TRAINING PPIC : PRODUCTION AND INVENTORY PLANNING, CONTROL

TRAINING PPIC : PRODUCTION AND INVENTORY PLANNING, CONTROL

TRAINING PPIC : PRODUCTION AND INVENTORY PLANNING, CONTROL   DESKRIPSI TRAINING PPIC : PRODUCTION AND INVENTORY PLANNING, CONTROL Pelatihan PPIC (Production and Inventory Planning, Control) sangat penting bagi perusahaan untuk memastikan kelancaran operasional dalam proses produksi dan pengelolaan persediaan. Dengan adanya pelatihan ini, para profesional di bidang produksi dapat memahami cara merencanakan, mengontrol, dan mengelola persediaan secara efektif, sehingga dapat menghindari kekurangan atau kelebihan stok yang dapat berdampak pada biaya produksi. Selain itu, pelatihan ini membantu meningkatkan efisiensi penggunaan sumber daya, mengoptimalkan jadwal produksi, serta meminimalkan pemborosan. Kemampuan untuk mengintegrasikan data produksi dan persediaan memungkinkan perusahaan untuk merespon perubahan permintaan pasar dengan cepat, menjaga kepuasan pelanggan, dan pada akhirnya meningkatkan daya saing perusahaan di pasar. TUJUAN PELATIHAN PPIC : PRODUCTION AND INVENTORY PLANNING, CONTROL Tujuan pelatihan PPIC (Production and Inventory Planning, Control) adalah untuk memberikan pemahaman mendalam mengenai teknik perencanaan dan pengendalian produksi serta pengelolaan persediaan yang efektif dan efisien. Pelatihan ini bertujuan agar peserta dapat mengoptimalkan proses produksi dengan merencanakan kebutuhan bahan baku, kapasitas produksi, serta pengelolaan persediaan yang tepat. Selain itu, pelatihan ini juga bertujuan untuk meningkatkan kemampuan peserta dalam menganalisis dan mengantisipasi fluktuasi permintaan pasar, sehingga dapat menghindari kekurangan atau kelebihan stok yang dapat merugikan perusahaan. Dengan mengikuti pelatihan ini, diharapkan peserta dapat meningkatkan efisiensi operasional, menurunkan biaya produksi, dan mendukung pencapaian target perusahaan dalam memenuhi kebutuhan pelanggan secara tepat waktu. LIST OUTLINE MATERI PELATIHAN PPIC : PRODUCTION AND INVENTORY PLANNING, CONTROL Pengenalan PPIC Definisi PPIC (Production and Inventory Planning, Control) Peran PPIC dalam manajemen produksi dan rantai pasok Tujuan dan manfaat implementasi PPIC dalam perusahaan Dasar-dasar Perencanaan Produksi Pengertian dan tujuan perencanaan produksi Jenis-jenis perencanaan produksi (long-term, medium-term, short-term) Pengelolaan kapasitas produksi Penjadwalan produksi dan pengaruhnya terhadap output Perencanaan Persediaan Jenis-jenis persediaan (raw materials, work-in-progress, finished goods) Teknik perencanaan kebutuhan material (MRP, JIT) Persediaan minimum, maksimal, dan reorder point Metode perhitungan kebutuhan bahan baku Pengendalian Persediaan Teknik pengendalian persediaan (EOQ, ABC Analysis, Safety Stock) Analisis biaya persediaan (holding cost, ordering cost, stockout cost) Pengaruh pengendalian persediaan terhadap biaya dan efisiensi operasional Tools dan software dalam pengendalian persediaan Integrasi Perencanaan Produksi dan Pengelolaan Persediaan Cara mengintegrasikan perencanaan produksi dan persediaan dalam sistem PPIC Hubungan antara forecast permintaan dan perencanaan produksi Menjaga keseimbangan antara kapasitas produksi dan kebutuhan persediaan Monitoring dan Evaluasi Kinerja PPIC Key performance indicators (KPI) dalam PPIC Pengukuran efektivitas dan efisiensi PPIC Pemecahan masalah dalam perencanaan dan pengendalian produksi serta persediaan Studi Kasus dan Penerapan Praktis Analisis studi kasus nyata dalam perencanaan dan pengendalian produksi Penerapan teori PPIC dalam perusahaan manufaktur Diskusi dan simulasi terkait masalah yang sering dihadapi dalam PPIC Tren dan Inovasi dalam PPIC Penggunaan teknologi dalam PPIC (ERP, IoT, Big Data) Perkembangan sistem otomatisasi dalam perencanaan dan pengendalian Pengaruh perkembangan industri 4.0 terhadap PPIC Penutupan dan Rangkuman Pembahasan kesimpulan dari materi pelatihan Rekomendasi untuk implementasi PPIC dalam perusahaan Tanya jawab dan diskusi PESERTA YANG MEMBUTUHKAN PELATIHAN PPIC : PRODUCTION AND INVENTORY PLANNING, CONTROL Manajer Produksi Bertanggung jawab dalam perencanaan dan pengelolaan jadwal produksi, serta memastikan proses produksi berjalan efisien dan tepat waktu. Staf atau Supervisor PPIC Posisi ini membutuhkan pemahaman yang mendalam tentang perencanaan dan pengendalian produksi serta pengelolaan persediaan untuk memastikan ketersediaan bahan baku dan produk jadi sesuai kebutuhan. Manajer Rantai Pasok (Supply Chain Manager) Memiliki peran vital dalam merencanakan aliran barang dan bahan baku dari pemasok hingga ke proses produksi, sehingga pelatihan PPIC penting untuk meningkatkan efektivitas rantai pasok. Staf Logistik dan Pengelolaan Persediaan Bertugas untuk mengelola dan mengontrol persediaan barang, serta memastikan ketersediaannya tepat waktu dengan jumlah yang optimal, agar tidak terjadi kelebihan atau kekurangan stok. Planner Produksi Bertanggung jawab untuk merencanakan dan mengatur jadwal produksi agar selaras dengan kapasitas produksi dan permintaan pasar. Pengetahuan PPIC akan membantu mereka dalam menyusun jadwal dan mengelola sumber daya secara optimal. Staff Keuangan atau Akuntansi yang Terlibat dalam Biaya Produksi Mengelola biaya produksi dan persediaan yang terkait, sehingga memiliki pemahaman tentang perencanaan dan pengendalian produksi serta persediaan sangat penting untuk mengoptimalkan biaya dan profitabilitas. Quality Control (QC) Berperan dalam memastikan produk akhir sesuai standar kualitas, dan dengan memahami PPIC, mereka dapat mengantisipasi masalah yang mungkin timbul akibat pengelolaan produksi atau persediaan yang kurang tepat. Pihak Manajemen atau Eksekutif yang Terlibat dalam Pengambilan Keputusan Pimpinan atau manajer yang terlibat dalam pengambilan keputusan strategis terkait perencanaan dan pengelolaan produksi serta persediaan, agar dapat memahami pentingnya perencanaan yang matang dalam mencapai tujuan perusahaan. Pemateri/ Trainer Pelatihan Ppic : Production And Inventory Planning, Control Pelatihan ini akan diberikan oleh Trainer dari kalangan Praktisi, Akademisi dan Konsultan berpengalaman di bidangnya masing-masing. Sebelum pelatihan berlangsung Anda juga dapat berkomunikasi dengan tim training kami untuk menentukan outcome/ kompetensi yang ingin Anda capai setelah mengikuti pelatihan ini. Metode Pelatihan Perencanaan Persediaan Materi yang akan disampaikan dalam training menggunakan metode yang terdiri dari presentasi 20% , Diskusi 20%, dan Praktek kurang lebih 60 % dari keseluruhan materi pelatihan yang akan disampaikan oleh pemateri kami.  Namun jika dirasa metode ini kurang tepat untuk Tim dan Perusahaan Anda, tidak perlu sungkan untuk mendiskusikan hal ini kepada tim training kami sehingga kompetensi yang diharapkan sesuai dengan kebutuhan Perusahaan tempat Anda bekerja. Lokasi Pelatihan Pengendalian Persediaan Training ini dilaksanakan di beberapa kota-kota besar di Indonesia seperti Ibukota DKI Jakarta, Bandung, Bali, Yogyakarta, Malang, Surabaya, Lombok dan juga kota Batam. Jika Anda membutuhkan pelatihan di kota lain silahkan menghubungi tim marketing kami. Jadwal Training Terbaru di Tahun 2026 Januari : 16-17 Januari 2026 Februari : 13-14 Februari 2026 Maret : 5-6 Maret 2026 April : 24-25 April 2026 Mei : 21-22 Mei 2026 Juni : 11-12 Juni 2026 Juli : 16-17 Juli 2026 Agustus : 20-21 Agustus 2026 September : 17-18 September 2026 Oktober : 8-9 Oktober 2026 November : 12-13 November 2026 Desember : 17-18 Desember 2026 Selain Jadwal yang sudah kami tentukan tahun ini. Tanggal pelaksanaan pelatihan tersebut juga dapat disesuaikan dengan kebutuhan calon peserta. Sebelum menentukan tanggal pelaksanaan pelatihan sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu kepada tim marketing kami. Investasi Training Pengendalian Persediaan Offline tahun 2026 ini : Berikut ini adalah biaya investasi pelatihan tahun 2025 : Jakarta : Rp7.500.000,- Bandung : Rp7.500.000,- Jogja :…
Read more


June 6, 2025 0
TRAINING SUPPLY CHAIN MANAGEMENT ISO 28000 ; 2007

TRAINING SUPPLY CHAIN MANAGEMENT ISO 28000 ; 2007

TRAINING SUPPLY CHAIN MANAGEMENT ISO 28000 ; 2007   DESKRIPSI TRAINING SUPPLY CHAIN MANAGEMENT ISO 28000 ; 2007 Pelatihan Supply Chain Management ISO 28000:2007 sangat penting dalam memastikan keberlanjutan dan efisiensi operasional suatu perusahaan, terutama dalam menghadapi tantangan globalisasi dan risiko yang semakin kompleks. ISO 28000:2007 adalah standar internasional yang memberikan panduan untuk sistem manajemen keamanan rantai pasokan, yang bertujuan untuk mengidentifikasi, menilai, dan mengelola potensi risiko yang dapat mengganggu kelancaran alur distribusi barang dan jasa. Dengan mengikuti pelatihan ini, perusahaan dapat meningkatkan ketahanan terhadap ancaman, memperkuat kontrol keamanan, dan meminimalkan kerugian yang disebabkan oleh gangguan dalam rantai pasokan. Pelatihan ini juga membantu membangun kepercayaan dengan mitra bisnis dan pelanggan, serta memenuhi standar regulasi yang semakin ketat di pasar global. TUJUAN PELATIHAN SUPPLY CHAIN MANAGEMENT ISO 28000 ; 2007 Meningkatkan Kesadaran Keamanan: Memberikan pemahaman tentang pentingnya mengidentifikasi dan mengelola potensi risiko yang dapat mengganggu kelancaran rantai pasokan, seperti ancaman terorisme, bencana alam, atau gangguan lainnya. Memperkuat Keamanan Rantai Pasokan: Membekali peserta dengan pengetahuan untuk merancang dan mengimplementasikan kebijakan keamanan yang efektif, serta menciptakan sistem kontrol untuk menjaga integritas dan kestabilan operasional. Mengurangi Risiko: Membantu perusahaan untuk menilai, mencegah, dan memitigasi risiko yang berpotensi merusak kelancaran distribusi barang dan layanan. Meningkatkan Kepercayaan Pelanggan dan Mitra Bisnis: Meningkatkan reputasi perusahaan dengan memenuhi standar internasional yang dapat memberikan kepercayaan lebih kepada pelanggan dan mitra bisnis. Mematuhi Regulasi Internasional: Menyediakan pengetahuan tentang bagaimana memenuhi standar dan regulasi internasional dalam manajemen keamanan rantai pasokan, memastikan kepatuhan terhadap hukum yang berlaku. LIST OUTLINE MATERI PELATIHAN SUPPLY CHAIN MANAGEMENT ISO 28000 ; 2007 Pengenalan ISO 28000:2007 Definisi dan tujuan ISO 28000 Pentingnya standar ISO 28000 dalam rantai pasokan Manfaat penerapan ISO 28000 bagi perusahaan Prinsip Dasar Manajemen Keamanan Rantai Pasokan Konsep dasar manajemen keamanan rantai pasokan Identifikasi dan pemetaan risiko dalam rantai pasokan Pendekatan berbasis risiko dalam manajemen keamanan Struktur dan Persyaratan ISO 28000:2007 Struktur standar ISO 28000 Persyaratan utama dalam ISO 28000 Pemenuhan persyaratan keamanan dan kebijakan terkait Identifikasi dan Penilaian Risiko Teknik identifikasi risiko dalam rantai pasokan Metode penilaian dan analisis risiko Strategi mitigasi risiko Desain dan Implementasi Sistem Keamanan Penyusunan kebijakan keamanan dan prosedur operasional Rencana aksi untuk menghadapi ancaman dan risiko Sistem pengendalian dan pengawasan keamanan rantai pasokan Audit dan Evaluasi Sistem Keamanan Teknik audit dalam ISO 28000 Prosedur evaluasi dan pemantauan sistem keamanan Tindak lanjut setelah audit dan evaluasi Peningkatan Berkelanjutan dalam Manajemen Keamanan Pendekatan siklus PDCA (Plan-Do-Check-Act) Proses perbaikan berkelanjutan dalam sistem manajemen keamanan Pengembangan dan pelatihan berkelanjutan untuk meningkatkan keamanan Studi Kasus dan Aplikasi Praktis Studi kasus penerapan ISO 28000 pada perusahaan Diskusi dan analisis tantangan dalam implementasi ISO 28000 Persiapan Sertifikasi ISO 28000 Langkah-langkah persiapan untuk sertifikasi ISO 28000 Kriteria dan proses sertifikasi Keuntungan dari mendapatkan sertifikasi ISO 28000 Kesimpulan dan Penutupan Ringkasan materi pelatihan Tanya jawab dan diskusi Penutupan dan pembagian sertifikat pelatihan (jika ada) PESERTA YANG MEMBUTUHKAN PELATIHAN SUPPLY CHAIN MANAGEMENT ISO 28000 ; 2007 Manajer dan Staf Rantai Pasokan (Supply Chain Manager & Staff) Mereka yang terlibat dalam perencanaan, pengelolaan, dan pengawasan alur distribusi barang dan jasa akan mendapat manfaat besar dari pemahaman tentang bagaimana mengelola dan mengurangi risiko dalam rantai pasokan. Manajer Keamanan dan Risiko (Security & Risk Managers) Pihak yang bertanggung jawab dalam mengidentifikasi, menilai, dan mengelola risiko keamanan, termasuk ancaman fisik atau siber yang dapat memengaruhi operasi rantai pasokan, perlu mengikuti pelatihan ini untuk memahami standar yang relevan. Tim Kepatuhan dan Audit Internal Tim yang bertugas untuk memastikan kepatuhan terhadap regulasi dan standar internasional, termasuk ISO, perlu memahami ISO 28000 untuk melakukan audit yang efektif dan memastikan bahwa sistem manajemen keamanan rantai pasokan sesuai dengan persyaratan. Pemasok dan Mitra Bisnis Pemasok atau mitra bisnis yang terlibat dalam jaringan rantai pasokan suatu perusahaan juga perlu memahami standar keamanan ini agar mereka dapat berkolaborasi dalam menciptakan rantai pasokan yang aman dan terjamin. Direktur dan Eksekutif Pihak eksekutif yang bertanggung jawab untuk mengambil keputusan strategis dalam perusahaan perlu memahami pentingnya ISO 28000 untuk membuat kebijakan yang mendukung manajemen risiko yang efektif dan meningkatkan keamanan rantai pasokan. Konsultan dan Profesional Keamanan Konsultan yang memberikan layanan terkait keamanan, manajemen risiko, atau kepatuhan di perusahaan juga membutuhkan pelatihan ini untuk dapat memberikan saran dan implementasi yang sesuai dengan standar ISO 28000. Petugas Pengadaan (Procurement Officers) Petugas yang terlibat dalam proses pengadaan barang dan jasa juga harus memahami prinsip-prinsip keamanan dalam rantai pasokan untuk memastikan bahwa proses pengadaan berjalan lancar dan aman. Pihak yang Terlibat dalam Pengiriman dan Logistik Pihak yang mengelola pengiriman dan logistik barang, termasuk transportasi dan distribusi, perlu memahami bagaimana mengelola risiko yang berkaitan dengan keamanan dan kelancaran operasi. Pemateri/ Trainer Pelatihan Supply Chain Management Iso 28000 ; 2007 Pelatihan ini akan diberikan oleh Trainer dari kalangan Praktisi, Akademisi dan Konsultan berpengalaman di bidangnya masing-masing. Sebelum pelatihan berlangsung Anda juga dapat berkomunikasi dengan tim training kami untuk menentukan outcome/ kompetensi yang ingin Anda capai setelah mengikuti pelatihan ini. Metode Pelatihan Manajemen Keamanan Materi yang akan disampaikan dalam training menggunakan metode yang terdiri dari presentasi 20% , Diskusi 20%, dan Praktek kurang lebih 60 % dari keseluruhan materi pelatihan yang akan disampaikan oleh pemateri kami.  Namun jika dirasa metode ini kurang tepat untuk Tim dan Perusahaan Anda, tidak perlu sungkan untuk mendiskusikan hal ini kepada tim training kami sehingga kompetensi yang diharapkan sesuai dengan kebutuhan Perusahaan tempat Anda bekerja. Lokasi Pelatihan Sistem Keamanan Training ini dilaksanakan di beberapa kota-kota besar di Indonesia seperti Ibukota DKI Jakarta, Bandung, Bali, Yogyakarta, Malang, Surabaya, Lombok dan juga kota Batam. Jika Anda membutuhkan pelatihan di kota lain silahkan menghubungi tim marketing kami. Jadwal Training Terbaru di Tahun 2026 Januari : 16-17 Januari 2026 Februari : 13-14 Februari 2026 Maret : 5-6 Maret 2026 April : 24-25 April 2026 Mei : 21-22 Mei 2026 Juni : 11-12 Juni 2026 Juli : 16-17 Juli 2026 Agustus : 20-21 Agustus 2026 September : 17-18 September 2026 Oktober : 8-9 Oktober 2026 November : 12-13 November 2026 Desember : 17-18 Desember 2026 Selain Jadwal yang sudah kami tentukan tahun ini. Tanggal pelaksanaan pelatihan tersebut juga dapat disesuaikan dengan kebutuhan calon peserta. Sebelum menentukan tanggal pelaksanaan…
Read more


June 5, 2025 0
TRAINING PENGADAAN BARANG/JASA PEMERINTAH

TRAINING PENGADAAN BARANG/JASA PEMERINTAH

  TRAINING PENGADAAN BARANG/JASA PEMERINTAH   DESKRIPSI TRAINING PENGADAAN BARANG/JASA PEMERINTAH Pelatihan pengadaan barang/jasa pemerintah memiliki peranan yang sangat penting dalam memastikan proses pengadaan yang transparan, efisien, dan akuntabel. Melalui pelatihan ini, para pejabat dan tenaga kerja di sektor publik dapat memahami dengan baik regulasi, prosedur, serta teknik-teknik pengadaan yang sesuai dengan peraturan yang berlaku. Dengan memiliki pengetahuan yang memadai, mereka dapat menghindari potensi kesalahan, penyimpangan, dan penyalahgunaan anggaran, sehingga dapat meningkatkan kualitas pelayanan publik. Pelatihan ini juga mendorong para peserta untuk lebih memahami pentingnya prinsip-prinsip pengadaan yang adil, terbuka, dan bersaing sehat, yang pada akhirnya berkontribusi pada optimalisasi penggunaan anggaran negara untuk kepentingan masyarakat. TUJUAN PELATIHAN PENGADAAN BARANG/JASA PEMERINTAH Tujuan pelatihan pengadaan barang/jasa pemerintah adalah untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan sumber daya manusia dalam melaksanakan proses pengadaan yang sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Pelatihan ini bertujuan agar para peserta mampu memahami prinsip-prinsip dasar pengadaan seperti transparansi, akuntabilitas, efisiensi, dan persaingan sehat dalam setiap tahapan pengadaan. Selain itu, pelatihan ini bertujuan untuk mengurangi risiko kesalahan atau penyimpangan dalam proses pengadaan, serta memastikan penggunaan anggaran negara yang tepat sasaran dan bermanfaat bagi masyarakat. Dengan demikian, pelatihan ini juga mendukung tercapainya tata kelola pemerintahan yang lebih baik dan berkualitas. LIST OUTLINE MATERI PELATIHAN PENGADAAN BARANG/JASA PEMERINTAH Pendahuluan Pengertian pengadaan barang/jasa pemerintah Tujuan dan prinsip dasar pengadaan Peran pengadaan dalam tata kelola pemerintahan Regulasi dan Kebijakan Pengadaan Undang-Undang No. 2 Tahun 2017 tentang Jasa Konstruksi Peraturan Presiden No. 16 Tahun 2018 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah Peraturan Lainnya terkait pengadaan (Perpres, Keputusan Presiden, dan lain-lain) Proses Pengadaan Barang/Jasa Tahapan-tahapan dalam pengadaan Perencanaan dan persiapan pengadaan Pemilihan penyedia barang/jasa Penandatanganan kontrak Pelaksanaan pengadaan Penyelesaian kontrak Metode pengadaan (lelang, pemilihan langsung, penunjukan langsung, dll.) Prinsip-Prinsip Pengadaan Transparansi Akuntabilitas Efisiensi dan efektivitas Persaingan sehat Keadilan dan non-diskriminasi Strategi Pengelolaan Pengadaan Penyusunan rencana pengadaan Pengelolaan anggaran pengadaan Pengelolaan risiko dalam pengadaan Teknik Penyusunan Dokumen Pengadaan Spesifikasi teknis barang/jasa Dokumen pemilihan penyedia Kontrak pengadaan Sistem Elektronik Pengadaan (E-Procurement) Pengertian dan manfaat e-procurement Platform e-procurement yang digunakan pemerintah (LPSE, e-Katalog, dll.) Prosedur penggunaan e-procurement Pengendalian dan Pengawasan Pengadaan Fungsi pengawasan internal dan eksternal Audit pengadaan barang/jasa Tindak lanjut atas temuan pelanggaran Studi Kasus dan Simulasi Pengadaan Analisis kasus nyata dalam pengadaan Simulasi proses pengadaan menggunakan dokumen dan sistem yang relevan Evaluasi dan Penutupan Evaluasi hasil pelatihan Pembahasan tentang implementasi materi pelatihan dalam praktik nyata Penutupan dan rekomendasi tindak lanjut pelatihan PESERTA YANG MEMBUTUHKAN PELATIHAN PENGADAAN BARANG/JASA PEMERINTAH Pejabat Pengadaan Pejabat yang bertanggung jawab langsung dalam melaksanakan proses pengadaan barang/jasa di instansi pemerintah, seperti Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Kepala Unit Layanan Pengadaan (ULP), dan Tim Pengadaan. Staf Administrasi Pengadaan Staf yang mendukung kegiatan administratif dalam proses pengadaan, seperti pengelola dokumen, pengelola anggaran, dan staf yang terlibat dalam proses pemilihan penyedia. Auditor dan Pengawas Internal Pemerintah Auditor dan pengawas yang memeriksa dan mengevaluasi proses pengadaan untuk memastikan kepatuhan terhadap peraturan dan mencegah penyimpangan dalam pengadaan barang/jasa. Penyedia Barang/Jasa Perusahaan atau individu yang berpartisipasi dalam proses pengadaan sebagai penyedia barang/jasa, agar memahami prosedur dan regulasi yang berlaku serta dapat memenuhi persyaratan yang ditetapkan oleh pemerintah. Pejabat Pengelola Anggaran dan Keuangan Pejabat yang bertanggung jawab atas pengelolaan anggaran pengadaan barang/jasa di instansi pemerintah, seperti bendahara, kepala bagian keuangan, dan analis anggaran. Lembaga atau Organisasi yang Terlibat dalam Pengawasan Pemerintah Lembaga seperti Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) atau Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang memiliki peran dalam pengawasan dan pencegahan penyalahgunaan anggaran pengadaan. Pihak yang Terlibat dalam Pengembangan Sistem Elektronik Pengadaan Pengembang sistem informasi dan aplikasi e-procurement yang digunakan dalam proses pengadaan, seperti LPSE (Layanan Pengadaan Secara Elektronik) atau sistem e-katalog. Pelaku Kebijakan dan Pembuat Regulasi Pengadaan Pejabat di instansi pemerintah yang terlibat dalam penyusunan kebijakan atau peraturan terkait pengadaan barang/jasa, seperti pembuat peraturan di Kementerian Keuangan atau Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP). Pemateri/ Trainer Pelatihan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah Pelatihan ini akan diberikan oleh Trainer dari kalangan Praktisi, Akademisi dan Konsultan berpengalaman di bidangnya masing-masing. Sebelum pelatihan berlangsung Anda juga dapat berkomunikasi dengan tim training kami untuk menentukan outcome/ kompetensi yang ingin Anda capai setelah mengikuti pelatihan ini. Metode Pelatihan Pengadaan Barang/Jasa Materi yang akan disampaikan dalam training menggunakan metode yang terdiri dari presentasi 20% , Diskusi 20%, dan Praktek kurang lebih 60 % dari keseluruhan materi pelatihan yang akan disampaikan oleh pemateri kami.  Namun jika dirasa metode ini kurang tepat untuk Tim dan Perusahaan Anda, tidak perlu sungkan untuk mendiskusikan hal ini kepada tim training kami sehingga kompetensi yang diharapkan sesuai dengan kebutuhan Perusahaan tempat Anda bekerja. Lokasi Pelatihan Strategi Pengelolaan Pengadaan Training ini dilaksanakan di beberapa kota-kota besar di Indonesia seperti Ibukota DKI Jakarta, Bandung, Bali, Yogyakarta, Malang, Surabaya, Lombok dan juga kota Batam. Jika Anda membutuhkan pelatihan di kota lain silahkan menghubungi tim marketing kami. Jadwal Training Terbaru di Tahun 2026 Januari : 16-17 Januari 2026 Februari : 13-14 Februari 2026 Maret : 5-6 Maret 2026 April : 24-25 April 2026 Mei : 21-22 Mei 2026 Juni : 11-12 Juni 2026 Juli : 16-17 Juli 2026 Agustus : 20-21 Agustus 2026 September : 17-18 September 2026 Oktober : 8-9 Oktober 2026 November : 12-13 November 2026 Desember : 17-18 Desember 2026 Selain Jadwal yang sudah kami tentukan tahun ini. Tanggal pelaksanaan pelatihan tersebut juga dapat disesuaikan dengan kebutuhan calon peserta. Sebelum menentukan tanggal pelaksanaan pelatihan sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu kepada tim marketing kami. Investasi Training Strategi Pengelolaan Pengadaan Offline tahun 2026 ini : Berikut ini adalah biaya investasi pelatihan tahun 2025 : Jakarta : Rp7.500.000,- Bandung : Rp7.500.000,- Jogja : Rp7.000.000,- Surabaya : Rp7.500.000, Bali : Rp8.500.000,- Lombok: Rp9.500.000,- Batam : Rp9.500.000,- Malang : Rp7.500.000,- Biaya investasi dapat berubaha sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan di website ini. Untuk mendapatkan Promo atau Diskon potongan biaya Investasi kami sarankan untuk menghubungi tim marketing pelatihan kami melalui Whatsapp atau email. Apabila perusahaan membutuhkan paket in house training, anggaran investasi pelatihan dapat menyesuaikan dengan anggaran perusahaan. Fasilitas Pelatihan untuk Paket Group (Minimal 2 orang peserta dari perusahaan yang sama): FREE Airport pickup service (Gratis Antar jemput Hotel/Bandara) FREE Transportasi Peserta ke tempat pelatihan . Module / Handout FREE Flashdisk Sertifikat FREE Bag or bagpack (Tas…
Read more


June 4, 2025 0
TRAINING SYSTEM PERPAJAKAN KEPABEANAN PELABUHAN DAN IT INVENTORY KAWASAN BERIKAT

TRAINING SYSTEM PERPAJAKAN KEPABEANAN PELABUHAN DAN IT INVENTORY KAWASAN BERIKAT

TRAINING SYSTEM PERPAJAKAN KEPABEANAN PELABUHAN DAN IT INVENTORY KAWASAN BERIKAT   DESKRIPSI TRAINING SYSTEM PERPAJAKAN KEPABEANAN PELABUHAN DAN IT INVENTORY KAWASAN BERIKAT Pelatihan sistem perpajakan, kepabeanan, pelabuhan, dan IT inventory kawasan berikat sangat penting untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan para profesional yang terlibat dalam pengelolaan administrasi kepabeanan dan perpajakan. Dengan adanya pelatihan ini, peserta dapat memahami regulasi yang berlaku serta prosedur yang tepat dalam menangani transaksi ekspor-impor dan administrasi kawasan berikat. Pengetahuan tentang sistem IT inventory yang terintegrasi juga krusial, karena memudahkan dalam monitoring barang yang masuk atau keluar, mengurangi risiko kesalahan, serta meningkatkan efisiensi operasional. Selain itu, pelatihan ini membantu meminimalisir potensi pelanggaran hukum yang dapat merugikan perusahaan dan negara. Dengan demikian, pelatihan ini sangat relevan dalam mendukung kelancaran operasional di sektor logistik dan perdagangan internasional. TUJUAN PELATIHAN SYSTEM PERPAJAKAN KEPABEANAN PELABUHAN DAN IT INVENTORY KAWASAN BERIKAT Tujuan pelatihan sistem perpajakan, kepabeanan, pelabuhan, dan IT inventory kawasan berikat adalah untuk meningkatkan pemahaman peserta mengenai regulasi perpajakan dan kepabeanan yang berlaku, serta mengoptimalkan pengelolaan operasional di kawasan berikat. Pelatihan ini bertujuan untuk memperkenalkan sistem dan prosedur yang tepat dalam mengelola barang masuk dan keluar, serta mengintegrasikan teknologi informasi dalam manajemen inventaris untuk meningkatkan efisiensi dan akurasi. Selain itu, pelatihan ini bertujuan untuk mengurangi risiko kesalahan dalam pengelolaan dokumen dan barang, memastikan kepatuhan terhadap peraturan yang berlaku, dan meningkatkan kemampuan peserta dalam menghadapi tantangan operasional yang ada di sektor logistik dan perdagangan internasional. LIST OUTLINE MATERI PELATIHAN SYSTEM PERPAJAKAN KEPABEANAN PELABUHAN DAN IT INVENTORY KAWASAN BERIKAT Pendahuluan Pengantar tentang pentingnya sistem perpajakan dan kepabeanan Peran kawasan berikat dalam perekonomian dan perdagangan internasional Tujuan dan manfaat pelatihan Sistem Perpajakan Dasar-dasar sistem perpajakan yang relevan dengan kegiatan ekspor-impor Jenis-jenis pajak yang diterapkan dalam perdagangan internasional (misalnya PPN, PPh, Bea Masuk) Proses administrasi perpajakan yang tepat untuk kawasan berikat Pemahaman tentang tarif pajak dan perhitungan pajak yang terkait Kepabeanan Definisi dan fungsi kepabeanan dalam perdagangan internasional Prosedur kepabeanan: impor, ekspor, dan penanganan barang Penerapan dokumen kepabeanan yang diperlukan Penanganan barang dan gudang di kawasan berikat Sistem pembayaran bea masuk dan pajak ekspor-impor Sistem di Pelabuhan Proses operasional pelabuhan dalam konteks ekspor-impor Pengelolaan alur barang masuk dan keluar dari pelabuhan Peran dan kewajiban pihak terkait (Pelindo, Bea Cukai, dll.) Integrasi antara sistem pelabuhan dan kepabeanan IT Inventory untuk Kawasan Berikat Pengenalan sistem IT untuk manajemen inventaris barang di kawasan berikat Pengelolaan data dan informasi barang menggunakan teknologi informasi Integrasi sistem IT dengan sistem perpajakan dan kepabeanan Penerapan software inventory untuk memantau dan mencatat barang secara real-time Regulasi dan Kebijakan Terkait Peraturan perundangan terkait perpajakan, kepabeanan, dan kawasan berikat Kebijakan pemerintah mengenai fasilitas kawasan berikat Sanksi dan potensi risiko hukum dalam kegiatan ekspor-impor Studi Kasus dan Simulasi Diskusi kasus nyata terkait kepabeanan dan pajak Simulasi proses operasional di pelabuhan dan kawasan berikat Praktik langsung menggunakan sistem IT inventory Penutupan dan Evaluasi Ringkasan materi yang telah dipelajari Evaluasi pelatihan dan sesi tanya jawab Penutupan dan pemberian sertifikat PESERTA YANG MEMBUTUHKAN PELATIHAN SYSTEM PERPAJAKAN KEPABEANAN PELABUHAN DAN IT INVENTORY KAWASAN BERIKAT Pejabat Bea Cukai Untuk memahami prosedur perpajakan dan kepabeanan, serta implementasi sistem yang relevan dengan pengawasan dan pengendalian barang yang masuk/keluar kawasan berikat. Pekerja dan Manajer di Kawasan Berikat Untuk meningkatkan pengetahuan mereka dalam mengelola fasilitas kawasan berikat, pengelolaan barang, dan prosedur pajak yang terkait dengan kawasan berikat. Staff Administrasi dan Akuntansi Perusahaan Ekspor-Impor Untuk memahami sistem perpajakan yang berlaku dalam perdagangan internasional dan pelaporan pajak, serta integrasi antara IT dan sistem perpajakan dalam operasional perusahaan. Logistik dan Manajer Rantai Pasokan Untuk meningkatkan pemahaman mereka tentang proses logistik dan peran penting IT dalam mengelola inventaris barang di pelabuhan dan kawasan berikat. Pengusaha dan Pemilik Perusahaan yang Terlibat dalam Impor dan Ekspor Untuk memahami aspek perpajakan dan kepabeanan dalam operasional bisnis mereka, serta untuk meminimalisir risiko terkait peraturan dan prosedur yang tidak tepat. Profesional IT yang Terlibat dalam Pengelolaan Sistem di Kawasan Berikat Untuk mengembangkan keterampilan dalam menerapkan dan mengelola sistem IT inventory, serta memahami integrasi sistem IT dengan kepabeanan dan perpajakan. Konsultan Pajak dan Kepabeanan Untuk memperbarui pengetahuan mereka tentang perubahan peraturan dan kebijakan terbaru dalam bidang perpajakan dan kepabeanan, serta untuk memberikan solusi kepada klien yang terlibat dalam perdagangan internasional. Pemerintah dan Regulator yang Terlibat dalam Pengawasan Perdagangan Internasional Untuk memahami lebih dalam mengenai prosedur yang berlaku dan implementasi kebijakan yang mendukung kelancaran perdagangan internasional. Pemateri/ Trainer Pelatihan System Perpajakan Kepabeanan Pelabuhan Dan It Inventory Kawasan Berikat Pelatihan ini akan diberikan oleh Trainer dari kalangan Praktisi, Akademisi dan Konsultan berpengalaman di bidangnya masing-masing. Sebelum pelatihan berlangsung Anda juga dapat berkomunikasi dengan tim training kami untuk menentukan outcome/ kompetensi yang ingin Anda capai setelah mengikuti pelatihan ini. Metode Pelatihan Kepabeanan Materi yang akan disampaikan dalam training menggunakan metode yang terdiri dari presentasi 20% , Diskusi 20%, dan Praktek kurang lebih 60 % dari keseluruhan materi pelatihan yang akan disampaikan oleh pemateri kami.  Namun jika dirasa metode ini kurang tepat untuk Tim dan Perusahaan Anda, tidak perlu sungkan untuk mendiskusikan hal ini kepada tim training kami sehingga kompetensi yang diharapkan sesuai dengan kebutuhan Perusahaan tempat Anda bekerja. Lokasi Pelatihan It Inventory Training ini dilaksanakan di beberapa kota-kota besar di Indonesia seperti Ibukota DKI Jakarta, Bandung, Bali, Yogyakarta, Malang, Surabaya, Lombok dan juga kota Batam. Jika Anda membutuhkan pelatihan di kota lain silahkan menghubungi tim marketing kami. Jadwal Training Terbaru di Tahun 2026 Januari : 16-17 Januari 2026 Februari : 13-14 Februari 2026 Maret : 5-6 Maret 2026 April : 24-25 April 2026 Mei : 21-22 Mei 2026 Juni : 11-12 Juni 2026 Juli : 16-17 Juli 2026 Agustus : 20-21 Agustus 2026 September : 17-18 September 2026 Oktober : 8-9 Oktober 2026 November : 12-13 November 2026 Desember : 17-18 Desember 2026 Selain Jadwal yang sudah kami tentukan tahun ini. Tanggal pelaksanaan pelatihan tersebut juga dapat disesuaikan dengan kebutuhan calon peserta. Sebelum menentukan tanggal pelaksanaan pelatihan sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu kepada tim marketing kami. Investasi Training It Inventory Offline tahun 2026 ini : Berikut ini adalah biaya investasi pelatihan tahun 2025 : Jakarta : Rp7.500.000,- Bandung : Rp7.500.000,- Jogja : Rp7.000.000,- Surabaya : Rp7.500.000, Bali : Rp8.500.000,- Lombok:…
Read more


June 1, 2025 0
TRAINING STUDI KELAYAKAN BISNIS – KONSEP DAN APLIKASI

TRAINING STUDI KELAYAKAN BISNIS – KONSEP DAN APLIKASI

  TRAINING STUDI KELAYAKAN BISNIS – KONSEP DAN APLIKASI DESKRIPSI TRAINING STUDI KELAYAKAN BISNIS – KONSEP DAN APLIKASI Pelatihan studi kelayakan bisnis – konsep dan aplikasi sangat penting untuk membekali para pengusaha atau calon pengusaha dalam mengevaluasi potensi dan kelayakan sebuah usaha. Melalui pelatihan ini, peserta akan mempelajari cara menganalisis berbagai aspek bisnis, seperti aspek pasar, teknis, finansial, dan hukum, guna menentukan apakah sebuah ide bisnis dapat berhasil di pasar atau tidak. Dengan pemahaman yang mendalam tentang konsep-konsep dasar dan aplikasi dalam studi kelayakan, pengusaha dapat membuat keputusan yang lebih tepat dan meminimalkan risiko kerugian. Selain itu, pelatihan ini juga membantu peserta dalam menyusun rencana bisnis yang lebih solid dan menarik bagi investor. TUJUAN PELATIHAN STUDI KELAYAKAN BISNIS – KONSEP DAN APLIKASI Tujuan pelatihan Studi Kelayakan Bisnis – Konsep dan Aplikasi adalah untuk memberikan pemahaman mendalam kepada peserta mengenai pentingnya menganalisis kelayakan suatu bisnis sebelum dijalankan. Pelatihan ini bertujuan agar peserta dapat memahami konsep dasar studi kelayakan, termasuk analisis pasar, teknis, finansial, dan hukum, serta bagaimana mengaplikasikannya dalam perencanaan bisnis. Dengan demikian, peserta diharapkan dapat mengidentifikasi potensi peluang dan risiko yang ada, membuat keputusan yang lebih tepat, serta menyusun rencana bisnis yang lebih terstruktur dan menarik bagi pihak-pihak yang berkepentingan seperti investor dan lembaga pembiayaan. Pelatihan ini juga bertujuan untuk membekali peserta dengan keterampilan praktis dalam menyusun laporan kelayakan yang komprehensif. LIST OUTLINE MATERI PELATIHAN STUDI KELAYAKAN BISNIS – KONSEP DAN APLIKASI Pendahuluan Pengertian dan Pentingnya Studi Kelayakan Bisnis Tujuan dan Manfaat Studi Kelayakan dalam Dunia Bisnis Faktor-faktor yang Mempengaruhi Kelayakan Bisnis Konsep Dasar Studi Kelayakan Bisnis Definisi dan Ruang Lingkup Studi Kelayakan Jenis-jenis Studi Kelayakan (Pasar, Teknis, Finansial, Hukum) Kriteria Bisnis yang Layak Analisis Pasar Riset Pasar: Tujuan dan Teknik Pengumpulan Data Segmentasi Pasar dan Identifikasi Target Market Analisis Persaingan dan Peluang Pasar Proyeksi Permintaan dan Tren Pasar Analisis Teknis Penilaian Kebutuhan Infrastruktur dan Teknologi Aspek Produksi dan Proses Bisnis Ketersediaan Sumber Daya (Bahan Baku, Tenaga Kerja, dll.) Evaluasi Lokasi dan Fasilitas Analisis Finansial Proyeksi Keuangan: Laporan Laba Rugi, Neraca, dan Arus Kas Estimasi Biaya dan Sumber Pembiayaan Analisis Titik Impas (Break-Even Point) Analisis Sensitivitas dan Risiko Keuangan Analisis Hukum dan Regulasi Aspek Hukum yang Perlu Diperhatikan dalam Bisnis Perizinan dan Persyaratan Regulasi Perlindungan Hukum bagi Pemilik dan Konsumen Penyusunan Laporan Studi Kelayakan Struktur Laporan Studi Kelayakan Bisnis Penyajian Data dan Temuan Analisis Kesimpulan dan Rekomendasi Aplikasi Praktis dalam Studi Kelayakan Bisnis Studi Kasus dan Simulasi Penyusunan Studi Kelayakan Penyusunan Rencana Bisnis Berdasarkan Hasil Studi Kelayakan Evaluasi dan Pengambilan Keputusan Bisnis Penutupan Tantangan dan Peluang dalam Implementasi Studi Kelayakan Diskusi dan Tanya Jawab Kesimpulan dan Penutupan Pelatihan PESERTA YANG MEMBUTUHKAN PELATIHAN STUDI KELAYAKAN BISNIS – KONSEP DAN APLIKASI Calon Pengusaha dan Startup Founder Individu yang berencana memulai bisnis baru dan ingin memastikan ide bisnisnya layak untuk dijalankan dengan melakukan analisis kelayakan yang menyeluruh. Pengusaha yang Ingin Mengembangkan Bisnis Pengusaha yang sudah memiliki bisnis dan ingin memperluas atau mengembangkan usaha mereka, serta membutuhkan analisis kelayakan untuk ekspansi atau diversifikasi produk/layanan. Manajer dan Tim Perencanaan Bisnis Profesional yang terlibat dalam penyusunan rencana bisnis dan perencanaan strategis untuk perusahaan atau proyek baru, yang membutuhkan pemahaman mendalam tentang evaluasi kelayakan. Konsultan Bisnis Konsultan yang memberikan saran kepada klien mengenai kelayakan usaha atau investasi, serta membantu dalam merancang studi kelayakan yang komprehensif. Investor dan Lembaga Keuangan Individu atau lembaga yang tertarik untuk menilai potensi investasi atau memberikan pembiayaan, dan membutuhkan pemahaman tentang bagaimana menilai kelayakan bisnis dari sisi finansial dan pasar. Pejabat Pemerintahan atau Pembuat Kebijakan Individu yang terlibat dalam perencanaan kebijakan ekonomi atau pengembangan wilayah, yang perlu memahami kelayakan bisnis untuk mendukung program pemberdayaan ekonomi atau insentif bagi pengusaha. Akuntan dan Profesional Keuangan Akuntan atau analis keuangan yang perlu memahami aspek-aspek finansial dalam studi kelayakan untuk menyusun laporan dan analisis yang akurat terkait dengan potensi investasi atau pembiayaan. Pelaku Bisnis di Sektor Tertentu Pengusaha atau profesional yang bekerja di sektor-sektor khusus seperti teknologi, manufaktur, atau jasa yang memerlukan studi kelayakan spesifik terkait dengan kebutuhan industri mereka. Pemateri/ Trainer Pelatihan Studi Kelayakan Bisnis – Konsep Dan Aplikasi Pelatihan ini akan diberikan oleh Trainer dari kalangan Praktisi, Akademisi dan Konsultan berpengalaman di bidangnya masing-masing. Sebelum pelatihan berlangsung Anda juga dapat berkomunikasi dengan tim training kami untuk menentukan outcome/ kompetensi yang ingin Anda capai setelah mengikuti pelatihan ini. Metode Pelatihan Analisis Pasar Materi yang akan disampaikan dalam training menggunakan metode yang terdiri dari presentasi 20% , Diskusi 20%, dan Praktek kurang lebih 60 % dari keseluruhan materi pelatihan yang akan disampaikan oleh pemateri kami.  Namun jika dirasa metode ini kurang tepat untuk Tim dan Perusahaan Anda, tidak perlu sungkan untuk mendiskusikan hal ini kepada tim training kami sehingga kompetensi yang diharapkan sesuai dengan kebutuhan Perusahaan tempat Anda bekerja. Lokasi Pelatihan Analisis Finansial Training ini dilaksanakan di beberapa kota-kota besar di Indonesia seperti Ibukota DKI Jakarta, Bandung, Bali, Yogyakarta, Malang, Surabaya, Lombok dan juga kota Batam. Jika Anda membutuhkan pelatihan di kota lain silahkan menghubungi tim marketing kami. Jadwal Training Terbaru di Tahun 2026 Januari : 16-17 Januari 2026 Februari : 13-14 Februari 2026 Maret : 5-6 Maret 2026 April : 24-25 April 2026 Mei : 21-22 Mei 2026 Juni : 11-12 Juni 2026 Juli : 16-17 Juli 2026 Agustus : 20-21 Agustus 2026 September : 17-18 September 2026 Oktober : 8-9 Oktober 2026 November : 12-13 November 2026 Desember : 17-18 Desember 2026 Selain Jadwal yang sudah kami tentukan tahun ini. Tanggal pelaksanaan pelatihan tersebut juga dapat disesuaikan dengan kebutuhan calon peserta. Sebelum menentukan tanggal pelaksanaan pelatihan sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu kepada tim marketing kami. Investasi Training Analisis Finansial Offline tahun 2026 ini : Berikut ini adalah biaya investasi pelatihan tahun 2025 : Jakarta : Rp7.500.000,- Bandung : Rp7.500.000,- Jogja : Rp7.000.000,- Surabaya : Rp7.500.000, Bali : Rp8.500.000,- Lombok: Rp9.500.000,- Batam : Rp9.500.000,- Malang : Rp7.500.000,- Biaya investasi dapat berubaha sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan di website ini. Untuk mendapatkan Promo atau Diskon potongan biaya Investasi kami sarankan untuk menghubungi tim marketing pelatihan kami melalui Whatsapp atau email. Apabila perusahaan membutuhkan paket in house training, anggaran investasi pelatihan dapat menyesuaikan dengan anggaran perusahaan. Fasilitas Pelatihan untuk Paket Group…
Read more


May 31, 2025 0
TRAINING LOGISTIC STOCK & INVENTORY & WAREHOUSE MANAGEMENT

TRAINING LOGISTIC STOCK & INVENTORY & WAREHOUSE MANAGEMENT

TRAINING LOGISTIC STOCK & INVENTORY & WAREHOUSE MANAGEMENT   DESKRIPSI TRAINING LOGISTIC STOCK & INVENTORY & WAREHOUSE MANAGEMENT Pelatihan Logistic Stock, Inventory, dan Warehouse Management sangat penting dalam memastikan kelancaran operasional dan efisiensi dalam suatu perusahaan. Dengan pelatihan ini, staf yang terlibat dalam manajemen logistik dapat memahami prinsip-prinsip dasar pengelolaan persediaan, pemantauan stok, serta teknik penyimpanan barang yang optimal. Pengelolaan gudang yang baik akan mengurangi risiko kehabisan stok atau kelebihan persediaan, yang pada gilirannya dapat menurunkan biaya operasional dan meningkatkan kepuasan pelanggan. Selain itu, pelatihan ini juga membantu dalam meningkatkan penggunaan ruang gudang secara efisien, mempercepat proses pengiriman, dan memastikan pengelolaan barang yang lebih akurat dan terorganisir. Keahlian dalam manajemen logistik akan mendukung perusahaan dalam mencapai tujuan operasional dan kompetitif di pasar. TUJUAN PELATIHAN LOGISTIC STOCK & INVENTORY & WAREHOUSE MANAGEMENT Tujuan pelatihan Logistic Stock, Inventory, dan Warehouse Management adalah untuk meningkatkan kemampuan peserta dalam mengelola rantai pasokan secara efisien. Pelatihan ini bertujuan agar peserta dapat memahami dan menerapkan prinsip-prinsip pengelolaan stok yang baik, mulai dari perencanaan persediaan, pemantauan, hingga pengendalian stok barang. Selain itu, tujuan lain adalah untuk mengoptimalkan penggunaan ruang gudang, mempercepat proses pengambilan dan pengiriman barang, serta mengurangi kesalahan dalam pencatatan inventaris. Pelatihan ini juga bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dalam mengelola aliran barang secara efektif, sehingga dapat mengurangi biaya operasional, meningkatkan kepuasan pelanggan, dan mendukung kelancaran proses distribusi produk perusahaan. LIST OUTLINE MATERI PELATIHAN LOGISTIC STOCK & INVENTORY & WAREHOUSE MANAGEMENT 1. Pengenalan Manajemen Logistik Definisi dan pentingnya manajemen logistik Komponen utama dalam rantai pasokan Peran logistik dalam efisiensi operasional perusahaan 2. Konsep Dasar Inventory Management Pengertian inventory dan jenis-jenis inventaris Tujuan dan manfaat manajemen persediaan Prinsip dasar dalam pengelolaan inventaris (Just-In-Time, Economic Order Quantity) 3. Perencanaan dan Pengendalian Stok Proses perencanaan persediaan Teknik peramalan permintaan Pengendalian tingkat persediaan (Reorder Point, Safety Stock) Sistem pengelolaan stok (Manual vs. Otomatisasi) 4. Strategi Pengelolaan Gudang Desain dan layout gudang yang efisien Pengelolaan ruang dan pemanfaatan kapasitas gudang Teknik penyimpanan barang dan pengelompokan produk Sistem pengelolaan barang masuk dan keluar 5. Sistem Informasi dalam Manajemen Gudang Penggunaan sistem WMS (Warehouse Management System) Integrasi software manajemen inventaris dengan sistem ERP Pemantauan stok secara real-time dan pelaporan 6. Penerimaan dan Pengiriman Barang Proses penerimaan barang dan inspeksi kualitas Teknik pengelolaan pengiriman barang Manajemen pengiriman yang efektif (lead time, tracking) 7. Keamanan dan Kesehatan Kerja di Gudang Protokol keselamatan kerja di gudang Pengelolaan risiko kebakaran, kecelakaan, dan kerusakan barang Pencegahan kerusakan barang selama penyimpanan dan pengiriman 8. Audit dan Pengendalian Persediaan Teknik audit stok dan penghitungan fisik inventaris Penyelesaian masalah dalam pengelolaan inventaris (stock out, overstock) Penggunaan metode pengendalian kualitas persediaan (FIFO, LIFO) 9. Optimasi dan Efisiensi Operasional Analisis biaya logistik dan cara menguranginya Penerapan lean logistics dan prinsip-prinsip Six Sigma Peningkatan efisiensi dalam proses distribusi dan pengiriman barang 10. Evaluasi Kinerja dan Peningkatan Berkelanjutan Key performance indicators (KPIs) dalam manajemen logistik Strategi peningkatan berkelanjutan dalam operasional logistik Penggunaan data dan analitik untuk pengambilan keputusan 11. Studi Kasus dan Diskusi Pembahasan studi kasus penerapan manajemen gudang dan inventaris Diskusi tantangan dan solusi dalam pengelolaan logistik nyata 12. Penutupan dan Tindak Lanjut Ringkasan materi pelatihan Rencana aksi dan implementasi di perusahaan Tanya jawab dan evaluasi pelatihan PESERTA YANG MEMBUTUHKAN PELATIHAN LOGISTIC STOCK & INVENTORY & WAREHOUSE MANAGEMENT Staf Gudang dan Operasional Pekerja yang langsung terlibat dalam kegiatan operasional gudang, seperti penerimaan, penyimpanan, dan pengiriman barang. Pengelola stok yang bertanggung jawab dalam pengelolaan inventaris dan pengendalian persediaan. Manajer Logistik dan Supply Chain Manajer yang memimpin departemen logistik dan bertanggung jawab dalam merencanakan, mengelola, dan mengawasi distribusi barang serta pengelolaan persediaan. Manajer yang berfokus pada efisiensi rantai pasokan dan pengoptimalkan operasi gudang. Staf IT yang Mengelola Sistem Manajemen Gudang (WMS) Teknisi dan pengembang sistem yang bertanggung jawab untuk instalasi, pengelolaan, dan pemeliharaan perangkat lunak Warehouse Management System (WMS) atau sistem informasi yang mendukung manajemen inventaris. Staf Keuangan dan Akuntansi Akuntan atau analis keuangan yang terlibat dalam pengelolaan anggaran logistik dan mengawasi biaya operasional, seperti biaya penyimpanan dan pengiriman barang. Pembeli dan Perencana Permintaan (Demand Planner) Profesional yang bertanggung jawab untuk merencanakan pembelian bahan baku atau barang jadi dan memastikan ketersediaan barang sesuai dengan permintaan pasar atau produksi. Supervisor dan Koordinator Operasional Pengawas dan koordinator yang bertanggung jawab atas pengelolaan harian kegiatan operasional di gudang, termasuk pengaturan alur kerja dan distribusi tugas. Pihak Pemasok dan Distributor Perwakilan dari pemasok barang atau perusahaan distribusi yang bekerja sama dengan perusahaan dalam hal pengiriman dan penerimaan barang. Manajer Rantai Pasokan (Supply Chain Manager) Manajer yang mengelola dan mengkoordinasikan seluruh rantai pasokan perusahaan, termasuk perencanaan, pengadaan, pengelolaan stok, dan distribusi barang. Pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Pemilik dan staf UKM yang membutuhkan keterampilan manajemen stok dan gudang untuk meningkatkan efisiensi dan profitabilitas bisnis mereka. Profesional dalam Industri E-Commerce Staf yang bekerja di perusahaan e-commerce yang harus mengelola persediaan barang dan pengiriman dengan sistem yang efisien dan cepat. Pemateri/ Trainer Pelatihan Logistic Stock & Inventory & Warehouse Management Pelatihan ini akan diberikan oleh Trainer dari kalangan Praktisi, Akademisi dan Konsultan berpengalaman di bidangnya masing-masing. Sebelum pelatihan berlangsung Anda juga dapat berkomunikasi dengan tim training kami untuk menentukan outcome/ kompetensi yang ingin Anda capai setelah mengikuti pelatihan ini. Metode Pelatihan Inventory Management Materi yang akan disampaikan dalam training menggunakan metode yang terdiri dari presentasi 20% , Diskusi 20%, dan Praktek kurang lebih 60 % dari keseluruhan materi pelatihan yang akan disampaikan oleh pemateri kami.  Namun jika dirasa metode ini kurang tepat untuk Tim dan Perusahaan Anda, tidak perlu sungkan untuk mendiskusikan hal ini kepada tim training kami sehingga kompetensi yang diharapkan sesuai dengan kebutuhan Perusahaan tempat Anda bekerja. Lokasi Pelatihan Pengendalian Stok Training ini dilaksanakan di beberapa kota-kota besar di Indonesia seperti Ibukota DKI Jakarta, Bandung, Bali, Yogyakarta, Malang, Surabaya, Lombok dan juga kota Batam. Jika Anda membutuhkan pelatihan di kota lain silahkan menghubungi tim marketing kami. Jadwal Training Terbaru di Tahun 2026 Januari : 16-17 Januari 2026 Februari : 13-14 Februari 2026 Maret : 5-6 Maret 2026 April : 24-25 April 2026 Mei : 21-22 Mei 2026 Juni : 11-12 Juni 2026 Juli : 16-17 Juli 2026 Agustus : 20-21…
Read more


May 10, 2025 0
TRAINING LOADING MASTER BATCH DUMAI

TRAINING LOADING MASTER BATCH DUMAI

TRAINING LOADING MASTER BATCH DUMAI   DESKRIPSI PELATIHAN LOADING MASTER BATCH DUMAI  Pelatihan Loading Master Batch Dumai sangat penting untuk memastikan kelancaran dan keamanan dalam proses pemuatan serta pembongkaran kargo di fasilitas terminal. Sebagai individu yang bertanggung jawab atas koordinasi, pengawasan, dan pengendalian operasional, seorang Loading Master harus memiliki pemahaman mendalam tentang prosedur keselamatan, regulasi internasional, serta aspek teknis terkait transfer muatan. Dengan pelatihan yang tepat, risiko seperti tumpahan bahan berbahaya, kesalahan operasional, atau keterlambatan logistik dapat diminimalkan. Selain itu, pelatihan ini meningkatkan kompetensi tenaga kerja, memastikan kepatuhan terhadap standar industri, serta mendukung efisiensi operasional yang lebih baik. Pelatihan Loading Master Batch Dumai juga berperan dalam membangun kesadaran akan praktik kerja yang aman, mengurangi potensi kecelakaan, dan meningkatkan produktivitas di sektor maritim serta perminyakan. TUJUAN PELATIHAN LOADING MASTER BATCH DUMAI Meningkatkan Pemahaman Regulasi dan Standar Keselamatan Peserta dibekali dengan pengetahuan mendalam mengenai aturan internasional dan nasional terkait operasi pemuatan, termasuk standar ISGOTT (International Safety Guide for Oil Tankers and Terminals) serta prosedur HSSE (Health, Safety, Security, and Environment). Mengurangi Risiko Kesalahan Operasional Pelatihan ini bertujuan untuk meminimalkan risiko seperti tumpahan kargo, overfilling, atau insiden yang dapat merugikan operasional serta lingkungan sekitar. Mengembangkan Keterampilan Teknis Peserta akan memahami aspek teknis terkait perhitungan volume muatan, kompatibilitas produk, serta penggunaan peralatan pemuatan yang aman dan efisien. Meningkatkan Efisiensi dan Produktivitas Dengan pemahaman yang lebih baik mengenai prosedur dan koordinasi operasional, peserta dapat membantu mempercepat proses pemuatan tanpa mengorbankan aspek keselamatan dan kualitas layanan. Meningkatkan Kesadaran dan Tanggung Jawab Profesional Pelatihan ini juga bertujuan untuk membangun budaya kerja yang lebih disiplin, bertanggung jawab, dan proaktif dalam menjaga keamanan serta kelancaran proses loading dan unloading kargo. LIST OUTLINE MATERI PELATIHAN LOADING MASTER BATCH DUMAI 1. Pengenalan Loading Master Peran dan tanggung jawab Loading Master Kompetensi yang harus dimiliki Etika dan profesionalisme dalam pekerjaan 2. Regulasi dan Standar Keselamatan International Safety Guide for Oil Tankers and Terminals (ISGOTT) Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) dalam operasi pemuatan Regulasi nasional dan internasional terkait handling kargo 3. Proses dan Prosedur Pemuatan & Pembongkaran Kargo Tahapan operasional pemuatan dan pembongkaran Prosedur standar keselamatan selama operasi Pengenalan jenis-jenis kapal tanker dan sistem pemuatan 4. Manajemen Risiko dalam Operasi Loading Identifikasi bahaya dan penilaian risiko Pencegahan dan mitigasi risiko operasional Prosedur tanggap darurat (emergency response) 5. Perhitungan Volume dan Compatibility Cargo Metode pengukuran volume dan massa muatan Compatibility check antara jenis kargo yang dimuat Penggunaan alat ukur dan interpretasi data pemuatan 6. Komunikasi dan Koordinasi dengan Pihak Terkait Hubungan kerja dengan Terminal Operator, Surveyor, Kapten Kapal, dan Instansi terkait Teknik komunikasi efektif dalam operasional Pelaporan dan dokumentasi dalam proses pemuatan 7. Penggunaan Peralatan dan Teknologi dalam Loading Operations Pengenalan alat bantu pemuatan dan pemantauan Sistem otomatisasi dan digitalisasi dalam operasi pemuatan Pemeliharaan dan troubleshooting peralatan pemuatan 8. Studi Kasus dan Simulasi Pembahasan kasus nyata terkait operasi pemuatan Simulasi prosedur pemuatan dan penanganan situasi darurat Evaluasi kinerja peserta dalam latihan praktik PESERTA YANG MEMBUTUHKAN PELATIHAN LOADING MASTER BATCH DUMAI Loading Master Individu yang bertanggung jawab atas koordinasi dan pengawasan proses pemuatan serta pembongkaran kargo di terminal. Memastikan kepatuhan terhadap regulasi keselamatan dan efisiensi operasional. Operator Terminal dan Fasilitas Penyimpanan Petugas yang bekerja di terminal minyak, gas, atau petrokimia yang terlibat dalam pengendalian operasi pemuatan. Memahami prosedur handling kargo dan standar keselamatan kerja. Kapten Kapal dan Perwira Dek (Deck Officer) Personel kapal yang bertanggung jawab atas muatan selama berada di kapal. Perlu memahami koordinasi dengan Loading Master dan prosedur keselamatan di terminal. Surveyor dan Inspektor Kargo Profesional yang melakukan inspeksi, verifikasi, dan pengukuran volume kargo. Membutuhkan pemahaman tentang metode pengukuran, standar keselamatan, serta dokumentasi yang diperlukan. Perwakilan Perusahaan Minyak & Gas Staf yang bekerja di perusahaan minyak, gas, atau petrokimia yang bertanggung jawab atas logistik dan pengangkutan kargo. Memerlukan wawasan tentang efisiensi operasional dan pengelolaan risiko dalam proses pemuatan. Petugas Keselamatan dan Lingkungan (HSSE Officer) Profesional yang menangani aspek kesehatan, keselamatan, keamanan, dan lingkungan dalam operasi pemuatan. Perlu memahami potensi risiko, mitigasi, dan prosedur tanggap darurat. Regulator dan Otoritas Pelabuhan Pejabat yang mengawasi kepatuhan terhadap regulasi maritim dan operasi terminal. Perlu memahami standar internasional dan prosedur inspeksi dalam kegiatan pemuatan. Pemateri/ Trainer Pelatihan Loading Master Batch Dumai Pelatihan ini akan diberikan oleh Trainer dari kalangan Praktisi, Akademisi dan Konsultan berpengalaman di bidangnya masing-masing. Sebelum pelatihan berlangsung Anda juga dapat berkomunikasi dengan tim training kami untuk menentukan outcome/ kompetensi yang ingin Anda capai setelah mengikuti pelatihan ini. Metode Pelatihan Keselamatan Kerja Materi yang akan disampaikan dalam training menggunakan metode yang terdiri dari presentasi 20% , Diskusi 20%, dan Praktek kurang lebih 60 % dari keseluruhan materi pelatihan yang akan disampaikan oleh pemateri kami.  Namun jika dirasa metode ini kurang tepat untuk Tim dan Perusahaan Anda, tidak perlu sungkan untuk mendiskusikan hal ini kepada tim training kami sehingga kompetensi yang diharapkan sesuai dengan kebutuhan Perusahaan tempat Anda bekerja. Lokasi Pelatihan Pemantauan Muatan Training ini dilaksanakan di beberapa kota-kota besar di Indonesia seperti Ibukota DKI Jakarta, Bandung, Bali, Yogyakarta, Malang, Surabaya, Lombok dan juga kota Batam. Jika Anda membutuhkan pelatihan di kota lain silahkan menghubungi tim marketing kami. Jadwal Training Terbaru di Tahun 2026 Januari : 16-17 Januari 2026 Februari : 13-14 Februari 2026 Maret : 5-6 Maret 2026 April : 24-25 April 2026 Mei : 21-22 Mei 2026 Juni : 11-12 Juni 2026 Juli : 16-17 Juli 2026 Agustus : 20-21 Agustus 2026 September : 17-18 September 2026 Oktober : 8-9 Oktober 2026 November : 12-13 November 2026 Desember : 17-18 Desember 2026 Selain Jadwal yang sudah kami tentukan tahun ini. Tanggal pelaksanaan pelatihan tersebut juga dapat disesuaikan dengan kebutuhan calon peserta. Sebelum menentukan tanggal pelaksanaan pelatihan sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu kepada tim marketing kami. Investasi Training Pemantauan Muatan Offline tahun 2026 ini : Berikut ini adalah biaya investasi pelatihan tahun 2025 : Jakarta : Rp7.500.000,- Bandung : Rp7.500.000,- Jogja : Rp7.000.000,- Surabaya : Rp7.500.000, Bali : Rp8.500.000,- Lombok: Rp9.500.000,- Batam : Rp9.500.000,- Malang : Rp7.500.000,- Biaya investasi dapat berubaha sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan di website ini. Untuk mendapatkan Promo atau Diskon potongan biaya Investasi kami sarankan untuk menghubungi tim marketing pelatihan kami melalui Whatsapp atau…
Read more


April 18, 2025 0
TRAINING INVENTORY CONTROL AND WAREHOUSING PERTAMBANGAN

TRAINING INVENTORY CONTROL AND WAREHOUSING PERTAMBANGAN

TRAINING INVENTORY CONTROL AND WAREHOUSING PERTAMBANGAN   DESKRIPSI TRAINING INVENTORY CONTROL AND WAREHOUSING PERTAMBANGAN Pelatihan Inventory Control and Warehousing di industri pertambangan sangat penting untuk meningkatkan efisiensi operasional dan mengurangi biaya. Dalam kegiatan pertambangan, pengelolaan stok bahan baku, peralatan, dan suku cadang yang tepat menjadi kunci utama untuk mendukung kelancaran proses produksi. Tanpa sistem manajemen persediaan yang baik, perusahaan berisiko mengalami kehabisan material penting atau terjadinya penumpukan barang yang tidak diperlukan, yang pada akhirnya dapat menambah biaya dan mengganggu jadwal produksi. Pelatihan ini juga membantu para tenaga kerja dalam memahami cara mengelola gudang secara efektif, mulai dari pengaturan tata letak, penyimpanan, hingga pengendalian stok secara real-time. Dengan penerapan praktik terbaik dalam inventory control, perusahaan pertambangan dapat mengoptimalkan penggunaan sumber daya, memperbaiki alur kerja, serta meningkatkan profitabilitas dan ketahanan operasionalnya. TUJUAN PELATIHAN INVENTORY CONTROL AND WAREHOUSING PERTAMBANGAN Mengoptimalkan Pengelolaan Persediaan: Membantu peserta memahami cara mengelola stok bahan baku, peralatan, dan suku cadang dengan lebih efektif untuk mencegah kekurangan atau kelebihan persediaan. Meningkatkan Efisiensi Operasional: Melatih peserta untuk mengatur aliran barang dan material secara tepat waktu dan terorganisir, sehingga mendukung kelancaran proses produksi dan mengurangi potensi gangguan operasional. Meminimalkan Biaya: Dengan manajemen inventaris yang lebih baik, pelatihan ini bertujuan untuk mengurangi biaya yang terkait dengan kelebihan stok, pemborosan, dan kerugian akibat barang yang rusak atau kedaluwarsa. Meningkatkan Keamanan dan Kepatuhan: Memberikan pemahaman mengenai prosedur pengelolaan gudang yang aman dan sesuai dengan standar operasional, mengurangi risiko kecelakaan kerja dan kerugian material. Meningkatkan Pengambilan Keputusan: Memberikan keterampilan untuk membuat keputusan yang lebih baik dalam hal pembelian, penyimpanan, dan distribusi barang yang mendukung keberlanjutan operasional perusahaan. LIST OUTLINE MATERI PELATIHAN INVENTORY CONTROL AND WAREHOUSING PERTAMBANGAN 1. Pendahuluan dan Pengenalan Definisi dan pentingnya Inventory Control dan Warehousing dalam industri pertambangan Peran inventory dan gudang dalam kelancaran operasi pertambangan Tujuan dan manfaat pelatihan 2. Prinsip Dasar Inventory Control Pengertian dan konsep dasar pengelolaan persediaan Jenis-jenis inventaris yang ada di industri pertambangan Teknik-teknik dasar pengendalian persediaan (FIFO, LIFO, Just-in-Time) 3. Perencanaan dan Pengelolaan Persediaan Metode perencanaan persediaan berdasarkan kebutuhan operasional Proses peramalan dan penghitungan kebutuhan material Mengelola siklus persediaan dan level stok yang optimal 4. Sistem Pengendalian Inventaris Sistem pengendalian persediaan manual vs otomatis Penggunaan perangkat lunak (software) untuk pengelolaan inventaris Pengawasan stok secara real-time menggunakan teknologi (RFID, barcode, dll) 5. Pengelolaan Gudang di Industri Pertambangan Desain dan tata letak gudang yang efisien Sistem penyimpanan barang (rak, palletizing, shelving) Pengaturan ruang dan sirkulasi barang di dalam gudang Teknik pengendalian stok untuk barang berbahaya atau berisiko tinggi 6. Keamanan dan Kepatuhan dalam Pengelolaan Gudang Prosedur keselamatan kerja di gudang Kepatuhan terhadap standar regulasi dan peraturan industri Penanganan barang berbahaya dan perlindungan terhadap aset 7. Manajemen Pengadaan dan Distribusi Material Proses pengadaan barang dan alat tambang Teknik pemilihan vendor dan manajemen hubungan pemasok Proses distribusi material dan peralatan ke lokasi tambang 8. Penerapan Teknologi dalam Inventory Control Integrasi sistem ERP (Enterprise Resource Planning) dengan sistem inventaris Penggunaan teknologi otomatisasi (sensor, pemantauan jarak jauh, drone) Aplikasi Internet of Things (IoT) dalam pengawasan gudang 9. Evaluasi Kinerja dan Audit Persediaan Metode evaluasi kinerja pengelolaan persediaan Teknik audit stok secara periodik Identifikasi dan pengendalian risiko dalam pengelolaan inventaris 10. Studi Kasus dan Simulasi Pembahasan studi kasus nyata dalam pengelolaan persediaan di industri pertambangan Simulasi situasi nyata dalam pengelolaan inventaris dan gudang Analisis solusi dan pengambilan keputusan yang tepat 11. Penutupan dan Evaluasi Pelatihan Rekapitulasi materi pelatihan Evaluasi dan diskusi pengalaman peserta Penyampaian sertifikat dan tindak lanjut PESERTA YANG MEMBUTUHKAN PELATIHAN INVENTORY CONTROL AND WAREHOUSING PERTAMBANGAN Manajer Gudang dan Staf Gudang Bertanggung jawab langsung dalam pengelolaan, penyimpanan, dan distribusi material di gudang. Pelatihan ini akan membantu mereka memahami cara mengelola gudang secara efisien dan mengurangi risiko kesalahan dalam pengelolaan stok. Staf Inventory Control Mereka yang terlibat dalam perencanaan, pengendalian, dan pemantauan persediaan barang dan material, baik dalam hal pengadaan maupun pengelolaan stok di lapangan. Manajer Logistik Bertugas dalam mengatur aliran material dan peralatan dari pemasok ke lokasi tambang dan sebaliknya. Pelatihan ini akan membantu mereka merancang dan mengoptimalkan jalur distribusi serta menjaga kesinambungan operasional. Staf Pengadaan dan Pembelian Bagian yang bertanggung jawab dalam pengadaan material dan peralatan, sehingga mereka perlu memahami cara menjaga persediaan yang cukup tanpa terjadi pemborosan atau kekurangan. Staf Pemeliharaan dan Perawatan Peralatan Mereka yang mengelola dan merawat peralatan tambang memerlukan pemahaman tentang cara mengelola persediaan suku cadang dan alat-alat tambang yang tepat waktu dan efisien. Supervisor dan Koordinator Operasional Supervisor yang bertanggung jawab untuk memantau dan mengarahkan tim yang bekerja dengan material atau peralatan akan mendapatkan manfaat dari pelatihan ini dalam hal pengelolaan inventaris yang lebih baik dan lebih terorganisir. Tim Keuangan dan Akuntansi Tim yang terlibat dalam pencatatan biaya dan aset perusahaan, karena pengelolaan inventaris yang buruk dapat menyebabkan pemborosan dan ketidaksesuaian catatan keuangan. Tim Pengendalian Kualitas Mereka yang terlibat dalam memastikan kualitas material dan peralatan yang digunakan dalam operasi pertambangan akan memperoleh manfaat dari pelatihan ini dalam hal pengendalian kualitas dan pemantauan inventaris yang lebih baik. Pimpinan dan Eksekutif Perusahaan Manajemen puncak yang memimpin perusahaan pertambangan perlu memahami pentingnya pengelolaan persediaan dan gudang untuk membuat keputusan strategis yang lebih efektif terkait pengadaan, distribusi, dan pengelolaan aset. Staf Keamanan dan Kesehatan Kerja Mengingat adanya barang berbahaya dan risiko tinggi di lingkungan pertambangan, pelatihan ini juga penting bagi mereka yang menangani aspek keselamatan dan keamanan dalam pengelolaan gudang dan persediaan. Pemateri/ Trainer Pelatihan Inventory Control And Warehousing Pertambangan Pelatihan ini akan diberikan oleh Trainer dari kalangan Praktisi, Akademisi dan Konsultan berpengalaman di bidangnya masing-masing. Sebelum pelatihan berlangsung Anda juga dapat berkomunikasi dengan tim training kami untuk menentukan outcome/ kompetensi yang ingin Anda capai setelah mengikuti pelatihan ini. Metode Pelatihan Pengelolaan Persediaan Materi yang akan disampaikan dalam training menggunakan metode yang terdiri dari presentasi 20% , Diskusi 20%, dan Praktek kurang lebih 60 % dari keseluruhan materi pelatihan yang akan disampaikan oleh pemateri kami.  Namun jika dirasa metode ini kurang tepat untuk Tim dan Perusahaan Anda, tidak perlu sungkan untuk mendiskusikan hal ini kepada tim training kami sehingga kompetensi yang diharapkan sesuai dengan kebutuhan Perusahaan tempat Anda bekerja. Lokasi Pelatihan Pengelolaan Gudang Training ini dilaksanakan di beberapa kota-kota besar di…
Read more


April 13, 2025 0
TRAINING MARINE SURVEYOR

TRAINING MARINE SURVEYOR

TRAINING MARINE SURVEYOR   DESKRIPSI TRAINING MARINE SURVEYOR Pelatihan marine surveyor sangat penting dalam industri kelautan karena mempersiapkan profesional untuk menjalankan tugas inspeksi dan penilaian terhadap kondisi kapal, peralatan, dan fasilitas maritim lainnya. Surveyor yang terlatih memiliki pengetahuan mendalam tentang standar keselamatan, peraturan internasional, serta aspek teknis kapal yang esensial untuk memastikan keselamatan pelayaran dan perlindungan lingkungan. Melalui pelatihan yang tepat, seorang marine surveyor dapat mengidentifikasi potensi kerusakan atau masalah struktural yang mungkin tidak terlihat oleh pihak lain, sehingga dapat mencegah kecelakaan atau kerugian. Dengan keterampilan dan sertifikasi yang diperoleh melalui pelatihan, mereka juga dapat memberikan rekomendasi yang tepat terkait pemeliharaan, perbaikan, atau kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku, mendukung operasional yang lebih efisien dan aman. TUJUAN PELATIHAN MARINE SURVEYOR Tujuan pelatihan marine surveyor adalah untuk membekali peserta dengan pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk melakukan inspeksi dan evaluasi terhadap kondisi kapal serta fasilitas maritim lainnya. Pelatihan ini bertujuan untuk memastikan bahwa surveyor mampu mengidentifikasi potensi masalah teknis, struktural, atau operasional yang dapat mempengaruhi keselamatan kapal dan lingkungan. Selain itu, tujuan lainnya adalah agar peserta memahami dan dapat mengaplikasikan standar dan regulasi internasional terkait keselamatan pelayaran, seperti SOLAS (Safety of Life at Sea) dan MARPOL (Marine Pollution). Dengan pelatihan ini, diharapkan surveyor dapat memberikan rekomendasi yang tepat untuk perbaikan, pemeliharaan, atau kepatuhan terhadap peraturan yang berlaku, serta berkontribusi pada pengelolaan risiko yang lebih baik di industri kelautan. LIST OUTLINE MATERI PELATIHAN MARINE SURVEYOR Pendahuluan tentang Marine Surveying Definisi dan peran Marine Surveyor Sejarah dan perkembangan profesi marine surveying Jenis-jenis surveyor dan ruang lingkup pekerjaan Regulasi dan Standar Internasional SOLAS (Safety of Life at Sea) MARPOL (Marine Pollution) ISM Code (International Safety Management Code) ISPS Code (International Ship and Port Facility Security Code) Convention dan Peraturan lainnya Teknik Inspeksi dan Metode Survey Inspeksi kapal: struktur, mesin, dan peralatan Survey klasifikasi kapal (Classification Surveys) Survey pemeliharaan kapal (Maintenance Surveys) Survey keselamatan dan perlindungan lingkungan Penilaian kondisi kapal (Condition Assessment) Aspek Teknikal dalam Surveying Sistem kelistrikan dan peralatan mesin kapal Sistem balast dan stabilitas kapal Sistem navigasi dan komunikasi Sistem proteksi api dan keselamatan Keselamatan Pelayaran dan Proteksi Lingkungan Prosedur keselamatan di kapal Pencegahan pencemaran laut Penanganan bahan berbahaya dan beracun Penggunaan Peralatan Survey Alat dan perangkat yang digunakan dalam surveying Teknik pengukuran dan analisis data Penggunaan alat deteksi kebocoran, kerusakan, dan korosi Pelaporan dan Dokumentasi Penyusunan laporan hasil inspeksi Dokumentasi dan sertifikasi kapal Penyimpanan data survey dan rekam jejak perbaikan Studi Kasus dan Evaluasi Studi kasus nyata terkait kecelakaan kapal atau kerusakan Evaluasi kesalahan atau kelalaian dalam pelaksanaan survey Diskusi solusi dan rekomendasi perbaikan Tanggung Jawab dan Etika Profesi Etika profesi marine surveyor Tanggung jawab terhadap keselamatan, hukum, dan lingkungan Peran surveyor dalam mitigasi risiko maritim Ujian dan Sertifikasi Ujian akhir untuk menguji pemahaman peserta Penyerahan sertifikat pelatihan PESERTA YANG MEMBUTUHKAN PELATIHAN MARINE SURVEYOR Surveyor Kapal Profesional yang bertanggung jawab untuk melakukan inspeksi teknis terhadap kondisi kapal, peralatan, dan fasilitas maritim lainnya untuk memastikan kepatuhan terhadap regulasi dan standar keselamatan. Inspektur Keselamatan Pelayaran Petugas yang bekerja untuk memastikan kapal memenuhi standar keselamatan internasional dan regulasi yang berlaku, seperti SOLAS dan ISPS Code. Engineer Maritim Insinyur yang bekerja pada perawatan dan pemeliharaan kapal, serta membutuhkan pemahaman tentang struktur dan sistem kapal untuk meningkatkan keamanan dan operasional kapal. Manajer Pemeliharaan Kapal Mereka yang mengelola pemeliharaan dan perbaikan kapal, agar kapal tetap memenuhi persyaratan teknis dan keselamatan selama operasi. Karyawan Perusahaan Pelayaran Profesional yang bekerja di perusahaan pelayaran, yang perlu memahami aspek teknis dan operasional kapal serta pentingnya inspeksi dan survei untuk kelancaran operasional. Perwakilan Asuransi Maritim Agen atau petugas yang terlibat dalam penjaminan atau asuransi kapal yang memerlukan pemahaman tentang kondisi kapal melalui inspeksi untuk menilai risiko dan menentukan premi asuransi. Pihak Berwenang atau Regulator Maritim Otoritas maritim yang bertanggung jawab untuk menegakkan peraturan keselamatan dan lingkungan, serta melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan survey kapal dan fasilitas maritim. Pelaksana Proyek Konstruksi Kapal Pekerja atau profesional yang terlibat dalam pembangunan kapal, yang perlu memahami standar dan regulasi dalam proses konstruksi dan inspeksi kapal baru. Pengusaha dan Pemilik Kapal Individu atau perusahaan yang memiliki kapal dan membutuhkan pengetahuan tentang pentingnya inspeksi untuk memastikan kapal dalam kondisi baik dan memenuhi standar keselamatan serta peraturan yang berlaku. Konsultan Maritim Profesional yang memberikan saran teknis dan kepatuhan regulasi kepada perusahaan pelayaran atau pemilik kapal, yang memerlukan pemahaman mendalam tentang survei dan inspeksi kapal. Pemateri/ Trainer Pelatihan Marine Surveyor Pelatihan ini akan diberikan oleh Trainer dari kalangan Praktisi, Akademisi dan Konsultan berpengalaman di bidangnya masing-masing. Sebelum pelatihan berlangsung Anda juga dapat berkomunikasi dengan tim training kami untuk menentukan outcome/ kompetensi yang ingin Anda capai setelah mengikuti pelatihan ini. Metode Pelatihan Teknik Inspeksi Materi yang akan disampaikan dalam training menggunakan metode yang terdiri dari presentasi 20% , Diskusi 20%, dan Praktek kurang lebih 60 % dari keseluruhan materi pelatihan yang akan disampaikan oleh pemateri kami.  Namun jika dirasa metode ini kurang tepat untuk Tim dan Perusahaan Anda, tidak perlu sungkan untuk mendiskusikan hal ini kepada tim training kami sehingga kompetensi yang diharapkan sesuai dengan kebutuhan Perusahaan tempat Anda bekerja. Lokasi Pelatihan Keselamatan Pelayaran Training ini dilaksanakan di beberapa kota-kota besar di Indonesia seperti Ibukota DKI Jakarta, Bandung, Bali, Yogyakarta, Malang, Surabaya, Lombok dan juga kota Batam. Jika Anda membutuhkan pelatihan di kota lain silahkan menghubungi tim marketing kami. Jadwal Training Terbaru di Tahun 202 Januari : 16-17 Januari 2026 Februari : 13-14 Februari 2026 Maret : 5-6 Maret 2026 April : 24-25 April 2026 Mei : 21-22 Mei 2026 Juni : 11-12 Juni 2026 Juli : 16-17 Juli 2026 Agustus : 20-21 Agustus 2026 September : 17-18 September 2026 Oktober : 8-9 Oktober 2026 November : 12-13 November 2026 Desember : 17-18 Desember 2026 Selain Jadwal yang sudah kami tentukan tahun ini. Tanggal pelaksanaan pelatihan tersebut juga dapat disesuaikan dengan kebutuhan calon peserta. Sebelum menentukan tanggal pelaksanaan pelatihan sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu kepada tim marketing kami. Investasi Training Keselamatan Pelayaran Offline tahun 2026 ini : Berikut ini adalah biaya investasi pelatihan tahun 2025 : Jakarta : Rp7.500.000,- Bandung : Rp7.500.000,- Jogja : Rp7.000.000,- Surabaya : Rp7.500.000, Bali : Rp8.500.000,- Lombok: Rp9.500.000,- Batam :…
Read more


April 13, 2025 0
TRAINING PROGRAM ON INVENTORY PLANNING AND MANAGEMENT

TRAINING PROGRAM ON INVENTORY PLANNING AND MANAGEMENT

TRAINING PROGRAM ON INVENTORY PLANNING AND MANAGEMENT   DESKRIPSI PELATIHAN PROGRAM ON INVENTORY PLANNING AND MANAGEMENT  Pelatihan Program Inventory Planning and Management sangat penting bagi perusahaan dalam meningkatkan efisiensi operasional dan pengelolaan sumber daya. Dengan adanya pelatihan ini, peserta dapat memahami konsep dasar dan teknik perencanaan serta pengendalian persediaan yang efektif. Program ini membantu dalam mengurangi biaya operasional dengan memastikan ketersediaan barang yang tepat pada waktu yang tepat, tanpa terjadi kelebihan atau kekurangan stok. Selain itu, pelatihan ini juga memperkenalkan alat dan strategi untuk memprediksi permintaan secara akurat, sehingga keputusan pembelian dan pengadaan dapat lebih terarah. Secara keseluruhan, pelatihan ini dapat meningkatkan produktivitas dan mendukung keberlanjutan operasional perusahaan. TUJUAN PELATIHAN PROGRAM ON INVENTORY PLANNING AND MANAGEMENT Meningkatkan Kemampuan Perencanaan Persediaan: Peserta dapat mengelola dan merencanakan persediaan secara lebih efisien, menghindari kekurangan atau kelebihan stok yang dapat merugikan perusahaan. Mengoptimalkan Pengendalian Persediaan: Memperkenalkan metode untuk mengontrol tingkat persediaan dengan tepat, sehingga perusahaan dapat mengurangi biaya penyimpanan dan risiko stok usang. Meningkatkan Pengambilan Keputusan: Memberikan keterampilan dalam menganalisis data permintaan dan tren pasar untuk membuat keputusan yang lebih tepat terkait pembelian dan pengadaan barang. Meningkatkan Efisiensi Operasional: Membantu perusahaan mencapai pengelolaan persediaan yang lebih efisien, mengurangi pemborosan, dan memaksimalkan penggunaan sumber daya yang ada. Meningkatkan Kolaborasi Tim: Mendorong kolaborasi antar departemen dalam manajemen persediaan, seperti pemasaran, produksi, dan logistik, untuk memastikan pengelolaan persediaan yang lebih efektif. LIST OUTLINE MATERI PELATIHAN PROGRAM ON INVENTORY PLANNING AND MANAGEMENT Pendahuluan Pengertian dan pentingnya manajemen persediaan Tujuan dan manfaat inventory planning and management Peran inventory dalam keberlanjutan operasional perusahaan Prinsip Dasar Manajemen Persediaan Konsep dasar inventory: jenis dan fungsi persediaan Kategori persediaan: bahan baku, barang dalam proses, dan barang jadi Prinsip dasar perencanaan dan pengendalian persediaan Metode Perencanaan Persediaan Perencanaan berdasarkan permintaan (demand forecasting) Metode peramalan permintaan (qualitative vs quantitative forecasting) Model persediaan (EOQ, JIT, ABC analysis) Pengelolaan Persediaan yang Efisien Pengendalian stok minimum dan maksimum Safety stock dan reorder point Metode pengendalian persediaan (FIFO, LIFO, dan lainnya) Teknik Analisis dan Pemantauan Persediaan Menggunakan data dan analisis untuk memantau persediaan Key Performance Indicators (KPIs) dalam manajemen persediaan Penggunaan perangkat lunak dalam manajemen persediaan (ERP, WMS, dll.) Perencanaan dan Pengendalian Persediaan di Rantai Pasokan Kolaborasi dengan pemasok dan mitra dalam perencanaan persediaan Manajemen persediaan dalam supply chain Strategi pengelolaan risiko dan ketidakpastian dalam supply chain Strategi Pengelolaan Persediaan untuk Mengurangi Biaya Pengendalian biaya penyimpanan dan pengadaan Meminimalkan overstock dan stockouts Optimasi aliran barang dan pengurangan lead time Studi Kasus dan Simulasi Penerapan teknik dan strategi dalam studi kasus dunia nyata Simulasi pengelolaan persediaan untuk meningkatkan pengambilan keputusan Tantangan dalam Manajemen Persediaan Menghadapi fluktuasi permintaan dan pasokan Solusi untuk masalah umum dalam manajemen persediaan Mengelola persediaan dalam situasi darurat atau perubahan pasar Penutupan dan Evaluasi Rangkuman pembelajaran Diskusi dan sesi tanya jawab Evaluasi hasil pelatihan dan sertifikat keikutsertaan PESERTA YANG MEMBUTUHKAN PELATIHAN PROGRAM ON INVENTORY PLANNING AND MANAGEMENT Manajer dan Staf Bagian Logistik Mereka bertanggung jawab dalam merencanakan, mengelola, dan mengawasi distribusi barang atau bahan baku. Pelatihan ini penting untuk membantu mereka mengoptimalkan pengelolaan persediaan dan meminimalkan biaya logistik. Manajer dan Staf Pembelian/Pengadaan Peserta ini perlu memahami cara mengatur pengadaan barang atau bahan baku berdasarkan kebutuhan yang terencana, guna menghindari kekurangan atau kelebihan stok. Manajer dan Staf Produksi Manajer dan tim produksi perlu memahami bagaimana perencanaan persediaan berhubungan dengan jadwal produksi untuk memastikan kelancaran proses produksi tanpa gangguan yang disebabkan oleh kekurangan bahan baku atau komponen. Manajer dan Staf Keuangan Keuangan perusahaan harus mengawasi pengelolaan persediaan untuk memastikan bahwa biaya yang terkait dengan pengadaan, penyimpanan, dan pengelolaan persediaan tidak melebihi anggaran yang ditetapkan. Manajer dan Staf Pemasaran Pemasaran harus memahami dinamika permintaan dan persediaan agar dapat merencanakan strategi penjualan yang seimbang dengan kemampuan persediaan yang tersedia. Karyawan dan Profesional di Bidang Supply Chain Management Mereka yang bekerja di bidang rantai pasokan perlu mempelajari cara mengelola persediaan dengan lebih efisien agar dapat mendukung seluruh aliran barang dari pemasok hingga konsumen akhir. Owner dan Manajer Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Para pemilik dan manajer bisnis kecil perlu pelatihan ini untuk dapat mengelola persediaan dengan lebih efisien, menjaga kelancaran operasional, dan menghindari pemborosan. Konsultan dan Praktisi Manajemen Operasional Mereka yang bekerja sebagai konsultan atau praktisi yang membantu perusahaan dalam meningkatkan efisiensi operasional akan mendapat manfaat dari pelatihan ini untuk memberikan solusi yang lebih tepat bagi klien mereka. Pemateri/ Trainer Pelatihan Program On Inventory Planning And Management Pelatihan ini akan diberikan oleh Trainer dari kalangan Praktisi, Akademisi dan Konsultan berpengalaman di bidangnya masing-masing. Sebelum pelatihan berlangsung Anda juga dapat berkomunikasi dengan tim training kami untuk menentukan outcome/ kompetensi yang ingin Anda capai setelah mengikuti pelatihan ini. Metode Pelatihan Metode Perencanaan Persediaan Materi yang akan disampaikan dalam training menggunakan metode yang terdiri dari presentasi 20% , Diskusi 20%, dan Praktek kurang lebih 60 % dari keseluruhan materi pelatihan yang akan disampaikan oleh pemateri kami.  Namun jika dirasa metode ini kurang tepat untuk Tim dan Perusahaan Anda, tidak perlu sungkan untuk mendiskusikan hal ini kepada tim training kami sehingga kompetensi yang diharapkan sesuai dengan kebutuhan Perusahaan tempat Anda bekerja. Lokasi Pelatihan Rantai Pasokan Training ini dilaksanakan di beberapa kota-kota besar di Indonesia seperti Ibukota DKI Jakarta, Bandung, Bali, Yogyakarta, Malang, Surabaya, Lombok dan juga kota Batam. Jika Anda membutuhkan pelatihan di kota lain silahkan menghubungi tim marketing kami. Jadwal Training Terbaru di Tahun 202 Januari : 16-17 Januari 2026 Februari : 13-14 Februari 2026 Maret : 5-6 Maret 2026 April : 24-25 April 2026 Mei : 21-22 Mei 2026 Juni : 11-12 Juni 2026 Juli : 16-17 Juli 2026 Agustus : 20-21 Agustus 2026 September : 17-18 September 2026 Oktober : 8-9 Oktober 2026 November : 12-13 November 2026 Desember : 17-18 Desember 2026 Selain Jadwal yang sudah kami tentukan tahun ini. Tanggal pelaksanaan pelatihan tersebut juga dapat disesuaikan dengan kebutuhan calon peserta. Sebelum menentukan tanggal pelaksanaan pelatihan sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu kepada tim marketing kami. Investasi Training Rantai Pasokan Offline tahun 2026 ini : Berikut ini adalah biaya investasi pelatihan tahun 2025 : Jakarta : Rp7.500.000,- Bandung : Rp7.500.000,- Jogja : Rp7.000.000,- Surabaya : Rp7.500.000, Bali : Rp8.500.000,- Lombok: Rp9.500.000,- Batam : Rp9.500.000,-…
Read more


April 1, 2025 0
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.

Company

About Us

Contact Us

Products

Services

Blog

Features

Analytics

Engagement

Builder

Publisher

Help

Privacy Policy

Terms

Conditions

Privacy

Terms

Privacy Policy

Conditions

© 2023 Created with Royal Elementor Addons