TRAINING SISTEM INFORMASI PENGELOLAAN ALAT TULIS KANTOR DI ERA MODERN

TRAINING SISTEM INFORMASI PENGELOLAAN ALAT TULIS KANTOR DI ERA MODERN

TRAINING SISTEM INFORMASI PENGELOLAAN ALAT TULIS KANTOR DI ERA MODERN   DESKRIPSI TRAINING SISTEM INFORMASI PENGELOLAAN ALAT TULIS KANTOR DI ERA MODERN Pelatihan sistem informasi pengelolaan alat tulis kantor (ATK) di era modern sangat penting untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas operasional di suatu perusahaan atau organisasi. Dengan perkembangan teknologi yang pesat, penggunaan sistem informasi yang tepat dapat memudahkan pengelolaan stok, pemesanan, serta distribusi alat tulis kantor secara lebih terorganisir dan transparan. Tanpa pelatihan yang memadai, pegawai atau staf akan kesulitan dalam memanfaatkan teknologi ini dengan optimal, yang dapat menyebabkan pemborosan sumber daya, kesalahan dalam pencatatan, atau bahkan kekurangan persediaan. Oleh karena itu, pelatihan ini sangat diperlukan untuk memastikan sistem informasi digunakan dengan maksimal, meningkatkan produktivitas, dan mendukung keberlanjutan operasional perusahaan dalam menghadapi tantangan era digital. TUJUAN PELATIHAN SISTEM INFORMASI PENGELOLAAN ALAT TULIS KANTOR DI ERA MODERN Meningkatkan Efisiensi Pengelolaan Stok: Pelatihan ini bertujuan untuk mempermudah pengelolaan persediaan alat tulis kantor dengan sistem yang otomatis, sehingga dapat mengurangi risiko kehabisan atau kelebihan stok. Mempercepat Proses Pemesanan dan Distribusi: Peserta pelatihan diharapkan dapat memahami cara menggunakan sistem untuk pemesanan dan distribusi alat tulis kantor secara cepat dan tepat, yang mendukung kelancaran operasional perusahaan. Mengoptimalkan Penggunaan Teknologi: Pelatihan ini bertujuan untuk memastikan staf atau karyawan dapat memanfaatkan sistem informasi secara maksimal, mengurangi kesalahan manusia, dan meningkatkan produktivitas. Meningkatkan Transparansi dan Akurasi Data: Dengan sistem yang terintegrasi, pelatihan ini membantu menciptakan sistem pengelolaan alat tulis kantor yang lebih transparan dan akurat dalam pencatatan serta pelaporan. Mendukung Pengambilan Keputusan yang Lebih Baik: Sistem informasi yang terlatih dapat menyediakan data yang tepat dan real-time, yang memungkinkan manajemen untuk mengambil keputusan yang lebih tepat terkait dengan pengelolaan persediaan ATK. Mengurangi Pemborosan dan Biaya Operasional: Dengan memanfaatkan sistem yang efisien, perusahaan dapat mengurangi pemborosan barang dan biaya operasional yang tidak perlu. LIST OUTLINE MATERI PELATIHAN SISTEM INFORMASI PENGELOLAAN ALAT TULIS KANTOR DI ERA MODERN 1. Pendahuluan Pengenalan tujuan dan manfaat pelatihan Pentingnya pengelolaan alat tulis kantor yang efisien di era digital Peran teknologi dalam meningkatkan kinerja organisasi 2. Dasar-Dasar Sistem Informasi Pengelolaan ATK Pengertian dan komponen sistem informasi pengelolaan ATK Jenis-jenis sistem informasi yang digunakan dalam pengelolaan ATK Keuntungan penggunaan sistem informasi untuk pengelolaan persediaan 3. Mengenal Fitur Utama dalam Sistem Pengelolaan ATK Manajemen stok dan inventaris Sistem pemesanan dan pembelian alat tulis kantor Proses distribusi dan penggunaan barang Pencatatan dan pelaporan data secara otomatis Monitoring dan evaluasi penggunaan ATK 4. Implementasi Sistem Pengelolaan ATK Langkah-langkah implementasi sistem informasi pengelolaan ATK di organisasi Pengaturan dan konfigurasi sistem (user roles, pengaturan akses) Integrasi sistem dengan departemen lain (misalnya: keuangan, pengadaan) Pemeliharaan dan update sistem secara berkala 5. Keamanan dan Keandalan Sistem Informasi Perlindungan data dan keamanan informasi Backup data dan sistem pemulihan bencana Pencegahan dan penanggulangan masalah teknis 6. Penggunaan Sistem untuk Pengambilan Keputusan Analisis laporan penggunaan ATK Pengambilan keputusan berbasis data real-time Perencanaan pembelian dan pengelolaan stok yang lebih efektif 7. Studi Kasus dan Simulasi Penggunaan Sistem Penerapan sistem dalam pengelolaan ATK di organisasi nyata Simulasi penggunaan sistem untuk pengelolaan inventaris ATK Diskusi kelompok dan tanya jawab 8. Evaluasi dan Umpan Balik Evaluasi hasil pelatihan Penyampaian umpan balik dari peserta Rencana tindak lanjut untuk implementasi di tempat kerja 9. Penutupan Ringkasan materi pelatihan Sesi tanya jawab terakhir Pembagian sertifikat atau tanda penghargaan kepada peserta PESERTA YANG MEMBUTUHKAN PELATIHAN SISTEM INFORMASI PENGELOLAAN ALAT TULIS KANTOR DI ERA MODERN Staf Administrasi dan Pengelola Stok Mereka yang bertanggung jawab atas pengelolaan persediaan alat tulis kantor dan inventaris di perusahaan atau organisasi. Pelatihan ini akan membantu mereka dalam menggunakan sistem untuk memantau dan mengelola stok ATK secara efisien. Manajer Pengadaan Manajer yang terlibat dalam proses pembelian dan pengadaan alat tulis kantor perlu memahami bagaimana menggunakan sistem untuk merencanakan pembelian dan mengelola anggaran secara lebih efektif. Tim IT/Support Sistem Tim yang bertanggung jawab atas implementasi, pemeliharaan, dan pemecahan masalah sistem informasi di organisasi. Pelatihan ini akan membantu mereka dalam memahami bagaimana sistem informasi pengelolaan ATK bekerja, serta cara mendukung pengguna lain. Karyawan yang Menggunakan ATK Secara Rutin Setiap karyawan yang terlibat dalam penggunaan alat tulis kantor secara rutin perlu memahami cara melaporkan penggunaan ATK dan menggunakan sistem untuk mencatat atau memesan alat tulis kantor yang dibutuhkan. Manajer Operasional Mereka yang bertanggung jawab atas pengelolaan operasional sehari-hari di perusahaan. Pelatihan ini penting untuk membantu manajer dalam memantau penggunaan dan pengelolaan alat tulis kantor secara keseluruhan dan membuat keputusan berbasis data yang lebih baik. Pihak Keuangan dan Akuntansi Staf yang terlibat dalam pelaporan dan pengelolaan anggaran terkait dengan pengadaan alat tulis kantor. Dengan pelatihan ini, mereka dapat memantau pengeluaran dan memastikan anggaran digunakan secara efektif. Pimpinan atau Manajemen Tingkat Atas Manajer atau pemimpin perusahaan yang ingin memahami bagaimana sistem informasi dapat meningkatkan efisiensi dan transparansi dalam pengelolaan ATK di organisasi mereka. Pelatihan ini akan memberikan wawasan tentang manfaat jangka panjang penggunaan teknologi dalam pengelolaan sumber daya. Pemateri/ Trainer Pelatihan Sistem Informasi Pengelolaan Alat Tulis Kantor Di Era Modern Pelatihan ini akan diberikan oleh Trainer dari kalangan Praktisi, Akademisi dan Konsultan berpengalaman di bidangnya masing-masing. Sebelum pelatihan berlangsung Anda juga dapat berkomunikasi dengan tim training kami untuk menentukan outcome/ kompetensi yang ingin Anda capai setelah mengikuti pelatihan ini. Metode Pelatihan Sistem Pengelolaan Atk Materi yang akan disampaikan dalam training menggunakan metode yang terdiri dari presentasi 20% , Diskusi 20%, dan Praktek kurang lebih 60 % dari keseluruhan materi pelatihan yang akan disampaikan oleh pemateri kami.  Namun jika dirasa metode ini kurang tepat untuk Tim dan Perusahaan Anda, tidak perlu sungkan untuk mendiskusikan hal ini kepada tim training kami sehingga kompetensi yang diharapkan sesuai dengan kebutuhan Perusahaan tempat Anda bekerja. Lokasi Pelatihan Keamanan Informasi Training ini dilaksanakan di beberapa kota-kota besar di Indonesia seperti Ibukota DKI Jakarta, Bandung, Bali, Yogyakarta, Malang, Surabaya, Lombok dan juga kota Batam. Jika Anda membutuhkan pelatihan di kota lain silahkan menghubungi tim marketing kami. Jadwal Training Terbaru di Tahun 2026 Januari : 16-17 Januari 2026 Februari : 13-14 Februari 2026 Maret : 5-6 Maret 2026 April : 24-25 April 2026 Mei : 21-22 Mei 2026 Juni : 11-12 Juni 2026 Juli : 16-17 Juli 2026 Agustus : 20-21 Agustus 2026 September…
Read more


June 11, 2025 0
TRAINING E - TENDER

TRAINING E – TENDER

  TRAINING E – TENDER   DESKRIPSI TRAINING E – TENDER Pelatihan e-tendering sangat penting dalam era digital ini, terutama bagi organisasi atau perusahaan yang ingin meningkatkan efisiensi dan transparansi dalam proses pengadaan barang dan jasa. Dengan adanya pelatihan ini, para peserta dapat memahami cara mengoperasikan sistem e-tender yang berbasis teknologi informasi, yang memungkinkan mereka untuk melakukan lelang secara online dengan mudah dan cepat. Proses pengadaan yang sebelumnya memakan waktu dan rawan penyalahgunaan dapat lebih terstruktur dan transparan. Selain itu, pelatihan ini juga memberikan pemahaman mengenai peraturan dan tata cara yang harus diikuti dalam sistem e-tender, sehingga mengurangi potensi kesalahan atau penyimpangan. Melalui pelatihan e-tendering, peserta diharapkan dapat mengoptimalkan penggunaan teknologi dalam mendukung proses bisnis yang lebih efektif dan efisien. TUJUAN PELATIHAN E – TENDER Tujuan pelatihan e-tendering adalah untuk memberikan pemahaman dan keterampilan kepada peserta dalam mengoperasikan sistem e-tender secara efektif dan efisien. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan peserta mengenai prosedur pengadaan barang dan jasa secara elektronik, yang mencakup cara melakukan registrasi, mengelola tender, hingga proses evaluasi penawaran. Selain itu, pelatihan ini bertujuan untuk meminimalkan potensi kesalahan dan penyalahgunaan dalam proses pengadaan, serta mendorong penerapan prinsip transparansi dan akuntabilitas. Dengan pelatihan e-tendering, peserta diharapkan dapat mempercepat proses pengadaan, mengurangi biaya, dan meningkatkan kompetisi antar penyedia barang dan jasa untuk mendapatkan hasil yang optimal. LIST OUTLINE MATERI PELATIHAN E – TENDER Pengenalan E-Tendering Definisi dan konsep dasar e-tendering Pentingnya e-tendering dalam pengadaan barang/jasa Manfaat e-tendering bagi penyedia dan pengguna Peraturan dan Kebijakan Terkait E-Tendering Regulasi dan undang-undang pengadaan elektronik Kebijakan pemerintah terkait e-tendering Etika dan tata cara pengadaan yang baik (Good Procurement Practices) Persiapan Sistem E-Tendering Registrasi pengguna (pemerintah dan penyedia barang/jasa) Pengaturan akun dan peran pengguna dalam sistem e-tender Persyaratan teknis dan infrastruktur pendukung Proses Pelaksanaan E-Tender Prosedur pembuatan dan penerbitan dokumen tender Pengumuman tender secara elektronik Pendaftaran peserta tender Pengajuan dan evaluasi penawaran Pengelolaan Tender Elektronik Pengelolaan dan pemantauan tahapan tender Penanganan perubahan atau klarifikasi tender Pengendalian dokumen tender dalam sistem Evaluasi Penawaran Proses evaluasi penawaran secara elektronik Kriteria dan metode evaluasi dalam e-tendering Prosedur penetapan pemenang tender Keamanan dan Integritas Sistem E-Tendering Keamanan data dan informasi dalam e-tendering Perlindungan hak privasi peserta Sistem audit dan pelaporan untuk memastikan transparansi Studi Kasus dan Simulasi Praktik Praktik langsung penggunaan platform e-tendering Simulasi proses pengajuan tender dan evaluasi penawaran Diskusi studi kasus pengadaan yang menggunakan e-tendering Tanya Jawab dan Diskusi Menjawab pertanyaan peserta mengenai materi pelatihan Diskusi mengenai tantangan dan solusi dalam implementasi e-tendering Penutupan dan Evaluasi Pelatihan Ringkasan materi Penilaian pelatihan dan feedback dari peserta Sertifikat dan tindak lanjut pelatihan PESERTA YANG MEMBUTUHKAN PELATIHAN E – TENDER Penyelenggara Pengadaan (Pemerintah) Pejabat Pengadaan: Mereka yang bertanggung jawab dalam merencanakan, melaksanakan, dan mengawasi proses pengadaan barang/jasa di instansi pemerintah. Panitia Lelang: Anggota tim yang menangani proses tender, termasuk evaluasi penawaran dan pemilihan penyedia barang/jasa. Penyedia Layanan Sistem Pengadaan Elektronik (LPSE): Petugas yang mengelola dan memelihara sistem e-tendering di instansi pemerintah. Penyedia Barang dan Jasa Perusahaan Penyedia Barang/Jasa: Pengusaha atau perusahaan yang ingin mengikuti tender pengadaan untuk menawarkan produk atau layanan mereka. Pelatihan ini membantu mereka dalam memahami cara mendaftar, mengajukan penawaran, serta mengikuti proses evaluasi tender secara elektronik. Manajer Pengadaan: Profesional yang bertanggung jawab dalam mengelola dan memonitor proses tender dari sisi penyedia barang/jasa. Pengawas dan Auditor Auditor Internal dan Eksternal: Mereka yang memeriksa dan memastikan bahwa proses pengadaan berlangsung sesuai dengan prosedur yang benar dan transparan, serta mencegah adanya penyimpangan dalam proses tender. Konsultan dan Penasihat Pengadaan Konsultan Pengadaan: Profesional yang memberikan nasihat kepada instansi pemerintah atau perusahaan dalam merancang, melaksanakan, dan mengelola proses pengadaan barang/jasa, termasuk yang berbasis e-tendering. Pihak yang Terlibat dalam Pengelolaan Anggaran dan Keuangan Manajer Keuangan dan Anggaran: Mereka yang bertugas dalam merencanakan dan mengelola anggaran pengadaan, serta mengawasi penggunaan dana dalam proses tender. Pengguna Sistem E-Tendering Administrator Sistem: Mereka yang bertanggung jawab dalam pengelolaan dan pemeliharaan sistem e-tendering untuk memastikan bahwa platform berjalan lancar dan aman. Pemateri/ Trainer Pelatihan E – Tender Pelatihan ini akan diberikan oleh Trainer dari kalangan Praktisi, Akademisi dan Konsultan berpengalaman di bidangnya masing-masing. Sebelum pelatihan berlangsung Anda juga dapat berkomunikasi dengan tim training kami untuk menentukan outcome/ kompetensi yang ingin Anda capai setelah mengikuti pelatihan ini. Metode Pelatihan Pelaksanaan E-Tender Materi yang akan disampaikan dalam training menggunakan metode yang terdiri dari presentasi 20% , Diskusi 20%, dan Praktek kurang lebih 60 % dari keseluruhan materi pelatihan yang akan disampaikan oleh pemateri kami.  Namun jika dirasa metode ini kurang tepat untuk Tim dan Perusahaan Anda, tidak perlu sungkan untuk mendiskusikan hal ini kepada tim training kami sehingga kompetensi yang diharapkan sesuai dengan kebutuhan Perusahaan tempat Anda bekerja. Lokasi Pelatihan Pengelolaan Tender Elektronik Training ini dilaksanakan di beberapa kota-kota besar di Indonesia seperti Ibukota DKI Jakarta, Bandung, Bali, Yogyakarta, Malang, Surabaya, Lombok dan juga kota Batam. Jika Anda membutuhkan pelatihan di kota lain silahkan menghubungi tim marketing kami. Jadwal Training Terbaru di Tahun 2026 Januari : 16-17 Januari 2026 Februari : 13-14 Februari 2026 Maret : 5-6 Maret 2026 April : 24-25 April 2026 Mei : 21-22 Mei 2026 Juni : 11-12 Juni 2026 Juli : 16-17 Juli 2026 Agustus : 20-21 Agustus 2026 September : 17-18 September 2026 Oktober : 8-9 Oktober 2026 November : 12-13 November 2026 Desember : 17-18 Desember 2026 Selain Jadwal yang sudah kami tentukan tahun ini. Tanggal pelaksanaan pelatihan tersebut juga dapat disesuaikan dengan kebutuhan calon peserta. Sebelum menentukan tanggal pelaksanaan pelatihan sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu kepada tim marketing kami. Investasi Training Pengelolaan Tender Elektronik Offline tahun 2026 ini : Berikut ini adalah biaya investasi pelatihan tahun 2025 : Jakarta : Rp7.500.000,- Bandung : Rp7.500.000,- Jogja : Rp7.000.000,- Surabaya : Rp7.500.000, Bali : Rp8.500.000,- Lombok: Rp9.500.000,- Batam : Rp9.500.000,- Malang : Rp7.500.000,- Biaya investasi dapat berubaha sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan di website ini. Untuk mendapatkan Promo atau Diskon potongan biaya Investasi kami sarankan untuk menghubungi tim marketing pelatihan kami melalui Whatsapp atau email. Apabila perusahaan membutuhkan paket in house training, anggaran investasi pelatihan dapat menyesuaikan dengan anggaran perusahaan. Fasilitas Pelatihan untuk Paket Group (Minimal 2 orang peserta dari perusahaan yang sama): FREE Airport pickup service (Gratis…
Read more


June 4, 2025 0
TRAINING TEKNIK DAN SKILL PUBLIKASI COMPANY PROFILE BERBASIS DIGITAL

TRAINING TEKNIK DAN SKILL PUBLIKASI COMPANY PROFILE BERBASIS DIGITAL

TRAINING TEKNIK DAN SKILL PUBLIKASI COMPANY PROFILE BERBASIS DIGITAL   DESKRIPSI TRAINING TEKNIK DAN SKILL PUBLIKASI COMPANY PROFILE BERBASIS DIGITAL Pelatihan teknik dan skill publikasi company profile berbasis digital sangat penting untuk membantu perusahaan dalam memperkenalkan diri secara efektif di era digital saat ini. Dengan perkembangan teknologi informasi yang pesat, perusahaan perlu memanfaatkan platform digital untuk menjangkau audiens yang lebih luas dan membangun citra positif. Pelatihan ini mengajarkan keterampilan dalam membuat dan menyebarkan company profile yang menarik, menggunakan media digital seperti website, sosial media, dan platform lainnya. Selain itu, kemampuan untuk memahami SEO (Search Engine Optimization), desain grafis, dan teknik penulisan yang menarik menjadi kunci agar company profile dapat menjangkau pasar yang tepat dan memperkuat posisi kompetitif perusahaan di dunia digital. TUJUAN PELATIHAN TEKNIK DAN SKILL PUBLIKASI COMPANY PROFILE BERBASIS DIGITAL Tujuan pelatihan teknik dan skill publikasi company profile berbasis digital adalah untuk membekali peserta dengan pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan dalam membuat dan mempublikasikan company profile secara efektif di dunia digital. Pelatihan ini bertujuan agar peserta mampu mengoptimalkan penggunaan berbagai platform digital, seperti website, media sosial, dan aplikasi lainnya, untuk memperkenalkan perusahaan kepada audiens yang lebih luas. Selain itu, tujuan lainnya adalah agar peserta dapat menguasai teknik-teknik desain grafis, penulisan konten yang menarik, serta memahami SEO (Search Engine Optimization) untuk meningkatkan visibilitas online perusahaan. Dengan demikian, perusahaan dapat membangun citra positif, memperluas jangkauan pasar, dan memperkuat daya saing di pasar digital. LIST OUTLINE MATERI PELATIHAN TEKNIK DAN SKILL PUBLIKASI COMPANY PROFILE BERBASIS DIGITAL Pengenalan Company Profile Digital Pengertian dan pentingnya company profile Perbedaan company profile tradisional dan digital Manfaat company profile digital untuk perusahaan Strategi Penyusunan Company Profile Digital Menentukan tujuan publikasi company profile Identifikasi audiens target dan cara menyasar mereka Menentukan pesan utama yang ingin disampaikan Struktur dan komponen utama dalam company profile digital Desain dan Visualisasi Company Profile Prinsip dasar desain grafis untuk company profile Pemilihan warna, font, dan elemen visual yang mendukung brand Penggunaan gambar dan video untuk memperkaya konten Tools desain yang dapat digunakan untuk membuat company profile digital (misalnya Canva, Adobe Spark) Penulisan Konten Company Profile yang Menarik Teknik penulisan konten yang persuasif dan informatif Pembuatan narasi yang menggambarkan nilai perusahaan Menulis deskripsi produk/layanan secara efektif Penyusunan bagian tim dan visi-misi perusahaan Optimasi SEO untuk Company Profile Digital Dasar-dasar SEO (Search Engine Optimization) Penggunaan kata kunci (keywords) yang relevan Teknik meningkatkan visibilitas di mesin pencari (Google) Optimasi gambar dan metadata untuk SEO Pemilihan dan Pengelolaan Platform Digital untuk Publikasi Pemilihan platform digital yang tepat (website, media sosial, aplikasi) Pengelolaan akun media sosial dan website perusahaan Teknik publikasi dan distribusi konten di berbagai platform digital Analisis dan pengukuran efektivitas publikasi menggunakan alat analitik Interaktivitas dan Pengembangan Lebih Lanjut Meningkatkan interaktivitas melalui fitur digital (formulir kontak, chatbot, link ke produk) Penggunaan testimonial dan ulasan pelanggan Pengembangan company profile berbasis digital ke dalam video, infografis, dan presentasi interaktif Evaluasi dan Monitoring Performa Company Profile Digital Metrik yang digunakan untuk mengukur efektivitas publikasi Feedback pengguna dan respons audiens Perbaikan berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas company profile digital Studi Kasus dan Diskusi Pembahasan studi kasus perusahaan yang sukses menggunakan company profile digital Diskusi dan praktik langsung membuat company profile digital Penutupan dan Tindak Lanjut Kesimpulan pelatihan Rencana tindak lanjut dan implementasi dalam perusahaan peserta Sesi tanya jawab dan feedback PESERTA YANG MEMBUTUHKAN PELATIHAN TEKNIK DAN SKILL PUBLIKASI COMPANY PROFILE BERBASIS DIGITAL Pemilik dan Manajer Perusahaan Kecil dan Menengah (UKM) Pemilik atau manajer bisnis UKM yang ingin memperkenalkan dan mempromosikan perusahaan mereka secara lebih efektif di dunia digital. Tim Pemasaran dan Komunikasi Anggota tim pemasaran yang bertanggung jawab untuk mengelola citra dan komunikasi perusahaan melalui berbagai platform digital. Tim komunikasi yang ingin meningkatkan kualitas dan visibilitas company profile perusahaan di dunia maya. Tim Pengelola Media Sosial Profesional yang mengelola akun media sosial perusahaan dan membutuhkan keterampilan untuk menyajikan informasi yang tepat dan menarik melalui platform sosial media. Desainer Grafis dan Kreatif Desainer yang bertugas membuat materi visual, seperti company profile berbasis digital yang menarik, dan ingin mengembangkan keterampilan desain untuk platform digital. Pengelola Website dan Pengembang Digital Pengelola website atau developer yang terlibat dalam pembaruan dan pemeliharaan website perusahaan serta publikasi company profile secara digital. Tim Sales dan Business Development Profesional penjualan dan pengembangan bisnis yang memerlukan company profile digital sebagai alat untuk menarik klien dan mitra bisnis potensial. Public Relations (PR) dan Media Relations Profesional PR yang ingin memperkenalkan perusahaan dengan cara yang lebih inovatif dan efisien melalui platform digital, serta membangun hubungan dengan audiens. Startup dan Perusahaan yang Baru Berdiri Tim di perusahaan baru yang memerlukan keterampilan untuk membangun dan mendistribusikan company profile mereka secara digital, sehingga bisa menarik perhatian investor, mitra, atau pelanggan. Freelancer atau Konsultan Digital Konsultan atau freelancer yang bekerja dengan berbagai klien dan ingin memperluas pengetahuan tentang pembuatan dan publikasi company profile berbasis digital. Tim HR dan Rekrutmen Tim HR yang menggunakan company profile untuk memperkenalkan perusahaan kepada calon karyawan dan membangun employer branding melalui platform digital. Pemateri/ Trainer Pelatihan Teknik Dan Skill Publikasi Company Profile Berbasis Digital Pelatihan ini akan diberikan oleh Trainer dari kalangan Praktisi, Akademisi dan Konsultan berpengalaman di bidangnya masing-masing. Sebelum pelatihan berlangsung Anda juga dapat berkomunikasi dengan tim training kami untuk menentukan outcome/ kompetensi yang ingin Anda capai setelah mengikuti pelatihan ini. Metode Pelatihan Strategi Materi yang akan disampaikan dalam training menggunakan metode yang terdiri dari presentasi 20% , Diskusi 20%, dan Praktek kurang lebih 60 % dari keseluruhan materi pelatihan yang akan disampaikan oleh pemateri kami.  Namun jika dirasa metode ini kurang tepat untuk Tim dan Perusahaan Anda, tidak perlu sungkan untuk mendiskusikan hal ini kepada tim training kami sehingga kompetensi yang diharapkan sesuai dengan kebutuhan Perusahaan tempat Anda bekerja. Lokasi Pelatihan Platform Digital Training ini dilaksanakan di beberapa kota-kota besar di Indonesia seperti Ibukota DKI Jakarta, Bandung, Bali, Yogyakarta, Malang, Surabaya, Lombok dan juga kota Batam. Jika Anda membutuhkan pelatihan di kota lain silahkan menghubungi tim marketing kami. Jadwal Training Terbaru di Tahun 2026 Januari : 16-17 Januari 2026 Februari : 13-14 Februari 2026 Maret : 5-6 Maret 2026 April : 24-25 April 2026 Mei : 21-22…
Read more


June 2, 2025 0
TRAINING SYSTEMS ANALYSIS AND DESIGN

TRAINING SYSTEMS ANALYSIS AND DESIGN

TRAINING SYSTEMS ANALYSIS AND DESIGN   DESKRIPSI TRAINING SYSTEMS ANALYSIS AND DESIGN Pelatihan Systems Analysis and Design sangat penting dalam pengembangan sistem informasi yang efektif dan efisien. Melalui pelatihan ini, peserta diajarkan bagaimana menganalisis kebutuhan pengguna dan merancang solusi yang tepat untuk memecahkan masalah bisnis. Proses analisis yang matang membantu mengidentifikasi kelemahan dan peluang dalam sistem yang ada, sementara desain sistem yang baik memastikan integrasi yang mulus dan keberlanjutan dalam operasional organisasi. Selain itu, pelatihan ini juga meningkatkan kemampuan peserta dalam berkomunikasi dengan berbagai pihak terkait, seperti pengembang dan pemangku kepentingan, sehingga memastikan solusi yang dikembangkan benar-benar memenuhi kebutuhan dan tujuan bisnis yang telah ditetapkan. TUJUAN PELATIHAN SYSTEMS ANALYSIS AND DESIGN Tujuan pelatihan Systems Analysis and Design adalah untuk memberikan pemahaman yang mendalam tentang teknik dan metodologi yang digunakan dalam menganalisis dan merancang sistem informasi. Pelatihan ini bertujuan agar peserta dapat mengidentifikasi masalah yang ada dalam sistem saat ini, mengumpulkan dan menganalisis kebutuhan pengguna, serta merancang solusi yang tepat dan efisien. Selain itu, tujuan lain dari pelatihan ini adalah untuk meningkatkan keterampilan dalam mendokumentasikan spesifikasi sistem, mengelola proyek pengembangan sistem, dan memastikan bahwa solusi yang dirancang dapat diimplementasikan dengan sukses dan memenuhi kebutuhan bisnis. Pelatihan ini juga bertujuan untuk membekali peserta dengan kemampuan beradaptasi terhadap perubahan teknologi dan kebutuhan bisnis yang terus berkembang. LIST OUTLINE MATERI PELATIHAN SYSTEMS ANALYSIS AND DESIGN Pengenalan Sistem Informasi dan Pengembangan Sistem Definisi dan komponen sistem informasi Jenis-jenis sistem informasi dalam organisasi Siklus hidup pengembangan sistem (SDLC) Proses Sistem Analisis Pengumpulan data dan informasi (Wawancara, survei, observasi, studi dokumen) Identifikasi masalah dan peluang dalam sistem Analisis kebutuhan pengguna Pemetaan alur proses bisnis Model dan Metode Analisis Sistem Diagram alur data (Data Flow Diagram/DFD) Entity Relationship Diagram (ERD) Use Case Diagram Diagram alir proses (Flowchart) Perancangan Sistem Desain arsitektur sistem Desain basis data dan struktur data Desain antarmuka pengguna (User Interface) Desain alur kontrol dan proses sistem Pengujian dan Evaluasi Sistem Teknik pengujian sistem (Unit Testing, Integration Testing, User Acceptance Testing) Evaluasi sistem terhadap kebutuhan dan tujuan bisnis Dokumentasi hasil pengujian dan umpan balik pengguna Manajemen Proyek Pengembangan Sistem Perencanaan dan pengorganisasian proyek Penjadwalan dan anggaran Pengelolaan risiko dalam pengembangan sistem Pengelolaan tim pengembang Perkenalan dengan Metodologi Pengembangan Sistem Waterfall Model Prototype Model Spiral Model Agile Methodology (Scrum, Kanban) Implementasi dan Pemeliharaan Sistem Proses implementasi dan migrasi sistem Pelatihan pengguna dan dokumentasi sistem Pemeliharaan dan pembaruan sistem Manajemen perubahan dan pengelolaan versi sistem Tantangan dan Tren Terkini dalam Sistem Analisis dan Desain Big Data dan Sistem Informasi Pengembangan sistem berbasis Cloud Kecerdasan buatan dan sistem berbasis AI Keamanan sistem informasi Studi Kasus dan Latihan Praktis Menganalisis kasus nyata dalam pengembangan sistem Menerapkan teknik analisis dan desain pada proyek simulasi PESERTA YANG MEMBUTUHKAN PELATIHAN SYSTEMS ANALYSIS AND DESIGN Analis Sistem Analis sistem yang bertanggung jawab untuk mengidentifikasi kebutuhan bisnis dan merancang solusi teknologi yang efektif, akan sangat diuntungkan dengan pelatihan ini. Mereka perlu memiliki keterampilan dalam mengumpulkan data, menganalisis masalah, dan merancang sistem yang sesuai. Pengembang Perangkat Lunak (Software Developers) Pengembang perangkat lunak yang terlibat dalam proses desain dan implementasi sistem akan mendapat manfaat dari pemahaman yang lebih baik tentang bagaimana merancang sistem yang efektif sesuai dengan analisis kebutuhan yang telah dilakukan. Manajer Proyek IT Manajer proyek yang mengawasi pengembangan dan implementasi sistem informasi perlu memahami metodologi analisis dan desain untuk memastikan proyek berjalan lancar, sesuai anggaran, dan dalam batas waktu yang ditentukan. Arsitek Sistem Arsitek sistem yang bertanggung jawab untuk merancang struktur teknis dan infrastruktur dari sebuah sistem juga membutuhkan pelatihan ini untuk memastikan desain sistem yang efektif dan dapat diskalakan. Pemangku Kepentingan Bisnis Pemangku kepentingan atau perwakilan bisnis yang terlibat dalam perencanaan dan pembuatan keputusan terkait sistem informasi juga dapat memperoleh wawasan tentang bagaimana sistem dirancang dan bagaimana teknologi dapat mendukung tujuan bisnis mereka. Administrator Sistem Administrator sistem yang bertanggung jawab untuk pemeliharaan dan operasional sistem akan mendapat manfaat dari pemahaman mendalam tentang desain dan analisis sistem untuk memastikan bahwa sistem yang ada berfungsi dengan baik dan sesuai dengan kebutuhan yang berkembang. Konsultan IT Konsultan IT yang memberikan nasihat kepada organisasi tentang pengembangan dan penerapan sistem informasi perlu memahami teknik analisis dan desain sistem untuk memberikan solusi yang tepat sesuai dengan kebutuhan bisnis klien. Mahasiswa dan Pendidik di Bidang Teknologi Informasi Mahasiswa yang mengambil jurusan teknologi informasi atau bidang terkait, serta pendidik yang mengajarkan topik ini, membutuhkan pelatihan untuk memperdalam pemahaman mereka tentang proses pengembangan sistem yang baik dan benar. Pemateri/ Trainer Pelatihan Systems Analysis And Design Pelatihan ini akan diberikan oleh Trainer dari kalangan Praktisi, Akademisi dan Konsultan berpengalaman di bidangnya masing-masing. Sebelum pelatihan berlangsung Anda juga dapat berkomunikasi dengan tim training kami untuk menentukan outcome/ kompetensi yang ingin Anda capai setelah mengikuti pelatihan ini. Metode Pelatihan Perancangan Sistem Materi yang akan disampaikan dalam training menggunakan metode yang terdiri dari presentasi 20% , Diskusi 20%, dan Praktek kurang lebih 60 % dari keseluruhan materi pelatihan yang akan disampaikan oleh pemateri kami.  Namun jika dirasa metode ini kurang tepat untuk Tim dan Perusahaan Anda, tidak perlu sungkan untuk mendiskusikan hal ini kepada tim training kami sehingga kompetensi yang diharapkan sesuai dengan kebutuhan Perusahaan tempat Anda bekerja. Lokasi Pelatihan Pengembangan Sistem Training ini dilaksanakan di beberapa kota-kota besar di Indonesia seperti Ibukota DKI Jakarta, Bandung, Bali, Yogyakarta, Malang, Surabaya, Lombok dan juga kota Batam. Jika Anda membutuhkan pelatihan di kota lain silahkan menghubungi tim marketing kami. Jadwal Training Terbaru di Tahun 2026 Januari : 16-17 Januari 2026 Februari : 13-14 Februari 2026 Maret : 5-6 Maret 2026 April : 24-25 April 2026 Mei : 21-22 Mei 2026 Juni : 11-12 Juni 2026 Juli : 16-17 Juli 2026 Agustus : 20-21 Agustus 2026 September : 17-18 September 2026 Oktober : 8-9 Oktober 2026 November : 12-13 November 2026 Desember : 17-18 Desember 2026 Selain Jadwal yang sudah kami tentukan tahun ini. Tanggal pelaksanaan pelatihan tersebut juga dapat disesuaikan dengan kebutuhan calon peserta. Sebelum menentukan tanggal pelaksanaan pelatihan sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu kepada tim marketing kami. Investasi Training Pengembangan Sistem Offline tahun 2026 ini : Berikut ini adalah biaya investasi pelatihan tahun 2025 : Jakarta : Rp7.500.000,- Bandung…
Read more


June 1, 2025 0
TRAINING SOFTWARE TESTING FOUNDATION

TRAINING SOFTWARE TESTING FOUNDATION

TRAINING SOFTWARE TESTING FOUNDATION   DESKRIPSI TRAINING SOFTWARE TESTING FOUNDATION Pelatihan Software Testing Foundation sangat penting dalam memastikan kualitas perangkat lunak yang dihasilkan. Dengan pelatihan ini, peserta akan memahami konsep dasar pengujian perangkat lunak, termasuk teknik-teknik pengujian manual dan otomatis, serta cara mengidentifikasi dan menangani bug atau masalah dalam aplikasi. Selain itu, pelatihan ini memberikan pemahaman tentang pentingnya dokumentasi pengujian, manajemen risiko, serta berbagai metodologi pengujian yang digunakan di industri. Dengan memiliki pengetahuan dasar yang kuat dalam software testing, individu dan tim pengembangan perangkat lunak dapat mengurangi kesalahan, meningkatkan efisiensi, dan menghasilkan produk yang lebih handal serta memenuhi harapan pengguna. TUJUAN PELATIHAN SOFTWARE TESTING FOUNDATION Meningkatkan Pemahaman Tentang Pengujian: Membekali peserta dengan pengetahuan dasar tentang berbagai teknik dan metodologi pengujian perangkat lunak, seperti pengujian fungsional, pengujian regresi, dan pengujian keamanan. Mengidentifikasi Bug dan Masalah pada Perangkat Lunak: Melatih peserta untuk mampu mendeteksi dan menganalisis bug serta masalah pada perangkat lunak sejak awal pengembangan, untuk memastikan kualitas produk yang dihasilkan. Meningkatkan Keterampilan Komunikasi: Mengajarkan peserta cara mendokumentasikan dan mengkomunikasikan hasil pengujian secara efektif kepada tim pengembang, manajer proyek, dan pemangku kepentingan lainnya. Meningkatkan Kualitas Produk: Dengan keterampilan yang diperoleh, peserta diharapkan dapat berkontribusi dalam memastikan perangkat lunak yang dihasilkan bebas dari kesalahan dan memiliki performa yang optimal, sehingga meningkatkan kepuasan pengguna akhir. Mempersiapkan Sertifikasi: Mempersiapkan peserta untuk sertifikasi internasional dalam bidang pengujian perangkat lunak, seperti ISTQB Foundation Level, yang dapat meningkatkan kredibilitas dan peluang karier di industri TI. LIST OUTLINE MATERI PELATIHAN SOFTWARE TESTING FOUNDATION 1. Pengenalan Pengujian Perangkat Lunak (Software Testing) Definisi dan tujuan pengujian perangkat lunak Pentingnya pengujian dalam siklus hidup perangkat lunak Jenis-jenis pengujian: manual vs otomatis Peran pengujian dalam memastikan kualitas perangkat lunak 2. Dasar-Dasar Pengujian Perangkat Lunak Prinsip dasar pengujian perangkat lunak Pengujian tidak dapat sepenuhnya mengidentifikasi semua bug Pengujian dilakukan untuk mendeteksi kesalahan, bukan untuk membuktikan aplikasi bebas kesalahan Proses pengujian: perencanaan, pelaksanaan, dan pelaporan 3. Tahapan Pengujian Perangkat Lunak Pengujian pada tahap pengembangan: Unit testing, Integration testing Pengujian pada tahap sistem: System testing, Acceptance testing Pengujian non-fungsional: Performance testing, Security testing Pengujian regresi dan pengujian ulang 4. Teknik Pengujian Pengujian fungsional vs pengujian non-fungsional Teknik pengujian: Black-box testing, White-box testing, Grey-box testing Teknik pengujian berbasis risiko dan berbasis spesifikasi Exploratory testing dan ad-hoc testing 5. Metodologi Pengujian Waterfall, Agile, dan DevOps: pendekatan pengujian dalam berbagai metodologi pengembangan perangkat lunak Pengujian dalam konteks pengembangan Agile (Scrum, Kanban) Continuous Testing dalam DevOps 6. Perencanaan Pengujian Menyusun rencana pengujian (Test Plan) Menyusun desain kasus uji (Test Case Design) Penentuan kriteria keberhasilan dan kegagalan pengujian Estimasi waktu dan sumber daya untuk pengujian 7. Alat dan Teknologi Pengujian Pengujian manual vs otomatis Penggunaan alat otomatisasi pengujian (misalnya Selenium, JUnit) Alat untuk manajemen pengujian dan pelaporan (misalnya TestRail, Jira) 8. Pelaporan Hasil Pengujian Menyusun laporan pengujian yang efektif Melaporkan temuan, bug, dan isu selama pengujian Cara mengkomunikasikan hasil pengujian kepada pemangku kepentingan 9. Pengujian di Lingkungan Agile dan DevOps Pengujian berkelanjutan dalam lingkungan Agile dan DevOps Kolaborasi antara penguji, pengembang, dan pemangku kepentingan lainnya Praktik pengujian dalam Continuous Integration dan Continuous Deployment (CI/CD) 10. Kualitas Perangkat Lunak dan Manajemen Risiko Hubungan antara pengujian dan kualitas perangkat lunak Identifikasi dan mitigasi risiko dalam pengujian Pengujian berbasis risiko dan pentingnya penentuan prioritas 11. Persiapan Sertifikasi ISTQB Foundation Level Persyaratan dan struktur ujian ISTQB Foundation Level Tips dan teknik untuk mempersiapkan ujian sertifikasi Materi penting yang perlu dipelajari untuk sertifikasi ISTQB 12. Penutupan dan Tinjauan Review keseluruhan materi pelatihan Diskusi dan tanya jawab Langkah-langkah berikutnya dalam pengembangan karier pengujian perangkat lunak PESERTA YANG MEMBUTUHKAN PELATIHAN SOFTWARE TESTING FOUNDATION Software Tester (Penguji Perangkat Lunak) Deskripsi: Individu yang bertanggung jawab untuk melakukan pengujian perangkat lunak guna memastikan kualitasnya. Pelatihan ini akan membantu mereka memahami teknik pengujian, perencanaan, dan pelaporan yang efektif. Software Developer (Pengembang Perangkat Lunak) Deskripsi: Meskipun pengembang fokus pada pengkodean, mereka perlu memahami pengujian untuk menulis kode yang lebih berkualitas dan dapat diuji. Pelatihan ini membantu mereka memahami pengujian dari perspektif penguji dan mengintegrasikan pengujian ke dalam siklus pengembangan. Quality Assurance (QA) Engineer Deskripsi: QA Engineer yang bertanggung jawab untuk menjaga standar kualitas perangkat lunak dapat memanfaatkan pelatihan ini untuk memperdalam pemahaman mereka tentang pengujian dan bagaimana mereka dapat berkontribusi dalam meningkatkan kualitas produk. Project Manager atau Team Lead Deskripsi: Manajer proyek atau pemimpin tim yang perlu memahami pengujian untuk merencanakan dan mengelola proyek perangkat lunak dengan lebih baik. Pelatihan ini memberi mereka pemahaman tentang pengujian, estimasi sumber daya, dan pengelolaan risiko yang terkait dengan kualitas perangkat lunak. Business Analyst (Analis Bisnis) Deskripsi: Analis bisnis yang bekerja dengan pengembang untuk mendefinisikan persyaratan perangkat lunak akan memperoleh manfaat dari pelatihan ini untuk memahami bagaimana persyaratan mereka diuji dan dipastikan sesuai dengan harapan klien atau pengguna. System Administrator atau DevOps Engineer Deskripsi: Mereka yang terlibat dalam pengelolaan infrastruktur dan pengujian integrasi perangkat lunak dapat memanfaatkan pengetahuan dari pelatihan ini untuk memastikan bahwa pengujian dilakukan secara efektif dalam lingkungan produksi atau pengembangan berkelanjutan. Fresh Graduates atau Pemula di Industri TI Deskripsi: Lulusan baru atau mereka yang baru memasuki dunia pengujian perangkat lunak akan mendapatkan dasar yang kuat dalam pengujian perangkat lunak, yang bisa membantu mereka memahami peran mereka dan beradaptasi dengan cepat di tempat kerja. Profesional yang Ingin Beralih Karier ke Software Testing Deskripsi: Individu yang ingin beralih karier dari bidang lain ke dunia pengujian perangkat lunak dapat memperoleh pemahaman dasar dan keterampilan yang dibutuhkan untuk memulai karier baru di bidang ini. Stakeholders atau Pemangku Kepentingan dalam Proyek Perangkat Lunak Deskripsi: Pemangku kepentingan yang terlibat dalam proyek pengembangan perangkat lunak (misalnya, manajer produk, klien, atau pihak yang terlibat dalam pengambilan keputusan) juga akan mendapat manfaat untuk memahami pentingnya pengujian dan kualitas perangkat lunak. Pemateri/ Trainer Pelatihan Software Testing Foundation Pelatihan ini akan diberikan oleh Trainer dari kalangan Praktisi, Akademisi dan Konsultan berpengalaman di bidangnya masing-masing. Sebelum pelatihan berlangsung Anda juga dapat berkomunikasi dengan tim training kami untuk menentukan outcome/ kompetensi yang ingin Anda capai setelah mengikuti pelatihan ini. Metode Pelatihan Teknik Pengujian Materi yang akan disampaikan dalam training menggunakan metode yang terdiri dari presentasi 20% , Diskusi 20%, dan Praktek kurang lebih 60 % dari…
Read more


May 29, 2025 0
TRAINING SOFTWARE QUALITY ASSURANCE

TRAINING SOFTWARE QUALITY ASSURANCE

TRAINING SOFTWARE QUALITY ASSURANCE   DESKRIPSI TRAINING SOFTWARE QUALITY ASSURANCE Pelatihan Software Quality Assurance (QA) sangat penting untuk memastikan bahwa perangkat lunak yang dikembangkan memiliki kualitas yang tinggi, aman, dan bebas dari bug atau kesalahan yang dapat merugikan pengguna. Dengan pelatihan QA, para profesional dapat memahami berbagai teknik pengujian perangkat lunak, mulai dari pengujian fungsional hingga pengujian performa dan keamanan. Ini membantu mereka untuk mendeteksi masalah sejak dini dalam siklus pengembangan, yang mengurangi biaya perbaikan di tahap akhir. Selain itu, pelatihan QA juga meningkatkan efisiensi tim pengembang dengan memastikan bahwa perangkat lunak yang dirilis memenuhi standar kualitas yang telah ditetapkan, memberikan pengalaman pengguna yang lebih baik dan meningkatkan reputasi perusahaan. TUJUAN PELATIHAN SOFTWARE QUALITY ASSURANCE Meningkatkan Keterampilan Pengujian: Peserta akan belajar berbagai jenis pengujian, termasuk pengujian fungsional, pengujian keamanan, dan pengujian kinerja, untuk memastikan perangkat lunak bebas dari cacat. Meningkatkan Efisiensi Proses Pengembangan: Dengan memahami prinsip QA, peserta dapat membantu tim pengembang mendeteksi masalah lebih awal, mengurangi waktu dan biaya yang diperlukan untuk perbaikan. Menjamin Kepuasan Pengguna: Pelatihan QA membantu dalam menciptakan perangkat lunak yang lebih stabil dan mudah digunakan, yang pada gilirannya meningkatkan pengalaman pengguna. Meningkatkan Kolaborasi Tim: Pelatihan ini mendorong kolaborasi yang lebih baik antara tim pengembang dan penguji, memastikan kualitas perangkat lunak lebih mudah dicapai melalui kerja sama yang efektif. Meningkatkan Reputasi Perusahaan: Dengan menghasilkan produk perangkat lunak yang berkualitas tinggi, perusahaan dapat membangun reputasi yang baik di mata pengguna dan klien. LIST OUTLINE MATERI PELATIHAN SOFTWARE QUALITY ASSURANCE Pengenalan Software Quality Assurance (QA) Definisi dan tujuan QA Pentingnya QA dalam pengembangan perangkat lunak Peran QA dalam siklus hidup perangkat lunak Proses dan Metodologi QA Model pengembangan perangkat lunak (Waterfall, Agile, DevOps) Pengujian berbasis risiko dan pengujian berbasis spesifikasi Siklus hidup pengujian perangkat lunak (Software Testing Life Cycle) Jenis-Jenis Pengujian Perangkat Lunak Pengujian fungsional (Functional Testing) Pengujian non-fungsional (Non-Functional Testing) Pengujian kinerja (Performance Testing) Pengujian keamanan (Security Testing) Pengujian regresi dan pengujian integrasi Pengujian sistem dan pengujian penerimaan pengguna (User Acceptance Testing – UAT) Teknik Pengujian Pengujian manual vs. pengujian otomatis Pengujian berbasis skenario dan pengujian berbasis data Teknik-teknik pengujian (Boundary Value Analysis, Equivalence Partitioning, dan lainnya) Alat Pengujian (Testing Tools) Pengenalan alat pengujian manual dan otomatis (misalnya Selenium, JUnit, TestComplete) Alat untuk pengujian kinerja (misalnya LoadRunner, JMeter) Alat untuk pengujian keamanan (misalnya OWASP ZAP, Burp Suite) Pengujian di Lingkungan Agile dan DevOps Peran QA dalam metodologi Agile (Scrum, Kanban) Integrasi pengujian dalam pipeline DevOps Continuous Testing dan Continuous Integration (CI/CD) Manajemen Defek dan Pelaporan Hasil Pengujian Proses pelaporan defek (bug tracking) Sistem manajemen pengujian (misalnya JIRA, TestRail) Pengukuran kualitas perangkat lunak (metric dan KPI dalam QA) Automasi Pengujian Pengertian dan manfaat otomatisasi pengujian Proses dan strategi otomatisasi pengujian Penentuan kriteria untuk pengujian otomatis vs. manual Kualitas dan Standar QA Standar internasional untuk QA (ISO 9001, IEEE) Kepatuhan terhadap standar dan regulasi industri (GDPR, HIPAA, dll.) Best practices dalam QA Tantangan dan Tren Terbaru dalam QA QA dalam era teknologi baru (AI, Machine Learning, IoT) Pengujian untuk aplikasi mobile dan cloud Tantangan pengujian dalam tim yang terdistribusi Studi Kasus dan Praktikum Simulasi pengujian perangkat lunak nyata Diskusi studi kasus QA dari industri Praktek langsung menggunakan alat pengujian Penutupan dan Evaluasi Pelatihan Evaluasi hasil pelatihan Diskusi dan sesi tanya jawab Sertifikat kelulusan dan tindak lanjut pelatihan PESERTA YANG MEMBUTUHKAN PELATIHAN SOFTWARE QUALITY ASSURANCE Pengembang Perangkat Lunak (Software Developers) Pengembang perangkat lunak perlu memahami praktik QA untuk menulis kode yang lebih bersih, efisien, dan dapat diuji dengan mudah. Pelatihan QA membantu mereka bekerja lebih erat dengan tim pengujian dan memahami pentingnya kualitas dalam pengembangan. Quality Assurance Engineers QA engineers adalah pihak yang langsung bertanggung jawab untuk menguji perangkat lunak. Mereka membutuhkan pelatihan untuk menguasai teknik pengujian terbaru, alat pengujian otomatis, serta metodologi yang digunakan untuk memastikan kualitas perangkat lunak. Manajer Proyek IT (IT Project Managers) Manajer proyek perlu memahami proses QA untuk mengelola tim pengembangan dengan efektif dan memastikan kualitas perangkat lunak selama siklus pengembangan. Pelatihan QA membantu mereka memanage risiko dan jadwal pengujian dengan lebih baik. Business Analysts (BA) Business analysts bertugas untuk memahami kebutuhan pengguna dan mendefinisikan spesifikasi perangkat lunak. Pelatihan QA memberi mereka wawasan tentang bagaimana spesifikasi yang baik dapat mempengaruhi kualitas perangkat lunak dan bagaimana memastikan bahwa persyaratan fungsional diuji dengan benar. Product Managers Product managers perlu memahami bagaimana kualitas perangkat lunak memengaruhi kepuasan pengguna dan kesuksesan produk. Pelatihan QA membantu mereka memahami pengujian pengguna dan pengujian penerimaan pengguna (UAT) untuk memastikan produk yang mereka rencanakan memenuhi harapan pasar. DevOps Engineers DevOps engineers berperan dalam mengotomatisasi pengujian dan integrasi dalam pipeline CI/CD (Continuous Integration/Continuous Delivery). Pelatihan QA membantu mereka memahami cara mengintegrasikan pengujian otomatis ke dalam siklus pengembangan perangkat lunak dengan lebih efektif. Tester dan Automation Testers Pengujian perangkat lunak (manual dan otomatis) adalah tugas utama mereka. Pelatihan QA memberikan keterampilan yang diperlukan untuk menguji perangkat lunak secara efektif, baik secara manual maupun dengan alat otomatis. Tim Support dan Customer Service Tim ini harus memiliki pemahaman dasar tentang kualitas perangkat lunak untuk menangani keluhan pengguna dengan lebih baik, serta memberikan umpan balik yang berguna untuk tim pengembangan. Perusahaan yang Mengadopsi Agile dan DevOps Organisasi yang mengimplementasikan metodologi Agile dan DevOps membutuhkan pelatihan QA untuk memastikan pengujian dilakukan secara berkelanjutan dan efektif sepanjang siklus pengembangan perangkat lunak. Pemateri/ Trainer Pelatihan Software Quality Assurance Pelatihan ini akan diberikan oleh Trainer dari kalangan Praktisi, Akademisi dan Konsultan berpengalaman di bidangnya masing-masing. Sebelum pelatihan berlangsung Anda juga dapat berkomunikasi dengan tim training kami untuk menentukan outcome/ kompetensi yang ingin Anda capai setelah mengikuti pelatihan ini. Metode Pelatihan Quality Assurance Materi yang akan disampaikan dalam training menggunakan metode yang terdiri dari presentasi 20% , Diskusi 20%, dan Praktek kurang lebih 60 % dari keseluruhan materi pelatihan yang akan disampaikan oleh pemateri kami.  Namun jika dirasa metode ini kurang tepat untuk Tim dan Perusahaan Anda, tidak perlu sungkan untuk mendiskusikan hal ini kepada tim training kami sehingga kompetensi yang diharapkan sesuai dengan kebutuhan Perusahaan tempat Anda bekerja. Lokasi Pelatihan Standar Qa Training ini dilaksanakan di beberapa kota-kota besar di Indonesia seperti Ibukota DKI Jakarta, Bandung, Bali, Yogyakarta, Malang, Surabaya, Lombok…
Read more


May 29, 2025 0
TRAINING SOFTWARE PROJECT MANAGEMENT

TRAINING SOFTWARE PROJECT MANAGEMENT

TRAINING SOFTWARE PROJECT MANAGEMENT   DESKRIPSI TRAINING SOFTWARE PROJECT MANAGEMENT Pelatihan Software Project Management (SPM) sangat penting untuk memastikan keberhasilan pengelolaan proyek perangkat lunak. Dalam dunia teknologi yang terus berkembang, keterampilan manajerial yang efektif dapat mempengaruhi kelancaran dan keberhasilan proyek. Pelatihan ini membantu para manajer proyek untuk memahami dan mengelola berbagai aspek, seperti perencanaan, pengendalian biaya, pengelolaan waktu, dan risiko yang ada. Dengan pelatihan SPM, tim pengembang dapat lebih terorganisir, menghindari kesalahan yang dapat merugikan, serta meningkatkan komunikasi antar pihak terkait. Selain itu, penguasaan metodologi manajemen proyek seperti Agile atau Waterfall juga dapat meningkatkan efisiensi dan produktivitas, memastikan proyek selesai tepat waktu dengan hasil yang optimal. TUJUAN PELATIHAN SOFTWARE PROJECT MANAGEMENT Meningkatkan Kemampuan Manajerial: Peserta pelatihan dapat mengelola tim, anggaran, waktu, dan sumber daya secara efisien untuk memastikan proyek perangkat lunak berjalan sesuai rencana. Mengurangi Risiko Proyek: Pelatihan ini membantu peserta untuk mengidentifikasi dan mengelola risiko yang mungkin timbul selama pengembangan perangkat lunak, sehingga mengurangi potensi kegagalan proyek. Meningkatkan Komunikasi Tim: Pelatihan ini mengajarkan cara berkomunikasi secara efektif antara semua pihak yang terlibat dalam proyek, termasuk pengembang, klien, dan pemangku kepentingan lainnya. Mengoptimalkan Penggunaan Metodologi yang Tepat: Peserta dilatih untuk memilih dan menerapkan metodologi manajemen proyek yang sesuai, seperti Agile, Scrum, atau Waterfall, sesuai dengan kebutuhan proyek. Memastikan Kualitas dan Kepuasan Klien: Dengan pendekatan yang terstruktur, pelatihan SPM bertujuan untuk meningkatkan kualitas produk akhir serta memastikan kepuasan klien terhadap hasil proyek. Pengelolaan Proyek yang Efisien dan Tepat Waktu: Tujuan lainnya adalah mengajarkan bagaimana merencanakan, melaksanakan, dan memonitor proyek dengan cara yang efisien, agar dapat diselesaikan tepat waktu dan sesuai anggaran. LIST OUTLINE MATERI PELATIHAN SOFTWARE PROJECT MANAGEMENT Pengenalan Software Project Management Definisi dan pentingnya manajemen proyek perangkat lunak Peran manajer proyek dalam pengembangan perangkat lunak Siklus hidup proyek perangkat lunak Perencanaan Proyek Penyusunan rencana proyek Penentuan ruang lingkup proyek (scope) Penyusunan anggaran dan estimasi biaya Penjadwalan proyek dan pengelolaan waktu Pengelolaan sumber daya manusia dalam proyek Metodologi Manajemen Proyek Perbedaan antara metodologi tradisional (Waterfall) dan metodologi Agile Pemahaman tentang Scrum, Kanban, dan teknik Agile lainnya Kelebihan dan kekurangan masing-masing metodologi Pemilihan metodologi yang tepat sesuai kebutuhan proyek Pengelolaan Risiko Proyek Identifikasi risiko dalam proyek perangkat lunak Teknik untuk mengevaluasi dan mengelola risiko Strategi mitigasi risiko Penanganan perubahan yang tak terduga dalam proyek Pengelolaan Tim dan Komunikasi Manajemen sumber daya manusia (SDM) dalam proyek perangkat lunak Pengelolaan tim lintas fungsi dan kolaborasi Teknik komunikasi yang efektif dalam tim Meningkatkan motivasi dan produktivitas tim Pengawasan dan Pengendalian Proyek Metode pemantauan kemajuan proyek Pengendalian biaya, waktu, dan kualitas proyek Teknik pelaporan proyek dan pembaruan status Penanganan masalah dan penyimpangan dari rencana Manajemen Kualitas dalam Proyek Perangkat Lunak Prinsip-prinsip manajemen kualitas Pengujian perangkat lunak dan penerapan teknik QA (Quality Assurance) Penjaminan kualitas selama siklus hidup proyek Peran audit dan review dalam manajemen kualitas Penutupan Proyek Proses penutupan proyek perangkat lunak Evaluasi hasil proyek dan pencapaian tujuan Pengelolaan dokumentasi proyek Pengalaman dan pembelajaran dari proyek Studi Kasus dan Latihan Praktik Studi kasus pengelolaan proyek perangkat lunak nyata Simulasi dan praktik langsung dalam manajemen proyek Analisis kesalahan umum dalam pengelolaan proyek dan solusinya Penilaian dan Umpan Balik Evaluasi pemahaman peserta terhadap materi Diskusi dan tanya jawab Umpan balik untuk pengembangan lebih lanjut dalam manajemen proyek perangkat lunak PESERTA YANG MEMBUTUHKAN PELATIHAN SOFTWARE PROJECT MANAGEMENT Manajer Proyek (Project Managers) Manajer proyek perangkat lunak membutuhkan keterampilan manajerial untuk merencanakan, mengorganisir, dan mengawasi proyek perangkat lunak agar sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan, termasuk anggaran, waktu, dan kualitas. Pengembang Perangkat Lunak (Software Developers) Pengembang perangkat lunak yang terlibat dalam proyek dapat memperoleh manfaat dari pemahaman yang lebih baik tentang manajemen proyek, yang membantu mereka dalam bekerja lebih efisien, berkomunikasi dengan lebih baik dengan manajer proyek, dan memahami prioritas dan ruang lingkup proyek. Tim QA (Quality Assurance) Tim QA perlu memahami manajemen proyek untuk mengelola proses pengujian perangkat lunak dengan lebih efektif, memastikan kualitas produk akhir, serta berkolaborasi dengan pengembang dan manajer proyek dalam menyelesaikan masalah kualitas. Product Owners dan Business Analysts Product owners dan business analysts yang terlibat dalam mendefinisikan ruang lingkup proyek dan persyaratan bisnis perangkat lunak akan mendapatkan manfaat dengan memahami prinsip-prinsip manajemen proyek untuk menyelaraskan tujuan bisnis dengan implementasi teknis. Tim IT dan Infrastruktur Anggota tim IT yang terlibat dalam mendukung proyek perangkat lunak perlu memahami manajemen proyek untuk memastikan infrastruktur yang dibutuhkan tersedia, serta membantu merencanakan dan mengelola aspek teknis yang mendukung pengembangan perangkat lunak. CIO dan Eksekutif Senior Chief Information Officer (CIO) atau eksekutif senior lainnya yang memiliki tanggung jawab dalam pengelolaan portofolio proyek perangkat lunak dalam organisasi akan memperoleh wawasan tentang cara memantau, mengelola, dan mengarahkan proyek agar mendukung tujuan strategis perusahaan. Freelancer atau Konsultan IT Para freelancer atau konsultan yang bekerja pada proyek perangkat lunak juga memerlukan pelatihan ini untuk membantu mereka mengelola proyek secara mandiri, mengelola hubungan dengan klien, dan memastikan proyek selesai tepat waktu dengan anggaran yang efisien. Pemilik Startup Teknologi Pemilik atau pendiri startup teknologi yang mengelola pengembangan produk perangkat lunak dapat memanfaatkan pelatihan ini untuk memastikan proyek mereka berjalan dengan lancar, meskipun mereka mungkin memiliki sumber daya terbatas. Pendidikan dan Pelatihan (Trainer/Instructor) Pelatih atau instruktur yang mengajarkan kursus terkait manajemen proyek perangkat lunak juga perlu memahami praktik terbaik dan metodologi yang diajarkan dalam pelatihan ini. Pemateri/ Trainer Pelatihan Software Project Management Pelatihan ini akan diberikan oleh Trainer dari kalangan Praktisi, Akademisi dan Konsultan berpengalaman di bidangnya masing-masing. Sebelum pelatihan berlangsung Anda juga dapat berkomunikasi dengan tim training kami untuk menentukan outcome/ kompetensi yang ingin Anda capai setelah mengikuti pelatihan ini. Metode Pelatihan Microsoft Project Materi yang akan disampaikan dalam training menggunakan metode yang terdiri dari presentasi 20% , Diskusi 20%, dan Praktek kurang lebih 60 % dari keseluruhan materi pelatihan yang akan disampaikan oleh pemateri kami.  Namun jika dirasa metode ini kurang tepat untuk Tim dan Perusahaan Anda, tidak perlu sungkan untuk mendiskusikan hal ini kepada tim training kami sehingga kompetensi yang diharapkan sesuai dengan kebutuhan Perusahaan tempat Anda bekerja. Lokasi Pelatihan Manajemen Proyek Training ini dilaksanakan di beberapa kota-kota besar di Indonesia seperti Ibukota DKI Jakarta, Bandung, Bali, Yogyakarta, Malang, Surabaya, Lombok dan juga kota Batam.…
Read more


May 29, 2025 0
TRAINING SECURITY VULNERABILITY ASSESSMENT

TRAINING SECURITY VULNERABILITY ASSESSMENT

TRAINING SECURITY VULNERABILITY ASSESSMENT   DESKRIPSI TRAINING SECURITY VULNERABILITY ASSESSMENT Pelatihan Security Vulnerability Assessment sangat penting untuk meningkatkan kemampuan para profesional keamanan dalam mengidentifikasi dan mengatasi kerentanannya sistem. Dengan pelatihan ini, peserta akan dibekali keterampilan untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap potensi celah keamanan yang dapat dieksploitasi oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Mengingat ancaman siber yang terus berkembang, pemahaman mendalam mengenai teknik-teknik analisis kerentanannya menjadi sangat krusial untuk melindungi aset dan data sensitif organisasi. Selain itu, pelatihan ini membantu memperkuat budaya keamanan siber dalam perusahaan, mencegah potensi serangan, serta memastikan bahwa langkah mitigasi yang tepat dapat diterapkan untuk meminimalisir risiko dan dampak yang mungkin terjadi. TUJUAN PELATIHAN SECURITY VULNERABILITY ASSESSMENT Tujuan pelatihan Security Vulnerability Assessment adalah untuk membekali peserta dengan keterampilan dan pengetahuan yang dibutuhkan untuk mengidentifikasi, menganalisis, dan mengatasi kerentanannya pada sistem dan infrastruktur teknologi informasi. Melalui pelatihan ini, peserta diharapkan dapat melakukan evaluasi terhadap potensi celah keamanan yang ada, memahami alat dan teknik yang digunakan dalam proses assessment, serta dapat menyusun rencana mitigasi yang efektif untuk mengurangi risiko yang ditimbulkan oleh kerentanan tersebut. Selain itu, pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya keamanan siber dan memberi kemampuan praktis bagi individu atau tim untuk menjaga integritas, kerahasiaan, dan ketersediaan data organisasi. LIST OUTLINE MATERI PELATIHAN SECURITY VULNERABILITY ASSESSMENT Pendahuluan tentang Keamanan Siber Definisi dan pentingnya keamanan siber Jenis-jenis ancaman dan serangan siber Peran Security Vulnerability Assessment dalam menjaga keamanan Pengenalan Vulnerability Assessment Apa itu Vulnerability Assessment? Tujuan dan manfaat dari Vulnerability Assessment Perbedaan antara Vulnerability Assessment dan Penetration Testing Proses Vulnerability Assessment Langkah-langkah dasar dalam melakukan Vulnerability Assessment Identifikasi dan pemetaan aset yang akan dievaluasi Menentukan cakupan dan skala penilaian Alat dan Teknik dalam Vulnerability Assessment Penggunaan alat otomasi (Nessus, OpenVAS, Nexpose, dll.) Teknik pemindaian dan analisis kerentanannya Pemanfaatan vulnerability database (CVE, NVD) Kategori Kerentanannya dan Dampaknya Jenis-jenis kerentanannya: misalnya, kerentanannya aplikasi web, sistem operasi, jaringan Klasifikasi tingkat keparahan (CVSS Score) Dampak dari kerentanannya terhadap bisnis dan data organisasi Penilaian dan Analisis Kerentanannya Menilai temuan hasil pemindaian Menganalisis potensi risiko dan dampaknya Mengidentifikasi false positives dan false negatives Manajemen Risiko dan Mitigasi Kerentanannya Strategi mitigasi dan perbaikan kerentanannya Penyusunan laporan dan rekomendasi perbaikan Pengelolaan patching dan update untuk mengurangi kerentanannya Best Practices dalam Vulnerability Assessment Rekomendasi dan praktik terbaik dalam melakukan evaluasi kerentanannya Pengintegrasian Vulnerability Assessment dalam kebijakan keamanan Menjaga keberlanjutan evaluasi dan perbaikan kerentanannya Studi Kasus dan Simulasi Simulasi langsung penilaian kerentanannya menggunakan alat tertentu Pembahasan studi kasus dari dunia nyata mengenai kerentanannya Diskusi kelompok untuk menganalisis temuan dan solusi Tantangan dan Tren Terbaru dalam Keamanan Ancaman dan kerentanannya yang sedang berkembang Tren terbaru dalam teknologi dan serangan siber Persiapan untuk menghadapi ancaman di masa depan Ujian dan Evaluasi Akhir Penilaian pemahaman peserta tentang materi yang telah diajarkan Evaluasi praktik dan penguasaan alat analisis kerentanannya PESERTA YANG MEMBUTUHKAN PELATIHAN SECURITY VULNERABILITY ASSESSMENT Profesional Keamanan Siber (Cyber Security Professionals) Untuk meningkatkan keterampilan dalam mengidentifikasi, menganalisis, dan menangani kerentanannya di sistem dan aplikasi yang ada. Tim IT dan Sistem Administrator Untuk memahami cara melakukan penilaian kerentanannya di infrastruktur jaringan, server, dan sistem yang dikelola, serta mengetahui bagaimana cara memperbaikinya. Pengembang Aplikasi (Software Developers) Agar dapat memahami potensi kerentanannya pada aplikasi yang mereka buat, serta mengetahui cara mencegahnya melalui kode yang aman dan proses pengujian yang tepat. Manajer Keamanan TI (IT Security Managers) Untuk memahami gambaran umum dan strategi yang lebih baik dalam pengelolaan risiko serta menyusun kebijakan keamanan berbasis penilaian kerentanannya. Auditor Keamanan dan Compliance Officer Untuk memastikan bahwa organisasi telah melaksanakan penilaian kerentanannya secara rutin dan sesuai dengan standar serta peraturan yang berlaku. Peneliti Keamanan (Security Researchers) Untuk memperdalam teknik dan metodologi dalam menemukan dan mengatasi kerentanannya, serta mengikuti tren terbaru dalam dunia keamanan siber. CISO (Chief Information Security Officer) dan Tim Manajemen Risiko Agar dapat menyusun strategi keamanan yang lebih komprehensif dan melakukan penilaian risiko yang berbasis pada kerentanannya di seluruh infrastruktur organisasi. Konsultan Keamanan TI Untuk memperluas kemampuan mereka dalam membantu organisasi lain melakukan audit dan evaluasi keamanan secara menyeluruh. Tim Respon Insiden (Incident Response Teams) Agar dapat lebih siap dalam menghadapi dan mengatasi ancaman dengan pemahaman yang lebih baik tentang titik-titik kerentanannya yang mungkin dieksploitasi oleh pelaku ancaman. Pihak yang Terlibat dalam Transformasi Digital dan Cloud Computing Agar dapat mengenali potensi kerentanannya dalam adopsi teknologi baru seperti cloud, IoT (Internet of Things), dan aplikasi berbasis web. Pemateri/ Trainer Pelatihan Security Vulnerability Assessment Pelatihan ini akan diberikan oleh Trainer dari kalangan Praktisi, Akademisi dan Konsultan berpengalaman di bidangnya masing-masing. Sebelum pelatihan berlangsung Anda juga dapat berkomunikasi dengan tim training kami untuk menentukan outcome/ kompetensi yang ingin Anda capai setelah mengikuti pelatihan ini. Metode Pelatihan Vulnerability Assessment Materi yang akan disampaikan dalam training menggunakan metode yang terdiri dari presentasi 20% , Diskusi 20%, dan Praktek kurang lebih 60 % dari keseluruhan materi pelatihan yang akan disampaikan oleh pemateri kami.  Namun jika dirasa metode ini kurang tepat untuk Tim dan Perusahaan Anda, tidak perlu sungkan untuk mendiskusikan hal ini kepada tim training kami sehingga kompetensi yang diharapkan sesuai dengan kebutuhan Perusahaan tempat Anda bekerja. Lokasi Pelatihan Manajemen Risiko Training ini dilaksanakan di beberapa kota-kota besar di Indonesia seperti Ibukota DKI Jakarta, Bandung, Bali, Yogyakarta, Malang, Surabaya, Lombok dan juga kota Batam. Jika Anda membutuhkan pelatihan di kota lain silahkan menghubungi tim marketing kami. Jadwal Training Terbaru di Tahun 2026 Januari : 16-17 Januari 2026 Februari : 13-14 Februari 2026 Maret : 5-6 Maret 2026 April : 24-25 April 2026 Mei : 21-22 Mei 2026 Juni : 11-12 Juni 2026 Juli : 16-17 Juli 2026 Agustus : 20-21 Agustus 2026 September : 17-18 September 2026 Oktober : 8-9 Oktober 2026 November : 12-13 November 2026 Desember : 17-18 Desember 2026 Selain Jadwal yang sudah kami tentukan tahun ini. Tanggal pelaksanaan pelatihan tersebut juga dapat disesuaikan dengan kebutuhan calon peserta. Sebelum menentukan tanggal pelaksanaan pelatihan sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu kepada tim marketing kami. Investasi Training Manajemen Risiko Offline tahun 2026 ini : Berikut ini adalah biaya investasi pelatihan tahun 2025 : Jakarta : Rp7.500.000,- Bandung : Rp7.500.000,- Jogja : Rp7.000.000,- Surabaya : Rp7.500.000, Bali : Rp8.500.000,- Lombok: Rp9.500.000,- Batam :…
Read more


May 26, 2025 0
TRAINING SECURITY RISK ASSESSMENT

TRAINING SECURITY RISK ASSESSMENT

TRAINING SECURITY RISK ASSESSMENT   DESKRIPSI TRAINING SECURITY RISK ASSESSMENT Pelatihan Security Risk Assessment sangat penting untuk memastikan organisasi dapat mengidentifikasi, menilai, dan mengelola potensi ancaman terhadap sistem dan data yang dimilikinya. Dengan pelatihan ini, karyawan atau profesional keamanan dapat memahami berbagai jenis risiko yang dapat mempengaruhi operasi perusahaan, mulai dari ancaman siber hingga risiko fisik. Pengetahuan ini memungkinkan mereka untuk membuat strategi mitigasi yang tepat guna mengurangi kerugian yang mungkin terjadi. Selain itu, pelatihan ini juga meningkatkan kemampuan untuk merancang kebijakan keamanan yang lebih efektif, memperkuat pertahanan sistem, dan menjaga keberlanjutan operasional organisasi. Oleh karena itu, Security Risk Assessment menjadi kunci dalam membangun budaya keamanan yang proaktif dan responsif. TUJUAN PELATIHAN SECURITY RISK ASSESSMENT Tujuan pelatihan Security Risk Assessment adalah untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada peserta dalam mengidentifikasi, mengevaluasi, dan mengelola risiko keamanan yang dapat mengancam aset dan operasional organisasi. Pelatihan ini bertujuan agar peserta dapat melakukan penilaian risiko secara sistematis, menentukan potensi ancaman dan kerentanannya, serta merancang strategi mitigasi yang efektif untuk meminimalkan dampak dari risiko yang teridentifikasi. Selain itu, tujuan lainnya adalah meningkatkan kesadaran dan pemahaman tentang pentingnya perlindungan data dan informasi, serta membekali peserta dengan alat dan teknik yang diperlukan untuk mengimplementasikan kebijakan dan prosedur keamanan yang lebih baik di lingkungan organisasi. LIST OUTLINE MATERI PELATIHAN SECURITY RISK ASSESSMENT Pendahuluan tentang Keamanan dan Risiko Definisi keamanan informasi Pentingnya manajemen risiko dalam keamanan Jenis-jenis ancaman dan kerentanannya Prinsip Dasar Security Risk Assessment Tujuan dan manfaat dari Security Risk Assessment Proses dan metodologi Risk Assessment Keterkaitan antara keamanan fisik dan siber Identifikasi Aset dan Sumber Daya Mengidentifikasi aset kritis organisasi Menilai nilai dan pentingnya aset Klasifikasi informasi dan data sensitif Identifikasi dan Penilaian Ancaman Jenis-jenis ancaman (internal, eksternal, alam, manusia) Analisis ancaman dan dampaknya terhadap organisasi Studi kasus ancaman keamanan yang umum Analisis Kerentanannya Menilai kerentanan sistem dan infrastruktur Proses penilaian kerentanannya (misalnya, audit keamanan) Teknik untuk mendeteksi dan mengurangi kerentanannya Penilaian Dampak dan Kemungkinan Risiko Mengukur dampak potensial dari ancaman Menghitung kemungkinan terjadinya risiko Menentukan level risiko (low, medium, high) Penyusunan Rencana Mitigasi Risiko Strategi mitigasi risiko (menghindar, mengurangi, menerima, atau mentransfer) Pengelolaan kontrol keamanan Prioritas mitigasi berdasarkan hasil penilaian risiko Implementasi dan Pengawasan Keamanan Implementasi langkah mitigasi dan kontrol keamanan Pengawasan dan pemantauan risiko secara berkelanjutan Evaluasi dan pembaruan kebijakan keamanan Penyusunan Laporan Risiko Menyusun laporan hasil penilaian risiko Menyajikan rekomendasi mitigasi dan tindakan yang diambil Pemangku kepentingan dan pelaporan risiko Studi Kasus dan Simulasi Praktik Diskusi studi kasus terkait security risk assessment Simulasi identifikasi dan penilaian risiko Evaluasi hasil simulasi dan pembelajaran dari praktik Penutupan dan Evaluasi Pelatihan Ringkasan materi yang telah dipelajari Evaluasi efektivitas pelatihan Tanya jawab dan diskusi penutupan PESERTA YANG MEMBUTUHKAN PELATIHAN SECURITY RISK ASSESSMENT Profesional Keamanan Informasi Para ahli yang bertanggung jawab untuk mengelola kebijakan dan prosedur keamanan di organisasi, seperti Chief Information Security Officer (CISO), Security Analysts, dan Security Engineers. Manajer IT dan Sistem Manajer yang mengelola infrastruktur teknologi dan sistem informasi yang rentan terhadap ancaman, termasuk manajer jaringan, manajer aplikasi, dan manajer sistem. Tim Audit Keamanan dan Kepatuhan Auditor internal dan eksternal yang perlu mengevaluasi dan mengaudit risiko keamanan dalam organisasi serta memastikan kepatuhan terhadap standar dan regulasi terkait. Pengelola Risiko Profesional yang bertanggung jawab untuk mengidentifikasi, menilai, dan mengelola risiko dalam organisasi, baik itu risiko teknis, operasional, maupun reputasional. Tim Manajemen Keamanan Fisik Mereka yang bertanggung jawab atas pengamanan fisik terhadap fasilitas dan aset organisasi, termasuk keamanan gedung dan akses kontrol. Pengelola Proyek TI Manajer proyek teknologi yang perlu memastikan bahwa risiko keamanan dipertimbangkan dalam pengembangan dan pelaksanaan proyek baru atau perubahan sistem. Pengembang Perangkat Lunak dan Aplikasi Developer yang bekerja dengan aplikasi dan sistem yang mungkin rentan terhadap serangan, yang perlu memahami bagaimana risiko dapat mempengaruhi aplikasi yang mereka kembangkan. Kepala Departemen atau Manajer Operasional Pemimpin departemen yang perlu mengelola dan mengurangi risiko yang dapat mempengaruhi operasi sehari-hari dan keberlanjutan bisnis. Pengguna Umum dengan Akses ke Sistem Sensitif Karyawan yang bekerja dengan data atau sistem yang sensitif dan perlu memahami risiko serta cara mengelola potensi ancaman di tempat kerja mereka. Konsultan dan Penyedia Layanan Keamanan Konsultan keamanan dan perusahaan penyedia layanan keamanan yang bekerja dengan berbagai organisasi untuk membantu menilai dan mengelola risiko. Pemateri/ Trainer Pelatihan Security Risk Assessment Pelatihan ini akan diberikan oleh Trainer dari kalangan Praktisi, Akademisi dan Konsultan berpengalaman di bidangnya masing-masing. Sebelum pelatihan berlangsung Anda juga dapat berkomunikasi dengan tim training kami untuk menentukan outcome/ kompetensi yang ingin Anda capai setelah mengikuti pelatihan ini. Metode Pelatihan Analisis Kerentanannya Materi yang akan disampaikan dalam training menggunakan metode yang terdiri dari presentasi 20% , Diskusi 20%, dan Praktek kurang lebih 60 % dari keseluruhan materi pelatihan yang akan disampaikan oleh pemateri kami.  Namun jika dirasa metode ini kurang tepat untuk Tim dan Perusahaan Anda, tidak perlu sungkan untuk mendiskusikan hal ini kepada tim training kami sehingga kompetensi yang diharapkan sesuai dengan kebutuhan Perusahaan tempat Anda bekerja. Lokasi Pelatihan Mitigasi Risiko Training ini dilaksanakan di beberapa kota-kota besar di Indonesia seperti Ibukota DKI Jakarta, Bandung, Bali, Yogyakarta, Malang, Surabaya, Lombok dan juga kota Batam. Jika Anda membutuhkan pelatihan di kota lain silahkan menghubungi tim marketing kami. Jadwal Training Terbaru di Tahun 2026 Januari : 16-17 Januari 2026 Februari : 13-14 Februari 2026 Maret : 5-6 Maret 2026 April : 24-25 April 2026 Mei : 21-22 Mei 2026 Juni : 11-12 Juni 2026 Juli : 16-17 Juli 2026 Agustus : 20-21 Agustus 2026 September : 17-18 September 2026 Oktober : 8-9 Oktober 2026 November : 12-13 November 2026 Desember : 17-18 Desember 2026 Selain Jadwal yang sudah kami tentukan tahun ini. Tanggal pelaksanaan pelatihan tersebut juga dapat disesuaikan dengan kebutuhan calon peserta. Sebelum menentukan tanggal pelaksanaan pelatihan sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu kepada tim marketing kami. Investasi Training Mitigasi Risiko Offline tahun 2026 ini : Berikut ini adalah biaya investasi pelatihan tahun 2025 : Jakarta : Rp7.500.000,- Bandung : Rp7.500.000,- Jogja : Rp7.000.000,- Surabaya : Rp7.500.000, Bali : Rp8.500.000,- Lombok: Rp9.500.000,- Batam : Rp9.500.000,- Malang : Rp7.500.000,- Biaya investasi dapat berubaha sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan di website ini. Untuk mendapatkan Promo atau Diskon potongan biaya Investasi kami sarankan…
Read more


May 26, 2025 0
TRAINING PROJECT PLANNING AND CONTROL USING ORACLE PRIMAVERA

TRAINING PROJECT PLANNING AND CONTROL USING ORACLE PRIMAVERA

TRAINING PROJECT PLANNING AND CONTROL USING ORACLE PRIMAVERA P6   DESKRIPSI TRAINING PROJECT PLANNING AND CONTROL USING ORACLE PRIMAVERA Pelatihan Project Planning and Control using Oracle Primavera P6 sangat penting dalam mengelola proyek agar dapat berjalan dengan efisien dan efektif. Oracle Primavera P6 merupakan perangkat lunak yang membantu para profesional dalam merencanakan, mengatur, dan mengontrol jalannya proyek dengan lebih sistematis. Dengan memahami penggunaan perangkat ini, peserta pelatihan akan dapat mengelola waktu, biaya, sumber daya, dan risiko proyek dengan lebih baik. Selain itu, pelatihan ini juga membantu dalam meningkatkan kemampuan analisis untuk memprediksi potensi masalah serta menyusun solusi yang tepat, sehingga proyek dapat selesai tepat waktu dan sesuai anggaran. Kemampuan untuk menggunakan Primavera P6 juga memberikan keunggulan kompetitif dalam dunia kerja, terutama di bidang manajemen proyek. TUJUAN PELATIHAN PROJECT PLANNING AND CONTROL USING ORACLE PRIMAVERA P6 Tujuan dari pelatihan Project Planning and Control using Oracle Primavera P6 adalah untuk memberikan pemahaman dan keterampilan kepada peserta dalam merencanakan, mengelola, dan mengendalikan proyek menggunakan perangkat lunak Oracle Primavera P6. Pelatihan ini bertujuan agar peserta dapat memahami proses perencanaan proyek secara menyeluruh, mulai dari penjadwalan hingga pengendalian proyek, serta mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya, waktu, dan biaya. Selain itu, pelatihan ini juga bertujuan untuk meningkatkan kemampuan peserta dalam melakukan analisis risiko, pemantauan kemajuan proyek, serta pengambilan keputusan yang tepat untuk memastikan proyek selesai tepat waktu, dalam anggaran yang ditetapkan, dan sesuai dengan kualitas yang diharapkan. LIST OUTLINE MATERI PELATIHAN PROJECT PLANNING AND CONTROL USING ORACLE PRIMAVERA P6 Pendahuluan Pengertian manajemen proyek Pentingnya perencanaan dan pengendalian proyek Pengenalan Oracle Primavera P6 Dasar-Dasar Oracle Primavera P6 Antarmuka pengguna Primavera P6 Navigasi dasar dalam Primavera P6 Pengaturan dan konfigurasi awal Perencanaan Proyek dengan Primavera P6 Menyusun Work Breakdown Structure (WBS) Menentukan aktivitas dan urutan pekerjaan Penjadwalan proyek menggunakan Gantt Chart Mengatur durasi, sumber daya, dan biaya Pengelolaan Sumber Daya Pengelolaan sumber daya manusia, material, dan peralatan Penjadwalan sumber daya dan alokasi Optimasi sumber daya untuk efisiensi Pengendalian Proyek Pemantauan kemajuan proyek Membuat dan menganalisis laporan proyek Menggunakan earned value management (EVM) Melakukan perubahan dan penyesuaian jadwal Manajemen Risiko dalam Proyek Identifikasi risiko proyek Menggunakan Primavera P6 untuk analisis risiko Mitigasi dan pemantauan risiko Pelaporan dan Visualisasi Proyek Membuat laporan proyek kustom Menampilkan visualisasi data proyek Menggunakan dashboard untuk pemantauan real-time Integrasi dan Kolaborasi Tim Berkolaborasi dengan tim menggunakan Primavera P6 Integrasi dengan sistem lain (ERP, BIM, dll.) Pengelolaan komunikasi dan dokumentasi proyek Studi Kasus dan Simulasi Proyek Studi kasus perencanaan dan pengendalian proyek Simulasi penerapan Primavera P6 dalam proyek nyata Penutupan Evaluasi hasil pelatihan Diskusi dan tanya jawab Penyusunan rencana implementasi dalam proyek nyata PESERTA YANG MEMBUTUHKAN PELATIHAN PROJECT PLANNING AND CONTROL USING ORACLE PRIMAVERA P6 Manajer Proyek (Project Managers) Manajer proyek bertanggung jawab untuk merencanakan, mengelola, dan mengendalikan proyek dari awal hingga selesai. Pelatihan ini penting untuk meningkatkan keterampilan dalam merencanakan jadwal, alokasi sumber daya, dan mengendalikan proyek dengan menggunakan Primavera P6. Planner/Scheduler Profesional yang bekerja khusus dalam perencanaan dan penjadwalan proyek akan sangat diuntungkan dengan pelatihan ini, karena Primavera P6 memungkinkan mereka untuk membuat jadwal yang efisien dan memantau perkembangan proyek secara akurat. Staf Pengendalian Proyek (Project Controllers) Staf yang bertugas untuk memantau dan mengontrol jalannya proyek, termasuk pengelolaan biaya, waktu, dan sumber daya, akan mendapatkan manfaat besar dalam menggunakan Primavera P6 untuk pelaporan dan analisis kinerja proyek. Engineer/Technical Staff Insinyur dan staf teknis yang terlibat dalam proyek konstruksi, infrastruktur, atau teknik lainnya akan mendapat manfaat dalam merencanakan dan mengelola proyek mereka dengan lebih efisien menggunakan Primavera P6. Consultants dan Konsultan Manajemen Proyek Konsultan yang bekerja untuk berbagai perusahaan atau klien dalam membantu perencanaan dan pengelolaan proyek akan meningkatkan efektivitas mereka dalam memberikan solusi berbasis data dan analisis menggunakan Primavera P6. Pelaku Industri Konstruksi dan Infrastruktur Para profesional di industri konstruksi dan infrastruktur yang terlibat dalam proyek besar dan kompleks, di mana penjadwalan, pengendalian, dan alokasi sumber daya sangat krusial, akan sangat membutuhkan pelatihan ini. Manajer Risiko Profesional yang terlibat dalam identifikasi dan mitigasi risiko proyek juga akan mendapat keuntungan dengan menggunakan Primavera P6 untuk memantau dan mengelola potensi risiko proyek secara efektif. Tim Pengelola Sumber Daya Manusia (HR & Resource Managers) Tim yang bertanggung jawab dalam pengelolaan sumber daya manusia dan peralatan juga membutuhkan pemahaman yang baik tentang penggunaan Primavera P6 untuk pengalokasian dan optimasi sumber daya proyek. Penyelia Proyek (Project Supervisors) Penyelia yang bertugas mengawasi kegiatan sehari-hari di lapangan, mengontrol pelaksanaan proyek, dan melaporkan kemajuan kepada manajer proyek akan lebih efektif jika mereka memiliki keterampilan dalam menggunakan Primavera P6. Pembuat Keputusan dan Eksekutif Perusahaan Eksekutif dan pengambil keputusan yang terlibat dalam strategi proyek perlu memahami bagaimana perencanaan dan pengendalian proyek dilakukan dengan menggunakan alat yang efektif seperti Primavera P6 untuk memastikan kesuksesan proyek secara keseluruhan. Pemateri/ Trainer Pelatihan Project Planning And Control Using Oracle Primavera Pelatihan ini akan diberikan oleh Trainer dari kalangan Praktisi, Akademisi dan Konsultan berpengalaman di bidangnya masing-masing. Sebelum pelatihan berlangsung Anda juga dapat berkomunikasi dengan tim training kami untuk menentukan outcome/ kompetensi yang ingin Anda capai setelah mengikuti pelatihan ini. Metode Pelatihan Pengelolaan Sumber Daya Materi yang akan disampaikan dalam training menggunakan metode yang terdiri dari presentasi 20% , Diskusi 20%, dan Praktek kurang lebih 60 % dari keseluruhan materi pelatihan yang akan disampaikan oleh pemateri kami.  Namun jika dirasa metode ini kurang tepat untuk Tim dan Perusahaan Anda, tidak perlu sungkan untuk mendiskusikan hal ini kepada tim training kami sehingga kompetensi yang diharapkan sesuai dengan kebutuhan Perusahaan tempat Anda bekerja. Lokasi Pelatihan Manajemen Risiko Training ini dilaksanakan di beberapa kota-kota besar di Indonesia seperti Ibukota DKI Jakarta, Bandung, Bali, Yogyakarta, Malang, Surabaya, Lombok dan juga kota Batam. Jika Anda membutuhkan pelatihan di kota lain silahkan menghubungi tim marketing kami. Jadwal Training Terbaru di Tahun 2026 Januari : 16-17 Januari 2026 Februari : 13-14 Februari 2026 Maret : 5-6 Maret 2026 April : 24-25 April 2026 Mei : 21-22 Mei 2026 Juni : 11-12 Juni 2026 Juli : 16-17 Juli 2026 Agustus : 20-21 Agustus 2026 September : 17-18 September 2026 Oktober : 8-9 Oktober 2026 November : 12-13 November 2026 Desember : 17-18 Desember 2026 Selain Jadwal yang…
Read more


May 21, 2025 0
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.

Company

About Us

Contact Us

Products

Services

Blog

Features

Analytics

Engagement

Builder

Publisher

Help

Privacy Policy

Terms

Conditions

Privacy

Terms

Privacy Policy

Conditions

© 2023 Created with Royal Elementor Addons