TRAINING ASPEK PERPAJAKAN DALAM PENGADAAN BARANG DAN JASA

TRAINING ASPEK PERPAJAKAN DALAM PENGADAAN BARANG DAN JASA

TRAINING ASPEK PERPAJAKAN PENGADAAN BARANG DAN JASA   DESKRIPSI TRAINING ASPEK PERPAJAKAN DALAM PENGADAAN BARANG DAN JASA Pelatihan aspek perpajakan dalam pengadaan barang dan jasa sangat penting untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan para pelaku pengadaan dalam mematuhi peraturan pajak yang berlaku. Pengadaan barang dan jasa merupakan salah satu sektor yang rentan terhadap permasalahan perpajakan, seperti pemotongan dan pelaporan pajak yang tidak sesuai dengan ketentuan. Dengan pelatihan ini, peserta dapat memahami kewajiban perpajakan yang timbul dalam setiap tahapan pengadaan, mulai dari perencanaan hingga pelaksanaan. Selain itu, pelatihan ini juga membantu mencegah terjadinya kesalahan yang dapat berujung pada sanksi administratif atau hukum, serta memastikan proses pengadaan berjalan sesuai dengan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan efisiensi. Pemahaman yang baik terhadap perpajakan dalam pengadaan akan meningkatkan kepatuhan terhadap regulasi yang ada, mengurangi risiko hukum, dan mendukung tercapainya pengelolaan keuangan negara yang lebih baik. TUJUAN PELATIHAN ASPEK PERPAJAKAN PENGADAAN BARANG DAN JASA Meningkatkan Pemahaman: Memberikan pengetahuan tentang peraturan perpajakan yang berlaku dalam pengadaan barang dan jasa, termasuk kewajiban perpajakan yang harus dipenuhi oleh penyedia barang/jasa dan pengguna anggaran. Mengurangi Risiko Kesalahan Perpajakan: Membantu peserta menghindari kesalahan dalam pemotongan, penyetoran, dan pelaporan pajak yang dapat menimbulkan sanksi atau denda. Meningkatkan Kepatuhan Pajak: Mendorong para pihak yang terlibat dalam pengadaan untuk mematuhi peraturan perpajakan yang ada, sehingga tercipta tata kelola yang baik dan transparan. Meningkatkan Efisiensi Pengelolaan Anggaran: Mengoptimalkan penggunaan anggaran dengan menghindari pemborosan akibat kesalahan perpajakan, serta mendukung efisiensi dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan negara. Mencegah Potensi Penyalahgunaan: Mengedukasi peserta untuk mengenali potensi penyalahgunaan dalam praktik perpajakan di bidang pengadaan barang dan jasa, sehingga dapat dihindari. LIST OUTLINE MATERI PELATIHAN ASPEK PERPAJAKAN PENGADAAN BARANG DAN JASA Pengenalan Umum tentang Perpajakan dalam Pengadaan Barang dan Jasa Definisi dan ruang lingkup pengadaan barang dan jasa Peran perpajakan dalam pengadaan barang dan jasa Tujuan dan pentingnya kepatuhan perpajakan dalam pengadaan Peraturan Perpajakan yang Relevan dalam Pengadaan Barang dan Jasa Undang-Undang Pajak Penghasilan (PPh) dan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) Peraturan Menteri Keuangan (PMK) terkait pengadaan barang dan jasa Ketentuan perpajakan terkait kontrak pengadaan Pajak yang Timbul dalam Pengadaan Barang dan Jasa Pajak Penghasilan (PPh) atas pengadaan barang dan jasa PPh Pasal 21, 22, dan 23 Pajak Pertambahan Nilai (PPN) Pajak Daerah yang relevan dalam pengadaan Prosedur Pemotongan, Penyetoran, dan Pelaporan Pajak Pemotongan dan penyetoran PPh oleh pihak yang berwenang Tata cara pelaporan PPN dalam transaksi pengadaan Dokumen yang diperlukan untuk pemotongan dan pelaporan pajak Peran dan Kewajiban Penyedia Barang/Jasa dalam Pajak Kewajiban penyedia barang/jasa terkait PPN dan PPh Hak dan kewajiban penyedia dalam hal faktur pajak dan bukti potong Kewajiban Pengguna Anggaran dalam Kepatuhan Perpajakan Peran pengguna anggaran dalam mematuhi peraturan perpajakan Pengawasan terhadap kewajiban perpajakan dalam kontrak pengadaan Tanggung jawab dalam penyetoran dan pelaporan pajak Penyelesaian Masalah Perpajakan dalam Pengadaan Penyelesaian sengketa perpajakan dalam pengadaan Sanksi administratif dan hukum dalam pelanggaran perpajakan Strategi mitigasi risiko perpajakan Studi Kasus dan Simulasi Praktis Simulasi pemotongan dan penyetoran pajak dalam pengadaan Pembahasan studi kasus terkait permasalahan perpajakan dalam pengadaan barang dan jasa Best Practices dalam Pengelolaan Pajak di Pengadaan Barang dan Jasa Tips untuk memastikan kepatuhan pajak dalam pengadaan Praktik terbaik dalam pengelolaan pajak di sektor pengadaan Tanya Jawab dan Diskusi Sesi tanya jawab untuk mengatasi kebingungan atau pertanyaan spesifik peserta Diskusi mengenai isu perpajakan terkini dalam pengadaan PESERTA YANG MEMBUTUHKAN PELATIHAN ASPEK PERPAJAKAN PENGADAAN BARANG DAN JASA Pejabat Pengadaan Pejabat yang bertanggung jawab dalam perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan pengadaan barang dan jasa, seperti pejabat pengadaan, pokja pengadaan, dan unit layanan pengadaan (ULP). Penyedia Barang/Jasa Perusahaan atau individu yang menyediakan barang/jasa, baik itu penyedia yang sudah berpengalaman maupun yang baru dalam bidang pengadaan. Mereka perlu memahami kewajiban perpajakan yang timbul dalam setiap transaksi pengadaan. Staf Keuangan dan Akuntansi Tim keuangan dan akuntansi yang bertanggung jawab atas pengelolaan anggaran dan laporan keuangan terkait pengadaan barang dan jasa, agar mereka dapat memastikan kepatuhan perpajakan dalam setiap transaksi. Pengguna Anggaran (PA) dan Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) Pengguna anggaran yang memiliki tanggung jawab dalam merencanakan dan melaksanakan anggaran, serta memastikan bahwa setiap transaksi pengadaan barang dan jasa sesuai dengan ketentuan perpajakan yang berlaku. Konsultan Pajak Konsultan pajak yang memberikan nasihat dan layanan terkait kewajiban perpajakan dalam pengadaan barang dan jasa, serta membantu memastikan kepatuhan perpajakan di setiap tahap pengadaan. Auditor Internal dan Eksternal Auditor yang bertugas mengawasi dan memeriksa kepatuhan terhadap aturan perpajakan dalam proses pengadaan barang dan jasa untuk memastikan tidak ada penyimpangan. Pemeriksa dan Pengawas Pengadaan Pejabat pengawas yang bertanggung jawab untuk melakukan pemeriksaan terhadap kelengkapan dan kepatuhan dokumen pengadaan, termasuk kewajiban perpajakan yang timbul selama proses pengadaan. Pihak yang Terlibat dalam Proses Penyusunan Anggaran Pihak yang berperan dalam perencanaan anggaran, agar mereka memahami dampak perpajakan terhadap anggaran yang disusun dalam pengadaan barang dan jasa. Penyedia Layanan Pendidikan dan Pelatihan Pihak yang menyelenggarakan pelatihan terkait pengadaan dan perpajakan, agar dapat menyampaikan materi yang tepat dan relevan kepada peserta pelatihan. Pemateri/ Trainer Pelatihan Aspek Perpajakan Dalam Pengadaan Barang Dan Jasa Pelatihan ini akan diberikan oleh Trainer dari kalangan Praktisi, Akademisi dan Konsultan berpengalaman di bidangnya masing-masing. Sebelum pelatihan berlangsung Anda juga dapat berkomunikasi dengan tim training kami untuk menentukan outcome/ kompetensi yang ingin Anda capai setelah mengikuti pelatihan ini. Metode Pelatihan Barang Dan Jasa Materi yang akan disampaikan dalam training menggunakan metode yang terdiri dari presentasi 20% , Diskusi 20%, dan Praktek kurang lebih 60 % dari keseluruhan materi pelatihan yang akan disampaikan oleh pemateri kami.  Namun jika dirasa metode ini kurang tepat untuk Tim dan Perusahaan Anda, tidak perlu sungkan untuk mendiskusikan hal ini kepada tim training kami sehingga kompetensi yang diharapkan sesuai dengan kebutuhan Perusahaan tempat Anda bekerja. Lokasi Pelatihan Pelaporan Pajak Training ini dilaksanakan di beberapa kota-kota besar di Indonesia seperti Ibukota DKI Jakarta, Bandung, Bali, Yogyakarta, Malang, Surabaya, Lombok dan juga kota Batam. Jika Anda membutuhkan pelatihan di kota lain silahkan menghubungi tim marketing kami. Jadwal Training Terbaru di Tahun 2026 Januari : 16-17 Januari 2026 Februari : 13-14 Februari 2026 Maret : 5-6 Maret 2026 April : 24-25 April 2026 Mei : 21-22 Mei 2026 Juni : 11-12 Juni 2026 Juli : 16-17 Juli 2026 Agustus : 20-21 Agustus 2026…
Read more


May 15, 2025 0
TRAINING PASAR MODAL ASPEK HUKUM DALAM INITIAL PUBLIC OFFERING DAN RIGHTS ISSUE SEBAGAI SUMBER PENDANAAN

TRAINING PASAR MODAL ASPEK HUKUM DALAM INITIAL PUBLIC OFFERING DAN RIGHTS ISSUE SEBAGAI SUMBER PENDANAAN

TRAINING PASAR MODAL ASPEK HUKUM DALAM INITIAL PUBLIC OFFERING DAN RIGHTS ISSUE SEBAGAI SUMBER PENDANAAN   DESKRIPSI TRAINING PASAR MODAL ASPEK HUKUM DALAM INITIAL PUBLIC OFFERING DAN RIGHTS ISSUE SEBAGAI SUMBER PENDANAAN Pelatihan pasar modal dalam aspek hukum sangat penting untuk memahami tata cara dan regulasi yang berlaku dalam proses Initial Public Offering (IPO) dan Rights Issue sebagai sumber pendanaan perusahaan. IPO dan Rights Issue merupakan mekanisme penting bagi perusahaan untuk memperoleh dana segar dari publik, namun memerlukan pemahaman mendalam mengenai hukum pasar modal agar proses tersebut berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Pelatihan ini membantu para pelaku pasar, baik perusahaan, investor, maupun profesional terkait, untuk memahami kewajiban hukum, transparansi informasi, serta perlindungan investor yang harus dipenuhi. Dengan pemahaman yang baik tentang aspek hukum, risiko hukum dapat diminimalisir, sehingga proses IPO dan Rights Issue dapat berlangsung lancar, sah, dan memberikan manfaat maksimal bagi semua pihak yang terlibat. TUJUAN PELATIHAN PASAR MODAL ASPEK HUKUM DALAM INITIAL PUBLIC OFFERING DAN RIGHTS ISSUE SEBAGAI SUMBER PENDANAAN Tujuan pelatihan pasar modal dalam aspek hukum pada Initial Public Offering (IPO) dan Rights Issue sebagai sumber pendanaan adalah untuk memberikan pemahaman yang mendalam kepada peserta mengenai regulasi dan prosedur yang berlaku dalam kedua mekanisme tersebut. Pelatihan ini bertujuan untuk memastikan bahwa para peserta, baik perusahaan, investor, maupun profesional pasar modal, memahami prinsip-prinsip hukum yang mengatur proses IPO dan Rights Issue, seperti kewajiban informasi yang transparan, perlindungan hak-hak investor, serta kepatuhan terhadap regulasi yang ditetapkan oleh otoritas pasar modal. Selain itu, pelatihan ini bertujuan untuk mengurangi risiko hukum yang dapat terjadi selama pelaksanaan IPO dan Rights Issue, serta meningkatkan kepercayaan investor terhadap pasar modal. Dengan demikian, tujuan utamanya adalah untuk mendukung kelancaran dan kesuksesan dalam penggalangan dana melalui kedua mekanisme tersebut, serta memastikan kepatuhan terhadap hukum yang berlaku. LIST OUTLINE MATERI PELATIHAN PASAR MODAL ASPEK HUKUM DALAM INITIAL PUBLIC OFFERING DAN RIGHTS ISSUE SEBAGAI SUMBER PENDANAAN 1. Pengenalan Pasar Modal dan Sumber Pendanaan Definisi pasar modal dan fungsinya Peran IPO dan Rights Issue dalam penggalangan dana Perbedaan antara IPO dan Rights Issue Keuntungan dan tantangan dalam menggunakan pasar modal sebagai sumber pendanaan 2. Dasar Hukum Pasar Modal di Indonesia Undang-Undang Pasar Modal (UU No. 8 Tahun 1995) Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regulasi terkait perusahaan terbuka dan penawaran umum 3. Proses Initial Public Offering (IPO) Persiapan IPO: Langkah-langkah dan dokumen yang diperlukan Peran underwriter dan pihak terkait dalam IPO Kewajiban pengungkapan informasi dalam IPO Proses pencatatan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) Regulasi dan persyaratan hukum dalam IPO 4. Proses Rights Issue Pengertian dan tujuan Rights Issue Tahapan dalam proses Rights Issue Regulasi dan persyaratan hukum Rights Issue Hak-hak pemegang saham dalam Rights Issue Dampak Rights Issue terhadap struktur kepemilikan perusahaan 5. Aspek Hukum dalam IPO dan Rights Issue Kewajiban pengungkapan informasi yang akurat dan transparan Perlindungan hak-hak investor Persyaratan akuntansi dan audit dalam IPO dan Rights Issue Tanggung jawab direksi, komisaris, dan underwriter Tindakan pelanggaran hukum dan sanksi yang mungkin dikenakan 6. Peran Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Tugas dan fungsi OJK dalam pengawasan pasar modal Proses persetujuan dan pengawasan IPO dan Rights Issue Peraturan terbaru yang mempengaruhi IPO dan Rights Issue 7. Tantangan Hukum dalam IPO dan Rights Issue Risiko hukum yang mungkin terjadi dalam proses IPO dan Rights Issue Penanganan sengketa hukum terkait IPO dan Rights Issue Kasus-kasus hukum yang relevan di pasar modal 8. Studi Kasus dan Diskusi Analisis studi kasus IPO dan Rights Issue di Indonesia Diskusi mengenai tantangan dan solusi hukum yang dihadapi Pembelajaran dari kesalahan yang pernah terjadi dalam IPO dan Rights Issue 9. Best Practices dan Strategi Kepatuhan Hukum Praktik terbaik dalam mematuhi regulasi pasar modal Penyusunan dokumentasi yang benar dan lengkap Menjaga komunikasi yang transparan dengan regulator dan investor 10. Penutupan Kesimpulan dari pelatihan Tanya jawab dan diskusi lebih lanjut Rangkuman poin-poin penting yang perlu diingat dalam melaksanakan IPO dan Rights Issue PESERTA YANG MEMBUTUHKAN PELATIHAN PASAR MODAL ASPEK HUKUM DALAM INITIAL PUBLIC OFFERING DAN RIGHTS ISSUE SEBAGAI SUMBER PENDANAAN Manajemen Perusahaan (Direksi dan Komisaris) Para pemimpin perusahaan yang berencana melakukan IPO atau Rights Issue perlu memahami kewajiban hukum, regulasi, serta prosedur yang harus dipatuhi agar proses tersebut berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Tim Hukum Perusahaan Tim legal atau konsultan hukum yang mendampingi perusahaan dalam menjalankan IPO atau Rights Issue memerlukan pemahaman mendalam mengenai aspek hukum yang terkait untuk memastikan kepatuhan terhadap regulasi pasar modal. Underwriter (Penjamin Emisi) Pihak yang berperan dalam membantu perusahaan melaksanakan IPO atau Rights Issue, termasuk bank investasi dan perusahaan sekuritas, harus memahami aspek hukum untuk memberikan layanan yang sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Investor Institusional dan Ritel Para investor, baik institusi maupun individu, perlu memahami hak-hak mereka, risiko yang terkait dengan IPO atau Rights Issue, serta perlindungan hukum yang mereka dapatkan dalam berinvestasi. Akuntan Publik dan Auditor Akuntan yang terlibat dalam proses IPO atau Rights Issue harus memahami kewajiban pengungkapan informasi keuangan yang transparan serta aspek hukum terkait audit dan laporan keuangan yang diperlukan. Penyedia Layanan Keuangan dan Konsultan Pasar Modal Konsultan yang memberikan nasihat kepada perusahaan mengenai struktur pendanaan dan keputusan pasar modal harus mengerti regulasi hukum yang berlaku dalam proses IPO dan Rights Issue untuk memberikan rekomendasi yang tepat. Regulator Pasar Modal (Otoritas Jasa Keuangan – OJK) Regulator yang mengawasi pelaksanaan IPO dan Rights Issue harus memahami aspek hukum secara menyeluruh untuk dapat melakukan pengawasan dan penegakan hukum yang efektif. Pihak yang Tertarik Menjadi Emiten Perusahaan yang ingin menjadi emiten dan mempertimbangkan IPO atau Rights Issue sebagai sumber pendanaan juga harus memahami aspek hukum yang terlibat agar proses penggalangan dana berjalan dengan lancar dan sesuai dengan ketentuan. Peneliti dan Akademisi Peneliti atau akademisi yang ingin mendalami lebih lanjut tentang pasar modal, khususnya aspek hukum dalam IPO dan Rights Issue, juga membutuhkan pelatihan ini untuk memperkaya wawasan dan riset mereka. Pemateri/ Trainer Pelatihan Pasar Modal Aspek Hukum Dalam Initial Public Offering Dan Rights Issue Sebagai Sumber Pendanaan Pelatihan ini akan diberikan oleh Trainer dari kalangan Praktisi, Akademisi dan Konsultan berpengalaman di bidangnya masing-masing. Sebelum pelatihan berlangsung Anda juga dapat berkomunikasi dengan tim training kami untuk menentukan outcome/ kompetensi yang ingin Anda…
Read more


May 15, 2025 0
TRAINING ONLINE SINGLE SUBMISSION-RISK BASED APPROACH (OSS-RBA)

TRAINING ONLINE SINGLE SUBMISSION-RISK BASED APPROACH (OSS-RBA)

TRAINING ONLINE SINGLE SUBMISSION-RISK BASED APPROACH (OSS-RBA)   DESKRIPSI TRAINING ONLINE SINGLE SUBMISSION-RISK BASED APPROACH (OSS-RBA) Pelatihan Online Single Submission-Risk Based Approach (OSS-RBA) memiliki peran yang sangat penting dalam meningkatkan efisiensi dan transparansi sistem perizinan di Indonesia. Dengan penerapan OSS-RBA, pelaku usaha dapat lebih mudah mengakses berbagai izin usaha melalui satu platform online yang terintegrasi. Pendekatan berbasis risiko yang diterapkan dalam OSS-RBA memungkinkan proses perizinan menjadi lebih sederhana dan sesuai dengan tingkat risiko yang dihadapi oleh masing-masing sektor usaha. Pelatihan ini membantu para peserta memahami cara memanfaatkan sistem OSS-RBA secara maksimal, memastikan kepatuhan terhadap regulasi, serta mengurangi potensi hambatan dalam berbisnis. Dengan demikian, pelatihan ini sangat penting dalam menciptakan iklim investasi yang lebih baik dan mendukung pembangunan ekonomi yang berkelanjutan. TUJUAN PELATIHAN ONLINE SINGLE SUBMISSION-RISK BASED APPROACH (OSS-RBA) Meningkatkan Pemahaman Sistem OSS-RBA: Memberikan wawasan tentang cara kerja sistem OSS yang terintegrasi, serta mekanisme pengajuan izin usaha secara online. Menerapkan Pendekatan Berbasis Risiko: Mengajarkan cara mengelola izin usaha berdasarkan tingkat risiko masing-masing sektor, sehingga proses perizinan menjadi lebih efisien dan sesuai dengan regulasi yang berlaku. Meningkatkan Kepatuhan Regulasi: Membantu peserta memahami dan mematuhi peraturan yang berlaku terkait perizinan usaha, yang pada gilirannya dapat mengurangi hambatan birokrasi dan meningkatkan kepatuhan terhadap hukum. Mendukung Proses Perizinan yang Lebih Efisien: Memastikan bahwa pelaku usaha dapat mengakses izin dengan lebih mudah, cepat, dan aman melalui platform yang terintegrasi. LIST OUTLINE MATERI PELATIHAN ONLINE SINGLE SUBMISSION-RISK BASED APPROACH (OSS-RBA) 1. Pengenalan OSS-RBA Definisi dan konsep OSS (Online Single Submission) Tujuan dan manfaat OSS-RBA Peran OSS-RBA dalam sistem perizinan nasional Dasar hukum dan kebijakan terkait OSS-RBA 2. Pendekatan Berbasis Risiko (Risk-Based Approach) Pengertian Risk-Based Approach (RBA) dalam konteks perizinan Prinsip dasar pendekatan berbasis risiko Kategori risiko dalam OSS-RBA (rendah, menengah, tinggi) Cara penilaian dan klasifikasi risiko pada sektor usaha 3. Sistem OSS-RBA dan Fitur Utamanya Struktur dan alur sistem OSS-RBA Proses pendaftaran dan pengajuan izin melalui OSS Fitur-fitur utama dalam platform OSS-RBA Integrasi OSS dengan lembaga terkait (instansi pemerintah, DPMPTSP, dsb.) 4. Proses Pengajuan Izin Menggunakan OSS-RBA Langkah-langkah pengajuan izin usaha melalui OSS-RBA Penentuan tingkat risiko usaha dan dampaknya terhadap perizinan Pengisian dan verifikasi data yang dibutuhkan Pemilihan jenis izin berdasarkan klasifikasi risiko 5. Kepatuhan terhadap Regulasi dan Standar Regulasi yang harus dipatuhi dalam proses perizinan menggunakan OSS-RBA Pengawasan dan evaluasi kepatuhan pelaku usaha Penyelesaian masalah dan kendala dalam pengajuan izin 6. Manajemen Risiko dalam OSS-RBA Identifikasi dan mitigasi risiko dalam sistem OSS Pemantauan dan pelaporan risiko di sektor usaha Tindakan yang harus diambil jika terjadi risiko tinggi atau pelanggaran 7. Studi Kasus dan Praktik Langsung Simulasi penggunaan OSS-RBA untuk pengajuan izin usaha Studi kasus sukses dan tantangan dalam implementasi OSS-RBA Diskusi dan tanya jawab terkait kendala yang dihadapi peserta 8. Penutupan dan Evaluasi Pelatihan Review materi pelatihan Evaluasi pemahaman peserta Pemberian sertifikat pelatihan PESERTA YANG MEMBUTUHKAN PELATIHAN ONLINE SINGLE SUBMISSION-RISK BASED APPROACH (OSS-RBA) Pelaku Usaha dan Pengusaha Para pemilik usaha, baik yang baru memulai maupun yang sudah beroperasi, perlu memahami bagaimana cara mengajukan izin melalui sistem OSS-RBA, serta cara mengelola izin berdasarkan risiko yang dihadapi oleh usaha mereka. Instansi Pemerintah dan Pejabat Pemberi Izin Pejabat atau staf di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) dan instansi terkait lainnya yang menangani perizinan usaha. Mereka perlu mengetahui cara mengevaluasi, memverifikasi, dan mengelola pengajuan izin berdasarkan pendekatan berbasis risiko. Konsultan Hukum dan Perizinan Konsultan yang membantu klien dalam memperoleh izin usaha atau memenuhi regulasi yang berlaku. Pelatihan ini akan membantu mereka memahami detail prosedur OSS-RBA untuk memberikan layanan yang lebih efisien kepada klien. Penyuluh dan Tenaga Pendamping Usaha Para tenaga pendamping yang berperan dalam memberikan informasi dan bantuan kepada pengusaha, terutama UMKM, agar lebih mudah mengakses izin usaha dan memahami proses perizinan yang berbasis risiko. Akuntan dan Auditor Akuntan dan auditor yang bekerja dengan usaha dan perusahaan perlu memahami sistem OSS-RBA untuk memastikan perusahaan kliennya mematuhi regulasi dan memperoleh izin sesuai dengan standar yang berlaku. Pihak yang Terlibat dalam Proses Pengawasan dan Penegakan Hukum Aparat yang terlibat dalam pengawasan perizinan dan penegakan hukum terkait regulasi perizinan harus memahami sistem OSS-RBA untuk mempermudah pengawasan terhadap proses pengajuan izin dan pemenuhan kewajiban. Pihak Pendidikan dan Pelatihan Lembaga pendidikan atau lembaga pelatihan yang menyelenggarakan pelatihan atau sertifikasi terkait kewirausahaan dan perizinan juga perlu memahami OSS-RBA untuk bisa memberikan informasi yang tepat kepada peserta pelatihan mereka. Pemateri/ Trainer Pelatihan Online Single Submission-Risk Based Approach (Oss-Rba) Pelatihan ini akan diberikan oleh Trainer dari kalangan Praktisi, Akademisi dan Konsultan berpengalaman di bidangnya masing-masing. Sebelum pelatihan berlangsung Anda juga dapat berkomunikasi dengan tim training kami untuk menentukan outcome/ kompetensi yang ingin Anda capai setelah mengikuti pelatihan ini. Metode Pelatihan Sistem Oss-Rba Materi yang akan disampaikan dalam training menggunakan metode yang terdiri dari presentasi 20% , Diskusi 20%, dan Praktek kurang lebih 60 % dari keseluruhan materi pelatihan yang akan disampaikan oleh pemateri kami.  Namun jika dirasa metode ini kurang tepat untuk Tim dan Perusahaan Anda, tidak perlu sungkan untuk mendiskusikan hal ini kepada tim training kami sehingga kompetensi yang diharapkan sesuai dengan kebutuhan Perusahaan tempat Anda bekerja. Lokasi Pelatihan Manajemen Risiko Training ini dilaksanakan di beberapa kota-kota besar di Indonesia seperti Ibukota DKI Jakarta, Bandung, Bali, Yogyakarta, Malang, Surabaya, Lombok dan juga kota Batam. Jika Anda membutuhkan pelatihan di kota lain silahkan menghubungi tim marketing kami. Jadwal Training Terbaru di Tahun 2026 Januari : 16-17 Januari 2026 Februari : 13-14 Februari 2026 Maret : 5-6 Maret 2026 April : 24-25 April 2026 Mei : 21-22 Mei 2026 Juni : 11-12 Juni 2026 Juli : 16-17 Juli 2026 Agustus : 20-21 Agustus 2026 September : 17-18 September 2026 Oktober : 8-9 Oktober 2026 November : 12-13 November 2026 Desember : 17-18 Desember 2026 Selain Jadwal yang sudah kami tentukan tahun ini. Tanggal pelaksanaan pelatihan tersebut juga dapat disesuaikan dengan kebutuhan calon peserta. Sebelum menentukan tanggal pelaksanaan pelatihan sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu kepada tim marketing kami. Investasi Training Manajemen Risiko Offline tahun 2026 ini : Berikut ini adalah biaya investasi pelatihan tahun 2025 : Jakarta : Rp7.500.000,- Bandung : Rp7.500.000,- Jogja : Rp7.000.000,- Surabaya : Rp7.500.000, Bali : Rp8.500.000,- Lombok: Rp9.500.000,- Batam : Rp9.500.000,- Malang…
Read more


May 14, 2025 0
TRAINING WORKSHOP CONTRACT DRAFTING

TRAINING WORKSHOP CONTRACT DRAFTING

TRAINING WORKSHOP CONTRACT DRAFTING   DESKRIPSI TRAINING WORKSHOP CONTRACT DRAFTING Pelatihan workshop contract drafting memiliki peran krusial dalam meningkatkan pemahaman dan keterampilan praktis dalam penyusunan kontrak yang jelas, efektif, dan sesuai dengan hukum yang berlaku. Dalam dunia bisnis dan hukum, kontrak merupakan instrumen penting yang mengatur hak dan kewajiban para pihak. Kesalahan dalam perancangan kontrak dapat berakibat pada sengketa hukum yang merugikan. Melalui pelatihan ini, peserta akan mempelajari teknik penyusunan kontrak yang sistematis, identifikasi klausul-klausul penting, serta mitigasi risiko hukum. Selain itu, peserta juga akan mendapatkan wawasan praktis dari para ahli sehingga mampu merancang kontrak yang mengakomodasi kepentingan bisnis dan meminimalkan potensi sengketa di masa depan. TUJUAN PELATIHAN WORKSHOP CONTRACT DRAFTING Meningkatkan Pemahaman Hukum – Memberikan wawasan tentang prinsip-prinsip hukum kontrak serta regulasi yang relevan dalam penyusunan perjanjian. Mengembangkan Keterampilan Teknis – Melatih peserta dalam menyusun, merevisi, dan menganalisis kontrak dengan bahasa yang jelas, tegas, dan efektif. Mitigasi Risiko Hukum – Mengajarkan cara mengidentifikasi dan mengelola potensi risiko hukum dalam perjanjian bisnis. Peningkatan Kemampuan Negosiasi – Membantu peserta memahami teknik negosiasi kontrak untuk mencapai kesepakatan yang menguntungkan kedua belah pihak. Mempersiapkan Penyelesaian Sengketa – Memberikan wawasan mengenai strategi penyelesaian sengketa kontrak, baik melalui negosiasi, mediasi, maupun jalur hukum. LIST OUTLINE MATERI PELATIHAN WORKSHOP CONTRACT DRAFTING Pengenalan Dasar Kontrak Pengertian kontrak dan elemen-elemennya Jenis-jenis kontrak dalam hukum bisnis Prinsip-prinsip dasar kontrak (kesepakatan, niat baik, kapasitas, dan legalitas) Prinsip Hukum dalam Penyusunan Kontrak Kewajiban hukum yang harus dipenuhi dalam kontrak Peraturan dan regulasi yang mempengaruhi penyusunan kontrak Ketentuan hukum yang berlaku dalam kontrak internasional (jika relevan) Struktur dan Format Kontrak yang Efektif Pendahuluan kontrak (judul, para pihak, dan tujuan) Klausul-klausul penting dalam kontrak (hak dan kewajiban, jangka waktu, pembayaran, dsb.) Penyusunan pasal-pasal kontrak yang jelas dan terperinci Bahasa kontrak yang efektif dan tidak ambigu Teknik Penyusunan Klausul Klausul pembayaran (metode, waktu, dan ketentuan pembayaran) Klausul penyelesaian sengketa (mediasi, arbitrase, atau litigasi) Klausul kerahasiaan (non-disclosure agreements) Klausul force majeure (keadaan memaksa) Klausul pengakhiran dan pembatalan kontrak Analisis dan Penilaian Risiko Hukum dalam Kontrak Identifikasi potensi risiko dalam klausul kontrak Pengelolaan risiko melalui penyusunan ketentuan kontrak Mitigasi risiko melalui klausul protektif (indemnity, waiver, dan lain-lain) Penyusunan Kontrak dalam Berbagai Sektor Kontrak dalam bisnis komersial Kontrak dalam industri jasa Kontrak dalam sektor teknologi dan perjanjian lisensi Kontrak dalam hubungan tenaga kerja (perjanjian kerja, kontrak independen) Negosiasi dan Penyusunan Kontrak Teknik negosiasi kontrak yang efektif Strategi menghadapi permintaan perubahan klausul Penyelesaian perbedaan pendapat dalam kontrak Penyelesaian Sengketa dalam Kontrak Penyelesaian sengketa melalui negosiasi dan mediasi Penggunaan arbitrase dan litigasi dalam kontrak Implementasi mekanisme penyelesaian sengketa yang jelas dalam kontrak Praktek Penyusunan dan Review Kontrak Studi kasus dan diskusi kelompok Penyusunan kontrak berdasarkan situasi bisnis nyata Penilaian dan umpan balik dari instruktur Penutupan dan Evaluasi Pelatihan Refleksi atas pembelajaran yang telah diperoleh Ujian atau kuis untuk mengukur pemahaman peserta Sertifikat kelulusan atau penghargaan PESERTA YANG MEMBUTUHKAN PELATIHAN WORKSHOP CONTRACT DRAFTING Pengacara dan Konsultan Hukum Pengacara yang menangani berbagai jenis kontrak, baik untuk klien individu maupun perusahaan, akan mendapatkan manfaat besar dari pelatihan ini untuk meningkatkan kemampuan dalam menyusun kontrak yang lebih efektif dan minim risiko hukum. Manajer dan Staf Legal Perusahaan Para profesional hukum yang bekerja di bagian legal atau hukum perusahaan sangat memerlukan keterampilan dalam merancang kontrak yang mengatur hubungan bisnis, kewajiban, serta hak perusahaan, baik dengan pemasok, pelanggan, maupun mitra lainnya. Pejabat dan Staf Pengadaan (Procurement) Bagi mereka yang terlibat dalam pengadaan barang dan jasa, keterampilan dalam menyusun kontrak pengadaan yang jelas dan terperinci sangat penting untuk menghindari masalah hukum dan memastikan kelancaran transaksi. Pengusaha dan Pemilik Bisnis Pemilik bisnis atau pengusaha yang terlibat langsung dalam perjanjian dengan pihak lain (misalnya pemasok, mitra bisnis, atau pelanggan) perlu memahami cara menyusun kontrak yang melindungi kepentingan bisnis mereka dan memitigasi risiko. Manajer Proyek Manajer proyek yang sering bekerja dengan kontrak terkait dengan pengelolaan proyek, baik dalam bidang konstruksi, teknologi, atau layanan, akan diuntungkan dengan keterampilan dalam membuat dan memahami kontrak yang mengatur pekerjaan, biaya, dan waktu. Staf Sumber Daya Manusia (SDM) Mereka yang terlibat dalam penyusunan kontrak kerja atau perjanjian kerja sama lainnya dalam organisasi akan mendapat manfaat dari pelatihan ini untuk memastikan bahwa hak dan kewajiban karyawan serta perusahaan diatur dengan jelas dan sesuai hukum. Akuntan dan Auditor Akuntan atau auditor yang terlibat dalam menilai atau mereview kontrak untuk memastikan kesesuaian dengan regulasi finansial dan ketentuan hukum akan mendapatkan wawasan tentang cara kontrak dibuat dengan benar dari sisi keuangan dan hukum. Profesional di Bidang Keuangan dan Investasi Pihak yang terlibat dalam penawaran investasi atau perjanjian pembiayaan memerlukan pemahaman tentang bagaimana menyusun kontrak yang mengatur investasi, pembagian hasil, serta kewajiban antara investor dan perusahaan. Pemateri/ Trainer Pelatihan Workshop Contract Drafting Pelatihan ini akan diberikan oleh Trainer dari kalangan Praktisi, Akademisi dan Konsultan berpengalaman di bidangnya masing-masing. Sebelum pelatihan berlangsung Anda juga dapat berkomunikasi dengan tim training kami untuk menentukan outcome/ kompetensi yang ingin Anda capai setelah mengikuti pelatihan ini. Metode Pelatihan Penyusunan Kontrak Materi yang akan disampaikan dalam training menggunakan metode yang terdiri dari presentasi 20% , Diskusi 20%, dan Praktek kurang lebih 60 % dari keseluruhan materi pelatihan yang akan disampaikan oleh pemateri kami.  Namun jika dirasa metode ini kurang tepat untuk Tim dan Perusahaan Anda, tidak perlu sungkan untuk mendiskusikan hal ini kepada tim training kami sehingga kompetensi yang diharapkan sesuai dengan kebutuhan Perusahaan tempat Anda bekerja. Lokasi Pelatihan Hukum Kontrak Training ini dilaksanakan di beberapa kota-kota besar di Indonesia seperti Ibukota DKI Jakarta, Bandung, Bali, Yogyakarta, Malang, Surabaya, Lombok dan juga kota Batam. Jika Anda membutuhkan pelatihan di kota lain silahkan menghubungi tim marketing kami. Jadwal Training Terbaru di Tahun 2026 Januari : 16-17 Januari 2026 Februari : 13-14 Februari 2026 Maret : 5-6 Maret 2026 April : 24-25 April 2026 Mei : 21-22 Mei 2026 Juni : 11-12 Juni 2026 Juli : 16-17 Juli 2026 Agustus : 20-21 Agustus 2026 September : 17-18 September 2026 Oktober : 8-9 Oktober 2026 November : 12-13 November 2026 Desember : 17-18 Desember 2026 Selain Jadwal yang sudah kami tentukan tahun ini. Tanggal pelaksanaan pelatihan tersebut juga dapat disesuaikan dengan kebutuhan calon peserta. Sebelum menentukan tanggal…
Read more


May 12, 2025 0
TRAINING FEASIBILITY STUDY

TRAINING FEASIBILITY STUDY

TRAINING FEASIBILITY STUDY   DESKRIPSI TRAINING FEASIBILITY STUDY Pelatihan feasibility study sangat penting dalam dunia bisnis dan proyek karena membantu peserta memahami bagaimana melakukan analisis yang mendalam terkait kelayakan suatu rencana atau proyek. Dengan pelatihan ini, peserta dapat mengidentifikasi potensi risiko, peluang, dan hambatan yang mungkin muncul, serta mengevaluasi apakah proyek tersebut layak dilaksanakan dari sisi finansial, teknis, hukum, dan pasar. Selain itu, pelatihan ini juga meningkatkan kemampuan pengambilan keputusan, membantu meminimalisir kerugian, serta memastikan bahwa sumber daya yang ada digunakan secara efektif dan efisien. Dengan demikian, perusahaan atau organisasi akan lebih siap dalam menghadapi tantangan dan memastikan keberhasilan proyek yang dijalankan. TUJUAN PELATIHAN FEASIBILITY STUDY Mengidentifikasi Kelayakan Proyek: Peserta dapat mengevaluasi apakah proyek atau rencana bisnis tersebut layak dijalankan dari berbagai aspek, seperti finansial, teknis, hukum, dan pasar. Meningkatkan Kemampuan Pengambilan Keputusan: Peserta dilatih untuk membuat keputusan yang lebih tepat dan berbasis data dalam memilih proyek atau investasi yang menguntungkan dan berisiko rendah. Mengurangi Risiko dan Kerugian: Dengan memahami potensi risiko dan kendala yang mungkin muncul, peserta dapat merencanakan langkah mitigasi untuk meminimalkan kerugian. Efisiensi Sumber Daya: Pelatihan ini membantu peserta untuk lebih efektif dalam menggunakan sumber daya yang tersedia agar proyek dapat dijalankan secara efisien dan produktif. Mengoptimalkan Potensi Keberhasilan Proyek: Dengan melakukan feasibility study, proyek dapat lebih terstruktur dengan baik, sehingga meningkatkan peluang kesuksesan jangka panjang. LIST OUTLINE MATERI PELATIHAN FEASIBILITY STUDY 1. Pendahuluan tentang Feasibility Study Pengertian dan Tujuan Feasibility Study Pentingnya Feasibility Study dalam Proyek Bisnis Jenis-jenis Feasibility Study 2. Tahapan dalam Feasibility Study Identifikasi Masalah dan Tujuan Proyek Pengumpulan Data dan Informasi yang Dibutuhkan Analisis Kelayakan (Aspek Finansial, Teknikal, Hukum, dan Pasar) 3. Analisis Kelayakan Finansial Proyeksi Keuangan (Laba Rugi, Arus Kas, Neraca) Perhitungan Titik Impas (Break-even Point) Pengembalian Investasi (ROI) dan NPV (Net Present Value) Risiko Keuangan dan Strategi Mitigasi 4. Analisis Kelayakan Teknikal Evaluasi Aspek Teknis dan Sumber Daya yang Dibutuhkan Kesiapan Infrastruktur dan Teknologi Kelayakan Produksi dan Operasional 5. Analisis Kelayakan Pasar Penelitian dan Analisis Pasar (Tren, Kebutuhan, Permintaan) Analisis Persaingan dan Strategi Pemasaran Segmentasi Pasar dan Target Konsumen 6. Analisis Kelayakan Hukum dan Regulasi Persyaratan Hukum yang Relevan Izin dan Lisensi yang Dibutuhkan Risiko Hukum dan Kepatuhan Regulasi 7. Metodologi dan Alat Analisis Feasibility Study Teknik dan Alat untuk Mengumpulkan Data Penggunaan Software untuk Analisis Keuangan dan Proyeksi Tools untuk Penilaian Kelayakan (SWOT Analysis, PESTEL, dll.) 8. Penyusunan Laporan Feasibility Study Struktur Laporan Feasibility Study Bagaimana Menyusun Rekomendasi Berdasarkan Analisis Presentasi Hasil Feasibility Study kepada Stakeholder 9. Studi Kasus dan Simulasi Pembahasan Studi Kasus Dunia Nyata Simulasi Analisis Feasibility Study pada Proyek Fiktif Diskusi Kelompok dan Evaluasi Hasil 10. Penutupan dan Evaluasi Rangkuman Materi yang Telah Dipelajari Evaluasi dan Umpan Balik dari Peserta Langkah Selanjutnya dan Aplikasi Feasibility Study di Dunia Nyata PESERTA YANG MEMBUTUHKAN PELATIHAN FEASIBILITY STUDY Pengusaha dan Pemilik Bisnis Pemilik bisnis kecil hingga besar yang ingin mengevaluasi kelayakan proyek atau ekspansi usaha mereka. Manajer Proyek Profesional yang bertanggung jawab atas perencanaan dan pelaksanaan proyek, sehingga perlu memastikan proyek yang dijalankan layak dan menguntungkan. Investor dan Penasihat Keuangan Investor yang ingin menilai potensi risiko dan keuntungan dari investasi sebelum mengalokasikan dana mereka pada proyek tertentu. Konsultan Bisnis dan Manajemen Konsultan yang membantu klien mereka dalam merancang dan menilai proyek atau usaha baru, dan membutuhkan pemahaman mendalam tentang analisis kelayakan. Staf Pengembangan Bisnis Staf yang terlibat dalam perencanaan dan pengembangan produk atau layanan baru, yang harus memastikan bahwa proyek tersebut dapat dipasarkan dan berkelanjutan. Pimpinan atau Manajer Divisi Keuangan Profesional yang bekerja di bidang keuangan dan harus melakukan evaluasi terhadap proyeksi keuangan, pengembalian investasi, dan risiko yang terkait dengan proyek. Mahasiswa atau Akademisi di Bidang Bisnis atau Manajemen Mahasiswa yang mempelajari topik terkait manajemen proyek, keuangan, dan analisis pasar, dan membutuhkan pengetahuan praktis mengenai feasibility study. Tim R&D (Penelitian dan Pengembangan) Tim yang bekerja dalam riset dan pengembangan produk atau teknologi baru yang memerlukan analisis kelayakan untuk menentukan apakah ide-ide mereka bisa diwujudkan secara praktis dan menguntungkan. Regulator dan Pengambil Kebijakan Pemerintah atau badan regulasi yang terlibat dalam evaluasi proyek pembangunan atau kebijakan publik dan perlu melakukan studi kelayakan terkait dampaknya. Entrepreneur dan Start-up Founders Para pendiri usaha rintisan yang membutuhkan analisis kelayakan untuk menentukan apakah ide bisnis mereka memiliki potensi pasar yang baik dan layak untuk dijalankan. Pemateri/ Trainer Pelatihan Feasibility Study Pelatihan ini akan diberikan oleh Trainer dari kalangan Praktisi, Akademisi dan Konsultan berpengalaman di bidangnya masing-masing. Sebelum pelatihan berlangsung Anda juga dapat berkomunikasi dengan tim training kami untuk menentukan outcome/ kompetensi yang ingin Anda capai setelah mengikuti pelatihan ini. Metode Pelatihan Analisis Kelayakan Teknikal Materi yang akan disampaikan dalam training menggunakan metode yang terdiri dari presentasi 20% , Diskusi 20%, dan Praktek kurang lebih 60 % dari keseluruhan materi pelatihan yang akan disampaikan oleh pemateri kami.  Namun jika dirasa metode ini kurang tepat untuk Tim dan Perusahaan Anda, tidak perlu sungkan untuk mendiskusikan hal ini kepada tim training kami sehingga kompetensi yang diharapkan sesuai dengan kebutuhan Perusahaan tempat Anda bekerja. Lokasi Pelatihan Analisis Kelayakan Pasar Training ini dilaksanakan di beberapa kota-kota besar di Indonesia seperti Ibukota DKI Jakarta, Bandung, Bali, Yogyakarta, Malang, Surabaya, Lombok dan juga kota Batam. Jika Anda membutuhkan pelatihan di kota lain silahkan menghubungi tim marketing kami. Jadwal Training Terbaru di Tahun 2026 Januari : 16-17 Januari 2026 Februari : 13-14 Februari 2026 Maret : 5-6 Maret 2026 April : 24-25 April 2026 Mei : 21-22 Mei 2026 Juni : 11-12 Juni 2026 Juli : 16-17 Juli 2026 Agustus : 20-21 Agustus 2026 September : 17-18 September 2026 Oktober : 8-9 Oktober 2026 November : 12-13 November 2026 Desember : 17-18 Desember 2026 Selain Jadwal yang sudah kami tentukan tahun ini. Tanggal pelaksanaan pelatihan tersebut juga dapat disesuaikan dengan kebutuhan calon peserta. Sebelum menentukan tanggal pelaksanaan pelatihan sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu kepada tim marketing kami. Investasi Training Analisis Kelayakan Pasar Offline tahun 2026 ini : Berikut ini adalah biaya investasi pelatihan tahun 2025 : Jakarta : Rp7.500.000,- Bandung : Rp7.500.000,- Jogja : Rp7.000.000,- Surabaya : Rp7.500.000, Bali : Rp8.500.000,- Lombok: Rp9.500.000,- Batam : Rp9.500.000,- Malang : Rp7.500.000,- Biaya investasi dapat berubaha sewaktu-waktu tanpa…
Read more


May 11, 2025 0
TRAINING STRATEGI MENGHADAPI MASALAH PERPAJAKAN INTERNASIONAL DAN TRANSFER PRICING

TRAINING STRATEGI MENGHADAPI MASALAH PERPAJAKAN INTERNASIONAL DAN TRANSFER PRICING

TRAINING STRATEGI MENGHADAPI MASALAH PERPAJAKAN INTERNASIONAL DAN TRANSFER PRICING   DESKRIPSI STRATEGI MENGHADAPI MASALAH PERPAJAKAN INTERNASIONAL DAN TRANSFER PRICING Pelatihan mengenai strategi menghadapi masalah perpajakan internasional dan transfer pricing sangat penting bagi perusahaan yang beroperasi di pasar global. Dengan adanya pelatihan ini, para profesional pajak dapat memahami kompleksitas peraturan perpajakan antarnegara serta bagaimana mengelola risiko terkait perpajakan yang timbul akibat transaksi lintas batas. Transfer pricing, yang berhubungan dengan penentuan harga transaksi antarperusahaan dalam kelompok usaha yang berbeda negara, memerlukan perhatian khusus untuk memastikan kepatuhan terhadap regulasi pajak internasional. Pelatihan ini juga membantu perusahaan dalam mengoptimalkan struktur pajak mereka, mengurangi potensi sengketa pajak, serta memitigasi risiko sanksi yang dapat merugikan keuangan perusahaan. TUJUAN PELATIHAN STRATEGI MENGHADAPI MASALAH PERPAJAKAN INTERNASIONAL DAN TRANSFER PRICING Tujuan pelatihan strategi menghadapi masalah perpajakan internasional dan transfer pricing adalah untuk memberikan pemahaman mendalam mengenai prinsip-prinsip perpajakan yang berlaku di berbagai negara serta bagaimana mengelola transaksi antarperusahaan secara efektif dan sesuai dengan regulasi perpajakan internasional. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan peserta dalam menyusun kebijakan transfer pricing yang tepat guna meminimalkan risiko sengketa dengan otoritas pajak di berbagai negara. Selain itu, pelatihan ini juga bertujuan untuk membantu perusahaan dalam merancang strategi pajak yang efisien, mematuhi peraturan internasional, serta mengoptimalkan kewajiban perpajakan secara global, sehingga perusahaan dapat menghindari sanksi dan menjaga kepatuhan terhadap hukum perpajakan internasional. LIST OUTLINE MATERI PELATIHAN STRATEGI MENGHADAPI MASALAH PERPAJAKAN INTERNASIONAL DAN TRANSFER PRICING Pengenalan Perpajakan Internasional Pengertian dan ruang lingkup perpajakan internasional Prinsip dasar perpajakan internasional Tantangan dalam perpajakan internasional Dasar-Dasar Transfer Pricing Definisi dan konsep transfer pricing Tujuan dan manfaat transfer pricing bagi perusahaan Prinsip arm’s length (jarak wajar) dalam transfer pricing Peraturan dan pedoman transfer pricing internasional (OECD, UN, dan peraturan lokal) Strategi Menghadapi Masalah Perpajakan Internasional Identifikasi dan analisis risiko pajak internasional Pengelolaan pajak internasional dalam struktur perusahaan global Perencanaan pajak internasional dan pengoptimalan kewajiban pajak Pengaruh perjanjian pajak bilateral (Double Taxation Agreements – DTA) terhadap strategi pajak Penyusunan Kebijakan Transfer Pricing yang Efektif Langkah-langkah penyusunan kebijakan transfer pricing Metode transfer pricing yang umum digunakan (cost-plus, resale price method, profit split, dll.) Dokumentasi transfer pricing dan pelaporan yang sesuai Pemecahan Masalah Transfer Pricing Teknik untuk menangani sengketa pajak internasional terkait transfer pricing Prosedur dan langkah-langkah dalam penyelesaian sengketa transfer pricing Penggunaan Advance Pricing Agreements (APA) untuk mitigasi risiko Kepatuhan Pajak Internasional dan Transfer Pricing Memahami kewajiban pelaporan pajak internasional Peran otoritas pajak dalam pengawasan dan audit transfer pricing Tantangan kepatuhan di negara dengan peraturan perpajakan yang berbeda Studi Kasus dan Diskusi Praktis Analisis kasus nyata dalam perpajakan internasional dan transfer pricing Penyelesaian masalah yang sering dihadapi oleh perusahaan multinasional Diskusi kelompok dan simulasi penerapan kebijakan transfer pricing Penutupan dan Rangkuman Kesimpulan dan rekomendasi strategi terbaik dalam menghadapi masalah perpajakan internasional dan transfer pricing Evaluasi hasil pelatihan dan tindak lanjut untuk implementasi dalam perusahaan PESERTA YANG MEMBUTUHKAN PELATIHAN STRATEGI MENGHADAPI MASALAH PERPAJAKAN INTERNASIONAL DAN TRANSFER PRICING Profesional Pajak Perusahaan Para staf pajak atau manajer pajak yang bekerja di perusahaan multinasional yang terlibat dalam transaksi internasional dan membutuhkan pemahaman mendalam tentang peraturan pajak internasional dan transfer pricing. Konsultan Pajak Konsultan pajak yang memberikan layanan kepada perusahaan terkait perencanaan pajak internasional dan transfer pricing serta memastikan kepatuhan perusahaan terhadap peraturan yang berlaku. Manajer Keuangan dan Akuntansi Manajer keuangan dan akuntansi yang terlibat dalam pengelolaan dan perencanaan strategi pajak internasional serta analisis dampak pajak terhadap struktur keuangan perusahaan. Direktur atau Eksekutif Perusahaan Multinasional Pemangku kepentingan tingkat tinggi yang bertanggung jawab dalam mengambil keputusan strategis terkait kebijakan pajak dan transfer pricing di perusahaan global. Tim Hukum Perusahaan Pengacara atau konsultan hukum yang menangani masalah hukum terkait perpajakan internasional dan transfer pricing, serta yang berfokus pada kepatuhan hukum perusahaan terhadap regulasi pajak internasional. Auditor Pajak dan Internal Auditor Auditor yang melakukan pemeriksaan terkait kebijakan perpajakan dan transfer pricing perusahaan serta memastikan bahwa perusahaan mematuhi regulasi perpajakan internasional. Penyelia atau Pengawas Pajak Pemerintah Otoritas pajak atau pejabat yang terlibat dalam audit, pemeriksaan, dan pengawasan kebijakan transfer pricing antarnegara yang memerlukan pemahaman lebih lanjut mengenai standar internasional dan praktik transfer pricing. Penyedia Layanan Perpajakan (Tax Service Providers) Profesional yang menyediakan layanan perencanaan pajak dan transfer pricing untuk klien yang memiliki operasi internasional dan perlu memastikan kepatuhan serta pengelolaan risiko pajak. Pemateri/ Trainer Pelatihan Strategi Menghadapi Masalah Perpajakan Internasional Dan Transfer Pricing Pelatihan ini akan diberikan oleh Trainer dari kalangan Praktisi, Akademisi dan Konsultan berpengalaman di bidangnya masing-masing. Sebelum pelatihan berlangsung Anda juga dapat berkomunikasi dengan tim training kami untuk menentukan outcome/ kompetensi yang ingin Anda capai setelah mengikuti pelatihan ini. Metode Pelatihan Kepatuhan Pajak Materi yang akan disampaikan dalam training menggunakan metode yang terdiri dari presentasi 20% , Diskusi 20%, dan Praktek kurang lebih 60 % dari keseluruhan materi pelatihan yang akan disampaikan oleh pemateri kami.  Namun jika dirasa metode ini kurang tepat untuk Tim dan Perusahaan Anda, tidak perlu sungkan untuk mendiskusikan hal ini kepada tim training kami sehingga kompetensi yang diharapkan sesuai dengan kebutuhan Perusahaan tempat Anda bekerja. Lokasi Pelatihan Perpajakan Training ini dilaksanakan di beberapa kota-kota besar di Indonesia seperti Ibukota DKI Jakarta, Bandung, Bali, Yogyakarta, Malang, Surabaya, Lombok dan juga kota Batam. Jika Anda membutuhkan pelatihan di kota lain silahkan menghubungi tim marketing kami. Jadwal Training Terbaru di Tahun 2026 Januari : 16-17 Januari 2026 Februari : 13-14 Februari 2026 Maret : 5-6 Maret 2026 April : 24-25 April 2026 Mei : 21-22 Mei 2026 Juni : 11-12 Juni 2026 Juli : 16-17 Juli 2026 Agustus : 20-21 Agustus 2026 September : 17-18 September 2026 Oktober : 8-9 Oktober 2026 November : 12-13 November 2026 Desember : 17-18 Desember 2026 Selain Jadwal yang sudah kami tentukan tahun ini. Tanggal pelaksanaan pelatihan tersebut juga dapat disesuaikan dengan kebutuhan calon peserta. Sebelum menentukan tanggal pelaksanaan pelatihan sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu kepada tim marketing kami. Investasi Training Perpajakan Offline tahun 2026 ini : Berikut ini adalah biaya investasi pelatihan tahun 2025 : Jakarta : Rp7.500.000,- Bandung : Rp7.500.000,- Jogja : Rp7.000.000,- Surabaya : Rp7.500.000, Bali : Rp8.500.000,- Lombok: Rp9.500.000,- Batam : Rp9.500.000,- Malang : Rp7.500.000,- Biaya investasi dapat berubaha sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan di website ini. Untuk mendapatkan Promo…
Read more


May 11, 2025 0
TRAINING AKUNTANSI DASAR PERBANKAN

TRAINING AKUNTANSI DASAR PERBANKAN

TRAINING AKUNTANSI DASAR PERBANKAN   DESKRIPSI PELATIHAN AKUNTANSI DASAR PERBANKAN Pelatihan akuntansi dasar perbankan memiliki peran krusial dalam meningkatkan pemahaman dan keterampilan individu dalam mengelola laporan keuangan, transaksi perbankan, serta pencatatan akuntansi yang sesuai dengan standar yang berlaku. Dengan mengikuti pelatihan ini, peserta dapat memahami prinsip dasar akuntansi seperti pencatatan debit-kredit, penyusunan neraca, laporan laba rugi, serta aspek perpajakan dalam dunia perbankan. Pelatihan ini juga membantu meningkatkan ketelitian dan akurasi dalam pencatatan keuangan, sehingga dapat meminimalkan risiko kesalahan yang dapat berdampak pada stabilitas keuangan suatu institusi. Selain itu, bagi para profesional maupun mahasiswa yang ingin berkarier di sektor perbankan, pelatihan ini menjadi bekal penting untuk meningkatkan daya saing di dunia kerja. Dengan keterampilan akuntansi yang baik, karyawan perbankan dapat lebih efisien dalam mengelola transaksi keuangan dan memastikan kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku, sehingga mendukung transparansi serta kredibilitas lembaga perbankan secara keseluruhan. TUJUAN PELATIHAN AKUNTANSI DASAR PERBANKAN Memahami Prinsip Akuntansi Perbankan – Membantu peserta memahami konsep dasar akuntansi, termasuk pencatatan transaksi, penyusunan laporan keuangan, dan analisis keuangan sesuai dengan standar yang berlaku. Meningkatkan Ketelitian dan Akurasi – Melatih peserta untuk melakukan pencatatan keuangan dengan benar guna menghindari kesalahan yang dapat berdampak pada stabilitas keuangan bank. Mengenal Regulasi dan Standar Keuangan – Membantu peserta memahami peraturan serta kebijakan akuntansi yang harus dipatuhi dalam industri perbankan. Meningkatkan Efisiensi Kerja – Memberikan keterampilan teknis agar peserta dapat bekerja lebih efisien dalam mengelola transaksi keuangan dan menyusun laporan keuangan. Mempersiapkan Karier di Bidang Perbankan – Memberikan bekal yang diperlukan bagi mahasiswa atau profesional yang ingin bekerja atau mengembangkan karier di sektor perbankan dan keuangan. LIST OUTLINE MATERI PELATIHAN AKUNTANSI DASAR PERBANKAN 1. Pengenalan Akuntansi Perbankan Definisi dan tujuan akuntansi perbankan Peran akuntansi dalam industri perbankan Prinsip dasar akuntansi yang berlaku 2. Siklus Akuntansi Perbankan Proses pencatatan transaksi perbankan Pengelolaan jurnal umum dan jurnal khusus Posting ke buku besar dan penyusunan neraca saldo 3. Pencatatan Transaksi Keuangan Perbankan Transaksi penerimaan dan pengeluaran dana Pencatatan deposito, kredit, dan pinjaman Akuntansi bunga dan biaya operasional bank 4. Penyusunan Laporan Keuangan Perbankan Laporan laba rugi bank Laporan posisi keuangan (neraca) Laporan arus kas dan catatan atas laporan keuangan 5. Regulasi dan Standar Akuntansi Perbankan PSAK (Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan) terkait perbankan Regulasi Bank Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kepatuhan dan audit dalam akuntansi perbankan 6. Manajemen Risiko dan Pengendalian Internal Identifikasi risiko dalam akuntansi perbankan Sistem pengendalian internal perbankan Pencegahan fraud dan kecurangan keuangan 7. Penerapan Teknologi dalam Akuntansi Perbankan Sistem informasi akuntansi perbankan Software dan aplikasi akuntansi perbankan Digital banking dan dampaknya terhadap akuntansi 8. Studi Kasus dan Simulasi Analisis laporan keuangan bank Simulasi pencatatan transaksi perbankan Penyusunan laporan keuangan berdasarkan studi kasus nyata PESERTA YANG MEMBUTUHKAN PELATIHAN AKUNTANSI DASAR PERBANKAN Mahasiswa dan Lulusan Baru Mahasiswa jurusan akuntansi, manajemen, ekonomi, dan keuangan yang ingin memahami dasar akuntansi perbankan. Lulusan baru yang ingin meningkatkan keterampilan sebelum terjun ke industri perbankan. Karyawan Perbankan Pemula Teller, customer service, dan staf administrasi bank yang perlu memahami pencatatan transaksi keuangan. Pegawai bagian keuangan dan akuntansi di perbankan yang ingin memperdalam pengetahuan akuntansi. Profesional di Bidang Keuangan dan Akuntansi Akuntan yang ingin memahami sistem akuntansi di sektor perbankan. Analis keuangan dan auditor yang membutuhkan wawasan tentang pencatatan dan pelaporan keuangan bank. Pengusaha dan Pemilik Usaha Kecil Pemilik usaha yang sering berurusan dengan transaksi perbankan dan ingin memahami cara kerja akuntansi perbankan. Pelaku usaha di sektor keuangan yang ingin mengelola keuangan dengan lebih baik. Pegawai di Lembaga Keuangan Non-Bank Karyawan koperasi simpan pinjam, perusahaan leasing, atau fintech yang memiliki transaksi keuangan mirip dengan perbankan. Masyarakat Umum yang Ingin Belajar Akuntansi Perbankan Individu yang ingin menambah wawasan dalam bidang keuangan dan akuntansi perbankan untuk kepentingan pribadi atau karier. Pemateri/ Trainer Pelatihan Akuntansi Dasar Perbankan Pelatihan ini akan diberikan oleh Trainer dari kalangan Praktisi, Akademisi dan Konsultan berpengalaman di bidangnya masing-masing. Sebelum pelatihan berlangsung Anda juga dapat berkomunikasi dengan tim training kami untuk menentukan outcome/ kompetensi yang ingin Anda capai setelah mengikuti pelatihan ini. Metode Pelatihan Transaksi Keuangan Materi yang akan disampaikan dalam training menggunakan metode yang terdiri dari presentasi 20% , Diskusi 20%, dan Praktek kurang lebih 60 % dari keseluruhan materi pelatihan yang akan disampaikan oleh pemateri kami.  Namun jika dirasa metode ini kurang tepat untuk Tim dan Perusahaan Anda, tidak perlu sungkan untuk mendiskusikan hal ini kepada tim training kami sehingga kompetensi yang diharapkan sesuai dengan kebutuhan Perusahaan tempat Anda bekerja. Lokasi Pelatihan Laporan Keuangan Perbankan Training ini dilaksanakan di beberapa kota-kota besar di Indonesia seperti Ibukota DKI Jakarta, Bandung, Bali, Yogyakarta, Malang, Surabaya, Lombok dan juga kota Batam. Jika Anda membutuhkan pelatihan di kota lain silahkan menghubungi tim marketing kami. Jadwal Training Terbaru di Tahun 2026 Januari : 16-17 Januari 2026 Februari : 13-14 Februari 2026 Maret : 5-6 Maret 2026 April : 24-25 April 2026 Mei : 21-22 Mei 2026 Juni : 11-12 Juni 2026 Juli : 16-17 Juli 2026 Agustus : 20-21 Agustus 2026 September : 17-18 September 2026 Oktober : 8-9 Oktober 2026 November : 12-13 November 2026 Desember : 17-18 Desember 2026 Selain Jadwal yang sudah kami tentukan tahun ini. Tanggal pelaksanaan pelatihan tersebut juga dapat disesuaikan dengan kebutuhan calon peserta. Sebelum menentukan tanggal pelaksanaan pelatihan sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu kepada tim marketing kami. Investasi Training Laporan Keuangan Perbankan Offline tahun 2026 ini : Berikut ini adalah biaya investasi pelatihan tahun 2025 : Jakarta : Rp7.500.000,- Bandung : Rp7.500.000,- Jogja : Rp7.000.000,- Surabaya : Rp7.500.000, Bali : Rp8.500.000,- Lombok: Rp9.500.000,- Batam : Rp9.500.000,- Malang : Rp7.500.000,- Biaya investasi dapat berubaha sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan di website ini. Untuk mendapatkan Promo atau Diskon potongan biaya Investasi kami sarankan untuk menghubungi tim marketing pelatihan kami melalui Whatsapp atau email. Apabila perusahaan membutuhkan paket in house training, anggaran investasi pelatihan dapat menyesuaikan dengan anggaran perusahaan. Fasilitas Pelatihan untuk Paket Group (Minimal 2 orang peserta dari perusahaan yang sama): FREE Airport pickup service (Gratis Antar jemput Hotel/Bandara) FREE Transportasi Peserta ke tempat pelatihan . Module / Handout FREE Flashdisk Sertifikat FREE Bag or bagpack (Tas Training) Training Kit (Dokumentasi photo, Blocknote, ATK, etc) 2xCoffe Break & 1 Lunch, Dinner FREE Souvenir Exclusive Jadwal…
Read more


May 11, 2025 0
TRAINING KURSUS INTENSIF HUKUM JAMINAN

TRAINING KURSUS INTENSIF HUKUM JAMINAN

TRAINING KURSUS INTENSIF HUKUM JAMINAN   DESKRIPSI TRAINING KURSUS INTENSIF HUKUM JAMINAN Pelatihan kursus intensif hukum jaminan sangat penting untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan praktis dalam bidang hukum yang berhubungan dengan jaminan. Kursus ini memberikan wawasan mendalam mengenai aspek-aspek hukum yang terkait dengan jaminan, baik dalam konteks perjanjian kredit, pelaksanaan hak-hak jaminan, maupun penanganan sengketa yang muncul. Dengan pelatihan intensif, peserta dapat memahami dengan jelas prosedur hukum yang berlaku, peraturan terkait, serta tantangan yang sering dihadapi dalam praktiknya. Keterampilan ini sangat dibutuhkan oleh para profesional di bidang hukum, perbankan, dan bisnis agar dapat memberikan solusi hukum yang tepat dan efektif dalam menyelesaikan masalah yang berhubungan dengan jaminan, baik bagi pihak kreditur maupun debitur. TUJUAN PELATIHAN KURSUS INTENSIF HUKUM JAMINAN Tujuan pelatihan kursus intensif hukum jaminan adalah untuk memberikan pemahaman yang komprehensif mengenai prinsip-prinsip hukum yang mengatur jaminan dalam transaksi keuangan dan bisnis. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan peserta dalam mengidentifikasi, menyusun, dan melaksanakan perjanjian jaminan secara efektif, serta menangani berbagai masalah hukum yang mungkin timbul terkait dengan jaminan. Selain itu, kursus ini juga bertujuan untuk memperkenalkan peserta pada berbagai jenis jaminan, baik itu jaminan kebendaan maupun jaminan perorangan, serta prosedur eksekusi jaminan sesuai dengan peraturan yang berlaku. Dengan demikian, peserta diharapkan dapat menerapkan pengetahuan yang didapat untuk memberikan solusi hukum yang tepat, mengurangi risiko, dan menjaga kepentingan semua pihak yang terlibat dalam perjanjian jaminan. LIST OUTLINE MATERI PELATIHAN KURSUS INTENSIF HUKUM JAMINAN Pendahuluan tentang Hukum Jaminan Definisi dan konsep dasar hukum jaminan Tujuan dan fungsi jaminan dalam transaksi keuangan Prinsip-prinsip dasar dalam hukum jaminan Jenis-Jenis Jaminan Jaminan kebendaan (hipotek, gadai, fidusia, dan lain-lain) Jaminan perorangan (jaminan tanggung renteng, jaminan kolektif) Perbandingan antara jaminan kebendaan dan jaminan perorangan Perjanjian Jaminan Unsur-unsur perjanjian jaminan Bentuk dan tata cara pembuatan perjanjian jaminan yang sah Persyaratan hukum dalam perjanjian jaminan Prosedur Pendaftaran dan Eksekusi Jaminan Prosedur pendaftaran jaminan (misalnya gadai dan fidusia) Hak dan kewajiban pihak pemberi dan penerima jaminan Prosedur eksekusi jaminan jika debitur gagal bayar Hukum yang Mengatur Jaminan Undang-Undang dan peraturan terkait jaminan (misalnya UU Fidusia, UU Hipotek, UU Gadai) Pengaruh peraturan perundang-undangan terhadap pelaksanaan jaminan Kebijakan dan regulasi terkait jaminan di sektor perbankan dan pembiayaan Sengketa dalam Hukum Jaminan Penyelesaian sengketa jaminan secara litigasi dan non-litigasi Peran mediator dan arbitrator dalam penyelesaian sengketa Studi kasus sengketa terkait perjanjian jaminan Peran Jaminan dalam Sistem Keuangan dan Bisnis Pengaruh jaminan terhadap kelancaran pembiayaan Jaminan sebagai instrumen mitigasi risiko dalam transaksi keuangan Peran jaminan dalam mendukung kredibilitas dan trust antara pihak-pihak terkait Praktik dan Simulasi Kasus Hukum Jaminan Analisis kasus-kasus nyata terkait hukum jaminan Diskusi dan penyelesaian masalah hukum jaminan secara praktis Simulasi penyusunan perjanjian jaminan dan prosedur pelaksanaannya Etika dan Tanggung Jawab Profesional dalam Hukum Jaminan Etika profesi dalam menangani perkara jaminan Tanggung jawab hukum bagi pihak pemberi dan penerima jaminan Pentingnya transparansi dan keadilan dalam transaksi jaminan Evaluasi dan Penutupan Ujian akhir atau evaluasi pemahaman peserta Diskusi dan tanya jawab seputar materi kursus Penutupan dan pemberian sertifikat pelatihan PESERTA YANG MEMBUTUHKAN PELATIHAN KURSUS INTENSIF HUKUM JAMINAN Pengacara dan Konsultan Hukum Pengacara yang mengkhususkan diri dalam bidang perbankan, keuangan, dan bisnis perlu memahami hukum jaminan untuk memberikan nasihat yang tepat kepada klien dalam penyusunan perjanjian jaminan dan penyelesaian sengketa. Notaris dan Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) Notaris dan PPAT terlibat dalam pembuatan akta jaminan, seperti hipotek dan fidusia, yang memerlukan pemahaman mendalam tentang prosedur dan peraturan yang berlaku. Bankir dan Profesional di Sektor Keuangan Bankir yang terlibat dalam pemberian kredit dan pinjaman membutuhkan pemahaman mengenai hukum jaminan untuk menilai risiko dan melindungi kepentingan bank dalam transaksi kredit yang melibatkan jaminan. Praktisi Perusahaan Pembiayaan Profesional di perusahaan pembiayaan (leasing, factoring, dll) harus memahami hukum jaminan untuk mengelola risiko yang terkait dengan pembiayaan berbasis jaminan. Pengusaha dan Pemilik Bisnis Pemilik bisnis yang sering melakukan transaksi pembiayaan atau investasi dengan melibatkan jaminan perlu memahami hak dan kewajiban hukum yang terkait untuk melindungi kepentingan mereka. Auditor dan Akuntan Auditor dan akuntan yang terlibat dalam penilaian aset dan liabilitas perusahaan juga perlu memahami aspek hukum jaminan untuk melakukan analisis risiko dan memberikan laporan yang akurat. Pejabat Pemerintahan yang Terlibat dalam Regulasi Keuangan Pihak yang bekerja dalam lembaga pemerintah yang mengatur sektor keuangan dan pembiayaan juga memerlukan pemahaman tentang hukum jaminan untuk menyusun kebijakan dan pengawasan yang efektif. Penyelesaian Sengketa dan Mediator Profesional yang terlibat dalam penyelesaian sengketa, seperti mediator dan arbitrator, membutuhkan pengetahuan hukum jaminan untuk menyelesaikan perselisihan yang melibatkan jaminan secara adil. Pemateri/ Trainer Pelatihan Kursus Intensif Hukum Jaminan Pelatihan ini akan diberikan oleh Trainer dari kalangan Praktisi, Akademisi dan Konsultan berpengalaman di bidangnya masing-masing. Sebelum pelatihan berlangsung Anda juga dapat berkomunikasi dengan tim training kami untuk menentukan outcome/ kompetensi yang ingin Anda capai setelah mengikuti pelatihan ini. Metode Pelatihan Perjanjian Jaminan Materi yang akan disampaikan dalam training menggunakan metode yang terdiri dari presentasi 20% , Diskusi 20%, dan Praktek kurang lebih 60 % dari keseluruhan materi pelatihan yang akan disampaikan oleh pemateri kami.  Namun jika dirasa metode ini kurang tepat untuk Tim dan Perusahaan Anda, tidak perlu sungkan untuk mendiskusikan hal ini kepada tim training kami sehingga kompetensi yang diharapkan sesuai dengan kebutuhan Perusahaan tempat Anda bekerja. Lokasi Pelatihan Sengketa Training ini dilaksanakan di beberapa kota-kota besar di Indonesia seperti Ibukota DKI Jakarta, Bandung, Bali, Yogyakarta, Malang, Surabaya, Lombok dan juga kota Batam. Jika Anda membutuhkan pelatihan di kota lain silahkan menghubungi tim marketing kami. Jadwal Training Terbaru di Tahun 2026 Januari : 16-17 Januari 2026 Februari : 13-14 Februari 2026 Maret : 5-6 Maret 2026 April : 24-25 April 2026 Mei : 21-22 Mei 2026 Juni : 11-12 Juni 2026 Juli : 16-17 Juli 2026 Agustus : 20-21 Agustus 2026 September : 17-18 September 2026 Oktober : 8-9 Oktober 2026 November : 12-13 November 2026 Desember : 17-18 Desember 2026 Selain Jadwal yang sudah kami tentukan tahun ini. Tanggal pelaksanaan pelatihan tersebut juga dapat disesuaikan dengan kebutuhan calon peserta. Sebelum menentukan tanggal pelaksanaan pelatihan sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu kepada tim marketing kami. Investasi Training Sengketa Offline tahun 2026 ini : Berikut ini adalah biaya investasi pelatihan tahun 2025 : Jakarta : Rp7.500.000,- Bandung…
Read more


May 10, 2025 0
TRAINING PERANAN SKBDN, BANK GARANSI, STANDBY LC TRANSAKSI EXIM

TRAINING PERANAN SKBDN, BANK GARANSI, STANDBY LC TRANSAKSI EXIM

TRAINING PERANAN SKBDN, BANK GARANSI, STANDBY LC TRANSAKSI EXIM   DESKRIPSI TRAINING PERANAN SKBDN, BANK GARANSI, STANDBY LC TRANSAKSI EXIM Pelatihan mengenai peranan SKBDN (Surat Kredit Berdokumen Dalam Negeri), Bank Garansi, dan Standby Letter of Credit (Standby LC) dalam transaksi ekspor-impor (EXIM) sangat penting untuk meningkatkan pemahaman para pelaku bisnis dan institusi keuangan terkait mekanisme jaminan dan pembayaran internasional. SKBDN, Bank Garansi, dan Standby LC merupakan instrumen yang memberikan perlindungan terhadap risiko pembayaran dan kewajiban dalam transaksi perdagangan internasional. Pelatihan ini akan memperkuat kemampuan peserta dalam mengelola dan memahami prosedur, peraturan, serta tata cara yang berlaku dalam penggunaan instrumen tersebut, sehingga dapat mengurangi risiko bagi semua pihak yang terlibat. Dengan pemahaman yang baik, para peserta dapat memastikan kelancaran transaksi EXIM, meningkatkan kepercayaan mitra bisnis internasional, dan memitigasi potensi kerugian yang dapat terjadi. TUJUAN PELATIHAN PERANAN SKBDN, BANK GARANSI, STANDBY LC TRANSAKSI EXIM Meningkatkan pemahaman tentang konsep dan fungsi SKBDN, Bank Garansi, dan Standby LC dalam transaksi perdagangan internasional. Memperkenalkan prosedur yang benar dalam penerbitan dan penggunaan instrumen tersebut untuk memastikan keamanan dan kelancaran transaksi EXIM. Mengurangi risiko bagi pihak eksportir, importir, dan lembaga keuangan dengan memberikan pemahaman tentang cara mitigasi risiko yang mungkin timbul dalam proses transaksi internasional. Meningkatkan keterampilan praktis dalam mengelola instrumen keuangan tersebut agar dapat memberikan solusi jaminan dan pembayaran yang tepat sesuai kebutuhan bisnis. Meningkatkan kepercayaan mitra bisnis internasional dengan memastikan bahwa pihak yang terlibat memiliki pemahaman yang kuat tentang prosedur dan jaminan yang digunakan dalam transaksi. LIST OUTLINE MATERI PELATIHAN PERANAN SKBDN, BANK GARANSI, STANDBY LC TRANSAKSI EXIM 1. Pendahuluan Pengertian transaksi ekspor-impor (EXIM) Pentingnya instrumen keuangan dalam transaksi EXIM Tujuan dan manfaat pelatihan 2. Pengantar SKBDN (Surat Kredit Berdokumen Dalam Negeri) Definisi dan tujuan SKBDN Prosedur penerbitan SKBDN Jenis-jenis SKBDN dalam transaksi internasional Fungsi SKBDN dalam perlindungan pembayaran dan risiko Peran SKBDN dalam hubungan antara eksportir dan importir 3. Pengantar Bank Garansi Definisi dan tujuan Bank Garansi Jenis-jenis Bank Garansi (performance guarantee, advance payment guarantee, etc.) Prosedur penerbitan dan penggunaan Bank Garansi Fungsi Bank Garansi dalam transaksi EXIM Risiko yang dapat dikelola dengan Bank Garansi 4. Pengantar Standby Letter of Credit (Standby LC) Definisi dan tujuan Standby LC Perbedaan Standby LC dengan Letter of Credit (LC) biasa Jenis-jenis Standby LC Prosedur penerbitan dan klaim Standby LC Peran Standby LC dalam memberikan jaminan pembayaran 5. Proses Penggunaan SKBDN, Bank Garansi, dan Standby LC dalam Transaksi EXIM Langkah-langkah penggunaan SKBDN dalam transaksi EXIM Langkah-langkah penggunaan Bank Garansi dalam transaksi EXIM Langkah-langkah penggunaan Standby LC dalam transaksi EXIM Hubungan antara eksportir, importir, dan lembaga keuangan dalam penggunaan instrumen keuangan ini 6. Mitigasi Risiko dalam Transaksi EXIM Risiko yang dihadapi dalam transaksi internasional Bagaimana SKBDN, Bank Garansi, dan Standby LC membantu mengurangi risiko Teknik mitigasi risiko untuk eksportir dan importir 7. Studi Kasus Penggunaan SKBDN, Bank Garansi, dan Standby LC Contoh kasus penerapan SKBDN dalam transaksi EXIM Contoh kasus penerapan Bank Garansi dalam transaksi EXIM Contoh kasus penerapan Standby LC dalam transaksi EXIM Analisis dan diskusi hasil studi kasus 8. Peraturan dan Regulasi Terkait SKBDN, Bank Garansi, dan Standby LC Peraturan internasional yang mengatur instrumen keuangan ini (misalnya, UCP 600) Peraturan nasional terkait penggunaan SKBDN, Bank Garansi, dan Standby LC Kepatuhan terhadap regulasi dan persyaratan hukum 9. Praktik Terbaik dalam Penggunaan SKBDN, Bank Garansi, dan Standby LC Tips untuk mengoptimalkan penggunaan instrumen ini Best practices dalam menghindari kesalahan dalam transaksi internasional Pengelolaan dokumen yang tepat dalam penerbitan instrumen keuangan 10. Penutupan Rangkuman materi yang telah dibahas Sesi tanya jawab Evaluasi dan feedback peserta PESERTA YANG MEMBUTUHKAN PELATIHAN PERANAN SKBDN, BANK GARANSI, STANDBY LC TRANSAKSI EXIM Eksportir dan Importir Pihak yang terlibat langsung dalam transaksi ekspor-impor perlu memahami cara menggunakan SKBDN, Bank Garansi, dan Standby LC untuk melindungi pembayaran dan memastikan kelancaran transaksi. Bank dan Lembaga Keuangan Pegawai bank yang bertugas dalam penerbitan dan pengelolaan instrumen keuangan seperti SKBDN, Bank Garansi, dan Standby LC, sehingga mereka dapat memahami prosedur dan regulasi terkait instrumen ini. Pihak Pengelola Jaminan Perdagangan Internasional Individu atau tim yang bertanggung jawab untuk mengelola dan memberikan jaminan dalam transaksi internasional agar mereka bisa memberikan solusi yang tepat terkait risiko transaksi. Konsultan dan Profesional Eksternal Konsultan yang memberikan nasihat hukum, keuangan, atau perdagangan kepada perusahaan terkait instrumen jaminan transaksi internasional perlu memiliki pemahaman mendalam tentang penggunaan SKBDN, Bank Garansi, dan Standby LC. Manajer dan Staf Departemen Keuangan dan Treasury Manajer atau staf yang menangani pengelolaan keuangan, cash flow, dan pembayaran internasional di perusahaan agar mereka dapat memahami cara mengelola instrumen jaminan dan pembayaran dengan tepat. Advokat atau Pengacara yang Menangani Perdagangan Internasional Pengacara yang terlibat dalam pembuatan kontrak internasional atau perjanjian jaminan, agar dapat memberikan nasihat hukum terkait penggunaan instrumen SKBDN, Bank Garansi, dan Standby LC. Petugas Bea Cukai dan Regulator Petugas yang bekerja di lembaga pemerintah atau regulator perdagangan internasional untuk memahami prosedur dan regulasi terkait penggunaan instrumen keuangan dalam perdagangan internasional. Perusahaan Ekspor-Impor Kecil dan Menengah (UKM) Pelaku usaha kecil dan menengah yang terlibat dalam ekspor-impor yang ingin memahami cara melindungi transaksi mereka dengan menggunakan instrumen keuangan yang tepat. Penyedia Layanan Logistik dan Pengiriman Internasional Pihak yang terlibat dalam pengiriman barang internasional yang perlu mengetahui peranan jaminan pembayaran seperti SKBDN, Bank Garansi, dan Standby LC dalam memastikan keamanan pembayaran dan pengiriman. Pemateri/ Trainer Pelatihan Peranan Skbdn, Bank Garansi, Standby Lc Transaksi Exim Pelatihan ini akan diberikan oleh Trainer dari kalangan Praktisi, Akademisi dan Konsultan berpengalaman di bidangnya masing-masing. Sebelum pelatihan berlangsung Anda juga dapat berkomunikasi dengan tim training kami untuk menentukan outcome/ kompetensi yang ingin Anda capai setelah mengikuti pelatihan ini. Metode Pelatihan Bank Garansi Materi yang akan disampaikan dalam training menggunakan metode yang terdiri dari presentasi 20% , Diskusi 20%, dan Praktek kurang lebih 60 % dari keseluruhan materi pelatihan yang akan disampaikan oleh pemateri kami.  Namun jika dirasa metode ini kurang tepat untuk Tim dan Perusahaan Anda, tidak perlu sungkan untuk mendiskusikan hal ini kepada tim training kami sehingga kompetensi yang diharapkan sesuai dengan kebutuhan Perusahaan tempat Anda bekerja. Lokasi Pelatihan Standby Lc Training ini dilaksanakan di beberapa kota-kota besar di Indonesia seperti Ibukota DKI Jakarta, Bandung, Bali, Yogyakarta, Malang, Surabaya, Lombok…
Read more


May 10, 2025 0
TRAINING AKUNTANSI DAN PAJAK UNTUK PERTAMBANGAN NON MIGAS

TRAINING AKUNTANSI DAN PAJAK UNTUK PERTAMBANGAN NON MIGAS

TRAINING AKUNTANSI DAN PAJAK UNTUK PERTAMBANGAN NON MIGAS   DESKRIPSI TRAINING AKUNTANSI DAN PAJAK UNTUK PERTAMBANGAN NON MIGAS Pelatihan akuntansi dan pajak sangat penting bagi perusahaan pertambangan non-migas karena sektor ini memiliki kompleksitas dalam pengelolaan keuangan dan kewajiban perpajakan yang khas. Akuntansi yang tepat akan memastikan pencatatan transaksi yang akurat, sehingga laporan keuangan dapat mencerminkan kondisi bisnis dengan jelas dan transparan. Sementara itu, pemahaman tentang pajak sangat krusial karena sektor pertambangan sering terlibat dalam berbagai jenis pajak, mulai dari pajak penghasilan, pajak daerah, hingga pajak terkait ekspor dan lingkungan. Pelatihan ini membantu karyawan untuk mengelola kewajiban perpajakan secara tepat waktu dan sesuai aturan, menghindari potensi sanksi atau denda yang dapat merugikan perusahaan. Dengan keterampilan yang mumpuni dalam akuntansi dan pajak, perusahaan dapat meningkatkan efisiensi operasional, meminimalkan risiko hukum, dan mendukung keberlanjutan bisnis jangka panjang. TUJUAN PELATIHAN AKUNTANSI DAN PAJAK UNTUK PERTAMBANGAN NON MIGAS Tujuan pelatihan akuntansi dan pajak untuk pertambangan non-migas adalah untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan para peserta dalam mengelola aspek keuangan dan perpajakan yang spesifik di sektor pertambangan. Pelatihan ini bertujuan untuk memastikan bahwa perusahaan mampu membuat laporan keuangan yang akurat dan sesuai dengan standar akuntansi yang berlaku, sehingga dapat menggambarkan kinerja keuangan yang transparan. Selain itu, tujuan lainnya adalah untuk memberikan pengetahuan mendalam mengenai kewajiban perpajakan yang relevan, sehingga perusahaan dapat mematuhi peraturan perpajakan dengan baik, menghindari potensi kesalahan atau pelanggaran yang dapat berujung pada sanksi atau denda. Pelatihan ini juga bertujuan untuk meningkatkan efisiensi pengelolaan biaya, memperbaiki pengambilan keputusan finansial, serta mendukung keberlanjutan perusahaan melalui praktik perpajakan yang optimal dan akuntansi yang tepat. LIST OUTLINE MATERI PELATIHAN AKUNTANSI DAN PAJAK UNTUK PERTAMBANGAN NON MIGAS 1. Pengenalan Akuntansi dan Pajak dalam Sektor Pertambangan Non-Migas Definisi dan ruang lingkup akuntansi dalam sektor pertambangan non-migas Pentingnya akuntansi dan pajak untuk keberlanjutan bisnis pertambangan Perbedaan akuntansi dan pajak dalam sektor pertambangan non-migas dibandingkan sektor lainnya 2. Prinsip-Prinsip Akuntansi yang Berlaku di Pertambangan Standar akuntansi yang berlaku di Indonesia (PSAK) Pencatatan transaksi terkait kegiatan pertambangan Penyusunan laporan keuangan untuk perusahaan pertambangan Neraca Laporan laba rugi Laporan arus kas Pengakuan pendapatan dan biaya dalam kegiatan pertambangan 3. Pengelolaan Aset dan Liabilitas dalam Pertambangan Pengelolaan aset tetap dan inventarisasi Depresiasi dan amortisasi aset dalam sektor pertambangan Pembiayaan kegiatan operasional dan investasi Pengelolaan liabilitas jangka pendek dan panjang 4. Peraturan Perpajakan yang Berlaku untuk Sektor Pertambangan Non-Migas Jenis-jenis pajak yang relevan (PPh, PPN, Pajak Daerah, dll) Pajak yang berlaku pada tahap eksplorasi, eksploitasi, dan produksi Pajak ekspor dan bea keluar untuk hasil tambang Pajak lingkungan dan kewajiban terkait lingkungan hidup 5. Penyusunan dan Pelaporan Pajak Perhitungan dan pelaporan Pajak Penghasilan (PPh) PPh Pasal 21, 22, 23, 25, 29 Perhitungan dan pelaporan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) Pelaporan SPT Tahunan dan SPT Masa Penghitungan dan pelaporan pajak untuk perusahaan tambang asing 6. Manajemen Risiko Pajak dalam Sektor Pertambangan Identifikasi potensi risiko pajak di sektor pertambangan Strategi pengelolaan risiko pajak Kewajiban perpajakan dalam kegiatan ekspor dan impor bahan tambang Penyelesaian sengketa pajak 7. Perencanaan Pajak dan Pengoptimalan Beban Pajak Strategi perencanaan pajak untuk efisiensi biaya Penggunaan insentif pajak yang tersedia di sektor pertambangan Pengelolaan transfer pricing dalam transaksi antar perusahaan tambang Kebijakan terkait pemanfaatan tax holiday dan tax allowance 8. Audit dan Kepatuhan Pajak dalam Pertambangan Persiapan menghadapi audit pajak Prosedur audit pajak dan persiapan dokumen Kewajiban pelaporan dan pembayaran pajak yang tepat waktu Evaluasi dan monitoring kewajiban perpajakan secara berkala 9. Studi Kasus dan Aplikasi Praktis Analisis laporan keuangan perusahaan pertambangan Perhitungan pajak dan penyusunan SPT dengan contoh kasus Diskusi dan solusi terhadap tantangan perpajakan dan akuntansi dalam pertambangan 10. Penutupan dan Evaluasi Ringkasan materi yang telah dipelajari Evaluasi pelatihan dan feedback peserta Diskusi mengenai implementasi materi di lapangan PESERTA YANG MEMBUTUHKAN PELATIHAN AKUNTANSI DAN PAJAK UNTUK PERTAMBANGAN NON MIGAS Akuntan dan Staf Keuangan Mereka yang bertanggung jawab atas pencatatan transaksi keuangan, penyusunan laporan keuangan, dan pemantauan kondisi finansial perusahaan pertambangan. Pelatihan ini membantu mereka memahami peraturan akuntansi yang berlaku khusus untuk sektor pertambangan non-migas. Manajer Keuangan dan Direktur Keuangan Para manajer yang mengawasi strategi pengelolaan keuangan perusahaan. Mereka membutuhkan pengetahuan tentang akuntansi dan pajak agar dapat mengambil keputusan yang lebih baik terkait pengelolaan biaya, pajak, dan perencanaan keuangan. Pihak yang Mengelola Pajak Perusahaan (Tax Manager/Tax Officer) Individu yang bertanggung jawab atas perhitungan, pelaporan, dan pembayaran pajak perusahaan. Pelatihan ini sangat penting untuk memastikan kepatuhan terhadap peraturan perpajakan yang kompleks dalam sektor pertambangan non-migas. Pengusaha dan Pemilik Perusahaan Pertambangan Non-Migas Pemilik atau pengusaha perusahaan pertambangan yang ingin memahami secara lebih mendalam tentang pengelolaan pajak dan akuntansi untuk menjaga keberlanjutan dan efisiensi operasional perusahaan mereka. Staf Legal dan Konsultan Pajak Pengacara atau konsultan yang menangani masalah perpajakan dan hukum terkait di sektor pertambangan. Pelatihan ini dapat memperluas pengetahuan mereka terkait dengan peraturan pajak dan akuntansi yang berlaku di industri pertambangan. Auditor Internal dan Eksternal Auditor yang melakukan audit terhadap laporan keuangan perusahaan pertambangan dan memastikan kepatuhan perusahaan terhadap standar akuntansi dan kewajiban perpajakan yang berlaku. Staf Pemerintah yang Mengawasi Industri Pertambangan Pegawai pemerintah yang terlibat dalam pengawasan industri pertambangan, termasuk yang bekerja di Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Direktorat Jenderal Pajak, dan lembaga terkait lainnya. Investor dan Analis Keuangan Investor yang ingin menilai kinerja keuangan perusahaan pertambangan atau analis yang mengkaji laporan keuangan dan kewajiban perpajakan perusahaan sebagai bagian dari evaluasi investasi. Pemateri/ Trainer Pelatihan Akuntansi Dan Pajak Untuk Pertambangan Non Migas Pelatihan ini akan diberikan oleh Trainer dari kalangan Praktisi, Akademisi dan Konsultan berpengalaman di bidangnya masing-masing. Sebelum pelatihan berlangsung Anda juga dapat berkomunikasi dengan tim training kami untuk menentukan outcome/ kompetensi yang ingin Anda capai setelah mengikuti pelatihan ini. Metode Pelatihan Pajak Materi yang akan disampaikan dalam training menggunakan metode yang terdiri dari presentasi 20% , Diskusi 20%, dan Praktek kurang lebih 60 % dari keseluruhan materi pelatihan yang akan disampaikan oleh pemateri kami.  Namun jika dirasa metode ini kurang tepat untuk Tim dan Perusahaan Anda, tidak perlu sungkan untuk mendiskusikan hal ini kepada tim training kami sehingga kompetensi yang diharapkan sesuai dengan kebutuhan Perusahaan tempat Anda bekerja. Lokasi Pelatihan Pertambangan Training ini dilaksanakan di beberapa kota-kota besar di Indonesia seperti Ibukota…
Read more


May 6, 2025 0
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.

Company

About Us

Contact Us

Products

Services

Blog

Features

Analytics

Engagement

Builder

Publisher

Help

Privacy Policy

Terms

Conditions

Privacy

Terms

Privacy Policy

Conditions

© 2023 Created with Royal Elementor Addons