TRAINING FARMASI LINGKUNGAN
TRAINING FARMASI LINGKUNGAN DESKRIPSI TRAINING FARMASI LINGKUNGAN Pelatihan farmasi lingkungan memiliki peran yang sangat penting dalam memastikan apotek, rumah sakit, dan fasilitas kesehatan lainnya dapat beroperasi dengan mematuhi standar keselamatan dan kesehatan lingkungan yang ketat. Dalam pelatihan ini, tenaga farmasi dilatih untuk memahami cara pengelolaan limbah farmasi, pencegahan pencemaran, serta penggunaan bahan kimia secara aman. Selain itu, mereka juga diajarkan untuk mengelola penyimpanan obat dengan cara yang tidak membahayakan lingkungan, serta memahami dampak obat-obatan terhadap ekosistem. Dengan adanya pelatihan farmasi lingkungan, tenaga farmasi tidak hanya bertanggung jawab terhadap kesehatan pasien, tetapi juga terhadap kelestarian lingkungan di sekitar mereka. Hal ini berkontribusi pada terciptanya sistem kesehatan yang lebih berkelanjutan dan ramah lingkungan. TUJUAN PELATIHAN FARMASI LINGKUNGAN Meningkatkan Kesadaran: Memberikan pemahaman tentang pentingnya pengelolaan limbah farmasi dan dampaknya terhadap kesehatan serta lingkungan. Mengurangi Dampak Lingkungan: Melatih tenaga farmasi untuk melakukan pengelolaan dan pembuangan limbah farmasi yang tepat agar tidak mencemari tanah, air, atau udara. Meningkatkan Keamanan: Meningkatkan kemampuan untuk menangani bahan kimia berbahaya dan obat-obatan yang memiliki potensi merusak lingkungan dengan cara yang aman. Mematuhi Regulasi: Mengajarkan aturan dan standar lingkungan yang relevan, termasuk peraturan pemerintah dan regulasi internasional terkait pengelolaan farmasi yang ramah lingkungan. Menciptakan Sistem Berkelanjutan: Membantu menciptakan praktek farmasi yang lebih berkelanjutan dengan fokus pada pengurangan pemborosan dan penerapan praktik ramah lingkungan dalam operasional sehari-hari. LIST OUTLINE MATERI PELATIHAN FARMASI LINGKUNGAN Pendahuluan Definisi dan tujuan pelatihan farmasi lingkungan Pentingnya pengelolaan farmasi dalam konteks lingkungan Peran tenaga farmasi dalam menjaga keberlanjutan lingkungan Regulasi dan Kebijakan Lingkungan Peraturan nasional dan internasional terkait pengelolaan limbah farmasi Kebijakan pemerintah mengenai pengelolaan bahan farmasi yang ramah lingkungan Standar dan pedoman lingkungan dalam industri farmasi Pengelolaan Limbah Farmasi Jenis-jenis limbah farmasi (obat kedaluwarsa, obat sisa, kemasan obat, dll) Teknik pengelolaan limbah farmasi yang aman dan efisien Prosedur pemilahan, penyimpanan, dan pembuangan limbah farmasi Pengolahan limbah farmasi di fasilitas kesehatan Dampak Obat terhadap Lingkungan Pencemaran air, tanah, dan udara akibat obat-obatan Dampak residu obat dalam sistem air dan ekosistem Penyebaran antibiotik dan zat kimia farmasi dalam lingkungan Pengelolaan Bahan Kimia Berbahaya dalam Farmasi Identifikasi bahan kimia berbahaya dalam obat dan bahan farmasi Cara penyimpanan dan penanganan bahan kimia secara aman Prosedur darurat untuk penanganan bahan kimia yang tumpah atau bocor Praktik Ramah Lingkungan dalam Farmasi Implementasi prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle) dalam farmasi Pengurangan pemborosan obat dan kemasan Penggunaan teknologi ramah lingkungan dalam pengelolaan farmasi Peran Tenaga Farmasi dalam Meningkatkan Kesadaran Lingkungan Edukasi pasien dan masyarakat mengenai pengelolaan obat yang benar Penyuluhan tentang cara pembuangan obat yang tepat Penyuluhan tentang dampak negatif obat terhadap lingkungan Studi Kasus dan Diskusi Studi kasus mengenai masalah lingkungan yang disebabkan oleh pengelolaan farmasi yang buruk Diskusi tentang solusi dan langkah-langkah preventif Evaluasi dan Penutupan Evaluasi materi yang telah disampaikan Tindak lanjut dan implementasi dalam kegiatan sehari-hari Penutupan dan pemberian sertifikat pelatihan PESERTA YANG MEMBUTUHKAN PELATIHAN FARMASI LINGKUNGAN Tenaga Farmasi (Apoteker, Asisten Apoteker) Tenaga farmasi di apotek, rumah sakit, dan klinik perlu memahami pengelolaan obat dan bahan farmasi secara ramah lingkungan, termasuk pengelolaan limbah farmasi dan bahan kimia berbahaya. Manajer dan Staf Pengelola Lingkungan Rumah Sakit Mereka yang bertanggung jawab dalam pengelolaan fasilitas rumah sakit atau klinik, termasuk pengelolaan limbah farmasi dan dampaknya terhadap lingkungan. Staf Pengelola Limbah Medis Petugas yang bertanggung jawab dalam pengelolaan limbah medis dan farmasi, baik di rumah sakit, klinik, maupun fasilitas kesehatan lainnya, yang perlu memahami prosedur pengelolaan limbah farmasi dengan aman. Regulator dan Pengawas Kesehatan Petugas dari lembaga pemerintah atau badan regulasi yang bertugas mengawasi pelaksanaan standar lingkungan di industri farmasi dan fasilitas kesehatan. Penyuluh Kesehatan Masyarakat Orang-orang yang berperan dalam memberikan edukasi kepada masyarakat tentang cara yang benar untuk membuang obat-obatan kadaluwarsa atau tidak terpakai serta dampak lingkungan dari pengelolaan obat yang tidak tepat. Industri Farmasi Pengelola atau pekerja di pabrik dan industri farmasi yang terlibat dalam produksi, pengemasan, dan distribusi obat, perlu memahami cara-cara mengurangi dampak lingkungan dari operasional mereka. Petugas Laboratorium Tenaga kerja di laboratorium yang terlibat dalam pengujian dan penanganan bahan kimia farmasi, yang perlu memahami prosedur penanganan bahan berbahaya dengan cara yang ramah lingkungan. Pelaku Usaha Kesehatan Swasta Pengelola dan tenaga kerja di apotek, klinik, atau fasilitas kesehatan swasta yang ingin meningkatkan kesadaran dan penerapan pengelolaan farmasi yang ramah lingkungan. Pemateri/ Trainer Pelatihan Farmasi Lingkungan Pelatihan ini akan diberikan oleh Trainer dari kalangan Praktisi, Akademisi dan Konsultan berpengalaman di bidangnya masing-masing. Sebelum pelatihan berlangsung Anda juga dapat berkomunikasi dengan tim training kami untuk menentukan outcome/ kompetensi yang ingin Anda capai setelah mengikuti pelatihan ini. Metode Pelatihan Pengelolaan Limbah Farmasi Materi yang akan disampaikan dalam training menggunakan metode yang terdiri dari presentasi 20% , Diskusi 20%, dan Praktek kurang lebih 60 % dari keseluruhan materi pelatihan yang akan disampaikan oleh pemateri kami. Namun jika dirasa metode ini kurang tepat untuk Tim dan Perusahaan Anda, tidak perlu sungkan untuk mendiskusikan hal ini kepada tim training kami sehingga kompetensi yang diharapkan sesuai dengan kebutuhan Perusahaan tempat Anda bekerja. Lokasi Pelatihan Bahan Kimia Berbahaya Training ini dilaksanakan di beberapa kota-kota besar di Indonesia seperti Ibukota DKI Jakarta, Bandung, Bali, Yogyakarta, Malang, Surabaya, Lombok dan juga kota Batam. Jika Anda membutuhkan pelatihan di kota lain silahkan menghubungi tim marketing kami. Jadwal Training Terbaru di Tahun 2026 Januari : 16-17 Januari 2026 Februari : 13-14 Februari 2026 Maret : 5-6 Maret 2026 April : 24-25 April 2026 Mei : 21-22 Mei 2026 Juni : 11-12 Juni 2026 Juli : 16-17 Juli 2026 Agustus : 20-21 Agustus 2026 September : 17-18 September 2026 Oktober : 8-9 Oktober 2026 November : 12-13 November 2026 Desember : 17-18 Desember 2026 Selain Jadwal yang sudah kami tentukan tahun ini. Tanggal pelaksanaan pelatihan tersebut juga dapat disesuaikan dengan kebutuhan calon peserta. Sebelum menentukan tanggal pelaksanaan pelatihan sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu kepada tim marketing kami. Investasi Training Bahan Kimia Berbahaya Offline tahun 2026 ini : Berikut ini adalah biaya investasi pelatihan tahun 2025 : Jakarta : Rp7.500.000,- Bandung : Rp7.500.000,- Jogja : Rp7.000.000,- Surabaya : Rp7.500.000, Bali : Rp8.500.000,- Lombok: Rp9.500.000,- Batam : Rp9.500.000,- Malang : Rp7.500.000,- Biaya investasi dapat berubaha sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan di website ini. Untuk mendapatkan Promo atau…
Read more