TRAINING GOOD MANUFACTURING PRACTICE

TRAINING GOOD MANUFACTURING PRACTICE

TRAINING GOOD MANUFACTURING PRACTICE   DESKRIPSI TRAINING GOOD MANUFACTURING PRACTICE Pelatihan Good Manufacturing Practice (GMP) sangat penting dalam industri makanan, obat, dan kosmetik untuk memastikan produk yang dihasilkan aman, berkualitas, dan sesuai dengan regulasi yang berlaku. GMP mencakup berbagai aspek, seperti kebersihan lingkungan produksi, penggunaan bahan baku yang aman, standar operasional yang ketat, serta pelatihan karyawan agar memahami prosedur kerja yang benar. Dengan pelatihan ini, perusahaan dapat mencegah kontaminasi, kesalahan produksi, serta meningkatkan efisiensi operasional. Selain itu, kepatuhan terhadap GMP juga membantu perusahaan membangun kepercayaan konsumen dan memperluas peluang pasar, baik di tingkat nasional maupun internasional. Oleh karena itu, pelatihan GMP menjadi investasi strategis bagi industri yang ingin menjaga reputasi serta memastikan keberlanjutan bisnis dalam jangka panjang. TUJUAN PELATIHAN GOOD MANUFACTURING PRACTICE Menjamin Keamanan Produk – Mencegah kontaminasi fisik, kimia, dan biologis dalam proses produksi untuk memastikan produk yang dihasilkan aman bagi konsumen. Meningkatkan Kualitas Produk – Memastikan setiap tahap produksi dilakukan sesuai standar agar produk memiliki mutu yang konsisten. Mematuhi Regulasi dan Standar – Membantu perusahaan dalam memenuhi persyaratan peraturan dari badan pengawas, seperti BPOM atau FDA. Meningkatkan Efisiensi Produksi – Mengoptimalkan proses kerja sehingga mengurangi risiko kesalahan dan meningkatkan produktivitas. Membangun Kepercayaan Konsumen – Dengan menerapkan GMP, perusahaan dapat meningkatkan citra dan kepercayaan pelanggan terhadap produk mereka. Meningkatkan Kesadaran Karyawan – Mendidik tenaga kerja agar memahami pentingnya kebersihan, sanitasi, dan prosedur operasional dalam proses produksi. LIST OUTLINE MATERI PELATIHAN GOOD MANUFACTURING PRACTICE 1. Pengenalan Good Manufacturing Practice (GMP) Definisi dan konsep dasar GMP Pentingnya GMP dalam industri makanan, obat, dan kosmetik Regulasi dan standar GMP (BPOM, FDA, WHO, Codex Alimentarius) 2. Persyaratan Dasar GMP Kebersihan dan sanitasi lingkungan produksi Pengendalian bahan baku dan produk jadi Manajemen peralatan dan fasilitas produksi 3. Personalia dan Higiene Karyawan Peran dan tanggung jawab tenaga kerja dalam penerapan GMP Kebersihan dan kesehatan pekerja Pelatihan dan kompetensi karyawan 4. Proses Produksi yang Baik Pengendalian proses produksi Pencegahan kontaminasi (fisik, kimia, biologis) Manajemen alur kerja dan dokumentasi 5. Pengendalian Mutu dan Jaminan Kualitas Sistem Quality Control (QC) dan Quality Assurance (QA) Uji mutu bahan baku dan produk akhir Penanganan produk cacat atau tidak sesuai spesifikasi 6. Penyimpanan dan Distribusi Sistem penyimpanan bahan baku dan produk jadi Pengendalian suhu dan kelembaban Sistem distribusi yang aman dan sesuai standar 7. Dokumentasi dan Pencatatan Pentingnya dokumentasi dalam GMP Jenis-jenis dokumen yang harus disiapkan (SOP, batch record, dll.) Cara melakukan pencatatan dan pelaporan yang baik 8. Audit dan Inspeksi GMP Prosedur audit internal dan eksternal Persiapan menghadapi inspeksi dari badan pengawas Tindakan perbaikan dan pencegahan (Corrective and Preventive Action – CAPA) 9. Studi Kasus dan Simulasi Penerapan GMP Evaluasi dan analisis kasus nyata terkait pelanggaran GMP Simulasi penerapan GMP di lingkungan kerja Diskusi dan tanya jawab PESERTA YANG MEMBUTUHKAN PELATIHAN GOOD MANUFACTURING PRACTICE Karyawan Produksi – Operator dan teknisi yang bertanggung jawab atas proses pembuatan produk agar sesuai dengan standar GMP. Supervisor dan Manajer Produksi – Pemimpin tim produksi yang mengawasi kepatuhan terhadap prosedur GMP di area kerja. Tim Quality Control (QC) dan Quality Assurance (QA) – Petugas yang memastikan kualitas produk, melakukan pengujian, serta menjaga kepatuhan terhadap regulasi. Bagian R&D (Research & Development) – Pengembang produk yang harus memahami persyaratan GMP dalam formulasi dan uji coba produk baru. Bagian Pengadaan dan Penyimpanan (Logistik & Warehouse) – Personel yang menangani bahan baku dan produk jadi, termasuk penyimpanan dan distribusinya sesuai standar GMP. Bagian Pemeliharaan dan Engineering – Tim yang bertanggung jawab terhadap peralatan dan fasilitas produksi agar tetap sesuai standar sanitasi dan keamanan. Tim Regulatory Affairs – Karyawan yang bertugas memastikan kepatuhan terhadap regulasi dan berkomunikasi dengan badan pengawas seperti BPOM atau FDA. Pemilik dan Pimpinan Perusahaan – Pengambil keputusan yang perlu memahami pentingnya GMP dalam menjaga reputasi dan keberlanjutan bisnis. Distributor dan Pihak Terkait dalam Rantai Pasok – Pihak yang terlibat dalam distribusi produk agar memahami standar penyimpanan dan pengiriman yang aman. Auditor Internal dan Eksternal – Profesional yang melakukan audit dan inspeksi terhadap penerapan GMP di perusahaan. Pemateri/ Trainer Pelatihan Good Manufacturing Practice Pelatihan ini akan diberikan oleh Trainer dari kalangan Praktisi, Akademisi dan Konsultan berpengalaman di bidangnya masing-masing. Sebelum pelatihan berlangsung Anda juga dapat berkomunikasi dengan tim training kami untuk menentukan outcome/ kompetensi yang ingin Anda capai setelah mengikuti pelatihan ini. Metode Pelatihan Pengendalian Proses Produksi Materi yang akan disampaikan dalam training menggunakan metode yang terdiri dari presentasi 20% , Diskusi 20%, dan Praktek kurang lebih 60 % dari keseluruhan materi pelatihan yang akan disampaikan oleh pemateri kami.  Namun jika dirasa metode ini kurang tepat untuk Tim dan Perusahaan Anda, tidak perlu sungkan untuk mendiskusikan hal ini kepada tim training kami sehingga kompetensi yang diharapkan sesuai dengan kebutuhan Perusahaan tempat Anda bekerja. Lokasi Pelatihan Sistem Quality Control Training ini dilaksanakan di beberapa kota-kota besar di Indonesia seperti Ibukota DKI Jakarta, Bandung, Bali, Yogyakarta, Malang, Surabaya, Lombok dan juga kota Batam. Jika Anda membutuhkan pelatihan di kota lain silahkan menghubungi tim marketing kami. Jadwal Training Terbaru di Tahun 2026 Januari : 16-17 Januari 2026 Februari : 13-14 Februari 2026 Maret : 5-6 Maret 2026 April : 24-25 April 2026 Mei : 21-22 Mei 2026 Juni : 11-12 Juni 2026 Juli : 16-17 Juli 2026 Agustus : 20-21 Agustus 2026 September : 17-18 September 2026 Oktober : 8-9 Oktober 2026 November : 12-13 November 2026 Desember : 17-18 Desember 2026 Selain Jadwal yang sudah kami tentukan tahun ini. Tanggal pelaksanaan pelatihan tersebut juga dapat disesuaikan dengan kebutuhan calon peserta. Sebelum menentukan tanggal pelaksanaan pelatihan sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu kepada tim marketing kami. Investasi Training Sistem Quality Control Offline tahun 2026 ini : Berikut ini adalah biaya investasi pelatihan tahun 2025 : Jakarta : Rp7.500.000,- Bandung : Rp7.500.000,- Jogja : Rp7.000.000,- Surabaya : Rp7.500.000, Bali : Rp8.500.000,- Lombok: Rp9.500.000,- Batam : Rp9.500.000,- Malang : Rp7.500.000,- Biaya investasi dapat berubaha sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan di website ini. Untuk mendapatkan Promo atau Diskon potongan biaya Investasi kami sarankan untuk menghubungi tim marketing pelatihan kami melalui Whatsapp atau email. Apabila perusahaan membutuhkan paket in house training, anggaran investasi pelatihan dapat menyesuaikan dengan anggaran perusahaan. Fasilitas Pelatihan untuk Paket Group (Minimal 2 orang peserta…
Read more


June 4, 2025 0
TRAINING PROJECT PROCUREMENT & RISK MANAGEMENT

TRAINING PROJECT PROCUREMENT & RISK MANAGEMENT

TRAINING PROJECT PROCUREMENT & RISK MANAGEMENT   DESKRIPSI TRAINING PROJECT PROCUREMENT & RISK MANAGEMENT Pelatihan Project Procurement & Risk Management sangat penting untuk meningkatkan kemampuan profesional dalam mengelola proyek dengan lebih efektif dan efisien. Dalam setiap proyek, pengelolaan pengadaan (procurement) yang tepat memastikan bahwa sumber daya yang diperlukan tersedia sesuai waktu, biaya, dan kualitas yang ditentukan. Sementara itu, manajemen risiko yang baik memungkinkan tim proyek untuk mengidentifikasi, menganalisis, dan memitigasi risiko yang dapat mengganggu kelancaran jalannya proyek. Dengan pelatihan ini, peserta akan dilengkapi dengan keterampilan praktis dalam merencanakan, melaksanakan, serta mengendalikan risiko dan pengadaan, sehingga dapat meminimalkan kegagalan dan meningkatkan kesuksesan proyek secara keseluruhan. Pelatihan ini juga membantu memperkuat komunikasi dan koordinasi antar tim proyek, yang sangat krusial dalam mencapai tujuan proyek. TUJUAN PELATIHAN PROJECT PROCUREMENT & RISK MANAGEMENT Memahami Konsep Dasar Pengadaan dan Manajemen Risiko: Memberikan pemahaman mendalam mengenai prinsip-prinsip dasar pengadaan dan bagaimana mengidentifikasi, menganalisis, serta mengelola risiko dalam proyek. Meningkatkan Kemampuan Perencanaan Pengadaan: Peserta diharapkan mampu merencanakan proses pengadaan dengan lebih efisien, memilih pemasok atau kontraktor yang tepat, serta mengelola kontrak dengan baik. Mengidentifikasi dan Mengelola Risiko Proyek: Peserta dapat mengidentifikasi potensi risiko yang dapat mempengaruhi jalannya proyek, serta mengembangkan strategi mitigasi untuk meminimalkan dampak negatifnya. Meningkatkan Efektivitas Pengelolaan Proyek: Dengan pengetahuan yang didapat, peserta diharapkan dapat mengelola proyek dengan lebih baik, mengurangi biaya dan waktu, serta memastikan hasil proyek sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan. Meningkatkan Keterampilan Komunikasi dan Kolaborasi Tim: Peserta diharapkan dapat berkomunikasi lebih efektif dengan semua pihak yang terlibat dalam proyek, termasuk tim internal dan pihak eksternal seperti pemasok dan kontraktor. LIST OUTLINE MATERI PELATIHAN PROJECT PROCUREMENT & RISK MANAGEMENT 1. Pengenalan Pengadaan Proyek (Project Procurement) Definisi dan tujuan pengadaan dalam proyek Proses dan siklus pengadaan proyek Jenis-jenis kontrak dalam pengadaan (fixed-price, cost-reimbursable, time and materials) Prinsip dasar pengadaan yang efektif dan efisien Peran pengadaan dalam keberhasilan proyek 2. Perencanaan Pengadaan Proyek Identifikasi kebutuhan pengadaan dalam proyek Penyusunan rencana pengadaan Strategi pengadaan: Make or Buy Decision Pemilihan vendor dan pemasok Proses pemilihan kontraktor: evaluasi dan seleksi 3. Manajemen Kontrak dalam Pengadaan Proyek Pengertian dan pentingnya kontrak dalam proyek Jenis kontrak yang digunakan dalam pengadaan proyek Penyusunan dan negosiasi kontrak Manajemen perubahan dalam kontrak Pengendalian kinerja kontraktor dan pemasok 4. Pengenalan Manajemen Risiko Proyek (Project Risk Management) Definisi dan tujuan manajemen risiko proyek Pentingnya identifikasi risiko dalam proyek Proses manajemen risiko: Identifikasi, Analisis, Evaluasi, Mitigasi, dan Monitoring 5. Identifikasi dan Penilaian Risiko Teknik-teknik identifikasi risiko (brainstorming, checklist, wawancara) Kategorisasi risiko: risiko teknis, risiko finansial, risiko lingkungan, risiko hukum, dll. Analisis kualitatif dan kuantitatif risiko Penyusunan matriks risiko dan penilaian dampak serta probabilitas risiko 6. Strategi Mitigasi dan Respon terhadap Risiko Strategi pengelolaan risiko: menghindari, mengurangi, mentransfer, atau menerima risiko Penyusunan rencana mitigasi risiko Manajemen risiko dalam situasi darurat atau perubahan yang tidak terduga 7. Monitoring dan Pengendalian Risiko dalam Proyek Pemantauan risiko sepanjang siklus hidup proyek Evaluasi efektivitas rencana mitigasi risiko Pengelolaan risiko yang berkelanjutan selama eksekusi proyek Penggunaan perangkat lunak untuk manajemen risiko proyek 8. Keterkaitan Pengadaan dan Manajemen Risiko dalam Proyek Dampak pengadaan terhadap manajemen risiko Strategi mitigasi risiko yang melibatkan pengadaan Bagaimana pengadaan dapat mempengaruhi keberhasilan pengelolaan risiko 9. Studi Kasus dan Simulasi Penerapan konsep pengadaan dan manajemen risiko dalam studi kasus nyata Diskusi kelompok tentang solusi yang tepat untuk pengelolaan risiko dalam proyek Evaluasi dan perencanaan strategi mitigasi berdasarkan kasus yang diberikan 10. Penutupan dan Evaluasi Kesimpulan dari pelatihan Evaluasi keterampilan yang telah dipelajari Diskusi dan tanya jawab Rencana tindak lanjut dan pengembangan keterampilan lebih lanjut PESERTA YANG MEMBUTUHKAN PELATIHAN PROJECT PROCUREMENT & RISK MANAGEMENT Manajer Proyek (Project Managers) Manajer proyek bertanggung jawab untuk merencanakan, melaksanakan, dan mengendalikan proyek. Pelatihan ini membantu mereka memahami cara mengelola pengadaan dan risiko dalam proyek, serta bagaimana mengintegrasikan keduanya untuk memastikan kesuksesan proyek. Anggota Tim Proyek (Project Team Members) Anggota tim proyek yang terlibat dalam proses pengadaan dan pengelolaan risiko dapat memperoleh wawasan penting mengenai pengadaan barang dan jasa, serta cara mengidentifikasi dan menangani risiko dalam tugas mereka sehari-hari. Procurement Officers/Penyelia Pengadaan Pegawai yang fokus pada pengadaan barang dan jasa dalam proyek perlu memahami berbagai jenis kontrak, proses pengadaan, serta cara mengelola risiko terkait pengadaan untuk memastikan kelancaran jalannya proyek. Manajer Risiko (Risk Managers) Profesional yang mengelola risiko dalam suatu organisasi atau proyek akan mendapatkan pelatihan ini untuk memperdalam keterampilan mereka dalam mengidentifikasi, mengevaluasi, dan mengurangi risiko yang dapat menghambat proyek. Konsultan dan Pengelola Kontrak Konsultan yang terlibat dalam pengelolaan proyek dan kontrak akan mendapatkan manfaat dalam memahami berbagai strategi mitigasi risiko yang berkaitan dengan pengadaan dan manajemen proyek. Pemasok dan Kontraktor Pemasok atau kontraktor yang berhubungan langsung dengan proses pengadaan dalam proyek akan memperoleh pemahaman yang lebih baik tentang harapan klien dan cara mengelola risiko dalam kontrak yang mereka kelola. Tim Keuangan Proyek (Project Finance Team) Anggota tim keuangan yang bertugas mengelola anggaran dan pembiayaan proyek perlu memahami risiko finansial dalam pengadaan dan bagaimana mengelola pengeluaran yang terkait dengan pengadaan serta risiko biaya yang dapat mempengaruhi kelancaran proyek. Manajer Sumber Daya Manusia (HR Managers) Manajer SDM yang terlibat dalam alokasi tenaga kerja dan pengelolaan sumber daya manusia dalam proyek dapat memahami risiko terkait dengan pengelolaan tenaga kerja dan peran mereka dalam proses pengadaan. Pengambil Keputusan Tingkat Eksekutif Eksekutif dan pemimpin organisasi yang terlibat dalam pengambilan keputusan strategis akan mendapatkan wawasan mengenai pentingnya manajemen pengadaan dan risiko dalam menjaga keberhasilan proyek jangka panjang. Pengelola Portofolio Proyek (Project Portfolio Managers) Mereka yang mengelola portofolio proyek dalam suatu organisasi perlu memahami bagaimana mengelola risiko pada tingkat portofolio dan memastikan bahwa pengadaan dalam portofolio tersebut terkelola dengan baik untuk mendukung tujuan organisasi. Pemateri/ Trainer Pelatihan Project Procurement & Risk Management Pelatihan ini akan diberikan oleh Trainer dari kalangan Praktisi, Akademisi dan Konsultan berpengalaman di bidangnya masing-masing. Sebelum pelatihan berlangsung Anda juga dapat berkomunikasi dengan tim training kami untuk menentukan outcome/ kompetensi yang ingin Anda capai setelah mengikuti pelatihan ini. Metode Pelatihan Pengadaan Proyek Materi yang akan disampaikan dalam training menggunakan metode yang terdiri dari presentasi 20% , Diskusi 20%, dan Praktek kurang lebih 60 % dari keseluruhan materi pelatihan yang akan disampaikan oleh pemateri kami.  Namun…
Read more


June 4, 2025 0
TRAINING PENGADAAN BARANG/JASA PEMERINTAH

TRAINING PENGADAAN BARANG/JASA PEMERINTAH

  TRAINING PENGADAAN BARANG/JASA PEMERINTAH   DESKRIPSI TRAINING PENGADAAN BARANG/JASA PEMERINTAH Pelatihan pengadaan barang/jasa pemerintah memiliki peranan yang sangat penting dalam memastikan proses pengadaan yang transparan, efisien, dan akuntabel. Melalui pelatihan ini, para pejabat dan tenaga kerja di sektor publik dapat memahami dengan baik regulasi, prosedur, serta teknik-teknik pengadaan yang sesuai dengan peraturan yang berlaku. Dengan memiliki pengetahuan yang memadai, mereka dapat menghindari potensi kesalahan, penyimpangan, dan penyalahgunaan anggaran, sehingga dapat meningkatkan kualitas pelayanan publik. Pelatihan ini juga mendorong para peserta untuk lebih memahami pentingnya prinsip-prinsip pengadaan yang adil, terbuka, dan bersaing sehat, yang pada akhirnya berkontribusi pada optimalisasi penggunaan anggaran negara untuk kepentingan masyarakat. TUJUAN PELATIHAN PENGADAAN BARANG/JASA PEMERINTAH Tujuan pelatihan pengadaan barang/jasa pemerintah adalah untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan sumber daya manusia dalam melaksanakan proses pengadaan yang sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Pelatihan ini bertujuan agar para peserta mampu memahami prinsip-prinsip dasar pengadaan seperti transparansi, akuntabilitas, efisiensi, dan persaingan sehat dalam setiap tahapan pengadaan. Selain itu, pelatihan ini bertujuan untuk mengurangi risiko kesalahan atau penyimpangan dalam proses pengadaan, serta memastikan penggunaan anggaran negara yang tepat sasaran dan bermanfaat bagi masyarakat. Dengan demikian, pelatihan ini juga mendukung tercapainya tata kelola pemerintahan yang lebih baik dan berkualitas. LIST OUTLINE MATERI PELATIHAN PENGADAAN BARANG/JASA PEMERINTAH Pendahuluan Pengertian pengadaan barang/jasa pemerintah Tujuan dan prinsip dasar pengadaan Peran pengadaan dalam tata kelola pemerintahan Regulasi dan Kebijakan Pengadaan Undang-Undang No. 2 Tahun 2017 tentang Jasa Konstruksi Peraturan Presiden No. 16 Tahun 2018 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah Peraturan Lainnya terkait pengadaan (Perpres, Keputusan Presiden, dan lain-lain) Proses Pengadaan Barang/Jasa Tahapan-tahapan dalam pengadaan Perencanaan dan persiapan pengadaan Pemilihan penyedia barang/jasa Penandatanganan kontrak Pelaksanaan pengadaan Penyelesaian kontrak Metode pengadaan (lelang, pemilihan langsung, penunjukan langsung, dll.) Prinsip-Prinsip Pengadaan Transparansi Akuntabilitas Efisiensi dan efektivitas Persaingan sehat Keadilan dan non-diskriminasi Strategi Pengelolaan Pengadaan Penyusunan rencana pengadaan Pengelolaan anggaran pengadaan Pengelolaan risiko dalam pengadaan Teknik Penyusunan Dokumen Pengadaan Spesifikasi teknis barang/jasa Dokumen pemilihan penyedia Kontrak pengadaan Sistem Elektronik Pengadaan (E-Procurement) Pengertian dan manfaat e-procurement Platform e-procurement yang digunakan pemerintah (LPSE, e-Katalog, dll.) Prosedur penggunaan e-procurement Pengendalian dan Pengawasan Pengadaan Fungsi pengawasan internal dan eksternal Audit pengadaan barang/jasa Tindak lanjut atas temuan pelanggaran Studi Kasus dan Simulasi Pengadaan Analisis kasus nyata dalam pengadaan Simulasi proses pengadaan menggunakan dokumen dan sistem yang relevan Evaluasi dan Penutupan Evaluasi hasil pelatihan Pembahasan tentang implementasi materi pelatihan dalam praktik nyata Penutupan dan rekomendasi tindak lanjut pelatihan PESERTA YANG MEMBUTUHKAN PELATIHAN PENGADAAN BARANG/JASA PEMERINTAH Pejabat Pengadaan Pejabat yang bertanggung jawab langsung dalam melaksanakan proses pengadaan barang/jasa di instansi pemerintah, seperti Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Kepala Unit Layanan Pengadaan (ULP), dan Tim Pengadaan. Staf Administrasi Pengadaan Staf yang mendukung kegiatan administratif dalam proses pengadaan, seperti pengelola dokumen, pengelola anggaran, dan staf yang terlibat dalam proses pemilihan penyedia. Auditor dan Pengawas Internal Pemerintah Auditor dan pengawas yang memeriksa dan mengevaluasi proses pengadaan untuk memastikan kepatuhan terhadap peraturan dan mencegah penyimpangan dalam pengadaan barang/jasa. Penyedia Barang/Jasa Perusahaan atau individu yang berpartisipasi dalam proses pengadaan sebagai penyedia barang/jasa, agar memahami prosedur dan regulasi yang berlaku serta dapat memenuhi persyaratan yang ditetapkan oleh pemerintah. Pejabat Pengelola Anggaran dan Keuangan Pejabat yang bertanggung jawab atas pengelolaan anggaran pengadaan barang/jasa di instansi pemerintah, seperti bendahara, kepala bagian keuangan, dan analis anggaran. Lembaga atau Organisasi yang Terlibat dalam Pengawasan Pemerintah Lembaga seperti Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) atau Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang memiliki peran dalam pengawasan dan pencegahan penyalahgunaan anggaran pengadaan. Pihak yang Terlibat dalam Pengembangan Sistem Elektronik Pengadaan Pengembang sistem informasi dan aplikasi e-procurement yang digunakan dalam proses pengadaan, seperti LPSE (Layanan Pengadaan Secara Elektronik) atau sistem e-katalog. Pelaku Kebijakan dan Pembuat Regulasi Pengadaan Pejabat di instansi pemerintah yang terlibat dalam penyusunan kebijakan atau peraturan terkait pengadaan barang/jasa, seperti pembuat peraturan di Kementerian Keuangan atau Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP). Pemateri/ Trainer Pelatihan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah Pelatihan ini akan diberikan oleh Trainer dari kalangan Praktisi, Akademisi dan Konsultan berpengalaman di bidangnya masing-masing. Sebelum pelatihan berlangsung Anda juga dapat berkomunikasi dengan tim training kami untuk menentukan outcome/ kompetensi yang ingin Anda capai setelah mengikuti pelatihan ini. Metode Pelatihan Pengadaan Barang/Jasa Materi yang akan disampaikan dalam training menggunakan metode yang terdiri dari presentasi 20% , Diskusi 20%, dan Praktek kurang lebih 60 % dari keseluruhan materi pelatihan yang akan disampaikan oleh pemateri kami.  Namun jika dirasa metode ini kurang tepat untuk Tim dan Perusahaan Anda, tidak perlu sungkan untuk mendiskusikan hal ini kepada tim training kami sehingga kompetensi yang diharapkan sesuai dengan kebutuhan Perusahaan tempat Anda bekerja. Lokasi Pelatihan Strategi Pengelolaan Pengadaan Training ini dilaksanakan di beberapa kota-kota besar di Indonesia seperti Ibukota DKI Jakarta, Bandung, Bali, Yogyakarta, Malang, Surabaya, Lombok dan juga kota Batam. Jika Anda membutuhkan pelatihan di kota lain silahkan menghubungi tim marketing kami. Jadwal Training Terbaru di Tahun 2026 Januari : 16-17 Januari 2026 Februari : 13-14 Februari 2026 Maret : 5-6 Maret 2026 April : 24-25 April 2026 Mei : 21-22 Mei 2026 Juni : 11-12 Juni 2026 Juli : 16-17 Juli 2026 Agustus : 20-21 Agustus 2026 September : 17-18 September 2026 Oktober : 8-9 Oktober 2026 November : 12-13 November 2026 Desember : 17-18 Desember 2026 Selain Jadwal yang sudah kami tentukan tahun ini. Tanggal pelaksanaan pelatihan tersebut juga dapat disesuaikan dengan kebutuhan calon peserta. Sebelum menentukan tanggal pelaksanaan pelatihan sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu kepada tim marketing kami. Investasi Training Strategi Pengelolaan Pengadaan Offline tahun 2026 ini : Berikut ini adalah biaya investasi pelatihan tahun 2025 : Jakarta : Rp7.500.000,- Bandung : Rp7.500.000,- Jogja : Rp7.000.000,- Surabaya : Rp7.500.000, Bali : Rp8.500.000,- Lombok: Rp9.500.000,- Batam : Rp9.500.000,- Malang : Rp7.500.000,- Biaya investasi dapat berubaha sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan di website ini. Untuk mendapatkan Promo atau Diskon potongan biaya Investasi kami sarankan untuk menghubungi tim marketing pelatihan kami melalui Whatsapp atau email. Apabila perusahaan membutuhkan paket in house training, anggaran investasi pelatihan dapat menyesuaikan dengan anggaran perusahaan. Fasilitas Pelatihan untuk Paket Group (Minimal 2 orang peserta dari perusahaan yang sama): FREE Airport pickup service (Gratis Antar jemput Hotel/Bandara) FREE Transportasi Peserta ke tempat pelatihan . Module / Handout FREE Flashdisk Sertifikat FREE Bag or bagpack (Tas…
Read more


June 4, 2025 0
TRAINING E - TENDER

TRAINING E – TENDER

  TRAINING E – TENDER   DESKRIPSI TRAINING E – TENDER Pelatihan e-tendering sangat penting dalam era digital ini, terutama bagi organisasi atau perusahaan yang ingin meningkatkan efisiensi dan transparansi dalam proses pengadaan barang dan jasa. Dengan adanya pelatihan ini, para peserta dapat memahami cara mengoperasikan sistem e-tender yang berbasis teknologi informasi, yang memungkinkan mereka untuk melakukan lelang secara online dengan mudah dan cepat. Proses pengadaan yang sebelumnya memakan waktu dan rawan penyalahgunaan dapat lebih terstruktur dan transparan. Selain itu, pelatihan ini juga memberikan pemahaman mengenai peraturan dan tata cara yang harus diikuti dalam sistem e-tender, sehingga mengurangi potensi kesalahan atau penyimpangan. Melalui pelatihan e-tendering, peserta diharapkan dapat mengoptimalkan penggunaan teknologi dalam mendukung proses bisnis yang lebih efektif dan efisien. TUJUAN PELATIHAN E – TENDER Tujuan pelatihan e-tendering adalah untuk memberikan pemahaman dan keterampilan kepada peserta dalam mengoperasikan sistem e-tender secara efektif dan efisien. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan peserta mengenai prosedur pengadaan barang dan jasa secara elektronik, yang mencakup cara melakukan registrasi, mengelola tender, hingga proses evaluasi penawaran. Selain itu, pelatihan ini bertujuan untuk meminimalkan potensi kesalahan dan penyalahgunaan dalam proses pengadaan, serta mendorong penerapan prinsip transparansi dan akuntabilitas. Dengan pelatihan e-tendering, peserta diharapkan dapat mempercepat proses pengadaan, mengurangi biaya, dan meningkatkan kompetisi antar penyedia barang dan jasa untuk mendapatkan hasil yang optimal. LIST OUTLINE MATERI PELATIHAN E – TENDER Pengenalan E-Tendering Definisi dan konsep dasar e-tendering Pentingnya e-tendering dalam pengadaan barang/jasa Manfaat e-tendering bagi penyedia dan pengguna Peraturan dan Kebijakan Terkait E-Tendering Regulasi dan undang-undang pengadaan elektronik Kebijakan pemerintah terkait e-tendering Etika dan tata cara pengadaan yang baik (Good Procurement Practices) Persiapan Sistem E-Tendering Registrasi pengguna (pemerintah dan penyedia barang/jasa) Pengaturan akun dan peran pengguna dalam sistem e-tender Persyaratan teknis dan infrastruktur pendukung Proses Pelaksanaan E-Tender Prosedur pembuatan dan penerbitan dokumen tender Pengumuman tender secara elektronik Pendaftaran peserta tender Pengajuan dan evaluasi penawaran Pengelolaan Tender Elektronik Pengelolaan dan pemantauan tahapan tender Penanganan perubahan atau klarifikasi tender Pengendalian dokumen tender dalam sistem Evaluasi Penawaran Proses evaluasi penawaran secara elektronik Kriteria dan metode evaluasi dalam e-tendering Prosedur penetapan pemenang tender Keamanan dan Integritas Sistem E-Tendering Keamanan data dan informasi dalam e-tendering Perlindungan hak privasi peserta Sistem audit dan pelaporan untuk memastikan transparansi Studi Kasus dan Simulasi Praktik Praktik langsung penggunaan platform e-tendering Simulasi proses pengajuan tender dan evaluasi penawaran Diskusi studi kasus pengadaan yang menggunakan e-tendering Tanya Jawab dan Diskusi Menjawab pertanyaan peserta mengenai materi pelatihan Diskusi mengenai tantangan dan solusi dalam implementasi e-tendering Penutupan dan Evaluasi Pelatihan Ringkasan materi Penilaian pelatihan dan feedback dari peserta Sertifikat dan tindak lanjut pelatihan PESERTA YANG MEMBUTUHKAN PELATIHAN E – TENDER Penyelenggara Pengadaan (Pemerintah) Pejabat Pengadaan: Mereka yang bertanggung jawab dalam merencanakan, melaksanakan, dan mengawasi proses pengadaan barang/jasa di instansi pemerintah. Panitia Lelang: Anggota tim yang menangani proses tender, termasuk evaluasi penawaran dan pemilihan penyedia barang/jasa. Penyedia Layanan Sistem Pengadaan Elektronik (LPSE): Petugas yang mengelola dan memelihara sistem e-tendering di instansi pemerintah. Penyedia Barang dan Jasa Perusahaan Penyedia Barang/Jasa: Pengusaha atau perusahaan yang ingin mengikuti tender pengadaan untuk menawarkan produk atau layanan mereka. Pelatihan ini membantu mereka dalam memahami cara mendaftar, mengajukan penawaran, serta mengikuti proses evaluasi tender secara elektronik. Manajer Pengadaan: Profesional yang bertanggung jawab dalam mengelola dan memonitor proses tender dari sisi penyedia barang/jasa. Pengawas dan Auditor Auditor Internal dan Eksternal: Mereka yang memeriksa dan memastikan bahwa proses pengadaan berlangsung sesuai dengan prosedur yang benar dan transparan, serta mencegah adanya penyimpangan dalam proses tender. Konsultan dan Penasihat Pengadaan Konsultan Pengadaan: Profesional yang memberikan nasihat kepada instansi pemerintah atau perusahaan dalam merancang, melaksanakan, dan mengelola proses pengadaan barang/jasa, termasuk yang berbasis e-tendering. Pihak yang Terlibat dalam Pengelolaan Anggaran dan Keuangan Manajer Keuangan dan Anggaran: Mereka yang bertugas dalam merencanakan dan mengelola anggaran pengadaan, serta mengawasi penggunaan dana dalam proses tender. Pengguna Sistem E-Tendering Administrator Sistem: Mereka yang bertanggung jawab dalam pengelolaan dan pemeliharaan sistem e-tendering untuk memastikan bahwa platform berjalan lancar dan aman. Pemateri/ Trainer Pelatihan E – Tender Pelatihan ini akan diberikan oleh Trainer dari kalangan Praktisi, Akademisi dan Konsultan berpengalaman di bidangnya masing-masing. Sebelum pelatihan berlangsung Anda juga dapat berkomunikasi dengan tim training kami untuk menentukan outcome/ kompetensi yang ingin Anda capai setelah mengikuti pelatihan ini. Metode Pelatihan Pelaksanaan E-Tender Materi yang akan disampaikan dalam training menggunakan metode yang terdiri dari presentasi 20% , Diskusi 20%, dan Praktek kurang lebih 60 % dari keseluruhan materi pelatihan yang akan disampaikan oleh pemateri kami.  Namun jika dirasa metode ini kurang tepat untuk Tim dan Perusahaan Anda, tidak perlu sungkan untuk mendiskusikan hal ini kepada tim training kami sehingga kompetensi yang diharapkan sesuai dengan kebutuhan Perusahaan tempat Anda bekerja. Lokasi Pelatihan Pengelolaan Tender Elektronik Training ini dilaksanakan di beberapa kota-kota besar di Indonesia seperti Ibukota DKI Jakarta, Bandung, Bali, Yogyakarta, Malang, Surabaya, Lombok dan juga kota Batam. Jika Anda membutuhkan pelatihan di kota lain silahkan menghubungi tim marketing kami. Jadwal Training Terbaru di Tahun 2026 Januari : 16-17 Januari 2026 Februari : 13-14 Februari 2026 Maret : 5-6 Maret 2026 April : 24-25 April 2026 Mei : 21-22 Mei 2026 Juni : 11-12 Juni 2026 Juli : 16-17 Juli 2026 Agustus : 20-21 Agustus 2026 September : 17-18 September 2026 Oktober : 8-9 Oktober 2026 November : 12-13 November 2026 Desember : 17-18 Desember 2026 Selain Jadwal yang sudah kami tentukan tahun ini. Tanggal pelaksanaan pelatihan tersebut juga dapat disesuaikan dengan kebutuhan calon peserta. Sebelum menentukan tanggal pelaksanaan pelatihan sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu kepada tim marketing kami. Investasi Training Pengelolaan Tender Elektronik Offline tahun 2026 ini : Berikut ini adalah biaya investasi pelatihan tahun 2025 : Jakarta : Rp7.500.000,- Bandung : Rp7.500.000,- Jogja : Rp7.000.000,- Surabaya : Rp7.500.000, Bali : Rp8.500.000,- Lombok: Rp9.500.000,- Batam : Rp9.500.000,- Malang : Rp7.500.000,- Biaya investasi dapat berubaha sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan di website ini. Untuk mendapatkan Promo atau Diskon potongan biaya Investasi kami sarankan untuk menghubungi tim marketing pelatihan kami melalui Whatsapp atau email. Apabila perusahaan membutuhkan paket in house training, anggaran investasi pelatihan dapat menyesuaikan dengan anggaran perusahaan. Fasilitas Pelatihan untuk Paket Group (Minimal 2 orang peserta dari perusahaan yang sama): FREE Airport pickup service (Gratis…
Read more


June 4, 2025 0
TRAINING CONSULTANT SERVICE PROCUREMENT

TRAINING CONSULTANT SERVICE PROCUREMENT

  TRAINING CONSULTANT SERVICE PROCUREMENT   DESKRIPSI TRAINING CONSULTANT SERVICE PROCUREMENT Pelatihan Consultant Service Procurement sangat penting bagi perusahaan atau organisasi untuk memastikan proses pengadaan jasa konsultan berjalan efektif dan efisien. Dalam pelatihan ini, peserta akan diajarkan mengenai prosedur pengadaan jasa konsultan yang sesuai dengan regulasi yang berlaku, mulai dari identifikasi kebutuhan hingga evaluasi hasil kerja konsultan. Dengan pemahaman yang baik mengenai proses procurement, perusahaan dapat mengurangi risiko kesalahan, mengoptimalkan anggaran, serta meningkatkan kualitas layanan yang diberikan oleh konsultan. Pelatihan ini juga memberikan pengetahuan tentang cara memilih konsultan yang tepat, merancang kontrak yang jelas, serta melakukan pengawasan dan evaluasi kinerja untuk mencapai hasil yang maksimal. TUJUAN PELATIHAN CONSULTANT SERVICE PROCUREMENT Tujuan dari pelatihan Consultant Service Procurement adalah untuk memberikan pemahaman yang mendalam kepada peserta mengenai proses pengadaan jasa konsultan yang efektif dan sesuai dengan regulasi yang berlaku. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan peserta dalam merencanakan, melaksanakan, dan mengawasi pengadaan jasa konsultan, mulai dari tahap perencanaan hingga evaluasi hasil kerja konsultan. Selain itu, pelatihan ini juga bertujuan untuk mengajarkan cara memilih konsultan yang tepat berdasarkan kebutuhan organisasi, menyusun kontrak yang jelas dan mengikat, serta mengelola anggaran secara efisien untuk memastikan hasil yang optimal dan meminimalkan risiko. Dengan demikian, peserta diharapkan dapat meningkatkan kualitas pengadaan dan pelayanan yang diberikan oleh konsultan, serta memastikan kesuksesan proyek yang dijalankan. LIST OUTLINE MATERI PELATIHAN CONSULTANT SERVICE PROCUREMENT Pengenalan Pengadaan Jasa Konsultan Definisi dan pentingnya consultant service procurement Peran jasa konsultan dalam organisasi Jenis-jenis jasa konsultan yang umum digunakan Regulasi dan Kebijakan Pengadaan Dasar hukum pengadaan jasa konsultan Kebijakan pemerintah terkait pengadaan konsultan Etika dan prinsip dalam pengadaan jasa konsultan Proses Pengadaan Jasa Konsultan Identifikasi kebutuhan pengadaan konsultan Penyusunan TOR (Terms of Reference) yang jelas Pemilihan metode pengadaan (lelang, penunjukan langsung, dll) Proses seleksi dan evaluasi penyedia jasa konsultan Pemilihan Konsultan yang Tepat Kriteria dalam memilih konsultan yang sesuai dengan kebutuhan Proses seleksi: administrasi, teknis, dan harga Evaluasi penawaran dan wawancara Negosiasi dan Penyusunan Kontrak Prinsip dasar dalam negosiasi kontrak Penyusunan kontrak yang jelas dan terperinci Klausul-klausul penting dalam kontrak jasa konsultan Penanganan perubahan dan addendum kontrak Manajemen Kinerja Konsultan Pengawasan dan evaluasi kinerja konsultan Monitoring progres pekerjaan Penilaian hasil kerja dan laporan konsultan Pengelolaan Anggaran dan Risiko Pengelolaan anggaran pengadaan jasa konsultan Identifikasi dan mitigasi risiko dalam pengadaan konsultan Teknik untuk menghindari pemborosan anggaran Studi Kasus dan Praktik Terbaik Analisis studi kasus pengadaan jasa konsultan yang sukses dan gagal Praktik terbaik dalam pengadaan jasa konsultan Diskusi pengalaman dan tantangan dalam pengadaan Penutupan dan Evaluasi Pelatihan Ringkasan materi pelatihan Tanya jawab dan diskusi Evaluasi hasil pelatihan dan umpan balik peserta PESERTA YANG MEMBUTUHKAN PELATIHAN CONSULTANT SERVICE PROCUREMENT Tim Pengadaan dan Procurement Anggota tim pengadaan yang bertanggung jawab untuk proses pengadaan jasa konsultan, mulai dari perencanaan, seleksi, hingga pengelolaan kontrak. Manajer dan Staf Proyek Manajer proyek atau staf yang bekerja dengan konsultan dalam berbagai proyek, yang perlu memahami bagaimana memilih dan mengelola konsultan dengan efektif. Penyedia Jasa Konsultan Konsultan yang ingin memahami aspek pengadaan jasa konsultan dari sisi penyedia, agar mereka dapat lebih mudah mengikuti proses seleksi dan memenuhi kebutuhan klien dengan baik. Tim Legal dan Hukum Pengacara atau staf hukum yang terlibat dalam penyusunan dan evaluasi kontrak jasa konsultan serta mengawasi kepatuhan terhadap peraturan dan kebijakan pengadaan. Manajer Keuangan dan Akuntan Manajer atau staf keuangan yang terlibat dalam pengelolaan anggaran dan evaluasi biaya terkait pengadaan jasa konsultan serta kontrol terhadap risiko finansial yang mungkin terjadi. Pejabat Pengambil Keputusan (Decision Makers) Direktur, kepala divisi, atau pejabat tinggi lainnya yang memimpin proses pengadaan dan perlu memahami prinsip dan langkah-langkah dalam pengadaan jasa konsultan untuk pengambilan keputusan yang lebih baik. Penyelia dan Pengawas Proyek Pengawas proyek yang perlu memahami bagaimana mengawasi kinerja konsultan untuk memastikan proyek berjalan sesuai dengan jadwal dan anggaran yang telah ditetapkan. Staf Administrasi Pengadaan Staf yang bertanggung jawab untuk administrasi proses pengadaan, termasuk dokumen pengadaan, evaluasi tender, dan pengelolaan arsip kontrak. Pemateri/ Trainer Pelatihan Consultant Service Procurement Pelatihan ini akan diberikan oleh Trainer dari kalangan Praktisi, Akademisi dan Konsultan berpengalaman di bidangnya masing-masing. Sebelum pelatihan berlangsung Anda juga dapat berkomunikasi dengan tim training kami untuk menentukan outcome/ kompetensi yang ingin Anda capai setelah mengikuti pelatihan ini. Metode Pelatihan Negosiasi Materi yang akan disampaikan dalam training menggunakan metode yang terdiri dari presentasi 20% , Diskusi 20%, dan Praktek kurang lebih 60 % dari keseluruhan materi pelatihan yang akan disampaikan oleh pemateri kami.  Namun jika dirasa metode ini kurang tepat untuk Tim dan Perusahaan Anda, tidak perlu sungkan untuk mendiskusikan hal ini kepada tim training kami sehingga kompetensi yang diharapkan sesuai dengan kebutuhan Perusahaan tempat Anda bekerja. Lokasi Pelatihan Penyusunan Kontrak Training ini dilaksanakan di beberapa kota-kota besar di Indonesia seperti Ibukota DKI Jakarta, Bandung, Bali, Yogyakarta, Malang, Surabaya, Lombok dan juga kota Batam. Jika Anda membutuhkan pelatihan di kota lain silahkan menghubungi tim marketing kami. Jadwal Training Terbaru di Tahun 2026 Januari : 16-17 Januari 2026 Februari : 13-14 Februari 2026 Maret : 5-6 Maret 2026 April : 24-25 April 2026 Mei : 21-22 Mei 2026 Juni : 11-12 Juni 2026 Juli : 16-17 Juli 2026 Agustus : 20-21 Agustus 2026 September : 17-18 September 2026 Oktober : 8-9 Oktober 2026 November : 12-13 November 2026 Desember : 17-18 Desember 2026 Selain Jadwal yang sudah kami tentukan tahun ini. Tanggal pelaksanaan pelatihan tersebut juga dapat disesuaikan dengan kebutuhan calon peserta. Sebelum menentukan tanggal pelaksanaan pelatihan sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu kepada tim marketing kami. Investasi Training Penyusunan Kontrak Offline tahun 2026 ini : Berikut ini adalah biaya investasi pelatihan tahun 2025 : Jakarta : Rp7.500.000,- Bandung : Rp7.500.000,- Jogja : Rp7.000.000,- Surabaya : Rp7.500.000, Bali : Rp8.500.000,- Lombok: Rp9.500.000,- Batam : Rp9.500.000,- Malang : Rp7.500.000,- Biaya investasi dapat berubaha sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan di website ini. Untuk mendapatkan Promo atau Diskon potongan biaya Investasi kami sarankan untuk menghubungi tim marketing pelatihan kami melalui Whatsapp atau email. Apabila perusahaan membutuhkan paket in house training, anggaran investasi pelatihan dapat menyesuaikan dengan anggaran perusahaan. Fasilitas Pelatihan untuk Paket Group (Minimal 2 orang peserta dari perusahaan yang sama): FREE Airport pickup service (Gratis Antar jemput Hotel/Bandara) FREE Transportasi Peserta ke tempat…
Read more


June 4, 2025 0
TRAINING BEST PRACTICE IN STRATEGY PROCUREMENT

TRAINING BEST PRACTICE IN STRATEGY PROCUREMENT

TRAINING BEST PRACTICE IN STRATEGY PROCUREMENT   DESKRIPSI TRAINING BEST PRACTICE IN STRATEGY PROCUREMENT Pelatihan Best Practice in Strategy Procurement sangat penting bagi perusahaan untuk memastikan proses pengadaan yang efisien dan efektif. Dengan memahami best practice dalam strategi pengadaan, perusahaan dapat mengoptimalkan sumber daya yang ada, mengurangi biaya, serta meningkatkan kualitas produk atau layanan yang diperoleh. Pelatihan ini juga membantu tim pengadaan untuk mengidentifikasi dan memitigasi risiko yang dapat muncul selama proses pengadaan, serta membangun hubungan yang lebih baik dengan pemasok. Selain itu, penerapan strategi pengadaan yang tepat dapat meningkatkan daya saing perusahaan di pasar global, memungkinkan perusahaan untuk beradaptasi dengan perubahan kebutuhan dan dinamika pasar yang cepat. TUJUAN PELATIHAN BEST PRACTICE IN STRATEGY PROCUREMENT Meningkatkan kemampuan pengadaan: Peserta akan memperoleh keterampilan dalam merancang, mengelola, dan melaksanakan strategi pengadaan yang dapat meningkatkan efisiensi dan mengurangi biaya. Mengoptimalkan hubungan dengan pemasok: Peserta akan belajar cara membangun kemitraan yang lebih baik dengan pemasok untuk memastikan kualitas dan kelancaran pasokan. Mengidentifikasi dan mengelola risiko: Pelatihan ini bertujuan untuk membantu peserta mengenali potensi risiko dalam pengadaan dan cara-cara untuk mengelolanya secara proaktif. Menerapkan prinsip keberlanjutan: Memahami pentingnya keberlanjutan dalam strategi pengadaan untuk mendukung tujuan jangka panjang perusahaan dan tanggung jawab sosial. Meningkatkan daya saing: Dengan mengadopsi best practice dalam strategi pengadaan, perusahaan dapat menjadi lebih kompetitif dan adaptif terhadap perubahan pasar dan kebutuhan bisnis yang berkembang. LIST OUTLINE MATERI PELATIHAN BEST PRACTICE IN STRATEGY PROCUREMENT Pendahuluan Definisi dan Pentingnya Strategi Procurement Peran Procurement dalam Kesuksesan Organisasi Tujuan dan Manfaat Pelatihan Dasar-Dasar Strategi Procurement Konsep dan Prinsip Utama dalam Procurement Pengertian dan Jenis-jenis Procurement Strategy Langkah-langkah Kunci dalam Proses Procurement Best Practices dalam Pengadaan Prinsip-prinsip Pengadaan yang Efisien Teknik Negosiasi yang Efektif Pengelolaan Rantai Pasokan (Supply Chain Management) Penerapan Teknologi dalam Procurement Pengadaan Berkelanjutan dan Tanggung Jawab Sosial Membangun dan Mengelola Hubungan dengan Pemasok Strategi Pemilihan dan Evaluasi Pemasok Mengelola Kontrak dan Kinerja Pemasok Pembangunan Kemitraan yang Berkelanjutan Pemecahan Masalah dan Penanganan Konflik dengan Pemasok Manajemen Risiko dalam Procurement Identifikasi dan Penilaian Risiko dalam Pengadaan Strategi Mitigasi Risiko Pengelolaan Ketidakpastian Pasar dan Faktor Eksternal Pengukuran Kinerja Procurement Key Performance Indicators (KPI) dalam Procurement Analisis Pengeluaran dan Penghematan Biaya Evaluasi Proses dan Peningkatan Berkelanjutan Studi Kasus dan Simulasi Analisis Kasus Nyata dalam Strategi Procurement Diskusi Kelompok dan Solusi Masalah Simulasi Proses Pengadaan Menggunakan Best Practice Penerapan Strategi Procurement di Organisasi Menyusun Rencana Aksi untuk Implementasi Integrasi Procurement dengan Strategi Bisnis Perusahaan Tantangan dan Solusi dalam Implementasi Strategi Procurement Kesimpulan dan Penutupan Rangkuman Materi Pelatihan Tindak Lanjut dan Pengembangan Kompetensi Procurement Tanya Jawab dan Diskusi Terbuka PESERTA YANG MEMBUTUHKAN PELATIHAN BEST PRACTICE IN STRATEGY PROCUREMENT Tim Procurement/Pengadaan Staf pengadaan yang terlibat langsung dalam proses pemilihan, negosiasi, dan pengelolaan pemasok, serta implementasi strategi pengadaan. Manajer Procurement Manajer yang bertanggung jawab atas perencanaan dan pelaksanaan strategi pengadaan untuk memastikan efisiensi dan keberlanjutan pengadaan di organisasi. Pimpinan Divisi atau Departemen Pengadaan Mereka yang memiliki tanggung jawab untuk menetapkan arah dan kebijakan pengadaan di level yang lebih tinggi, serta memimpin tim pengadaan. Tim Rantai Pasokan (Supply Chain) Staf yang bekerja dalam perencanaan dan pengelolaan rantai pasokan, di mana pengadaan merupakan bagian penting dalam memastikan kelancaran aliran barang dan jasa. Tim Keuangan Profesional yang terlibat dalam pengelolaan anggaran dan pengeluaran, karena pengadaan yang efisien dapat berdampak pada penghematan biaya dan pengelolaan anggaran yang lebih baik. Tim Legal Staf hukum yang mendukung pembuatan kontrak dan perjanjian dengan pemasok serta memastikan kepatuhan terhadap peraturan dan regulasi yang berlaku dalam proses pengadaan. Pimpinan Eksekutif dan Pengambil Keputusan Direksi atau eksekutif yang terlibat dalam pengambilan keputusan strategis terkait dengan kebijakan pengadaan dan pengelolaan sumber daya organisasi. Pemasok dan Vendor Pihak yang bekerja sama dengan perusahaan dalam menyediakan barang atau jasa, agar mereka dapat memahami lebih baik tentang strategi pengadaan dan prinsip-prinsip efisiensi yang diharapkan. Konsultan Pengadaan Konsultan yang membantu perusahaan dalam merancang dan mengimplementasikan strategi pengadaan yang efektif dan efisien. Pemateri/ Trainer Pelatihan Best Practice In Strategy Procurement Pelatihan ini akan diberikan oleh Trainer dari kalangan Praktisi, Akademisi dan Konsultan berpengalaman di bidangnya masing-masing. Sebelum pelatihan berlangsung Anda juga dapat berkomunikasi dengan tim training kami untuk menentukan outcome/ kompetensi yang ingin Anda capai setelah mengikuti pelatihan ini. Metode Pelatihan Pengadaan Materi yang akan disampaikan dalam training menggunakan metode yang terdiri dari presentasi 20% , Diskusi 20%, dan Praktek kurang lebih 60 % dari keseluruhan materi pelatihan yang akan disampaikan oleh pemateri kami.  Namun jika dirasa metode ini kurang tepat untuk Tim dan Perusahaan Anda, tidak perlu sungkan untuk mendiskusikan hal ini kepada tim training kami sehingga kompetensi yang diharapkan sesuai dengan kebutuhan Perusahaan tempat Anda bekerja. Lokasi Pelatihan Pengukuran Kinerja Procurement Training ini dilaksanakan di beberapa kota-kota besar di Indonesia seperti Ibukota DKI Jakarta, Bandung, Bali, Yogyakarta, Malang, Surabaya, Lombok dan juga kota Batam. Jika Anda membutuhkan pelatihan di kota lain silahkan menghubungi tim marketing kami. Jadwal Training Terbaru di Tahun 2026 Januari : 16-17 Januari 2026 Februari : 13-14 Februari 2026 Maret : 5-6 Maret 2026 April : 24-25 April 2026 Mei : 21-22 Mei 2026 Juni : 11-12 Juni 2026 Juli : 16-17 Juli 2026 Agustus : 20-21 Agustus 2026 September : 17-18 September 2026 Oktober : 8-9 Oktober 2026 November : 12-13 November 2026 Desember : 17-18 Desember 2026 Selain Jadwal yang sudah kami tentukan tahun ini. Tanggal pelaksanaan pelatihan tersebut juga dapat disesuaikan dengan kebutuhan calon peserta. Sebelum menentukan tanggal pelaksanaan pelatihan sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu kepada tim marketing kami. Investasi Training Pengukuran Kinerja Procurement Offline tahun 2026 ini : Berikut ini adalah biaya investasi pelatihan tahun 2025 : Jakarta : Rp7.500.000,- Bandung : Rp7.500.000,- Jogja : Rp7.000.000,- Surabaya : Rp7.500.000, Bali : Rp8.500.000,- Lombok: Rp9.500.000,- Batam : Rp9.500.000,- Malang : Rp7.500.000,- Biaya investasi dapat berubaha sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan di website ini. Untuk mendapatkan Promo atau Diskon potongan biaya Investasi kami sarankan untuk menghubungi tim marketing pelatihan kami melalui Whatsapp atau email. Apabila perusahaan membutuhkan paket in house training, anggaran investasi pelatihan dapat menyesuaikan dengan anggaran perusahaan. Fasilitas Pelatihan untuk Paket Group (Minimal 2 orang peserta dari perusahaan yang sama): FREE Airport pickup service (Gratis Antar jemput Hotel/Bandara) FREE Transportasi Peserta ke…
Read more


June 3, 2025 0
TRAINING ASPEK PERPAJAKAN PENGADAAN BARANG DAN JASA

TRAINING ASPEK PERPAJAKAN PENGADAAN BARANG DAN JASA

  TRAINING ASPEK PERPAJAKAN PENGADAAN BARANG DAN JASA   DESKRIPSI TRAINING ASPEK PERPAJAKAN DALAM PENGADAAN BARANG DAN JASA Pelatihan aspek perpajakan dalam pengadaan barang dan jasa sangat penting untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan para pelaku pengadaan dalam mematuhi peraturan pajak yang berlaku. Pengadaan barang dan jasa merupakan salah satu sektor yang rentan terhadap permasalahan perpajakan, seperti pemotongan dan pelaporan pajak yang tidak sesuai dengan ketentuan. Dengan pelatihan ini, peserta dapat memahami kewajiban perpajakan yang timbul dalam setiap tahapan pengadaan, mulai dari perencanaan hingga pelaksanaan. Selain itu, pelatihan ini juga membantu mencegah terjadinya kesalahan yang dapat berujung pada sanksi administratif atau hukum, serta memastikan proses pengadaan berjalan sesuai dengan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan efisiensi. Pemahaman yang baik terhadap perpajakan dalam pengadaan akan meningkatkan kepatuhan terhadap regulasi yang ada, mengurangi risiko hukum, dan mendukung tercapainya pengelolaan keuangan negara yang lebih baik. TUJUAN PELATIHAN ASPEK PERPAJAKAN PENGADAAN BARANG DAN JASA Meningkatkan Pemahaman: Memberikan pengetahuan tentang peraturan perpajakan yang berlaku dalam pengadaan barang dan jasa, termasuk kewajiban perpajakan yang harus dipenuhi oleh penyedia barang/jasa dan pengguna anggaran. Mengurangi Risiko Kesalahan Perpajakan: Membantu peserta menghindari kesalahan dalam pemotongan, penyetoran, dan pelaporan pajak yang dapat menimbulkan sanksi atau denda. Meningkatkan Kepatuhan Pajak: Mendorong para pihak yang terlibat dalam pengadaan untuk mematuhi peraturan perpajakan yang ada, sehingga tercipta tata kelola yang baik dan transparan. Meningkatkan Efisiensi Pengelolaan Anggaran: Mengoptimalkan penggunaan anggaran dengan menghindari pemborosan akibat kesalahan perpajakan, serta mendukung efisiensi dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan negara. Mencegah Potensi Penyalahgunaan: Mengedukasi peserta untuk mengenali potensi penyalahgunaan dalam praktik perpajakan di bidang pengadaan barang dan jasa, sehingga dapat dihindari. LIST OUTLINE MATERI PELATIHAN ASPEK PERPAJAKAN PENGADAAN BARANG DAN JASA Pengenalan Umum tentang Perpajakan dalam Pengadaan Barang dan Jasa Definisi dan ruang lingkup pengadaan barang dan jasa Peran perpajakan dalam pengadaan barang dan jasa Tujuan dan pentingnya kepatuhan perpajakan dalam pengadaan Peraturan Perpajakan yang Relevan dalam Pengadaan Barang dan Jasa Undang-Undang Pajak Penghasilan (PPh) dan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) Peraturan Menteri Keuangan (PMK) terkait pengadaan barang dan jasa Ketentuan perpajakan terkait kontrak pengadaan Pajak yang Timbul dalam Pengadaan Barang dan Jasa Pajak Penghasilan (PPh) atas pengadaan barang dan jasa PPh Pasal 21, 22, dan 23 Pajak Pertambahan Nilai (PPN) Pajak Daerah yang relevan dalam pengadaan Prosedur Pemotongan, Penyetoran, dan Pelaporan Pajak Pemotongan dan penyetoran PPh oleh pihak yang berwenang Tata cara pelaporan PPN dalam transaksi pengadaan Dokumen yang diperlukan untuk pemotongan dan pelaporan pajak Peran dan Kewajiban Penyedia Barang/Jasa dalam Pajak Kewajiban penyedia barang/jasa terkait PPN dan PPh Hak dan kewajiban penyedia dalam hal faktur pajak dan bukti potong Kewajiban Pengguna Anggaran dalam Kepatuhan Perpajakan Peran pengguna anggaran dalam mematuhi peraturan perpajakan Pengawasan terhadap kewajiban perpajakan dalam kontrak pengadaan Tanggung jawab dalam penyetoran dan pelaporan pajak Penyelesaian Masalah Perpajakan dalam Pengadaan Penyelesaian sengketa perpajakan dalam pengadaan Sanksi administratif dan hukum dalam pelanggaran perpajakan Strategi mitigasi risiko perpajakan Studi Kasus dan Simulasi Praktis Simulasi pemotongan dan penyetoran pajak dalam pengadaan Pembahasan studi kasus terkait permasalahan perpajakan dalam pengadaan barang dan jasa Best Practices dalam Pengelolaan Pajak di Pengadaan Barang dan Jasa Tips untuk memastikan kepatuhan pajak dalam pengadaan Praktik terbaik dalam pengelolaan pajak di sektor pengadaan Tanya Jawab dan Diskusi Sesi tanya jawab untuk mengatasi kebingungan atau pertanyaan spesifik peserta Diskusi mengenai isu perpajakan terkini dalam pengadaan PESERTA YANG MEMBUTUHKAN PELATIHAN ASPEK PERPAJAKAN PENGADAAN BARANG DAN JASA Pejabat Pengadaan Pejabat yang bertanggung jawab dalam perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan pengadaan barang dan jasa, seperti pejabat pengadaan, pokja pengadaan, dan unit layanan pengadaan (ULP). Penyedia Barang/Jasa Perusahaan atau individu yang menyediakan barang/jasa, baik itu penyedia yang sudah berpengalaman maupun yang baru dalam bidang pengadaan. Mereka perlu memahami kewajiban perpajakan yang timbul dalam setiap transaksi pengadaan. Staf Keuangan dan Akuntansi Tim keuangan dan akuntansi yang bertanggung jawab atas pengelolaan anggaran dan laporan keuangan terkait pengadaan barang dan jasa, agar mereka dapat memastikan kepatuhan perpajakan dalam setiap transaksi. Pengguna Anggaran (PA) dan Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) Pengguna anggaran yang memiliki tanggung jawab dalam merencanakan dan melaksanakan anggaran, serta memastikan bahwa setiap transaksi pengadaan barang dan jasa sesuai dengan ketentuan perpajakan yang berlaku. Konsultan Pajak Konsultan pajak yang memberikan nasihat dan layanan terkait kewajiban perpajakan dalam pengadaan barang dan jasa, serta membantu memastikan kepatuhan perpajakan di setiap tahap pengadaan. Auditor Internal dan Eksternal Auditor yang bertugas mengawasi dan memeriksa kepatuhan terhadap aturan perpajakan dalam proses pengadaan barang dan jasa untuk memastikan tidak ada penyimpangan. Pemeriksa dan Pengawas Pengadaan Pejabat pengawas yang bertanggung jawab untuk melakukan pemeriksaan terhadap kelengkapan dan kepatuhan dokumen pengadaan, termasuk kewajiban perpajakan yang timbul selama proses pengadaan. Pihak yang Terlibat dalam Proses Penyusunan Anggaran Pihak yang berperan dalam perencanaan anggaran, agar mereka memahami dampak perpajakan terhadap anggaran yang disusun dalam pengadaan barang dan jasa. Penyedia Layanan Pendidikan dan Pelatihan Pihak yang menyelenggarakan pelatihan terkait pengadaan dan perpajakan, agar dapat menyampaikan materi yang tepat dan relevan kepada peserta pelatihan. Pemateri/ Trainer Pelatihan Aspek Perpajakan Pengadaan Barang Dan Jasa Pelatihan ini akan diberikan oleh Trainer dari kalangan Praktisi, Akademisi dan Konsultan berpengalaman di bidangnya masing-masing. Sebelum pelatihan berlangsung Anda juga dapat berkomunikasi dengan tim training kami untuk menentukan outcome/ kompetensi yang ingin Anda capai setelah mengikuti pelatihan ini. Metode Pelatihan Pengadaan Materi yang akan disampaikan dalam training menggunakan metode yang terdiri dari presentasi 20% , Diskusi 20%, dan Praktek kurang lebih 60 % dari keseluruhan materi pelatihan yang akan disampaikan oleh pemateri kami.  Namun jika dirasa metode ini kurang tepat untuk Tim dan Perusahaan Anda, tidak perlu sungkan untuk mendiskusikan hal ini kepada tim training kami sehingga kompetensi yang diharapkan sesuai dengan kebutuhan Perusahaan tempat Anda bekerja. Lokasi Pelatihan Pelaporan Pajak Training ini dilaksanakan di beberapa kota-kota besar di Indonesia seperti Ibukota DKI Jakarta, Bandung, Bali, Yogyakarta, Malang, Surabaya, Lombok dan juga kota Batam. Jika Anda membutuhkan pelatihan di kota lain silahkan menghubungi tim marketing kami. Jadwal Training Terbaru di Tahun 2026 Januari : 16-17 Januari 2026 Februari : 13-14 Februari 2026 Maret : 5-6 Maret 2026 April : 24-25 April 2026 Mei : 21-22 Mei 2026 Juni : 11-12 Juni 2026 Juli : 16-17 Juli 2026 Agustus : 20-21 Agustus 2026 September :…
Read more


June 3, 2025 0
TRAINING TEKNIK KOMUNIKASI SAFETY YANG PRIMA BERBASIS NLP

TRAINING TEKNIK KOMUNIKASI SAFETY YANG PRIMA BERBASIS NLP

  TRAINING TEKNIK KOMUNIKASI SAFETY YANG PRIMA BERBASIS NLP   DESKRIPSI TRAINING TEKNIK KOMUNIKASI SAFETY YANG PRIMA BERBASIS NLP Pelatihan teknik komunikasi safety yang prima berbasis NLP (Neuro-Linguistic Programming) sangat penting untuk meningkatkan keselamatan kerja di lingkungan industri. Dengan menggunakan pendekatan NLP, pelatihan ini membantu para pekerja untuk memahami dan mengelola cara berkomunikasi secara lebih efektif, terutama dalam situasi kritis yang memerlukan perhatian penuh terhadap detail dan risiko. Teknik komunikasi yang jelas, lugas, dan penuh empati akan mencegah terjadinya miskomunikasi yang berpotensi membahayakan. Selain itu, NLP juga memungkinkan pengembangan pola pikir positif dan respons yang cepat, sehingga pekerja dapat lebih sigap dalam menghadapi potensi bahaya. Dengan demikian, pelatihan ini tidak hanya meningkatkan keselamatan fisik, tetapi juga membangun budaya keselamatan yang kuat dalam organisasi. TUJUAN PELATIHAN TEKNIK KOMUNIKASI SAFETY YANG PRIMA BERBASIS NLP Meningkatkan Kesadaran Keselamatan: Membantu pekerja menyadari pentingnya komunikasi yang jelas dan tepat dalam menjaga keselamatan diri dan rekan kerja. Mengurangi Miskomunikasi: Mengajarkan cara berkomunikasi yang mengurangi kemungkinan terjadinya kesalahan atau kesalahpahaman yang dapat berisiko membahayakan keselamatan. Mengembangkan Pola Pikir Positif: Membentuk pola pikir yang fokus pada solusi dan kesigapan dalam menghadapi situasi berisiko. Meningkatkan Kemampuan Pengambilan Keputusan Cepat: Melalui teknik NLP, peserta pelatihan diharapkan mampu membuat keputusan dengan cepat dan tepat di bawah tekanan. Menciptakan Budaya Safety yang Kuat: Dengan komunikasi yang lebih baik, pelatihan ini bertujuan untuk menumbuhkan budaya keselamatan yang lebih solid dan saling mendukung di antara seluruh anggota tim. LIST OUTLINE MATERI PELATIHAN TEKNIK KOMUNIKASI SAFETY YANG PRIMA BERBASIS NLP 1. Pengenalan Tentang Komunikasi dan Safety Definisi komunikasi dalam konteks keselamatan Pentingnya komunikasi dalam menjaga keselamatan di tempat kerja Dampak miskomunikasi terhadap keselamatan kerja 2. Dasar-Dasar Neuro-Linguistic Programming (NLP) Pengertian dan prinsip dasar NLP Hubungan antara pikiran, bahasa, dan perilaku Teknik-teknik dasar NLP yang relevan dengan komunikasi safety 3. Pentingnya Bahasa yang Jelas dan Tepat dalam Komunikasi Safety Penggunaan bahasa yang tidak ambigu Teknik framing dalam komunikasi keselamatan Menghindari penggunaan bahasa yang dapat memicu kebingungan atau ketakutan 4. Mengelola Emosi dan Stres dalam Situasi Kritis Teknik NLP untuk mengelola stres dan emosi negatif Mengembangkan pola pikir yang tenang dan rasional Menanggapi situasi bahaya dengan kepala dingin 5. Teknik Komunikasi Empatik dan Aktif Pentingnya mendengarkan dengan empati Teknik komunikasi aktif untuk memastikan pesan dipahami dengan jelas Membina hubungan yang saling percaya dalam tim untuk keselamatan 6. Menggunakan Reframing untuk Meningkatkan Pemahaman Teknik reframing dalam komunikasi untuk mengubah persepsi Menerjemahkan instruksi atau informasi safety menjadi lebih mudah dimengerti Mengubah perspektif untuk mencegah kecelakaan atau kesalahan 7. Penguatan Positif dalam Komunikasi Safety Teknik NLP untuk memberikan umpan balik positif dan konstruktif Menggunakan afirmasi untuk memotivasi tindakan safety yang baik Membangun budaya safety yang mendukung melalui komunikasi positif 8. Simulasi dan Praktik Teknik Komunikasi Safety Berbasis NLP Sesi role play untuk mengimplementasikan teknik komunikasi safety Simulasi situasi darurat untuk melatih reaksi dan komunikasi efektif Umpan balik langsung untuk peningkatan kemampuan komunikasi 9. Evaluasi dan Penilaian Pemahaman Peserta Diskusi kelompok untuk menganalisis kasus-kasus komunikasi dalam keselamatan Kuis atau tes untuk mengukur pemahaman teknik komunikasi safety berbasis NLP Penilaian individu untuk melihat kemampuan aplikasi teknik komunikasi safety 10. Penutupan dan Rencana Tindak Lanjut Merangkum poin-poin penting dari pelatihan Menyusun rencana tindak lanjut untuk penerapan teknik komunikasi safety berbasis NLP di tempat kerja Tanya jawab dan umpan balik dari peserta untuk perbaikan pelatihan PESERTA YANG MEMBUTUHKAN PELATIHAN TEKNIK KOMUNIKASI SAFETY YANG PRIMA BERBASIS NLP Manajer dan Supervisor Sebagai pemimpin yang bertanggung jawab untuk mengarahkan dan memastikan keselamatan tim, mereka membutuhkan keterampilan komunikasi yang jelas dan efektif untuk menghindari kesalahan atau kecelakaan di tempat kerja. Tim Keselamatan (Safety Officers) Mereka yang langsung menangani masalah keselamatan di lapangan perlu keterampilan komunikasi untuk memberikan instruksi yang tepat dan memotivasi pekerja dalam menjaga keselamatan kerja. Pekerja Lapangan (Operator, Teknisi, Pekerja Produksi) Pekerja yang berada di area berisiko tinggi membutuhkan pemahaman yang jelas tentang prosedur keselamatan serta cara berkomunikasi yang efektif, terutama dalam situasi darurat atau risiko tinggi. Tim Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) Anggota tim K3 perlu berkomunikasi dengan baik untuk menyampaikan informasi tentang prosedur keselamatan, serta untuk merespon insiden atau situasi berbahaya secara cepat dan efisien. Pekerja yang Baru Bergabung (New Hires) Pekerja baru perlu memahami budaya keselamatan dan belajar cara berkomunikasi dengan baik mengenai prosedur dan risiko yang ada di tempat kerja, serta menghindari potensi bahaya. Tim Manajemen dan HRD Pihak manajemen dan HRD membutuhkan pelatihan ini untuk memastikan bahwa keselamatan menjadi prioritas utama dalam budaya perusahaan dan bahwa komunikasi yang baik dapat diterapkan dalam seluruh organisasi. Tim Respons Darurat (Emergency Response Team) Anggota tim ini perlu keterampilan komunikasi yang cepat, jelas, dan efektif untuk menghindari kebingungan dan memastikan tindakan yang tepat di lapangan saat terjadi insiden. Pegawai yang Terlibat dalam Proses Pelatihan dan Sosialisasi Mereka yang terlibat dalam pelatihan atau penyuluhan tentang keselamatan kerja, baik sebagai fasilitator atau instruktur, juga perlu kemampuan komunikasi yang efektif untuk menyampaikan informasi secara jelas dan persuasif. Pemateri/ Trainer Pelatihan Teknik Komunikasi Safety Yang Prima Berbasis Nlp Pelatihan ini akan diberikan oleh Trainer dari kalangan Praktisi, Akademisi dan Konsultan berpengalaman di bidangnya masing-masing. Sebelum pelatihan berlangsung Anda juga dapat berkomunikasi dengan tim training kami untuk menentukan outcome/ kompetensi yang ingin Anda capai setelah mengikuti pelatihan ini. Metode Pelatihan Nlp Materi yang akan disampaikan dalam training menggunakan metode yang terdiri dari presentasi 20% , Diskusi 20%, dan Praktek kurang lebih 60 % dari keseluruhan materi pelatihan yang akan disampaikan oleh pemateri kami.  Namun jika dirasa metode ini kurang tepat untuk Tim dan Perusahaan Anda, tidak perlu sungkan untuk mendiskusikan hal ini kepada tim training kami sehingga kompetensi yang diharapkan sesuai dengan kebutuhan Perusahaan tempat Anda bekerja. Lokasi Pelatihan Teknik Komunikasi Training ini dilaksanakan di beberapa kota-kota besar di Indonesia seperti Ibukota DKI Jakarta, Bandung, Bali, Yogyakarta, Malang, Surabaya, Lombok dan juga kota Batam. Jika Anda membutuhkan pelatihan di kota lain silahkan menghubungi tim marketing kami. Jadwal Training Terbaru di Tahun 2026 Januari : 16-17 Januari 2026 Februari : 13-14 Februari 2026 Maret : 5-6 Maret 2026 April : 24-25 April 2026 Mei : 21-22 Mei 2026 Juni : 11-12 Juni 2026 Juli : 16-17 Juli 2026 Agustus :…
Read more


June 2, 2025 0
TRAINING TEKNIK DAN SKILL PUBLIKASI COMPANY PROFILE BERBASIS DIGITAL

TRAINING TEKNIK DAN SKILL PUBLIKASI COMPANY PROFILE BERBASIS DIGITAL

TRAINING TEKNIK DAN SKILL PUBLIKASI COMPANY PROFILE BERBASIS DIGITAL   DESKRIPSI TRAINING TEKNIK DAN SKILL PUBLIKASI COMPANY PROFILE BERBASIS DIGITAL Pelatihan teknik dan skill publikasi company profile berbasis digital sangat penting untuk membantu perusahaan dalam memperkenalkan diri secara efektif di era digital saat ini. Dengan perkembangan teknologi informasi yang pesat, perusahaan perlu memanfaatkan platform digital untuk menjangkau audiens yang lebih luas dan membangun citra positif. Pelatihan ini mengajarkan keterampilan dalam membuat dan menyebarkan company profile yang menarik, menggunakan media digital seperti website, sosial media, dan platform lainnya. Selain itu, kemampuan untuk memahami SEO (Search Engine Optimization), desain grafis, dan teknik penulisan yang menarik menjadi kunci agar company profile dapat menjangkau pasar yang tepat dan memperkuat posisi kompetitif perusahaan di dunia digital. TUJUAN PELATIHAN TEKNIK DAN SKILL PUBLIKASI COMPANY PROFILE BERBASIS DIGITAL Tujuan pelatihan teknik dan skill publikasi company profile berbasis digital adalah untuk membekali peserta dengan pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan dalam membuat dan mempublikasikan company profile secara efektif di dunia digital. Pelatihan ini bertujuan agar peserta mampu mengoptimalkan penggunaan berbagai platform digital, seperti website, media sosial, dan aplikasi lainnya, untuk memperkenalkan perusahaan kepada audiens yang lebih luas. Selain itu, tujuan lainnya adalah agar peserta dapat menguasai teknik-teknik desain grafis, penulisan konten yang menarik, serta memahami SEO (Search Engine Optimization) untuk meningkatkan visibilitas online perusahaan. Dengan demikian, perusahaan dapat membangun citra positif, memperluas jangkauan pasar, dan memperkuat daya saing di pasar digital. LIST OUTLINE MATERI PELATIHAN TEKNIK DAN SKILL PUBLIKASI COMPANY PROFILE BERBASIS DIGITAL Pengenalan Company Profile Digital Pengertian dan pentingnya company profile Perbedaan company profile tradisional dan digital Manfaat company profile digital untuk perusahaan Strategi Penyusunan Company Profile Digital Menentukan tujuan publikasi company profile Identifikasi audiens target dan cara menyasar mereka Menentukan pesan utama yang ingin disampaikan Struktur dan komponen utama dalam company profile digital Desain dan Visualisasi Company Profile Prinsip dasar desain grafis untuk company profile Pemilihan warna, font, dan elemen visual yang mendukung brand Penggunaan gambar dan video untuk memperkaya konten Tools desain yang dapat digunakan untuk membuat company profile digital (misalnya Canva, Adobe Spark) Penulisan Konten Company Profile yang Menarik Teknik penulisan konten yang persuasif dan informatif Pembuatan narasi yang menggambarkan nilai perusahaan Menulis deskripsi produk/layanan secara efektif Penyusunan bagian tim dan visi-misi perusahaan Optimasi SEO untuk Company Profile Digital Dasar-dasar SEO (Search Engine Optimization) Penggunaan kata kunci (keywords) yang relevan Teknik meningkatkan visibilitas di mesin pencari (Google) Optimasi gambar dan metadata untuk SEO Pemilihan dan Pengelolaan Platform Digital untuk Publikasi Pemilihan platform digital yang tepat (website, media sosial, aplikasi) Pengelolaan akun media sosial dan website perusahaan Teknik publikasi dan distribusi konten di berbagai platform digital Analisis dan pengukuran efektivitas publikasi menggunakan alat analitik Interaktivitas dan Pengembangan Lebih Lanjut Meningkatkan interaktivitas melalui fitur digital (formulir kontak, chatbot, link ke produk) Penggunaan testimonial dan ulasan pelanggan Pengembangan company profile berbasis digital ke dalam video, infografis, dan presentasi interaktif Evaluasi dan Monitoring Performa Company Profile Digital Metrik yang digunakan untuk mengukur efektivitas publikasi Feedback pengguna dan respons audiens Perbaikan berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas company profile digital Studi Kasus dan Diskusi Pembahasan studi kasus perusahaan yang sukses menggunakan company profile digital Diskusi dan praktik langsung membuat company profile digital Penutupan dan Tindak Lanjut Kesimpulan pelatihan Rencana tindak lanjut dan implementasi dalam perusahaan peserta Sesi tanya jawab dan feedback PESERTA YANG MEMBUTUHKAN PELATIHAN TEKNIK DAN SKILL PUBLIKASI COMPANY PROFILE BERBASIS DIGITAL Pemilik dan Manajer Perusahaan Kecil dan Menengah (UKM) Pemilik atau manajer bisnis UKM yang ingin memperkenalkan dan mempromosikan perusahaan mereka secara lebih efektif di dunia digital. Tim Pemasaran dan Komunikasi Anggota tim pemasaran yang bertanggung jawab untuk mengelola citra dan komunikasi perusahaan melalui berbagai platform digital. Tim komunikasi yang ingin meningkatkan kualitas dan visibilitas company profile perusahaan di dunia maya. Tim Pengelola Media Sosial Profesional yang mengelola akun media sosial perusahaan dan membutuhkan keterampilan untuk menyajikan informasi yang tepat dan menarik melalui platform sosial media. Desainer Grafis dan Kreatif Desainer yang bertugas membuat materi visual, seperti company profile berbasis digital yang menarik, dan ingin mengembangkan keterampilan desain untuk platform digital. Pengelola Website dan Pengembang Digital Pengelola website atau developer yang terlibat dalam pembaruan dan pemeliharaan website perusahaan serta publikasi company profile secara digital. Tim Sales dan Business Development Profesional penjualan dan pengembangan bisnis yang memerlukan company profile digital sebagai alat untuk menarik klien dan mitra bisnis potensial. Public Relations (PR) dan Media Relations Profesional PR yang ingin memperkenalkan perusahaan dengan cara yang lebih inovatif dan efisien melalui platform digital, serta membangun hubungan dengan audiens. Startup dan Perusahaan yang Baru Berdiri Tim di perusahaan baru yang memerlukan keterampilan untuk membangun dan mendistribusikan company profile mereka secara digital, sehingga bisa menarik perhatian investor, mitra, atau pelanggan. Freelancer atau Konsultan Digital Konsultan atau freelancer yang bekerja dengan berbagai klien dan ingin memperluas pengetahuan tentang pembuatan dan publikasi company profile berbasis digital. Tim HR dan Rekrutmen Tim HR yang menggunakan company profile untuk memperkenalkan perusahaan kepada calon karyawan dan membangun employer branding melalui platform digital. Pemateri/ Trainer Pelatihan Teknik Dan Skill Publikasi Company Profile Berbasis Digital Pelatihan ini akan diberikan oleh Trainer dari kalangan Praktisi, Akademisi dan Konsultan berpengalaman di bidangnya masing-masing. Sebelum pelatihan berlangsung Anda juga dapat berkomunikasi dengan tim training kami untuk menentukan outcome/ kompetensi yang ingin Anda capai setelah mengikuti pelatihan ini. Metode Pelatihan Strategi Materi yang akan disampaikan dalam training menggunakan metode yang terdiri dari presentasi 20% , Diskusi 20%, dan Praktek kurang lebih 60 % dari keseluruhan materi pelatihan yang akan disampaikan oleh pemateri kami.  Namun jika dirasa metode ini kurang tepat untuk Tim dan Perusahaan Anda, tidak perlu sungkan untuk mendiskusikan hal ini kepada tim training kami sehingga kompetensi yang diharapkan sesuai dengan kebutuhan Perusahaan tempat Anda bekerja. Lokasi Pelatihan Platform Digital Training ini dilaksanakan di beberapa kota-kota besar di Indonesia seperti Ibukota DKI Jakarta, Bandung, Bali, Yogyakarta, Malang, Surabaya, Lombok dan juga kota Batam. Jika Anda membutuhkan pelatihan di kota lain silahkan menghubungi tim marketing kami. Jadwal Training Terbaru di Tahun 2026 Januari : 16-17 Januari 2026 Februari : 13-14 Februari 2026 Maret : 5-6 Maret 2026 April : 24-25 April 2026 Mei : 21-22…
Read more


June 2, 2025 0
TRAINING TEKNIK DAN SKILL PERIKLANAN KORPORAT MELALUI AUDIO VISUAL

TRAINING TEKNIK DAN SKILL PERIKLANAN KORPORAT MELALUI AUDIO VISUAL

TRAINING TEKNIK DAN SKILL PERIKLANAN KORPORAT MELALUI AUDIO VISUAL   DESKRIPSI TRAINING TEKNIK DAN SKILL PERIKLANAN KORPORAT MELALUI AUDIO VISUAL Pelatihan teknik dan skill periklanan korporat melalui audio visual sangat penting dalam era digital saat ini. Media audio visual mampu menyampaikan pesan secara lebih efektif dan menarik karena menggabungkan elemen visual dan suara, yang mempermudah audiens untuk memahami pesan yang disampaikan. Dalam periklanan korporat, penggunaan audio visual memungkinkan perusahaan untuk menciptakan iklan yang lebih inovatif dan memikat, sehingga dapat meningkatkan daya tarik dan engagement dengan konsumen. Pelatihan ini membantu tim pemasaran untuk menguasai teknik pembuatan iklan yang sesuai dengan target audiens, meningkatkan kualitas konten, serta memaksimalkan penggunaan platform digital untuk memperluas jangkauan dan dampak iklan. TUJUAN PELATIHAN TEKNIK DAN SKILL PERIKLANAN KORPORAT MELALUI AUDIO VISUAL Tujuan pelatihan teknik dan skill periklanan korporat melalui audio visual adalah untuk meningkatkan kemampuan peserta dalam merancang, memproduksi, dan mengelola iklan korporat yang efektif dengan menggunakan media audio visual. Pelatihan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mendalam mengenai strategi komunikasi visual dan audio yang tepat, serta teknik penyampaian pesan yang dapat mempengaruhi audiens secara emosional dan rasional. Selain itu, pelatihan ini juga bertujuan untuk mengasah keterampilan peserta dalam memanfaatkan berbagai platform digital dan teknologi terbaru dalam menyebarkan iklan korporat, sehingga perusahaan dapat lebih efektif dalam membangun citra merek, meningkatkan penjualan, dan mencapai target pasar yang lebih luas. LIST OUTLINE MATERI PELATIHAN TEKNIK DAN SKILL PERIKLANAN KORPORAT MELALUI AUDIO VISUAL Pengenalan Periklanan Korporat Definisi dan tujuan periklanan korporat Peran iklan dalam membangun citra perusahaan Tren periklanan korporat terkini Dasar-Dasar Teknik Audio Visual dalam Periklanan Pengertian dan elemen-elemen dasar audio visual Prinsip dasar komunikasi visual dan audio Jenis-jenis media audio visual dalam periklanan Strategi Penyampaian Pesan dalam Iklan Menentukan tujuan iklan Memahami audiens dan segmen pasar Menyusun pesan yang efektif dan menarik Penggunaan Storytelling dalam Iklan Korporat Pentingnya storytelling dalam periklanan Teknik-teknik pembuatan cerita yang memikat Menyusun narasi yang sesuai dengan nilai perusahaan Pengembangan Kreativitas dalam Pembuatan Iklan Brainstorming dan konsep kreatif Pemilihan elemen visual dan audio yang tepat Membuat storyboard dan skenario iklan Teknik Produksi Audio Visual Pengenalan perangkat lunak dan alat produksi (editing, kamera, pencahayaan) Teknik pengambilan gambar dan pencahayaan untuk iklan Pengeditan audio dan visual dalam pembuatan iklan Pemasaran Digital dan Platform untuk Iklan Korporat Pemilihan platform yang tepat (TV, media sosial, YouTube, dsb.) Teknik optimasi iklan untuk platform digital Analisis dan pemantauan performa iklan digital Mengukur Efektivitas Iklan Audio Visual Teknik evaluasi hasil iklan Menggunakan data dan feedback untuk meningkatkan kualitas iklan Studi kasus periklanan korporat yang sukses Etika dan Kepatuhan dalam Periklanan Korporat Etika periklanan dan regulasi terkait Menjaga integritas merek dan tanggung jawab sosial perusahaan Workshop dan Praktik Lapangan Pembuatan iklan korporat secara praktis Diskusi dan umpan balik mengenai hasil kerja peserta Simulasi pembuatan iklan dengan berbagai platform dan alat PESERTA YANG MEMBUTUHKAN PELATIHAN TEKNIK DAN SKILL PERIKLANAN KORPORAT MELALUI AUDIO VISUAL Tim Pemasaran dan Periklanan Perusahaan Mereka yang bertanggung jawab untuk merancang, mengelola, dan mengeksekusi kampanye iklan korporat, baik melalui media tradisional maupun digital. Pelatihan ini akan memperdalam pemahaman mereka tentang teknik audio visual dalam menciptakan iklan yang efektif dan menarik. Creative Director dan Tim Kreatif Tim yang berperan dalam pembuatan konsep iklan, termasuk visualisasi dan storytelling, akan mendapatkan manfaat dari pelatihan ini untuk mengembangkan ide-ide kreatif yang dapat diaplikasikan dalam produksi iklan audio visual yang profesional. Videographer dan Editor Video Mereka yang terlibat dalam proses produksi dan pengeditan video iklan. Pelatihan ini membantu meningkatkan keterampilan teknis mereka dalam penggunaan alat dan perangkat lunak produksi video serta teknik pengambilan gambar dan editing untuk iklan korporat. Social Media Manager dan Digital Marketing Specialist Para profesional yang bertanggung jawab dalam mengelola platform media sosial dan pemasaran digital. Mereka akan mendapatkan pemahaman lebih tentang bagaimana membuat dan mengoptimalkan iklan berbasis audio visual untuk berbagai platform digital, termasuk YouTube, Instagram, dan lainnya. Brand Manager Mereka yang berperan dalam pengelolaan dan pengembangan citra merek perusahaan. Pelatihan ini akan membantu mereka dalam menciptakan iklan yang selaras dengan nilai dan tujuan perusahaan serta menghubungkannya dengan audiens yang lebih luas. Public Relations (PR) Specialist Para profesional PR yang bertanggung jawab untuk membangun hubungan baik dengan publik dan media. Pelatihan ini memberi mereka keterampilan untuk menggunakan media audio visual dalam kampanye komunikasi dan hubungan masyarakat. Pemilik dan Manajer Bisnis Kecil dan Menengah (UKM) Pemilik atau manajer perusahaan kecil dan menengah yang ingin memanfaatkan iklan audio visual untuk meningkatkan brand awareness dan pemasaran produk atau layanan mereka dengan biaya yang efisien. Freelancer dan Konsultan Periklanan Para profesional lepas yang bekerja di bidang periklanan dan pemasaran, yang ingin memperluas keterampilan mereka dalam pembuatan iklan korporat menggunakan media audio visual untuk klien mereka. Pemateri/ Trainer Pelatihan Teknik Dan Skill Periklanan Korporat Melalui Audio Visual Pelatihan ini akan diberikan oleh Trainer dari kalangan Praktisi, Akademisi dan Konsultan berpengalaman di bidangnya masing-masing. Sebelum pelatihan berlangsung Anda juga dapat berkomunikasi dengan tim training kami untuk menentukan outcome/ kompetensi yang ingin Anda capai setelah mengikuti pelatihan ini. Metode Pelatihan Teknik Audio Visual Materi yang akan disampaikan dalam training menggunakan metode yang terdiri dari presentasi 20% , Diskusi 20%, dan Praktek kurang lebih 60 % dari keseluruhan materi pelatihan yang akan disampaikan oleh pemateri kami.  Namun jika dirasa metode ini kurang tepat untuk Tim dan Perusahaan Anda, tidak perlu sungkan untuk mendiskusikan hal ini kepada tim training kami sehingga kompetensi yang diharapkan sesuai dengan kebutuhan Perusahaan tempat Anda bekerja. Lokasi Pelatihan Kreativitas Training ini dilaksanakan di beberapa kota-kota besar di Indonesia seperti Ibukota DKI Jakarta, Bandung, Bali, Yogyakarta, Malang, Surabaya, Lombok dan juga kota Batam. Jika Anda membutuhkan pelatihan di kota lain silahkan menghubungi tim marketing kami. Jadwal Training Terbaru di Tahun 2026 Januari : 16-17 Januari 2026 Februari : 13-14 Februari 2026 Maret : 5-6 Maret 2026 April : 24-25 April 2026 Mei : 21-22 Mei 2026 Juni : 11-12 Juni 2026 Juli : 16-17 Juli 2026 Agustus : 20-21 Agustus 2026 September : 17-18 September 2026 Oktober : 8-9 Oktober 2026 November : 12-13 November 2026 Desember : 17-18 Desember 2026 Selain Jadwal yang sudah kami tentukan tahun ini. Tanggal pelaksanaan pelatihan tersebut juga dapat…
Read more


June 2, 2025 0
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.

Company

About Us

Contact Us

Products

Services

Blog

Features

Analytics

Engagement

Builder

Publisher

Help

Privacy Policy

Terms

Conditions

Privacy

Terms

Privacy Policy

Conditions

© 2023 Created with Royal Elementor Addons