TRAINING SUPPLY CHAIN MANAGEMENT (SCM) ISO 28000 : 2007 BY TUV RHEINLAND

TRAINING SUPPLY CHAIN MANAGEMENT (SCM) ISO 28000 : 2007 BY TUV RHEINLAND

TRAINING SUPPLY CHAIN MANAGEMENT (SCM) ISO 28000 : 2007 BY TUV RHEINLAND   DESKRIPSI TRAINING SUPPLY CHAIN MANAGEMENT (SCM) ISO 28000 : 2007 BY TUV RHEINLAND Pelatihan Supply Chain Management (SCM) berbasis ISO 28000:2007 yang diselenggarakan oleh TUV Rheinland memiliki peran penting dalam meningkatkan keamanan rantai pasokan bagi perusahaan. Standar ini dirancang untuk membantu organisasi dalam mengidentifikasi, menganalisis, dan mengelola risiko keamanan dalam seluruh rantai pasokan, mulai dari pengadaan bahan baku hingga distribusi produk akhir. Dengan mengikuti pelatihan ini, perusahaan dapat meningkatkan efisiensi operasional, mengurangi potensi gangguan, serta memastikan kepatuhan terhadap regulasi internasional. Selain itu, pelatihan ini juga membantu meningkatkan kepercayaan mitra bisnis dan pelanggan, karena menunjukkan komitmen perusahaan terhadap keamanan dan keberlanjutan rantai pasokan. TUJUAN PELATIHAN SUPPLY CHAIN MANAGEMENT (SCM) ISO 28000 : 2007 BY TUV RHEINLAND Memahami Standar ISO 28000:2007 – Memberikan pemahaman mendalam tentang persyaratan dan prinsip manajemen keamanan dalam rantai pasokan. Identifikasi dan Mitigasi Risiko – Membantu organisasi dalam mengenali, menilai, dan mengelola risiko keamanan yang dapat mengganggu kelancaran rantai pasokan. Meningkatkan Keamanan dan Efisiensi – Mengoptimalkan sistem keamanan dan operasional agar rantai pasokan lebih tangguh dan efisien. Meningkatkan Kepatuhan Regulasi – Memastikan perusahaan memenuhi standar internasional dan persyaratan hukum terkait keamanan rantai pasokan. Meningkatkan Kepercayaan Pemangku Kepentingan – Meningkatkan kredibilitas perusahaan di mata pelanggan, mitra bisnis, dan regulator melalui implementasi sistem keamanan yang terstruktur. Mendukung Keberlanjutan Bisnis – Mengurangi gangguan operasional akibat ancaman keamanan, sehingga meningkatkan daya saing dan keberlanjutan bisnis. LIST OUTLINE MATERI PELATIHAN SUPPLY CHAIN MANAGEMENT (SCM) ISO 28000 : 2007 BY TUV RHEINLAND 1. Pengenalan ISO 28000:2007 Latar belakang dan sejarah standar ISO 28000 Tujuan dan manfaat penerapan standar dalam rantai pasokan Prinsip dasar manajemen keamanan rantai pasokan 2. Persyaratan dan Struktur ISO 28000:2007 Konteks organisasi dan ruang lingkup standar Peran kepemimpinan dan tanggung jawab manajemen Perencanaan sistem manajemen keamanan rantai pasokan Dukungan dan sumber daya dalam implementasi 3. Identifikasi dan Manajemen Risiko Keamanan Metode identifikasi ancaman dan kerentanan dalam rantai pasokan Strategi mitigasi dan pengendalian risiko keamanan Studi kasus gangguan dalam rantai pasokan dan cara penanganannya 4. Implementasi Sistem Manajemen Keamanan Rantai Pasokan Proses pengendalian operasional untuk mencegah risiko Manajemen insiden dan respons terhadap gangguan keamanan Evaluasi kinerja dan pengukuran efektivitas sistem 5. Audit dan Kepatuhan terhadap ISO 28000:2007 Proses audit internal dan eksternal Dokumentasi dan pencatatan yang diperlukan Strategi untuk meningkatkan kepatuhan dan perbaikan berkelanjutan 6. Studi Kasus dan Best Practices Implementasi ISO 28000 di berbagai industri Tantangan dan solusi dalam penerapan standar Diskusi interaktif dan latihan praktik 7. Sertifikasi dan Langkah Implementasi di Perusahaan Proses sertifikasi oleh TUV Rheinland Roadmap penerapan ISO 28000 di organisasi Rencana aksi untuk mengintegrasikan SCM yang aman dan efisien PESERTA YANG MEMBUTUHKAN PELATIHAN SUPPLY CHAIN MANAGEMENT (SCM) ISO 28000 : 2007 BY TUV RHEINLAND Manajer dan Supervisor Supply Chain – Bertanggung jawab atas kelancaran, keamanan, dan efisiensi rantai pasokan dalam perusahaan. Tim Keamanan dan Manajemen Risiko – Mengelola risiko keamanan dalam rantai pasokan serta menerapkan kebijakan mitigasi ancaman. Profesional Logistik dan Transportasi – Menangani pengiriman barang, distribusi, dan penyimpanan untuk memastikan keamanan serta kepatuhan terhadap regulasi. Manajer Operasional dan Produksi – Mengawasi operasional perusahaan yang bergantung pada pasokan bahan baku dan distribusi produk jadi. Petugas Kepatuhan dan Audit Internal – Memastikan bahwa perusahaan memenuhi standar keamanan rantai pasokan dan persyaratan sertifikasi. Manajer Pembelian dan Pengadaan – Mengelola hubungan dengan pemasok dan memastikan mereka menerapkan standar keamanan yang sesuai. Profesional dari Industri Manufaktur, Retail, dan Distribusi – Perusahaan yang bergantung pada rantai pasokan yang kompleks dan memerlukan sistem keamanan yang kuat. Konsultan dan Penyedia Jasa Keamanan Rantai Pasokan – Memberikan layanan konsultasi terkait implementasi ISO 28000 dan peningkatan keamanan logistik. Tim Manajemen Krisis dan Keberlanjutan Bisnis – Bertanggung jawab atas strategi pemulihan bisnis dalam menghadapi gangguan rantai pasokan. Pihak yang Ingin Memperoleh Sertifikasi ISO 28000 – Organisasi atau individu yang ingin memahami proses sertifikasi dan implementasi standar ini. Pemateri/ Trainer Pelatihan Supply Chain Management (Scm) Iso 28000 : 2007 By Tuv Rheinland Pelatihan ini akan diberikan oleh Trainer dari kalangan Praktisi, Akademisi dan Konsultan berpengalaman di bidangnya masing-masing. Sebelum pelatihan berlangsung Anda juga dapat berkomunikasi dengan tim training kami untuk menentukan outcome/ kompetensi yang ingin Anda capai setelah mengikuti pelatihan ini. Metode Pelatihan Manajemen Keamanan Materi yang akan disampaikan dalam training menggunakan metode yang terdiri dari presentasi 20% , Diskusi 20%, dan Praktek kurang lebih 60 % dari keseluruhan materi pelatihan yang akan disampaikan oleh pemateri kami.  Namun jika dirasa metode ini kurang tepat untuk Tim dan Perusahaan Anda, tidak perlu sungkan untuk mendiskusikan hal ini kepada tim training kami sehingga kompetensi yang diharapkan sesuai dengan kebutuhan Perusahaan tempat Anda bekerja. Lokasi Pelatihan Rantai Pasok Training ini dilaksanakan di beberapa kota-kota besar di Indonesia seperti Ibukota DKI Jakarta, Bandung, Bali, Yogyakarta, Malang, Surabaya, Lombok dan juga kota Batam. Jika Anda membutuhkan pelatihan di kota lain silahkan menghubungi tim marketing kami. Jadwal Training Terbaru di Tahun 2026 Januari : 16-17 Januari 2026 Februari : 13-14 Februari 2026 Maret : 5-6 Maret 2026 April : 24-25 April 2026 Mei : 21-22 Mei 2026 Juni : 11-12 Juni 2026 Juli : 16-17 Juli 2026 Agustus : 20-21 Agustus 2026 September : 17-18 September 2026 Oktober : 8-9 Oktober 2026 November : 12-13 November 2026 Desember : 17-18 Desember 2026 Selain Jadwal yang sudah kami tentukan tahun ini. Tanggal pelaksanaan pelatihan tersebut juga dapat disesuaikan dengan kebutuhan calon peserta. Sebelum menentukan tanggal pelaksanaan pelatihan sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu kepada tim marketing kami. Investasi Training Rantai Pasok Offline tahun 2026 ini : Berikut ini adalah biaya investasi pelatihan tahun 2025 : Jakarta : Rp7.500.000,- Bandung : Rp7.500.000,- Jogja : Rp7.000.000,- Surabaya : Rp7.500.000, Bali : Rp8.500.000,- Lombok: Rp9.500.000,- Batam : Rp9.500.000,- Malang : Rp7.500.000,- Biaya investasi dapat berubaha sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan di website ini. Untuk mendapatkan Promo atau Diskon potongan biaya Investasi kami sarankan untuk menghubungi tim marketing pelatihan kami melalui Whatsapp atau email. Apabila perusahaan membutuhkan paket in house training, anggaran investasi pelatihan dapat menyesuaikan dengan anggaran perusahaan. Fasilitas Pelatihan untuk Paket Group (Minimal 2 orang peserta dari perusahaan yang sama): FREE Airport pickup service (Gratis Antar jemput Hotel/Bandara)…
Read more


June 5, 2025 0
TRAINING E - TENDER

TRAINING E – TENDER

  TRAINING E – TENDER   DESKRIPSI TRAINING E – TENDER Pelatihan e-tendering sangat penting dalam era digital ini, terutama bagi organisasi atau perusahaan yang ingin meningkatkan efisiensi dan transparansi dalam proses pengadaan barang dan jasa. Dengan adanya pelatihan ini, para peserta dapat memahami cara mengoperasikan sistem e-tender yang berbasis teknologi informasi, yang memungkinkan mereka untuk melakukan lelang secara online dengan mudah dan cepat. Proses pengadaan yang sebelumnya memakan waktu dan rawan penyalahgunaan dapat lebih terstruktur dan transparan. Selain itu, pelatihan ini juga memberikan pemahaman mengenai peraturan dan tata cara yang harus diikuti dalam sistem e-tender, sehingga mengurangi potensi kesalahan atau penyimpangan. Melalui pelatihan e-tendering, peserta diharapkan dapat mengoptimalkan penggunaan teknologi dalam mendukung proses bisnis yang lebih efektif dan efisien. TUJUAN PELATIHAN E – TENDER Tujuan pelatihan e-tendering adalah untuk memberikan pemahaman dan keterampilan kepada peserta dalam mengoperasikan sistem e-tender secara efektif dan efisien. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan peserta mengenai prosedur pengadaan barang dan jasa secara elektronik, yang mencakup cara melakukan registrasi, mengelola tender, hingga proses evaluasi penawaran. Selain itu, pelatihan ini bertujuan untuk meminimalkan potensi kesalahan dan penyalahgunaan dalam proses pengadaan, serta mendorong penerapan prinsip transparansi dan akuntabilitas. Dengan pelatihan e-tendering, peserta diharapkan dapat mempercepat proses pengadaan, mengurangi biaya, dan meningkatkan kompetisi antar penyedia barang dan jasa untuk mendapatkan hasil yang optimal. LIST OUTLINE MATERI PELATIHAN E – TENDER Pengenalan E-Tendering Definisi dan konsep dasar e-tendering Pentingnya e-tendering dalam pengadaan barang/jasa Manfaat e-tendering bagi penyedia dan pengguna Peraturan dan Kebijakan Terkait E-Tendering Regulasi dan undang-undang pengadaan elektronik Kebijakan pemerintah terkait e-tendering Etika dan tata cara pengadaan yang baik (Good Procurement Practices) Persiapan Sistem E-Tendering Registrasi pengguna (pemerintah dan penyedia barang/jasa) Pengaturan akun dan peran pengguna dalam sistem e-tender Persyaratan teknis dan infrastruktur pendukung Proses Pelaksanaan E-Tender Prosedur pembuatan dan penerbitan dokumen tender Pengumuman tender secara elektronik Pendaftaran peserta tender Pengajuan dan evaluasi penawaran Pengelolaan Tender Elektronik Pengelolaan dan pemantauan tahapan tender Penanganan perubahan atau klarifikasi tender Pengendalian dokumen tender dalam sistem Evaluasi Penawaran Proses evaluasi penawaran secara elektronik Kriteria dan metode evaluasi dalam e-tendering Prosedur penetapan pemenang tender Keamanan dan Integritas Sistem E-Tendering Keamanan data dan informasi dalam e-tendering Perlindungan hak privasi peserta Sistem audit dan pelaporan untuk memastikan transparansi Studi Kasus dan Simulasi Praktik Praktik langsung penggunaan platform e-tendering Simulasi proses pengajuan tender dan evaluasi penawaran Diskusi studi kasus pengadaan yang menggunakan e-tendering Tanya Jawab dan Diskusi Menjawab pertanyaan peserta mengenai materi pelatihan Diskusi mengenai tantangan dan solusi dalam implementasi e-tendering Penutupan dan Evaluasi Pelatihan Ringkasan materi Penilaian pelatihan dan feedback dari peserta Sertifikat dan tindak lanjut pelatihan PESERTA YANG MEMBUTUHKAN PELATIHAN E – TENDER Penyelenggara Pengadaan (Pemerintah) Pejabat Pengadaan: Mereka yang bertanggung jawab dalam merencanakan, melaksanakan, dan mengawasi proses pengadaan barang/jasa di instansi pemerintah. Panitia Lelang: Anggota tim yang menangani proses tender, termasuk evaluasi penawaran dan pemilihan penyedia barang/jasa. Penyedia Layanan Sistem Pengadaan Elektronik (LPSE): Petugas yang mengelola dan memelihara sistem e-tendering di instansi pemerintah. Penyedia Barang dan Jasa Perusahaan Penyedia Barang/Jasa: Pengusaha atau perusahaan yang ingin mengikuti tender pengadaan untuk menawarkan produk atau layanan mereka. Pelatihan ini membantu mereka dalam memahami cara mendaftar, mengajukan penawaran, serta mengikuti proses evaluasi tender secara elektronik. Manajer Pengadaan: Profesional yang bertanggung jawab dalam mengelola dan memonitor proses tender dari sisi penyedia barang/jasa. Pengawas dan Auditor Auditor Internal dan Eksternal: Mereka yang memeriksa dan memastikan bahwa proses pengadaan berlangsung sesuai dengan prosedur yang benar dan transparan, serta mencegah adanya penyimpangan dalam proses tender. Konsultan dan Penasihat Pengadaan Konsultan Pengadaan: Profesional yang memberikan nasihat kepada instansi pemerintah atau perusahaan dalam merancang, melaksanakan, dan mengelola proses pengadaan barang/jasa, termasuk yang berbasis e-tendering. Pihak yang Terlibat dalam Pengelolaan Anggaran dan Keuangan Manajer Keuangan dan Anggaran: Mereka yang bertugas dalam merencanakan dan mengelola anggaran pengadaan, serta mengawasi penggunaan dana dalam proses tender. Pengguna Sistem E-Tendering Administrator Sistem: Mereka yang bertanggung jawab dalam pengelolaan dan pemeliharaan sistem e-tendering untuk memastikan bahwa platform berjalan lancar dan aman. Pemateri/ Trainer Pelatihan E – Tender Pelatihan ini akan diberikan oleh Trainer dari kalangan Praktisi, Akademisi dan Konsultan berpengalaman di bidangnya masing-masing. Sebelum pelatihan berlangsung Anda juga dapat berkomunikasi dengan tim training kami untuk menentukan outcome/ kompetensi yang ingin Anda capai setelah mengikuti pelatihan ini. Metode Pelatihan Pelaksanaan E-Tender Materi yang akan disampaikan dalam training menggunakan metode yang terdiri dari presentasi 20% , Diskusi 20%, dan Praktek kurang lebih 60 % dari keseluruhan materi pelatihan yang akan disampaikan oleh pemateri kami.  Namun jika dirasa metode ini kurang tepat untuk Tim dan Perusahaan Anda, tidak perlu sungkan untuk mendiskusikan hal ini kepada tim training kami sehingga kompetensi yang diharapkan sesuai dengan kebutuhan Perusahaan tempat Anda bekerja. Lokasi Pelatihan Pengelolaan Tender Elektronik Training ini dilaksanakan di beberapa kota-kota besar di Indonesia seperti Ibukota DKI Jakarta, Bandung, Bali, Yogyakarta, Malang, Surabaya, Lombok dan juga kota Batam. Jika Anda membutuhkan pelatihan di kota lain silahkan menghubungi tim marketing kami. Jadwal Training Terbaru di Tahun 2026 Januari : 16-17 Januari 2026 Februari : 13-14 Februari 2026 Maret : 5-6 Maret 2026 April : 24-25 April 2026 Mei : 21-22 Mei 2026 Juni : 11-12 Juni 2026 Juli : 16-17 Juli 2026 Agustus : 20-21 Agustus 2026 September : 17-18 September 2026 Oktober : 8-9 Oktober 2026 November : 12-13 November 2026 Desember : 17-18 Desember 2026 Selain Jadwal yang sudah kami tentukan tahun ini. Tanggal pelaksanaan pelatihan tersebut juga dapat disesuaikan dengan kebutuhan calon peserta. Sebelum menentukan tanggal pelaksanaan pelatihan sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu kepada tim marketing kami. Investasi Training Pengelolaan Tender Elektronik Offline tahun 2026 ini : Berikut ini adalah biaya investasi pelatihan tahun 2025 : Jakarta : Rp7.500.000,- Bandung : Rp7.500.000,- Jogja : Rp7.000.000,- Surabaya : Rp7.500.000, Bali : Rp8.500.000,- Lombok: Rp9.500.000,- Batam : Rp9.500.000,- Malang : Rp7.500.000,- Biaya investasi dapat berubaha sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan di website ini. Untuk mendapatkan Promo atau Diskon potongan biaya Investasi kami sarankan untuk menghubungi tim marketing pelatihan kami melalui Whatsapp atau email. Apabila perusahaan membutuhkan paket in house training, anggaran investasi pelatihan dapat menyesuaikan dengan anggaran perusahaan. Fasilitas Pelatihan untuk Paket Group (Minimal 2 orang peserta dari perusahaan yang sama): FREE Airport pickup service (Gratis…
Read more


June 4, 2025 0
TRAINING BEST PRACTICE IN STRATEGY PROCUREMENT

TRAINING BEST PRACTICE IN STRATEGY PROCUREMENT

TRAINING BEST PRACTICE IN STRATEGY PROCUREMENT   DESKRIPSI TRAINING BEST PRACTICE IN STRATEGY PROCUREMENT Pelatihan Best Practice in Strategy Procurement sangat penting bagi perusahaan untuk memastikan proses pengadaan yang efisien dan efektif. Dengan memahami best practice dalam strategi pengadaan, perusahaan dapat mengoptimalkan sumber daya yang ada, mengurangi biaya, serta meningkatkan kualitas produk atau layanan yang diperoleh. Pelatihan ini juga membantu tim pengadaan untuk mengidentifikasi dan memitigasi risiko yang dapat muncul selama proses pengadaan, serta membangun hubungan yang lebih baik dengan pemasok. Selain itu, penerapan strategi pengadaan yang tepat dapat meningkatkan daya saing perusahaan di pasar global, memungkinkan perusahaan untuk beradaptasi dengan perubahan kebutuhan dan dinamika pasar yang cepat. TUJUAN PELATIHAN BEST PRACTICE IN STRATEGY PROCUREMENT Meningkatkan kemampuan pengadaan: Peserta akan memperoleh keterampilan dalam merancang, mengelola, dan melaksanakan strategi pengadaan yang dapat meningkatkan efisiensi dan mengurangi biaya. Mengoptimalkan hubungan dengan pemasok: Peserta akan belajar cara membangun kemitraan yang lebih baik dengan pemasok untuk memastikan kualitas dan kelancaran pasokan. Mengidentifikasi dan mengelola risiko: Pelatihan ini bertujuan untuk membantu peserta mengenali potensi risiko dalam pengadaan dan cara-cara untuk mengelolanya secara proaktif. Menerapkan prinsip keberlanjutan: Memahami pentingnya keberlanjutan dalam strategi pengadaan untuk mendukung tujuan jangka panjang perusahaan dan tanggung jawab sosial. Meningkatkan daya saing: Dengan mengadopsi best practice dalam strategi pengadaan, perusahaan dapat menjadi lebih kompetitif dan adaptif terhadap perubahan pasar dan kebutuhan bisnis yang berkembang. LIST OUTLINE MATERI PELATIHAN BEST PRACTICE IN STRATEGY PROCUREMENT Pendahuluan Definisi dan Pentingnya Strategi Procurement Peran Procurement dalam Kesuksesan Organisasi Tujuan dan Manfaat Pelatihan Dasar-Dasar Strategi Procurement Konsep dan Prinsip Utama dalam Procurement Pengertian dan Jenis-jenis Procurement Strategy Langkah-langkah Kunci dalam Proses Procurement Best Practices dalam Pengadaan Prinsip-prinsip Pengadaan yang Efisien Teknik Negosiasi yang Efektif Pengelolaan Rantai Pasokan (Supply Chain Management) Penerapan Teknologi dalam Procurement Pengadaan Berkelanjutan dan Tanggung Jawab Sosial Membangun dan Mengelola Hubungan dengan Pemasok Strategi Pemilihan dan Evaluasi Pemasok Mengelola Kontrak dan Kinerja Pemasok Pembangunan Kemitraan yang Berkelanjutan Pemecahan Masalah dan Penanganan Konflik dengan Pemasok Manajemen Risiko dalam Procurement Identifikasi dan Penilaian Risiko dalam Pengadaan Strategi Mitigasi Risiko Pengelolaan Ketidakpastian Pasar dan Faktor Eksternal Pengukuran Kinerja Procurement Key Performance Indicators (KPI) dalam Procurement Analisis Pengeluaran dan Penghematan Biaya Evaluasi Proses dan Peningkatan Berkelanjutan Studi Kasus dan Simulasi Analisis Kasus Nyata dalam Strategi Procurement Diskusi Kelompok dan Solusi Masalah Simulasi Proses Pengadaan Menggunakan Best Practice Penerapan Strategi Procurement di Organisasi Menyusun Rencana Aksi untuk Implementasi Integrasi Procurement dengan Strategi Bisnis Perusahaan Tantangan dan Solusi dalam Implementasi Strategi Procurement Kesimpulan dan Penutupan Rangkuman Materi Pelatihan Tindak Lanjut dan Pengembangan Kompetensi Procurement Tanya Jawab dan Diskusi Terbuka PESERTA YANG MEMBUTUHKAN PELATIHAN BEST PRACTICE IN STRATEGY PROCUREMENT Tim Procurement/Pengadaan Staf pengadaan yang terlibat langsung dalam proses pemilihan, negosiasi, dan pengelolaan pemasok, serta implementasi strategi pengadaan. Manajer Procurement Manajer yang bertanggung jawab atas perencanaan dan pelaksanaan strategi pengadaan untuk memastikan efisiensi dan keberlanjutan pengadaan di organisasi. Pimpinan Divisi atau Departemen Pengadaan Mereka yang memiliki tanggung jawab untuk menetapkan arah dan kebijakan pengadaan di level yang lebih tinggi, serta memimpin tim pengadaan. Tim Rantai Pasokan (Supply Chain) Staf yang bekerja dalam perencanaan dan pengelolaan rantai pasokan, di mana pengadaan merupakan bagian penting dalam memastikan kelancaran aliran barang dan jasa. Tim Keuangan Profesional yang terlibat dalam pengelolaan anggaran dan pengeluaran, karena pengadaan yang efisien dapat berdampak pada penghematan biaya dan pengelolaan anggaran yang lebih baik. Tim Legal Staf hukum yang mendukung pembuatan kontrak dan perjanjian dengan pemasok serta memastikan kepatuhan terhadap peraturan dan regulasi yang berlaku dalam proses pengadaan. Pimpinan Eksekutif dan Pengambil Keputusan Direksi atau eksekutif yang terlibat dalam pengambilan keputusan strategis terkait dengan kebijakan pengadaan dan pengelolaan sumber daya organisasi. Pemasok dan Vendor Pihak yang bekerja sama dengan perusahaan dalam menyediakan barang atau jasa, agar mereka dapat memahami lebih baik tentang strategi pengadaan dan prinsip-prinsip efisiensi yang diharapkan. Konsultan Pengadaan Konsultan yang membantu perusahaan dalam merancang dan mengimplementasikan strategi pengadaan yang efektif dan efisien. Pemateri/ Trainer Pelatihan Best Practice In Strategy Procurement Pelatihan ini akan diberikan oleh Trainer dari kalangan Praktisi, Akademisi dan Konsultan berpengalaman di bidangnya masing-masing. Sebelum pelatihan berlangsung Anda juga dapat berkomunikasi dengan tim training kami untuk menentukan outcome/ kompetensi yang ingin Anda capai setelah mengikuti pelatihan ini. Metode Pelatihan Pengadaan Materi yang akan disampaikan dalam training menggunakan metode yang terdiri dari presentasi 20% , Diskusi 20%, dan Praktek kurang lebih 60 % dari keseluruhan materi pelatihan yang akan disampaikan oleh pemateri kami.  Namun jika dirasa metode ini kurang tepat untuk Tim dan Perusahaan Anda, tidak perlu sungkan untuk mendiskusikan hal ini kepada tim training kami sehingga kompetensi yang diharapkan sesuai dengan kebutuhan Perusahaan tempat Anda bekerja. Lokasi Pelatihan Pengukuran Kinerja Procurement Training ini dilaksanakan di beberapa kota-kota besar di Indonesia seperti Ibukota DKI Jakarta, Bandung, Bali, Yogyakarta, Malang, Surabaya, Lombok dan juga kota Batam. Jika Anda membutuhkan pelatihan di kota lain silahkan menghubungi tim marketing kami. Jadwal Training Terbaru di Tahun 2026 Januari : 16-17 Januari 2026 Februari : 13-14 Februari 2026 Maret : 5-6 Maret 2026 April : 24-25 April 2026 Mei : 21-22 Mei 2026 Juni : 11-12 Juni 2026 Juli : 16-17 Juli 2026 Agustus : 20-21 Agustus 2026 September : 17-18 September 2026 Oktober : 8-9 Oktober 2026 November : 12-13 November 2026 Desember : 17-18 Desember 2026 Selain Jadwal yang sudah kami tentukan tahun ini. Tanggal pelaksanaan pelatihan tersebut juga dapat disesuaikan dengan kebutuhan calon peserta. Sebelum menentukan tanggal pelaksanaan pelatihan sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu kepada tim marketing kami. Investasi Training Pengukuran Kinerja Procurement Offline tahun 2026 ini : Berikut ini adalah biaya investasi pelatihan tahun 2025 : Jakarta : Rp7.500.000,- Bandung : Rp7.500.000,- Jogja : Rp7.000.000,- Surabaya : Rp7.500.000, Bali : Rp8.500.000,- Lombok: Rp9.500.000,- Batam : Rp9.500.000,- Malang : Rp7.500.000,- Biaya investasi dapat berubaha sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan di website ini. Untuk mendapatkan Promo atau Diskon potongan biaya Investasi kami sarankan untuk menghubungi tim marketing pelatihan kami melalui Whatsapp atau email. Apabila perusahaan membutuhkan paket in house training, anggaran investasi pelatihan dapat menyesuaikan dengan anggaran perusahaan. Fasilitas Pelatihan untuk Paket Group (Minimal 2 orang peserta dari perusahaan yang sama): FREE Airport pickup service (Gratis Antar jemput Hotel/Bandara) FREE Transportasi Peserta ke…
Read more


June 3, 2025 0
TRAINING SUPPLIERS EVALUATION

TRAINING SUPPLIERS EVALUATION

  TRAINING SUPPLIERS EVALUATION   DESKRIPSI TRAINING SUPPLIERS EVALUATION Pelatihan evaluasi pemasok (supplier evaluation) sangat penting untuk memastikan kualitas produk atau layanan yang diterima oleh perusahaan. Dengan melibatkan proses evaluasi yang sistematis, perusahaan dapat menilai kinerja pemasok dalam hal kualitas, harga, waktu pengiriman, dan kepatuhan terhadap peraturan. Hal ini tidak hanya membantu dalam memilih pemasok yang tepat, tetapi juga memperkuat hubungan jangka panjang yang saling menguntungkan antara perusahaan dan pemasok. Pelatihan ini memungkinkan tim pengadaan untuk lebih memahami kriteria evaluasi yang objektif dan efektif, sehingga keputusan yang diambil dapat lebih tepat, mengurangi risiko kerugian, dan meningkatkan efisiensi operasional. Dengan pemahaman yang baik, perusahaan juga dapat melakukan perbaikan berkelanjutan terhadap proses pengadaan, yang berkontribusi pada peningkatan kualitas dan daya saing. TUJUAN PELATIHAN SUPPLIERS EVALUATION Tujuan pelatihan evaluasi pemasok (supplier evaluation) adalah untuk memberikan pemahaman yang mendalam kepada peserta mengenai pentingnya proses evaluasi dalam memilih pemasok yang tepat. Pelatihan ini bertujuan agar peserta mampu menilai kinerja pemasok secara objektif berdasarkan kriteria yang relevan seperti kualitas, harga, ketepatan waktu pengiriman, dan kepatuhan terhadap standar dan peraturan. Selain itu, pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan peserta dalam membuat keputusan yang lebih baik dalam pemilihan dan pengelolaan pemasok, serta memperkuat hubungan jangka panjang yang saling menguntungkan antara perusahaan dan pemasok. Dengan demikian, tujuan utama dari pelatihan ini adalah untuk meningkatkan efisiensi operasional, mengurangi risiko, dan mendukung kualitas produk atau layanan yang dihasilkan perusahaan. MATERI PELATIHAN SUPPLIERS EVALUATION Pendahuluan Definisi dan pentingnya evaluasi pemasok Tujuan pelatihan dan manfaatnya bagi perusahaan Pengenalan terhadap proses pengadaan dan hubungan dengan pemasok Kriteria Evaluasi Pemasok Kualitas produk atau layanan Harga dan nilai ekonomis Waktu pengiriman dan keandalan Kepatuhan terhadap standar dan peraturan Responsivitas dan komunikasi Keberlanjutan dan dampak lingkungan Proses Evaluasi Pemasok Langkah-langkah dalam proses evaluasi Teknik dan alat yang digunakan untuk evaluasi (misalnya, survei, wawancara, dan audit) Penentuan bobot dan skor untuk setiap kriteria Metode Penilaian Kinerja Pemasok Evaluasi berbasis kuantitatif vs. kualitatif Analisis data dan pembuatan laporan evaluasi Penilaian berkelanjutan dan audit pemasok Membangun Hubungan dengan Pemasok Strategi untuk membangun kemitraan jangka panjang Komunikasi yang efektif dengan pemasok Penanganan masalah dan penyelesaian sengketa Manajemen Risiko dalam Evaluasi Pemasok Identifikasi risiko yang terkait dengan pemasok Strategi mitigasi risiko dalam memilih dan mengevaluasi pemasok Mengelola pemasok yang berkinerja rendah Peran Teknologi dalam Evaluasi Pemasok Penggunaan perangkat lunak untuk evaluasi dan pemantauan pemasok Integrasi sistem ERP dan alat analitik dalam pengadaan Studi Kasus dan Diskusi Analisis studi kasus dari perusahaan yang telah berhasil dalam evaluasi pemasok Diskusi kelompok mengenai tantangan dan solusi dalam proses evaluasi pemasok Penyusunan Rencana Tindak Lanjut Menyusun strategi evaluasi pemasok yang efektif Langkah-langkah untuk melakukan evaluasi secara berkala Evaluasi hasil pelatihan dan perencanaan implementasi di perusahaan Penutupan Ringkasan materi Tanya jawab dan klarifikasi Sertifikat dan evaluasi pelatihan PESERTA YANG MEMBUTUHKAN PELATIHAN SUPPLIERS EVALUATION Tim Pengadaan (Procurement) Mereka yang terlibat langsung dalam pemilihan, negosiasi, dan hubungan dengan pemasok. Pelatihan ini penting untuk memastikan mereka dapat melakukan evaluasi pemasok dengan tepat untuk memperoleh pemasok yang berkualitas. Manajer Pengadaan (Procurement Manager) Sebagai pemimpin tim pengadaan, mereka membutuhkan pemahaman yang mendalam tentang cara mengevaluasi kinerja pemasok untuk membuat keputusan yang strategis dan mengelola risiko. Tim Kualitas (Quality Control/Quality Assurance) Mereka bertanggung jawab memastikan bahwa produk atau layanan dari pemasok memenuhi standar kualitas. Pelatihan ini membantu mereka memahami kriteria kualitas dalam evaluasi pemasok dan bagaimana menilai kinerja pemasok dalam hal ini. Manajer Rantai Pasokan (Supply Chain Manager) Pelatihan ini juga penting bagi mereka yang mengelola aliran barang dan bahan baku, karena evaluasi pemasok yang baik dapat meningkatkan efisiensi rantai pasokan dan mengurangi potensi gangguan. Tim Keuangan dan Akuntansi (Finance & Accounting Team) Mereka yang terlibat dalam evaluasi biaya dan harga dari pemasok. Pelatihan ini membantu mereka memahami aspek ekonomis dari evaluasi pemasok, seperti perbandingan harga dan nilai yang ditawarkan oleh pemasok. Manajer Produksi (Production Manager) Mereka yang bergantung pada pemasok untuk bahan baku atau komponen dalam proses produksi. Evaluasi pemasok yang efektif dapat membantu memastikan ketersediaan bahan yang tepat waktu dan dengan kualitas yang diinginkan. Tim Sumber Daya Manusia (HR) Dalam beberapa kasus, tim HR juga perlu memahami evaluasi pemasok, terutama jika mereka berurusan dengan pemasok layanan eksternal seperti outsourcing atau penyedia layanan pelatihan. Tim Legal dan Kepatuhan (Legal and Compliance Team) Mereka yang memastikan pemasok mematuhi peraturan dan standar hukum. Pelatihan ini membantu mereka dalam memahami kriteria kepatuhan yang harus dievaluasi selama proses pemilihan pemasok. Manajer Pengembangan Bisnis (Business Development Manager) Mereka yang bertugas mencari peluang kemitraan jangka panjang dengan pemasok dan ingin memahami bagaimana mengevaluasi pemasok yang dapat memberikan nilai strategis bagi perusahaan. Tim Manajemen Risiko (Risk Management Team) Mereka yang bertanggung jawab untuk mengidentifikasi dan memitigasi risiko dalam hubungan dengan pemasok. Pelatihan ini membantu mereka memahami risiko yang mungkin timbul dari pemasok yang tidak berkinerja baik. Pemateri/ Trainer Pelatihan Suppliers Evaluation Pelatihan ini akan diberikan oleh Trainer dari kalangan Praktisi, Akademisi dan Konsultan berpengalaman di bidangnya masing-masing. Sebelum pelatihan berlangsung Anda juga dapat berkomunikasi dengan tim training kami untuk menentukan outcome/ kompetensi yang ingin Anda capai setelah mengikuti pelatihan ini. Metode Pelatihan Manajemen Risiko Materi yang akan disampaikan dalam training menggunakan metode yang terdiri dari presentasi 20% , Diskusi 20%, dan Praktek kurang lebih 60 % dari keseluruhan materi pelatihan yang akan disampaikan oleh pemateri kami.  Namun jika dirasa metode ini kurang tepat untuk Tim dan Perusahaan Anda, tidak perlu sungkan untuk mendiskusikan hal ini kepada tim training kami sehingga kompetensi yang diharapkan sesuai dengan kebutuhan Perusahaan tempat Anda bekerja. Lokasi Pelatihan Penilaian Kinerja Pemasok Training ini dilaksanakan di beberapa kota-kota besar di Indonesia seperti Ibukota DKI Jakarta, Bandung, Bali, Yogyakarta, Malang, Surabaya, Lombok dan juga kota Batam. Jika Anda membutuhkan pelatihan di kota lain silahkan menghubungi tim marketing kami. Jadwal Training Terbaru di Tahun 2026 Januari : 16-17 Januari 2026 Februari : 13-14 Februari 2026 Maret : 5-6 Maret 2026 April : 24-25 April 2026 Mei : 21-22 Mei 2026 Juni : 11-12 Juni 2026 Juli : 16-17 Juli 2026 Agustus : 20-21 Agustus 2026 September : 17-18 September 2026 Oktober : 8-9 Oktober 2026 November : 12-13 November 2026 Desember : 17-18 Desember 2026 Selain Jadwal…
Read more


June 1, 2025 0
TRAINING STRATEGIC WAY OF SELLING

TRAINING STRATEGIC WAY OF SELLING

  PELATIHAN STRATEGIC WAY OF SELLING DESKRIPSI PELATIHAN STRATEGIC WAY OF SELLING Pelatihan Strategic Way of Selling  memiliki peran yang sangat penting dalam pengembangan kemampuan penjualan. Dalam dunia bisnis yang kompetitif saat ini, kemampuan menjual produk atau jasa dengan efektif adalah faktor kunci untuk mencapai kesuksesan. Pelatihan ini memberikan pemahaman mendalam tentang strategi penjualan yang terbukti berhasil dalam mengidentifikasi peluang, menjalin hubungan yang kuat dengan pelanggan, dan menghasilkan penjualan yang lebih besar. Melalui pelatihan ini, para profesional penjualan dapat memahami cara mengidentifikasi kebutuhan pelanggan, mengkomunikasikan manfaat produk atau jasa secara efektif, dan menangani tantangan penjualan dengan lebih percaya diri. Dengan menguasai “Strategic Way of Selling 100 Kata,” individu dan perusahaan dapat meningkatkan produktivitas penjualan, memperluas pangsa pasar, dan mencapai pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan. Dengan demikian, pelatihan ini adalah investasi penting bagi siapa saja yang ingin berhasil dalam dunia penjualan yang dinamis. TUJUAN PELATIHAN STRATEGIC WAY OF SELLING Meningkatkan Keterampilan Penjualan: Pelatihan ini bertujuan untuk mengembangkan keterampilan penjualan peserta, termasuk kemampuan untuk mengidentifikasi peluang penjualan, mengatasi hambatan, dan menutup penjualan dengan sukses. Memahami Kebutuhan Pelanggan: Salah satu fokus utama pelatihan ini adalah membantu peserta memahami dengan baik kebutuhan dan keinginan pelanggan mereka. Ini membantu dalam menciptakan solusi yang sesuai dan memberikan nilai tambah kepada pelanggan. Mengembangkan Strategi Penjualan yang Efektif: Peserta akan belajar tentang berbagai strategi penjualan yang telah terbukti berhasil dalam berbagai situasi bisnis. Mereka akan dapat mengembangkan pendekatan yang tepat untuk setiap pelanggan dan situasi penjualan. Meningkatkan Hubungan dengan Pelanggan: Pelatihan ini juga bertujuan untuk membantu peserta membangun hubungan yang kuat dan berkelanjutan dengan pelanggan. Hubungan yang baik dengan pelanggan dapat membantu dalam mempertahankan dan memperluas bisnis. Meningkatkan Hasil Penjualan: Tujuan akhir dari pelatihan ini adalah meningkatkan hasil penjualan. Peserta akan mempelajari cara mengidentifikasi peluang, mengatasi penolakan, dan menghasilkan penjualan yang lebih besar dan lebih menguntungkan. Meningkatkan Kepercayaan Diri: Pelatihan ini juga bertujuan untuk meningkatkan kepercayaan diri peserta dalam berinteraksi dengan pelanggan dan menjalankan proses penjualan. Kepercayaan diri yang tinggi dapat membantu peserta menjadi penjual yang lebih efektif. Mengoptimalkan Kinerja Tim Penjualan: Bagi perusahaan, pelatihan ini dapat membantu dalam meningkatkan kinerja tim penjualan secara keseluruhan. Tim penjualan yang terlatih dengan baik cenderung mencapai target penjualan lebih konsisten. MATERI PELATIHAN STRATEGIC WAY OF SELLING Pengenalan Penjualan Strategis Definisi penjualan strategis Peran strategi penjualan dalam bisnis Mengapa penjualan strategis penting Memahami Pelanggan dan Kebutuhan Mereka Segmentasi pelanggan Identifikasi kebutuhan pelanggan Membangun profil pelanggan ideal Mengembangkan Penawaran yang Menguntungkan Produk dan layanan yang ditawarkan Menyusun penawaran yang menarik Memahami nilai tambah produk atau layanan Strategi Komunikasi dan Presentasi Teknik komunikasi yang efektif Membangun argumen penjualan yang kuat Presentasi produk atau layanan dengan persuasif Menangani Penolakan dan Keberatan Strategi mengatasi penolakan Cara menangani keberatan pelanggan Meningkatkan keterampilan negosiasi Manajemen Waktu dan Prioritas Perencanaan waktu untuk penjualan Menentukan prioritas penjualan Mengelola siklus penjualan dengan efisien Membangun Hubungan Pelanggan Pentingnya hubungan pelanggan Membangun dan memelihara hubungan yang kuat Strategi retensi pelanggan Analisis Pasar dan Persaingan Memahami pasar dan pesaing Strategi penetapan harga Identifikasi peluang di pasar Teknologi Dalam Penjualan Penggunaan alat dan perangkat lunak penjualan Analisis data penjualan Meningkatkan efisiensi dengan teknologi Meningkatkan Kepercayaan Diri dan Motivasi Mengatasi rasa takut penolakan Meningkatkan kepercayaan diri dalam penjualan Memotivasi diri untuk mencapai target penjualan Penjualan Online dan Media Sosial Strategi penjualan online Pemanfaatan media sosial dalam penjualan Mengelola reputasi online Mengukur dan Mengevaluasi Kinerja Penjualan Metrik penjualan kunci Evaluasi hasil penjualan Perbaikan berkelanjutan dalam strategi penjualan Studi Kasus dan Latihan Kasus penjualan aktual Latihan peran dan simulasi penjualan Analisis studi kasus keberhasilan penjualan Perencanaan Strategi Penjualan Pribadi Mengembangkan rencana penjualan pribadi Menetapkan target dan tindakan konkret Memonitor dan mengevaluasi kemajuan PESERTA PELATIHAN STRATEGIC WAY OF SELLING Tenaga Penjualan: Salesperson: Salesperson di berbagai industri yang ingin meningkatkan kemampuan mereka dalam menjual produk atau jasa. Sales Manager: Manajer penjualan yang ingin memimpin dan mengembangkan tim penjualan mereka dengan lebih efektif. Pengusaha dan Pemilik Bisnis: Pengusaha: Pengusaha yang ingin memahami strategi penjualan yang dapat membantu mereka mengembangkan bisnis mereka. Pemilik Usaha Kecil: Pemilik bisnis kecil yang ingin meningkatkan penjualan mereka dan bersaing di pasar. Profesional Pemasaran: Marketer: Profesional pemasaran yang ingin memahami cara berkomunikasi dengan pelanggan dengan lebih baik dan mendukung upaya penjualan. Manajer Produk: Manajer Produk: Manajer produk yang ingin memahami cara menjual produk mereka dengan lebih efektif kepada pelanggan dan mitra bisnis. Tim Layanan Pelanggan: Tim Layanan Pelanggan: Anggota tim layanan pelanggan yang ingin belajar cara memberikan dukungan yang lebih baik kepada pelanggan dalam konteks penjualan. Pemimpin Bisnis: Direksi Eksekutif: Pemimpin tingkat eksekutif yang ingin memahami strategi penjualan untuk mengarahkan organisasi mereka ke arah yang lebih menguntungkan. Profesional di Berbagai Industri: Berbagai Profesi: Profesional dari berbagai industri seperti teknologi, perbankan, real estat, konsultasi, dan banyak lainnya yang ingin meningkatkan keterampilan penjualan mereka. Mahasiswa dan Calon Enterpreneur: Mahasiswa Bisnis: Mahasiswa yang tertarik untuk memulai karir di bidang penjualan atau bisnis dan ingin memperoleh pemahaman awal tentang strategi penjualan. Pemateri/ Trainer Pelatihan Strategic Way Of Selling Pelatihan ini akan diberikan oleh Trainer dari kalangan Praktisi, Akademisi dan Konsultan berpengalaman di bidangnya masing-masing. Sebelum pelatihan berlangsung Anda juga dapat berkomunikasi dengan tim training kami untuk menentukan outcome/ kompetensi yang ingin Anda capai setelah mengikuti pelatihan ini. Metode Pelatihan Analisis Pasar Materi yang akan disampaikan dalam training menggunakan metode yang terdiri dari presentasi 20% , Diskusi 20%, dan Praktek kurang lebih 60 % dari keseluruhan materi pelatihan yang akan disampaikan oleh pemateri kami.  Namun jika dirasa metode ini kurang tepat untuk Tim dan Perusahaan Anda, tidak perlu sungkan untuk mendiskusikan hal ini kepada tim training kami sehingga kompetensi yang diharapkan sesuai dengan kebutuhan Perusahaan tempat Anda bekerja. Lokasi Pelatihan Strategic Training ini dilaksanakan di beberapa kota-kota besar di Indonesia seperti Ibukota DKI Jakarta, Bandung, Bali, Yogyakarta, Malang, Surabaya, Lombok dan juga kota Batam. Jika Anda membutuhkan pelatihan di kota lain silahkan menghubungi tim marketing kami. Jadwal Training Terbaru di Tahun 2026 Januari : 16-17 Januari 2026 Februari : 13-14 Februari 2026 Maret : 5-6 Maret 2026 April : 24-25 April 2026 Mei : 21-22 Mei 2026 Juni : 11-12 Juni 2026 Juli : 16-17 Juli 2026 Agustus : 20-21 Agustus 2026…
Read more


May 31, 2025 0
TRAINING STRATEGIC SUPPLY CHAIN MANAGEMENT

TRAINING STRATEGIC SUPPLY CHAIN MANAGEMENT

TRAINING STRATEGIC SUPPLY CHAIN MANAGEMENT   DESKRIPSI TRAINING STRATEGIC SUPPLY CHAIN MANAGEMENT Pelatihan Strategic Supply Chain Management (SSCM) sangat penting bagi perusahaan dalam menghadapi tantangan globalisasi dan dinamika pasar yang semakin kompleks. Dengan pelatihan ini, para profesional dapat memahami cara merancang, mengelola, dan mengoptimalkan rantai pasokan secara efektif, yang berkontribusi pada efisiensi operasional dan pengurangan biaya. Selain itu, pelatihan ini membantu perusahaan meningkatkan kemampuan dalam mengambil keputusan strategis, seperti pemilihan mitra, alokasi sumber daya, dan pengelolaan risiko. Dengan memanfaatkan teknologi terbaru dan analisis data yang akurat, perusahaan dapat menciptakan keunggulan kompetitif yang berkelanjutan, mempercepat respons terhadap permintaan pasar, dan meningkatkan kepuasan pelanggan secara keseluruhan. TUJUAN PELATIHAN STRATEGIC SUPPLY CHAIN MANAGEMENT Meningkatkan Kemampuan Strategis: Membekali peserta dengan pengetahuan untuk merencanakan dan mengelola rantai pasokan yang mendukung tujuan jangka panjang perusahaan. Optimalisasi Proses Operasional: Membantu peserta memahami cara mengoptimalkan aliran barang, informasi, dan uang agar dapat meningkatkan efisiensi serta mengurangi biaya operasional. Pengelolaan Risiko: Mengajarkan cara mengidentifikasi dan mengelola berbagai risiko yang mungkin terjadi dalam rantai pasokan, seperti gangguan pasokan atau fluktuasi permintaan. Pemanfaatan Teknologi: Meningkatkan kemampuan peserta dalam memanfaatkan teknologi informasi dan sistem analitik untuk meningkatkan visibilitas dan pengendalian atas rantai pasokan. Meningkatkan Kolaborasi: Membantu peserta memahami pentingnya kolaborasi antara berbagai pihak dalam rantai pasokan, seperti pemasok, distributor, dan pelanggan, untuk menciptakan nilai bersama. LIST OUTLINE MATERI PELATIHAN STRATEGIC SUPPLY CHAIN MANAGEMEN Pengenalan Supply Chain Management (SCM) Definisi dan konsep dasar SCM Pentingnya supply chain dalam konteks bisnis modern Rantai pasokan global dan lokal Strategic Supply Chain Management Hubungan antara strategi bisnis dan strategi rantai pasokan Analisis dan perencanaan jangka panjang dalam SCM Pengembangan model dan desain rantai pasokan strategis Peran Teknologi dalam SCM Penggunaan sistem informasi dan teknologi dalam pengelolaan rantai pasokan Internet of Things (IoT), big data, dan blockchain dalam SCM Otomatisasi dan analitik untuk pengambilan keputusan strategis Optimisasi Proses dalam Supply Chain Teknik untuk mengurangi biaya dan meningkatkan efisiensi operasional Just-in-Time (JIT), Lean, dan Six Sigma dalam rantai pasokan Pengelolaan persediaan dan distribusi yang efektif Manajemen Risiko dalam Supply Chain Identifikasi dan analisis risiko dalam rantai pasokan Strategi mitigasi risiko dan keberlanjutan pasokan Pengelolaan gangguan pasokan (supply chain disruptions) Kolaborasi dan Kemitraan dalam Supply Chain Membangun hubungan yang kuat dengan pemasok dan mitra bisnis Negosiasi dan manajemen kontrak dalam rantai pasokan Kolaborasi lintas fungsi (marketing, produksi, distribusi) Pengelolaan Kinerja Rantai Pasokan Key Performance Indicators (KPIs) dalam SCM Pengukuran dan evaluasi kinerja rantai pasokan Benchmarking dan continuous improvement Sustainable Supply Chain Management Prinsip dan praktik dalam rantai pasokan berkelanjutan Integrasi tanggung jawab sosial dan lingkungan dalam SCM Inovasi dan pengelolaan dampak lingkungan dalam supply chain PESERTA TRAINING STRATEGIC SUPPLY CHAIN MANAGEMENT Manajer dan Pemimpin Supply Chain Manajer atau pemimpin yang bertanggung jawab atas operasional dan strategi rantai pasokan di perusahaan. Pimpinan Departemen Logistik Profesional yang memimpin departemen logistik dan distribusi untuk meningkatkan kinerja dan efisiensi. Manajer Pembelian dan Pengadaan Manajer yang terlibat dalam pengadaan bahan baku dan pemilihan pemasok. Staf dan Manajer Operasional Pekerja yang terlibat langsung dalam pengelolaan proses produksi dan pengelolaan persediaan. Analis dan Konsultan Supply Chain Profesional yang bekerja dalam bidang analisis dan konsultasi untuk mengoptimalkan strategi rantai pasokan. Tim Pengembangan Strategi Perusahaan Profesional yang terlibat dalam perencanaan dan pengembangan strategi bisnis, termasuk integrasi rantai pasokan dengan tujuan perusahaan. Pemasok dan Mitra Bisnis Pihak yang bekerja sama dalam rantai pasokan dan perlu memahami bagaimana meningkatkan kolaborasi dan efisiensi bersama. Staf Keuangan dan Akuntansi Profesional yang menangani anggaran, aliran dana, dan pengukuran kinerja keuangan dalam konteks rantai pasokan. Pengambil Keputusan Eksekutif CEO, CFO, dan manajer eksekutif yang perlu memahami bagaimana keputusan rantai pasokan dapat mempengaruhi strategi perusahaan secara keseluruhan. Pemateri/ Trainer Pelatihan Strategic Supply Chain Management Pelatihan ini akan diberikan oleh Trainer dari kalangan Praktisi, Akademisi dan Konsultan berpengalaman di bidangnya masing-masing. Sebelum pelatihan berlangsung Anda juga dapat berkomunikasi dengan tim training kami untuk menentukan outcome/ kompetensi yang ingin Anda capai setelah mengikuti pelatihan ini. Metode Pelatihan Manajemen Risiko Materi yang akan disampaikan dalam training menggunakan metode yang terdiri dari presentasi 20% , Diskusi 20%, dan Praktek kurang lebih 60 % dari keseluruhan materi pelatihan yang akan disampaikan oleh pemateri kami.  Namun jika dirasa metode ini kurang tepat untuk Tim dan Perusahaan Anda, tidak perlu sungkan untuk mendiskusikan hal ini kepada tim training kami sehingga kompetensi yang diharapkan sesuai dengan kebutuhan Perusahaan tempat Anda bekerja. Lokasi Pelatihan Strategic Training ini dilaksanakan di beberapa kota-kota besar di Indonesia seperti Ibukota DKI Jakarta, Bandung, Bali, Yogyakarta, Malang, Surabaya, Lombok dan juga kota Batam. Jika Anda membutuhkan pelatihan di kota lain silahkan menghubungi tim marketing kami. Jadwal Training Terbaru di Tahun 2026 Januari : 16-17 Januari 2026 Februari : 13-14 Februari 2026 Maret : 5-6 Maret 2026 April : 24-25 April 2026 Mei : 21-22 Mei 2026 Juni : 11-12 Juni 2026 Juli : 16-17 Juli 2026 Agustus : 20-21 Agustus 2026 September : 17-18 September 2026 Oktober : 8-9 Oktober 2026 November : 12-13 November 2026 Desember : 17-18 Desember 2026 Selain Jadwal yang sudah kami tentukan tahun ini. Tanggal pelaksanaan pelatihan tersebut juga dapat disesuaikan dengan kebutuhan calon peserta. Sebelum menentukan tanggal pelaksanaan pelatihan sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu kepada tim marketing kami. Investasi Training Strategic Offline tahun 2026 ini : Berikut ini adalah biaya investasi pelatihan tahun 2025 : Jakarta : Rp7.500.000,- Bandung : Rp7.500.000,- Jogja : Rp7.000.000,- Surabaya : Rp7.500.000, Bali : Rp8.500.000,- Lombok: Rp9.500.000,- Batam : Rp9.500.000,- Malang : Rp7.500.000,- Biaya investasi dapat berubaha sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan di website ini. Untuk mendapatkan Promo atau Diskon potongan biaya Investasi kami sarankan untuk menghubungi tim marketing pelatihan kami melalui Whatsapp atau email. Apabila perusahaan membutuhkan paket in house training, anggaran investasi pelatihan dapat menyesuaikan dengan anggaran perusahaan. Fasilitas Pelatihan untuk Paket Group (Minimal 2 orang peserta dari perusahaan yang sama): FREE Airport pickup service (Gratis Antar jemput Hotel/Bandara) FREE Transportasi Peserta ke tempat pelatihan . Module / Handout FREE Flashdisk Sertifikat FREE Bag or bagpack (Tas Training) Training Kit (Dokumentasi photo, Blocknote, ATK, etc) 2xCoffe Break & 1 Lunch, Dinner FREE Souvenir Exclusive Jadwal Pelatihan masih dapat berubah, mohon untuk tidak booking transportasi dan akomodasi sebelum mendapat konfirmasi…
Read more


May 31, 2025 0
TRAINING SHIPPING AGENCY

TRAINING SHIPPING AGENCY

TRAINING SHIPPING AGENCY   DESKRIPSI TRAINING SHIPPING AGENCY Pelatihan shipping agency sangat penting dalam industri logistik dan pengiriman barang, karena dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas operasional. Dengan adanya pelatihan, para staf dapat memahami prosedur dan regulasi terkait pengiriman barang internasional, termasuk dokumentasi, pemrosesan bea cukai, serta peraturan keselamatan dan keamanan. Pelatihan ini juga membantu dalam mengurangi kesalahan operasional yang dapat berakibat pada keterlambatan atau kerugian finansial. Selain itu, pelatihan ini memastikan bahwa agen pengiriman dapat beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan sistem terbaru dalam dunia pelayaran, sehingga dapat memberikan layanan yang lebih cepat, tepat, dan memuaskan bagi klien. Keahlian yang diperoleh juga dapat meningkatkan daya saing perusahaan dalam industri yang semakin kompetitif. TUJUAN PELATIHAN SHIPPING AGENCY Tujuan pelatihan shipping agency adalah untuk memberikan pemahaman mendalam tentang berbagai aspek operasional dalam industri pengiriman barang, baik secara domestik maupun internasional. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan peserta dalam mengelola berbagai proses yang terkait dengan pengiriman, seperti penanganan dokumen, pemrosesan bea cukai, manajemen logistik, serta kepatuhan terhadap regulasi dan standar keselamatan. Selain itu, tujuan lain dari pelatihan ini adalah untuk mempersiapkan staf agar dapat mengoperasikan sistem dan teknologi terbaru dalam industri pelayaran, mengurangi kesalahan operasional, dan mempercepat waktu pengiriman. Dengan pelatihan yang tepat, agen pengiriman dapat memberikan layanan yang lebih efisien dan dapat diandalkan, meningkatkan kepuasan pelanggan, serta mengoptimalkan kinerja perusahaan secara keseluruhan. LIST OUTLINE MATERI PELATIHAN SHIPPING AGENCY Pengenalan Industri Pengiriman Barang Definisi dan peran shipping agency dalam rantai pasokan global Sejarah dan perkembangan industri pengiriman Jenis-jenis pengiriman (domestik, internasional, ekspor, impor) Proses Pengiriman Barang Prosedur pengiriman barang dari pengirim hingga penerima Sistem dan alur dokumen pengiriman Pengelolaan inventaris dan pemantauan pengiriman Regulasi dan Kepatuhan Peraturan internasional dan nasional terkait pengiriman barang Kepatuhan terhadap hukum bea cukai dan peraturan pemerintah Standar keselamatan dan keamanan dalam pengiriman Dokumentasi Pengiriman Jenis-jenis dokumen pengiriman (Bill of Lading, Invoice, Packing List, dll.) Pengelolaan dokumen bea cukai dan dokumen perizinan lainnya Prosedur klaim dan asuransi dalam pengiriman Manajemen Pengiriman Internasional Prosedur impor dan ekspor barang Pengelolaan transportasi lintas negara Proses clearing dan forwarding barang internasional Sistem dan Teknologi dalam Shipping Agency Peran teknologi dalam memudahkan proses pengiriman (misalnya, software manajemen pengiriman) Sistem tracking dan pelacakan pengiriman Pengenalan sistem otomatisasi dan digitalisasi dalam shipping Keamanan dan Keselamatan Pengiriman Protokol keselamatan dalam pengiriman barang berbahaya Peran shipping agency dalam mengatur dan memastikan keamanan pengiriman Penanganan situasi darurat dalam pengiriman barang Manajemen Hubungan Pelanggan Pengelolaan komunikasi dengan klien dan pemangku kepentingan Penyelesaian masalah dan penanganan keluhan pelanggan Meningkatkan kepuasan pelanggan dalam pengiriman Pemasaran dan Pengembangan Bisnis Shipping Agency Strategi pemasaran untuk shipping agency Analisis pasar dan peluang bisnis dalam industri pengiriman Pengembangan layanan dan diversifikasi produk Studi Kasus dan Simulasi Praktik Analisis kasus nyata dalam shipping agency Simulasi penanganan pengiriman dan pemecahan masalah operasional PESERTA YANG MEMBUTUHKAN PELATIHAN SHIPPING AGENCY Agen Pengiriman (Shipping Agents) Staf yang bekerja di perusahaan shipping agency, baik yang baru bergabung maupun yang sudah berpengalaman, membutuhkan pelatihan untuk memperdalam pemahaman tentang prosedur pengiriman, regulasi, dan teknologi terbaru. Staf Operasional dan Logistik Mereka yang terlibat dalam manajemen dan pengawasan operasional pengiriman barang, termasuk pengelolaan inventaris, pemrosesan dokumen, dan pengaturan transportasi, perlu pelatihan untuk memastikan pengiriman berjalan lancar. Petugas Bea Cukai Pihak yang bertanggung jawab terhadap peraturan dan pengawasan barang yang masuk dan keluar dari suatu negara, seperti petugas di pelabuhan atau bandara, membutuhkan pelatihan untuk memahami prosedur dan peraturan terkait bea cukai internasional. Manajer dan Supervisor Pengiriman Para manajer atau supervisor yang mengelola tim dalam shipping agency harus memahami keseluruhan proses pengiriman, mulai dari dokumentasi hingga pemecahan masalah, untuk memastikan operasional berjalan efisien. Customer Service dan Staf Penanganan Klaim Staf yang berinteraksi langsung dengan klien dan menangani keluhan serta klaim terkait pengiriman, memerlukan pelatihan untuk meningkatkan kemampuan komunikasi dan pemahaman tentang prosedur penyelesaian masalah. Pengusaha atau Pemilik Bisnis yang Terkait dengan Pengiriman Pemilik perusahaan yang terlibat dalam bisnis ekspor-impor, perdagangan internasional, atau industri pengiriman barang lainnya, perlu memahami prosedur pengiriman yang efisien untuk mengelola operasional perusahaan mereka. Perusahaan Freight Forwarder Perusahaan yang mengatur pengiriman barang untuk kliennya (freight forwarders) membutuhkan pelatihan untuk meningkatkan pemahaman mengenai sistem dan prosedur pengiriman internasional. Pihak yang Terlibat dalam Pengelolaan Transportasi dan Gudang Staf yang bertanggung jawab atas pengelolaan transportasi dan penyimpanan barang, baik itu di darat, laut, maupun udara, perlu pelatihan agar dapat menyusun rencana pengiriman yang efisien dan mengoptimalkan penggunaan sumber daya. Penyedia Asuransi Pengiriman Mereka yang bekerja di perusahaan asuransi pengiriman juga membutuhkan pelatihan untuk memahami jenis risiko yang terkait dengan pengiriman barang serta prosedur klaim yang tepat. Pemateri/ Trainer Pelatihan Shipping Agency Pelatihan ini akan diberikan oleh Trainer dari kalangan Praktisi, Akademisi dan Konsultan berpengalaman di bidangnya masing-masing. Sebelum pelatihan berlangsung Anda juga dapat berkomunikasi dengan tim training kami untuk menentukan outcome/ kompetensi yang ingin Anda capai setelah mengikuti pelatihan ini. Metode Pelatihan Dokumentasi Pengiriman Materi yang akan disampaikan dalam training menggunakan metode yang terdiri dari presentasi 20% , Diskusi 20%, dan Praktek kurang lebih 60 % dari keseluruhan materi pelatihan yang akan disampaikan oleh pemateri kami.  Namun jika dirasa metode ini kurang tepat untuk Tim dan Perusahaan Anda, tidak perlu sungkan untuk mendiskusikan hal ini kepada tim training kami sehingga kompetensi yang diharapkan sesuai dengan kebutuhan Perusahaan tempat Anda bekerja. Lokasi Pelatihan Manajemen Pengiriman Internasional Training ini dilaksanakan di beberapa kota-kota besar di Indonesia seperti Ibukota DKI Jakarta, Bandung, Bali, Yogyakarta, Malang, Surabaya, Lombok dan juga kota Batam. Jika Anda membutuhkan pelatihan di kota lain silahkan menghubungi tim marketing kami. Jadwal Training Terbaru di Tahun 2026 Januari : 16-17 Januari 2026 Februari : 13-14 Februari 2026 Maret : 5-6 Maret 2026 April : 24-25 April 2026 Mei : 21-22 Mei 2026 Juni : 11-12 Juni 2026 Juli : 16-17 Juli 2026 Agustus : 20-21 Agustus 2026 September : 17-18 September 2026 Oktober : 8-9 Oktober 2026 November : 12-13 November 2026 Desember : 17-18 Desember 2026 Selain Jadwal yang sudah kami tentukan tahun ini. Tanggal pelaksanaan pelatihan tersebut juga dapat disesuaikan dengan kebutuhan calon peserta. Sebelum menentukan tanggal pelaksanaan pelatihan sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu kepada tim marketing kami. Investasi Training Manajemen Pengiriman Internasional Offline tahun 2026 ini :…
Read more


May 28, 2025 0
TRAINING POWER TRANSFORMER OPERATION AND MAINTENANCE

TRAINING POWER TRANSFORMER OPERATION AND MAINTENANCE

TRAINING POWER TRANSFORMER OPERATION AND MAINTENANCE DESKRIPSI TRAINING POWER TRANSFORMER OPERATION AND MAINTENANCE Pelatihan Power Transformer Operation and Maintenance sangat penting dalam memastikan keandalan dan efisiensi sistem tenaga listrik. Transformator daya berperan vital dalam distribusi listrik, dan kegagalannya dapat menyebabkan gangguan besar, bahkan pemadaman skala luas. Melalui pelatihan ini, teknisi dan operator dapat memahami prinsip kerja transformator, metode pemeliharaan preventif, serta teknik identifikasi dan penanganan gangguan. Selain itu, pelatihan ini meningkatkan kompetensi dalam inspeksi berkala, pengujian isolasi, pendinginan, serta analisis minyak transformator untuk mendeteksi potensi kerusakan dini. Dengan keterampilan yang diperoleh, peserta dapat memaksimalkan umur transformator dan mencegah kegagalan yang berpotensi merugikan operasional serta keuangan perusahaan. TUJUAN PELATIHAN POWER TRANSFORMER OPERATION AND MAINTENANCE Meningkatkan Pemahaman Teknis – Memberikan pengetahuan mendalam tentang prinsip kerja, komponen, dan fungsi transformator daya dalam sistem tenaga listrik. Mengembangkan Keterampilan Operasional – Membantu peserta memahami prosedur operasi yang benar untuk memastikan transformator bekerja secara optimal dan efisien. Memastikan Pemeliharaan yang Tepat – Melatih peserta dalam teknik pemeliharaan preventif dan korektif guna menghindari kerusakan yang dapat menyebabkan gangguan listrik. Meningkatkan Keamanan dan Keandalan Sistem – Membantu peserta mengidentifikasi potensi risiko dan menerapkan langkah-langkah pencegahan untuk menjaga keandalan transformator. Meminimalkan Downtime dan Biaya Perbaikan – Dengan pemeliharaan yang tepat, umur transformator dapat diperpanjang, sehingga mengurangi biaya perbaikan dan kemungkinan gangguan operasional. Meningkatkan Efisiensi Energi – Membantu peserta memahami cara mengoptimalkan kinerja transformator untuk mengurangi kehilangan daya dan meningkatkan efisiensi sistem. LIST OUTLINE MATERI PELATIHAN POWER TRANSFORMER OPERATION AND MAINTENANCE 1. Pengenalan Transformator Daya Fungsi dan peran transformator dalam sistem tenaga listrik Jenis-jenis transformator daya Prinsip kerja transformator 2. Komponen Utama Transformator Inti besi dan belitan Sistem pendinginan dan isolasi Minyak transformator dan fungsinya Bushing, tap changer, dan relay proteksi 3. Operasi Transformator Daya Prosedur start-up dan shut-down yang aman Pengoperasian normal dan kondisi abnormal Monitoring parameter operasional transformator 4. Pemeliharaan Transformator Daya Pemeliharaan Preventif Inspeksi visual dan pemeriksaan komponen Pengujian minyak transformator (DGA, BDV, moisture test) Pengukuran tahanan isolasi dan arus bocor Pemeliharaan Korektif Identifikasi dan analisis gangguan Teknik perbaikan dan penggantian komponen Studi kasus kegagalan transformator 5. Pengujian dan Diagnostik Transformator Pengujian tahanan isolasi dan tahanan belitan Pengujian rugi-rugi inti dan belitan Uji tangens delta dan frekuensi respons Uji DGA (Dissolved Gas Analysis) untuk mendeteksi gangguan awal 6. Proteksi dan Keamanan Transformator Sistem proteksi transformator (Buchholz relay, differential relay, overcurrent relay) Proteksi terhadap gangguan petir dan arus lebih Standar keselamatan dalam operasi dan pemeliharaan 7. Efisiensi dan Optimalisasi Kinerja Transformator Faktor-faktor yang mempengaruhi efisiensi transformator Metode pengurangan rugi-rugi daya Strategi optimasi beban transformator 8. Studi Kasus dan Simulasi Analisis kegagalan transformator berdasarkan pengalaman lapangan Simulasi troubleshooting dan pemecahan masalah Best practices dalam pengelolaan transformator daya PESERTA YANG MEMBUTUHKAN PELATIHAN POWER TRANSFORMER OPERATION AND MAINTENANCE Teknisi dan Operator Listrik – Bertanggung jawab atas pengoperasian dan pemantauan transformator daya di lapangan. Engineer Pemeliharaan (Maintenance Engineer) – Menangani inspeksi, perawatan, serta perbaikan transformator guna memastikan keandalan operasional. Supervisor dan Manajer Pemeliharaan – Mengelola tim teknis serta merancang strategi pemeliharaan untuk meningkatkan efisiensi dan masa pakai transformator. Personel Proteksi dan Keandalan Sistem Tenaga – Mengawasi sistem proteksi transformator serta memastikan keandalan jaringan listrik. Teknisi dan Engineer di Pembangkit Listrik – Bertugas mengelola transformator daya yang digunakan dalam sistem pembangkit tenaga listrik. Personel di Perusahaan Distribusi dan Transmisi Listrik – Memastikan operasi dan pemeliharaan transformator dalam jaringan distribusi dan transmisi berjalan optimal. Tim Keamanan dan Keselamatan Kerja – Membutuhkan pemahaman tentang risiko operasional transformator serta prosedur keselamatan kerja. Akademisi dan Mahasiswa Teknik Elektro – Menambah wawasan tentang prinsip kerja, pemeliharaan, dan troubleshooting transformator daya sebagai bagian dari keilmuan dan riset. Pemateri/ Trainer Pelatihan Power Transformer Operation And Maintenance Pelatihan ini akan diberikan oleh Trainer dari kalangan Praktisi, Akademisi dan Konsultan berpengalaman di bidangnya masing-masing. Sebelum pelatihan berlangsung Anda juga dapat berkomunikasi dengan tim training kami untuk menentukan outcome/ kompetensi yang ingin Anda capai setelah mengikuti pelatihan ini. Metode Pelatihan Pemeliharaan Transformator Daya Materi yang akan disampaikan dalam training menggunakan metode yang terdiri dari presentasi 20% , Diskusi 20%, dan Praktek kurang lebih 60 % dari keseluruhan materi pelatihan yang akan disampaikan oleh pemateri kami.  Namun jika dirasa metode ini kurang tepat untuk Tim dan Perusahaan Anda, tidak perlu sungkan untuk mendiskusikan hal ini kepada tim training kami sehingga kompetensi yang diharapkan sesuai dengan kebutuhan Perusahaan tempat Anda bekerja. Lokasi Pelatihan Keamanan Transformator Training ini dilaksanakan di beberapa kota-kota besar di Indonesia seperti Ibukota DKI Jakarta, Bandung, Bali, Yogyakarta, Malang, Surabaya, Lombok dan juga kota Batam. Jika Anda membutuhkan pelatihan di kota lain silahkan menghubungi tim marketing kami. Jadwal Training Terbaru di Tahun 2026 Januari : 16-17 Januari 2026 Februari : 13-14 Februari 2026 Maret : 5-6 Maret 2026 April : 24-25 April 2026 Mei : 21-22 Mei 2026 Juni : 11-12 Juni 2026 Juli : 16-17 Juli 2026 Agustus : 20-21 Agustus 2026 September : 17-18 September 2026 Oktober : 8-9 Oktober 2026 November : 12-13 November 2026 Desember : 17-18 Desember 2026 Selain Jadwal yang sudah kami tentukan tahun ini. Tanggal pelaksanaan pelatihan tersebut juga dapat disesuaikan dengan kebutuhan calon peserta. Sebelum menentukan tanggal pelaksanaan pelatihan sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu kepada tim marketing kami. Investasi Training Keamanan Transformator Offline tahun 2026 ini : Berikut ini adalah biaya investasi pelatihan tahun 2025 : Jakarta : Rp7.500.000,- Bandung : Rp7.500.000,- Jogja : Rp7.000.000,- Surabaya : Rp7.500.000, Bali : Rp8.500.000,- Lombok: Rp9.500.000,- Batam : Rp9.500.000,- Malang : Rp7.500.000,- Biaya investasi dapat berubaha sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan di website ini. Untuk mendapatkan Promo atau Diskon potongan biaya Investasi kami sarankan untuk menghubungi tim marketing pelatihan kami melalui Whatsapp atau email. Apabila perusahaan membutuhkan paket in house training, anggaran investasi pelatihan dapat menyesuaikan dengan anggaran perusahaan. Fasilitas Pelatihan untuk Paket Group (Minimal 2 orang peserta dari perusahaan yang sama): FREE Airport pickup service (Gratis Antar jemput Hotel/Bandara) FREE Transportasi Peserta ke tempat pelatihan . Module / Handout FREE Flashdisk Sertifikat FREE Bag or bagpack (Tas Training) Training Kit (Dokumentasi photo, Blocknote, ATK, etc) 2xCoffe Break & 1 Lunch, Dinner FREE Souvenir Exclusive Jadwal Pelatihan masih dapat berubah, mohon untuk tidak booking transportasi dan akomodasi sebelum mendapat konfirmasi…
Read more


May 12, 2025 0
TRAINING SUPPLY CHAIN MANAGEMENT 4.0

TRAINING SUPPLY CHAIN MANAGEMENT 4.0

TRAINING SUPPLY CHAIN MANAGEMENT 4.0   DESKRIPSI TRAINING SUPPLY CHAIN MANAGEMENT 4.0 Pelatihan Supply Chain Management 4.0 sangat penting untuk memastikan perusahaan dapat beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan dinamika pasar yang semakin kompleks. Dalam era digital ini, teknologi seperti Internet of Things (IoT), big data, kecerdasan buatan (AI), dan otomatisasi telah merevolusi cara kerja rantai pasok. Pelatihan ini membantu para profesional untuk memahami dan memanfaatkan teknologi-teknologi tersebut dalam mengelola aliran barang dan informasi, meningkatkan efisiensi, serta mengurangi biaya operasional. Selain itu, Supply Chain Management 4.0 memungkinkan perusahaan untuk lebih responsif terhadap permintaan pasar, meningkatkan ketepatan waktu pengiriman, dan memperkuat daya saing di pasar global. Oleh karena itu, pelatihan ini tidak hanya meningkatkan keterampilan teknis, tetapi juga membekali perusahaan dengan strategi yang lebih baik untuk menghadapi tantangan bisnis di masa depan. TUJUAN PELATIHAN SUPPLY CHAIN MANAGEMENT 4.0 Tujuan pelatihan Supply Chain Management 4.0 adalah untuk memberikan pemahaman dan keterampilan yang diperlukan dalam mengelola rantai pasok yang lebih efisien dan adaptif di era digital. Pelatihan ini bertujuan untuk memperkenalkan peserta pada teknologi terbaru seperti Internet of Things (IoT), big data, kecerdasan buatan (AI), serta otomatisasi yang dapat meningkatkan kinerja dan efektivitas rantai pasok. Selain itu, tujuan lainnya adalah untuk membantu peserta dalam merancang strategi supply chain yang lebih responsif, meminimalkan biaya, meningkatkan kolaborasi antar pemangku kepentingan, serta memprediksi dan menanggapi permintaan pasar dengan lebih tepat. Dengan pelatihan ini, perusahaan diharapkan dapat meningkatkan daya saing dan keberlanjutan operasional mereka dalam menghadapi tantangan pasar global yang semakin dinamis. LIST OUTLINE MATERI PELATIHAN SUPPLY CHAIN MANAGEMENT 4.0 Pengenalan Supply Chain Management 4.0 Definisi dan konsep dasar Supply Chain Management (SCM) Perbedaan SCM tradisional dan SCM 4.0 Evolusi teknologi dalam rantai pasok Teknologi dalam Supply Chain Management 4.0 Internet of Things (IoT) dalam SCM Big Data dan analitik dalam pengelolaan rantai pasok Kecerdasan Buatan (AI) dan Machine Learning dalam prediksi dan optimasi Otomatisasi dan robotika dalam distribusi dan pergudangan Digitalisasi dan Transformasi Rantai Pasok Digital twin: simulasi dan pemantauan kondisi rantai pasok Cloud computing dan sistem ERP dalam integrasi rantai pasok Blockchain dalam memastikan transparansi dan keamanan transaksi Manajemen Risiko dan Keberlanjutan dalam SCM 4.0 Identifikasi dan mitigasi risiko dalam rantai pasok modern Praktik keberlanjutan dalam SCM 4.0 Respons terhadap gangguan rantai pasok (contoh: pandemi, bencana alam) Strategi dan Perencanaan dalam Supply Chain 4.0 Demand forecasting dan supply planning menggunakan AI Peran kolaborasi dalam pengelolaan rantai pasok Model business agility dan respons terhadap perubahan pasar Optimasi dan Efisiensi Rantai Pasok Penggunaan teknologi untuk efisiensi biaya dan waktu Just-in-time (JIT) vs. Just-in-case (JIC) dalam SCM 4.0 Lean manufacturing dan pengurangan waste Pengelolaan dan Pengembangan Supplier dalam Era 4.0 Manajemen hubungan dengan pemasok melalui platform digital Evaluasi dan pemilihan pemasok berbasis data dan teknologi Praktik terbaik dalam kolaborasi dengan pemasok global Tren dan Inovasi Masa Depan dalam Supply Chain Management Augmented Reality (AR) dan Virtual Reality (VR) dalam pelatihan dan operasional Peran 3D printing dalam produksi dan distribusi Masa depan Supply Chain Management: tren dan prediksi Studi Kasus dan Aplikasi Teknologi dalam Supply Chain 4.0 Analisis studi kasus dari perusahaan global yang sukses dalam implementasi SCM 4.0 Diskusi dan penerapan konsep teknologi dalam situasi nyata Evaluasi dan Penutupan Penilaian akhir dan umpan balik peserta Rencana implementasi setelah pelatihan Diskusi terbuka dan kesimpulan PESERTA YANG MEMBUTUHKAN PELATIHAN SUPPLY CHAIN MANAGEMENT 4.0 Manajer dan Staf Rantai Pasok (Supply Chain Managers and Staff) Untuk memperbarui pengetahuan dan keterampilan mereka dalam teknologi terbaru yang dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas operasional rantai pasok. Manajer Produksi dan Operasional Untuk memahami bagaimana teknologi dapat mengoptimalkan proses produksi, mengurangi biaya, dan memperbaiki pengelolaan inventaris serta distribusi produk. Staf Pengadaan dan Pembelian (Procurement and Purchasing Staff) Untuk memahami cara teknologi dalam Supply Chain 4.0 dapat meningkatkan transparansi, efisiensi, dan pemilihan pemasok yang lebih cerdas. Manajer Logistik dan Distribusi Untuk mempelajari penggunaan teknologi baru dalam distribusi, pergudangan, dan pengelolaan pengiriman yang lebih efektif dan responsif terhadap permintaan pasar. IT dan Profesional Teknologi Untuk mempelajari cara teknologi seperti big data, AI, IoT, dan blockchain diintegrasikan dalam sistem SCM dan bagaimana mereka dapat mendukung digitalisasi rantai pasok. Konsultan dan Penasihat Bisnis Untuk membantu klien mereka mengimplementasikan dan memanfaatkan teknologi dalam rantai pasok, serta merancang strategi SCM yang lebih inovatif. Eksekutif Senior dan Pengambil Keputusan CEO, COO, atau pemimpin lain yang terlibat dalam pengambilan keputusan strategis untuk memahami bagaimana teknologi dapat membawa perubahan besar dalam operasional rantai pasok dan meningkatkan daya saing perusahaan. Staf Pengelolaan Risiko dan Keberlanjutan Untuk memahami cara teknologi baru dapat membantu dalam pengelolaan risiko rantai pasok serta meningkatkan keberlanjutan dan etika dalam operasional. Profesional yang Bekerja di Perusahaan Teknologi dan Start-up Untuk memahami bagaimana teknologi dapat diintegrasikan dengan cara inovatif dalam proses rantai pasok di perusahaan baru dan berkembang. Pendidikan dan Akademisi di Bidang Logistik dan Manajemen Untuk memperbarui kurikulum mereka dengan pengetahuan terkini tentang teknologi dan tren dalam Supply Chain Management. Pemateri/ Trainer Pelatihan Supply Chain Management 4.0 Pelatihan ini akan diberikan oleh Trainer dari kalangan Praktisi, Akademisi dan Konsultan berpengalaman di bidangnya masing-masing. Sebelum pelatihan berlangsung Anda juga dapat berkomunikasi dengan tim training kami untuk menentukan outcome/ kompetensi yang ingin Anda capai setelah mengikuti pelatihan ini. Metode Pelatihan Manajemen Risiko Materi yang akan disampaikan dalam training menggunakan metode yang terdiri dari presentasi 20% , Diskusi 20%, dan Praktek kurang lebih 60 % dari keseluruhan materi pelatihan yang akan disampaikan oleh pemateri kami.  Namun jika dirasa metode ini kurang tepat untuk Tim dan Perusahaan Anda, tidak perlu sungkan untuk mendiskusikan hal ini kepada tim training kami sehingga kompetensi yang diharapkan sesuai dengan kebutuhan Perusahaan tempat Anda bekerja. Lokasi Pelatihan Efisiensi Rantai Pasok Training ini dilaksanakan di beberapa kota-kota besar di Indonesia seperti Ibukota DKI Jakarta, Bandung, Bali, Yogyakarta, Malang, Surabaya, Lombok dan juga kota Batam. Jika Anda membutuhkan pelatihan di kota lain silahkan menghubungi tim marketing kami. Jadwal Training Terbaru di Tahun 2026 Januari : 16-17 Januari 2026 Februari : 13-14 Februari 2026 Maret : 5-6 Maret 2026 April : 24-25 April 2026 Mei : 21-22 Mei 2026 Juni : 11-12 Juni 2026 Juli : 16-17 Juli 2026 Agustus : 20-21 Agustus 2026 September :…
Read more


May 4, 2025 0
TRAINING MANAJEMEN PRODUKSI & OPERASI

TRAINING MANAJEMEN PRODUKSI & OPERASI

TRAINING MANAJEMEN PRODUKSI & OPERASI   DESKRIPSI TRAINING MANAJEMEN PRODUKSI & OPERASI Pelatihan manajemen produksi dan operasi sangat penting bagi perusahaan untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas dalam menjalankan proses produksi. Melalui pelatihan ini, karyawan akan dibekali dengan pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk merencanakan, mengorganisasi, serta mengendalikan proses produksi secara optimal. Dengan pengelolaan yang baik, perusahaan dapat meminimalkan biaya operasional, meningkatkan kualitas produk, dan mempercepat waktu produksi, yang pada akhirnya berdampak pada kepuasan pelanggan. Selain itu, pelatihan ini juga membantu perusahaan dalam menghadapi tantangan pasar yang kompetitif dengan mengimplementasikan inovasi dalam operasi dan pemanfaatan teknologi yang tepat. Sehingga, pelatihan manajemen produksi dan operasi menjadi salah satu kunci untuk mencapai keunggulan kompetitif dan keberlanjutan perusahaan. TUJUAN PELATIHAN MANAJEMEN PRODUKSI & OPERASI Meningkatkan Efisiensi Operasional: Peserta diharapkan dapat mengidentifikasi dan mengeliminasi pemborosan dalam proses produksi, sehingga perusahaan dapat mencapai efisiensi yang lebih tinggi dalam penggunaan sumber daya. Pengelolaan Sumber Daya yang Optimal: Pelatihan ini bertujuan untuk memberikan kemampuan dalam merencanakan dan mengelola sumber daya, seperti tenaga kerja, bahan baku, dan mesin, agar digunakan dengan cara yang paling efektif. Peningkatan Kualitas Produk: Peserta akan diajarkan cara untuk menjaga kualitas produk melalui kontrol kualitas yang ketat dan penerapan sistem yang memastikan standar produksi tetap tinggi. Pengurangan Biaya Produksi: Dengan pemahaman yang lebih baik tentang proses produksi dan operasi, peserta dapat mengidentifikasi cara untuk mengurangi biaya tanpa mengorbankan kualitas produk. Meningkatkan Kecepatan Produksi: Peserta dilatih untuk mengoptimalkan waktu produksi, memastikan produk dapat diselesaikan dalam waktu yang lebih singkat tanpa mengurangi kualitas. Mengatasi Tantangan di Dunia Industri: Pelatihan ini juga bertujuan untuk mempersiapkan peserta menghadapi berbagai tantangan dalam industri, seperti perubahan permintaan pasar, persaingan yang ketat, serta perkembangan teknologi yang pesat. LIST OUTLINE MATERI PELATIHAN MANAJEMEN PRODUKSI & OPERASI Pendahuluan tentang Manajemen Produksi & Operasi Definisi dan ruang lingkup manajemen produksi dan operasi Peran manajemen produksi dalam organisasi Tujuan dan manfaat manajemen produksi yang efisien Proses Produksi Jenis-jenis sistem produksi (make-to-stock, make-to-order, assemble-to-order) Tahapan dalam proses produksi Pemilihan sistem produksi yang tepat untuk perusahaan Perencanaan dan Pengendalian Produksi Perencanaan kapasitas produksi Teknik-teknik perencanaan produksi (MRP, JIT, kanban) Pengendalian produksi dan pengawasan operasional Pengelolaan rantai pasokan (supply chain management) Pengelolaan Sumber Daya Pengelolaan bahan baku dan persediaan Pengelolaan tenaga kerja dan tenaga kerja terampil Pengelolaan peralatan dan fasilitas produksi Pengendalian Kualitas Konsep dan teknik pengendalian kualitas (statistical process control, six sigma) Implementasi ISO dan standar kualitas internasional Pengukuran dan evaluasi kualitas produk Manajemen Waktu dan Efisiensi Produksi Teknik-teknik untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas Time and motion study Lean manufacturing dan pengurangan pemborosan Teknologi dalam Manajemen Produksi & Operasi Peran teknologi dalam meningkatkan efisiensi produksi Automasi dan robotik dalam industri manufaktur Sistem informasi dalam manajemen produksi (ERP, MES) Perencanaan dan Pengelolaan Biaya Produksi Penghitungan biaya produksi (fixed, variable, dan semi-variable costs) Teknik pengendalian biaya produksi Strategi pengurangan biaya tanpa mengorbankan kualitas Penyelesaian Masalah dalam Operasi Teknik-teknik pemecahan masalah (root cause analysis, brainstorming) Mengelola gangguan dalam produksi (downtime, maintenance) Studi kasus dan analisis masalah operasional Tren dan Tantangan Terkini dalam Manajemen Produksi & Operasi Globalisasi dan dampaknya terhadap manajemen operasi Perubahan permintaan pasar dan adaptasi strategi produksi Implementasi industri 4.0 dan transformasi digital dalam operasi Studi Kasus dan Diskusi Kelompok Diskusi mengenai tantangan dan solusi dalam manajemen produksi Analisis studi kasus dari perusahaan terkemuka Praktik dan aplikasi materi pelatihan di dunia nyata Evaluasi dan Penutupan Evaluasi hasil pelatihan Tanya jawab dan feedback dari peserta Penutupan dan sertifikat pelatihan PESERTA YANG MEMBUTUHKAN PELATIHAN MANAJEMEN PRODUKSI & OPERASI Manajer Produksi Manajer produksi bertanggung jawab atas perencanaan, pengorganisasian, dan pengendalian proses produksi. Pelatihan ini akan membantu mereka untuk meningkatkan efisiensi, mengelola sumber daya dengan lebih baik, dan memastikan kualitas produk yang tinggi. Supervisor dan Pengawas Produksi Supervisor produksi perlu memiliki pemahaman yang mendalam tentang teknik-teknik pengendalian kualitas, pengelolaan kapasitas produksi, dan pengawasan jalannya operasi untuk memastikan kelancaran produksi sehari-hari. Staf Operasional Karyawan yang terlibat langsung dalam operasional produksi, seperti operator mesin, staf lini produksi, dan staf gudang, akan mendapatkan manfaat dari pelatihan ini untuk memahami lebih baik tentang alur produksi, peran mereka, serta bagaimana meningkatkan produktivitas dan mengurangi pemborosan. Manajer Rantai Pasokan (Supply Chain Manager) Bagi manajer yang bertanggung jawab dalam pengelolaan rantai pasokan, pelatihan ini sangat penting untuk memahami cara mengoptimalkan aliran bahan baku dan produk jadi, serta mengelola hubungan dengan pemasok dan distributor. Manajer Keuangan Manajer keuangan yang terlibat dalam pengelolaan biaya produksi dapat memanfaatkan pelatihan ini untuk lebih memahami struktur biaya dan pengendalian biaya dalam proses produksi agar dapat membuat keputusan keuangan yang lebih baik. Staf Perencanaan dan Pengendalian Produksi (Production Planning & Control – PPC) Staf yang terlibat dalam perencanaan dan pengendalian produksi akan mendapatkan keterampilan dalam merencanakan kapasitas produksi, pengelolaan jadwal produksi, serta pengendalian bahan baku dan persediaan. Tim Pengembangan Produk Tim yang terlibat dalam pengembangan produk baru akan mendapatkan wawasan tentang bagaimana proses produksi dapat disesuaikan dengan desain produk untuk memastikan kelancaran produksi dan pemenuhan standar kualitas. Manajer Umum atau Direksi Pihak manajemen puncak seperti direktur dan manajer umum yang memiliki peran strategis dalam pengambilan keputusan perusahaan dapat memperoleh wawasan lebih luas tentang bagaimana manajemen produksi yang baik dapat berkontribusi pada efisiensi dan profitabilitas perusahaan. Konsultan dan Praktisi Industri Konsultan yang bekerja dengan berbagai perusahaan di sektor manufaktur atau industri juga dapat mengikuti pelatihan untuk memperluas pengetahuan mereka tentang praktik terbaik dalam manajemen produksi dan operasi serta membantu klien mereka mengatasi tantangan operasional. Staf TI atau Sistem Informasi Pelatihan ini juga relevan untuk staf TI yang bekerja dengan sistem informasi produksi, seperti Enterprise Resource Planning (ERP) dan Manufacturing Execution Systems (MES), untuk memahami bagaimana sistem tersebut mendukung pengelolaan produksi dan operasi. Pemateri/ Trainer Pelatihan Manajemen Produksi & Operasi Pelatihan ini akan diberikan oleh Trainer dari kalangan Praktisi, Akademisi dan Konsultan berpengalaman di bidangnya masing-masing. Sebelum pelatihan berlangsung Anda juga dapat berkomunikasi dengan tim training kami untuk menentukan outcome/ kompetensi yang ingin Anda capai setelah mengikuti pelatihan ini. Metode Pelatihan Pengendalian Produksi Materi yang akan disampaikan dalam training menggunakan metode yang terdiri dari presentasi 20% , Diskusi 20%, dan Praktek kurang lebih 60 % dari keseluruhan materi pelatihan yang akan disampaikan oleh pemateri kami.  Namun jika…
Read more


April 29, 2025 0
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.

Company

About Us

Contact Us

Products

Services

Blog

Features

Analytics

Engagement

Builder

Publisher

Help

Privacy Policy

Terms

Conditions

Privacy

Terms

Privacy Policy

Conditions

© 2023 Created with Royal Elementor Addons