TRAINING STUDI KELAYAKAN BISNIS (PEMBUKAAN KANTOR CABANG)

TRAINING STUDI KELAYAKAN BISNIS (PEMBUKAAN KANTOR CABANG)

TRAINING STUDI KELAYAKAN BISNIS (PEMBUKAAN KANTOR CABANG)   DESKRIPSI PELATIHAN STUDI KELAYAKAN BISNIS (PEMBUKAAN KANTOR CABANG)  Pelatihan studi kelayakan bisnis, terutama dalam konteks pembukaan kantor cabang, sangat penting untuk memastikan keputusan ekspansi bisnis didasarkan pada analisis yang mendalam. Pelatihan ini membantu pengusaha memahami berbagai aspek seperti analisis pasar, risiko keuangan, serta evaluasi sumber daya yang diperlukan untuk mendukung operasional cabang baru. Dengan adanya pelatihan, para peserta akan lebih siap dalam menyusun rencana bisnis yang realistis dan mengidentifikasi potensi tantangan yang mungkin dihadapi. Selain itu, pelatihan ini juga memberikan wawasan tentang strategi pemasaran, manajemen operasional, dan pengelolaan SDM yang efektif, yang semuanya sangat penting untuk kesuksesan pembukaan kantor cabang yang menguntungkan dan berkelanjutan. TUJUAN PELATIHAN STUDI KELAYAKAN BISNIS (PEMBUKAAN KANTOR CABANG) Membekali Peserta dengan Pengetahuan Analisis Kelayakan: Peserta dapat memahami dan melakukan analisis pasar, keuangan, serta operasional untuk menilai potensi keberhasilan pembukaan kantor cabang. Mengidentifikasi Risiko dan Peluang: Peserta dapat mengenali berbagai risiko yang mungkin dihadapi serta peluang yang dapat dimanfaatkan dalam proses ekspansi bisnis. Meningkatkan Kemampuan Penyusunan Rencana Bisnis: Pelatihan ini bertujuan untuk membekali peserta dengan keterampilan dalam menyusun rencana bisnis yang komprehensif dan realistis, yang mencakup aspek pemasaran, manajemen, dan sumber daya. Mempersiapkan Strategi Pengelolaan Cabang: Peserta diharapkan dapat merancang strategi pengelolaan yang efektif untuk memastikan keberlanjutan dan efisiensi operasional cabang baru. Menumbuhkan Pemahaman tentang Perencanaan Keuangan: Melalui pelatihan ini, peserta akan memahami cara merancang proyeksi keuangan yang realistis dan mengelola anggaran dengan efisien untuk mendukung pembukaan cabang. LIST OUTLINE MATERI PELATIHAN STUDI KELAYAKAN BISNIS (PEMBUKAAN KANTOR CABANG) Pendahuluan Pengertian studi kelayakan bisnis Pentingnya studi kelayakan dalam pembukaan kantor cabang Tujuan dan manfaat pelatihan Analisis Pasar Teknik analisis pasar untuk pembukaan cabang Penelitian dan pemetaan target pasar Identifikasi pesaing dan potensi permintaan Analisis demografis dan geografis pasar Analisis Keuangan Proyeksi pendapatan dan biaya Perhitungan investasi awal dan biaya operasional Analisis titik impas (break-even point) Sumber pendanaan dan model pembiayaan Pengelolaan anggaran dan cash flow Analisis Lokasi Kriteria pemilihan lokasi untuk kantor cabang Faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan lokasi Evaluasi aksesibilitas dan kebutuhan infrastruktur Aspek Legal dan Perizinan Proses legalitas pendirian kantor cabang Persyaratan perizinan yang diperlukan Kepatuhan terhadap regulasi dan hukum yang berlaku Strategi Pemasaran untuk Cabang Baru Rencana pemasaran dan promosi cabang baru Pemilihan saluran distribusi dan komunikasi Strategi penetapan harga dan diferensiasi produk/jasa Sumber Daya Manusia (SDM) Kebutuhan tenaga kerja untuk cabang baru Rekrutmen, seleksi, dan pelatihan karyawan cabang Pengelolaan SDM dan pengembangan tim cabang Manajemen Operasional Cabang Struktur organisasi cabang Prosedur operasional dan sistem kerja Pengendalian kualitas dan efisiensi operasional Pengelolaan inventaris dan logistik Identifikasi dan Mitigasi Risiko Risiko pasar, finansial, dan operasional Strategi mitigasi risiko dalam ekspansi cabang Pengelolaan krisis dan adaptasi perubahan pasar Studi Kasus dan Diskusi Analisis studi kasus pembukaan kantor cabang yang berhasil dan gagal Diskusi kelompok dan pengalaman praktis Penutupan dan Evaluasi Rangkuman materi pelatihan Tanya jawab dan klarifikasi Evaluasi hasil pelatihan dan rencana tindak lanjut PESERTA YANG MEMBUTUHKAN PELATIHAN STUDI KELAYAKAN BISNIS (PEMBUKAAN KANTOR CABANG) Pemilik atau Pengusaha Bisnis Pemilik usaha yang berencana untuk memperluas bisnisnya dengan membuka cabang baru memerlukan pemahaman yang kuat tentang kelayakan ekspansi. Mereka akan mendapat manfaat dari pelatihan ini untuk mengevaluasi potensi pasar dan risiko. Manajer Ekspansi atau Pengembangan Bisnis Manajer yang bertanggung jawab atas ekspansi dan pengembangan bisnis perusahaan akan sangat diuntungkan dengan pelatihan ini untuk merencanakan dan melaksanakan strategi pembukaan cabang dengan lebih efektif. Tim Keuangan atau Akuntansi Tim keuangan yang terlibat dalam perencanaan anggaran dan analisis keuangan untuk pembukaan cabang perlu memahami bagaimana melakukan proyeksi keuangan, menghitung biaya investasi, dan memantau cash flow untuk memastikan kelancaran operasional cabang. Manajer Pemasaran Manajer pemasaran yang akan merancang strategi pemasaran untuk cabang baru perlu memahami analisis pasar, segmentasi, serta bagaimana menarik pelanggan di lokasi baru. Manajer Sumber Daya Manusia (SDM) Manajer SDM yang bertanggung jawab atas rekrutmen dan pengelolaan tenaga kerja cabang baru membutuhkan pemahaman terkait kebutuhan SDM, pelatihan karyawan, serta strategi pengelolaan sumber daya manusia di cabang yang baru dibuka. Tim Operasional Tim yang menangani operasi sehari-hari cabang baru perlu mengetahui aspek-aspek operasional yang harus dipertimbangkan, seperti pengelolaan stok, sistem kerja, dan efisiensi operasional. Konsultan Bisnis atau Pengacara Korporat Konsultan bisnis dan pengacara yang bekerja dengan perusahaan yang berencana membuka cabang baru dapat mengikuti pelatihan untuk memberikan saran dan rekomendasi berbasis studi kelayakan yang komprehensif. Investor atau Pemodal Investor atau pemodal yang ingin mendukung pembukaan cabang baru perlu memahami potensi risiko dan imbal hasil dari investasi mereka, sehingga mereka dapat mengevaluasi kelayakan dan potensi bisnis dengan lebih baik. Tim Legal Tim yang bertanggung jawab untuk menangani masalah perizinan dan kepatuhan hukum dalam pembukaan cabang baru perlu mengetahui aspek legal dan peraturan yang relevan untuk memastikan bahwa ekspansi bisnis dilakukan sesuai dengan hukum yang berlaku. Pemateri/ Trainer Pelatihan Studi Kelayakan Bisnis (Pembukaan Kantor Cabang) Pelatihan ini akan diberikan oleh Trainer dari kalangan Praktisi, Akademisi dan Konsultan berpengalaman di bidangnya masing-masing. Sebelum pelatihan berlangsung Anda juga dapat berkomunikasi dengan tim training kami untuk menentukan outcome/ kompetensi yang ingin Anda capai setelah mengikuti pelatihan ini. Metode Pelatihan Analisis Keuangan Materi yang akan disampaikan dalam training menggunakan metode yang terdiri dari presentasi 20% , Diskusi 20%, dan Praktek kurang lebih 60 % dari keseluruhan materi pelatihan yang akan disampaikan oleh pemateri kami.  Namun jika dirasa metode ini kurang tepat untuk Tim dan Perusahaan Anda, tidak perlu sungkan untuk mendiskusikan hal ini kepada tim training kami sehingga kompetensi yang diharapkan sesuai dengan kebutuhan Perusahaan tempat Anda bekerja. Lokasi Pelatihan Strategi Pemasaran Training ini dilaksanakan di beberapa kota-kota besar di Indonesia seperti Ibukota DKI Jakarta, Bandung, Bali, Yogyakarta, Malang, Surabaya, Lombok dan juga kota Batam. Jika Anda membutuhkan pelatihan di kota lain silahkan menghubungi tim marketing kami. Jadwal Training Terbaru di Tahun 2026 Januari : 16-17 Januari 2026 Februari : 13-14 Februari 2026 Maret : 5-6 Maret 2026 April : 24-25 April 2026 Mei : 21-22 Mei 2026 Juni : 11-12 Juni 2026 Juli : 16-17 Juli 2026 Agustus : 20-21 Agustus 2026 September : 17-18 September 2026 Oktober : 8-9 Oktober 2026 November : 12-13 November 2026 Desember : 17-18 Desember 2026 Selain Jadwal yang sudah kami tentukan tahun…
Read more


March 18, 2025 0
TRAINING KEHUMASAN DAN MARKETING RUMAH SAKIT

TRAINING KEHUMASAN DAN MARKETING RUMAH SAKIT

TRAINING KEHUMASAN DAN MARKETING RUMAH SAKIT   DESKRIPSI PELATIHAN KEHUMASAN DAN MARKETING RUMAH SAKIT  Pelatihan kehumasan dan marketing rumah sakit sangat penting untuk meningkatkan citra dan reputasi rumah sakit di mata masyarakat. Kehumasan yang efektif membantu menciptakan komunikasi yang baik antara rumah sakit dan pasien, keluarga pasien, serta masyarakat umum. Dengan keterampilan yang tepat, rumah sakit dapat menangani isu-isu yang sensitif, membangun hubungan yang kuat, dan meningkatkan kepercayaan publik. Di sisi lain, marketing rumah sakit juga berperan penting dalam memperkenalkan layanan kesehatan yang tersedia, menarik pasien baru, dan memperluas jaringan. Pelatihan dalam bidang ini memungkinkan rumah sakit untuk lebih kompetitif di pasar, serta menjaga hubungan yang baik dengan masyarakat melalui strategi pemasaran yang tepat sasaran. TUJUAN PELATIHAN KEHUMASAN DAN MARKETING RUMAH SAKIT Meningkatkan Kemampuan Komunikasi: Agar staf rumah sakit dapat berinteraksi dengan pasien, keluarga, dan masyarakat dengan cara yang efektif, empatik, dan profesional. Mengelola Reputasi: Membangun dan mempertahankan citra positif rumah sakit di mata publik, serta mengelola isu-isu yang dapat mempengaruhi persepsi masyarakat. Peningkatan Pemasaran Layanan: Mengajarkan teknik pemasaran untuk mempromosikan layanan kesehatan yang ada, menarik lebih banyak pasien, dan memperkenalkan keunggulan rumah sakit. Memahami Tren Pasar: Agar rumah sakit dapat lebih peka terhadap perubahan tren kesehatan dan kebutuhan masyarakat, sehingga dapat menyesuaikan strategi pemasaran dengan kondisi pasar yang dinamis. Membangun Hubungan yang Baik: Meningkatkan hubungan antara rumah sakit dengan pasien, masyarakat, serta pihak terkait lainnya untuk menciptakan loyalitas dan kepuasan jangka panjang. LIST OUTLINE MATERI PELATIHAN KEHUMASAN DAN MARKETING RUMAH SAKIT 1. Pendahuluan Pengertian Kehumasan dan Marketing Rumah Sakit Pentingnya Kehumasan dan Marketing dalam industri kesehatan Tujuan dan manfaat pelatihan 2. Dasar-Dasar Kehumasan Rumah Sakit Pengertian dan fungsi kehumasan dalam konteks rumah sakit Prinsip dasar kehumasan rumah sakit Membangun citra positif rumah sakit Strategi komunikasi internal dan eksternal Manajemen hubungan dengan media 3. Strategi Komunikasi dalam Kehumasan Teknik komunikasi yang efektif Penyusunan pesan yang jelas dan tepat sasaran Mengelola komunikasi dalam situasi krisis Public Relations dan Corporate Social Responsibility (CSR) dalam rumah sakit 4. Dasar-Dasar Marketing Rumah Sakit Pengertian dan fungsi marketing dalam rumah sakit Diferensiasi layanan rumah sakit sebagai strategi pemasaran Analisis pasar dan segmentasi pasien Pemetaan kebutuhan pasien dan pelayanan yang sesuai Marketing Mix (4P): Produk, Price, Place, Promotion 5. Strategi Pemasaran Rumah Sakit Pengembangan merek rumah sakit Penggunaan digital marketing untuk rumah sakit Pemasaran berbasis pengalaman pasien (patient-centered marketing) Pemasaran melalui media sosial dan website rumah sakit Promosi layanan unggulan 6. Manajemen Reputasi dan Citra Rumah Sakit Pentingnya reputasi bagi rumah sakit Strategi membangun dan menjaga citra positif rumah sakit Mengelola feedback dan ulasan pasien Crisis Management: Menghadapi isu dan keluhan publik 7. Etika dan Kepatuhan dalam Kehumasan dan Marketing Etika komunikasi dalam kehumasan Kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan kesehatan Perlindungan data pasien dan privasi Transparansi dalam pemasaran layanan kesehatan 8. Teknologi dan Inovasi dalam Kehumasan dan Marketing Rumah Sakit Pemanfaatan teknologi dalam pemasaran dan kehumasan Automasi pemasaran dan komunikasi digital Penggunaan analitik untuk strategi pemasaran yang lebih efektif 9. Studi Kasus Analisis studi kasus kehumasan dan marketing rumah sakit yang sukses Diskusi dan pemecahan masalah yang dihadapi oleh rumah sakit dalam kehumasan dan marketing 10. Evaluasi dan Penutupan Ujian atau evaluasi materi pelatihan Tanya jawab Kesimpulan dan rekomendasi Penutupan PESERTA YANG MEMBUTUHKAN PELATIHAN KEHUMASAN DAN MARKETING RUMAH SAKIT Manajer Kehumasan (Public Relations) Bertanggung jawab atas citra dan komunikasi eksternal rumah sakit. Membutuhkan keterampilan dalam mengelola hubungan dengan media, menangani isu publik, dan membangun citra positif rumah sakit. Tim Marketing Rumah Sakit Mereka yang mengelola strategi pemasaran rumah sakit, seperti promosi layanan, perencanaan iklan, dan branding rumah sakit. Memerlukan pelatihan untuk memahami pasar, menyusun kampanye pemasaran, serta memanfaatkan media digital. Pimpinan Rumah Sakit Direktur, CEO, atau manajer rumah sakit yang bertanggung jawab atas keseluruhan operasional dan strategi rumah sakit. Membutuhkan wawasan untuk membuat keputusan yang mendukung pengembangan citra dan keberhasilan pemasaran rumah sakit. Staf Layanan Pelanggan Staf yang berinteraksi langsung dengan pasien dan keluarga, seperti customer service atau frontliners. Memerlukan pelatihan dalam komunikasi yang efektif dan profesional, serta cara menangani keluhan pasien. Dokter dan Tenaga Medis Dokter dan perawat yang perlu memahami pentingnya komunikasi yang baik dengan pasien serta cara meningkatkan kepuasan pasien. Mereka juga perlu memahami peran mereka dalam mendukung citra rumah sakit. Tim Digital Marketing Tim yang bertanggung jawab atas pemasaran online, seperti website, media sosial, dan kampanye iklan digital. Membutuhkan pemahaman tentang pemasaran digital dalam konteks rumah sakit, serta cara memanfaatkan platform online untuk menarik pasien. Tim Sumber Daya Manusia (SDM) Untuk memastikan bahwa budaya pelayanan yang baik dan komunikasi yang efektif dipraktikkan di seluruh organisasi. Membutuhkan pelatihan agar dapat mendukung pengembangan keterampilan komunikasi dan pelayanan rumah sakit secara keseluruhan. Penyelia atau Koordinator Layanan Kesehatan Mereka yang mengawasi dan mengelola berbagai departemen atau unit layanan kesehatan di rumah sakit. Memerlukan pelatihan untuk memahami pentingnya kehumasan dalam menjaga kualitas dan konsistensi pelayanan rumah sakit. Tim Komunikasi Krisis Staf yang berfokus pada manajemen krisis, yang dapat terjadi di rumah sakit terkait isu medis atau situasi darurat. Membutuhkan pelatihan khusus untuk menangani komunikasi yang efektif dalam situasi sulit atau kritis. Pemateri/ Trainer Pelatihan Kehumasan Dan Marketing Rumah Sakit Pelatihan ini akan diberikan oleh Trainer dari kalangan Praktisi, Akademisi dan Konsultan berpengalaman di bidangnya masing-masing. Sebelum pelatihan berlangsung Anda juga dapat berkomunikasi dengan tim training kami untuk menentukan outcome/ kompetensi yang ingin Anda capai setelah mengikuti pelatihan ini. Metode Pelatihan Strategi Materi yang akan disampaikan dalam training menggunakan metode yang terdiri dari presentasi 20% , Diskusi 20%, dan Praktek kurang lebih 60 % dari keseluruhan materi pelatihan yang akan disampaikan oleh pemateri kami.  Namun jika dirasa metode ini kurang tepat untuk Tim dan Perusahaan Anda, tidak perlu sungkan untuk mendiskusikan hal ini kepada tim training kami sehingga kompetensi yang diharapkan sesuai dengan kebutuhan Perusahaan tempat Anda bekerja. Lokasi Pelatihan Strategi Pemasaran Training ini dilaksanakan di beberapa kota-kota besar di Indonesia seperti Ibukota DKI Jakarta, Bandung, Bali, Yogyakarta, Malang, Surabaya, Lombok dan juga kota Batam. Jika Anda membutuhkan pelatihan di kota lain silahkan menghubungi tim marketing kami. Jadwal Training Terbaru di Tahun 2026 Januari : 16-17 Januari 2026 Februari : 13-14 Februari 2026 Maret : 5-6 Maret 2026…
Read more


March 17, 2025 0
TRAINING TELESALES & TELEMARKETING

TRAINING TELESALES & TELEMARKETING

TRAINING TELESALES & TELEMARKETING   DESKRIPSI PELATIHAN TELESALES & TELEMARKETING Pelatihan telesales dan telemarketing sangat penting untuk meningkatkan keterampilan komunikasi dan penjualan melalui telepon. Dengan pelatihan yang tepat, tenaga penjual dapat mempelajari teknik-teknik efektif dalam mempengaruhi pelanggan, meningkatkan konversi penjualan, serta mengatasi berbagai keberatan dari pelanggan. Selain itu, pelatihan ini juga memberikan pemahaman tentang bagaimana membangun hubungan jangka panjang dengan pelanggan, mengelola waktu, dan mengoptimalkan penggunaan skrip atau alur percakapan yang telah disiapkan. Keterampilan ini tidak hanya meningkatkan performa individu, tetapi juga memberikan dampak positif pada pencapaian target perusahaan secara keseluruhan. Dengan pelatihan yang terus-menerus, tenaga telesales dan telemarketing akan lebih percaya diri dan produktif dalam menjalankan tugasnya. TUJUAN PELATIHAN TELESALES & TELEMARKETING Meningkatkan Keterampilan Komunikasi: Peserta dilatih untuk berkomunikasi dengan jelas, efektif, dan persuasif agar dapat menarik perhatian dan membujuk pelanggan dengan cara yang profesional. Meningkatkan Kemampuan Penutupan Penjualan: Memberikan teknik-teknik untuk mengatasi penolakan dan keberatan pelanggan, serta memaksimalkan peluang untuk menutup transaksi. Meningkatkan Produktivitas: Melatih peserta untuk mengelola waktu dengan baik, mengoptimalkan alur percakapan, dan meningkatkan efisiensi dalam pencapaian target. Membangun Hubungan dengan Pelanggan: Mengajarkan cara membangun hubungan yang langgeng dengan pelanggan, memperkenalkan produk dengan pendekatan yang lebih personal, dan meningkatkan loyalitas. Meningkatkan Pencapaian Target Penjualan: Melalui pelatihan ini, peserta diharapkan dapat mencapai atau bahkan melampaui target penjualan yang telah ditetapkan oleh perusahaan. LIST OUTLINE MATERI PELATIHAN TELESALES & TELEMARKETING 1. Pengenalan Telesales & Telemarketing Definisi telesales dan telemarketing Perbedaan antara telesales, telemarketing, dan customer service Peran telesales dalam strategi pemasaran dan penjualan 2. Keterampilan Komunikasi Dasar Teknik komunikasi efektif melalui telepon Mendengarkan aktif dan memahami kebutuhan pelanggan Penggunaan bahasa yang persuasif dan positif Menangani pelanggan yang sulit atau marah 3. Mengenal Produk dan Layanan Pemahaman mendalam tentang produk atau layanan yang ditawarkan Cara menyampaikan informasi produk secara jelas dan menarik Menyesuaikan penawaran dengan kebutuhan pelanggan 4. Strategi Pemasaran dan Penjualan Melalui Telepon Menyusun skrip telesales yang efektif Teknik cold calling dan follow-up Segmentasi pasar dan penyesuaian pendekatan untuk tiap segmen Meningkatkan konversi dari lead menjadi penjualan 5. Mengatasi Keberatan Pelanggan Teknik untuk menghadapi keberatan umum dari pelanggan Cara menyusun argumen yang meyakinkan tanpa terkesan memaksa Mengubah penolakan menjadi peluang penjualan 6. Meningkatkan Kemampuan Penutupan Penjualan Teknik closing yang efektif Mendeteksi tanda-tanda pelanggan siap membeli Cara memastikan pelanggan melakukan pembelian tanpa ragu 7. Manajemen Waktu dan Target Mengelola waktu dan jadwal panggilan Memprioritaskan leads dan follow-up yang paling potensial Mencapai dan melampaui target penjualan yang ditetapkan 8. Membangun Hubungan Pelanggan Jangka Panjang Membangun kepercayaan dan loyalitas pelanggan melalui telepon Cara menjaga hubungan dengan pelanggan pasca-penjualan Teknik cross-selling dan up-selling untuk meningkatkan penjualan berulang 9. Etika dan Profesionalisme dalam Telemarketing Menghindari praktik yang merugikan atau tidak etis Pentingnya menjaga sikap profesional dalam setiap percakapan Memahami regulasi dan hukum terkait telemarketing 10. Evaluasi dan Peningkatan Diri Mengukur keberhasilan telesales dan telemarketing melalui KPI (Key Performance Indicator) Teknik untuk memberikan umpan balik dan perbaikan diri Menghadapi kegagalan dan belajar dari pengalaman 11. Simulasi dan Praktik Lapangan Role-play dan simulasi panggilan telesales Analisis hasil percakapan dan perbaikan teknik Diskusi kelompok untuk membahas tantangan dan solusi 12. Penutupan dan Motivasi Rangkuman materi pelatihan Cara menjaga semangat dan motivasi dalam pekerjaan telesales Persiapan untuk implementasi keterampilan yang dipelajari di dunia nyata PESERTA YANG MEMBUTUHKAN PELATIHAN TELESALES & TELEMARKETING Tenaga Penjual (Sales Representatives) Para tenaga penjual yang bertugas untuk melakukan panggilan penjualan kepada prospek atau pelanggan, baik itu melalui cold calling, follow-up, maupun penutupan transaksi. Tim Telemarketing Tim yang secara khusus berfokus pada pemasaran produk atau layanan melalui telepon, seperti menawarkan produk baru, mengumpulkan data pelanggan, atau mengelola kampanye pemasaran. Customer Service Representatives Meskipun lebih fokus pada layanan purna jual, tim customer service juga sering kali terlibat dalam penjualan ulang atau cross-selling, sehingga keterampilan telesales dan telemarketing sangat penting. Manajer Penjualan (Sales Managers) Manajer yang memimpin tim telesales dan telemarketing, agar mereka dapat lebih memahami strategi dan teknik yang efektif untuk meningkatkan hasil tim. Staff Marketing Tim pemasaran yang bekerja dengan telepon untuk mengumpulkan feedback pelanggan, melakukan riset pasar, atau mempromosikan produk tertentu. Pemilik Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Pemilik atau pengelola UKM yang ingin meningkatkan kemampuan penjualan dan pemasaran melalui telepon untuk menjangkau lebih banyak pelanggan potensial. Freelancer atau Konsultan Penjualan Para profesional independen yang bekerja dengan berbagai klien dan membutuhkan keterampilan telesales untuk menawarkan produk atau layanan mereka secara lebih efektif. Tim Pemasaran Digital Tim yang berfokus pada pemasaran online tetapi juga menggunakan telepon untuk menghubungi prospek atau pelanggan, misalnya untuk penawaran personalisasi. Tim Support Penjualan Staf yang memberikan dukungan langsung terhadap kegiatan penjualan, baik melalui panggilan untuk memastikan kelancaran proses penutupan transaksi atau untuk follow-up lead. Sumber Daya Manusia (HR) untuk Rekrutmen HR yang bertugas untuk merekrut karyawan baru di posisi telesales atau telemarketing, agar mereka memahami apa yang harus dicari dalam kandidat dan keterampilan apa yang perlu dikembangkan. Pemateri/ Trainer Pelatihan Telesales & Telemarketing Pelatihan ini akan diberikan oleh Trainer dari kalangan Praktisi, Akademisi dan Konsultan berpengalaman di bidangnya masing-masing. Sebelum pelatihan berlangsung Anda juga dapat berkomunikasi dengan tim training kami untuk menentukan outcome/ kompetensi yang ingin Anda capai setelah mengikuti pelatihan ini. Metode Pelatihan Strategi Pemasaran Materi yang akan disampaikan dalam training menggunakan metode yang terdiri dari presentasi 20% , Diskusi 20%, dan Praktek kurang lebih 60 % dari keseluruhan materi pelatihan yang akan disampaikan oleh pemateri kami.  Namun jika dirasa metode ini kurang tepat untuk Tim dan Perusahaan Anda, tidak perlu sungkan untuk mendiskusikan hal ini kepada tim training kami sehingga kompetensi yang diharapkan sesuai dengan kebutuhan Perusahaan tempat Anda bekerja. Lokasi Pelatihan Telemarketing Training ini dilaksanakan di beberapa kota-kota besar di Indonesia seperti Ibukota DKI Jakarta, Bandung, Bali, Yogyakarta, Malang, Surabaya, Lombok dan juga kota Batam. Jika Anda membutuhkan pelatihan di kota lain silahkan menghubungi tim marketing kami. Jadwal Training Terbaru di Tahun 2026 Januari : 16-17 Januari 2026 Februari : 13-14 Februari 2026 Maret : 5-6 Maret 2026 April : 24-25 April 2026 Mei : 21-22 Mei 2026 Juni : 11-12 Juni 2026 Juli : 16-17 Juli 2026 Agustus : 20-21 Agustus 2026 September : 17-18 September 2026 Oktober : 8-9 Oktober 2026 November : 12-13…
Read more


March 14, 2025 0
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.

Company

About Us

Contact Us

Products

Services

Blog

Features

Analytics

Engagement

Builder

Publisher

Help

Privacy Policy

Terms

Conditions

Privacy

Terms

Privacy Policy

Conditions

© 2023 Created with Royal Elementor Addons