TRAINING FARMASI LINGKUNGAN

TRAINING FARMASI LINGKUNGAN

TRAINING FARMASI LINGKUNGAN   DESKRIPSI TRAINING FARMASI LINGKUNGAN Pelatihan farmasi lingkungan memiliki peran yang sangat penting dalam memastikan apotek, rumah sakit, dan fasilitas kesehatan lainnya dapat beroperasi dengan mematuhi standar keselamatan dan kesehatan lingkungan yang ketat. Dalam pelatihan ini, tenaga farmasi dilatih untuk memahami cara pengelolaan limbah farmasi, pencegahan pencemaran, serta penggunaan bahan kimia secara aman. Selain itu, mereka juga diajarkan untuk mengelola penyimpanan obat dengan cara yang tidak membahayakan lingkungan, serta memahami dampak obat-obatan terhadap ekosistem. Dengan adanya pelatihan farmasi lingkungan, tenaga farmasi tidak hanya bertanggung jawab terhadap kesehatan pasien, tetapi juga terhadap kelestarian lingkungan di sekitar mereka. Hal ini berkontribusi pada terciptanya sistem kesehatan yang lebih berkelanjutan dan ramah lingkungan. TUJUAN PELATIHAN FARMASI LINGKUNGAN Meningkatkan Kesadaran: Memberikan pemahaman tentang pentingnya pengelolaan limbah farmasi dan dampaknya terhadap kesehatan serta lingkungan. Mengurangi Dampak Lingkungan: Melatih tenaga farmasi untuk melakukan pengelolaan dan pembuangan limbah farmasi yang tepat agar tidak mencemari tanah, air, atau udara. Meningkatkan Keamanan: Meningkatkan kemampuan untuk menangani bahan kimia berbahaya dan obat-obatan yang memiliki potensi merusak lingkungan dengan cara yang aman. Mematuhi Regulasi: Mengajarkan aturan dan standar lingkungan yang relevan, termasuk peraturan pemerintah dan regulasi internasional terkait pengelolaan farmasi yang ramah lingkungan. Menciptakan Sistem Berkelanjutan: Membantu menciptakan praktek farmasi yang lebih berkelanjutan dengan fokus pada pengurangan pemborosan dan penerapan praktik ramah lingkungan dalam operasional sehari-hari. LIST OUTLINE MATERI PELATIHAN FARMASI LINGKUNGAN Pendahuluan Definisi dan tujuan pelatihan farmasi lingkungan Pentingnya pengelolaan farmasi dalam konteks lingkungan Peran tenaga farmasi dalam menjaga keberlanjutan lingkungan Regulasi dan Kebijakan Lingkungan Peraturan nasional dan internasional terkait pengelolaan limbah farmasi Kebijakan pemerintah mengenai pengelolaan bahan farmasi yang ramah lingkungan Standar dan pedoman lingkungan dalam industri farmasi Pengelolaan Limbah Farmasi Jenis-jenis limbah farmasi (obat kedaluwarsa, obat sisa, kemasan obat, dll) Teknik pengelolaan limbah farmasi yang aman dan efisien Prosedur pemilahan, penyimpanan, dan pembuangan limbah farmasi Pengolahan limbah farmasi di fasilitas kesehatan Dampak Obat terhadap Lingkungan Pencemaran air, tanah, dan udara akibat obat-obatan Dampak residu obat dalam sistem air dan ekosistem Penyebaran antibiotik dan zat kimia farmasi dalam lingkungan Pengelolaan Bahan Kimia Berbahaya dalam Farmasi Identifikasi bahan kimia berbahaya dalam obat dan bahan farmasi Cara penyimpanan dan penanganan bahan kimia secara aman Prosedur darurat untuk penanganan bahan kimia yang tumpah atau bocor Praktik Ramah Lingkungan dalam Farmasi Implementasi prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle) dalam farmasi Pengurangan pemborosan obat dan kemasan Penggunaan teknologi ramah lingkungan dalam pengelolaan farmasi Peran Tenaga Farmasi dalam Meningkatkan Kesadaran Lingkungan Edukasi pasien dan masyarakat mengenai pengelolaan obat yang benar Penyuluhan tentang cara pembuangan obat yang tepat Penyuluhan tentang dampak negatif obat terhadap lingkungan Studi Kasus dan Diskusi Studi kasus mengenai masalah lingkungan yang disebabkan oleh pengelolaan farmasi yang buruk Diskusi tentang solusi dan langkah-langkah preventif Evaluasi dan Penutupan Evaluasi materi yang telah disampaikan Tindak lanjut dan implementasi dalam kegiatan sehari-hari Penutupan dan pemberian sertifikat pelatihan PESERTA YANG MEMBUTUHKAN PELATIHAN FARMASI LINGKUNGAN Tenaga Farmasi (Apoteker, Asisten Apoteker) Tenaga farmasi di apotek, rumah sakit, dan klinik perlu memahami pengelolaan obat dan bahan farmasi secara ramah lingkungan, termasuk pengelolaan limbah farmasi dan bahan kimia berbahaya. Manajer dan Staf Pengelola Lingkungan Rumah Sakit Mereka yang bertanggung jawab dalam pengelolaan fasilitas rumah sakit atau klinik, termasuk pengelolaan limbah farmasi dan dampaknya terhadap lingkungan. Staf Pengelola Limbah Medis Petugas yang bertanggung jawab dalam pengelolaan limbah medis dan farmasi, baik di rumah sakit, klinik, maupun fasilitas kesehatan lainnya, yang perlu memahami prosedur pengelolaan limbah farmasi dengan aman. Regulator dan Pengawas Kesehatan Petugas dari lembaga pemerintah atau badan regulasi yang bertugas mengawasi pelaksanaan standar lingkungan di industri farmasi dan fasilitas kesehatan. Penyuluh Kesehatan Masyarakat Orang-orang yang berperan dalam memberikan edukasi kepada masyarakat tentang cara yang benar untuk membuang obat-obatan kadaluwarsa atau tidak terpakai serta dampak lingkungan dari pengelolaan obat yang tidak tepat. Industri Farmasi Pengelola atau pekerja di pabrik dan industri farmasi yang terlibat dalam produksi, pengemasan, dan distribusi obat, perlu memahami cara-cara mengurangi dampak lingkungan dari operasional mereka. Petugas Laboratorium Tenaga kerja di laboratorium yang terlibat dalam pengujian dan penanganan bahan kimia farmasi, yang perlu memahami prosedur penanganan bahan berbahaya dengan cara yang ramah lingkungan. Pelaku Usaha Kesehatan Swasta Pengelola dan tenaga kerja di apotek, klinik, atau fasilitas kesehatan swasta yang ingin meningkatkan kesadaran dan penerapan pengelolaan farmasi yang ramah lingkungan. Pemateri/ Trainer Pelatihan Farmasi Lingkungan Pelatihan ini akan diberikan oleh Trainer dari kalangan Praktisi, Akademisi dan Konsultan berpengalaman di bidangnya masing-masing. Sebelum pelatihan berlangsung Anda juga dapat berkomunikasi dengan tim training kami untuk menentukan outcome/ kompetensi yang ingin Anda capai setelah mengikuti pelatihan ini. Metode Pelatihan Pengelolaan Limbah Farmasi Materi yang akan disampaikan dalam training menggunakan metode yang terdiri dari presentasi 20% , Diskusi 20%, dan Praktek kurang lebih 60 % dari keseluruhan materi pelatihan yang akan disampaikan oleh pemateri kami.  Namun jika dirasa metode ini kurang tepat untuk Tim dan Perusahaan Anda, tidak perlu sungkan untuk mendiskusikan hal ini kepada tim training kami sehingga kompetensi yang diharapkan sesuai dengan kebutuhan Perusahaan tempat Anda bekerja. Lokasi Pelatihan Bahan Kimia Berbahaya Training ini dilaksanakan di beberapa kota-kota besar di Indonesia seperti Ibukota DKI Jakarta, Bandung, Bali, Yogyakarta, Malang, Surabaya, Lombok dan juga kota Batam. Jika Anda membutuhkan pelatihan di kota lain silahkan menghubungi tim marketing kami. Jadwal Training Terbaru di Tahun 2026 Januari : 16-17 Januari 2026 Februari : 13-14 Februari 2026 Maret : 5-6 Maret 2026 April : 24-25 April 2026 Mei : 21-22 Mei 2026 Juni : 11-12 Juni 2026 Juli : 16-17 Juli 2026 Agustus : 20-21 Agustus 2026 September : 17-18 September 2026 Oktober : 8-9 Oktober 2026 November : 12-13 November 2026 Desember : 17-18 Desember 2026 Selain Jadwal yang sudah kami tentukan tahun ini. Tanggal pelaksanaan pelatihan tersebut juga dapat disesuaikan dengan kebutuhan calon peserta. Sebelum menentukan tanggal pelaksanaan pelatihan sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu kepada tim marketing kami. Investasi Training Bahan Kimia Berbahaya Offline tahun 2026 ini : Berikut ini adalah biaya investasi pelatihan tahun 2025 : Jakarta : Rp7.500.000,- Bandung : Rp7.500.000,- Jogja : Rp7.000.000,- Surabaya : Rp7.500.000, Bali : Rp8.500.000,- Lombok: Rp9.500.000,- Batam : Rp9.500.000,- Malang : Rp7.500.000,- Biaya investasi dapat berubaha sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan di website ini. Untuk mendapatkan Promo atau…
Read more


June 20, 2025 0
TRAINING PENGAWASAN DRAINASE JALAN

TRAINING PENGAWASAN DRAINASE JALAN

TRAINING PENGAWASAN DRAINASE JALAN   DESKRIPSI TRAINING PENGAWASAN DRAINASE JALAN Pelatihan pengawasan drainase jalan sangat penting untuk memastikan sistem drainase jalan berfungsi dengan optimal dalam mencegah terjadinya genangan air atau banjir di jalan raya. Drainase yang baik akan mengalirkan air hujan dengan lancar, menghindari kerusakan pada permukaan jalan, serta meningkatkan keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan. Pelatihan ini juga memberikan pemahaman tentang teknik-teknik pemeliharaan drainase, deteksi dini terhadap potensi masalah, dan cara penanganannya. Dengan adanya pengawasan yang efektif, masalah drainase yang seringkali terabaikan dapat diminimalisir, serta memperpanjang usia jalan dan mengurangi biaya perbaikan. Oleh karena itu, pelatihan ini menjadi kunci dalam menjaga keberlanjutan dan kualitas infrastruktur jalan. TUJUAN PELATIHAN PENGAWASAN DRAINASE JALAN Tujuan pelatihan pengawasan drainase jalan adalah untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada peserta mengenai cara-cara efektif dalam memantau, mengelola, dan memelihara sistem drainase jalan. Pelatihan ini bertujuan agar peserta dapat mengidentifikasi potensi masalah yang terkait dengan drainase, seperti penyumbatan, kerusakan saluran, dan genangan air. Selain itu, tujuan lainnya adalah untuk meningkatkan pemahaman peserta tentang pentingnya drainase dalam menjaga kualitas jalan, mencegah kerusakan, serta mengurangi risiko kecelakaan akibat genangan air. Dengan pelatihan ini, diharapkan peserta dapat melakukan pengawasan yang lebih efektif, memperbaiki infrastruktur drainase secara tepat waktu, dan memastikan sistem drainase berfungsi dengan baik dalam mendukung kelancaran lalu lintas dan kenyamanan pengguna jalan. LIST OUTLINE MATERI PELATIHAN PENGAWASAN DRAINASE JALAN Pendahuluan Pengertian dan tujuan pengawasan drainase jalan Pentingnya drainase dalam infrastruktur jalan Dampak buruk drainase yang tidak terawat dengan baik Prinsip Dasar Drainase Jalan Fungsi utama drainase jalan Jenis-jenis drainase jalan (saluran terbuka, saluran tertutup, dan sumur resapan) Elemen-elemen drainase yang perlu diawasi (saluran, gorong-gorong, bak kontrol, dll) Standar dan Regulasi Pengawasan Drainase Jalan Standar teknis drainase jalan menurut peraturan yang berlaku Regulasi dan pedoman pengawasan drainase Teknik Pengawasan Drainase Jalan Metode pengawasan drainase jalan yang efektif Alat dan perangkat yang digunakan dalam pengawasan Cara memantau kinerja drainase jalan secara periodik Identifikasi Masalah Umum Drainase Jalan Penyebab utama kerusakan drainase (penyumbatan, erosi, pemeliharaan yang buruk) Dampak kerusakan drainase terhadap jalan dan lingkungan Cara-cara mendeteksi masalah drainase sejak dini Perawatan dan Perbaikan Drainase Jalan Teknik pemeliharaan rutin drainase jalan Prosedur perbaikan drainase yang rusak Penggunaan material yang tepat untuk perbaikan Pengelolaan Air Hujan dan Sistem Drainase Strategi pengelolaan air hujan dalam sistem drainase jalan Pengendalian genangan air dan banjir di jalan Implementasi sistem drainase ramah lingkungan (green infrastructure) Studi Kasus dan Simulasi Pengawasan Drainase Analisis kasus nyata kerusakan drainase jalan Simulasi pengawasan drainase jalan di lapangan Evaluasi dan Pelaporan Hasil Pengawasan Teknik evaluasi hasil pengawasan drainase Penyusunan laporan pengawasan drainase yang efektif Rekomendasi tindak lanjut dan perbaikan Penutupan dan Diskusi Kesan dan pesan pelatihan Tanya jawab dan diskusi kasus-kasus terkait drainase jalan Sertifikasi atau pengakuan peserta pelatihan PESERTA YANG MEMBUTUHKAN PELATIHAN PENGAWASAN DRAINASE JALAN Petugas Pengawas dan Inspektur Jalan Petugas yang bertanggung jawab atas pengawasan kondisi jalan dan drainase secara rutin untuk memastikan sistem drainase berfungsi dengan baik. Kontraktor dan Tenaga Teknik Konstruksi Kontraktor yang terlibat dalam pembangunan atau perbaikan jalan dan drainase, serta tenaga teknik yang menangani desain dan implementasi drainase. Pekerja Pemeliharaan Infrastruktur Jalan Pekerja yang terlibat dalam pemeliharaan dan perbaikan drainase jalan, termasuk perawatan saluran drainase dan sistem pengaliran air. Pejabat Pemerintah dan Pengambil Kebijakan Pejabat terkait yang memiliki peran dalam perencanaan dan penganggaran proyek-proyek infrastruktur jalan dan drainase, seperti dari dinas pekerjaan umum atau kementerian terkait. Konsultan Teknik dan Perencana Infrastruktur Konsultan yang terlibat dalam merancang atau memberikan rekomendasi untuk pembangunan sistem drainase jalan yang efisien dan berkelanjutan. Penyuluh Masyarakat dan Pihak yang Terkait dengan Lingkungan Individu yang berperan dalam mengedukasi masyarakat atau komunitas mengenai pentingnya drainase yang baik untuk mencegah banjir dan kerusakan jalan. Staf atau Manajer Operasional di BUMD/BUMN yang Mengelola Infrastruktur Karyawan yang bekerja di perusahaan daerah atau perusahaan milik negara yang bertanggung jawab atas pemeliharaan infrastruktur jalan dan drainase. Akademisi atau Peneliti di Bidang Infrastruktur dan Drainase Dosen atau peneliti yang melakukan penelitian terkait dengan teknik pengawasan dan pengelolaan drainase jalan yang dapat memberikan wawasan baru. Pemateri/ Trainer Pelatihan Pengawasan Drainase Jalan Pelatihan ini akan diberikan oleh Trainer dari kalangan Praktisi, Akademisi dan Konsultan berpengalaman di bidangnya masing-masing. Sebelum pelatihan berlangsung Anda juga dapat berkomunikasi dengan tim training kami untuk menentukan outcome/ kompetensi yang ingin Anda capai setelah mengikuti pelatihan ini. Metode Pelatihan Teknik Pengawasan Drainase Materi yang akan disampaikan dalam training menggunakan metode yang terdiri dari presentasi 20% , Diskusi 20%, dan Praktek kurang lebih 60 % dari keseluruhan materi pelatihan yang akan disampaikan oleh pemateri kami.  Namun jika dirasa metode ini kurang tepat untuk Tim dan Perusahaan Anda, tidak perlu sungkan untuk mendiskusikan hal ini kepada tim training kami sehingga kompetensi yang diharapkan sesuai dengan kebutuhan Perusahaan tempat Anda bekerja. Lokasi Pelatihan Perbaikan Drainase Jalan Training ini dilaksanakan di beberapa kota-kota besar di Indonesia seperti Ibukota DKI Jakarta, Bandung, Bali, Yogyakarta, Malang, Surabaya, Lombok dan juga kota Batam. Jika Anda membutuhkan pelatihan di kota lain silahkan menghubungi tim marketing kami. Jadwal Training Terbaru di Tahun 2026 Januari : 16-17 Januari 2026 Februari : 13-14 Februari 2026 Maret : 5-6 Maret 2026 April : 24-25 April 2026 Mei : 21-22 Mei 2026 Juni : 11-12 Juni 2026 Juli : 16-17 Juli 2026 Agustus : 20-21 Agustus 2026 September : 17-18 September 2026 Oktober : 8-9 Oktober 2026 November : 12-13 November 2026 Desember : 17-18 Desember 2026 Selain Jadwal yang sudah kami tentukan tahun ini. Tanggal pelaksanaan pelatihan tersebut juga dapat disesuaikan dengan kebutuhan calon peserta. Sebelum menentukan tanggal pelaksanaan pelatihan sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu kepada tim marketing kami. Investasi Training Perbaikan Drainase Jalan Offline tahun 2026 ini : Berikut ini adalah biaya investasi pelatihan tahun 2025 : Jakarta : Rp7.500.000,- Bandung : Rp7.500.000,- Jogja : Rp7.000.000,- Surabaya : Rp7.500.000, Bali : Rp8.500.000,- Lombok: Rp9.500.000,- Batam : Rp9.500.000,- Malang : Rp7.500.000,- Biaya investasi dapat berubaha sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan di website ini. Untuk mendapatkan Promo atau Diskon potongan biaya Investasi kami sarankan untuk menghubungi tim marketing pelatihan kami melalui Whatsapp atau email. Apabila perusahaan membutuhkan paket in house training, anggaran investasi pelatihan dapat menyesuaikan dengan anggaran perusahaan. Fasilitas Pelatihan untuk Paket Group (Minimal…
Read more


June 9, 2025 0
TRAINING WASTE REDUCTION (GENCHI GENBUTSU & 5 WHYS)

TRAINING WASTE REDUCTION (GENCHI GENBUTSU & 5 WHYS)

TRAINING WASTE REDUCTION (GENCHI GENBUTSU & 5 WHYS)   DESKRIPSI TRAINING WASTE REDUCTION (GENCHI GENBUTSU & 5 WHYS) Pelatihan waste reduction, seperti yang diterapkan melalui konsep Genchi Genbutsu dan 5 Whys, sangat penting dalam meningkatkan efisiensi operasional dan mengurangi pemborosan dalam suatu organisasi. Genchi Genbutsu, yang berarti “pergi ke lokasi dan lihat sendiri,” mendorong para pekerja untuk mengamati langsung masalah di lapangan guna mendapatkan pemahaman yang lebih mendalam mengenai sumber pemborosan. Sementara itu, metode 5 Whys berfungsi untuk menggali akar penyebab suatu masalah dengan bertanya “mengapa” secara berulang, sehingga solusi yang diterapkan lebih tepat dan efektif. Melalui pelatihan ini, organisasi dapat mengidentifikasi dan menghilangkan pemborosan yang tidak perlu, meningkatkan produktivitas, serta menciptakan lingkungan kerja yang lebih efisien dan berkelanjutan. Hal ini pada akhirnya akan berkontribusi pada penghematan biaya dan peningkatan kualitas produk atau layanan. TUJUAN PELATIHAN WASTE REDUCTION (GENCHI GENBUTSU & 5 WHYS) Tujuan pelatihan waste reduction dengan pendekatan Genchi Genbutsu dan 5 Whys adalah untuk meningkatkan kemampuan peserta dalam mengidentifikasi dan mengurangi pemborosan di proses kerja, serta meningkatkan efisiensi operasional. Dengan Genchi Genbutsu, peserta diajak untuk langsung terjun ke lokasi untuk melihat dan menganalisis masalah secara nyata, sehingga mereka dapat memahami penyebab pemborosan secara mendalam. Sementara itu, dengan metode 5 Whys, peserta dilatih untuk menggali akar penyebab suatu masalah dengan bertanya “mengapa” secara berulang, sehingga solusi yang diberikan lebih tepat dan berkelanjutan. Pelatihan ini bertujuan untuk menciptakan budaya perbaikan berkelanjutan, mengoptimalkan penggunaan sumber daya, meningkatkan kualitas, dan mengurangi biaya produksi atau operasional yang tidak perlu. LIST OUTLINE MATERI PELATIHAN WASTE REDUCTION (GENCHI GENBUTSU & 5 WHYS) Pendahuluan Pengenalan konsep waste reduction Pentingnya efisiensi dalam operasional dan pengurangan pemborosan Tujuan dan manfaat pelatihan Konsep Waste Reduction Pengertian dan jenis-jenis waste (pemborosan) dalam konteks Lean Manufacturing Dampak pemborosan terhadap produktivitas dan biaya Pengenalan Genchi Genbutsu Definisi Genchi Genbutsu (Pergi ke lokasi dan lihat sendiri) Pentingnya pengamatan langsung dalam memahami masalah Prinsip-prinsip dasar Genchi Genbutsu dalam praktik kerja sehari-hari Contoh aplikasi Genchi Genbutsu di berbagai industri Pengenalan 5 Whys Definisi 5 Whys (Lima kali pertanyaan mengapa) Cara mengajukan pertanyaan untuk menemukan akar penyebab masalah Teknik menyusun pertanyaan yang efektif dalam analisis masalah Penggunaan 5 Whys dalam mengatasi masalah pemborosan Penggabungan Genchi Genbutsu dan 5 Whys untuk Waste Reduction Cara menggunakan Genchi Genbutsu untuk mengidentifikasi masalah pemborosan Langkah-langkah menerapkan 5 Whys untuk menggali akar penyebab Studi kasus dan contoh penerapan gabungan Genchi Genbutsu dan 5 Whys Simulasi dan Praktek Langsung Latihan observasi lapangan menggunakan Genchi Genbutsu Penerapan metode 5 Whys dalam menganalisis masalah yang ditemukan Diskusi hasil praktek dan analisis bersama peserta Membangun Budaya Perbaikan Berkelanjutan Pentingnya peran individu dalam mengidentifikasi dan mengurangi waste Integrasi prinsip Genchi Genbutsu dan 5 Whys dalam rutinitas kerja sehari-hari Mendorong partisipasi aktif semua level dalam organisasi Evaluasi dan Penutupan Review pembelajaran dan kesimpulan Tanyakan pengalaman dan pendapat peserta tentang pelatihan Langkah-langkah tindak lanjut setelah pelatihan PESERTA YANG MEMBUTUHKAN PELATIHAN WASTE REDUCTION (GENCHI GENBUTSU & 5 WHYS) Manajer dan Supervisor Operasional Untuk memahami cara mengidentifikasi pemborosan di proses operasional dan meningkatkan efisiensi tim mereka. Meningkatkan kemampuan dalam memimpin perbaikan berkelanjutan di lini produksi atau layanan. Tim Lean atau Continuous Improvement Anggota tim yang bertanggung jawab untuk mengimplementasikan strategi perbaikan berkelanjutan di perusahaan. Mereka perlu memahami teknik untuk menganalisis masalah dan mengurangi pemborosan dengan lebih efektif. Operator Produksi dan Pekerja Lapangan Pekerja yang terlibat langsung dengan proses produksi atau layanan. Pelatihan ini membantu mereka memahami cara mengamati dan mengidentifikasi masalah pemborosan di tempat kerja. Membantu mereka mengambil inisiatif untuk memperbaiki proses secara mandiri. Tim Quality Control dan Quality Assurance Agar lebih mampu mengidentifikasi masalah kualitas yang disebabkan oleh pemborosan dan menerapkan solusi yang tepat. Meningkatkan keterampilan dalam analisis akar penyebab masalah kualitas. Tim Pengembangan Produk Untuk memahami bagaimana mengurangi pemborosan dalam desain produk atau pengembangan proses produksi. Membantu mereka meningkatkan efisiensi dalam proses desain dan produksi, sehingga biaya dapat ditekan. Tim Manajemen dan Eksekutif Agar memiliki pemahaman yang lebih baik tentang pentingnya pengurangan pemborosan dan perbaikan berkelanjutan dalam operasional perusahaan. Untuk mendukung budaya efisiensi di seluruh organisasi dan menetapkan arah yang tepat dalam kebijakan pengurangan waste. Konsultan atau Profesional yang Terlibat dalam Proyek Perbaikan Konsultan yang memberikan layanan perbaikan proses kepada klien mereka perlu menguasai metode-metode ini agar dapat memberikan solusi yang lebih efektif dan berkelanjutan. Pemateri/ Trainer Pelatihan Waste Reduction (Genchi Genbutsu & 5 Whys) Pelatihan ini akan diberikan oleh Trainer dari kalangan Praktisi, Akademisi dan Konsultan berpengalaman di bidangnya masing-masing. Sebelum pelatihan berlangsung Anda juga dapat berkomunikasi dengan tim training kami untuk menentukan outcome/ kompetensi yang ingin Anda capai setelah mengikuti pelatihan ini. Metode Pelatihan Genchi Genbutsu Materi yang akan disampaikan dalam training menggunakan metode yang terdiri dari presentasi 20% , Diskusi 20%, dan Praktek kurang lebih 60 % dari keseluruhan materi pelatihan yang akan disampaikan oleh pemateri kami.  Namun jika dirasa metode ini kurang tepat untuk Tim dan Perusahaan Anda, tidak perlu sungkan untuk mendiskusikan hal ini kepada tim training kami sehingga kompetensi yang diharapkan sesuai dengan kebutuhan Perusahaan tempat Anda bekerja. Lokasi Pelatihan Budaya Kerja Training ini dilaksanakan di beberapa kota-kota besar di Indonesia seperti Ibukota DKI Jakarta, Bandung, Bali, Yogyakarta, Malang, Surabaya, Lombok dan juga kota Batam. Jika Anda membutuhkan pelatihan di kota lain silahkan menghubungi tim marketing kami. Jadwal Training Terbaru di Tahun 2026 Januari : 16-17 Januari 2026 Februari : 13-14 Februari 2026 Maret : 5-6 Maret 2026 April : 24-25 April 2026 Mei : 21-22 Mei 2026 Juni : 11-12 Juni 2026 Juli : 16-17 Juli 2026 Agustus : 20-21 Agustus 2026 September : 17-18 September 2026 Oktober : 8-9 Oktober 2026 November : 12-13 November 2026 Desember : 17-18 Desember 2026 Selain Jadwal yang sudah kami tentukan tahun ini. Tanggal pelaksanaan pelatihan tersebut juga dapat disesuaikan dengan kebutuhan calon peserta. Sebelum menentukan tanggal pelaksanaan pelatihan sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu kepada tim marketing kami. Investasi Training Budaya Kerja Offline tahun 2026 ini : Berikut ini adalah biaya investasi pelatihan tahun 2025 : Jakarta : Rp7.500.000,- Bandung : Rp7.500.000,- Jogja : Rp7.000.000,- Surabaya : Rp7.500.000, Bali : Rp8.500.000,- Lombok: Rp9.500.000,- Batam : Rp9.500.000,- Malang : Rp7.500.000,- Biaya investasi dapat berubaha sewaktu-waktu tanpa…
Read more


June 7, 2025 0
TRAINING SAFETY PLANT MANAGEMENT

TRAINING SAFETY PLANT MANAGEMENT

TRAINING SAFETY PLANT MANAGEMENT   DESKRIPSI TRAINING SAFETY PLANT MANAGEMENT Pelatihan Safety Plant Management sangat penting untuk memastikan keselamatan dan kesehatan kerja di lingkungan pabrik. Program pelatihan ini memberikan pemahaman yang mendalam mengenai prosedur keselamatan, identifikasi risiko, serta cara pencegahan dan penanggulangan kecelakaan kerja. Dengan pelatihan yang tepat, para pekerja dapat memahami pentingnya menjaga lingkungan kerja yang aman, mengurangi potensi bahaya, serta meningkatkan kesadaran akan peraturan keselamatan yang berlaku. Selain itu, pelatihan ini juga berkontribusi dalam meningkatkan efisiensi operasional dan mengurangi biaya yang timbul akibat kecelakaan kerja atau kerusakan peralatan. Melalui pelatihan yang rutin, perusahaan dapat menciptakan budaya keselamatan yang kuat dan berkelanjutan. TUJUAN PELATIHAN SAFETY PLANT MANAGEMENT Meningkatkan Kesadaran Keselamatan – Memberikan pemahaman kepada pekerja dan manajemen mengenai pentingnya keselamatan kerja serta dampaknya terhadap produktivitas. Identifikasi dan Mitigasi Risiko – Mengajarkan cara mengenali potensi bahaya di tempat kerja serta langkah-langkah pencegahan untuk mengurangi risiko kecelakaan. Kepatuhan terhadap Regulasi – Memastikan bahwa perusahaan dan karyawannya memahami serta mematuhi peraturan dan standar keselamatan yang berlaku. Meningkatkan Respons terhadap Keadaan Darurat – Melatih pekerja dalam menghadapi situasi darurat seperti kebakaran, kebocoran bahan kimia, atau kegagalan mesin. Menciptakan Budaya Keselamatan – Membentuk kebiasaan kerja yang aman dan menanamkan budaya keselamatan sebagai bagian dari operasional sehari-hari. Mengurangi Kerugian Perusahaan – Mengurangi insiden kecelakaan yang dapat menyebabkan cedera pekerja, kerusakan peralatan, atau gangguan produksi yang berdampak pada biaya operasional. LIST OUTLINE MATERI PELATIHAN SAFETY PLANT MANAGEMENT 1. Pendahuluan Definisi dan pentingnya Safety Plant Management Manfaat keselamatan kerja bagi perusahaan dan pekerja Regulasi dan standar keselamatan yang berlaku 2. Identifikasi dan Pengendalian Risiko Metode identifikasi bahaya (Hazard Identification) Teknik penilaian risiko (Risk Assessment) Strategi pengendalian risiko (Risk Control) 3. Kebijakan dan Prosedur Keselamatan Kerja Standar Operasional Prosedur (SOP) keselamatan Penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) Sistem izin kerja (Permit to Work) 4. Pengelolaan Keselamatan di Area Pabrik Keselamatan kerja di area produksi Penanganan bahan berbahaya dan beracun (B3) Pencegahan kebakaran dan tindakan darurat 5. Peralatan dan Teknologi Keselamatan Sistem proteksi kebakaran (fire safety system) Sensor dan alarm keselamatan Teknologi pemantauan dan kontrol risiko 6. Tanggap Darurat dan Pertolongan Pertama Prosedur evakuasi dan jalur keselamatan Penanganan kecelakaan kerja dan pertolongan pertama (First Aid) Simulasi keadaan darurat 7. Budaya Keselamatan dan Kepatuhan Regulasi Membangun budaya keselamatan di tempat kerja Peran manajemen dan karyawan dalam penerapan keselamatan Audit dan inspeksi keselamatan 8. Studi Kasus dan Evaluasi Analisis kasus kecelakaan kerja Diskusi dan pembelajaran dari pengalaman nyata Ujian dan sertifikasi peserta pelatihan PESERTA YANG MEMBUTUHKAN PELATIHAN SAFETY PLANT MANAGEMENT Manajer dan Supervisor Pabrik Bertanggung jawab dalam perencanaan dan implementasi kebijakan keselamatan di tempat kerja. Mengawasi kepatuhan terhadap prosedur keselamatan kerja. Tim Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Bertugas mengembangkan, mengawasi, dan menegakkan kebijakan keselamatan pabrik. Melakukan inspeksi rutin dan investigasi kecelakaan kerja. Operator Mesin dan Teknisi Berinteraksi langsung dengan mesin dan peralatan produksi yang berisiko tinggi. Memerlukan pemahaman tentang penggunaan alat pelindung diri (APD) dan tindakan darurat. Tim Pemeliharaan dan Perawatan (Maintenance Team) Bertanggung jawab terhadap perbaikan dan perawatan peralatan pabrik. Harus memahami prosedur keselamatan dalam menangani mesin berbahaya. Petugas Keamanan (Security) Berperan dalam memastikan area kerja aman dari potensi risiko eksternal maupun internal. Membantu dalam prosedur evakuasi dan keadaan darurat. Tim Manajemen Risiko dan Kepatuhan Bertugas memastikan perusahaan mematuhi regulasi keselamatan yang berlaku. Melakukan audit dan evaluasi terhadap sistem keselamatan pabrik. Pekerja Baru dan Karyawan Kontrak Perlu mendapatkan pemahaman dasar tentang keselamatan sebelum bekerja di area pabrik. Menghindari potensi kecelakaan akibat kurangnya pengetahuan tentang prosedur keselamatan. Tim Tanggap Darurat (ERT – Emergency Response Team) Bertanggung jawab dalam penanganan kejadian darurat seperti kebakaran, kebocoran bahan kimia, dan kecelakaan kerja. Diharapkan memiliki keterampilan dalam pertolongan pertama dan prosedur evakuasi. Pemateri/ Trainer Pelatihan Safety Plant Management Pelatihan ini akan diberikan oleh Trainer dari kalangan Praktisi, Akademisi dan Konsultan berpengalaman di bidangnya masing-masing. Sebelum pelatihan berlangsung Anda juga dapat berkomunikasi dengan tim training kami untuk menentukan outcome/ kompetensi yang ingin Anda capai setelah mengikuti pelatihan ini. Metode Pelatihan Prosedur Keselamatan Kerja Materi yang akan disampaikan dalam training menggunakan metode yang terdiri dari presentasi 20% , Diskusi 20%, dan Praktek kurang lebih 60 % dari keseluruhan materi pelatihan yang akan disampaikan oleh pemateri kami.  Namun jika dirasa metode ini kurang tepat untuk Tim dan Perusahaan Anda, tidak perlu sungkan untuk mendiskusikan hal ini kepada tim training kami sehingga kompetensi yang diharapkan sesuai dengan kebutuhan Perusahaan tempat Anda bekerja. Lokasi Pelatihan Teknologi Keselamatan Training ini dilaksanakan di beberapa kota-kota besar di Indonesia seperti Ibukota DKI Jakarta, Bandung, Bali, Yogyakarta, Malang, Surabaya, Lombok dan juga kota Batam. Jika Anda membutuhkan pelatihan di kota lain silahkan menghubungi tim marketing kami. Jadwal Training Terbaru di Tahun 2026 Januari : 16-17 Januari 2026 Februari : 13-14 Februari 2026 Maret : 5-6 Maret 2026 April : 24-25 April 2026 Mei : 21-22 Mei 2026 Juni : 11-12 Juni 2026 Juli : 16-17 Juli 2026 Agustus : 20-21 Agustus 2026 September : 17-18 September 2026 Oktober : 8-9 Oktober 2026 November : 12-13 November 2026 Desember : 17-18 Desember 2026 Selain Jadwal yang sudah kami tentukan tahun ini. Tanggal pelaksanaan pelatihan tersebut juga dapat disesuaikan dengan kebutuhan calon peserta. Sebelum menentukan tanggal pelaksanaan pelatihan sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu kepada tim marketing kami. Investasi Training Teknologi Keselamatan Offline tahun 2026 ini : Berikut ini adalah biaya investasi pelatihan tahun 2025 : Jakarta : Rp7.500.000,- Bandung : Rp7.500.000,- Jogja : Rp7.000.000,- Surabaya : Rp7.500.000, Bali : Rp8.500.000,- Lombok: Rp9.500.000,- Batam : Rp9.500.000,- Malang : Rp7.500.000,- Biaya investasi dapat berubaha sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan di website ini. Untuk mendapatkan Promo atau Diskon potongan biaya Investasi kami sarankan untuk menghubungi tim marketing pelatihan kami melalui Whatsapp atau email. Apabila perusahaan membutuhkan paket in house training, anggaran investasi pelatihan dapat menyesuaikan dengan anggaran perusahaan. Fasilitas Pelatihan untuk Paket Group (Minimal 2 orang peserta dari perusahaan yang sama): FREE Airport pickup service (Gratis Antar jemput Hotel/Bandara) FREE Transportasi Peserta ke tempat pelatihan . Module / Handout FREE Flashdisk Sertifikat FREE Bag or bagpack (Tas Training) Training Kit (Dokumentasi photo, Blocknote, ATK, etc) 2xCoffe Break & 1 Lunch, Dinner FREE Souvenir Exclusive Jadwal Pelatihan masih dapat berubah, mohon untuk tidak booking…
Read more


May 18, 2025 0
TRAINING PENGELOLAAN LIMBAH B3

TRAINING PENGELOLAAN LIMBAH B3

TRAINING PENGELOLAAN LIMBAH B3   DESKRIPSI TRAINING PENGELOLAAN LIMBAH B3 Pelatihan pengelolaan limbah B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun) sangat penting untuk memastikan bahwa setiap individu atau perusahaan yang terlibat dalam penanganan limbah berbahaya memahami prosedur yang benar dan aman. Limbah B3 yang tidak dikelola dengan baik dapat menyebabkan kerusakan lingkungan yang serius dan membahayakan kesehatan manusia, baik melalui pencemaran air, tanah, maupun udara. Dengan pelatihan ini, peserta dapat mengidentifikasi jenis limbah B3, memahami cara penyimpanan yang aman, serta prosedur pemrosesan dan pembuangannya yang sesuai dengan regulasi yang berlaku. Pelatihan ini juga dapat membantu mengurangi risiko kecelakaan kerja dan sanksi hukum bagi perusahaan, serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya keberlanjutan lingkungan. TUJUAN PELATIHAN PENGELOLAAN LIMBAH B3 Meningkatkan Kesadaran: Membantu peserta memahami potensi bahaya yang ditimbulkan oleh limbah B3 terhadap kesehatan manusia dan lingkungan. Mengajarkan Prosedur yang Benar: Memberikan pengetahuan tentang cara pengumpulan, penyimpanan, pengangkutan, dan pembuangan limbah B3 yang sesuai standar operasional dan peraturan yang berlaku. Mencegah Kecelakaan: Melatih peserta untuk menghindari risiko kecelakaan atau kontaminasi yang dapat timbul akibat penanganan limbah B3 yang tidak tepat. Memenuhi Kewajiban Hukum: Membantu peserta memahami dan memenuhi kewajiban hukum terkait pengelolaan limbah B3 sesuai dengan peraturan pemerintah yang ada. Meningkatkan Kualitas Lingkungan: Menjamin pengelolaan limbah B3 yang bertanggung jawab demi keberlanjutan dan perlindungan lingkungan hidup. LIST OUTLINE MATERI PELATIHAN PENGELOLAAN LIMBAH B3 Pendahuluan Pengertian Limbah B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun) Jenis-jenis limbah B3 Dampak limbah B3 terhadap kesehatan manusia dan lingkungan Regulasi dan Peraturan Terkait Pengelolaan Limbah B3 Undang-undang dan peraturan pemerintah tentang pengelolaan limbah B3 Kewajiban pengelolaan limbah B3 bagi perusahaan dan individu Sanksi hukum bagi pelanggaran pengelolaan limbah B3 Identifikasi dan Klasifikasi Limbah B3 Ciri-ciri limbah B3 Metode identifikasi dan klasifikasi limbah B3 Penggunaan label dan simbol pada limbah B3 Pengumpulan dan Penyimpanan Limbah B3 Teknik pengumpulan limbah B3 yang aman Prosedur penyimpanan limbah B3 yang sesuai standar Pengelolaan tempat penyimpanan limbah B3 Pengangkutan Limbah B3 Persyaratan kendaraan dan peralatan untuk pengangkutan limbah B3 Tata cara pengangkutan limbah B3 yang aman dan efisien Penanganan limbah B3 selama proses pengangkutan Pengolahan dan Pembuangan Limbah B3 Metode pengolahan limbah B3: daur ulang, pemusnahan, dan lain-lain Teknik pembuangan limbah B3 yang ramah lingkungan Pengelolaan limbah B3 di tempat pembuangan akhir Keselamatan dan Kesehatan Kerja dalam Pengelolaan Limbah B3 Alat pelindung diri (APD) yang digunakan dalam pengelolaan limbah B3 Prosedur penanganan kecelakaan atau tumpahan limbah B3 Pelatihan evakuasi dan pertolongan pertama pada kecelakaan Studi Kasus dan Diskusi Pembahasan studi kasus pengelolaan limbah B3 yang baik dan buruk Diskusi tentang tantangan dan solusi dalam pengelolaan limbah B3 Evaluasi dan Sertifikasi Ujian atau evaluasi pengetahuan peserta tentang materi pelatihan Pemberian sertifikat bagi peserta yang lulus evaluasi Penutupan Ringkasan materi pelatihan Tanya jawab dan sesi umpan balik peserta PESERTA YANG MEMBUTUHKAN PELATIHAN PENGELOLAAN LIMBAH B3 Manajer dan Staf Pengelola Lingkungan Mereka yang bertanggung jawab atas pengelolaan limbah di perusahaan atau instansi, termasuk pemantauan dan pengawasan limbah B3. Pekerja di Bidang Pengelolaan Limbah Para pekerja yang terlibat langsung dalam pengumpulan, penyimpanan, pengangkutan, pengolahan, dan pembuangan limbah B3. Teknisi dan Operator Peralatan Limbah B3 Mereka yang mengoperasikan peralatan untuk pengolahan atau pembuangan limbah B3, seperti incinerator, alat penyaring, atau fasilitas pemrosesan limbah. Pengusaha dan Pemilik Perusahaan Terutama yang bergerak di bidang industri yang menghasilkan limbah B3, seperti industri kimia, farmasi, elektronik, dan otomotif, yang perlu memahami kewajiban hukum dalam pengelolaan limbah B3. Karyawan di Sektor Kesehatan Staf rumah sakit, klinik, atau fasilitas kesehatan lainnya yang menghasilkan limbah medis berbahaya (seperti jarum suntik bekas, obat kadaluarsa, dll.). Pihak yang Bertanggung Jawab atas Keamanan dan Kesehatan Kerja (K3) Mereka yang bertanggung jawab untuk menjaga keselamatan dan kesehatan pekerja yang terlibat dalam pengelolaan limbah B3. Konsultan Lingkungan Profesional yang memberikan layanan konsultasi mengenai pengelolaan limbah B3 bagi perusahaan atau instansi. Petugas Pemerintah atau Regulator Pihak yang bekerja di lembaga pemerintahan atau badan pengawas yang mengawasi dan mengatur pengelolaan limbah B3 sesuai dengan regulasi yang berlaku. Penyedia Jasa Pengelolaan Limbah Perusahaan atau individu yang menyediakan layanan pengelolaan limbah, termasuk pemindahan, daur ulang, atau pemusnahan limbah B3. Akademisi atau Peneliti Lingkungan Mahasiswa, dosen, atau peneliti yang mempelajari atau mengkaji aspek pengelolaan limbah B3 dan dampaknya terhadap lingkungan serta kesehatan. Pemateri/ Trainer Pelatihan Pengelolaan Limbah B3 Pelatihan ini akan diberikan oleh Trainer dari kalangan Praktisi, Akademisi dan Konsultan berpengalaman di bidangnya masing-masing. Sebelum pelatihan berlangsung Anda juga dapat berkomunikasi dengan tim training kami untuk menentukan outcome/ kompetensi yang ingin Anda capai setelah mengikuti pelatihan ini. Metode Pelatihan Pengangkutan Limbah B3 Materi yang akan disampaikan dalam training menggunakan metode yang terdiri dari presentasi 20% , Diskusi 20%, dan Praktek kurang lebih 60 % dari keseluruhan materi pelatihan yang akan disampaikan oleh pemateri kami.  Namun jika dirasa metode ini kurang tepat untuk Tim dan Perusahaan Anda, tidak perlu sungkan untuk mendiskusikan hal ini kepada tim training kami sehingga kompetensi yang diharapkan sesuai dengan kebutuhan Perusahaan tempat Anda bekerja. Lokasi Pelatihan K3 Lingkungan Training ini dilaksanakan di beberapa kota-kota besar di Indonesia seperti Ibukota DKI Jakarta, Bandung, Bali, Yogyakarta, Malang, Surabaya, Lombok dan juga kota Batam. Jika Anda membutuhkan pelatihan di kota lain silahkan menghubungi tim marketing kami. Jadwal Training Terbaru di Tahun 2026 Januari : 16-17 Januari 2026 Februari : 13-14 Februari 2026 Maret : 5-6 Maret 2026 April : 24-25 April 2026 Mei : 21-22 Mei 2026 Juni : 11-12 Juni 2026 Juli : 16-17 Juli 2026 Agustus : 20-21 Agustus 2026 September : 17-18 September 2026 Oktober : 8-9 Oktober 2026 November : 12-13 November 2026 Desember : 17-18 Desember 2026 Selain Jadwal yang sudah kami tentukan tahun ini. Tanggal pelaksanaan pelatihan tersebut juga dapat disesuaikan dengan kebutuhan calon peserta. Sebelum menentukan tanggal pelaksanaan pelatihan sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu kepada tim marketing kami. Investasi Training K3 Lingkungan Offline tahun 2026 ini : Berikut ini adalah biaya investasi pelatihan tahun 2025 : Jakarta : Rp7.500.000,- Bandung : Rp7.500.000,- Jogja : Rp7.000.000,- Surabaya : Rp7.500.000, Bali : Rp8.500.000,- Lombok: Rp9.500.000,- Batam : Rp9.500.000,- Malang : Rp7.500.000,- Biaya investasi dapat berubaha sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan di website ini. Untuk mendapatkan Promo atau Diskon potongan biaya Investasi kami sarankan untuk menghubungi tim marketing…
Read more


April 28, 2025 0
TRAINING UNDERSTANDING THE PSC CONCEPT

TRAINING UNDERSTANDING THE PSC CONCEPT

TRAINING UNDERSTANDING THE PSC CONCEPT   DESKRIPSI PELATIHAN UNDERSTANDING THE PSC CONCEPT  Pelatihan “Understanding the PSC Concept” sangat penting untuk memberikan pemahaman yang mendalam mengenai konsep-konsep dasar dalam Sistem Pengendalian Proses (PSC). Dalam konteks ini, peserta pelatihan akan diajarkan bagaimana cara mengidentifikasi dan menganalisis elemen-elemen penting dalam proses yang berkaitan dengan pengendalian keselamatan dan efisiensi operasional. Memahami konsep PSC sangat krusial karena dapat meningkatkan kemampuan untuk mengelola risiko, memastikan standar keselamatan yang lebih tinggi, serta mengoptimalkan operasional perusahaan. Dengan pelatihan ini, peserta diharapkan dapat mengimplementasikan prinsip-prinsip PSC dengan lebih efektif, menciptakan lingkungan kerja yang lebih aman, dan mengurangi potensi terjadinya kecelakaan atau kerugian. TUJUAN PELATIHAN UNDERSTANDING THE PSC CONCEPT Tujuan pelatihan “Understanding the PSC Concept” adalah untuk memberikan pemahaman yang komprehensif mengenai prinsip-prinsip dasar dan penerapan Sistem Pengendalian Proses (PSC) dalam lingkungan kerja. Pelatihan ini bertujuan agar peserta dapat mengenali elemen-elemen penting dalam PSC, memahami cara menganalisis dan mengelola risiko yang berkaitan dengan keselamatan kerja, serta meningkatkan kemampuan dalam membuat keputusan yang tepat terkait pengendalian proses. Selain itu, pelatihan ini bertujuan untuk memastikan peserta dapat menerapkan prosedur keselamatan yang sesuai, mengurangi potensi kecelakaan atau kerusakan, serta meningkatkan efisiensi operasional dalam setiap tahap proses kerja. LIST OUTLINE MATERI PELATIHAN UNDERSTANDING THE PSC CONCEPT Pendahuluan tentang PSC (Process Safety Concept) Definisi dan pengertian PSC Sejarah dan perkembangan PSC dalam industri Pentingnya PSC dalam meningkatkan keselamatan dan efisiensi operasional Komponen Utama dalam PSC Sistem pengendalian proses Pengelolaan risiko Alat dan teknik pengendalian yang digunakan dalam PSC Prinsip Dasar Pengendalian Proses Identifikasi bahaya dan penilaian risiko Langkah-langkah pencegahan dan mitigasi risiko Sistem deteksi dan respons darurat Regulasi dan Standar Keselamatan yang Berkaitan dengan PSC Standar internasional (seperti OSHA, NFPA) Peraturan lokal yang berlaku untuk pengendalian keselamatan proses Analisis Risiko dan Pengendalian Risiko Metode analisis risiko (HAZOP, FMEA, dll.) Teknik mitigasi dan pengendalian risiko Peran audit dan inspeksi dalam pengendalian proses Sistem Manajemen Keselamatan Proses Penerapan kebijakan dan prosedur keselamatan Pelatihan dan kesadaran karyawan Pengawasan dan penegakan standar keselamatan Studi Kasus dan Pembahasan Pengalaman Analisis kasus nyata kecelakaan atau insiden yang berkaitan dengan kegagalan PSC Pembelajaran dari kesalahan dan pencegahan di masa depan Tantangan dan Peluang dalam Penerapan PSC Mengatasi tantangan dalam implementasi PSC Inovasi dan perkembangan teknologi dalam pengendalian proses Penutupan dan Evaluasi Pelatihan Rangkuman materi pelatihan Sesi tanya jawab Evaluasi dan umpan balik peserta PESERTA YANG MEMBUTUHKAN PELATIHAN UNDERSTANDING THE PSC CONCEPT Manajer dan Supervisor Operasional Mereka bertanggung jawab atas pengelolaan operasional dan memastikan keselamatan di tempat kerja. Memahami konsep PSC akan membantu mereka mengidentifikasi potensi bahaya dan risiko serta mengambil langkah-langkah pencegahan yang tepat. Tim Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Tim yang berfokus pada pengawasan dan penerapan standar keselamatan di lingkungan kerja. Pelatihan ini penting untuk meningkatkan pengetahuan mereka tentang prinsip-prinsip pengendalian proses yang dapat mengurangi kecelakaan dan cedera. Insinyur Proses dan Teknisi Mereka yang terlibat langsung dalam desain, pengoperasian, dan pemeliharaan sistem proses di industri. Pemahaman yang mendalam mengenai PSC akan membantu mereka dalam merancang sistem yang lebih aman dan efisien. Tim Audit dan Penjaminan Kualitas Mereka yang bertugas untuk memverifikasi penerapan prosedur keselamatan dan pengendalian risiko. Pelatihan ini akan memberi mereka wawasan lebih baik tentang standar keselamatan yang harus dipatuhi dalam setiap tahap proses. Manajer Risiko dan Keamanan Profesional yang bekerja dalam manajemen risiko dan keamanan industri, yang perlu memahami dan menerapkan prinsip-prinsip PSC untuk menganalisis dan memitigasi risiko dalam operasional perusahaan. Pihak Pengambil Keputusan dan Manajemen Senior Manajer tingkat atas yang memerlukan pemahaman mendalam untuk mengambil keputusan strategis dalam mengimplementasikan kebijakan dan prosedur keselamatan yang berkaitan dengan proses. Operator dan Staf Lapangan Pekerja yang terlibat langsung dalam operasi sehari-hari proses industri. Pelatihan ini akan membantu mereka mengenali potensi bahaya dan menerapkan prosedur keselamatan untuk mencegah kecelakaan. Konsultan dan Penyedia Layanan Keamanan Konsultan yang memberikan layanan terkait keselamatan proses dan pengendalian risiko. Mereka memerlukan pemahaman yang kuat tentang konsep PSC untuk memberikan solusi yang sesuai kepada klien mereka. Pemateri/ Trainer Pelatihan Understanding The Psc Concept Pelatihan ini akan diberikan oleh Trainer dari kalangan Praktisi, Akademisi dan Konsultan berpengalaman di bidangnya masing-masing. Sebelum pelatihan berlangsung Anda juga dapat berkomunikasi dengan tim training kami untuk menentukan outcome/ kompetensi yang ingin Anda capai setelah mengikuti pelatihan ini. Metode Pelatihan Standar Keselamatan Materi yang akan disampaikan dalam training menggunakan metode yang terdiri dari presentasi 20% , Diskusi 20%, dan Praktek kurang lebih 60 % dari keseluruhan materi pelatihan yang akan disampaikan oleh pemateri kami.  Namun jika dirasa metode ini kurang tepat untuk Tim dan Perusahaan Anda, tidak perlu sungkan untuk mendiskusikan hal ini kepada tim training kami sehingga kompetensi yang diharapkan sesuai dengan kebutuhan Perusahaan tempat Anda bekerja. Lokasi Pelatihan Sistem Manajemen Keselamatan Training ini dilaksanakan di beberapa kota-kota besar di Indonesia seperti Ibukota DKI Jakarta, Bandung, Bali, Yogyakarta, Malang, Surabaya, Lombok dan juga kota Batam. Jika Anda membutuhkan pelatihan di kota lain silahkan menghubungi tim marketing kami. Jadwal Training Terbaru di Tahun 202 Januari : 16-17 Januari 2026 Februari : 13-14 Februari 2026 Maret : 5-6 Maret 2026 April : 24-25 April 2026 Mei : 21-22 Mei 2026 Juni : 11-12 Juni 2026 Juli : 16-17 Juli 2026 Agustus : 20-21 Agustus 2026 September : 17-18 September 2026 Oktober : 8-9 Oktober 2026 November : 12-13 November 2026 Desember : 17-18 Desember 2026 Selain Jadwal yang sudah kami tentukan tahun ini. Tanggal pelaksanaan pelatihan tersebut juga dapat disesuaikan dengan kebutuhan calon peserta. Sebelum menentukan tanggal pelaksanaan pelatihan sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu kepada tim marketing kami. Investasi Training Sistem Manajemen Keselamatan Offline tahun 2026 ini : Berikut ini adalah biaya investasi pelatihan tahun 2025 : Jakarta : Rp7.500.000,- Bandung : Rp7.500.000,- Jogja : Rp7.000.000,- Surabaya : Rp7.500.000, Bali : Rp8.500.000,- Lombok: Rp9.500.000,- Batam : Rp9.500.000,- Malang : Rp7.500.000,- Biaya investasi dapat berubaha sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan di website ini. Untuk mendapatkan Promo atau Diskon potongan biaya Investasi kami sarankan untuk menghubungi tim marketing pelatihan kami melalui Whatsapp atau email. Apabila perusahaan membutuhkan paket in house training, anggaran investasi pelatihan dapat menyesuaikan dengan anggaran perusahaan. Fasilitas Pelatihan untuk Paket Group (Minimal 2 orang peserta dari perusahaan yang sama): FREE Airport pickup service (Gratis Antar jemput Hotel/Bandara)…
Read more


April 12, 2025 0
TRAINING INDUCTIVELY COUPLED PLASMA MS

TRAINING INDUCTIVELY COUPLED PLASMA MS

TRAINING INDUCTIVELY COUPLED PLASMA MS   DESKRIPSI TRAINING INDUCTIVELY COUPLED PLASMA MS Pelatihan Inductively Coupled Plasma Mass Spectrometry (ICP-MS) sangat penting dalam dunia ilmiah dan industri, terutama dalam analisis elemen dan isotop dalam sampel. ICP-MS memungkinkan deteksi elemen dalam konsentrasi yang sangat rendah dengan presisi yang tinggi, yang sangat dibutuhkan dalam berbagai bidang, seperti lingkungan, farmasi, makanan dan minuman, serta penelitian material. Melalui pelatihan ICP-MS, para peserta akan memperoleh pemahaman mendalam tentang prinsip kerja alat, teknik pengoperasian, serta prosedur analisis yang efektif. Keahlian dalam penggunaan ICP-MS juga dapat meningkatkan kualitas data yang dihasilkan, mengoptimalkan proses analisis, dan mempercepat pemecahan masalah terkait keberadaan unsur-unsur kimia dalam sampel. Pelatihan ini sangat vital untuk memastikan akurasi hasil analisis, meningkatkan efisiensi kerja, serta memperluas wawasan dalam penelitian dan pengembangan teknologi baru. TUJUAN PELATIHAN INDUCTIVELY COUPLED PLASMA MS Tujuan pelatihan Inductively Coupled Plasma Mass Spectrometry (ICP-MS) adalah untuk memberikan pemahaman mendalam kepada peserta mengenai prinsip dasar, teknik operasional, dan aplikasi ICP-MS dalam analisis elemen dan isotop. Pelatihan ini bertujuan agar peserta dapat mengoperasikan perangkat ICP-MS dengan baik dan efektif, memahami teknik persiapan sampel yang tepat, serta mampu menginterpretasikan hasil analisis dengan akurat. Selain itu, pelatihan ini juga bertujuan untuk meningkatkan kemampuan peserta dalam mengidentifikasi dan mengatasi berbagai masalah yang mungkin timbul selama analisis, serta mengoptimalkan prosedur untuk mencapai hasil yang maksimal dalam berbagai aplikasi, seperti lingkungan, kesehatan, industri makanan dan minuman, serta penelitian ilmiah. LIST OUTLINE MATERI PELATIHAN INDUCTIVELY COUPLED PLASMA MS Pendahuluan ICP-MS Definisi dan prinsip dasar ICP-MS Sejarah dan perkembangan teknologi ICP-MS Aplikasi ICP-MS dalam berbagai industri dan penelitian Prinsip Kerja ICP-MS Proses ionisasi menggunakan plasma terkendali Pemisahan ion dengan massa spektrometer Deteksi dan pengukuran intensitas sinyal ion Komponen Sistem ICP-MS Generator plasma dan sumber daya Nebulizer dan sistem pengantar sampel Kromatografi massa dan detektor ion Sistem vakum dan pemeliharaan alat Persiapan Sampel untuk ICP-MS Teknik preparasi sampel (larutan, pengenceran, dll.) Pengolahan sampel padat, cair, dan gas Pemilihan teknik ekstraksi elemen berdasarkan jenis sampel Operasi dan Pengaturan ICP-MS Pengaturan parameter instrumen (plasma, gas pembawa, dll.) Kalibrasi instrumen Pemilihan kondisi optimal untuk analisis berbagai elemen Teknik Pengukuran dan Analisis Data Teknik pengukuran isotop dan elemen jejak Penanganan interferensi (isotop dan matriks) Analisis kuantitatif dan kualitatif Validasi dan Akurasi Hasil Analisis Proses validasi metode ICP-MS Teknik kontrol kualitas dan uji akurasi Penanganan data dan perhitungan hasil Penerapan ICP-MS dalam Berbagai Bidang Analisis lingkungan (air, tanah, udara) Analisis industri makanan dan minuman Pengujian bahan farmasi dan kesehatan Penelitian material dan geokimia Masalah Umum dan Solusinya dalam ICP-MS Interferensi matrix dan teknik koreksi Masalah kalibrasi dan perawatan alat Penanganan dan solusi masalah hasil analisis yang tidak konsisten Perawatan dan Pemeliharaan ICP-MS Pemeliharaan rutin dan pembersihan alat Deteksi kerusakan dan perbaikan instrumen Penyimpanan dan pengelolaan bahan habis pakai Kesimpulan dan Evaluasi Pelatihan Ringkasan materi pelatihan Evaluasi pemahaman peserta Diskusi dan tanya jawab PESERTA YANG MEMBUTUHKAN PELATIHAN INDUCTIVELY COUPLED PLASMA MS Peneliti dan Ilmuwan Peneliti di berbagai bidang, seperti kimia, biologi, geokimia, dan lingkungan, yang membutuhkan teknik analisis elemen dan isotop yang sangat sensitif untuk mendalami sifat dan komposisi sampel. Laboratorium Lingkungan Para profesional yang bekerja di laboratorium lingkungan untuk menganalisis unsur-unsur kimia dalam air, tanah, udara, dan sampel biologis, terutama dalam pengujian kualitas lingkungan dan pencemaran. Profesional di Industri Makanan dan Minuman Teknisi dan analis yang bekerja di industri makanan dan minuman yang memerlukan pengujian kontaminan seperti logam berat atau elemen jejak dalam produk untuk memastikan keamanan dan kualitas produk. Industri Farmasi dan Kesehatan Profesional di industri farmasi, medis, dan bioteknologi yang memerlukan analisis elemen dalam obat-obatan, produk biologi, dan sampel darah untuk uji toksisitas, kandungan nutrisi, atau elemen mikro. Teknisi dan Operator ICP-MS Mereka yang bekerja langsung dengan instrumen ICP-MS, baik di laboratorium penelitian, laboratorium pengujian komersial, atau fasilitas pengendalian kualitas yang perlu memahami cara mengoperasikan dan merawat peralatan dengan benar. Profesional di Industri Kimia dan Material Mereka yang bekerja di bidang kimia analitik atau penelitian material, yang memerlukan pengujian komposisi elemen dalam bahan baku, produk jadi, atau bahan yang sedang diteliti. Akademisi dan Dosen Dosen atau pengajar yang mengajar ilmu kimia analitik atau teknik instrumen dan ingin memperdalam pemahaman tentang ICP-MS untuk memberikan wawasan lebih kepada mahasiswa mereka. Penyedia Layanan Pengujian dan Konsultan Konsultan atau penyedia layanan laboratorium yang menawarkan layanan pengujian dan analisis kepada berbagai sektor industri atau organisasi yang membutuhkan pengujian elemen secara akurat. Pemateri/ Trainer Pelatihan Inductively Coupled Plasma Ms Pelatihan ini akan diberikan oleh Trainer dari kalangan Praktisi, Akademisi dan Konsultan berpengalaman di bidangnya masing-masing. Sebelum pelatihan berlangsung Anda juga dapat berkomunikasi dengan tim training kami untuk menentukan outcome/ kompetensi yang ingin Anda capai setelah mengikuti pelatihan ini. Metode Pelatihan Pemeliharaan Rutin Materi yang akan disampaikan dalam training menggunakan metode yang terdiri dari presentasi 20% , Diskusi 20%, dan Praktek kurang lebih 60 % dari keseluruhan materi pelatihan yang akan disampaikan oleh pemateri kami.  Namun jika dirasa metode ini kurang tepat untuk Tim dan Perusahaan Anda, tidak perlu sungkan untuk mendiskusikan hal ini kepada tim training kami sehingga kompetensi yang diharapkan sesuai dengan kebutuhan Perusahaan tempat Anda bekerja. Lokasi Pelatihan Sistem Icp-Ms Training ini dilaksanakan di beberapa kota-kota besar di Indonesia seperti Ibukota DKI Jakarta, Bandung, Bali, Yogyakarta, Malang, Surabaya, Lombok dan juga kota Batam. Jika Anda membutuhkan pelatihan di kota lain silahkan menghubungi tim marketing kami. Jadwal Training Terbaru di Tahun 202 Januari : 16-17 Januari 2026 Februari : 13-14 Februari 2026 Maret : 5-6 Maret 2026 April : 24-25 April 2026 Mei : 21-22 Mei 2026 Juni : 11-12 Juni 2026 Juli : 16-17 Juli 2026 Agustus : 20-21 Agustus 2026 September : 17-18 September 2026 Oktober : 8-9 Oktober 2026 November : 12-13 November 2026 Desember : 17-18 Desember 2026 Selain Jadwal yang sudah kami tentukan tahun ini. Tanggal pelaksanaan pelatihan tersebut juga dapat disesuaikan dengan kebutuhan calon peserta. Sebelum menentukan tanggal pelaksanaan pelatihan sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu kepada tim marketing kami. Investasi Training Sistem Icp-Ms Offline tahun 2026 ini : Berikut ini adalah biaya investasi pelatihan tahun 2025 : Jakarta : Rp7.500.000,- Bandung : Rp7.500.000,- Jogja : Rp7.000.000,- Surabaya : Rp7.500.000, Bali : Rp8.500.000,- Lombok: Rp9.500.000,- Batam :…
Read more


March 29, 2025 0
TRAINING ISO 50001

TRAINING ISO 50001

TRAINING ISO 50001   DESKRIPSI PELATIHAN ISO 50001  Pelatihan ISO 50001 sangat penting bagi perusahaan yang ingin meningkatkan efisiensi energi dan mengurangi dampak lingkungan. Standar ini memberikan kerangka kerja sistem manajemen energi yang membantu organisasi mengidentifikasi, mengendalikan, dan mengoptimalkan konsumsi energi secara berkelanjutan. Dengan mengikuti pelatihan ini, perusahaan dapat memahami cara menetapkan kebijakan energi, mengimplementasikan langkah-langkah efisiensi, serta memantau dan mengevaluasi kinerjanya secara berkala. Selain itu, penerapan ISO 50001 juga berkontribusi dalam mengurangi biaya operasional serta meningkatkan kepatuhan terhadap regulasi energi dan lingkungan. Lebih jauh, sertifikasi ini dapat meningkatkan reputasi perusahaan di mata pelanggan, investor, dan mitra bisnis. Dengan demikian, pelatihan ISO 50001 menjadi investasi strategis bagi perusahaan yang berorientasi pada keberlanjutan dan efisiensi operasional. TUJUAN PELATIHAN ISO 50001 Meningkatkan Efisiensi Energi – Membantu organisasi dalam mengidentifikasi peluang penghematan energi dan menerapkan langkah-langkah perbaikan yang efektif. Mengurangi Biaya Operasional – Dengan manajemen energi yang lebih baik, perusahaan dapat menekan biaya konsumsi energi dan meningkatkan profitabilitas. Memastikan Kepatuhan Regulasi – Membantu perusahaan dalam memenuhi peraturan dan standar energi yang berlaku di tingkat nasional maupun internasional. Meningkatkan Kesadaran dan Kompetensi – Melatih karyawan dalam menerapkan kebijakan dan prosedur manajemen energi yang sesuai dengan standar ISO 50001. Mendukung Keberlanjutan – Mengurangi dampak lingkungan dengan menekan emisi karbon dan meningkatkan penggunaan energi terbarukan. Meningkatkan Reputasi Perusahaan – Sertifikasi ISO 50001 dapat meningkatkan citra perusahaan di mata pelanggan, investor, dan mitra bisnis sebagai organisasi yang peduli terhadap efisiensi energi dan lingkungan. LIST OUTLINE MATERI PELATIHAN ISO 50001 1. Pengenalan ISO 50001 Pengertian dan manfaat ISO 50001 Peran ISO 50001 dalam efisiensi energi dan keberlanjutan Hubungan ISO 50001 dengan standar lainnya (ISO 14001, ISO 9001, dll.) 2. Prinsip Dasar Sistem Manajemen Energi (EnMS) Konsep dasar manajemen energi Siklus PDCA (Plan-Do-Check-Act) dalam ISO 50001 Peran kepemimpinan dalam implementasi EnMS 3. Persyaratan Standar ISO 50001 Ruang lingkup dan batasan EnMS Kebijakan energi dan perencanaan energi Aspek dan risiko dalam manajemen energi Pengukuran dan pemantauan kinerja energi 4. Identifikasi dan Evaluasi Konsumsi Energi Metode analisis penggunaan energi Identifikasi peralatan dan proses boros energi Evaluasi data konsumsi energi dan peluang peningkatan efisiensi 5. Implementasi dan Dokumentasi ISO 50001 Penyusunan kebijakan energi dan tujuan strategis Dokumentasi prosedur dan instruksi kerja Pelaksanaan program penghematan energi Integrasi EnMS dengan sistem manajemen lainnya 6. Audit Internal dan Tinjauan Manajemen Teknik audit internal berdasarkan ISO 19011 Persiapan, pelaksanaan, dan pelaporan audit energi Peran tinjauan manajemen dalam perbaikan berkelanjutan 7. Persiapan Sertifikasi ISO 50001 Proses sertifikasi dan peran badan sertifikasi Persyaratan dan tahapan audit sertifikasi Tindakan korektif dan perbaikan berkelanjutan 8. Studi Kasus dan Workshop Studi kasus penerapan ISO 50001 di berbagai industri Simulasi identifikasi dan evaluasi peluang efisiensi energi Latihan audit internal dan perbaikan sistem manajemen energi PESERTA PELATIHAN ISO 50001 Manajer dan Pimpinan Perusahaan Direktur, CEO, dan eksekutif yang ingin memahami manfaat ISO 50001 bagi efisiensi energi dan keberlanjutan bisnis. Manajer operasional dan produksi yang bertanggung jawab atas penggunaan energi di fasilitas industri atau komersial. Tim Manajemen Energi Manajer energi dan tim teknis yang bertanggung jawab dalam implementasi dan pemantauan sistem manajemen energi. Insinyur energi atau teknisi yang bekerja dalam pengelolaan dan optimasi penggunaan energi. Departemen Teknik dan Pemeliharaan Tim maintenance yang bertugas menjaga efisiensi peralatan dan sistem energi. Insinyur listrik, mekanik, dan HVAC yang berperan dalam perencanaan serta pengelolaan energi. Tim Audit dan Kepatuhan Auditor internal yang bertugas mengevaluasi implementasi ISO 50001. Tim kepatuhan yang memastikan perusahaan memenuhi regulasi energi dan lingkungan. Departemen Lingkungan, Kesehatan, dan Keselamatan Kerja (EHS) Profesional yang menangani aspek keberlanjutan dan pengurangan dampak lingkungan dari konsumsi energi. Konsultan dan Profesional ISO Konsultan sistem manajemen yang ingin menambah keahlian dalam penerapan ISO 50001 di berbagai organisasi. Trainer dan fasilitator yang memberikan pelatihan terkait efisiensi energi dan sistem manajemen energi. Organisasi dan Lembaga Pemerintah Instansi yang bertanggung jawab dalam perumusan kebijakan energi dan regulasi lingkungan. Badan sertifikasi dan asosiasi industri yang berkaitan dengan efisiensi energi. Pemateri/ Trainer Pelatihan Iso 50001 Pelatihan ini akan diberikan oleh Trainer dari kalangan Praktisi, Akademisi dan Konsultan berpengalaman di bidangnya masing-masing. Sebelum pelatihan berlangsung Anda juga dapat berkomunikasi dengan tim training kami untuk menentukan outcome/ kompetensi yang ingin Anda capai setelah mengikuti pelatihan ini. Metode Pelatihan Audit Internal Materi yang akan disampaikan dalam training menggunakan metode yang terdiri dari presentasi 20% , Diskusi 20%, dan Praktek kurang lebih 60 % dari keseluruhan materi pelatihan yang akan disampaikan oleh pemateri kami.  Namun jika dirasa metode ini kurang tepat untuk Tim dan Perusahaan Anda, tidak perlu sungkan untuk mendiskusikan hal ini kepada tim training kami sehingga kompetensi yang diharapkan sesuai dengan kebutuhan Perusahaan tempat Anda bekerja. Lokasi Pelatihan Evaluasi Konsumsi Energi Training ini dilaksanakan di beberapa kota-kota besar di Indonesia seperti Ibukota DKI Jakarta, Bandung, Bali, Yogyakarta, Malang, Surabaya, Lombok dan juga kota Batam. Jika Anda membutuhkan pelatihan di kota lain silahkan menghubungi tim marketing kami. Jadwal Training Terbaru di Tahun 202 Januari : 16-17 Januari 2026 Februari : 13-14 Februari 2026 Maret : 5-6 Maret 2026 April : 24-25 April 2026 Mei : 21-22 Mei 2026 Juni : 11-12 Juni 2026 Juli : 16-17 Juli 2026 Agustus : 20-21 Agustus 2026 September : 17-18 September 2026 Oktober : 8-9 Oktober 2026 November : 12-13 November 2026 Desember : 17-18 Desember 2026 Selain Jadwal yang sudah kami tentukan tahun ini. Tanggal pelaksanaan pelatihan tersebut juga dapat disesuaikan dengan kebutuhan calon peserta. Sebelum menentukan tanggal pelaksanaan pelatihan sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu kepada tim marketing kami. Investasi Training Evaluasi Konsumsi Energi Offline tahun 2026 ini : Berikut ini adalah biaya investasi pelatihan tahun 2025 : Jakarta : Rp7.500.000,- Bandung : Rp7.500.000,- Jogja : Rp7.000.000,- Surabaya : Rp7.500.000, Bali : Rp8.500.000,- Lombok: Rp9.500.000,- Batam : Rp9.500.000,- Malang : Rp7.500.000,- Biaya investasi dapat berubaha sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan di website ini. Untuk mendapatkan Promo atau Diskon potongan biaya Investasi kami sarankan untuk menghubungi tim marketing pelatihan kami melalui Whatsapp atau email. Apabila perusahaan membutuhkan paket in house training, anggaran investasi pelatihan dapat menyesuaikan dengan anggaran perusahaan. Fasilitas Pelatihan untuk Paket Group (Minimal 2 orang peserta dari perusahaan yang sama): FREE Airport pickup service (Gratis Antar jemput Hotel/Bandara) FREE Transportasi Peserta ke tempat pelatihan…
Read more


March 28, 2025 0
TRAINING LANDSCAPE DAN PERTAMANAN

TRAINING LANDSCAPE DAN PERTAMANAN

TRAINING LANDSCAPE DAN PERTAMANAN   DESKRIPSI PELATIHAN LANDSCAPE DAN PERTAMANAN Pelatihan landscape dan pertamanan sangat penting untuk meningkatkan keterampilan dan pengetahuan dalam merancang, mengelola, serta merawat ruang terbuka hijau. Dengan adanya pelatihan ini, para profesional dapat memahami konsep estetika, fungsionalitas, dan keberlanjutan dalam menciptakan taman yang indah dan ramah lingkungan. Selain itu, pelatihan ini juga membantu mengoptimalkan pemanfaatan lahan dengan memanfaatkan tanaman yang tepat, mengurangi erosi tanah, serta meningkatkan kualitas udara dan kesehatan masyarakat. Keahlian dalam landscape dan pertamanan juga berperan besar dalam pengelolaan lingkungan perkotaan yang semakin padat, sehingga menciptakan suasana yang lebih nyaman dan menyegarkan bagi penghuninya. TUJUAN PELATIHAN LANDSCAPE DAN PERTAMANAN Tujuan pelatihan landscape dan pertamanan adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam merancang, mengelola, dan merawat ruang terbuka hijau yang estetis, fungsional, dan ramah lingkungan. Pelatihan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mengenai prinsip dasar desain taman, pemilihan tanaman yang tepat, serta teknik perawatan yang efisien. Selain itu, tujuan lainnya adalah untuk mengembangkan kemampuan dalam menciptakan lingkungan yang sehat, meningkatkan kualitas udara, mengurangi dampak negatif lingkungan, dan menciptakan ruang terbuka yang dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Pelatihan ini juga bertujuan untuk mempersiapkan tenaga ahli yang dapat berkontribusi dalam perencanaan dan pengelolaan landscape yang berkelanjutan di berbagai sektor, baik itu di perkotaan maupun perdesaan. LIST OUTLINE MATERI PELATIHAN LANDSCAPE DAN PERTAMANAN Pengenalan Landscape dan Pertamanan Definisi dan ruang lingkup landscape dan pertamanan Pentingnya ruang terbuka hijau dalam kehidupan sehari-hari Peran landscape dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan nyaman Prinsip Desain Landscape Estetika dan fungsionalitas dalam desain taman Pendekatan desain berbasis keberlanjutan Zonasi dalam desain landscape Penggunaan elemen alami dan buatan dalam desain taman Pemilihan Tanaman Jenis-jenis tanaman yang sesuai untuk berbagai kondisi iklim Pemilihan tanaman berdasarkan kebutuhan estetika dan fungsional Tanaman lokal vs tanaman impor Pemilihan tanaman untuk pengendalian erosi, penyerapan air, dan keanekaragaman hayati Teknik Penanaman dan Perawatan Tanaman Teknik penanaman yang tepat untuk berbagai jenis tanaman Penyiraman, pemupukan, dan pemangkasan Pencegahan dan pengendalian hama serta penyakit tanaman Teknik perawatan jangka panjang untuk menjaga keberlanjutan taman Pengelolaan Irigasi dalam Pertamanan Sistem irigasi yang efisien dan ramah lingkungan Pengelolaan air hujan dan sistem drainase Teknologi irigasi otomatis Konsep Keberlanjutan dalam Pertamanan Pengelolaan taman dengan prinsip ramah lingkungan Penggunaan bahan-bahan daur ulang dalam desain taman Pengelolaan sampah taman secara efisien Pengurangan jejak karbon dalam pertamanan Pengelolaan Lanskap Perkotaan Tantangan dan solusi pertamanan di daerah perkotaan Penciptaan ruang terbuka hijau publik Pengelolaan taman kota dan taman vertikal Pemanfaatan Taman untuk Kesejahteraan Masyarakat Manfaat psikologis dan sosial dari taman dan ruang hijau Meningkatkan kualitas udara dan mengurangi polusi Penciptaan tempat rekreasi dan edukasi melalui taman Studi Kasus dan Praktek Lapangan Analisis studi kasus taman yang sukses Praktik langsung dalam merancang dan merawat taman Evaluasi dan Pengembangan Taman Teknik evaluasi keberhasilan desain taman Rencana pengembangan taman berkelanjutan Inovasi terbaru dalam desain landscape dan pertamanan PESERTA YANG MEMBUTUHKAN PELATIHAN LANDSCAPE DAN PERTAMANAN Arsitek Lanskap Mereka yang merancang ruang terbuka hijau dan taman, baik untuk proyek pribadi, perumahan, maupun area publik. Pekerja di Bidang Pertamanan Tenaga ahli dan teknisi yang bertanggung jawab dalam merawat dan memelihara taman serta ruang hijau. Desainer Taman Profesional yang bekerja dalam merancang taman dengan memperhatikan estetika, fungsi, dan kebutuhan penghuni. Pengelola Taman Kota Mereka yang bertanggung jawab dalam perencanaan, pengelolaan, dan pemeliharaan taman-taman di ruang publik, seperti taman kota dan ruang hijau lainnya. Konsultan Lingkungan Konsultan yang memberikan saran mengenai desain landscape yang ramah lingkungan dan berkelanjutan. Pemerintah Daerah dan Pengelola Ruang Publik Aparat pemerintah yang bekerja di bidang perencanaan kota atau ruang terbuka hijau, baik di tingkat kota, kabupaten, atau provinsi. Petani dan Pengelola Kebun Mereka yang bekerja dalam pertanian atau kebun yang ingin memperluas pengetahuan mereka tentang pemilihan tanaman dan teknik pertamanan untuk meningkatkan estetika dan hasil kebun. Pendidikan dan Pelatihan Guru, dosen, atau praktisi pendidikan yang mengajarkan atau menyampaikan materi terkait pertamanan dan landscape kepada siswa atau mahasiswa. Pengusaha di Bidang Pertamanan Pemilik atau pengelola usaha yang bergerak dalam jasa desain dan perawatan taman, serta penjualan tanaman dan perlengkapan taman. Pencinta Lingkungan dan Komunitas Hijau Individu atau kelompok yang memiliki ketertarikan dalam menjaga kelestarian lingkungan dan menciptakan ruang hijau yang sehat di komunitas mereka. Pemateri/ Trainer Pelatihan Landscape Dan Pertamanan Pelatihan ini akan diberikan oleh Trainer dari kalangan Praktisi, Akademisi dan Konsultan berpengalaman di bidangnya masing-masing. Sebelum pelatihan berlangsung Anda juga dapat berkomunikasi dengan tim training kami untuk menentukan outcome/ kompetensi yang ingin Anda capai setelah mengikuti pelatihan ini. Metode Pelatihan Teknik Penanaman Materi yang akan disampaikan dalam training menggunakan metode yang terdiri dari presentasi 20% , Diskusi 20%, dan Praktek kurang lebih 60 % dari keseluruhan materi pelatihan yang akan disampaikan oleh pemateri kami.  Namun jika dirasa metode ini kurang tepat untuk Tim dan Perusahaan Anda, tidak perlu sungkan untuk mendiskusikan hal ini kepada tim training kami sehingga kompetensi yang diharapkan sesuai dengan kebutuhan Perusahaan tempat Anda bekerja. Lokasi Pelatihan Perawatan Tanaman Training ini dilaksanakan di beberapa kota-kota besar di Indonesia seperti Ibukota DKI Jakarta, Bandung, Bali, Yogyakarta, Malang, Surabaya, Lombok dan juga kota Batam. Jika Anda membutuhkan pelatihan di kota lain silahkan menghubungi tim marketing kami. Jadwal Training Terbaru di Tahun 2026 Januari : 16-17 Januari 2026 Februari : 13-14 Februari 2026 Maret : 5-6 Maret 2026 April : 24-25 April 2026 Mei : 21-22 Mei 2026 Juni : 11-12 Juni 2026 Juli : 16-17 Juli 2026 Agustus : 20-21 Agustus 2026 September : 17-18 September 2026 Oktober : 8-9 Oktober 2026 November : 12-13 November 2026 Desember : 17-18 Desember 2026 Selain Jadwal yang sudah kami tentukan tahun ini. Tanggal pelaksanaan pelatihan tersebut juga dapat disesuaikan dengan kebutuhan calon peserta. Sebelum menentukan tanggal pelaksanaan pelatihan sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu kepada tim marketing kami. Investasi Training Perawatan Tanaman Offline tahun 2026 ini : Berikut ini adalah biaya investasi pelatihan tahun 2025 : Jakarta : Rp7.500.000,- Bandung : Rp7.500.000,- Jogja : Rp7.000.000,- Surabaya : Rp7.500.000, Bali : Rp8.500.000,- Lombok: Rp9.500.000,- Batam : Rp9.500.000,- Malang : Rp7.500.000,- Biaya investasi dapat berubaha sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan di website ini. Untuk mendapatkan Promo atau Diskon potongan biaya Investasi kami sarankan untuk menghubungi tim marketing pelatihan kami melalui Whatsapp…
Read more


March 21, 2025 0
TRAINING GEOGRAPHIC INFORMATION SYSTEM (GIS)

TRAINING GEOGRAPHIC INFORMATION SYSTEM (GIS)

TRAINING GEOGRAPHIC INFORMATION SYSTEM (GIS)   DESKRIPSI PELATIHAN GEOGRAPHIC INFORMATION SYSTEM (GIS)  Pelatihan Geographic Information System (GIS) sangat penting karena memberikan keterampilan dan pengetahuan yang diperlukan untuk mengelola, menganalisis, dan memvisualisasikan data spasial. GIS memungkinkan individu untuk memetakan dan memahami pola geografis yang dapat digunakan dalam berbagai bidang, seperti perencanaan kota, manajemen bencana, konservasi alam, hingga pemasaran bisnis. Dengan kemajuan teknologi, pemahaman terhadap GIS menjadi semakin relevan, terutama dalam pengambilan keputusan yang berbasis data. Melalui pelatihan GIS, peserta dapat mengoptimalkan pemanfaatan data geospasial untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas di berbagai sektor, serta berkontribusi dalam menciptakan solusi berbasis peta untuk tantangan lingkungan dan sosial. TUJUAN PELATIHAN GEOGRAPHIC INFORMATION SYSTEM (GIS) Tujuan pelatihan Geographic Information System (GIS) adalah untuk memberikan pemahaman mendalam tentang konsep dasar GIS, serta kemampuan teknis dalam mengolah dan menganalisis data spasial. Pelatihan ini bertujuan agar peserta dapat memanfaatkan perangkat lunak GIS untuk mengidentifikasi, memetakan, dan memvisualisasikan informasi geografis secara efektif. Selain itu, pelatihan GIS bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dalam mengambil keputusan berbasis data spasial, yang dapat diterapkan di berbagai sektor seperti perencanaan wilayah, manajemen sumber daya alam, mitigasi bencana, hingga analisis pasar. Dengan demikian, pelatihan GIS juga diharapkan dapat meningkatkan efisiensi operasional dan mendukung pengembangan solusi inovatif berbasis peta dalam menghadapi tantangan lingkungan dan sosial. LIST OUTLINE MATERI PELATIHAN GEOGRAPHIC INFORMATION SYSTEM (GIS) Pengenalan GIS Definisi dan konsep dasar GIS Sejarah perkembangan GIS Komponen utama dalam GIS (hardware, software, data, pengguna) Dasar-Dasar Pemetaan dan Data Spasial Jenis-jenis data spasial: vektor dan raster Sistem koordinat dan proyeksi peta Format file GIS (Shapefile, GeoTIFF, dll.) Perangkat Lunak GIS Pengenalan perangkat lunak GIS (ArcGIS, QGIS, dll.) Instalasi dan konfigurasi perangkat lunak GIS Antarmuka pengguna dan fungsi dasar perangkat lunak GIS Pengumpulan dan Pengolahan Data Teknik pengumpulan data spasial (survey lapangan, citra satelit, GPS) Pengolahan dan pembersihan data (data editing, georeferensi) Konversi format data Pembuatan dan Analisis Peta Pembuatan peta tematik dan peta dasar Simbolisasi peta dan pengaturan tampilan data Analisis spasial (buffering, overlay, proximity analysis) Manajemen dan Penyimpanan Data GIS Pengelolaan database GIS (geodatabases) Pengaturan layer dan metadata Backup dan pemeliharaan data GIS Analisis Lanjutan GIS Analisis jaringan (routing, jaringan transportasi) Model prediktif dan analisis spasial kompleks Analisis statistik spasial Aplikasi GIS dalam Berbagai Sektor GIS dalam perencanaan kota dan wilayah GIS untuk mitigasi bencana dan manajemen darurat GIS dalam manajemen sumber daya alam dan lingkungan Pembuatan Laporan dan Presentasi GIS Membuat laporan berbasis peta Visualisasi data GIS untuk presentasi Pembuatan peta interaktif dan dashboard Tren dan Inovasi GIS Teknologi terbaru dalam GIS (drone, pemetaan 3D, big data) GIS berbasis cloud dan aplikasi mobile Integrasi GIS dengan teknologi lain (IoT, AI) Praktikum dan Studi Kasus Latihan pemetaan dan analisis data spasial Studi kasus penggunaan GIS di dunia nyata Proyek akhir dan evaluasi hasil pelatihan PESERTA YANG MEMBUTUHKAN PELATIHAN GEOGRAPHIC INFORMATION SYSTEM (GIS) Pemerintah dan Perencana Wilayah Perencana kota dan wilayah yang membutuhkan peta untuk merencanakan pembangunan dan pengelolaan sumber daya alam. Pegawai pemerintah yang bekerja dalam perencanaan dan kebijakan publik, terutama dalam sektor infrastruktur, perumahan, dan pengelolaan sumber daya alam. Ahli Geografi dan Lingkungan Peneliti dan praktisi dalam bidang geografi, ekologi, dan lingkungan yang memerlukan analisis spasial untuk pemetaan dan monitoring kondisi alam, penggunaan lahan, dan perubahan lingkungan. Manajer Sumber Daya Alam Profesional yang bekerja di bidang konservasi alam, kehutanan, pertanian, dan pengelolaan taman nasional, yang memerlukan pemetaan dan analisis untuk pengelolaan sumber daya alam secara berkelanjutan. Manajemen Bencana dan Mitigasi Risiko Petugas kebencanaan, baik di tingkat daerah maupun nasional, yang memerlukan GIS untuk analisis risiko bencana, pemetaan wilayah rawan bencana, dan perencanaan evakuasi. Industri Infrastruktur dan Konstruksi Insinyur dan manajer proyek konstruksi yang memanfaatkan GIS dalam merencanakan, memonitor, dan mengelola proyek-proyek infrastruktur seperti jalan, jembatan, dan utilitas. Perusahaan Pemasaran dan Riset Pasar Profesional yang bekerja di bidang pemasaran, analisis pasar, dan penjualan yang memanfaatkan GIS untuk analisis lokasi, segmentasi pasar, dan perencanaan distribusi produk. Ahli Transportasi dan Logistik Pengelola transportasi, logistik, dan distribusi yang memanfaatkan GIS untuk analisis jaringan transportasi, perencanaan rute, dan optimasi distribusi barang. Akademisi dan Mahasiswa Dosen, peneliti, dan mahasiswa yang membutuhkan GIS untuk mendukung penelitian dan proyek akademis, terutama dalam bidang geografi, geologi, lingkungan, dan perencanaan wilayah. Industri Energi dan Sumber Daya Profesional di sektor energi (minyak, gas, energi terbarukan) yang menggunakan GIS untuk analisis lokasi cadangan sumber daya dan perencanaan infrastruktur energi. Perusahaan Teknologi dan Pengembang Aplikasi Pengembang perangkat lunak yang terlibat dalam pengembangan aplikasi berbasis peta atau GIS untuk berbagai industri dan penggunaan komersial. Pemateri/ Trainer Pelatihan Geographic Information System (Gis) Pelatihan ini akan diberikan oleh Trainer dari kalangan Praktisi, Akademisi dan Konsultan berpengalaman di bidangnya masing-masing. Sebelum pelatihan berlangsung Anda juga dapat berkomunikasi dengan tim training kami untuk menentukan outcome/ kompetensi yang ingin Anda capai setelah mengikuti pelatihan ini. Metode Pelatihan Perangkat Lunak Gis Materi yang akan disampaikan dalam training menggunakan metode yang terdiri dari presentasi 20% , Diskusi 20%, dan Praktek kurang lebih 60 % dari keseluruhan materi pelatihan yang akan disampaikan oleh pemateri kami.  Namun jika dirasa metode ini kurang tepat untuk Tim dan Perusahaan Anda, tidak perlu sungkan untuk mendiskusikan hal ini kepada tim training kami sehingga kompetensi yang diharapkan sesuai dengan kebutuhan Perusahaan tempat Anda bekerja. Lokasi Pelatihan Pengelolaan Database Training ini dilaksanakan di beberapa kota-kota besar di Indonesia seperti Ibukota DKI Jakarta, Bandung, Bali, Yogyakarta, Malang, Surabaya, Lombok dan juga kota Batam. Jika Anda membutuhkan pelatihan di kota lain silahkan menghubungi tim marketing kami. Jadwal Training Terbaru di Tahun 2026 Januari : 16-17 Januari 2026 Februari : 13-14 Februari 2026 Maret : 5-6 Maret 2026 April : 24-25 April 2026 Mei : 21-22 Mei 2026 Juni : 11-12 Juni 2026 Juli : 16-17 Juli 2026 Agustus : 20-21 Agustus 2026 September : 17-18 September 2026 Oktober : 8-9 Oktober 2026 November : 12-13 November 2026 Desember : 17-18 Desember 2026 Selain Jadwal yang sudah kami tentukan tahun ini. Tanggal pelaksanaan pelatihan tersebut juga dapat disesuaikan dengan kebutuhan calon peserta. Sebelum menentukan tanggal pelaksanaan pelatihan sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu kepada tim marketing kami. Investasi Training Pengelolaan Database Offline tahun 2026 ini : Berikut ini adalah biaya investasi pelatihan tahun…
Read more


March 18, 2025 0
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.

Company

About Us

Contact Us

Products

Services

Blog

Features

Analytics

Engagement

Builder

Publisher

Help

Privacy Policy

Terms

Conditions

Privacy

Terms

Privacy Policy

Conditions

© 2023 Created with Royal Elementor Addons