TRAINING PERANCANGAN GEOMETRI JALAN

TRAINING PERANCANGAN GEOMETRI JALAN

TRAINING PERANCANGAN GEOMETRI JALAN   DESKRIPSI TRAINING PERANCANGAN GEOMETRI JALAN Pelatihan perancangan geometrik jalan sangat penting karena merupakan langkah awal dalam memastikan keselamatan, kenyamanan, dan efisiensi bagi pengguna jalan. Dengan memahami prinsip-prinsip perancangan geometrik, para insinyur dan perencana jalan dapat merancang infrastruktur yang mampu menyesuaikan dengan berbagai kondisi medan, volume lalu lintas, serta kebutuhan pengendara. Selain itu, pelatihan ini juga memberikan pemahaman tentang bagaimana mengoptimalkan penggunaan ruang jalan, mengurangi potensi kecelakaan, dan meminimalkan dampak lingkungan. Keahlian dalam perancangan geometrik yang baik juga mendukung terciptanya konektivitas antarwilayah yang lebih baik, serta meningkatkan kualitas layanan transportasi secara keseluruhan. TUJUAN PELATIHAN PERANCANGAN GEOMETRI JALAN Tujuan pelatihan perancangan geometrik jalan adalah untuk memberikan pemahaman mendalam tentang prinsip-prinsip dan teknik perancangan jalan yang aman, efisien, dan ramah lingkungan. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan peserta dalam merancang elemen-elemen geometrik jalan, seperti alignment, profil vertikal, lebar jalan, dan tikungan, yang sesuai dengan standar keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan. Selain itu, tujuan lain adalah agar peserta dapat memahami bagaimana perancangan jalan dapat mengoptimalkan arus lalu lintas, mengurangi kecelakaan, serta meminimalkan dampak negatif terhadap lingkungan dan pemukiman sekitar. Dengan pelatihan ini, diharapkan para peserta dapat menghasilkan desain jalan yang berkualitas, mendukung mobilitas yang lancar, dan meningkatkan daya saing transportasi. LIST OUTLINE MATERI PELATIHAN PERANCANGAN GEOMETRI JALAN Pendahuluan Pengertian perancangan geometrik jalan Tujuan dan pentingnya perancangan geometrik jalan Prinsip dasar dalam perancangan jalan Standar dan Pedoman Perancangan Jalan Standar nasional dan internasional dalam perancangan jalan Pedoman perancangan dari lembaga terkait Regulasi keselamatan jalan Elemen Geometrik Jalan Alignment Horisontal: Penentuan garis lurus dan kurva Radius tikungan dan pengaruhnya terhadap kenyamanan dan keselamatan Alignment Vertikal: Profil lintasan jalan Perhitungan kemiringan dan tinggi rendah jalan Lebar Jalan: Penentuan lebar jalan berdasarkan jenis jalan dan volume lalu lintas Tinggi Rencana: Pengaruh elevasi terhadap drainase dan aksesibilitas Jalan Layang dan Terowongan: Desain geometrik untuk jalan layang dan terowongan Perancangan Kurva dan Tikungan Desain tikungan horizontal dan vertikal Radius tikungan dan pengaruh kecepatan kendaraan Pembahasan tipe kurva: kurva sederhana, kurva transisi, kurva compound, dan kurva reverse Perancangan Intersections (Persimpangan) Desain persimpangan sederhana dan bundaran Penanganan arus lalu lintas di persimpangan Perancangan untuk keselamatan pejalan kaki dan pengendara Perancangan Drainase Jalan Prinsip dasar drainase jalan Penentuan kemiringan jalan untuk drainase yang efektif Sistem saluran air di jalan raya Faktor Keselamatan dalam Perancangan Geometrik Analisis keselamatan jalan Faktor-faktor yang mempengaruhi keselamatan pengguna jalan Penggunaan signage dan marka jalan dalam meningkatkan keselamatan Simulasi dan Analisis Perancangan Geometrik Penggunaan perangkat lunak dalam perancangan geometrik jalan Simulasi arus lalu lintas dan analisis desain Studi Kasus dan Aplikasi Praktis Studi kasus perancangan geometrik jalan Diskusi perancangan jalan pada berbagai jenis kawasan (perkotaan, pedesaan, jalan tol) Evaluasi dan Penutupan Evaluasi hasil pelatihan Pembahasan pertanyaan dan kesimpulan PESERTA YANG MEMBUTUHKAN PELATIHAN PERANCANGAN GEOMETRI JALAN Insinyur Sipil dan Perencana Jalan Profesional yang terlibat langsung dalam merancang jalan dan infrastruktur transportasi. Pelatihan ini membantu mereka memahami prinsip perancangan geometrik yang aman dan efisien. Arsitek dan Perencana Transportasi Arsitek yang bekerja dalam proyek-proyek perencanaan kota dan infrastruktur serta perencana transportasi yang bertugas merancang sistem transportasi yang baik dan lancar. Pemerintah Daerah dan Pihak Pengelola Infrastruktur Jalan Pejabat pemerintah yang bekerja di dinas pekerjaan umum, perhubungan, atau instansi terkait yang mengelola proyek infrastruktur jalan, agar mereka memiliki pengetahuan dalam menilai dan mengawasi proyek perancangan jalan. Kontraktor Konstruksi Jalan Pihak yang bertanggung jawab dalam pembangunan jalan yang memerlukan pemahaman tentang spesifikasi teknis perancangan geometrik jalan agar dapat membangun jalan sesuai dengan standar yang ditetapkan. Mahasiswa Teknik Sipil Mahasiswa yang sedang menempuh pendidikan di bidang teknik sipil atau teknik transportasi, yang membutuhkan pengetahuan dasar untuk memahami dan mengimplementasikan perancangan geometrik jalan dalam studi mereka. Konsultan Perancangan dan Perencana Infrastruktur Konsultan yang memberi saran dan rekomendasi kepada klien mereka mengenai perancangan jalan dan infrastruktur terkait. Pelatihan ini penting agar mereka dapat memberikan solusi yang lebih optimal dan sesuai dengan standar keselamatan. Pihak yang Terlibat dalam Studi Kelayakan dan Penilaian Proyek Jalan Profesional yang melakukan studi kelayakan atau evaluasi terhadap proyek perencanaan jalan untuk memastikan bahwa desain yang diajukan sesuai dengan kebutuhan teknis dan keselamatan. Pemateri/ Trainer Pelatihan Perancangan Geometri Jalan Pelatihan ini akan diberikan oleh Trainer dari kalangan Praktisi, Akademisi dan Konsultan berpengalaman di bidangnya masing-masing. Sebelum pelatihan berlangsung Anda juga dapat berkomunikasi dengan tim training kami untuk menentukan outcome/ kompetensi yang ingin Anda capai setelah mengikuti pelatihan ini. Metode Pelatihan Perancangan Kurva Materi yang akan disampaikan dalam training menggunakan metode yang terdiri dari presentasi 20% , Diskusi 20%, dan Praktek kurang lebih 60 % dari keseluruhan materi pelatihan yang akan disampaikan oleh pemateri kami.  Namun jika dirasa metode ini kurang tepat untuk Tim dan Perusahaan Anda, tidak perlu sungkan untuk mendiskusikan hal ini kepada tim training kami sehingga kompetensi yang diharapkan sesuai dengan kebutuhan Perusahaan tempat Anda bekerja. Lokasi Pelatihan Perancangan Drainase Jalan Training ini dilaksanakan di beberapa kota-kota besar di Indonesia seperti Ibukota DKI Jakarta, Bandung, Bali, Yogyakarta, Malang, Surabaya, Lombok dan juga kota Batam. Jika Anda membutuhkan pelatihan di kota lain silahkan menghubungi tim marketing kami. Jadwal Training Terbaru di Tahun 2026 Januari : 16-17 Januari 2026 Februari : 13-14 Februari 2026 Maret : 5-6 Maret 2026 April : 24-25 April 2026 Mei : 21-22 Mei 2026 Juni : 11-12 Juni 2026 Juli : 16-17 Juli 2026 Agustus : 20-21 Agustus 2026 September : 17-18 September 2026 Oktober : 8-9 Oktober 2026 November : 12-13 November 2026 Desember : 17-18 Desember 2026 Selain Jadwal yang sudah kami tentukan tahun ini. Tanggal pelaksanaan pelatihan tersebut juga dapat disesuaikan dengan kebutuhan calon peserta. Sebelum menentukan tanggal pelaksanaan pelatihan sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu kepada tim marketing kami. Investasi Training Perancangan Drainase Jalan Offline tahun 2026 ini : Berikut ini adalah biaya investasi pelatihan tahun 2025 : Jakarta : Rp7.500.000,- Bandung : Rp7.500.000,- Jogja : Rp7.000.000,- Surabaya : Rp7.500.000, Bali : Rp8.500.000,- Lombok: Rp9.500.000,- Batam : Rp9.500.000,- Malang : Rp7.500.000,- Biaya investasi dapat berubaha sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan di website ini. Untuk mendapatkan Promo atau Diskon potongan biaya Investasi kami sarankan untuk menghubungi tim marketing pelatihan kami melalui Whatsapp atau email. Apabila perusahaan membutuhkan paket in house training, anggaran investasi pelatihan dapat…
Read more


June 9, 2025 0
TRAINING SOFTWARE PROJECT MANAGEMENT

TRAINING SOFTWARE PROJECT MANAGEMENT

TRAINING SOFTWARE PROJECT MANAGEMENT   DESKRIPSI TRAINING SOFTWARE PROJECT MANAGEMENT Pelatihan Software Project Management (SPM) sangat penting untuk memastikan keberhasilan pengelolaan proyek perangkat lunak. Dalam dunia teknologi yang terus berkembang, keterampilan manajerial yang efektif dapat mempengaruhi kelancaran dan keberhasilan proyek. Pelatihan ini membantu para manajer proyek untuk memahami dan mengelola berbagai aspek, seperti perencanaan, pengendalian biaya, pengelolaan waktu, dan risiko yang ada. Dengan pelatihan SPM, tim pengembang dapat lebih terorganisir, menghindari kesalahan yang dapat merugikan, serta meningkatkan komunikasi antar pihak terkait. Selain itu, penguasaan metodologi manajemen proyek seperti Agile atau Waterfall juga dapat meningkatkan efisiensi dan produktivitas, memastikan proyek selesai tepat waktu dengan hasil yang optimal. TUJUAN PELATIHAN SOFTWARE PROJECT MANAGEMENT Meningkatkan Kemampuan Manajerial: Peserta pelatihan dapat mengelola tim, anggaran, waktu, dan sumber daya secara efisien untuk memastikan proyek perangkat lunak berjalan sesuai rencana. Mengurangi Risiko Proyek: Pelatihan ini membantu peserta untuk mengidentifikasi dan mengelola risiko yang mungkin timbul selama pengembangan perangkat lunak, sehingga mengurangi potensi kegagalan proyek. Meningkatkan Komunikasi Tim: Pelatihan ini mengajarkan cara berkomunikasi secara efektif antara semua pihak yang terlibat dalam proyek, termasuk pengembang, klien, dan pemangku kepentingan lainnya. Mengoptimalkan Penggunaan Metodologi yang Tepat: Peserta dilatih untuk memilih dan menerapkan metodologi manajemen proyek yang sesuai, seperti Agile, Scrum, atau Waterfall, sesuai dengan kebutuhan proyek. Memastikan Kualitas dan Kepuasan Klien: Dengan pendekatan yang terstruktur, pelatihan SPM bertujuan untuk meningkatkan kualitas produk akhir serta memastikan kepuasan klien terhadap hasil proyek. Pengelolaan Proyek yang Efisien dan Tepat Waktu: Tujuan lainnya adalah mengajarkan bagaimana merencanakan, melaksanakan, dan memonitor proyek dengan cara yang efisien, agar dapat diselesaikan tepat waktu dan sesuai anggaran. LIST OUTLINE MATERI PELATIHAN SOFTWARE PROJECT MANAGEMENT Pengenalan Software Project Management Definisi dan pentingnya manajemen proyek perangkat lunak Peran manajer proyek dalam pengembangan perangkat lunak Siklus hidup proyek perangkat lunak Perencanaan Proyek Penyusunan rencana proyek Penentuan ruang lingkup proyek (scope) Penyusunan anggaran dan estimasi biaya Penjadwalan proyek dan pengelolaan waktu Pengelolaan sumber daya manusia dalam proyek Metodologi Manajemen Proyek Perbedaan antara metodologi tradisional (Waterfall) dan metodologi Agile Pemahaman tentang Scrum, Kanban, dan teknik Agile lainnya Kelebihan dan kekurangan masing-masing metodologi Pemilihan metodologi yang tepat sesuai kebutuhan proyek Pengelolaan Risiko Proyek Identifikasi risiko dalam proyek perangkat lunak Teknik untuk mengevaluasi dan mengelola risiko Strategi mitigasi risiko Penanganan perubahan yang tak terduga dalam proyek Pengelolaan Tim dan Komunikasi Manajemen sumber daya manusia (SDM) dalam proyek perangkat lunak Pengelolaan tim lintas fungsi dan kolaborasi Teknik komunikasi yang efektif dalam tim Meningkatkan motivasi dan produktivitas tim Pengawasan dan Pengendalian Proyek Metode pemantauan kemajuan proyek Pengendalian biaya, waktu, dan kualitas proyek Teknik pelaporan proyek dan pembaruan status Penanganan masalah dan penyimpangan dari rencana Manajemen Kualitas dalam Proyek Perangkat Lunak Prinsip-prinsip manajemen kualitas Pengujian perangkat lunak dan penerapan teknik QA (Quality Assurance) Penjaminan kualitas selama siklus hidup proyek Peran audit dan review dalam manajemen kualitas Penutupan Proyek Proses penutupan proyek perangkat lunak Evaluasi hasil proyek dan pencapaian tujuan Pengelolaan dokumentasi proyek Pengalaman dan pembelajaran dari proyek Studi Kasus dan Latihan Praktik Studi kasus pengelolaan proyek perangkat lunak nyata Simulasi dan praktik langsung dalam manajemen proyek Analisis kesalahan umum dalam pengelolaan proyek dan solusinya Penilaian dan Umpan Balik Evaluasi pemahaman peserta terhadap materi Diskusi dan tanya jawab Umpan balik untuk pengembangan lebih lanjut dalam manajemen proyek perangkat lunak PESERTA YANG MEMBUTUHKAN PELATIHAN SOFTWARE PROJECT MANAGEMENT Manajer Proyek (Project Managers) Manajer proyek perangkat lunak membutuhkan keterampilan manajerial untuk merencanakan, mengorganisir, dan mengawasi proyek perangkat lunak agar sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan, termasuk anggaran, waktu, dan kualitas. Pengembang Perangkat Lunak (Software Developers) Pengembang perangkat lunak yang terlibat dalam proyek dapat memperoleh manfaat dari pemahaman yang lebih baik tentang manajemen proyek, yang membantu mereka dalam bekerja lebih efisien, berkomunikasi dengan lebih baik dengan manajer proyek, dan memahami prioritas dan ruang lingkup proyek. Tim QA (Quality Assurance) Tim QA perlu memahami manajemen proyek untuk mengelola proses pengujian perangkat lunak dengan lebih efektif, memastikan kualitas produk akhir, serta berkolaborasi dengan pengembang dan manajer proyek dalam menyelesaikan masalah kualitas. Product Owners dan Business Analysts Product owners dan business analysts yang terlibat dalam mendefinisikan ruang lingkup proyek dan persyaratan bisnis perangkat lunak akan mendapatkan manfaat dengan memahami prinsip-prinsip manajemen proyek untuk menyelaraskan tujuan bisnis dengan implementasi teknis. Tim IT dan Infrastruktur Anggota tim IT yang terlibat dalam mendukung proyek perangkat lunak perlu memahami manajemen proyek untuk memastikan infrastruktur yang dibutuhkan tersedia, serta membantu merencanakan dan mengelola aspek teknis yang mendukung pengembangan perangkat lunak. CIO dan Eksekutif Senior Chief Information Officer (CIO) atau eksekutif senior lainnya yang memiliki tanggung jawab dalam pengelolaan portofolio proyek perangkat lunak dalam organisasi akan memperoleh wawasan tentang cara memantau, mengelola, dan mengarahkan proyek agar mendukung tujuan strategis perusahaan. Freelancer atau Konsultan IT Para freelancer atau konsultan yang bekerja pada proyek perangkat lunak juga memerlukan pelatihan ini untuk membantu mereka mengelola proyek secara mandiri, mengelola hubungan dengan klien, dan memastikan proyek selesai tepat waktu dengan anggaran yang efisien. Pemilik Startup Teknologi Pemilik atau pendiri startup teknologi yang mengelola pengembangan produk perangkat lunak dapat memanfaatkan pelatihan ini untuk memastikan proyek mereka berjalan dengan lancar, meskipun mereka mungkin memiliki sumber daya terbatas. Pendidikan dan Pelatihan (Trainer/Instructor) Pelatih atau instruktur yang mengajarkan kursus terkait manajemen proyek perangkat lunak juga perlu memahami praktik terbaik dan metodologi yang diajarkan dalam pelatihan ini. Pemateri/ Trainer Pelatihan Software Project Management Pelatihan ini akan diberikan oleh Trainer dari kalangan Praktisi, Akademisi dan Konsultan berpengalaman di bidangnya masing-masing. Sebelum pelatihan berlangsung Anda juga dapat berkomunikasi dengan tim training kami untuk menentukan outcome/ kompetensi yang ingin Anda capai setelah mengikuti pelatihan ini. Metode Pelatihan Microsoft Project Materi yang akan disampaikan dalam training menggunakan metode yang terdiri dari presentasi 20% , Diskusi 20%, dan Praktek kurang lebih 60 % dari keseluruhan materi pelatihan yang akan disampaikan oleh pemateri kami.  Namun jika dirasa metode ini kurang tepat untuk Tim dan Perusahaan Anda, tidak perlu sungkan untuk mendiskusikan hal ini kepada tim training kami sehingga kompetensi yang diharapkan sesuai dengan kebutuhan Perusahaan tempat Anda bekerja. Lokasi Pelatihan Manajemen Proyek Training ini dilaksanakan di beberapa kota-kota besar di Indonesia seperti Ibukota DKI Jakarta, Bandung, Bali, Yogyakarta, Malang, Surabaya, Lombok dan juga kota Batam.…
Read more


May 29, 2025 0
TRAINING RESOURCES EVALUATION, PROJECT ECONOMICS AND PROJECT MANAGEMENT IN OIL & GAS

TRAINING RESOURCES EVALUATION, PROJECT ECONOMICS AND PROJECT MANAGEMENT IN OIL & GAS

TRAINING RESOURCES EVALUATION, PROJECT ECONOMICS AND PROJECT MANAGEMENT IN OIL & GAS   DESKRIPSI TRAINING RESOURCES EVALUATION, PROJECT ECONOMICS AND PROJECT MANAGEMENT IN OIL & GAS Pelatihan dalam Resources Evaluation, Project Economics, and Project Management di industri minyak dan gas sangat penting untuk memastikan keberhasilan dan efisiensi operasional. Resources Evaluation membantu dalam penilaian dan estimasi potensi cadangan sumber daya, yang menjadi dasar untuk pengambilan keputusan investasi yang tepat. Sementara itu, pemahaman tentang Project Economics memberikan wawasan tentang analisis biaya, pendapatan, dan kelayakan finansial suatu proyek, yang sangat penting dalam menghadapi ketidakpastian pasar dan fluktuasi harga energi. Project Management memastikan bahwa proyek berjalan sesuai jadwal, anggaran, dan standar kualitas yang diinginkan, mengurangi risiko, dan meningkatkan produktivitas. Dengan keterampilan yang tepat, perusahaan dapat mengelola proyek-proyek besar secara lebih efektif, mengoptimalkan hasil, dan meningkatkan daya saing di pasar global. TUJUAN PELATIHAN RESOURCES EVALUATION, PROJECT ECONOMICS AND PROJECT MANAGEMENT IN OIL & GAS Tujuan pelatihan Resources Evaluation, Project Economics, and Project Management di industri minyak dan gas adalah untuk memberikan peserta pemahaman mendalam tentang berbagai aspek yang berperan penting dalam keberhasilan suatu proyek. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dalam mengevaluasi potensi sumber daya alam secara akurat (resources evaluation), mengidentifikasi dan menganalisis aspek ekonomi dari proyek untuk memastikan kelayakan finansial dan keuntungan jangka panjang (project economics), serta memperkuat keterampilan dalam merencanakan, mengelola, dan mengontrol proyek agar berjalan sesuai dengan jadwal, anggaran, dan standar yang ditetapkan (project management). Dengan pelatihan ini, peserta diharapkan dapat mengambil keputusan yang lebih informasional, meminimalkan risiko, dan mengoptimalkan penggunaan sumber daya, yang pada akhirnya dapat meningkatkan efisiensi dan profitabilitas perusahaan di sektor minyak dan gas. LIST OUTLINE MATERI PELATIHAN RESOURCES EVALUATION, PROJECT ECONOMICS AND PROJECT MANAGEMENT IN OIL & GAS 1. Introduction to Oil & Gas Industry Gambaran umum industri minyak dan gas Tantangan dan peluang di sektor energi Peran penting evaluasi sumber daya, ekonomi proyek, dan manajemen proyek 2. Resources Evaluation Pengertian dan tujuan resources evaluation Teknik dan metode dalam evaluasi cadangan (reservoir engineering) Analisis geologi, geofisika, dan teknik eksplorasi Estimasi cadangan minyak dan gas Faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan evaluasi sumber daya Proses perizinan dan peraturan dalam evaluasi sumber daya 3. Project Economics Pengertian project economics dalam industri minyak dan gas Analisis kelayakan proyek: Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR), dan Payback Period Analisis sensitivitas dan risiko Perhitungan biaya investasi awal dan operasional Model ekonomi proyek: biaya dan pendapatan dalam jangka panjang Dampak fluktuasi harga minyak dan gas terhadap kelayakan proyek Pembiayaan proyek dan manajemen risiko finansial 4. Project Management in Oil & Gas Prinsip dasar project management dalam industri minyak dan gas Perencanaan dan pengorganisasian proyek Penjadwalan proyek menggunakan alat manajemen waktu (misalnya Gantt Chart, Critical Path Method) Pengelolaan sumber daya manusia dan material Manajemen risiko proyek Pengawasan dan kontrol anggaran Proses evaluasi dan pelaporan proyek Manajemen komunikasi dan kolaborasi antar tim Strategi untuk menyelesaikan proyek tepat waktu dan sesuai anggaran 5. Integrated Approach: Combining Resources Evaluation, Economics, and Project Management Pentingnya pendekatan terpadu antara evaluasi sumber daya, analisis ekonomi, dan manajemen proyek Studi kasus: Mengoptimalkan keberhasilan proyek minyak dan gas dengan pendekatan terpadu Alat dan perangkat lunak yang digunakan dalam ketiga bidang ini Praktik terbaik dan pembelajaran dari proyek-proyek sebelumnya 6. Practical Exercises and Case Studies Simulasi proyek dari tahap evaluasi hingga implementasi Diskusi studi kasus proyek nyata di industri minyak dan gas Penyusunan rencana manajemen proyek dengan fokus pada ekonomi dan evaluasi sumber daya 7. Closing Remarks and Future Trends Tren terkini dalam industri minyak dan gas Inovasi dan teknologi dalam evaluasi sumber daya dan manajemen proyek Rekomendasi untuk pengembangan profesional di sektor energi PESERTA YANG MEMBUTUHKAN PELATIHAN RESOURCES EVALUATION, PROJECT ECONOMICS AND PROJECT MANAGEMENT IN OIL & GAS Insinyur Perminyakan (Reservoir Engineers) Membutuhkan pemahaman mendalam mengenai evaluasi sumber daya untuk melakukan perhitungan cadangan dan potensi reservoir. Manajer Proyek (Project Managers) Membutuhkan keterampilan manajerial untuk merencanakan, mengelola, dan mengawasi proyek-proyek besar di bidang eksplorasi dan produksi minyak dan gas. Analis Ekonomi Proyek (Project Economists) Membutuhkan pengetahuan tentang analisis ekonomi proyek untuk mengevaluasi kelayakan finansial dan perhitungan biaya-manfaat dari proyek-proyek minyak dan gas. Pengelola Sumber Daya Manusia (HR Managers) Membutuhkan wawasan untuk merencanakan dan mengelola tim yang terlibat dalam proyek-proyek di sektor minyak dan gas. Geolog dan Geofisikawan (Geologists and Geophysicists) Membutuhkan keterampilan dalam mengevaluasi potensi sumber daya alam, termasuk pemahaman ekonomi dan manajemen proyek untuk mendukung pengambilan keputusan. Investor dan Pembiaya Proyek (Investors and Project Financiers) Membutuhkan pengetahuan tentang aspek ekonomi dan keuangan dari proyek minyak dan gas untuk menentukan kelayakan investasi dan potensi keuntungan. Konsultan Energi (Energy Consultants) Membutuhkan pemahaman teknis dan ekonomi untuk memberikan saran yang relevan dan analisis yang tepat dalam proyek-proyek minyak dan gas. Regulator dan Pemerintah Membutuhkan pemahaman mengenai regulasi industri minyak dan gas serta proses evaluasi dan pengelolaan proyek untuk memastikan kepatuhan terhadap standar dan peraturan yang berlaku. Manajer Operasional (Operations Managers) Membutuhkan keterampilan dalam mengelola operasi sehari-hari proyek minyak dan gas, termasuk pengawasan biaya dan efisiensi. Penyelia dan Tim Teknik Proyek (Project Technical Teams and Supervisors) Membutuhkan pelatihan dalam berbagai aspek teknis dan manajerial proyek untuk memastikan bahwa setiap bagian dari proyek dijalankan dengan efisien dan efektif. Pemateri/ Trainer Pelatihan Resources Evaluation, Project Economics And Project Management In Oil & Gas Pelatihan ini akan diberikan oleh Trainer dari kalangan Praktisi, Akademisi dan Konsultan berpengalaman di bidangnya masing-masing. Sebelum pelatihan berlangsung Anda juga dapat berkomunikasi dengan tim training kami untuk menentukan outcome/ kompetensi yang ingin Anda capai setelah mengikuti pelatihan ini. Metode Pelatihan Project Economics Materi yang akan disampaikan dalam training menggunakan metode yang terdiri dari presentasi 20% , Diskusi 20%, dan Praktek kurang lebih 60 % dari keseluruhan materi pelatihan yang akan disampaikan oleh pemateri kami.  Namun jika dirasa metode ini kurang tepat untuk Tim dan Perusahaan Anda, tidak perlu sungkan untuk mendiskusikan hal ini kepada tim training kami sehingga kompetensi yang diharapkan sesuai dengan kebutuhan Perusahaan tempat Anda bekerja. Lokasi Pelatihan Project Management Training ini dilaksanakan di beberapa kota-kota besar di Indonesia seperti Ibukota DKI Jakarta, Bandung, Bali, Yogyakarta, Malang, Surabaya, Lombok dan juga kota Batam. Jika Anda membutuhkan pelatihan di kota lain silahkan…
Read more


May 24, 2025 0
TRAINING PROJECT SCHEDULING & CONTROLLING AND RISK ANALYSIS

TRAINING PROJECT SCHEDULING & CONTROLLING AND RISK ANALYSIS

TRAINING PROJECT SCHEDULING & CONTROLLING AND RISK ANALYSIS   DESKRIPSI TRAINING PROJECT SCHEDULING & CONTROLLING AND RISK ANALYSIS Pelatihan Project Scheduling & Controlling serta Risk Analysis sangat penting untuk meningkatkan kemampuan manajer proyek dalam merencanakan, mengontrol, dan mengelola proyek secara efisien. Dengan pemahaman yang mendalam tentang penjadwalan dan pengendalian, seorang manajer proyek dapat memastikan bahwa semua tahap proyek berjalan sesuai rencana, tepat waktu, dan dalam anggaran yang ditentukan. Selain itu, analisis risiko memungkinkan untuk mengidentifikasi potensi masalah atau hambatan yang dapat mempengaruhi kelancaran proyek. Dengan memitigasi risiko sejak awal, proyek dapat berjalan dengan lebih lancar dan meminimalisir kemungkinan terjadinya kegagalan. Pelatihan ini juga membantu tim proyek untuk lebih adaptif dalam menghadapi perubahan dan mengambil keputusan yang lebih tepat, sehingga hasil proyek dapat tercapai dengan optimal. TUJUAN PELATIHAN PROJECT SCHEDULING & CONTROLLING AND RISK ANALYSIS Tujuan pelatihan Project Scheduling & Controlling dan Risk Analysis adalah untuk membekali peserta dengan keterampilan dan pengetahuan yang diperlukan dalam merencanakan, mengelola, dan mengendalikan proyek secara efektif. Dalam pelatihan ini, peserta akan diajarkan cara menyusun jadwal proyek yang realistis dan efisien, serta memantau kemajuan proyek agar tetap sesuai dengan waktu dan anggaran yang telah ditentukan. Selain itu, tujuan utama lainnya adalah untuk mengidentifikasi dan menganalisis risiko yang mungkin muncul selama pelaksanaan proyek, serta mengembangkan strategi mitigasi yang tepat. Dengan demikian, pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan peserta dalam mengelola ketidakpastian, meminimalisir dampak negatif dari risiko, dan memastikan keberhasilan proyek dari awal hingga akhir. LIST OUTLINE MATERI PELATIHAN PROJECT SCHEDULING & CONTROLLING AND RISK ANALYSIS I. Pendahuluan Pengertian dan Tujuan Project Scheduling & Controlling Pengertian dan Tujuan Risk Analysis Pentingnya Project Scheduling, Controlling, dan Risk Analysis dalam Manajemen Proyek II. Project Scheduling (Penjadwalan Proyek) Prinsip dan Tujuan Penjadwalan Proyek Komponen-komponen Penjadwalan Proyek Aktivitas proyek Durasi dan alokasi sumber daya Teknik-teknik Penjadwalan Proyek Gantt Chart Critical Path Method (CPM) Program Evaluation and Review Technique (PERT) Penentuan Prioritas dan Urutan Tugas Alat dan Software untuk Penjadwalan Proyek Pengelolaan Waktu dalam Proyek III. Project Controlling (Pengendalian Proyek) Pengertian dan Tujuan Pengendalian Proyek Teknik Pengendalian Proyek Earned Value Management (EVM) Variance Analysis Performance Indicators Monitoring Kemajuan Proyek Indikator Kinerja Utama (KPI) Penanganan Deviations (Penyimpangan) Pengelolaan Anggaran dan Sumber Daya Evaluasi dan Tindakan Korektif IV. Risk Analysis (Analisis Risiko) Pengertian dan Tujuan Analisis Risiko Identifikasi Risiko Sumber-sumber Risiko dalam Proyek Teknik Identifikasi Risiko (Brainstorming, Delphi, SWOT, dll.) Analisis Kualitatif Risiko Penilaian Dampak dan Probabilitas Matriks Risiko Analisis Kuantitatif Risiko Monte Carlo Simulation Sensitivity Analysis Strategi Mitigasi Risiko Penghindaran, Pengurangan, Pembagian, dan Penerimaan Risiko Rencana Kontinjensi dan Response Plan V. Integrasi Project Scheduling, Controlling, dan Risk Analysis Menyelaraskan Penjadwalan dan Pengendalian dengan Analisis Risiko Studi Kasus: Implementasi Penjadwalan, Pengendalian, dan Analisis Risiko dalam Proyek Nyata Penyusunan Rencana Proyek yang Efektif dengan Memperhitungkan Risiko VI. Studi Kasus dan Praktik Latihan Penyusunan Jadwal Proyek menggunakan Gantt Chart dan CPM Latihan Analisis Risiko untuk Proyek Tertentu Simulasi Pengendalian Proyek dengan Teknik Earned Value Management VII. Kesimpulan dan Penutupan Ringkasan Materi Pelatihan Sesi Tanya Jawab Evaluasi dan Umpan Balik Peserta PESERTA YANG MEMBUTUHKAN PELATIHAN PROJECT SCHEDULING & CONTROLLING AND RISK ANALYSIS Manajer Proyek (Project Manager) Manajer proyek membutuhkan keterampilan dalam penjadwalan, pengendalian, dan analisis risiko untuk memastikan proyek berjalan sesuai dengan tujuan, waktu, dan anggaran yang telah ditentukan. Mereka perlu memantau dan mengelola seluruh aspek proyek, dari perencanaan hingga penyelesaian. Anggota Tim Proyek Anggota tim proyek yang terlibat langsung dalam pelaksanaan tugas-tugas proyek perlu memahami cara menyusun jadwal dan mengendalikan pekerjaan mereka agar sesuai dengan rencana. Mereka juga harus dapat mengenali potensi risiko yang dapat mempengaruhi kinerja mereka. Penyelia atau Pengawas Proyek Penyelia proyek yang bertanggung jawab mengawasi pekerjaan tim dan memastikan bahwa proyek tetap pada jalurnya perlu memahami teknik pengendalian proyek agar dapat memberikan arahan yang tepat dalam hal pengelolaan waktu, biaya, dan risiko. Professional di Bidang Konstruksi Di sektor konstruksi, perencanaan dan pengendalian proyek sangat penting. Pelatihan ini membantu memastikan bahwa proyek konstruksi dapat diselesaikan tepat waktu dan sesuai anggaran, dengan meminimalisir risiko yang mungkin muncul selama pelaksanaan. Konsultan Manajemen Proyek Konsultan yang memberikan layanan kepada organisasi dalam mengelola proyek mereka akan sangat diuntungkan dengan pelatihan ini, karena mereka harus memiliki kemampuan untuk menganalisis dan mengelola risiko serta mengoptimalkan jadwal dan pengendalian proyek. Tim Keuangan dan Penganggaran Profesional di bidang keuangan yang terlibat dalam pengelolaan anggaran proyek perlu memahami bagaimana mengelola dan memantau biaya proyek, serta mengidentifikasi risiko yang dapat mempengaruhi anggaran. Analisis Bisnis (Business Analyst) Analisis bisnis yang terlibat dalam merencanakan dan mengelola proyek bisnis harus mengerti cara mengidentifikasi risiko serta mengelola jadwal proyek untuk mendukung pencapaian tujuan bisnis yang lebih luas. Manajer Risiko (Risk Manager) Bagi mereka yang fokus pada manajemen risiko, pelatihan ini penting untuk memperdalam kemampuan mereka dalam menganalisis, mengidentifikasi, dan mengurangi risiko yang dapat menghambat jalannya proyek. Profesional IT dan Software Development Dalam proyek pengembangan perangkat lunak dan teknologi, penjadwalan, pengendalian, dan analisis risiko menjadi kunci untuk memastikan proyek selesai tepat waktu dan sesuai dengan ekspektasi klien. Pemateri/ Trainer Pelatihan Project Scheduling & Controlling And Risk Analysis Pelatihan ini akan diberikan oleh Trainer dari kalangan Praktisi, Akademisi dan Konsultan berpengalaman di bidangnya masing-masing. Sebelum pelatihan berlangsung Anda juga dapat berkomunikasi dengan tim training kami untuk menentukan outcome/ kompetensi yang ingin Anda capai setelah mengikuti pelatihan ini. Metode Pelatihan Project Controlling Materi yang akan disampaikan dalam training menggunakan metode yang terdiri dari presentasi 20% , Diskusi 20%, dan Praktek kurang lebih 60 % dari keseluruhan materi pelatihan yang akan disampaikan oleh pemateri kami.  Namun jika dirasa metode ini kurang tepat untuk Tim dan Perusahaan Anda, tidak perlu sungkan untuk mendiskusikan hal ini kepada tim training kami sehingga kompetensi yang diharapkan sesuai dengan kebutuhan Perusahaan tempat Anda bekerja. Lokasi Pelatihan Risk Analysis Training ini dilaksanakan di beberapa kota-kota besar di Indonesia seperti Ibukota DKI Jakarta, Bandung, Bali, Yogyakarta, Malang, Surabaya, Lombok dan juga kota Batam. Jika Anda membutuhkan pelatihan di kota lain silahkan menghubungi tim marketing kami. Jadwal Training Terbaru di Tahun 2026 Januari : 16-17 Januari 2026 Februari : 13-14 Februari 2026 Maret : 5-6 Maret 2026 April : 24-25 April 2026 Mei : 21-22 Mei 2026 Juni : 11-12…
Read more


May 22, 2025 0
TRAINING PROJECT RISK MANAGEMENT

TRAINING PROJECT RISK MANAGEMENT

TRAINING PROJECT RISK MANAGEMENT   DESKRIPSI TRAINING PROJECT RISK MANAGEMENT Pelatihan Project Risk Management sangat penting dalam memastikan keberhasilan suatu proyek, karena risiko yang tidak terkelola dengan baik dapat mengancam pencapaian tujuan proyek. Dengan pelatihan ini, para manajer proyek dan tim dapat belajar untuk mengidentifikasi, menganalisis, dan merencanakan respons terhadap berbagai risiko yang mungkin muncul selama siklus hidup proyek. Selain itu, pemahaman yang mendalam tentang manajemen risiko memungkinkan pengambilan keputusan yang lebih tepat, efisien, dan berbasis data. Pelatihan ini juga membantu meningkatkan kemampuan dalam merencanakan mitigasi risiko, mengurangi dampak negatif, serta memanfaatkan peluang yang muncul dari ketidakpastian, sehingga dapat meningkatkan peluang keberhasilan proyek secara keseluruhan. TUJUAN PELATIHAN PROJECT RISK MANAGEMENT Mengidentifikasi risiko secara proaktif yang mungkin muncul selama pelaksanaan proyek. Menganalisis potensi dampak risiko terhadap waktu, biaya, dan kualitas proyek. Menyusun strategi mitigasi risiko untuk mengurangi dampak negatif atau memanfaatkan peluang yang ada. Meningkatkan kemampuan dalam pengambilan keputusan yang lebih efektif dan efisien dalam menghadapi ketidakpastian. Meningkatkan kolaborasi tim dalam pengelolaan risiko untuk mencapai tujuan proyek dengan lebih optimal. LIST OUTLINE MATERI PELATIHAN PROJECT RISK MANAGEMENT Pengenalan Project Risk Management Definisi dan konsep dasar Manajemen Risiko Proyek Pentingnya manajemen risiko dalam keberhasilan proyek Hubungan antara manajemen risiko dan keberhasilan proyek Proses Manajemen Risiko Proyek Identifikasi risiko Penilaian risiko (analisis kualitatif dan kuantitatif) Perencanaan respons risiko Pemantauan dan pengendalian risiko Identifikasi Risiko Teknik dan alat untuk mengidentifikasi risiko (misalnya brainstorming, wawancara, Delphi, SWOT analysis) Mengidentifikasi sumber-sumber risiko (internal dan eksternal) Kategorisasi risiko dalam proyek Penilaian dan Analisis Risiko Analisis kualitatif risiko (probabilitas dan dampak) Analisis kuantitatif risiko (perhitungan nilai eksposur risiko, simulasi Monte Carlo) Menggunakan matriks risiko untuk pemetaan risiko Prioritisasi risiko berdasarkan dampaknya Perencanaan Respons Risiko Strategi untuk menghindari, mentransfer, mengurangi, atau menerima risiko Pengembangan rencana mitigasi risiko Rencana kontingensi dan strategi darurat Pemantauan dan Pengendalian Risiko Teknik pemantauan risiko yang efektif Mengukur efektivitas respons risiko yang telah diterapkan Mengelola perubahan risiko selama siklus hidup proyek Komunikasi Risiko dalam Proyek Pentingnya komunikasi risiko yang jelas dalam tim proyek Melibatkan pemangku kepentingan dalam proses manajemen risiko Dokumentasi dan pelaporan risiko Studi Kasus dan Simulasi Analisis studi kasus manajemen risiko dalam proyek nyata Simulasi pengelolaan risiko dalam berbagai skenario proyek Best Practices dalam Manajemen Risiko Proyek Strategi untuk mengelola risiko secara berkelanjutan Pembelajaran dari pengalaman proyek sebelumnya Meningkatkan kesadaran dan budaya manajemen risiko di dalam organisasi Evaluasi dan Penutupan Pelatihan Ujian/kuis untuk mengevaluasi pemahaman peserta Diskusi dan feedback pelatihan Rencana tindak lanjut pasca pelatihan PESERTA YANG MEMBUTUHKAN PELATIHAN PROJECT RISK MANAGEMENT Manajer Proyek Manajer proyek perlu memahami dan mengelola risiko agar proyek dapat berjalan sesuai rencana, dalam hal waktu, biaya, dan kualitas. Anggota Tim Proyek Semua anggota tim proyek, terutama yang terlibat dalam perencanaan dan pelaksanaan, harus memahami risiko yang terkait dengan tugas mereka untuk mengurangi potensi masalah. Pemangku Kepentingan (Stakeholders) Pemangku kepentingan, seperti klien, sponsor, atau pemilik proyek, harus terlibat dalam pemahaman dan pengelolaan risiko untuk menjaga kepentingan dan harapan mereka agar tetap tercapai. Penyelia dan Pengawas Proyek Mereka bertanggung jawab untuk memastikan proyek dilaksanakan sesuai rencana. Pemahaman tentang manajemen risiko membantu mereka mengantisipasi dan mengatasi kendala yang mungkin muncul. Direktur atau Eksekutif yang Bertanggung Jawab atas Proyek Para eksekutif yang terlibat dalam pengambilan keputusan strategis juga perlu memahami risiko untuk menentukan prioritas dan alokasi sumber daya yang optimal. Konsultan dan Penyedia Jasa Manajemen Proyek Konsultan yang memberikan layanan manajemen proyek juga perlu memahami teknik manajemen risiko untuk membantu klien mereka dalam mengelola risiko proyek secara lebih efektif. Tim Keuangan dan Akuntansi Proyek Risiko keuangan, seperti pengelolaan anggaran dan arus kas, perlu dikelola dengan baik untuk menghindari risiko finansial yang dapat mempengaruhi kelangsungan proyek. Tim Hukum dan Kepatuhan Tim hukum yang terlibat dalam proyek perlu memahami potensi risiko hukum dan kontraktual, serta bagaimana memitigasinya dalam perjanjian dan regulasi. Profesional Sumber Daya Manusia (SDM) Pengelolaan risiko terkait sumber daya manusia, seperti kekurangan staf atau masalah pelatihan, perlu dikelola dengan baik dalam proyek. Penyedia atau Vendor Proyek Penyedia layanan atau barang dalam proyek perlu memahami risiko yang berhubungan dengan pengadaan dan pengiriman agar tidak mengganggu kelancaran proyek.   Pemateri/ Trainer Pelatihan Project Risk Management Pelatihan ini akan diberikan oleh Trainer dari kalangan Praktisi, Akademisi dan Konsultan berpengalaman di bidangnya masing-masing. Sebelum pelatihan berlangsung Anda juga dapat berkomunikasi dengan tim training kami untuk menentukan outcome/ kompetensi yang ingin Anda capai setelah mengikuti pelatihan ini. Metode Pelatihan Identifikasi Risiko Materi yang akan disampaikan dalam training menggunakan metode yang terdiri dari presentasi 20% , Diskusi 20%, dan Praktek kurang lebih 60 % dari keseluruhan materi pelatihan yang akan disampaikan oleh pemateri kami.  Namun jika dirasa metode ini kurang tepat untuk Tim dan Perusahaan Anda, tidak perlu sungkan untuk mendiskusikan hal ini kepada tim training kami sehingga kompetensi yang diharapkan sesuai dengan kebutuhan Perusahaan tempat Anda bekerja. Lokasi Pelatihan Analisis Risiko Training ini dilaksanakan di beberapa kota-kota besar di Indonesia seperti Ibukota DKI Jakarta, Bandung, Bali, Yogyakarta, Malang, Surabaya, Lombok dan juga kota Batam. Jika Anda membutuhkan pelatihan di kota lain silahkan menghubungi tim marketing kami. Jadwal Training Terbaru di Tahun 2026 Januari : 16-17 Januari 2026 Februari : 13-14 Februari 2026 Maret : 5-6 Maret 2026 April : 24-25 April 2026 Mei : 21-22 Mei 2026 Juni : 11-12 Juni 2026 Juli : 16-17 Juli 2026 Agustus : 20-21 Agustus 2026 September : 17-18 September 2026 Oktober : 8-9 Oktober 2026 November : 12-13 November 2026 Desember : 17-18 Desember 2026 Selain Jadwal yang sudah kami tentukan tahun ini. Tanggal pelaksanaan pelatihan tersebut juga dapat disesuaikan dengan kebutuhan calon peserta. Sebelum menentukan tanggal pelaksanaan pelatihan sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu kepada tim marketing kami. Investasi Training Analisis Risiko Offline tahun 2026 ini : Berikut ini adalah biaya investasi pelatihan tahun 2025 : Jakarta : Rp7.500.000,- Bandung : Rp7.500.000,- Jogja : Rp7.000.000,- Surabaya : Rp7.500.000, Bali : Rp8.500.000,- Lombok: Rp9.500.000,- Batam : Rp9.500.000,- Malang : Rp7.500.000,- Biaya investasi dapat berubaha sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan di website ini. Untuk mendapatkan Promo atau Diskon potongan biaya Investasi kami sarankan untuk menghubungi tim marketing pelatihan kami melalui Whatsapp atau email. Apabila perusahaan membutuhkan paket in house training, anggaran investasi pelatihan dapat menyesuaikan…
Read more


May 22, 2025 0
TRAINING PROJECT MANAGEMENT USING MICROSOFT PROJECT

TRAINING PROJECT MANAGEMENT USING MICROSOFT PROJECT

TRAINING PROJECT MANAGEMENT USING MICROSOFT PROJECT   DESKRIPSI PELATIHAN PROJECT MANAGEMENT USING MICROSOFT PROJECT Pelatihan Project Management menggunakan Microsoft Project sangat penting bagi profesional yang ingin meningkatkan keterampilan dalam perencanaan, pelaksanaan, dan pengendalian proyek secara efektif. Microsoft Project adalah alat yang dapat membantu menyusun jadwal, mengalokasikan sumber daya, serta memantau kemajuan proyek secara real-time. Dengan mengikuti pelatihan ini, peserta akan memahami cara membuat timeline proyek, mengelola tugas dan dependensi, serta menganalisis risiko yang mungkin terjadi. Selain itu, pelatihan ini juga meningkatkan efisiensi kerja dengan fitur otomatisasi yang memudahkan pengelolaan proyek kompleks. Dengan keterampilan ini, manajer proyek dapat memastikan bahwa proyek berjalan sesuai rencana, anggaran, dan waktu yang telah ditentukan, sehingga meningkatkan produktivitas dan keberhasilan proyek secara keseluruhan. TUJUAN PELATIHAN PROJECT MANAGEMENT USING MICROSOFT PROJECT Memahami Konsep Manajemen Proyek – Memberikan pemahaman mendalam tentang prinsip-prinsip dasar manajemen proyek, termasuk perencanaan, pengendalian, dan evaluasi proyek. Menguasai Microsoft Project – Melatih peserta dalam menggunakan fitur-fitur Microsoft Project untuk membuat jadwal proyek, mengelola tugas, dan mengalokasikan sumber daya secara efisien. Meningkatkan Efisiensi Perencanaan – Membantu peserta dalam menyusun timeline proyek yang realistis, mengidentifikasi jalur kritis, serta mengoptimalkan penggunaan sumber daya. Memantau dan Mengendalikan Proyek – Mengajarkan teknik pemantauan kemajuan proyek, menganalisis deviasi dari rencana awal, serta melakukan penyesuaian untuk memastikan proyek berjalan sesuai target. Mengurangi Risiko dan Biaya – Memberikan keterampilan dalam mengidentifikasi risiko proyek sejak dini dan menerapkan strategi mitigasi yang tepat untuk menghindari keterlambatan dan pembengkakan anggaran. Meningkatkan Produktivitas Tim – Memfasilitasi kolaborasi antar anggota tim proyek dengan pemanfaatan fitur pelaporan dan komunikasi yang terdapat dalam Microsoft Project. Menyiapkan Laporan dan Analisis Proyek – Membantu peserta dalam menyusun laporan proyek secara profesional dan melakukan analisis berbasis data untuk pengambilan keputusan yang lebih akurat. LIST OUTLINE MATERI PELATIHAN PROJECT MANAGEMENT USING MICROSOFT PROJECT 1. Pengenalan Manajemen Proyek Konsep dasar manajemen proyek Siklus hidup proyek (Initiation, Planning, Execution, Monitoring, Closing) Peran dan tanggung jawab manajer proyek 2. Dasar-Dasar Microsoft Project Pengenalan antarmuka Microsoft Project Navigasi dan pengaturan awal proyek Membuat proyek baru dan mengonfigurasi kalender 3. Perencanaan Proyek dengan Microsoft Project Menentukan struktur rincian kerja (Work Breakdown Structure/WBS) Menambahkan dan mengelola tugas (task) Menentukan dependensi antar tugas Menentukan durasi, deadline, dan milestone proyek 4. Pengelolaan Sumber Daya dalam Proyek Menambahkan sumber daya ke proyek Mengalokasikan sumber daya ke tugas Menyelesaikan konflik sumber daya dan penjadwalan ulang 5. Penjadwalan dan Pengoptimalan Proyek Menentukan jalur kritis (Critical Path Method) Menggunakan fitur leveling sumber daya Menyesuaikan jadwal berdasarkan perubahan proyek 6. Pemantauan dan Pengendalian Proyek Memasukkan progres proyek Membandingkan baseline dengan aktual Menggunakan fitur pelacakan dan laporan status proyek 7. Analisis dan Pelaporan Proyek Membuat laporan proyek standar dan kustom Menampilkan data dalam diagram Gantt, histogram, dan grafik lainnya Mengevaluasi performa proyek dengan Earned Value Analysis (EVA) 8. Studi Kasus dan Simulasi Proyek Menerapkan ilmu yang telah dipelajari dalam simulasi proyek nyata Menganalisis masalah yang muncul dalam proyek dan cara mengatasinya 9. Tips & Trik dalam Menggunakan Microsoft Project Automasi tugas dan efisiensi kerja Integrasi Microsoft Project dengan aplikasi lain Best practices dalam pengelolaan proyek dengan Microsoft Project 10. Evaluasi dan Sertifikasi Ujian akhir atau proyek akhir Evaluasi hasil pelatihan Pemberian sertifikat pelatihan PESERTA YANG MEMBUTUHKAN PELATIHAN PROJECT MANAGEMENT USING MICROSOFT PROJECT Manajer Proyek Manajer proyek adalah pihak yang bertanggung jawab untuk merencanakan, melaksanakan, dan mengendalikan proyek. Mereka perlu menguasai Microsoft Project untuk mengelola sumber daya, jadwal, dan anggaran proyek dengan lebih efektif. Tim Manajemen Proyek Anggota tim proyek yang terlibat dalam perencanaan dan eksekusi proyek, seperti pengawas proyek, koordinator, atau asisten manajer proyek, akan sangat diuntungkan dengan keterampilan dalam menggunakan alat ini untuk mempermudah pengelolaan tugas dan jadwal proyek. Penyelia dan Pengawas Proyek Penyelia proyek yang bertugas untuk memantau kemajuan dan kualitas pekerjaan perlu menguasai Microsoft Project agar dapat melaporkan status proyek dan mengambil tindakan korektif jika diperlukan. Profesional yang Bekerja dalam Industri Konstruksi, IT, dan Engineering Banyak proyek dalam industri ini memiliki kompleksitas tinggi, dengan berbagai macam tugas dan sumber daya yang harus dikelola. Penggunaan Microsoft Project memungkinkan untuk mengatur, memonitor, dan mengoptimalkan alur proyek secara lebih efisien. Consultants atau Konsultan Proyek Konsultan yang membantu organisasi atau perusahaan dalam merencanakan dan mengelola proyek mereka akan membutuhkan keterampilan dalam Microsoft Project untuk memberikan saran yang lebih tepat dan profesional dalam manajemen proyek. Pemilik Bisnis dan Startup Bagi pengusaha yang menjalankan proyek internal atau pengembangan produk baru, pemahaman tentang manajemen proyek menggunakan Microsoft Project bisa membantu dalam merencanakan, mengelola, dan memonitor kemajuan bisnis mereka. Profesional Sumber Daya Manusia (HR) Di beberapa organisasi, tim HR terlibat dalam proyek pengembangan organisasi atau rekrutmen besar-besaran. Dengan memanfaatkan Microsoft Project, mereka dapat mengelola proyek perekrutan atau pengembangan dengan lebih efisien. Analis Bisnis Analis yang bertanggung jawab untuk mengumpulkan dan menganalisis data proyek untuk pengambilan keputusan akan mendapatkan manfaat besar dari keterampilan menggunakan Microsoft Project dalam pengelolaan proyek. Profesional yang Ingin Memperdalam Kemampuan Manajerial Para profesional yang ingin meningkatkan keterampilan manajerial mereka dan mengembangkan pemahaman yang lebih mendalam mengenai metodologi pengelolaan proyek dapat memanfaatkan pelatihan ini untuk mempelajari teknik-teknik yang digunakan dalam Microsoft Project. Pemateri/ Trainer Pelatihan Project Management Using Microsoft Project Pelatihan ini akan diberikan oleh Trainer dari kalangan Praktisi, Akademisi dan Konsultan berpengalaman di bidangnya masing-masing. Sebelum pelatihan berlangsung Anda juga dapat berkomunikasi dengan tim training kami untuk menentukan outcome/ kompetensi yang ingin Anda capai setelah mengikuti pelatihan ini. Metode Pelatihan Microsoft Project Materi yang akan disampaikan dalam training menggunakan metode yang terdiri dari presentasi 20% , Diskusi 20%, dan Praktek kurang lebih 60 % dari keseluruhan materi pelatihan yang akan disampaikan oleh pemateri kami.  Namun jika dirasa metode ini kurang tepat untuk Tim dan Perusahaan Anda, tidak perlu sungkan untuk mendiskusikan hal ini kepada tim training kami sehingga kompetensi yang diharapkan sesuai dengan kebutuhan Perusahaan tempat Anda bekerja. Lokasi Pelatihan Pengelolaan Sumber Daya Training ini dilaksanakan di beberapa kota-kota besar di Indonesia seperti Ibukota DKI Jakarta, Bandung, Bali, Yogyakarta, Malang, Surabaya, Lombok dan juga kota Batam. Jika Anda membutuhkan pelatihan di kota lain silahkan menghubungi tim marketing kami. Jadwal Training Terbaru di Tahun 2026 Januari : 16-17 Januari 2026 Februari : 13-14 Februari 2026 Maret : 5-6 Maret…
Read more


May 21, 2025 0
TRAINING PROJECT MANAGEMENT OFFICE

TRAINING PROJECT MANAGEMENT OFFICE

TRAINING PROJECT MANAGEMENT OFFICE   DESKRIPSI TRAINING PROJECT MANAGEMENT OFFICE Pelatihan Project Management Office (PMO) sangat penting untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas dalam pengelolaan proyek di suatu organisasi. PMO berfungsi sebagai pusat pengendalian yang mengatur standar, metodologi, dan praktik terbaik dalam manajemen proyek. Dengan pelatihan PMO, anggota tim dapat memahami cara mengelola proyek dengan lebih terstruktur, meminimalkan risiko, serta meningkatkan kualitas dan kepatuhan terhadap jadwal dan anggaran. Selain itu, pelatihan ini juga membantu membangun komunikasi yang lebih baik antar tim, meningkatkan kolaborasi, dan memastikan proyek berjalan sesuai dengan tujuan strategis organisasi. Hal ini pada akhirnya berkontribusi pada kesuksesan jangka panjang organisasi dan pengelolaan sumber daya yang lebih optimal. TUJUAN PELATIHAN PROJECT MANAGEMENT OFFICE Meningkatkan Keterampilan Manajerial: Memberikan pemahaman dan keterampilan dalam merencanakan, melaksanakan, dan mengendalikan proyek sesuai dengan metodologi dan standar yang diterapkan oleh PMO. Meningkatkan Konsistensi dan Standarisasi: Menyelaraskan seluruh tim dalam penerapan standar dan proses manajemen proyek yang seragam di seluruh organisasi. Pengelolaan Sumber Daya yang Efektif: Membantu tim proyek dalam mengelola sumber daya manusia, anggaran, dan waktu secara optimal agar proyek dapat diselesaikan sesuai dengan tujuan dan tenggat waktu yang ditentukan. Mengurangi Risiko Proyek: Meningkatkan kemampuan dalam mengidentifikasi, menganalisis, dan mengelola risiko yang dapat mempengaruhi jalannya proyek. Meningkatkan Kinerja Proyek: Meningkatkan kemampuan untuk memantau dan mengevaluasi kinerja proyek secara berkala, serta melakukan tindakan korektif yang diperlukan untuk memastikan proyek berjalan sesuai rencana. Membangun Komunikasi yang Efektif: Meningkatkan kemampuan komunikasi antar tim dan pemangku kepentingan sehingga informasi dapat disampaikan dengan jelas dan tepat waktu. LIST OUTLINE MATERI PELATIHAN PROJECT MANAGEMENT OFFICE Pendahuluan tentang Project Management Office (PMO) Pengertian dan Fungsi PMO Peran PMO dalam organisasi Tipe-tipe PMO (Supportive, Controlling, Directive) Manfaat PMO bagi organisasi dan proyek Kerangka Kerja dan Metodologi PMO Prinsip dasar manajemen proyek Metodologi yang umum digunakan dalam PMO (PMBOK, PRINCE2, Agile, dll.) Standar dan prosedur dalam manajemen proyek Struktur dan Organisasi PMO Struktur organisasi PMO Tanggung jawab dan wewenang PMO Integrasi PMO dengan departemen lain dalam organisasi Perencanaan Proyek dan Pengelolaan Sumber Daya Penyusunan rencana proyek (Scope, WBS, Anggaran, Jadwal) Manajemen sumber daya (SDM, material, dan teknologi) Pengelolaan anggaran dan biaya proyek Penyusunan timeline dan manajemen waktu Manajemen Risiko dalam PMO Identifikasi dan analisis risiko proyek Teknik mitigasi dan pengelolaan risiko Penerapan risk register dan action plans Pemantauan dan Pengendalian Proyek Alat dan teknik untuk pemantauan proyek (Gantt chart, Earned Value Management, dll.) Pengendalian perubahan dalam proyek Pengukuran kinerja proyek (KPI, SLA, dll.) Pengelolaan Stakeholder dan Komunikasi Identifikasi pemangku kepentingan (stakeholder) Teknik komunikasi efektif dalam manajemen proyek Pelaporan dan dokumentasi proyek Menjaga hubungan dan ekspektasi stakeholder Evaluasi dan Penutupan Proyek Penutupan proyek: evaluasi hasil dan keberhasilan proyek Dokumentasi pembelajaran (lessons learned) Proses transisi hasil proyek kepada pemilik atau pengguna Evaluasi kinerja PMO dalam proyek Alat dan Teknologi Pendukung PMO Perangkat lunak manajemen proyek (Microsoft Project, Primavera, Trello, dll.) Alat pengelolaan dokumen dan kolaborasi (SharePoint, Google Workspace, dll.) Pemanfaatan teknologi terbaru dalam manajemen proyek (AI, cloud computing, dll.) Studi Kasus dan Diskusi Kelompok Analisis kasus nyata dalam penerapan PMO Diskusi kelompok tentang tantangan dan solusi dalam manajemen proyek Keterampilan Kepemimpinan dan Manajemen Tim Proyek Kepemimpinan dalam proyek: mengelola tim dan pemangku kepentingan Teknik membangun tim yang efektif Penyelesaian konflik dalam proyek Kesimpulan dan Rencana Tindak Lanjut Ringkasan materi pelatihan Evaluasi pelatihan Pengembangan pribadi dan profesional untuk implementasi PMO dalam organisasi PESERTA YANG MEMBUTUHKAN PELATIHAN PROJECT MANAGEMENT OFFICE Manajer Proyek (Project Managers) Mereka yang bertanggung jawab langsung dalam merencanakan, melaksanakan, dan mengendalikan proyek. Pelatihan PMO akan membantu mereka memahami metodologi, alat, dan teknik yang diperlukan untuk manajemen proyek yang lebih efektif. Anggota Tim Proyek (Project Team Members) Tim proyek yang terlibat dalam eksekusi tugas sehari-hari juga membutuhkan pelatihan untuk memahami peran mereka dalam PMO, standar yang diterapkan, dan bagaimana mereka dapat berkolaborasi dengan lebih baik dalam mencapai tujuan proyek. Pengelola Portofolio Proyek (Portfolio Managers) Mereka yang mengelola beberapa proyek dalam organisasi akan diuntungkan dengan pelatihan PMO untuk memastikan bahwa proyek-proyek tersebut diselaraskan dengan tujuan strategis perusahaan dan dikelola dengan cara yang terstruktur. Eksekutif dan Pimpinan Organisasi (Executives and Senior Leadership) Para pemimpin yang membuat keputusan strategis tentang alokasi sumber daya dan prioritas proyek dalam organisasi akan memperoleh wawasan tentang bagaimana PMO dapat membantu organisasi mengelola proyek dengan lebih efisien dan efektif. Manajer PMO (PMO Managers) Manajer yang memimpin PMO dalam organisasi perlu memahami berbagai aspek manajerial dan operasional untuk memastikan bahwa PMO dapat berfungsi dengan baik dan memberikan dukungan yang diperlukan untuk proyek-proyek organisasi. Pengelola Sumber Daya (Resource Managers) Mereka yang bertanggung jawab atas manajemen sumber daya, baik manusia, material, atau finansial, akan mendapat manfaat dari pelatihan PMO untuk lebih memahami cara mengelola sumber daya secara efisien dalam konteks proyek. Auditor dan Konsultan Proyek Auditor yang melakukan penilaian atas pelaksanaan proyek dan konsultan yang memberikan masukan untuk perbaikan manajemen proyek dapat memanfaatkan pelatihan PMO untuk memahami standar dan prosedur yang berlaku dalam pengelolaan proyek yang lebih baik. Tim Keuangan dan Akuntansi Anggota tim keuangan yang terlibat dalam pengelolaan anggaran proyek akan lebih memahami cara mengelola biaya dan anggaran proyek sesuai dengan proses PMO untuk memastikan pengelolaan keuangan yang transparan dan akurat. Stakeholder Proyek Pihak-pihak yang terlibat atau memiliki kepentingan dalam proyek, seperti klien, pemasok, atau pihak eksternal lainnya, juga dapat mengambil manfaat dari pemahaman tentang struktur dan proses PMO untuk meningkatkan kolaborasi dan komunikasi. Pemateri/ Trainer Pelatihan Project Management Office Pelatihan ini akan diberikan oleh Trainer dari kalangan Praktisi, Akademisi dan Konsultan berpengalaman di bidangnya masing-masing. Sebelum pelatihan berlangsung Anda juga dapat berkomunikasi dengan tim training kami untuk menentukan outcome/ kompetensi yang ingin Anda capai setelah mengikuti pelatihan ini. Metode Pelatihan Manajemen Risiko Materi yang akan disampaikan dalam training menggunakan metode yang terdiri dari presentasi 20% , Diskusi 20%, dan Praktek kurang lebih 60 % dari keseluruhan materi pelatihan yang akan disampaikan oleh pemateri kami.  Namun jika dirasa metode ini kurang tepat untuk Tim dan Perusahaan Anda, tidak perlu sungkan untuk mendiskusikan hal ini kepada tim training kami sehingga kompetensi yang diharapkan sesuai dengan kebutuhan Perusahaan tempat Anda bekerja. Lokasi Pelatihan Pengendalian Proyek Training ini dilaksanakan di beberapa kota-kota besar di Indonesia seperti Ibukota DKI Jakarta,…
Read more


May 21, 2025 0
TRAINING PROJECT MANAGEMENT IN SALES

TRAINING PROJECT MANAGEMENT IN SALES

TRAINING PROJECT MANAGEMENT IN SALES   DESKRIPSI TRAINING PROJECT MANAGEMENT IN SALES Pelatihan Project Management dalam penjualan sangat penting karena membantu tim sales untuk mengelola dan menyelesaikan proyek dengan lebih efektif dan efisien. Dengan keterampilan manajemen proyek yang baik, tim sales dapat merencanakan, mengatur, dan mengawasi setiap tahapan penjualan, mulai dari identifikasi kebutuhan klien hingga penutupan transaksi. Pelatihan ini juga mengajarkan bagaimana mengelola sumber daya, mengatur prioritas, dan meminimalisir risiko, sehingga memungkinkan pencapaian target penjualan yang lebih optimal. Selain itu, keterampilan ini meningkatkan kemampuan untuk berkolaborasi antar tim, mengelola anggaran, serta memastikan komunikasi yang jelas dengan klien dan stakeholders, yang pada akhirnya berkontribusi pada peningkatan kepuasan pelanggan dan keuntungan perusahaan. TUJUAN PELATIHAN PROJECT MANAGEMENT IN SALES Meningkatkan Efisiensi dan Produktivitas: Memberikan pemahaman tentang bagaimana merencanakan, mengatur, dan mengelola setiap tahap penjualan, sehingga prosesnya lebih terstruktur dan efisien. Pengelolaan Sumber Daya yang Optimal: Mengajarkan cara mengelola sumber daya seperti waktu, anggaran, dan tenaga kerja agar dapat mencapai tujuan penjualan tanpa pemborosan. Mengurangi Risiko dan Masalah: Memberikan wawasan tentang cara mengidentifikasi dan mengelola risiko yang mungkin muncul dalam proses penjualan, serta bagaimana mengatasinya agar proyek tetap berjalan lancar. Meningkatkan Kolaborasi Tim: Membangun keterampilan komunikasi dan kolaborasi antar anggota tim sales, serta dengan pihak-pihak terkait lainnya, seperti pelanggan dan manajemen. Pencapaian Target Penjualan: Memastikan setiap proyek penjualan mencapai tujuannya dengan fokus pada hasil yang diinginkan, seperti peningkatan penjualan, kepuasan pelanggan, dan keuntungan perusahaan. LIST OUTLINE MATERI PELATIHAN PROJECT MANAGEMENT IN SALES Pendahuluan Pengertian dan tujuan Project Management dalam konteks penjualan Mengapa manajemen proyek penting untuk tim sales Perbedaan antara manajemen proyek dan manajemen penjualan tradisional Perencanaan Proyek Penjualan Menentukan tujuan dan sasaran penjualan Membuat rencana penjualan yang terstruktur Identifikasi stakeholders dan peran mereka dalam proyek Penentuan anggaran dan sumber daya yang diperlukan Pengelolaan Waktu dalam Proyek Penjualan Teknik perencanaan waktu (misalnya, Gantt chart, timeline) Prioritasi tugas dan pencapaian milestone Menyusun jadwal yang realistis dan efisien Pengelolaan Sumber Daya dalam Penjualan Mengelola tim sales dan sumber daya lainnya Memanfaatkan alat dan teknologi untuk mendukung proses penjualan Pengelolaan anggaran dan biaya dalam proyek penjualan Pengelolaan Risiko dan Masalah Identifikasi potensi risiko dalam proyek penjualan Teknik mitigasi risiko dan solusi masalah Manajemen perubahan dalam proyek penjualan Komunikasi Efektif dalam Manajemen Proyek Penjualan Teknik komunikasi yang efektif antara anggota tim dan stakeholder Pengelolaan ekspektasi pelanggan dan komunikasi proyek Penggunaan laporan dan pembaruan proyek secara teratur Pemantauan dan Pengendalian Proyek Penjualan Memantau progres proyek dan kinerja tim Evaluasi hasil penjualan dan pencapaian target Penanganan masalah yang muncul selama proses penjualan Penutupan Proyek Penjualan Menilai hasil akhir dan pembelajaran dari proyek Dokumentasi dan pelaporan hasil penjualan Tindak lanjut pasca-proyek (feedback, customer relationship) Studi Kasus dan Praktik Penerapan konsep Project Management dalam studi kasus penjualan nyata Diskusi dan pemecahan masalah yang dihadapi dalam proyek penjualan Kesimpulan dan Tindak Lanjut Rangkuman pembelajaran utama Rencana pengembangan keterampilan lanjutan dalam Project Management di Sales PESERTA YANG MEMBUTUHKAN PELATIHAN PROJECT MANAGEMENT IN SALES Tim Sales Sales manager dan anggota tim sales yang terlibat langsung dalam proses penjualan, mulai dari perencanaan hingga penutupan transaksi. Pelatihan ini akan membantu mereka merencanakan dan mengelola proyek penjualan dengan lebih sistematis, mengelola waktu, dan memprioritaskan tugas. Manajer Proyek Penjualan Mereka yang bertanggung jawab untuk memimpin dan mengkoordinasikan proyek penjualan besar atau kompleks. Manajer proyek perlu memahami manajemen risiko, pengelolaan sumber daya, dan komunikasi efektif dalam konteks penjualan. Account Manager Account manager yang menangani klien besar atau proyek jangka panjang. Pelatihan ini memberikan alat untuk mengelola hubungan klien sambil memastikan proyek penjualan berjalan sesuai rencana. Tim Marketing Tim marketing yang bekerja sama dengan tim sales untuk mempromosikan produk dan layanan. Mereka dapat memperoleh keterampilan dalam merencanakan kampanye penjualan yang terintegrasi dan mengelola proyek yang melibatkan banyak stakeholder. Business Development Manager Mereka yang bertugas untuk mengembangkan peluang bisnis baru dan membangun kemitraan. Pelatihan ini akan membantu mereka mengelola proyek penjualan strategis dan mencapai target yang lebih besar. Customer Success Manager Manajer yang fokus pada kepuasan pelanggan setelah penjualan. Mereka perlu memahami bagaimana mengelola proyek penjualan untuk memastikan bahwa implementasi produk atau layanan sesuai dengan ekspektasi klien. Pimpinan Tim dan Eksekutif Perusahaan Pimpinan atau eksekutif perusahaan yang ingin memahami bagaimana manajemen proyek penjualan dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas tim sales mereka untuk mencapai tujuan perusahaan secara keseluruhan. Tim Support (Finance, HR, IT) Tim support yang mendukung tim penjualan, seperti keuangan, HR, dan IT. Mereka perlu memahami bagaimana proses penjualan dikelola dalam proyek untuk memberikan dukungan yang lebih baik, baik dari sisi anggaran, rekrutmen, maupun sistem yang digunakan. Pemateri/ Trainer Pelatihan Project Management In Sales Pelatihan ini akan diberikan oleh Trainer dari kalangan Praktisi, Akademisi dan Konsultan berpengalaman di bidangnya masing-masing. Sebelum pelatihan berlangsung Anda juga dapat berkomunikasi dengan tim training kami untuk menentukan outcome/ kompetensi yang ingin Anda capai setelah mengikuti pelatihan ini. Metode Pelatihan Pengelolaan Risiko Proyek Materi yang akan disampaikan dalam training menggunakan metode yang terdiri dari presentasi 20% , Diskusi 20%, dan Praktek kurang lebih 60 % dari keseluruhan materi pelatihan yang akan disampaikan oleh pemateri kami.  Namun jika dirasa metode ini kurang tepat untuk Tim dan Perusahaan Anda, tidak perlu sungkan untuk mendiskusikan hal ini kepada tim training kami sehingga kompetensi yang diharapkan sesuai dengan kebutuhan Perusahaan tempat Anda bekerja. Lokasi Pelatihan Manajemen Proyek Penjualan Training ini dilaksanakan di beberapa kota-kota besar di Indonesia seperti Ibukota DKI Jakarta, Bandung, Bali, Yogyakarta, Malang, Surabaya, Lombok dan juga kota Batam. Jika Anda membutuhkan pelatihan di kota lain silahkan menghubungi tim marketing kami. Jadwal Training Terbaru di Tahun 2026 Januari : 16-17 Januari 2026 Februari : 13-14 Februari 2026 Maret : 5-6 Maret 2026 April : 24-25 April 2026 Mei : 21-22 Mei 2026 Juni : 11-12 Juni 2026 Juli : 16-17 Juli 2026 Agustus : 20-21 Agustus 2026 September : 17-18 September 2026 Oktober : 8-9 Oktober 2026 November : 12-13 November 2026 Desember : 17-18 Desember 2026 Selain Jadwal yang sudah kami tentukan tahun ini. Tanggal pelaksanaan pelatihan tersebut juga dapat disesuaikan dengan kebutuhan calon peserta. Sebelum menentukan tanggal pelaksanaan pelatihan sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu kepada tim marketing kami. Investasi Training Manajemen Proyek Penjualan Offline tahun 2026 ini :…
Read more


May 20, 2025 0
TRAINING PROJECT MANAGEMENT FUNDAMENTALS

TRAINING PROJECT MANAGEMENT FUNDAMENTALS

TRAINING PROJECT MANAGEMENT FUNDAMENTALS   DESKRIPSI PELATIHAN PROJECT MANAGEMENT FUNDAMENTALS  Pelatihan Project Management Fundamentals sangat penting bagi individu maupun organisasi yang ingin meningkatkan efektivitas dalam mengelola proyek. Dengan mengikuti pelatihan ini, peserta akan memahami konsep dasar manajemen proyek, termasuk perencanaan, pelaksanaan, pemantauan, dan evaluasi proyek secara sistematis. Kemampuan ini tidak hanya membantu dalam menyelesaikan proyek tepat waktu dan sesuai anggaran, tetapi juga meningkatkan kualitas hasil kerja dan mengurangi risiko kegagalan. Selain itu, pelatihan ini membekali peserta dengan keterampilan komunikasi, manajemen sumber daya, serta teknik pengambilan keputusan yang lebih baik. Dengan memahami dasar-dasar manajemen proyek, individu dapat bekerja lebih terstruktur, sementara organisasi dapat mencapai tujuan bisnisnya dengan lebih efisien. TUJUAN PELATIHAN PROJECT MANAGEMENT FUNDAMENTALS Memahami Konsep Dasar Manajemen Proyek – Memberikan pemahaman tentang siklus hidup proyek, dari perencanaan hingga penyelesaian. Meningkatkan Kemampuan Perencanaan – Mengajarkan teknik penyusunan rencana proyek yang mencakup ruang lingkup, anggaran, jadwal, dan sumber daya. Mengembangkan Keterampilan Pengelolaan Risiko – Membantu peserta mengidentifikasi, menganalisis, dan mengelola risiko proyek secara proaktif. Meningkatkan Efisiensi dan Produktivitas – Mengajarkan metode untuk mengoptimalkan penggunaan sumber daya dan menyelesaikan proyek tepat waktu serta sesuai anggaran. Memperkuat Keterampilan Komunikasi dan Kolaborasi – Meningkatkan kemampuan dalam berkoordinasi dengan tim dan pemangku kepentingan untuk memastikan keberhasilan proyek. Meningkatkan Pengambilan Keputusan – Membantu peserta memahami bagaimana menggunakan data dan analisis untuk membuat keputusan yang lebih tepat dalam pengelolaan proyek. LIST OUTLINE MATERI PELATIHAN PROJECT MANAGEMENT FUNDAMENTALS 1. Pengenalan Manajemen Proyek Definisi dan konsep dasar manajemen proyek Peran dan tanggung jawab manajer proyek Karakteristik proyek yang sukses 2. Siklus Hidup Proyek Tahapan proyek: Inisiasi, Perencanaan, Pelaksanaan, Pemantauan & Pengendalian, dan Penutupan Keterkaitan antara tahapan proyek 3. Perencanaan Proyek Menentukan tujuan dan ruang lingkup proyek Penyusunan Work Breakdown Structure (WBS) Estimasi waktu, biaya, dan sumber daya Penyusunan jadwal proyek (Gantt Chart, Critical Path Method) Identifikasi dan analisis pemangku kepentingan 4. Pengelolaan Risiko Proyek Identifikasi risiko dalam proyek Analisis dan evaluasi risiko Strategi mitigasi dan respons terhadap risiko 5. Pengelolaan Sumber Daya dan Tim Proyek Pengelolaan tenaga kerja dan alokasi sumber daya Dinamika tim proyek dan peran anggota tim Teknik motivasi dan komunikasi dalam tim 6. Monitoring dan Pengendalian Proyek Indikator kinerja proyek (KPI) Manajemen perubahan dalam proyek Evaluasi progres proyek dan tindakan korektif 7. Penutupan Proyek dan Evaluasi Dokumentasi dan pelaporan proyek Evaluasi hasil proyek dan pembelajaran Best practices dalam penutupan proyek 8. Alat dan Metode dalam Manajemen Proyek Penggunaan software manajemen proyek (Trello, Asana, MS Project) Metode Agile vs Waterfall Studi kasus dan simulasi proyek PESERTA YANG MEMBUTUHKAN PELATIHAN PROJECT MANAGEMENT FUNDAMENTALS Manajer dan Supervisor – Mereka yang bertanggung jawab dalam mengelola proyek dan tim agar berjalan sesuai target, anggaran, dan waktu yang ditentukan. Tim Proyek – Anggota tim yang ingin memahami proses manajemen proyek untuk meningkatkan efisiensi kerja dan kolaborasi dalam tim. Karyawan Baru atau Fresh Graduate – Individu yang ingin membangun keterampilan dasar dalam manajemen proyek sebagai bekal dalam dunia kerja. Entrepreneur dan Pemilik Bisnis – Pemilik usaha yang ingin mengelola proyek bisnisnya dengan lebih sistematis dan efisien. Profesional di Berbagai Industri – Seperti IT, konstruksi, keuangan, manufaktur, pemasaran, dan lainnya, yang sering terlibat dalam proyek dan membutuhkan keterampilan manajemen proyek dasar. Pimpinan Organisasi dan Departemen – Eksekutif yang ingin memahami prinsip dasar manajemen proyek untuk pengambilan keputusan strategis yang lebih baik. Konsultan dan Freelancer – Profesional independen yang mengelola proyek sendiri atau bekerja dengan berbagai klien dan perlu memahami cara mengelola proyek dengan baik. Pemateri/ Trainer Pelatihan Project Management Fundamentals Pelatihan ini akan diberikan oleh Trainer dari kalangan Praktisi, Akademisi dan Konsultan berpengalaman di bidangnya masing-masing. Sebelum pelatihan berlangsung Anda juga dapat berkomunikasi dengan tim training kami untuk menentukan outcome/ kompetensi yang ingin Anda capai setelah mengikuti pelatihan ini. Metode Pelatihan Pengelolaan Risiko Proyek Materi yang akan disampaikan dalam training menggunakan metode yang terdiri dari presentasi 20% , Diskusi 20%, dan Praktek kurang lebih 60 % dari keseluruhan materi pelatihan yang akan disampaikan oleh pemateri kami.  Namun jika dirasa metode ini kurang tepat untuk Tim dan Perusahaan Anda, tidak perlu sungkan untuk mendiskusikan hal ini kepada tim training kami sehingga kompetensi yang diharapkan sesuai dengan kebutuhan Perusahaan tempat Anda bekerja. Lokasi Pelatihan Manajemen Risiko Proyek Training ini dilaksanakan di beberapa kota-kota besar di Indonesia seperti Ibukota DKI Jakarta, Bandung, Bali, Yogyakarta, Malang, Surabaya, Lombok dan juga kota Batam. Jika Anda membutuhkan pelatihan di kota lain silahkan menghubungi tim marketing kami. Jadwal Training Terbaru di Tahun 2026 Januari : 16-17 Januari 2026 Februari : 13-14 Februari 2026 Maret : 5-6 Maret 2026 April : 24-25 April 2026 Mei : 21-22 Mei 2026 Juni : 11-12 Juni 2026 Juli : 16-17 Juli 2026 Agustus : 20-21 Agustus 2026 September : 17-18 September 2026 Oktober : 8-9 Oktober 2026 November : 12-13 November 2026 Desember : 17-18 Desember 2026 Selain Jadwal yang sudah kami tentukan tahun ini. Tanggal pelaksanaan pelatihan tersebut juga dapat disesuaikan dengan kebutuhan calon peserta. Sebelum menentukan tanggal pelaksanaan pelatihan sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu kepada tim marketing kami. Investasi Training Manajemen Risiko Proyek Offline tahun 2026 ini : Berikut ini adalah biaya investasi pelatihan tahun 2025 : Jakarta : Rp7.500.000,- Bandung : Rp7.500.000,- Jogja : Rp7.000.000,- Surabaya : Rp7.500.000, Bali : Rp8.500.000,- Lombok: Rp9.500.000,- Batam : Rp9.500.000,- Malang : Rp7.500.000,- Biaya investasi dapat berubaha sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan di website ini. Untuk mendapatkan Promo atau Diskon potongan biaya Investasi kami sarankan untuk menghubungi tim marketing pelatihan kami melalui Whatsapp atau email. Apabila perusahaan membutuhkan paket in house training, anggaran investasi pelatihan dapat menyesuaikan dengan anggaran perusahaan. Fasilitas Pelatihan untuk Paket Group (Minimal 2 orang peserta dari perusahaan yang sama): FREE Airport pickup service (Gratis Antar jemput Hotel/Bandara) FREE Transportasi Peserta ke tempat pelatihan . Module / Handout FREE Flashdisk Sertifikat FREE Bag or bagpack (Tas Training) Training Kit (Dokumentasi photo, Blocknote, ATK, etc) 2xCoffe Break & 1 Lunch, Dinner FREE Souvenir Exclusive Jadwal Pelatihan masih dapat berubah, mohon untuk tidak booking transportasi dan akomodasi sebelum mendapat konfirmasi dari Marketing kami. Segala kerugian yang disebabkan oleh miskomunikasi jadwal tidak mendapatkan kompensasi apapun dari kami.


May 20, 2025 0
TRAINING PROJECT MANAGEMENT FUNDAMENTAL BASED ON PMBOK 5TH. EDITION

TRAINING PROJECT MANAGEMENT FUNDAMENTAL BASED ON PMBOK 5TH. EDITION

TRAINING TRAINING PROJECT MANAGEMENT FUNDAMENTAL BASED ON PMBOK 5TH. EDITION   DESKRIPSI TRAINING PROJECT MANAGEMENT FUNDAMENTAL BASED ON PMBOK 5TH. EDITION Pelatihan Project Management Fundamental berdasarkan PMBOK Edisi ke-5 sangat penting untuk memberikan pemahaman yang mendalam tentang prinsip-prinsip dasar manajemen proyek yang diakui secara internasional. PMBOK (Project Management Body of Knowledge) menyajikan panduan komprehensif yang mencakup lima kelompok proses dan sepuluh area pengetahuan, yang membantu para profesional dalam merencanakan, melaksanakan, dan mengendalikan proyek dengan lebih efektif. Dengan mengikuti pelatihan ini, peserta akan menguasai konsep-konsep kunci seperti manajemen waktu, biaya, kualitas, risiko, dan komunikasi, yang sangat penting dalam memastikan keberhasilan proyek. Selain itu, pemahaman tentang PMBOK juga memperkuat kemampuan untuk meminimalkan potensi risiko dan mengoptimalkan penggunaan sumber daya, yang pada akhirnya mendukung pencapaian tujuan proyek secara efisien dan terstruktur. TUJUAN PELATIHAN PROJECT MANAGEMENT FUNDAMENTAL BASED ON PMBOK 5TH. EDITION Memahami konsep dasar manajemen proyek yang mencakup lima kelompok proses (Inisiasi, Perencanaan, Pelaksanaan, Pengendalian, dan Penutupan) serta sepuluh area pengetahuan (seperti manajemen waktu, biaya, kualitas, risiko, dan komunikasi). Mengembangkan keterampilan praktis dalam merencanakan, melaksanakan, dan mengendalikan proyek agar dapat mencapai tujuan proyek dengan efektif dan efisien. Meningkatkan kemampuan untuk mengelola risiko dan sumber daya proyek secara optimal untuk mengurangi potensi kegagalan proyek. Membekali peserta dengan pengetahuan yang diakui secara internasional agar mereka siap untuk menerapkan teknik-teknik manajemen proyek yang sesuai dengan standar global. Meningkatkan komunikasi dan kolaborasi dalam tim proyek, memastikan semua pemangku kepentingan memahami peran dan tanggung jawab mereka dengan jelas. LIST OUTLINE MATERI PELATIHAN PROJECT MANAGEMENT FUNDAMENTAL BASED ON PMBOK 5TH. EDITION 1. Pendahuluan Manajemen Proyek Pengertian dan Definisi Manajemen Proyek Tujuan dan Manfaat Manajemen Proyek Karakteristik Proyek dan Proses Manajemen Proyek Peran dan Tanggung Jawab Manajer Proyek Prinsip dan Standar dalam Manajemen Proyek 2. Proses Manajemen Proyek Kelompok Proses Manajemen Proyek: Inisiasi, Perencanaan, Pelaksanaan, Pengendalian, dan Penutupan Hubungan antar Proses dan Siklus Hidup Proyek 3. Area Pengetahuan Manajemen Proyek Manajemen Integrasi Proyek Manajemen Lingkup Proyek Manajemen Waktu Proyek Manajemen Biaya Proyek Manajemen Kualitas Proyek Manajemen Sumber Daya Manusia Proyek Manajemen Komunikasi Proyek Manajemen Risiko Proyek Manajemen Pengadaan Proyek Manajemen Pemangku Kepentingan Proyek 4. Perencanaan Proyek Penyusunan Rencana Manajemen Proyek Penentuan Tujuan dan Sasaran Proyek Pembentukan WBS (Work Breakdown Structure) Penyusunan Jadwal Proyek (Gantt Chart, CPM, PERT) Estimasi Biaya dan Penyusunan Anggaran Proyek Perencanaan Kualitas dan Sumber Daya 5. Pelaksanaan Proyek Pelaksanaan Rencana Proyek Manajemen Tim dan Pengarahan Sumber Daya Manajemen Komunikasi dan Kolaborasi Monitoring Kinerja Proyek 6. Pengendalian Proyek Pengendalian Lingkup Proyek Pengendalian Jadwal dan Biaya Proyek Pengendalian Kualitas dan Risiko Proyek Manajemen Perubahan dalam Proyek Penanganan Masalah dan Konflik 7. Penutupan Proyek Evaluasi dan Penyelesaian Proyek Penutupan Kontrak dan Pengadaan Dokumentasi Proyek dan Pelaporan Akhir Penilaian Keberhasilan Proyek dan Pembelajaran 8. Penerapan Teknik dan Alat Manajemen Proyek Penggunaan Alat dan Teknik untuk Mengelola Waktu, Biaya, dan Risiko Pengenalan Software Manajemen Proyek Praktik Terbaik dalam Manajemen Proyek 9. Studi Kasus dan Diskusi Analisis Kasus Nyata dalam Manajemen Proyek Diskusi Kelompok dan Simulasi Proyek 10. Evaluasi dan Sertifikasi Ujian atau Evaluasi Pengetahuan Pembahasan Hasil Evaluasi Sertifikat Penyelesaian Pelatihan PESERTA YANG MEMBUTUHKAN PELATIHAN PROJECT MANAGEMENT FUNDAMENTAL BASED ON PMBOK 5TH. EDITION Manajer Proyek (Project Managers) Manajer proyek yang bertanggung jawab atas perencanaan, pelaksanaan, pengendalian, dan penutupan proyek akan memperoleh pemahaman yang lebih mendalam tentang prinsip-prinsip dasar manajemen proyek berdasarkan standar global. Anggota Tim Proyek Anggota tim proyek, termasuk anggota yang bekerja di bagian teknis, keuangan, atau operasional, dapat memanfaatkan pelatihan ini untuk memahami bagaimana mereka berkontribusi dalam keseluruhan manajemen proyek dan bagaimana berkolaborasi dengan tim lainnya secara lebih efektif. Pemimpin Tim atau Supervisor Mereka yang memimpin tim atau bertanggung jawab atas beberapa aspek proyek, seperti pengawasan anggaran atau jadwal, dapat memahami lebih baik proses-proses manajerial dalam proyek dan mengembangkan keterampilan dalam mengelola sumber daya proyek. Profesional yang Berpindah ke Bidang Manajemen Proyek Individu yang baru beralih ke peran manajer proyek atau yang ingin memperdalam pemahaman mereka tentang manajemen proyek, baik dari latar belakang yang berbeda seperti teknik, pemasaran, atau keuangan, akan mendapat manfaat dari pengetahuan fundamental ini. Staf HRD dan Pengembangan Organisasi Mereka yang bekerja di bagian pengembangan sumber daya manusia (HRD) atau pengembangan organisasi di perusahaan juga perlu memahami manajemen proyek untuk merancang program pelatihan, mengelola perubahan, dan mendukung pengembangan profesional. Konsultan Manajemen dan Profesional IT Konsultan yang membantu organisasi dalam mengelola proyek atau profesional di bidang IT yang sering terlibat dalam proyek pengembangan perangkat lunak dan implementasi sistem akan mendapatkan keterampilan yang dibutuhkan untuk mengelola proyek secara lebih efektif. Pimpinan dan Eksekutif Perusahaan Pimpinan dan eksekutif yang mengambil keputusan strategis dalam proyek perusahaan dapat memperoleh pengetahuan yang diperlukan untuk mendukung keberhasilan proyek dan memahami bagaimana proyek mendukung tujuan bisnis organisasi. Pelaku Bisnis dan Pengusaha Pemilik bisnis dan pengusaha yang sering mengelola proyek-proyek internal atau eksternal juga akan mendapatkan manfaat dengan memiliki dasar manajemen proyek yang kuat untuk memaksimalkan hasil dan meminimalkan risiko. Pemateri/ Trainer Pelatihan Project Management Fundamental Based On Pmbok 5Th. Edition Pelatihan ini akan diberikan oleh Trainer dari kalangan Praktisi, Akademisi dan Konsultan berpengalaman di bidangnya masing-masing. Sebelum pelatihan berlangsung Anda juga dapat berkomunikasi dengan tim training kami untuk menentukan outcome/ kompetensi yang ingin Anda capai setelah mengikuti pelatihan ini. Metode Pelatihan Perencanaan Proyek Materi yang akan disampaikan dalam training menggunakan metode yang terdiri dari presentasi 20% , Diskusi 20%, dan Praktek kurang lebih 60 % dari keseluruhan materi pelatihan yang akan disampaikan oleh pemateri kami.  Namun jika dirasa metode ini kurang tepat untuk Tim dan Perusahaan Anda, tidak perlu sungkan untuk mendiskusikan hal ini kepada tim training kami sehingga kompetensi yang diharapkan sesuai dengan kebutuhan Perusahaan tempat Anda bekerja. Lokasi Pelatihan Manajemen Risiko Proyek Training ini dilaksanakan di beberapa kota-kota besar di Indonesia seperti Ibukota DKI Jakarta, Bandung, Bali, Yogyakarta, Malang, Surabaya, Lombok dan juga kota Batam. Jika Anda membutuhkan pelatihan di kota lain silahkan menghubungi tim marketing kami. Jadwal Training Terbaru di Tahun 2026 Januari : 16-17 Januari 2026 Februari : 13-14 Februari 2026 Maret : 5-6 Maret 2026 April : 24-25 April 2026 Mei : 21-22 Mei 2026 Juni : 11-12 Juni 2026 Juli : 16-17 Juli 2026 Agustus : 20-21 Agustus 2026…
Read more


May 20, 2025 0
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.

Company

About Us

Contact Us

Products

Services

Blog

Features

Analytics

Engagement

Builder

Publisher

Help

Privacy Policy

Terms

Conditions

Privacy

Terms

Privacy Policy

Conditions

© 2023 Created with Royal Elementor Addons