TRAINING HUBUNGAN INDUSTRIAL DAN PERSELISIHAN DAN NEGOSIASI
TRAINING HUBUNGAN INDUSTRIAL DAN PERSELISIHAN DAN NEGOSIASI DESKRIPSI TRAINING HUBUNGAN INDUSTRIAL DAN PERSELISIHAN DAN NEGOSIASI Pelatihan hubungan industrial, perselisihan, dan negosiasi sangat penting dalam menciptakan lingkungan kerja yang harmonis dan produktif. Dalam hubungan industrial, pemahaman mengenai peraturan perundang-undangan yang berlaku, hak dan kewajiban pekerja dan pengusaha, serta cara-cara penyelesaian sengketa, sangat diperlukan untuk mencegah terjadinya konflik. Pelatihan ini juga membantu meningkatkan keterampilan dalam berkomunikasi dan bernegosiasi antara pihak manajemen dan pekerja, sehingga dapat menghindari eskalasi perselisihan yang dapat merugikan kedua belah pihak. Selain itu, kemampuan untuk menyelesaikan perselisihan secara efektif dapat menjaga stabilitas organisasi dan meningkatkan moral karyawan, yang pada akhirnya berkontribusi pada produktivitas dan kesejahteraan perusahaan. TUJUAN PELATIHAN HUBUNGAN INDUSTRIAL DAN PERSELISIHAN DAN NEGOSIASI Meningkatkan pemahaman tentang hukum ketenagakerjaan agar kedua belah pihak mengetahui hak dan kewajiban mereka sesuai dengan peraturan yang berlaku. Mencegah dan menyelesaikan perselisihan di tempat kerja dengan cara yang damai dan konstruktif, sehingga tidak mengganggu produktivitas dan stabilitas organisasi. Mengembangkan keterampilan negosiasi yang efektif, membantu peserta untuk berkomunikasi dengan baik dan mencapai kesepakatan yang saling menguntungkan antara pekerja dan pengusaha. Meningkatkan hubungan kerja yang harmonis, menciptakan suasana kerja yang lebih baik, yang pada gilirannya dapat meningkatkan motivasi dan kinerja karyawan. Menjaga kepatuhan terhadap peraturan ketenagakerjaan dan mengurangi risiko hukum bagi perusahaan terkait dengan perselisihan yang tidak diselesaikan dengan baik. LIST OUTLINE MATERI PELATIHAN HUBUNGAN INDUSTRIAL DAN PERSELISIHAN DAN NEGOSIASI 1. Pendahuluan Hubungan Industrial Definisi dan Konsep Hubungan Industrial Tujuan dan Manfaat Hubungan Industrial yang Sehat Komponen-komponen Hubungan Industrial (Pekerja, Pengusaha, Pemerintah, dan Serikat Pekerja) 2. Dasar Hukum Hubungan Industrial Peraturan Perundang-undangan Ketenagakerjaan Undang-Undang Ketenagakerjaan dan Implementasinya Peraturan Pemerintah, Keputusan Menteri, dan Perjanjian Kerja Bersama (PKB) Hak dan Kewajiban Pekerja dan Pengusaha 3. Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial Jenis-jenis Perselisihan (Perselisihan Hak, Kepentingan, dan Pemutusan Hubungan Kerja) Prosedur Penyelesaian Perselisihan (Mediasi, Arbitrase, dan Pengadilan Hubungan Industrial) Penyelesaian secara Internal vs Eksternal Teknik Penyelesaian Konflik yang Efektif 4. Konflik di Tempat Kerja: Penyebab dan Dampaknya Faktor Penyebab Konflik (Sumber Daya, Komunikasi, dan Kultural) Dampak Negatif dari Konflik yang Tidak Diselesaikan Dampak Positif dari Penyelesaian Konflik yang Efektif 5. Keterampilan Negosiasi dalam Hubungan Industrial Pengertian dan Prinsip Negosiasi Teknik dan Strategi Negosiasi yang Efektif Negosiasi Win-Win dan Pengelolaan Kepentingan Taktik dalam Negosiasi: Persuasi, Kompromi, dan Konsensus 6. Peran Serikat Pekerja dalam Hubungan Industrial Fungsi dan Peran Serikat Pekerja dalam Negosiasi Komunikasi dan Kolaborasi antara Manajemen dan Serikat Pekerja Peran Serikat Pekerja dalam Penyelesaian Perselisihan 7. Studi Kasus dan Simulasi Penyelesaian Perselisihan Analisis Kasus Perselisihan yang Pernah Terjadi di Industri Tertentu Simulasi Negosiasi untuk Penyelesaian Perselisihan Diskusi dan Evaluasi Hasil Negosiasi 8. Pengelolaan Hubungan Industrial untuk Mencegah Perselisihan Membangun Kepercayaan antara Pekerja dan Pengusaha Komunikasi yang Efektif dalam Organisasi Program Kesejahteraan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia 9. Mengevaluasi dan Memantau Hubungan Industrial Alat Ukur Keberhasilan dalam Hubungan Industrial Menyusun Rencana Tindak Lanjut untuk Perbaikan Hubungan Kerja Mengelola Hubungan Industrial di Lingkungan yang Dinamis 10. Penutupan dan Rangkuman Kesimpulan dari Materi Pelatihan Diskusi Terbuka dan Tanya Jawab Evaluasi dan Feedback dari Peserta PESERTA YANG MEMBUTUHKAN PELATIHAN HUBUNGAN INDUSTRIAL DAN PERSELISIHAN DAN NEGOSIASI Manajer Sumber Daya Manusia (SDM) dan HRD Mereka bertanggung jawab atas pengelolaan hubungan antara pekerja dan pengusaha. Pelatihan ini akan membantu mereka menangani konflik dan memfasilitasi negosiasi yang konstruktif. Pengusaha dan Pimpinan Perusahaan Pengusaha perlu memahami pentingnya hubungan industrial yang baik agar dapat mengelola perusahaan secara efektif, meminimalkan konflik, dan mencapai kesepakatan yang menguntungkan bagi semua pihak. Perwakilan Serikat Pekerja Serikat pekerja berperan dalam mewakili hak-hak pekerja. Pelatihan ini membantu mereka mengembangkan keterampilan negosiasi dan penyelesaian perselisihan, sehingga dapat berperan lebih aktif dalam menjaga keseimbangan antara hak pekerja dan kepentingan perusahaan. Pekerja atau Karyawan Karyawan juga perlu memahami hak-hak mereka dalam hubungan industrial serta bagaimana berkomunikasi dengan manajemen untuk menghindari atau menyelesaikan perselisihan. Mediator dan Konsultan Hubungan Industrial Profesional yang berperan dalam memfasilitasi penyelesaian perselisihan atau konflik di tempat kerja, baik dalam kapasitas independen atau sebagai bagian dari lembaga pemerintah atau swasta. Pihak Pemerintah yang Terlibat dalam Pengawasan Ketenagakerjaan Pelatihan ini penting bagi pejabat pemerintah yang terlibat dalam pengawasan dan penegakan hukum ketenagakerjaan agar dapat memberikan bimbingan dan menyelesaikan konflik hubungan industrial di level yang lebih tinggi. Pengacara atau Konsultan Hukum Ketenagakerjaan Mereka yang menangani perkara hukum ketenagakerjaan dan membantu dalam penyelesaian sengketa antara pekerja dan pengusaha, membutuhkan pemahaman yang mendalam tentang negosiasi dan penyelesaian perselisihan. Tim Komunikasi Perusahaan Tim yang bertanggung jawab atas komunikasi internal di perusahaan perlu memahami cara menyampaikan informasi yang efektif untuk menjaga hubungan baik antara manajemen dan karyawan, serta untuk menghindari miskomunikasi yang bisa memicu konflik. Pemateri/ Trainer Pelatihan Hubungan Industrial Dan Perselisihan Dan Negosiasi Pelatihan ini akan diberikan oleh Trainer dari kalangan Praktisi, Akademisi dan Konsultan berpengalaman di bidangnya masing-masing. Sebelum pelatihan berlangsung Anda juga dapat berkomunikasi dengan tim training kami untuk menentukan outcome/ kompetensi yang ingin Anda capai setelah mengikuti pelatihan ini. Metode Pelatihan Keterampilan Negosiasi Materi yang akan disampaikan dalam training menggunakan metode yang terdiri dari presentasi 20% , Diskusi 20%, dan Praktek kurang lebih 60 % dari keseluruhan materi pelatihan yang akan disampaikan oleh pemateri kami. Namun jika dirasa metode ini kurang tepat untuk Tim dan Perusahaan Anda, tidak perlu sungkan untuk mendiskusikan hal ini kepada tim training kami sehingga kompetensi yang diharapkan sesuai dengan kebutuhan Perusahaan tempat Anda bekerja. Lokasi Pelatihan Strategi Negosiasi Training ini dilaksanakan di beberapa kota-kota besar di Indonesia seperti Ibukota DKI Jakarta, Bandung, Bali, Yogyakarta, Malang, Surabaya, Lombok dan juga kota Batam. Jika Anda membutuhkan pelatihan di kota lain silahkan menghubungi tim marketing kami. Jadwal Training Terbaru di Tahun 2026 Januari : 16-17 Januari 2026 Februari : 13-14 Februari 2026 Maret : 5-6 Maret 2026 April : 24-25 April 2026 Mei : 21-22 Mei 2026 Juni : 11-12 Juni 2026 Juli : 16-17 Juli 2026 Agustus : 20-21 Agustus 2026 September : 17-18 September 2026 Oktober : 8-9 Oktober 2026 November : 12-13 November 2026 Desember : 17-18 Desember 2026 Selain Jadwal yang sudah kami tentukan tahun ini. Tanggal pelaksanaan pelatihan tersebut juga dapat disesuaikan dengan kebutuhan calon peserta. Sebelum menentukan tanggal pelaksanaan pelatihan sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu kepada tim marketing kami. Investasi…
Read more