TRAINING TEKNIK KOMUNIKASI SAFETY YANG PRIMA BERBASIS NLP

TRAINING TEKNIK KOMUNIKASI SAFETY YANG PRIMA BERBASIS NLP

  TRAINING TEKNIK KOMUNIKASI SAFETY YANG PRIMA BERBASIS NLP   DESKRIPSI TRAINING TEKNIK KOMUNIKASI SAFETY YANG PRIMA BERBASIS NLP Pelatihan teknik komunikasi safety yang prima berbasis NLP (Neuro-Linguistic Programming) sangat penting untuk meningkatkan keselamatan kerja di lingkungan industri. Dengan menggunakan pendekatan NLP, pelatihan ini membantu para pekerja untuk memahami dan mengelola cara berkomunikasi secara lebih efektif, terutama dalam situasi kritis yang memerlukan perhatian penuh terhadap detail dan risiko. Teknik komunikasi yang jelas, lugas, dan penuh empati akan mencegah terjadinya miskomunikasi yang berpotensi membahayakan. Selain itu, NLP juga memungkinkan pengembangan pola pikir positif dan respons yang cepat, sehingga pekerja dapat lebih sigap dalam menghadapi potensi bahaya. Dengan demikian, pelatihan ini tidak hanya meningkatkan keselamatan fisik, tetapi juga membangun budaya keselamatan yang kuat dalam organisasi. TUJUAN PELATIHAN TEKNIK KOMUNIKASI SAFETY YANG PRIMA BERBASIS NLP Meningkatkan Kesadaran Keselamatan: Membantu pekerja menyadari pentingnya komunikasi yang jelas dan tepat dalam menjaga keselamatan diri dan rekan kerja. Mengurangi Miskomunikasi: Mengajarkan cara berkomunikasi yang mengurangi kemungkinan terjadinya kesalahan atau kesalahpahaman yang dapat berisiko membahayakan keselamatan. Mengembangkan Pola Pikir Positif: Membentuk pola pikir yang fokus pada solusi dan kesigapan dalam menghadapi situasi berisiko. Meningkatkan Kemampuan Pengambilan Keputusan Cepat: Melalui teknik NLP, peserta pelatihan diharapkan mampu membuat keputusan dengan cepat dan tepat di bawah tekanan. Menciptakan Budaya Safety yang Kuat: Dengan komunikasi yang lebih baik, pelatihan ini bertujuan untuk menumbuhkan budaya keselamatan yang lebih solid dan saling mendukung di antara seluruh anggota tim. LIST OUTLINE MATERI PELATIHAN TEKNIK KOMUNIKASI SAFETY YANG PRIMA BERBASIS NLP 1. Pengenalan Tentang Komunikasi dan Safety Definisi komunikasi dalam konteks keselamatan Pentingnya komunikasi dalam menjaga keselamatan di tempat kerja Dampak miskomunikasi terhadap keselamatan kerja 2. Dasar-Dasar Neuro-Linguistic Programming (NLP) Pengertian dan prinsip dasar NLP Hubungan antara pikiran, bahasa, dan perilaku Teknik-teknik dasar NLP yang relevan dengan komunikasi safety 3. Pentingnya Bahasa yang Jelas dan Tepat dalam Komunikasi Safety Penggunaan bahasa yang tidak ambigu Teknik framing dalam komunikasi keselamatan Menghindari penggunaan bahasa yang dapat memicu kebingungan atau ketakutan 4. Mengelola Emosi dan Stres dalam Situasi Kritis Teknik NLP untuk mengelola stres dan emosi negatif Mengembangkan pola pikir yang tenang dan rasional Menanggapi situasi bahaya dengan kepala dingin 5. Teknik Komunikasi Empatik dan Aktif Pentingnya mendengarkan dengan empati Teknik komunikasi aktif untuk memastikan pesan dipahami dengan jelas Membina hubungan yang saling percaya dalam tim untuk keselamatan 6. Menggunakan Reframing untuk Meningkatkan Pemahaman Teknik reframing dalam komunikasi untuk mengubah persepsi Menerjemahkan instruksi atau informasi safety menjadi lebih mudah dimengerti Mengubah perspektif untuk mencegah kecelakaan atau kesalahan 7. Penguatan Positif dalam Komunikasi Safety Teknik NLP untuk memberikan umpan balik positif dan konstruktif Menggunakan afirmasi untuk memotivasi tindakan safety yang baik Membangun budaya safety yang mendukung melalui komunikasi positif 8. Simulasi dan Praktik Teknik Komunikasi Safety Berbasis NLP Sesi role play untuk mengimplementasikan teknik komunikasi safety Simulasi situasi darurat untuk melatih reaksi dan komunikasi efektif Umpan balik langsung untuk peningkatan kemampuan komunikasi 9. Evaluasi dan Penilaian Pemahaman Peserta Diskusi kelompok untuk menganalisis kasus-kasus komunikasi dalam keselamatan Kuis atau tes untuk mengukur pemahaman teknik komunikasi safety berbasis NLP Penilaian individu untuk melihat kemampuan aplikasi teknik komunikasi safety 10. Penutupan dan Rencana Tindak Lanjut Merangkum poin-poin penting dari pelatihan Menyusun rencana tindak lanjut untuk penerapan teknik komunikasi safety berbasis NLP di tempat kerja Tanya jawab dan umpan balik dari peserta untuk perbaikan pelatihan PESERTA YANG MEMBUTUHKAN PELATIHAN TEKNIK KOMUNIKASI SAFETY YANG PRIMA BERBASIS NLP Manajer dan Supervisor Sebagai pemimpin yang bertanggung jawab untuk mengarahkan dan memastikan keselamatan tim, mereka membutuhkan keterampilan komunikasi yang jelas dan efektif untuk menghindari kesalahan atau kecelakaan di tempat kerja. Tim Keselamatan (Safety Officers) Mereka yang langsung menangani masalah keselamatan di lapangan perlu keterampilan komunikasi untuk memberikan instruksi yang tepat dan memotivasi pekerja dalam menjaga keselamatan kerja. Pekerja Lapangan (Operator, Teknisi, Pekerja Produksi) Pekerja yang berada di area berisiko tinggi membutuhkan pemahaman yang jelas tentang prosedur keselamatan serta cara berkomunikasi yang efektif, terutama dalam situasi darurat atau risiko tinggi. Tim Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) Anggota tim K3 perlu berkomunikasi dengan baik untuk menyampaikan informasi tentang prosedur keselamatan, serta untuk merespon insiden atau situasi berbahaya secara cepat dan efisien. Pekerja yang Baru Bergabung (New Hires) Pekerja baru perlu memahami budaya keselamatan dan belajar cara berkomunikasi dengan baik mengenai prosedur dan risiko yang ada di tempat kerja, serta menghindari potensi bahaya. Tim Manajemen dan HRD Pihak manajemen dan HRD membutuhkan pelatihan ini untuk memastikan bahwa keselamatan menjadi prioritas utama dalam budaya perusahaan dan bahwa komunikasi yang baik dapat diterapkan dalam seluruh organisasi. Tim Respons Darurat (Emergency Response Team) Anggota tim ini perlu keterampilan komunikasi yang cepat, jelas, dan efektif untuk menghindari kebingungan dan memastikan tindakan yang tepat di lapangan saat terjadi insiden. Pegawai yang Terlibat dalam Proses Pelatihan dan Sosialisasi Mereka yang terlibat dalam pelatihan atau penyuluhan tentang keselamatan kerja, baik sebagai fasilitator atau instruktur, juga perlu kemampuan komunikasi yang efektif untuk menyampaikan informasi secara jelas dan persuasif. Pemateri/ Trainer Pelatihan Teknik Komunikasi Safety Yang Prima Berbasis Nlp Pelatihan ini akan diberikan oleh Trainer dari kalangan Praktisi, Akademisi dan Konsultan berpengalaman di bidangnya masing-masing. Sebelum pelatihan berlangsung Anda juga dapat berkomunikasi dengan tim training kami untuk menentukan outcome/ kompetensi yang ingin Anda capai setelah mengikuti pelatihan ini. Metode Pelatihan Nlp Materi yang akan disampaikan dalam training menggunakan metode yang terdiri dari presentasi 20% , Diskusi 20%, dan Praktek kurang lebih 60 % dari keseluruhan materi pelatihan yang akan disampaikan oleh pemateri kami.  Namun jika dirasa metode ini kurang tepat untuk Tim dan Perusahaan Anda, tidak perlu sungkan untuk mendiskusikan hal ini kepada tim training kami sehingga kompetensi yang diharapkan sesuai dengan kebutuhan Perusahaan tempat Anda bekerja. Lokasi Pelatihan Teknik Komunikasi Training ini dilaksanakan di beberapa kota-kota besar di Indonesia seperti Ibukota DKI Jakarta, Bandung, Bali, Yogyakarta, Malang, Surabaya, Lombok dan juga kota Batam. Jika Anda membutuhkan pelatihan di kota lain silahkan menghubungi tim marketing kami. Jadwal Training Terbaru di Tahun 2026 Januari : 16-17 Januari 2026 Februari : 13-14 Februari 2026 Maret : 5-6 Maret 2026 April : 24-25 April 2026 Mei : 21-22 Mei 2026 Juni : 11-12 Juni 2026 Juli : 16-17 Juli 2026 Agustus :…
Read more


June 2, 2025 0
TRAINING FUNDAMENTAL GOVERNMENT RELATIONS

TRAINING FUNDAMENTAL GOVERNMENT RELATIONS

TRAINING FUNDAMENTAL GOVERNMENT RELATIONS   DESKRIPSI TRAINING FUNDAMENTAL GOVERNMENT RELATIONS Pelatihan fundamental Government Relations sangat penting karena membantu membangun hubungan yang efektif antara organisasi dan pemerintah. Dalam konteks yang terus berkembang, memahami kebijakan publik, peraturan, serta dinamika politik menjadi kunci untuk melancarkan komunikasi dan mempengaruhi pengambilan keputusan yang menguntungkan. Pelatihan ini memberi pemahaman mendalam tentang bagaimana cara berinteraksi dengan pejabat pemerintah, memahami kepentingan publik, serta mengelola isu-isu yang dapat mempengaruhi kebijakan. Dengan keterampilan ini, organisasi dapat merumuskan strategi yang tepat untuk memitigasi risiko, menciptakan peluang, dan memastikan bahwa kepentingan mereka diperhitungkan dalam proses pembuatan kebijakan yang relevan. TUJUAN PELATIHAN FUNDAMENTAL GOVERNMENT RELATIONS Tujuan dari pelatihan fundamental Government Relations adalah untuk memberikan pemahaman yang mendalam mengenai pentingnya hubungan yang baik antara organisasi dan pemerintah. Pelatihan ini bertujuan agar peserta dapat mengembangkan keterampilan dalam berkomunikasi secara efektif dengan pihak pemerintah, memahami dinamika kebijakan publik, serta cara mengelola isu-isu politik yang berpotensi mempengaruhi organisasi. Selain itu, tujuan lainnya adalah untuk membantu peserta mengidentifikasi peluang dan tantangan yang terkait dengan kebijakan pemerintah, serta merumuskan strategi yang tepat dalam membangun hubungan yang saling menguntungkan dengan pembuat kebijakan. Pelatihan ini juga bertujuan untuk meminimalkan risiko yang mungkin timbul akibat ketidakpahaman terhadap regulasi dan peraturan yang ada. LIST OUTLINE MATERI PELATIHAN FUNDAMENTAL GOVERNMENT RELATIONS Pengenalan Government Relations (GR) Definisi dan konsep dasar Government Relations Peran GR dalam organisasi Pentingnya hubungan dengan pemerintah dalam strategi bisnis Konteks Politik dan Regulasi Struktur pemerintahan dan proses pengambilan keputusan Peraturan dan kebijakan yang relevan bagi organisasi Peran lembaga pemerintah dan badan regulasi Strategi dalam Government Relations Penyusunan strategi komunikasi dengan pemerintah Identifikasi dan analisis stakeholders (pemerintah, legislatif, masyarakat) Pengelolaan isu publik dan kebijakan Etika dan Kode Etik dalam Government Relations Prinsip-prinsip etika dalam berinteraksi dengan pemerintah Praktik transparansi dan akuntabilitas Menghindari konflik kepentingan dan praktik tidak etis Teknik Komunikasi dalam Government Relations Cara menyampaikan pesan kepada pembuat kebijakan Pengelolaan hubungan dengan pejabat pemerintah Negosiasi dan lobi efektif dalam konteks kebijakan Pemahaman Isu Publik dan Dampaknya terhadap Kebijakan Analisis isu-isu sosial, ekonomi, dan politik yang mempengaruhi kebijakan Cara merespons perubahan kebijakan yang cepat Pengaruh opini publik terhadap keputusan pemerintah Keterlibatan dalam Proses Legislatif dan Regulasi Proses pembuatan undang-undang dan peraturan pemerintah Bagaimana berperan aktif dalam proses legislatif Strategi advokasi dan lobi untuk mempengaruhi kebijakan Mengelola Krisis dalam Government Relations Taktik untuk mengatasi krisis yang melibatkan pemerintah Komunikasi selama situasi krisis dan perubahan kebijakan mendesak Membangun reputasi positif di mata pemerintah Studi Kasus dan Aplikasi Praktis Analisis studi kasus dalam hubungan pemerintah yang sukses dan gagal Diskusi kelompok tentang penerapan konsep Government Relations Penutupan dan Evaluasi Ringkasan materi Evaluasi hasil pelatihan Rencana tindak lanjut dan pengembangan keahlian lebih lanjut PESERTA YANG MEMBUTUHKAN PELATIHAN FUNDAMENTAL GOVERNMENT RELATIONS Manajer dan Staf Departemen Hubungan Pemerintah (Government Relations) Mereka yang bertanggung jawab langsung dalam menjalin dan mengelola hubungan dengan pemerintah, baik di tingkat lokal, regional, maupun nasional. Tim Hukum dan Kepatuhan (Legal and Compliance) Pengacara dan staf hukum yang perlu memahami peraturan dan kebijakan pemerintah yang relevan untuk memastikan organisasi tetap patuh terhadap hukum yang berlaku. Tim Komunikasi dan Public Relations (PR) Profesional PR yang perlu mengelola komunikasi antara organisasi dan pemerintah, serta merancang strategi komunikasi untuk mempengaruhi kebijakan publik. Eksekutif dan Manajer Senior Pemimpin organisasi yang harus memahami dinamika politik dan kebijakan pemerintah dalam merumuskan strategi bisnis dan memitigasi risiko terkait kebijakan pemerintah. Advokat dan Lobi (Lobbyists) Profesional yang terlibat dalam proses lobi untuk mempengaruhi pengambilan keputusan politik dan pembuatan kebijakan yang menguntungkan organisasi atau industri. Pengelola Sumber Daya Manusia (SDM) Mereka yang berhubungan dengan kebijakan ketenagakerjaan atau regulasi pemerintah terkait dengan kesejahteraan karyawan dan operasional perusahaan. Pengusaha dan Pelaku Bisnis Pemilik dan manajer perusahaan yang perlu memahami peraturan pemerintah yang dapat memengaruhi sektor industri mereka serta menjalin hubungan yang baik dengan pihak berwenang. Anggota Lembaga Legislatif atau Pemerintah Daerah Politikus atau staf legislatif yang ingin memahami lebih dalam tentang hubungan dengan pihak swasta dan industri dalam konteks kebijakan publik. Jurnalis dan Media Media yang ingin memahami cara berkomunikasi dengan pemerintah dan mendapatkan wawasan tentang kebijakan publik yang relevan untuk pelaporan. Organisasi Non-Pemerintah (NGO) dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Pihak-pihak ini yang berinteraksi dengan pemerintah dalam hal advokasi kebijakan publik dan perubahan sosial. Pemateri/ Trainer Pelatihan Fundamental Government Relations Pelatihan ini akan diberikan oleh Trainer dari kalangan Praktisi, Akademisi dan Konsultan berpengalaman di bidangnya masing-masing. Sebelum pelatihan berlangsung Anda juga dapat berkomunikasi dengan tim training kami untuk menentukan outcome/ kompetensi yang ingin Anda capai setelah mengikuti pelatihan ini. Metode Pelatihan Strategi Materi yang akan disampaikan dalam training menggunakan metode yang terdiri dari presentasi 20% , Diskusi 20%, dan Praktek kurang lebih 60 % dari keseluruhan materi pelatihan yang akan disampaikan oleh pemateri kami.  Namun jika dirasa metode ini kurang tepat untuk Tim dan Perusahaan Anda, tidak perlu sungkan untuk mendiskusikan hal ini kepada tim training kami sehingga kompetensi yang diharapkan sesuai dengan kebutuhan Perusahaan tempat Anda bekerja. Lokasi Pelatihan Teknik Komunikasi Training ini dilaksanakan di beberapa kota-kota besar di Indonesia seperti Ibukota DKI Jakarta, Bandung, Bali, Yogyakarta, Malang, Surabaya, Lombok dan juga kota Batam. Jika Anda membutuhkan pelatihan di kota lain silahkan menghubungi tim marketing kami. Jadwal Training Terbaru di Tahun 2026 Januari : 16-17 Januari 2026 Februari : 13-14 Februari 2026 Maret : 5-6 Maret 2026 April : 24-25 April 2026 Mei : 21-22 Mei 2026 Juni : 11-12 Juni 2026 Juli : 16-17 Juli 2026 Agustus : 20-21 Agustus 2026 September : 17-18 September 2026 Oktober : 8-9 Oktober 2026 November : 12-13 November 2026 Desember : 17-18 Desember 2026 Selain Jadwal yang sudah kami tentukan tahun ini. Tanggal pelaksanaan pelatihan tersebut juga dapat disesuaikan dengan kebutuhan calon peserta. Sebelum menentukan tanggal pelaksanaan pelatihan sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu kepada tim marketing kami. Investasi Training Teknik Komunikasi Offline tahun 2026 ini : Berikut ini adalah biaya investasi pelatihan tahun 2025 : Jakarta : Rp7.500.000,- Bandung : Rp7.500.000,- Jogja : Rp7.000.000,- Surabaya : Rp7.500.000, Bali : Rp8.500.000,- Lombok: Rp9.500.000,- Batam : Rp9.500.000,- Malang : Rp7.500.000,- Biaya investasi dapat berubaha sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan di website ini. Untuk mendapatkan Promo atau Diskon potongan biaya Investasi kami sarankan untuk…
Read more


May 13, 2025 0
TRAINING COACHING AND CONSELING

TRAINING COACHING AND CONSELING

TRAINING COACHING AND CONSELING   DESKRIPSI PELATIHAN COACHING AND CONSELING  Pelatihan coaching dan counseling sangat penting dalam pengembangan sumber daya manusia, terutama dalam meningkatkan kemampuan individu dalam mengelola diri dan orang lain. Coaching membantu seseorang untuk menggali potensi terbaik dalam diri mereka, menetapkan tujuan yang jelas, dan mencapai hasil yang optimal. Sementara itu, counseling memberikan dukungan emosional dan mental, membantu individu mengatasi tantangan pribadi atau profesional, serta meningkatkan kesejahteraan psikologis mereka. Dengan pelatihan ini, seseorang dapat belajar keterampilan komunikasi yang efektif, membangun hubungan yang sehat, dan meningkatkan kinerja dalam lingkungan kerja atau kehidupan pribadi. Secara keseluruhan, coaching dan counseling mendukung perkembangan holistik individu, menciptakan individu yang lebih percaya diri, produktif, dan siap menghadapi perubahan. TUJUAN PELATIHAN COACHING AND CONSELING Tujuan pelatihan coaching dan counseling adalah untuk meningkatkan keterampilan dan kemampuan individu dalam mendukung perkembangan pribadi dan profesional. Pelatihan coaching bertujuan untuk membantu peserta menggali potensi diri, menetapkan tujuan yang jelas, dan mencapai hasil yang lebih baik melalui pendekatan yang berbasis pada pemahaman diri dan pengembangan keahlian. Sedangkan tujuan dari pelatihan counseling adalah memberikan keterampilan dalam memberikan dukungan emosional, membantu individu mengatasi masalah atau tantangan mental, dan meningkatkan kesejahteraan psikologis mereka. Dengan pelatihan ini, peserta diharapkan mampu membangun komunikasi yang efektif, memperkuat hubungan interpersonal, dan menciptakan lingkungan yang mendukung perkembangan diri serta meningkatkan produktivitas baik di tempat kerja maupun dalam kehidupan pribadi. LIST OUTLINE MATERI PELATIHAN COACHING AND CONSELING 1. Pendahuluan Definisi Coaching dan Counseling Perbedaan antara Coaching dan Counseling Manfaat Pelatihan Coaching dan Counseling Tujuan Pelatihan 2. Dasar-Dasar Coaching Prinsip-prinsip Coaching Peran Coach dalam Coaching Teknik dan Metode Coaching Pengenalan kepada GROW Model (Goal, Reality, Options, Will) Keterampilan yang Dibutuhkan oleh Seorang Coach 3. Dasar-Dasar Counseling Prinsip-prinsip Counseling Peran Counselor dalam Counseling Teknik dan Metode Counseling Mendengarkan secara Empatik Membantu Klien Mengatasi Masalah dan Stres 4. Komunikasi dalam Coaching dan Counseling Teknik Komunikasi Efektif Mendengarkan secara Aktif Memberikan Umpan Balik yang Konstruktif Pertanyaan Terbuka dan Pertanyaan Reflektif 5. Menetapkan Tujuan dalam Coaching Menentukan Tujuan yang SMART (Specific, Measurable, Achievable, Relevant, Time-bound) Strategi dan Taktik untuk Mencapai Tujuan Mengatasi Hambatan dalam Mencapai Tujuan 6. Menghadapi Masalah Emosional dalam Counseling Identifikasi Masalah Emosional Klien Teknik untuk Mengelola Emosi Klien Menyediakan Dukungan Psikologis yang Tepat Menghadapi Krisis Emosional 7. Etika dalam Coaching dan Counseling Kode Etik Coach dan Counselor Menjaga Kerahasiaan Klien Batasan dalam Hubungan Coach-Counselor-Klien Menangani Konflik Kepentingan 8. Praktik Coaching dan Counseling Sesi Simulasi Coaching dan Counseling Kasus-Kasus Studi dan Diskusi Role-Playing untuk Mengasah Keterampilan Refleksi dan Evaluasi 9. Pengembangan Diri bagi Coach dan Counselor Keterampilan yang Terus Dikembangkan oleh Coach dan Counselor Meningkatkan Kecerdasan Emosional dan Keterampilan Interpersonal Evaluasi Kinerja Coach dan Counselor 10. Penutupan Merangkum Poin-Poin Penting dalam Pelatihan Langkah-Langkah Selanjutnya dalam Pengembangan Coaching dan Counseling Tanya Jawab dan Diskusi PESERTA YANG MEMBUTUHKAN PELATIHAN COACHING AND CONSELING Manajer dan Pemimpin Organisasi Mereka membutuhkan keterampilan coaching untuk mengembangkan tim, memotivasi karyawan, dan meningkatkan kinerja. Kemampuan counseling juga penting untuk mendukung anggota tim dalam mengatasi tantangan emosional dan pribadi yang dapat mempengaruhi pekerjaan mereka. HRD dan Profesional SDM (Sumber Daya Manusia) HRD dan praktisi SDM memerlukan keterampilan coaching untuk membantu pengembangan karyawan, serta counseling untuk menangani masalah emosional atau personal yang mungkin dihadapi oleh karyawan dalam organisasi. Guru dan Dosen Pendidikan membutuhkan pelatihan coaching untuk membantu siswa atau mahasiswa mengembangkan potensi mereka. Counseling juga penting untuk memberikan dukungan psikologis kepada siswa atau mahasiswa yang menghadapi masalah pribadi, stres akademik, atau tantangan lainnya. Konselor dan Psikolog Pelatihan ini berguna bagi mereka yang sudah bekerja di bidang konseling untuk meningkatkan keterampilan mereka dalam memberikan dukungan emosional dan psikologis yang lebih efektif bagi klien. Karyawan dan Staf di Berbagai Industri Karyawan yang ingin meningkatkan keterampilan pribadi dan profesional mereka bisa mendapatkan manfaat dari coaching untuk pengembangan diri dan counseling untuk mengatasi masalah yang mengganggu kesejahteraan mereka. Wirausahawan dan Pemilik Bisnis Mereka membutuhkan pelatihan coaching untuk meningkatkan kemampuan kepemimpinan dan mengelola tim secara lebih efektif. Selain itu, counseling juga penting untuk mengatasi stres bisnis dan tantangan mental dalam menjalankan usaha. Orang Tua dan Pengasuh Orang tua atau pengasuh yang ingin meningkatkan hubungan mereka dengan anak-anak dan anggota keluarga dapat memanfaatkan coaching untuk membangun keterampilan komunikasi dan counseling untuk memberikan dukungan emosional dalam menghadapi masalah keluarga. Pelatih atau Mentor Pelatih atau mentor yang bertugas mengarahkan perkembangan individu dalam berbagai bidang (seperti olahraga, karier, atau kehidupan pribadi) membutuhkan pelatihan coaching untuk memperbaiki pendekatan mereka dalam memberikan arahan serta counseling untuk memahami dan mendukung aspek emosional yang terkait. Profesional di Bidang Kesehatan dan Keperawatan Profesional di bidang ini dapat menggunakan pelatihan coaching untuk meningkatkan keterampilan mereka dalam mendampingi pasien atau klien dalam proses pemulihan dan memberikan counseling untuk membantu mereka dalam menghadapi tantangan emosional terkait kesehatan. Pemateri/ Trainer Pelatihan Coaching And Conseling Pelatihan ini akan diberikan oleh Trainer dari kalangan Praktisi, Akademisi dan Konsultan berpengalaman di bidangnya masing-masing. Sebelum pelatihan berlangsung Anda juga dapat berkomunikasi dengan tim training kami untuk menentukan outcome/ kompetensi yang ingin Anda capai setelah mengikuti pelatihan ini. Metode Pelatihan Dasar Counseling Materi yang akan disampaikan dalam training menggunakan metode yang terdiri dari presentasi 20% , Diskusi 20%, dan Praktek kurang lebih 60 % dari keseluruhan materi pelatihan yang akan disampaikan oleh pemateri kami.  Namun jika dirasa metode ini kurang tepat untuk Tim dan Perusahaan Anda, tidak perlu sungkan untuk mendiskusikan hal ini kepada tim training kami sehingga kompetensi yang diharapkan sesuai dengan kebutuhan Perusahaan tempat Anda bekerja. Lokasi Pelatihan Teknik Komunikasi Training ini dilaksanakan di beberapa kota-kota besar di Indonesia seperti Ibukota DKI Jakarta, Bandung, Bali, Yogyakarta, Malang, Surabaya, Lombok dan juga kota Batam. Jika Anda membutuhkan pelatihan di kota lain silahkan menghubungi tim marketing kami. Jadwal Training Terbaru di Tahun 202 Januari : 16-17 Januari 2026 Februari : 13-14 Februari 2026 Maret : 5-6 Maret 2026 April : 24-25 April 2026 Mei : 21-22 Mei 2026 Juni : 11-12 Juni 2026 Juli : 16-17 Juli 2026 Agustus : 20-21 Agustus 2026 September : 17-18 September 2026 Oktober : 8-9 Oktober 2026 November : 12-13 November 2026 Desember : 17-18 Desember 2026 Selain Jadwal yang sudah kami tentukan tahun ini. Tanggal pelaksanaan pelatihan…
Read more


March 28, 2025 0
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.

Company

About Us

Contact Us

Products

Services

Blog

Features

Analytics

Engagement

Builder

Publisher

Help

Privacy Policy

Terms

Conditions

Privacy

Terms

Privacy Policy

Conditions

© 2023 Created with Royal Elementor Addons