terdiri dari presentasi 20% , Diskusi 20%, dan Praktek kurang lebih 60 % dari keseluruhan materi pelatihan yang akan disampaikan oleh pemateri kami.  Namun jika dirasa metode ini kurang tepat untuk Tim dan Perusahaan Anda, tidak perlu sungkan untuk mendiskusikan hal ini kepada tim training kami sehingga kompetensi yang diharapkan sesuai dengan kebutuhan Perusahaan tempat Anda bekerja. Lokasi Pelatihan Penilaian Kinerja Pemasok Training ini dilaksanakan di beberapa kota-kota besar di Indonesia seperti Ibukota DKI Jakarta, Bandung, Bali, Yogyakarta, Malang, Surabaya, Lombok dan juga kota Batam. Jika Anda membutuhkan pelatihan di kota lain silahkan menghubungi tim marketing kami. Jadwal Training Terbaru di Tahun 2026 Januari : 16-17 Januari 2026 Februari : 13-14 Februari 2026 Maret : 5-6 Maret 2026 April : 24-25 April 2026 Mei : 21-22 Mei 2026 Juni : 11-12 Juni 2026 Juli : 16-17 Juli 2026 Agustus : 20-21 Agustus 2026 September : 17-18 September 2026 Oktober : 8-9 Oktober 2026 November : 12-13 November 2026 Desember : 17-18 Desember 2026 Selain Jadwal…
Read more


June 1, 2025 0
TRAINING STRATEGIC WAY OF SELLING

TRAINING STRATEGIC WAY OF SELLING

  PELATIHAN STRATEGIC WAY OF SELLING DESKRIPSI PELATIHAN STRATEGIC WAY OF SELLING Pelatihan Strategic Way of Selling  memiliki peran yang sangat penting dalam pengembangan kemampuan penjualan. Dalam dunia bisnis yang kompetitif saat ini, kemampuan menjual produk atau jasa dengan efektif adalah faktor kunci untuk mencapai kesuksesan. Pelatihan ini memberikan pemahaman mendalam tentang strategi penjualan yang terbukti berhasil dalam mengidentifikasi peluang, menjalin hubungan yang kuat dengan pelanggan, dan menghasilkan penjualan yang lebih besar. Melalui pelatihan ini, para profesional penjualan dapat memahami cara mengidentifikasi kebutuhan pelanggan, mengkomunikasikan manfaat produk atau jasa secara efektif, dan menangani tantangan penjualan dengan lebih percaya diri. Dengan menguasai “Strategic Way of Selling 100 Kata,” individu dan perusahaan dapat meningkatkan produktivitas penjualan, memperluas pangsa pasar, dan mencapai pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan. Dengan demikian, pelatihan ini adalah investasi penting bagi siapa saja yang ingin berhasil dalam dunia penjualan yang dinamis. TUJUAN PELATIHAN STRATEGIC WAY OF SELLING Meningkatkan Keterampilan Penjualan: Pelatihan ini bertujuan untuk mengembangkan keterampilan penjualan peserta, termasuk kemampuan untuk mengidentifikasi peluang penjualan, mengatasi hambatan, dan menutup penjualan dengan sukses. Memahami Kebutuhan Pelanggan: Salah satu fokus utama pelatihan ini adalah membantu peserta memahami dengan baik kebutuhan dan keinginan pelanggan mereka. Ini membantu dalam menciptakan solusi yang sesuai dan memberikan nilai tambah kepada pelanggan. Mengembangkan Strategi Penjualan yang Efektif: Peserta akan belajar tentang berbagai strategi penjualan yang telah terbukti berhasil dalam berbagai situasi bisnis. Mereka akan dapat mengembangkan pendekatan yang tepat untuk setiap pelanggan dan situasi penjualan. Meningkatkan Hubungan dengan Pelanggan: Pelatihan ini juga bertujuan untuk membantu peserta membangun hubungan yang kuat dan berkelanjutan dengan pelanggan. Hubungan yang baik dengan pelanggan dapat membantu dalam mempertahankan dan memperluas bisnis. Meningkatkan Hasil Penjualan: Tujuan akhir dari pelatihan ini adalah meningkatkan hasil penjualan. Peserta akan mempelajari cara mengidentifikasi peluang, mengatasi penolakan, dan menghasilkan penjualan yang lebih besar dan lebih menguntungkan. Meningkatkan Kepercayaan Diri: Pelatihan ini juga bertujuan untuk meningkatkan kepercayaan diri peserta dalam berinteraksi dengan pelanggan dan menjalankan proses penjualan. Kepercayaan diri yang tinggi dapat membantu peserta menjadi penjual yang lebih efektif. Mengoptimalkan Kinerja Tim Penjualan: Bagi perusahaan, pelatihan ini dapat membantu dalam meningkatkan kinerja tim penjualan secara keseluruhan. Tim penjualan yang terlatih dengan baik cenderung mencapai target penjualan lebih konsisten. MATERI PELATIHAN STRATEGIC WAY OF SELLING Pengenalan Penjualan Strategis Definisi penjualan strategis Peran strategi penjualan dalam bisnis Mengapa penjualan strategis penting Memahami Pelanggan dan Kebutuhan Mereka Segmentasi pelanggan Identifikasi kebutuhan pelanggan Membangun profil pelanggan ideal Mengembangkan Penawaran yang Menguntungkan Produk dan layanan yang ditawarkan Menyusun penawaran yang menarik Memahami nilai tambah produk atau layanan Strategi Komunikasi dan Presentasi Teknik komunikasi yang efektif Membangun argumen penjualan yang kuat Presentasi produk atau layanan dengan persuasif Menangani Penolakan dan Keberatan Strategi mengatasi penolakan Cara menangani keberatan pelanggan Meningkatkan keterampilan negosiasi Manajemen Waktu dan Prioritas Perencanaan waktu untuk penjualan Menentukan prioritas penjualan Mengelola siklus penjualan dengan efisien Membangun Hubungan Pelanggan Pentingnya hubungan pelanggan Membangun dan memelihara hubungan yang kuat Strategi retensi pelanggan Analisis Pasar dan Persaingan Memahami pasar dan pesaing Strategi penetapan harga Identifikasi peluang di pasar Teknologi Dalam Penjualan Penggunaan alat dan perangkat lunak penjualan Analisis data penjualan Meningkatkan efisiensi dengan teknologi Meningkatkan Kepercayaan Diri dan Motivasi Mengatasi rasa takut penolakan Meningkatkan kepercayaan diri dalam penjualan Memotivasi diri untuk mencapai target penjualan Penjualan Online dan Media Sosial Strategi penjualan online Pemanfaatan media sosial dalam penjualan Mengelola reputasi online Mengukur dan Mengevaluasi Kinerja Penjualan Metrik penjualan kunci Evaluasi hasil penjualan Perbaikan berkelanjutan dalam strategi penjualan Studi Kasus dan Latihan Kasus penjualan aktual Latihan peran dan simulasi penjualan Analisis studi kasus keberhasilan penjualan Perencanaan Strategi Penjualan Pribadi Mengembangkan rencana penjualan pribadi Menetapkan target dan tindakan konkret Memonitor dan mengevaluasi kemajuan PESERTA PELATIHAN STRATEGIC WAY OF SELLING Tenaga Penjualan: Salesperson: Salesperson di berbagai industri yang ingin meningkatkan kemampuan mereka dalam menjual produk atau jasa. Sales Manager: Manajer penjualan yang ingin memimpin dan mengembangkan tim penjualan mereka dengan lebih efektif. Pengusaha dan Pemilik Bisnis: Pengusaha: Pengusaha yang ingin memahami strategi penjualan yang dapat membantu mereka mengembangkan bisnis mereka. Pemilik Usaha Kecil: Pemilik bisnis kecil yang ingin meningkatkan penjualan mereka dan bersaing di pasar. Profesional Pemasaran: Marketer: Profesional pemasaran yang ingin memahami cara berkomunikasi dengan pelanggan dengan lebih baik dan mendukung upaya penjualan. Manajer Produk: Manajer Produk: Manajer produk yang ingin memahami cara menjual produk mereka dengan lebih efektif kepada pelanggan dan mitra bisnis. Tim Layanan Pelanggan: Tim Layanan Pelanggan: Anggota tim layanan pelanggan yang ingin belajar cara memberikan dukungan yang lebih baik kepada pelanggan dalam konteks penjualan. Pemimpin Bisnis: Direksi Eksekutif: Pemimpin tingkat eksekutif yang ingin memahami strategi penjualan untuk mengarahkan organisasi mereka ke arah yang lebih menguntungkan. Profesional di Berbagai Industri: Berbagai Profesi: Profesional dari berbagai industri seperti teknologi, perbankan, real estat, konsultasi, dan banyak lainnya yang ingin meningkatkan keterampilan penjualan mereka. Mahasiswa dan Calon Enterpreneur: Mahasiswa Bisnis: Mahasiswa yang tertarik untuk memulai karir di bidang penjualan atau bisnis dan ingin memperoleh pemahaman awal tentang strategi penjualan. Pemateri/ Trainer Pelatihan Strategic Way Of Selling Pelatihan ini akan diberikan oleh Trainer dari kalangan Praktisi, Akademisi dan Konsultan berpengalaman di bidangnya masing-masing. Sebelum pelatihan berlangsung Anda juga dapat berkomunikasi dengan tim training kami untuk menentukan outcome/ kompetensi yang ingin Anda capai setelah mengikuti pelatihan ini. Metode Pelatihan Analisis Pasar Materi yang akan disampaikan dalam training menggunakan metode yang terdiri dari presentasi 20% , Diskusi 20%, dan Praktek kurang lebih 60 % dari keseluruhan materi pelatihan yang akan disampaikan oleh pemateri kami.  Namun jika dirasa metode ini kurang tepat untuk Tim dan Perusahaan Anda, tidak perlu sungkan untuk mendiskusikan hal ini kepada tim training kami sehingga kompetensi yang diharapkan sesuai dengan kebutuhan Perusahaan tempat Anda bekerja. Lokasi Pelatihan Strategic Training ini dilaksanakan di beberapa kota-kota besar di Indonesia seperti Ibukota DKI Jakarta, Bandung, Bali, Yogyakarta, Malang, Surabaya, Lombok dan juga kota Batam. Jika Anda membutuhkan pelatihan di kota lain silahkan menghubungi tim marketing kami. Jadwal Training Terbaru di Tahun 2026 Januari : 16-17 Januari 2026 Februari : 13-14 Februari 2026 Maret : 5-6 Maret 2026 April : 24-25 April 2026 Mei : 21-22 Mei 2026 Juni : 11-12 Juni 2026 Juli : 16-17 Juli 2026 Agustus : 20-21 Agustus 2026…
Read more


May 31, 2025 0
TRAINING PROJECT MANAGEMENT IN OIL & GAS PRODUCTION FACILITIES, RISK PLANING & MITIGATION

TRAINING PROJECT MANAGEMENT IN OIL & GAS PRODUCTION FACILITIES, RISK PLANING & MITIGATION

TRAINING PROJECT MANAGEMENT IN OIL & GAS PRODUCTION FACILITIES, RISK PLANING & MITIGATION   DESKRIPSI TRAINING PROJECT MANAGEMENT IN OIL & GAS PRODUCTION FACILITIES, RISK PLANING & MITIGATION Pelatihan Project Management di fasilitas produksi minyak dan gas sangat penting untuk memastikan keberhasilan dalam merencanakan, melaksanakan, dan mengendalikan proyek-proyek besar dengan efisiensi tinggi. Industri ini menghadapi tantangan unik, seperti lingkungan yang kompleks, peraturan yang ketat, dan kebutuhan untuk memaksimalkan hasil sambil meminimalkan risiko. Oleh karena itu, pelatihan dalam manajemen proyek yang mencakup perencanaan risiko dan mitigasi sangat diperlukan. Proses perencanaan yang matang dan identifikasi risiko potensial akan membantu mengurangi kecelakaan, kerugian finansial, serta keterlambatan proyek. Mitigasi risiko, seperti pengelolaan sumber daya, keamanan operasional, dan keberlanjutan, merupakan bagian krusial untuk memastikan proyek dapat diselesaikan tepat waktu, dalam anggaran, dan sesuai dengan standar keselamatan yang tinggi. TUJUAN PELATIHAN PROJECT MANAGEMENT IN OIL & GAS PRODUCTION FACILITIES, RISK PLANING & MITIGATION Meningkatkan Kemampuan Manajerial: Membantu peserta memahami prinsip dasar manajemen proyek, termasuk perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengendalian proyek yang efektif di fasilitas produksi minyak dan gas. Mengidentifikasi dan Mengelola Risiko: Memberikan wawasan tentang cara mengidentifikasi risiko yang mungkin timbul selama siklus hidup proyek, serta cara menganalisis dan menilai dampaknya terhadap keseluruhan proyek. Perencanaan Risiko dan Mitigasi: Mengajarkan teknik untuk merencanakan tindakan mitigasi yang dapat mengurangi atau menghindari dampak negatif dari risiko-risiko yang teridentifikasi, baik itu risiko teknis, keuangan, atau operasional. Meningkatkan Efisiensi Proyek: Dengan keterampilan manajemen risiko yang baik, peserta diharapkan dapat meningkatkan efisiensi proyek, mengurangi biaya tak terduga, dan memastikan kelancaran operasional dari tahap perencanaan hingga pelaksanaan. Meningkatkan Keselamatan dan Keberlanjutan: Pelatihan ini juga bertujuan untuk meningkatkan kesadaran keselamatan di lokasi proyek dan memastikan keberlanjutan lingkungan dengan memitigasi potensi dampak negatif terhadap lingkungan dan masyarakat sekitar. LIST OUTLINE MATERI PELATIHAN PROJECT MANAGEMENT IN OIL & GAS PRODUCTION FACILITIES, RISK PLANING & MITIGATION 1. Pendahuluan Pengantar tentang industri minyak dan gas Tantangan dalam manajemen proyek di fasilitas produksi minyak dan gas Pentingnya manajemen proyek yang efektif di sektor ini 2. Dasar-Dasar Manajemen Proyek Prinsip dasar manajemen proyek Siklus hidup proyek (Initiation, Planning, Execution, Monitoring & Control, Closure) Struktur organisasi proyek dalam industri minyak dan gas 3. Perencanaan Proyek dalam Fasilitas Produksi Minyak dan Gas Penyusunan rencana proyek (Scope, Timeline, Budget, Resources) Penentuan tujuan dan deliverables proyek Penyusunan Work Breakdown Structure (WBS) Penjadwalan proyek dengan Gantt Chart dan Critical Path Method (CPM) 4. Identifikasi Risiko dalam Proyek Jenis-jenis risiko dalam proyek minyak dan gas (teknis, keuangan, operasional, keselamatan, lingkungan) Teknik identifikasi risiko (brainstorming, SWOT Analysis, Delphi Method) Penggunaan tools/software untuk analisis risiko 5. Analisis dan Penilaian Risiko Metode analisis risiko: Kualitatif vs Kuantitatif Teknik penilaian risiko (Risk Matrix, Monte Carlo Simulation, Failure Mode Effect Analysis/FMEA) Penilaian dampak dan kemungkinan risiko terhadap proyek 6. Perencanaan Mitigasi Risiko Strategi mitigasi risiko (Avoidance, Reduction, Transfer, Acceptance) Penyusunan rencana mitigasi dan contingency plans Pemantauan dan pengendalian risiko selama siklus proyek 7. Manajemen Sumber Daya dan Keuangan Pengelolaan sumber daya manusia, peralatan, dan bahan dalam proyek Pengendalian anggaran dan biaya proyek Manajemen jadwal dan penyesuaian bila diperlukan 8. Pengelolaan Keselamatan dan Keberlanjutan Penerapan prinsip keselamatan dalam proyek minyak dan gas Standar keselamatan internasional dan regulasi terkait Pengelolaan dampak lingkungan dan sosial dalam proyek 9. Teknologi dan Inovasi dalam Manajemen Proyek Peran teknologi dalam manajemen proyek (software manajemen proyek, IoT, AI, Big Data) Penggunaan teknologi untuk mitigasi risiko Inovasi dalam pengelolaan proyek di industri minyak dan gas 10. Studi Kasus dan Praktik Terbaik Analisis studi kasus dari proyek minyak dan gas yang sukses dan gagal Praktik terbaik dalam manajemen proyek dan mitigasi risiko Diskusi dan pembelajaran dari pengalaman nyata 11. Evaluasi dan Penutupan Pelatihan Penilaian peserta terhadap pemahaman dan penerapan materi Umpan balik untuk peningkatan pelatihan Sertifikasi dan tindak lanjut pasca-pelatihan PESERTA YANG MEMBUTUHKAN PELATIHAN PROJECT MANAGEMENT IN OIL & GAS PRODUCTION FACILITIES, RISK PLANING & MITIGATION Manajer Proyek (Project Managers) Mereka yang bertanggung jawab untuk merencanakan, melaksanakan, dan mengendalikan proyek di fasilitas produksi minyak dan gas. Pelatihan ini membantu mereka memahami cara mengelola risiko dan mengoptimalkan sumber daya untuk memastikan proyek berjalan lancar. Engineer Proyek (Project Engineers) Profesional teknik yang terlibat dalam pengawasan aspek teknis proyek. Mereka memerlukan pemahaman tentang manajemen proyek dan mitigasi risiko untuk memastikan keberhasilan implementasi teknis di lapangan. Manajer Risiko (Risk Managers) Mereka yang bertanggung jawab untuk mengidentifikasi, menilai, dan mengelola risiko dalam proyek. Pelatihan ini memberikan keterampilan dalam merencanakan dan menerapkan strategi mitigasi risiko yang efektif. Manajer Operasi (Operations Managers) Profesional yang mengelola operasional sehari-hari di fasilitas produksi minyak dan gas. Mereka perlu memahami manajemen proyek untuk memastikan integrasi operasional dengan proyek dan mengurangi risiko operasional. Pengawas Keselamatan (Safety Supervisors/Officers) Profesional yang bertanggung jawab untuk menjaga keselamatan dan keamanan di fasilitas. Pelatihan ini penting untuk memahami manajemen risiko terkait dengan keselamatan kerja dan bagaimana mengurangi potensi kecelakaan. Manajer Keuangan (Finance Managers) Mereka yang mengelola anggaran dan pendanaan proyek. Pelatihan ini memberi wawasan tentang pengelolaan biaya proyek dan bagaimana mengelola risiko keuangan yang dapat muncul. Penyedia Jasa Konstruksi dan Kontraktor Profesional yang bekerja untuk perusahaan konstruksi atau penyedia layanan yang terlibat dalam proyek-proyek fasilitas produksi minyak dan gas. Mereka perlu memahami perencanaan risiko dan pengelolaan proyek untuk menjalankan proyek dengan aman dan efisien. Pihak Regulasi dan Pengawas Pemerintah Pemerintah atau lembaga yang bertanggung jawab untuk mengawasi dan mengatur proyek di sektor energi. Pelatihan ini membantu mereka memahami dinamika risiko dan perencanaan proyek untuk memastikan kepatuhan terhadap regulasi. Konsultan Manajemen Proyek Konsultan yang memberikan layanan terkait perencanaan, pelaksanaan, dan pengelolaan proyek. Pelatihan ini dapat memperkaya keterampilan mereka dalam mengelola proyek besar di sektor minyak dan gas. Tim Pengembangan dan Riset (R&D) Profesional yang terlibat dalam penelitian dan pengembangan teknologi baru dalam industri minyak dan gas. Pemahaman tentang manajemen proyek dan mitigasi risiko akan membantu mereka dalam implementasi teknologi baru yang lebih efektif dan aman. Pemateri/ Trainer Pelatihan Project Management In Oil & Gas Production Facilities, Risk Planing & Mitigation Pelatihan ini akan diberikan oleh Trainer dari kalangan Praktisi, Akademisi dan Konsultan berpengalaman di bidangnya masing-masing. Sebelum pelatihan berlangsung Anda juga dapat berkomunikasi dengan tim training kami untuk menentukan outcome/ kompetensi yang ingin Anda capai setelah mengikuti…
Read more


May 20, 2025 0
TRAINING HAK KEKAYAAN & INTELEKTUAL

TRAINING HAK KEKAYAAN & INTELEKTUAL

TRAINING HAK KEKAYAAN & INTELEKTUAL   DESKRIPSI TRAINING HAK KEKAYAAN & INTELEKTUAL Pelatihan hak kekayaan intelektual (HKI) sangat penting untuk meningkatkan pemahaman individu dan perusahaan mengenai perlindungan karya kreatif dan inovasi. Dengan mengikuti pelatihan ini, peserta dapat mengetahui berbagai jenis HKI seperti paten, merek, hak cipta, dan desain industri, serta cara mendaftarkan dan melindunginya. Pengetahuan ini membantu mencegah pelanggaran hak cipta dan penyalahgunaan kekayaan intelektual yang dapat merugikan pencipta atau pemiliknya. Selain itu, pelatihan HKI juga memberikan pemahaman mengenai pentingnya komersialisasi produk dan ide, sehingga dapat memperkuat daya saing bisnis di pasar global. Secara keseluruhan, pelatihan HKI memfasilitasi upaya menciptakan ekosistem yang lebih inovatif dan berkelanjutan. TUJUAN PELATIHAN HAK KEKAYAAN & INTELEKTUAL Meningkatkan Pengetahuan: Memberikan pemahaman tentang berbagai jenis HKI, seperti paten, merek, hak cipta, dan desain industri, serta prosedur pendaftaran dan perlindungannya. Melindungi Karya Cipta: Membantu peserta memahami bagaimana melindungi hasil karya dan inovasi mereka dari risiko pelanggaran dan penyalahgunaan oleh pihak lain. Mendorong Inovasi: Mengedukasi peserta mengenai pentingnya hak kekayaan intelektual dalam menciptakan iklim inovasi yang sehat dan berkelanjutan dalam bisnis dan industri. Meningkatkan Daya Saing: Membantu individu dan perusahaan dalam menggunakan HKI sebagai alat untuk memperkuat posisi pasar dan menciptakan peluang baru dalam dunia bisnis. Menghindari Sengketa: Memberikan pengetahuan yang diperlukan untuk menghindari potensi sengketa terkait pelanggaran HKI dan cara penyelesaiannya secara hukum. LIST OUTLINE MATERI PELATIHAN HAK KEKAYAAN & INTELEKTUAL Pengenalan Hak Kekayaan Intelektual (HKI) Definisi dan konsep dasar HKI Pentingnya HKI dalam ekonomi kreatif dan bisnis Jenis-Jenis Hak Kekayaan Intelektual Paten: Pengertian, syarat, dan prosedur pendaftaran Merek: Pengertian, jenis merek, dan prosedur pendaftaran Hak Cipta: Pengertian, ruang lingkup, dan perlindungan karya cipta Desain Industri: Definisi, manfaat, dan prosedur pendaftaran Indikasi Geografis: Pengertian dan cara pendaftaran Rahasia Dagang: Pengertian dan cara perlindungan Proses Pendaftaran HKI Tahapan pendaftaran paten, merek, hak cipta, dan desain industri Dokumen yang diperlukan dalam pendaftaran HKI Prosedur pemeriksaan dan persetujuan pendaftaran Perlindungan dan Pemanfaatan HKI Bagaimana hak kekayaan intelektual memberikan perlindungan kepada pemilik Pengelolaan dan pemanfaatan HKI dalam bisnis Komersialisasi HKI: lisensi, waralaba, dan alih teknologi Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa HKI Jenis-jenis pelanggaran HKI (plagiat, pemalsuan, dll.) Cara melindungi hak cipta dan merek dari pelanggaran Mekanisme penyelesaian sengketa HKI secara hukum (mediasi, arbitrase, pengadilan) Tantangan dan Peluang dalam HKI di Era Digital Perlindungan HKI di dunia digital dan internet Dampak teknologi baru terhadap hak kekayaan intelektual Tantangan dalam mengelola HKI di era globalisasi Studi Kasus dan Aplikasi Praktis HKI Analisis kasus pelanggaran HKI dan solusi yang diambil Studi kasus pemanfaatan HKI yang sukses dalam bisnis Peran Pemerintah dan Lembaga Terkait dalam Perlindungan HKI Fungsi dan peran lembaga seperti Direktorat Jenderal HKI Kebijakan dan regulasi terkini terkait perlindungan HKI Etika dalam Penggunaan HKI Prinsip-prinsip etika dalam penciptaan dan penggunaan HKI Menghormati hak kekayaan intelektual orang lain dalam bisnis Penutupan dan Tindak Lanjut Rangkuman materi Sesi tanya jawab Sumber daya tambahan untuk pengembangan lebih lanjut PESERTA YANG MEMBUTUHKAN PELATIHAN HAK KEKAYAAN & INTELEKTUAL Pengusaha dan Pemilik Bisnis Para pengusaha dan pemilik bisnis perlu memahami cara melindungi produk, merek, dan inovasi mereka agar terhindar dari pelanggaran hak cipta atau pemalsuan yang dapat merugikan bisnis mereka. Pengembang dan Pencipta Karya Kreatif Termasuk penulis, desainer, musisi, seniman, dan programmer perangkat lunak. Mereka perlu memahami cara melindungi karya cipta mereka dengan hak cipta, paten, atau desain industri agar hasil karya mereka tidak disalahgunakan. Startup dan Perusahaan Teknologi Perusahaan yang bergerak dalam bidang teknologi dan inovasi perlu memahami pentingnya paten dan hak cipta untuk melindungi produk atau layanan baru yang mereka kembangkan agar tidak mudah ditiru oleh pesaing. Konsultan Bisnis dan Hukum Para konsultan hukum, terutama yang fokus pada masalah perlindungan kekayaan intelektual, memerlukan pengetahuan mendalam tentang HKI untuk memberikan layanan konsultasi yang lebih baik kepada klien mereka. Pemerintah dan Lembaga Regulasi Pejabat pemerintah dan lembaga terkait yang terlibat dalam pendaftaran dan pengawasan HKI perlu memiliki pemahaman yang baik mengenai prosedur dan kebijakan terkait hak kekayaan intelektual. Organisasi Pendidikan dan Peneliti Dosen, peneliti, dan institusi pendidikan perlu memahami pentingnya perlindungan terhadap hasil riset dan inovasi ilmiah agar dapat mengelola dan memanfaatkan hasil penelitian dengan baik. Pemasar dan Manajer Merek Pemasar dan manajer merek membutuhkan pengetahuan tentang pendaftaran merek dan cara mengelola serta melindungi merek agar dapat memperkuat citra merek dan menghindari konflik hukum. Investor dan Venture Capital Investor dan perusahaan modal ventura perlu memiliki pemahaman yang baik tentang nilai HKI dalam mendukung investasi dan mengurangi risiko terkait dengan kekayaan intelektual yang dimiliki oleh perusahaan yang mereka biayai. Pihak yang Terlibat dalam Ekspor dan Impor Pelaku bisnis internasional yang melakukan perdagangan barang dan jasa perlu memahami hak kekayaan intelektual untuk melindungi produk mereka di pasar global dan menghindari sengketa internasional. Pemateri/ Trainer Pelatihan Proses Pendaftaran Hki Pelatihan ini akan diberikan oleh Trainer dari kalangan Praktisi, Akademisi dan Konsultan berpengalaman di bidangnya masing-masing. Sebelum pelatihan berlangsung Anda juga dapat berkomunikasi dengan tim training kami untuk menentukan outcome/ kompetensi yang ingin Anda capai setelah mengikuti pelatihan ini. Metode Pelatihan Penyelesaian Sengketa Hki Materi yang akan disampaikan dalam training menggunakan metode yang terdiri dari presentasi 20% , Diskusi 20%, dan Praktek kurang lebih 60 % dari keseluruhan materi pelatihan yang akan disampaikan oleh pemateri kami.  Namun jika dirasa metode ini kurang tepat untuk Tim dan Perusahaan Anda, tidak perlu sungkan untuk mendiskusikan hal ini kepada tim training kami sehingga kompetensi yang diharapkan sesuai dengan kebutuhan Perusahaan tempat Anda bekerja. Lokasi Training Penyelesaian Sengketa Hki Offline Training ini dilaksanakan di beberapa kota-kota besar di Indonesia seperti Ibukota DKI Jakarta, Bandung, Bali, Yogyakarta, Malang, Surabaya, Lombok dan juga kota Batam. Jika Anda membutuhkan pelatihan di kota lain silahkan menghubungi tim marketing kami. Jadwal Training Terbaru di Tahun 202 Januari : 16-17 Januari 2026 Februari : 13-14 Februari 2026 Maret : 5-6 Maret 2026 April : 24-25 April 2026 Mei : 21-22 Mei 2026 Juni : 11-12 Juni 2026 Juli : 16-17 Juli 2026 Agustus : 20-21 Agustus 2026 September : 17-18 September 2026 Oktober : 8-9 Oktober 2026 November : 12-13 November 2026 Desember : 17-18 Desember 2026 Selain Jadwal yang sudah kami tentukan tahun ini. Tanggal pelaksanaan pelatihan tersebut juga dapat disesuaikan dengan…
Read more


April 15, 2025 0
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.

Company

About Us

Contact Us

Products

Services

Blog

Features

Analytics

Engagement

Builder

Publisher

Help

Privacy Policy

Terms

Conditions

Privacy

Terms

Privacy Policy

Conditions

© 2023 Created with Royal Elementor Addons